Jurnal Basicedu Volume 4 Nomor 3 Tahun 2020 Halm. 571 - 576 JURNAL BASICEDU Research & Learning in Elementary Education https://jbasic. org/index. php/basicedu Korelasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar Rahmania Yunita1. Neviyarni S2. Hendra Syarifuddin3. Yanti Fitria4 Universitas Negeri Padang. Sumatera Barat. Indonesia1,2,3,4 E-mail: rahmaniayunita28@gmail. com1, neviyarni. suhaili911@gmail. hendrasy@yahoo. com3, yanti_fitria@fip. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan data dari hasil belajar matematika siswa kelas V. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Pengambilan data tentang pola asuh orang tua dikumpulkan melalui angket. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi sederhana dan uji signifikan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis lebih baik dengan rata-rata nilai 62,5. Pola asuh permisif dengan rata-rata nilai 57,5. Pola asuh otoriter dengan rata-rata nilai 55. Guru hendaknya lebih memperhatikan dan memahami pola asuh orangtua dari masing-masing siswa, sehingga guru dapat menyesuaikan cara mengajarnya dengan perkembangan siswa. Kata kunci: pola asuh orang tua, hasil belajar matematika, siswa sekolah dasar Abstract This research was based on the results of observation and studentsAo mathematics learning achievement of grade V. The purpose of this study is to determine and to assess the relationship between parenting style and academic achievement of fifth grade students. This is a correlational research. There were 25 students of SDN 21 Jalan Kereta Api participated as population of the research. Saturated sampling was employed as the sampling technique in this research. The data on parenting style was obtained by using questionnaire. T-test in form of simple correlation test and significance test was employed to test hypothesis of the research. The results of the study showed that 62. 5 students perceived their parents as democratic, followed by 57. 5 as permissive, and 55 as authoritative style. Dealing with the results, the teachers are highly expected to consider parenting style to create an appropriate learning setting. Keywords: parenting style. Mathematics learning outcome Copyright . 2020 Rahmania Yunita. Neviyarni S. Hendra Syarifuddin. Yanti Fitria A Corresponding author : Address : Jl. Bagindo Aziz Chan No. 121 A Kota Pariaman Email : rahmaniayunita28@gmail. Phone : 082385176795 DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. ISSN 2580-3735 (Media Ceta. ISSN 2580-1147 (Media Onlin. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Korelasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Matematika Kelas V Sekolah Dasar Ae Rahmania Yunita. Neviyarni S. Hendra Syarifuddin. Yanti Fitria DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. V pada mata pelajaran matematika, ditemukan PENDAHULUAN Lingkungan keluarga merupakan tempat beberapa permasalahan: . siswa kurang paham pertama terjadinya proses pembelajaran bagi si dengan permasalahan yang disajikan oleh guru, anak, lingkungan keluarga yang dimaksudkan padahal guru terlihat telah menggunakan media disini adalah dari segi pola asuh yang dilakukan video pembelajaran. saat guru memberikan oleh orang tua. Karena proses pembelajaran di contoh soal ada siswa yang asik berbicara dengan dalam keluarga sudah pasti akan terlihat dari cara teman disebelahnya. saat guru memberikan latihan soal, beberapa siswa mendapat nilai (Syarifuddin, 2. Hal ini sesuai dengan dibawah rata-rata dari yang diharapkan. pengertian dari pola asuh orang tua, yaitu adalah hasil ulangan harian memperlihatkan beberapa siswa memperoleh nilai dibawah rata-rata (Sari, mengasuh, dan membimbing anak di dalam Rakimahwati. R, & Fitria, 2. Jika dalam keluarga (Djamarah, 2. Pola asuh di dalam proses pembelajaran di kelas saja siswa sebagian keluarga dapat diartikan juga sebagai proses interaksi antara orang tua dengan anak, yang mengabaikan guru, lalu bagaimana dengan pola mencakup proses pendidikan atau pembelajaran asuh yang siswa dapatkan dirumahnya?. dan proses sosialisasi (Mulyadi, 2. Proses ini Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengkomunikasikan perilaku serta kepercayaan mengangkat penelitian ini dengan judul AuKorelasi kepada anak-anaknya (Neviyarni, 2. Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar Setiap orang tua pastinya memiliki cara-cara Matematika Kelas V Sekolah Dasar. Ay tersendiri di dalam mendidik, mengasuh, dan membimbing anaknya. Cara-cara tersebut pastinya METODE PENELITIAN akan berbeda di antara masing-masing keluarga Pendekatan (Puspita. Ifdil. , & Neviyarni, 2. Berbeda cara-cara dalam pengasuhan orang tua maka pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian berbeda pulalah pembelajaran yang akan diperoleh Jenis penelitian ini digunakan untuk si anak (Subtikasari & Neviyarni, 2. Peran menentukan sejauh mana dua variabel atau lebih orang tua di dalam mendidik, mengasuh, dan saling berhubungan (Dantes, 2. membimbing cukup dominan untuk menjadikan Adapun variabel penelitian ini adalah pola anak cerdas, sehat, bertanggung jawab, mandiri, asuh orang tua sebagai variabel bebas dan hasil berkepribadian baik, dan memiliki jiwa yang belajar matematika sebagai variabel terikat. Pola kreatif (Helmawati, 2. asuh orang tua yang terdiri atas pola asuh otoriter. Berdasarkan pola asuh permisif, dan pola asuh demokratis. Data lakukan pada rentang Oktober-November di SDN hasil belajar matematika diambil dari hasil ulangan 21 Jalan Kereta Api peneliti menemukan di kelas harian materi skala dan perbandingan (Sangadji & Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Korelasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Matematika Kelas V Sekolah Dasar Ae Rahmania Yunita. Neviyarni S. Hendra Syarifuddin. Yanti Fitria DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. Sopiah, 2. Tabel 1. Deskripsi Data Pola Asuh Orang Tua Penelitian ini dilaksanakan di SDN 21 Jalan mengambil sampel seluruh siswa kelas V yang Mean Median Modus Standar Deviasi Varians Range Minimum Maximum berjumlah 25 siswa. Sum Kereta Api. Kota Pariaman. Sedangkan uji coba angket dilaksanakan di SDN 19 Kampung Baru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api. Kota Pariaman tahun ajaran 2017/2018. Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data yang digunakan Rata-rata tingkat pencapaian skor angket dalam penelitian, yaitu menggunakan angket. Instrumen adalah sebesar 71,1% dan termasuk ke dalam penelitiannya adalah angket. Angket disusun kategori sedang. Siswa yang mempunyai pola asuh otoriter 20%, analisisnya: P(%)=F/N x100=5/25 kemudian dijabarkan menjadi butir-butir item, x100=20%. Siswa yang mempunyai pola asuh dalam hal ini penulis menggunakan skala guttman permisif 32%, analisisnya: P(%)=F/N x100=8/25 (Sudjana & Ibrahim, 2. x100=32%. Siswa yang mempunyai pola asuh Teknik analisis data dalam penelitian ini. yaitu berupa teknik analisis deskriptif data yang P(%)=F/N x100=12/25 x100=48%. terdiri dari uji prasyarat berupa uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis yang menggunakan Tabel 2. Deskripsi Data Hasil Belajar Matematika Mean Median Modus Standar Deviasi Varians Range Minimum Maximum Sum uji T (T tes. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilaksanakan di SDN 21 Jalan Kereta Api Kota Pariaman, berdasarkan data yang diambil dari hasil belajar matematika kelas V. Data tentang pola asuh orangtua siswa diambil dengan menggunakan isntrumen angket. Rata-rata tingkat pencapaian nilai hasil belajar matematika adalah sebesar 73,6. Siswa Analisis Deskriptif Berdasarkan dilakukan terkait variabel penelitian tentang pola asuh orang tua dapat diperoleh data penelitian sebagai berikut. berpresentase 48% atau sebanyak 12 orang memiliki nilai rata-rata hasil belajar matematika, yaitu 62,5. Siswa yang mempunyai pola asuh permisif berpresentase 32% atau sebanyak 8 orang Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Korelasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Matematika Kelas V Sekolah Dasar Ae Rahmania Yunita. Neviyarni S. Hendra Syarifuddin. Yanti Fitria DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. memiliki nilai rata-rata hasil belajar matematika, kepada siswa kelas V dengan indikator pola asuh yaitu 57,5. Sedangkan siswa yang mempunyai pola otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh asuh otoriter berpresentase 20% atau sebanyak 5 orang memiliki nilai rata-rata hasil belajar matematika, yaitu 55. Berdasarkan pengolahan angket dan analisis data, dari 25 orang siswa kelas V diperoleh Berdasarkan data hasil uji