Seminar Inovasi Teknologi Darma Cendika (SINTEK-DC) 2024 PERANCANGAN DESIGN APLIKASI PEMESANAN AIR GALON DENGAN METODE DESIGN THINGKING Laurensius Ryan Antony. Yulia Wahyuningsih. Yosafat Bagas Herlianka. 1,2,3 Ilmu Informatika. Universitas Katolik Darma Cendika Jl. Dr. Ir. Soekarno No. Klampis Ngasem. Kec. Sukolilo. Kota SBY. Jawa Timur, 60117 Email: laurensius233401014@student. Email: yulia@ukdc. Email: yosafat233402003@student. Abstrak Permasalahan sering malas keluar rumah untuk membeli air galon menjadi motivasi utama dalam perancangan aplikasi pemesanan air galon ini. Metode Design Thinking diterapkan untuk memahami kebutuhan pengguna dan mengembangkan solusi yang efektif dan efisien. Tahapan-tahapan Design Thinking seperti empathize, define, ideate, prototype, dan test diterapkan dalam penelitian ini untuk menghasilkan aplikasi yang mampu mempermudah pengguna dalam memesan air galon tanpa harus keluar rumah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna, tetapi juga mengurangi beban fisik dan waktu yang diperlukan untuk membeli air galon secara manual. Studi ini juga mengungkap bahwa penggunaan aplikasi berbasis mobile dapat menjadi solusi inovatif dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, terutama dalam situasi yang menuntut efisiensi dan kenyamanan tinggi. Kata kunci: Galon. Design Thinking. Figma. Pemesanan Air Galon. Aplikasi Mobile. PENDAHULUAN Air galon merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan air minum. Dalam banyak kasus, pengguna harus keluar rumah untuk membeli air galon, yang dapat menjadi kendala terutama dalam kondisi cuaca buruk atau saat pengguna sedang sibuk atau merasa Kondisi ini menimbulkan kebutuhan akan solusi yang lebih praktis dan efisien untuk memenuhi kebutuhan air galon tanpa harus keluar rumah. SINTEK-DC Prodi Ilmu Informatika UKDC Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah ketidaknyamanan yang dirasakan oleh banyak pengguna saat harus membeli air galon secara manual. Isu-isu terkait meliputi waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk keluar rumah, serta kondisi fisik dan cuaca yang kadang tidak mendukung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi pemesanan air galon menggunakan metode Design Thinking, dengan harapan dapat menyediakan solusi praktis yang memudahkan pengguna dalam memenuhi kebutuhan air minum mereka. METODE Penelitian ini menggunakan metode design thinking yang terdiri dari lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Data dikumpulkan melalui wawancara untuk memahami kebutuhan dan masalah pengguna dalam pembelian air galon. Setelah itu, ide-ide dikembangkan dan diuji melalui pembuatan prototipe dan pengujian pengguna. Empathize Pada tahap ini, penulis melakukan wawancara dengan user untuk memahami permasalahan yang dihadapi. Define Berdasarkan hasil wawancara dari tahap empathize, masalah utama didefinisikan sebagai: "Bagaimana kita dapat memudahkan pengguna dalam membeli air galon?". Ideate Pada tahap ini, berbagai ide dikembangkan untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu ide yang paling menonjol adalah pembuatan design aplikasi mobile menggunakan figma yang memungkinkan pengguna memesan air galon dengan cepat. Prototype Pada tahap prototype, penulis melakukan proses pengimplementasian dari hasil tahap ideate yaitu pembuatan high fidelity. High fidelity dibuat menggunakan aplikasi Figma. Prototipe diuji oleh pengguna untuk mendapatkan umpan balik. Umpan balik ini digunakan untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada desain aplikasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut adalah hasil yang yang didapat berdasarkan alur