JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. PELATIHAN DIGITAL BUSINESS BAGI CALON ENTREPRENEUR MUDA KOTA LHOKSEUMAWE DI MASA COVID-19 Falahuddin1. Fuadi2. Munandar3,Devi Andriyani4. Arliansyah5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Malikussaleh1,2,3,4,5 e-mail: falahuddin@unimal. id1, fuadi. msm@unimal. id2 , munandar@unimal. deviandriayani@unimal. id4, arliansyah@unimal. Article History: Received: 12-02-2021 Revised: 17-02-2021 Accepted: 20-02-2021 Keywords: Motivation. Business Opportunities. Ecommerce. Islamic business. Kata Kunci: Motivasi. Peluang E-commerce. Bisnis Islam. Abstract: This service will provide an overview of entrepreneurship of small and medium enterprises using digital technology. From all points of view, be it motivation, business opportunities or ideas, as well as business rules according to sharia. During the current Covid-19 pandemic, it is very demanding for young people who already have business plans to adopt digital business tools more quickly to survive and develop in the new normal era. Therefore, prospective young entrepreneurs have great potential to be prepared to become excellent entrepreneurs, who will not only be economically independent, but will also develop regional economic potential which in turn will have a positive impact on the national economy. The purpose of this service is to overcome the problem of unemployment by the younger The solutions we provide are in the form of training and providing motivation to develop and provide basic techniques for doing digital business, and do not forget to provide understanding to aspiring young entrepreneurs about doing business in an Islamic way as a form of development of the nation's. Abstrak: Pengabdian ini akan memberikan gambaran tentang ber-entrepreneur serta usaha kecil menengah dengan menggunakan teknologi digital. Dari segala sudut pandang, baik motivasi, peluang bisnis atau ide, serta aturan-aturan bisnis sesuai syariah. Dimasa kondisi pandemi Covid-19 saat ini sangat menuntut para pemuda yang sudah memiliki perencanaan berbisnis untuk lebih cepat mengadopsi sarana business digital untuk dapat bertahan dan berkembang di era normal yang baru. Oleh karena itu. Calon wirausaha muda memiliki potensi yang besar untuk dipersiapkan menjadi wirausahawan yang unggul, yang tidak hanya akan memandirikan dirinya secara ekonomi, tetapi juga akan turut mengembangkan potensi ekonomi daerah yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi perekonomian Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk menanggulangi permasalahan pengangguran yang dialami oleh generasi muda. Solusi yang kami berikan berupa pelatihan dan pemberian motivasi untuk berentreperneur dan teknik dasar berbisnis digital, serta tidak lupa memberikan pemahaman kepada pemuda calon wirausaha muda tentang berbisnis secara islami sebagai wujud pembangunan anak bangsa. E-ISSN: 2775-734X | 36 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. Pendahuluan Kota Lhokseumawe merupakan salah satu Kota yang berada dalam wilayah Pemerintahan Provinsi Aceh Negara Republik Indonesia. Di era 90Ao an kota ini dijuluki kota petro dolar karena banyaknya perusahaan multinasional terutama yang bergerak dibidang minyak dan gas bumi berada di kota ini. Akan tetapi, itu adalah sejarah gemilang masa lalu. Kota Lhokseumawe sekarang bukanlah kota dengan kemegahan petro dolar seperti dulu. Berbagai permasalahan kehidupan perekonomian masyarakat terjadi di kota ini. Salah satu permasalahan yang menjadi sorotan adalah masalah Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik Kota Lhokseumawe . jumlah pengangguran sebesar 9. 881 jiwa dari angkatan kerja yang layak bekerja 311 jiwa . idak termasuk angkatan kerja yang sedang dalam pendidikan . 646 jiw. , mengurus rumah tangga . 786 jiw. , dan lainnya . 