JURNAL PENGABDIAN PERIKANAN INDONESIA Volume 5. Nomor 1 Februari 2025 GERAKAN MEMASYARAKATKAN MAKAN IKAN (GEMARIKAN) DI SD NEGERI 4 KLATAKAN DUSUN PECARON. SITUBONDO. JAWA TIMUR Naufara Haini1*. Dewi Putri Lestari1. Muhammad Sumsanto1. Wastu Ayu Diamahesa1. Sevia Miranti1. Ina Eka Andriana1. Fadliana Khofiatun1. Dina Ahyani1. Windi Yuastika1. Atiatun Shalehah1 Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Mataram *Korespondensi email : naufahaini19@gmail. Keyword : Abstrak : Dusun Pecaron. Dusun Pecaron Desa Klatakan terletak di Kecamatan Kendit Kabupaten Gizi. Perikanan. Situbondo Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang kaya akan potensi sumber daya alamnya, diantaranya sektor perikanan dan Sektor pertanian. Sektor perikanan tangkap dan budidaya merupakan keunggulan namun demikian masih terdapat kekurangan dalam pemanfaatan potensi yang ada kemudian masih kurangnya minat masyarakat terutama anak-anak untuk mengkonsumsi olahan ikan yang dikhawatirkan akan berdampak pada pemenuhan gizi anak yang kurang Oleh karena itu dalam upaya meningkatkan potensi perikanan yang ada serta minat masyarakat di seluruh kalangan terutama anak usia dini, remaja hingga dewasa untuk mulai menyukai atau gemar mengkonsumsi ikan terkhusus di lingkungan dusun Pecaron. Situbondo. Jawa Timur, dengan adanya kegiatan KKN Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Mataram ini diharapakan mampu untuk mencapai hal tersebut melalui pelaksanaan program Sosialisasi Gerakan Gemar Makan Ikan dan program-program lainnya yang telah disepakati bersama pihak desa. Minat makan ikan anak-anak di SDN 4 Klatakan kategori cukup tinggi namun memang ada beberapa siswa/siswi yang kurang suka karena kurangnya kreasi olahan produk perikanan yang dikonsumsi, hal ini dapat dilihat berdasarkan antusias yang diperlihatkan saat diberikan nugget berbahan 100% ikan dari peserta menyukai, maka dalam peningkatan GEMARIKAN ini dapat dilakukan oleh semua pihak dengan terus mengembangkan kreasi olahan ikan yang menarik bagi anak-anak salah satunya nugget ikan. Panduan Sitasi (APPA 7th editio. Haini. Lestari. Sumsanto. Diamahesa. Miranti. Andriana. Khofiatun. Ahyani, . Yuastika. Shalehah. Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarika. Di Sd Negeri 4 Klatakan Dusun Pecaron. Situbondo. Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 5. , 9-14. PENDAHULUAN Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Haini et al. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk kegiatan yang mewajibkan mahasiswa untuk turun langsung dalam kehidupan masyarakat, guna menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh di perguruan tinggi serta memperluas Seiring dengan dinamika masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun dunia global, maka program KKN di Universitas Mataram diarahkan kepada pola KKN Pemberdayaan Masyarakat (PMD) dan KKN Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah suatu bentuk kuliah kerja nyata yang dirancang dengan memberikan kesempatan pada mahasiswa Jenjang S1 untuk mendapatkan pengalaman belajar hidup di tengah masyarakat di luar kampus dengan memanfaatkan sebagian waktu belajarnya di luar kampus dan secara bersamaan mengidentifikasi potensi dan menangani masalah sehingga diharapkan mampu mengembangakan potensi desa dan menawarkan solusi untuk masalah yang ada di desa selain itu juga diharapkan dapat mengasah softskill kerja sama tim dan leadership mahasiswa. Pembangunan perikanan dan kelautan yang telah dilaksanakan dan sedang berlangsung dapat memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah dan penyerapan tenaga kerja, namun nilai yang dihasilkan belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir pada tingkat yang signifikan, sehingga sumberdaya perikanan dan kelautan harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Ditinjau dari potensi dan kondisi wilayahnya. Kabupaten Situbondo dapat dibagi menjadi 3 wilayah, yaitu: wilayah utara yang merupakan pantai dan laut yang sangat potensial untuk pengembangan komoditi perikanan, baik budidaya maupun Penangkapan ikan, wilayah tengah yang bertopografi datar dan mempunyai potensi untuk pertanian serta wilayah selatan Yang bertopografi miring yang mempunyai potensi untuk tanaman perkebunan dan kehutanan. Sub-sektor perikanan laut memberikan kontribusi yang besar terhadap nilai tambah di sektor perikanan. Produksi Perikanan Budidaya di terdiri dari Budidaya Tambak, budidaya kolam, dan budidaya rumput Produksi ikan yang berasal dari budidaya ikan di tambak pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 5,79% yaitu dari 10. 803,51 ton pada tahun 2021 menjadi 11. 429,07 ton pada tahun 2022. Usaha budidaya tambak di Kabupaten Situbondo banyak terletak di Kecamatan Banyuglugur. Besuki. Suboh. Mlandingan. Bungatan. Kendit. Panarukan. Mangaran. Kapongan. Arjasa. Jangkar, dan Banyuputih. Dengan komoditas yang dibudidayakan adalah udang, nila, bandeng, kepiting, rumput laut, kakap dan kerapu. Walau begitu permasalah tentang gizi anak ini menjadi salah satu permasalah serius yang terus dihadapi di wilayah Indonesia termasuk di beberapa daerah di Kabupaten Situbondo. Prevalensi balita gizi buruk menurut RISKESDAS . mencapai angka 3,9% dimana gizi kurang sebesar 138%, pendek dan sangat pendek . sebesar 30,8%, kurus dan sangat kurus sebesar 10,2%. Di wilayah kabupaten Situbondo sendiri menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Tahun 2018 tercatat prevalensi gizi buruk pada anak mencapai angka 0,35%. Maka dari itu hal ini menjadi hal serius yang perlu untuk ditanggulangi oleh pemerintahan di kabupaten Situbondo. Anak anak menjadi aset penting yang dimiliki suatu bangsa yang nantinya akan menjadi generasi penerus untuk memimpin kemajuan Dimulai dari masa balita, yang merupakan masa terbaik pertumbuhan dan perkembangan otak, maka penting rasanya untuk mulai berupaya memenuhi asupan gizi pada anak usia dini yang nantinya akan mendukung pertumbuhannya (Kristiandi et al. , 2. Salah satu bahan pangan yang mengandung nilai gizi yang sangat baik dan dapat dijadikan sebagai asupan gizi untuk anak adalah ikan, hal ini dikarenakan memiliki daya cerna dan nilai biologis lebih tinggi dibandingkan dengan jenis daging yang lain. Ikan mengandung Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Haini et al. protein dengan asam amino yang lengkap, terdiri atas 15-24% protein 1-3% glikogen/karbohidrat, 1-22% lemak, 66-84% air dan bahan organik lainnya 08-2%. Konsumsi ikan dan penyediaan ikan di lingkungan masyarakat secara nasional terus diupayakan untuk ditingkatkan, tren peningkatan konsumsi ikan di tahun 2010-2014 menunjukan peningkatan 5,78%. Menurut penelitian terdahulu hal yang disukai dan diperhatikan oleh konsumen dalam membeli ikan adalah kandungan gizi, mudah diperoleh dan rasa yang enak. Maka dari itu hingga saat ini upaya peningkatan konsumsi ikan terus diupayakan oleh pemerintah. Salah satunya yaitu melalui perluasan penerapan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). (Subakir et al. , 2. Oleh karena itu dengan adanya kegiatan KKN Merdeka Belajar Kampus Merdeka Universitas Mataram ini diharapkan mampu untuk mencapai hal tersebut melalui program Sosialisasi Gerakan Gemar Makan Ikan dan program-program lainnya yang telah disepakati bersama pihak desa. METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian dilaksanakan di SDN 4 Klatakan. Dusun Pecaron. Desa Klatakan. Kec Kendit. Kab Situbondo. Jawa Timur pada hari Alat dan Bahan Alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sound, mic, leptop, tas, toples dan nugget Rancangan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan target utama anak-anak usia dini mulai dari 7 hingga 10 tahun yaitu dari kelas 1 hingga kelas 3 di SDN 4 Klatakan. Prosedur Kerja Penelitian dilaksanakan dengan diawali pembekalan KKN dilaksanakan secara online yang dihadiri oleh pihak lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat universitas mataram (LPPM UNRAM), pengantaran surat pengantar KKN di serahkan kepada Kepala Desan Klatakan dan survei lapangan dilakukan pada hari/tanggal 11 Maret 2024. Program kerja yang telah disepakati kelompok secara bersama kemudian akan akan disusun dengan format yang telah ditentukan, program kerja KKN-MBKM Sehat dengan kegiatan utama sosialisasi gemar makan ikan Data yang dikumpulkan berupa data primer dan daa sekunder, data primer berupa hasil diskusi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung, sedangkan data sekunder diperoleh melalui referensi baik berupa buku, artikel, jurnal dan dari sumber internet maupun perpustakaan online lainnya. Analisis Data Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif dan statistik, yaitu dengan menjabarkan semua rangkaian aktivitas yang dikerjakan dilokasi penelitian secara terperinci yang kemudian diperkuat melalui studi pustaka dengan harapan memberkan informasi yang sejelas jelasnya, kemudian uji statistik di lakukan secara manual dan menggunakan microsoft HASIL Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Haini et al. Kegiatan edukasi Gemarikan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN MBKM Universitas Mataram bersama pihak SD Negeri 4 Klatakan dengan sasaran siswa siswi kelas 1, 2 & 3. Dengan memperkenalkan olahan dari ikan laut berupa nugget dan memberikan sampel pada siswa dan siswi untuk mengetahui banyak cara olahan untuk mengkonsumsi ikan (Sumber: Dokumen Pribadi. PEMBAHASAN Mahasiswa KKN-MBKM Universitas Mataram melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ika. di SDN 4 Klatakan, sebelum itu dilakukan tahapan perizinan terlebih dahulu dengan mengunjungi langsung untuk bertemu dengan kepala sekolah dan kemudian menyampaikan secara langsung maksud dan tujuan kunjungan tersebut. Setelah itu terdapat arahan untuk adanya penyusunan surat persetujuan berkegiatan dan kemudian dilanjutkan dengan konslidasi dengan phak sekolah yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemberian surat izin berkegiatan, dan kemudian mematangkan perencanaan kegiaan yang telah disusun dengan penentuan waktu serta target pelaksanaan dari kegiatan yang ditawarkan. Maka disepakati dilakukan pada tanggal 15 Juni 2024 dengan melibatkan siswa/siswi kelas 1 hingga 3 selain itu juga pihak sekolah memberikan bantuan berupa persiapan sound sistem dan ruangan untuk mendukung kelancaraan kegiaan berlangsung. Dilakukan penyusunan materi sederhana dan Leaflet untuk diberikan kepada peserta dengan maksud mempermudah pemahaman peserta dengan materi yang akan disampaikan. Sebagaimana yang dijelaskan Bimantara & Anindia, 2. penyusunan leaflet aau buku saku sebagai tahapan persiapan dalam penyampaian sosialisasi perlu untuk dilakukan kemudian setelah itu diberkan kepada seluruh peserta pelatihan agar peserta tidak kesulitan dalam memsahami materi yang akan di berikan dan menjadi penginga seelah materi selesai Adapaun hal -hal yang tercanum dalam materi sera leaflat yang telah disiapkan adalah tentang pengerian GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ika. , kurangnya