peneletian. Empathize Pada tahap empathize, penulis melakukan pengumpulan data dengan melakukan wawancara kepada user dan mengajukan beberapa pertanyaan yang dapat dilihat pada link dokumen berikut ini. SINTEK-DC Prodi Ilmu Informatika UKDC https://docs. com/document/d/16SiCoOPRmArUI5LTwoiBpONm_xtOzIXNWYRY9w5STCU/edit? usp=drivesdk Define Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan dengan user, berikut adalah hasil wawancara yang digambarkan dalam bentuk tabel. Ideate Pada tahap ini dilakukan solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh user dan penulis pun memutuskan untuk membuat design aplikasi mobile yang dapat memungkinkan user untuk memesan air galon dari manapun dengan cepat. Prototype Pada tahap ini dilakukan pembuatan high fidelity dan prototype untuk aplikasi AuGalonGoAy menggunakan Berikut adalah tampilan high fidelity untuk halaman beranda dan juga halaman pemesanan. Masalah yang dihadapi User Kesulitan membawa air galon yang berat. Kebutuhan/Pemecahan Masalah Layanan pengiriman yang dapat mengantarkan air galon ke rumah tanpa perlu mengangkat sendiri. Kondisi cuaca buruk yang membuat malas Opsi pemesanan air galon dari berbagai supplier dengan keluar rumah. waktu pengiriman fleksibel. Malas untuk membeli galon karena sibuk Aplikasi yang memungkinkan pemesanan air galon dengan tugas dan kegiatan kampus. secara online dengan pengiriman yang cepat. Gambar 1. Tampilan Halaman Beranda Gambar 2. Tampilan Halaman Pemesanan SINTEK-DC Prodi Ilmu Informatika UKDC Link Figma : https://w. com/design/HKVES9RyQW8k2k8MtLqCpQ?node-id=0-1 Link Prototype: https://w. com/proto/HKVES9RyQW8k2k8MtLqCpQ?node-id=4-14 Test Pengujian usability testing pada aplikasi dilakukan dengan dua metode, yaitu dengan metode System Usability Testing (SUS) dan wawancara secara langsung dengan user. Berikut adalah penjelasan mengenai kedua metode tersebut beserta hasil pengujiannya. Pengujian Usability Testing dengan Metode SUS Pengujian ini bertujuan untuk mengukur tingkat usability dari hasil desain aplikasi yang telah dibuat. Berikut adalah hasil pengujiannya : Responden Soal 1 Soal 2 Soal 3 Soal 4 Soal 5 Soal 6 Soal 7 Soal 8 Soal 9 Soal 10 Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai rata-rata SUS sebesar 70. Menurut standar SUS (System Usability Scal. , nilai rata-rata ini tergolong dalam kategori "OK" atau "C". Ini berarti bahwa sistem memiliki tingkat kegunaan yang cukup baik, tetapi masih ada ruang untuk perbaikan. Pengujian Usability Testing dengan Wawancara Pengujian ini dilakukan dengan melakukan wawancara langsung kepada 3 user yang bersangkutan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari design aplikasi yang telah dibuat. Berdasarkan wawancara, berikut adalah beberapa saran dan kritik dari responden : Saran dan Kritik : Tombol Pesan terlalu kecil Bisa ditambahkan fitur penilaian/rating setelah pesanan berhasil Tidak ada fitur metode pembayaran KESIMPULAN DAN SARAN Hasil penelitian berdasarkan kueisoner dan wawancara dengan user menunjukkan bahwa aplikasi pemesanan air galon yang dirancang dengan metode Design Thinking dapat mempermudah pengguna dalam memenuhi kebutuhan air minum mereka tanpa harus keluar rumah. Pengujian aplikasi SINTEK-DC Prodi Ilmu Informatika UKDC menunjukkan tingkat kenyamanan dan kepuasan pengguna yang tinggi, menjadikannya solusi yang efektif dan efisien. Untuk pengembangan lebih lanjut, reponden memberikan saran agar aplikasi ini dapat ditambahkan fitur-fitur seperti integrasi dengan berbagai metode pembayaran, fitur penilaian/rating setelah pesanan berhasil dan responden juga memberi saran agar tombol pesan dapat diperbesar. DAFTAR PUSTAKA