933 jiw. data ini diketahui tingkat pengangguran di Kota Lhokseumawe dari angkatan kerja yang layak bekerja adalah sebesar 11,06%. Keadaan ini diperparah dengan kondisi pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia. Efek dari pandemi diseluruh dunia sekarang ini memukul keras perekonomian dunia. Perekonomian negara-negara di seluruh dunia dilaporkan mengalami pertumbuhan minus. Indonesia dilaporkan masih dalam pertumbuhan positif, tapi sangat mungkin pada kuartal ketiga 2020 akan ada dampak dan mengalami pertumbuhan negatif . Hal ini tentu berbahaya bagi kelangsungan kesejahteraan masyarakat terutama generasi muda jika tidak dicermati dan ditanggapi dengan baik. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendekatan-pendekatan tertentu kepada masyarakat terutama pemuda agar mereka siap menghadapi permasalahan pengangguran ini yang diperparah dengan keadaan pandemi COVID-19. sehingga mereka mampu keluar dari permasalahan tersebut. Selain itu, permasalahan lain yang tak kalah pentingnya adalah tingkat pemahaman dan cara berbisnis secara syariah. Kita semua mengetahui Provinsi Aceh adalah salah satu provinsi yang punya keistimewaan dalam bidang agama yang merupakan cita-cita luhur masyarakat Aceh dalam bingkai berbangsa dan bernegara Republik Indonesia. Selama ini kita melihat masyarakat aceh, terkhusus masyarakat Kota Lhokseumawe kurang memiliki pemahaman dasar terkait bagaimana cara berbisnis secara syariah. Berbisnis syariah tidak hanya berkaitan dengan Halal dan haram, akad sah atau tidak sah. Akan tetapi berbisnis syariah juga mempunyai nilainilai syariah yang dapat digunakan untuk strategi dalam berbisnis . Salah satu aspek yang sangat penting dan menunjang untuk penaggulangan pengangguran adalah penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan dan pertumbuhan wirausaha UMKM (Usaha Micro. Kecil, dan Menenga. UMKM merupakan salah satu elemen pembangunan daerah dan negara yang mampu menyerap pengangguran . Jumlah wirausaha pada suatu negara sangat berhubungan dengan E-ISSN: 2775-734X | 37 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. tingkat kemajuan ekonomi di negara tersebut. Oleh sebab itu, wirausaha merupakan potensi pembangunan baik dalam jumlah maupun mutu. Sekarang kita menghadapi kenyataan bahwa jumlah wirausahawan di Kota Lhokseumawe masih sedikit dan mutunya belum bisa dikatakan baik/hebat, apalagi jika dikaitkan dengan kemampuan berbasis syariah. Sehingga persoalan wirausahawan Indonesia merupakan persoalan mendesak bagi suksesnya pembangunan. Kewirausahaan teknologi digital telah memberikan dampak yang luar biasa di dunia. Usaha digital yang dibangun melalui jejaring internet seperti Google. Facebook, atau Microsoft telah mampu mengubah dunia serta telah membentuk pola komunikasi tanpa sekat geografis. Digitalisasi juga berdampak terhadap pengembangan wirausaha baru. Potensi pengembangan usaha baru meningkat karena adanya peluang digitalisasi cabang usaha maupun mengubah usaha dari offline menjadi online . Wirausaha digital atau konsep bisnis digital merupakan fenomena yang semakin berkembang saat ini. Wirausaha digital adalah sub kategori dari kewirausahaan dimana organisasi tradisional yang bergerak secara fisik di digatalisasikan, sehingga wirausaha tradisional berubah dalam bentuk usaha baru di era digital . Wirausaha digital juga merupakan upaya mencapai peluang usaha baru melalui media baru dan teknologi Konsep bisnis digital merupakan aspek yang harus dimengerti oleh kalangan masyarakat untuk meningkatkan peluang dalam bersaing didunia bisnis. Mengingat potensi yang sangat besar, maka sudah selayaknya konsep digitalisasi bisnis perlu dikembangkan dan diadopsi oleh masyarakat. Selanjunya dari Esensi wirausaha digital adalah pendiri usaha itu sendiri. Karena itu penting untuk mendapatkan tim pendiri usaha yang stabil dalam merintis usaha dengan tipikal percobaan . rial-erro. di tahap Hal penting lainnya adalah jejaring dan modal sosial pebisnis . Tahap selanjutnya adalah Platform Digital. Platform merupakan ruang digital yang menyediakan peluang usaha