normalitas yang persentase siswa yang mempunyai pola asuh mana data menunjukkan berdistribusi normal, otoriter sebesar 20% atau sebanyak 5 orang, yang kemudian hasil uji homogenitas menunjukkan data mempunyai pola asuh permisif sebesar 32% atau homogen, selanjutnya dilakukanlah uji t-test. sebanyak 8 orang, dan yang mempunyai pola asuh demokratis sebesar 48% atau sebanyak 12 orang. Tabel 3. Analisis Signifikansi Koefisien Korelasi Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar Matematika Korelasi Antara Koefisien Korelasi X dan Y 1,873 5,66 Dengan demikian siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api berbeda-beda, dan dari persentase dapat dilihat bahwa lebih banyak siswa yang orang tuanya menerapkan pola asuhan demokratis dibandingkan 1,71 dengan pola asuhan yang lainnya. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa koefisien antara X dan Y memiliki koefisien korelasi rxy = 1,873 adalah signifikan . hitung 5,66 > t tabel 1,71 dengan taraf sign 95%). Dengan demikian terdapat kontribusi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika kelas V SDN 21 Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api. Kota Pariaman. Hasil deskripsi penelitian dari 25 orang siswa kelas V, rata-rata memperoleh nilai sebatas kriteria ketuntasan minimum (KKM). Dari deskripsi nilai tersebut peneliti mencari korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V. data dikumpulkan pengambilan dokumentasi saat proses pengisian tua menggunakan pola asuh demokratis maka anak akan merasakan kasih sayang orang tuanya dan kehidupannya (Tridhonanto, 2. Anak pun akan Jalan Kereta Api. dapat mempengaruhi cara belajar anak, jika orang Angket belajar dengan baik dan giat tanpa ada rasa belajarnya di sekolah (Istarani & Pulungan, 2. (Irdamurni, 2. Pola asuhan demokratis berdampak baik terhadap perkembangan anak, karena penerapan pola asuhan demokratis ini dapat membentuk perilaku anak, contohnya anak akan lebih percaya diri, lebih bersahabat, dapat mengendalikan diri, memiliki sopan santun, mau bekerja sama, dan (Tridhonanto, 2. (Elviyani & Neviyarni, 2. Berdasarkan nilai rata-rata hasil belajar Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Korelasi Pola Asuh Orang Tua Dengan Hasil Belajar Matematika Kelas V Sekolah Dasar Ae Rahmania Yunita. Neviyarni S. Hendra Syarifuddin. Yanti Fitria DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. matematika kelas V, maka dapat disimpulkan dari ketiga pola asuhan orang tua tersebut yang lebih baik untuk diterapkan kepada anak adalah pola asuhan demokratis. Hal ini dikarenakan pola asuh demokratis membuat anak memiliki kepercayaan diri dan rasa keingintahuan yang tinggi, hal tersebut terlihat dari nilai hasil belajar peserta didik yang mempunyai pola asuh demokratis ini Komunikasi dalam Keluarga. jakarta: Rineka Cipta. Elviyani. , & Neviyarni. Hubungan Dukungan Sosial dengan Penyesuaian Sosial Remaja yang Orangtuanya Bercerai di Bukittinggi. Jurnal Riset Psikologi, 4. Helmawati. Pendidikan Keluarga: Teoritis dan Praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya. sebagian besar telah mencapai KKM. Irdamurni. Memahami Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Goresan Pena. SIMPULAN Istarani, & Pulungan. Ensiklopedia Pendidikan. Medan: Media Persada. Berdasarkan dilakukan, siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api mempunyai pola asuhan yang diterapkan oleh orang tuanya adalah berbeda-beda yang mana Mulyadi. Psikologi Pendidikan. Jakarta: RajaGrafinfo Persada. Neviyarni. Pelayanan Bimbingan dan Konseling Berorientasi Khalifah fil Ardh. Bandung: Alfabeta. dapat mempengaruhi hasil belajar matematika anak saat di sekolah, yaitu pola asuh otoriter mempengaruhi hasil belajar matematika peserta mempengaruhi hasil belajar matematika peserta didik sebesar 32%, dan pola asuh demokratis mempengaruhi hasil belajar matematika peserta didik sebesar 48%. Kedua variabel, yaitu pola asuh orang tua (X) dan hasil belajar matematika (Y) terdapat korelasi positif pada taraf signifikan 95% . , dimana kesimpulannya adalah Hipotesis alternatif (H. diterima dan Hipotesis nol (H. Pola asuh orang tua berkontribusi pada t hitung . > t tabel . , dan tingkat ketercapaian siswa kelas V terhadap hasil belajar matematika, yaitu sebesar 73,6. DAFTAR PUSTAKA