tingkat konsumsi ikan/permasalahan. Menjelaskan pentingnya mengkonsumsi ikan, kandungan dan manfaat mengkonsumsi ikan, memperkenalkan kreasi produk olahan dari ikan yang menarik bagi anak-anak yaitu berupa nugget dan mencantumkan bahan serta cara Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2025. Haini et al. Kegiatan berlangsung ditanggal 15 Juni 2024 dengan Peserta yang terlibat yaitu siswa/siswi Kelas 1,2 dan 3 dengan jumlah total ada sebanyak 35 orang dengan rentang usia 7 hingga 10 Kegiatan diawal dengan penayangan video animasi yang mnejelaskan tentang pentingnya anka untuk mengkonsumsi ikan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi yang telah disiapkan kemudian dilakukan sesi survei minat makan ikan pada peserta dengan menanyakan yang suka dan tidak suka makan ikan dan menanyakan alasannya maka didapatkan 33 orang dalam katagori suka dan 35 kurang suka, hal aini dilandaskan dengan alasan yang berbeda ada yang dikarenakan bau amis ikan dan banyaknya duri yang terdapat dalam ikan. Maka dari itu munculkan ide untuk mencoba memberikan kreasi baru pada olahan ikan sehingga dapat meningkatkan minat konsumsi ikan bagi anak-anak. Salah satu olahan ikan yang coba kami tawarkan adalah olahan sederhana berbahan dasar ikan yaitu nagget ikan. Nagget disiapkan sebanyak 100 potong yang kemudian coba kami berikan pada peserta dan juga pada beberapa siswa/sisiwi SDN 4 Klatakan yang berada disana yaitu kelas 4,5 dan 6. Kemudian seelah dilakukan pembagian maka, penyampaian materi dihentikan sebentar dan memberikan waktu kepada pesera untuk menikmat makanan yang telah disediakan, setelah itu kami coba berikan ilustrasi dari manfaat makan ikan dengan beberapa mahasiswa KKNMBKM yang terlibat. Kebutuhan protein setiap manusia harus dipenuhi dengan baik untuk hidup sehat sesuai dengan anjuran ahli gizi. Sumber protein hewani yang tersedia bukan hanya dari daging sapi maupun ayam, akan tetapi sumber protein yang paling banyak didapatkan ialah dari ikan. Konsumsi ikan pada masyarakat Indonesia masih tergolong rendah 41 kg/kapita/tahun, dibandingkan dengan masyarakat Jepang yang mengkonsumsi 100 kg/kapita/tahun. Dengan adanya budaya makan ikan di Jepang membuktikan peningkatan kualitas kesehatan dan kecerdasan otak anak-anak. Kurangnya minat konsumsi ikan pada masyarakat indonesia disebabkan karena bau amis, banyak tulang dan selera yang rendah. Hal ini lah yang menjadi latar belakang program KKN- Gemarikan ini dilakukan bertujuan untuk mengedukasi konsumsi ikan sejak dini pada anak-anak dengan olahan ikan berupa nugget ikan yang dari segi bentuk, rasa dan bau lebih digemari oleh anak-anak yang dapat memenuhi kebutuhan protein untuk kesehatan dan kecerdasan otak. Sesuai dengan pernyataan Zulfadhi & Rinawati . , program gerakan memasyarakatkan makan ikan disingkat dengan Gemarikan merupakan gerakan moral untuk memotivasi mengkonsumsi ikan agar terbentuknya anak bangsa yang sehat, cerdas dan kuat. KESMPULAN Maka dapat disimpulkan kegiatan sosisalisasi berlangsung pada tanggal 15 juni 2024 dengan jumlah siswa/siswi yang terlibat sebanyak 35 orang, kemudian jumlah nagget yang di bagikan sebanyak 100 buah. Minat makan ikan anak-anak di SDN 4 Klatakan kategori cukup tinggi namun memang ada beberapa siswa/siswi yang kurang suka karna kurangnya kreasi olahan produk perikanan yang dikonsumsi, hal ini dapat dilihat berdasarkan antusias yang diperlihatkan saat diberikan nagget berbahan ikan 100% dari peserta menyukai, maka dalam peningkatan GEMARIKAN ini dapat dilakukan oleh smeua pihak dengan terus mengembangkan kreasi olahan ikan yang menarik bagi anak-anak salah satunya nagget ikan. UCAPAN TERIMA KASIH