saling berhubungan baik antara pebisnis maupun dengan pelanggan . Platform dapat dibagi kepada tiga yaitu paltform inovasi sebagaimana yang ditawarkan oleg Google, platform transaksi, seperti retail atau permintaan pelayanan online, serta platform integrasi yaitu gabungan platform inovasi dan Tahap selanjutnya adalah Platform Digital. Platform merupakan ruang digital yang menyediakan peluang usaha saling berhubungan baik antara pebisnis maupun dengan pelanggan . Platform dapat dibagi kepada tiga yaitu paltform inovasi sebagaimana yang ditawarkan oleg Google, platform transaksi, seperti retail atau permintaan pelayanan online, serta platform integrasi yaitu gabungan platform inovasi dan transaksi. Menciptakan lingkungan bisnis yang kreatif disertai dengan keamanan dan kenyamanan baik secara lahiriah maupun batiniyah adalah keinginan semua orang. Terlebih untuk orang yang mempunyai rasa keimanan yang kuat akan merasakan beban yang berat disaat kegiatan bisnis yang dilakukannya bertolak belakang dengan Hal ini terjadi karena lingkungan bisnis yang ada di sekitar kita masih E-ISSN: 2775-734X | 38 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. terkontaminasi oleh transaksi-transaksi yang tidak sesuai dengan syariat islam. Padahal jika lingkungan bisnis sudah sesuai dengan aturan islam maka akan terjadi kemaslahatan di dunia dan akhirat. Umer Chapra dalam . menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi Islam dibangun berdasarkan nilai-nilai etika dan moral serta mengacu pada tujuan syariat . aqashid alsyariAoa. , yaitu memelihara iman . , hidup . , nalar . , keturunan . , dan kekayaan . Konsep ini menjelaskan bahwa sistem ekonomi hendaknya dibangun berawal dari suatu keyakinan . dan berakhir dengan kekayaan . Pada gilirannya tidak akan muncul kesenjangan ekonomi atau perilaku ekonomi yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat. Perkembangan ekonomi kreatif sebagai dasar untuk mengembangkan UMKM tidak dapat dipisahkan dari generasi muda. Generasi muda adalah sumber ide-ide kreatif dan inovatif. Salah satu bentuk kreativitas bisa melalui kewirausahaan. Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif inovatif yang digunakan sebagai dasar, kiat, dan sumber daya untuk menemukan peluang untuk sukses. Memiliki jiwa wirausaha berarti mendorong mentalitas yang mandiri, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, disiplin dan tidak mudah menyerah, seperti saat memulai bisnis dari bawah. Selain itu, semangat kewirausahaan dengan inovasi dan kreativitas tidak akan lahir tanpa kemampuan yang berkualitas untuk mendukung inovasi dan kreativitas. Metode Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pelatihan edupreneurship ini adalah metode kaji tindak partisipatif karena program pelatihan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan para pemuda dalam mencapai peningkatan Dengan menggunakan metode kaji tindak partisipatif diharapkan dapat menciptakan keyakinan bahwa para pemuda mampu untuk memperbaiki kehidupan dengan kekuatan sendiri dengan menganalisa potensi yang ada di sekitarnya. Pada pelatihan yang diberikan meliputi tahapan dan materi sebagai berikut : Tahap I : Berfikir inovatif, inovatif dan visioner di era global . Tinjauan umum tentang entrepreneurship . Edupreneurship ditinjau dari aspek teoritis, paktis dan ilmu Pengetahuan . Langkah-langkah entrepreneurship . Teknik entrepreneurship Penentuan entrepreneurship berdasarkan kebutuhan konsumen . E-Commerce. E-ISSN: 2775-734X | 39 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. Marketing Digital Tahap II : Langkah-langkah dan teknik entrepreneurship melalui penampilan model Business Digital oleh instruktur. Tahap i : Praktik entrepreneurship oleh peserta terhadap peserta lain secara Tahap IV : Diskusi dan evaluasi Tahap V : Penyusunan rencana tindak lanjut Peserta yang menjadi objek pelatihan adalah para pemuda di Kota Lhokseumawe yang belum memiliki usaha yang berjumlah 30 orang yang dipilih berdasarkan observasi tim pada tahap awal perencanaan pengabdian. Lokasi pelatihan dan peningkatan pemahaman peserta tentang entrepreneurship direncanakan di Aula Wisma Kuta karang lama, yang beralamat dijalan Baiturahim. Gampong Lancang Garam. Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe-Aceh. Mengevaluasi Hasil dan Tindak Lanjut Obsevasi Lapangan dan Menemukan Fenomena Permasalahan Melakukan Pengabdian dengan Memberikan Penyuluhan dan pelatihan: Tahap I - Tahap V Mengkaji Permasalahan dan Menemukan Solusi yang Akan Penyusunan Tahap Ae Tahap Pelaksanaan Gambar 1. Prosedur kerja Hasil Kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas entrepreneurship melalui pelatihan digital business bagi calon wirausaha muda Kota Lhokseumawe diadakan di Aula Wisma Kuta karang lama, yang beralamat dijalan Baiturahim. Gampong Lancang Garam. Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam empat tahap yaitu . Pelaksanaan kegiatan melalui penyampaian materi dasar inovatif dan kreatif wirausaha muda serta materi tentang E-Commerce dan Marketing Digital, . Penyampaian materi langkah-langkah dan teknik entrepreneurship melalui penampilan model E-Commerce Business Digital oleh instruktur, . Praktik ECommerce Business Digital oleh peserta yang dibantu oleh instruktur, dan . Pasca E-ISSN: 2775-734X | 40 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. kegiatan, berupa evaluasi dalam bentuk pertanyaan interaktif terkait hasil praktik dan pengalaman-pengalaman terdahulu peserta terkait dengan E-Commerce. Tahap pertama dilakukan untuk memberikan wawasan dan pendalaman pemahaman yang sangat penting yang harus dimiliki oleh para calon pengusaha terkait dengan bagaimana berfikir inovatif dan kreatif serta bagaimana cara dan strategi berdagang atau berniaga secara digital di era internet. Pada pelaksanaan kegiatan tahap pertama ini diketahui umumnya para peserta mengerti tentang pemahaman dasar Business Digital dan E-Commerce dari sisi konsumen, tetapi wawasan mereka sangat minim jika dilihat dari sisi produsen. Dan dari penyampaian materi ini mereka mendapatkan wawasan dan pemahaman secara jelas tentang konsep dan contohcontoh aplikatif tentang Business Digital . E-Commerce, dan Marketing Digital Gambar 2. Penyampaian materi E-Commerce dan E-Marketing Sesi berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang teknik-teknik mengelola E-Commerce oleh pemateri. Pada sesi ini para peserta dibekali dengan materi tentang digital sistem komputasi dan E-Commerce serta bagaimana strategistrategi dalam mengelola E-Commerce yang menguntungkan. Point penting pada sesi ini adalah penyadaran kepada para peserta pelatihan, bahwa berbicara dalam mengelola E-Commerce tidak hanya berbicara teknis komputer akan tetapi rantai bisnis dan nilai apa saja yang menguntungkan pada rantai bisnis tersebut. Seperti apa yang disampaikan pemateri. E-commerce yang kita bangun bisa jadi sangat canggih dari segi teknologi informasi tetapi jika konsumen tidak mengetahui produk, merek dan platform kita, maka nilai bisnis E-Commerce yang kita bangun sama dengan Nol, tidak bernilai sedikit pun. Setelah sesi ke dua, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengelolaan ECommerce melalui platform yang sudah cukup dikenal seperti marketplace Toko Online yang sudah familiar dikalangan konsumen pada umumnya (Shoope. Toko Pedia. Bukalapak, dl. Para peserta dilatih cara memposting, teknik desain foto produk, serta bagaimana merespon tanggapan tentang produk dari para calon pembeli. Selain itu, pada sesi ini diperkenalkan platform E-Commerce AuUKM ConnectionAy yang merupakan E-ISSN: 2775-734X | 41 JPMN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. No. Februari, 2021, hal : 36-44. E-ISSN : 2775-734X DOI: https://doi. org/10. 35870/jpmn. marketplace yang dibangun dan dirancang oleh UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Gambar 3. Pelatihan Pengelolaan E-Commerce UKM Connection Diskusi