Pengaruh Layanan Informasi. (Linda Retnosar. PENGARUH LAYANAN INFORMASI KARIR MELALUI WHATSAPP GROUP TERHADAP KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XII SMK YPKK 3 SLEMAN THE EFFECT OF WHATSAPP GROUP USING INTENSITY CAREER INFORMATION SERVICE FOR STUDENT CAREER MATURITY ON THIRD GRADE OF YPKK 3 SLEMAN VOCATIONAL SCHOOL Oleh: Linda Retnosari. Bimbingan dan Konseling. Psikologi Pendidikan dan Bimbingan. Universitas Negeri Yogyakarta, linda. retnosari@student. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh intensitas penggunaan WhatsApp Group dalam layanan informasi karir terhadap kematangan karir siswa kelas XII SMK YPKK 3 Sleman. Jenis penelitian ini yaitu kausal komparatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yaitu berjumlah 43 siswa. Instrumen menggunakan Teknik analisis data yaitu regresi linier sederhana. Hasil penelitian bahwa intensitas penggunaan WhatsApp Group dalam layanan informasi karir berpengaruh terhadap kematangan karir siswa . 0,000<0,. Bentuk pengaruh penggunaan WhatsApp Group dalam layanan informasi karir terhadap kematangan karir siswa adalah positif signifikan . oefisien regresi 0,. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara layanan informasi karir WhatsApp Group terhadap kematangan karir. Kata kunci: kematangan karir. WhatsApp Group, layanan informasi karir Abstract This study is aimed to determine the effect of using WhatsApp Group intensity in career information service on studentAos career maturity of SMK YPKK 3 Vocational School. This type of research is causal comparative. This study is a population study, amounting to 43 students. The instrument uses a questionnaire. The data analysis technique is simple linear regression. The result shows that the using of WhatsApp Group in career information service has an effect on studentAos career maturity . 0,000<0,. and the influenceAos form of the using of WhatsApp Group in career information service is positively significant . egression coefficient 0,. It is provided that there is an effect between career information service on career maturiy. Keywords: career maturiy. WhatsApp Group, career information service PENDAHULUAN Pendidikan Indonesia di tengah pandemi Covid-19 ini mengalami perubahan pasalnya pendidikan formal di bangku sekolah berubah menjadi School from Home atau Belajar dari Rumah (BDR) dengan sistem online atau daring dalam cakupan nasional. Berdasarkan data jumlah siswa pada 15 Juni 2020, 6 persen siswa yang berada di zona hijau menerapkan pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan dan terdapat 94 persen siswa yang berada di zona kuning, oranye dan merah dalam 429 kabupaten/kota yang mana dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan sehingga pada satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap Belajar Rumah. Menindaklanjuti kebijakan dan data tersebut Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Sleman Surat Edaran pelaksanaan Pembelajaran Awal Tahun Pelajaran 2020/2021 mulai tanggal 13 Juli 2020 dilaksanakan Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk siswa baru dan pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) secara daring sesuai dengan kondisi sekolah. Dalam pelaksanaan Belajar dari Rumah ini, guru Bimbingan dan Konseling (BK) tidak luput untuk ikut menyesuaikan pembelajaran Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7 . Nomor 10. Oktober 2021 secara daring guna menjalankan komponen program dan bidang layanan bimbingan dan konseling kepada siswanya. Guru BK dapat memberikan pelayanan bimbingan dan konseling dalam beberapa bidang layanan sesuai dengan kebutuhan siswa. Bidang layanan yang diberikan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) salah satunya adalah bidang layanan karir. Menurut Susanto . 8: . , bimbingan karir merupakan bantuan dari konselor kepada siswa dalam merencanakan, mengembangkan, dan memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan karir. Layanan informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas, atau kegiatan atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau rencana yang dikehendaki (Prayitno, 2008: . Lebih lanjut menurut Winkel . informasi yang disajikan kepada siswa dan kemudian diolah oleh siswa, membantu untuk mengenal alternatifalternatif yang ada dan variasi kondisi yang berlaku . nformation us. , untuk menyelidiki semua kemungkinan dalam pilihan, tindakan dan bentuk penyesuaian diri . xploratory us. , untuk memantapkan keputusan yang sedikit banyak sudah diambil . ssurance us. , untuk mengecek ketelitian dan kesesuaian pengetahuan yang sudah dimiliki . valuative us. , untuk mendapat tilikan terhadap rencana, gagasan dan keinginan yang kurang realitis dan kurang sesuai dengan kenyataan lingkungan hidup . eadjustive us. dan untuk dihubungkan dengan data tentang diri sendiri supaya dapat diambil ketentuan yang mantap . ynthesis us. Kematangan karir merupakan suatu kemampuan, pemahaman dan kesiapan individu sehingga mampu membuat pilihan dan keputusan karir yang tepat, kematangan karir dapat dilihat dari tingkat perkembangan sikap dan kompetensi individu dalam mengenali dan mengatasi masalah-masalah tentang pilihan karirnya (Fatia, 2016: . Selanjutnya menurut Crites (Wijaya, 2010:2. Riady, 2014: . , kematangan karir dibutuhkan individu untuk memilih dan merencanakan karir yang tepat. Berdasarkan rentang kehidupan manusia . ife span developmen. , siswa SMK termasuk ke dalam kategori remaja. Berdasarkan rentang kehidupan remaja menurut Thornburg . dan teori perkembangan karir menurut Donald Super siswa SMK berada pada tahap eksplorasi dan tugas perkembangan tahap kristalisasi, yang mana pada tahap ini siswa sudah mampu mengeksplor mengenai karir tertentu, mencari rencana-rencana dengan memiliki gambaran karir yang jelas mengenai karir yang diinginkan siswa Aspek-aspek kematangan karir menurut Donald Super 1980 . ikutip Coertse & Schepers, 2004 :60. Riady, 2014: . adalah: Pengetahuan tentang diri (Knowledge of sel. Pengambilan keputusan (Decision Makin. Informasi karir (Career Informatio. Integrasi pengetahuan tentang diri dan tentang karir (Integration of self with knowledge of caree. , dan Perencanaan karir (Career Plannin. Sedangkan faktorfaktor yang mempengaruhi kematangan karir yaitu: Faktor bio-sosial. Faktor lingkungan. Faktor Kepribadian. Faktor vokasional, dan Faktor prestasi individu. Hasil penelitian Partino terkait dengan kematangan karir siswa SMA menunjukkan bahwa kematangan karir siswa sekolah menengah dipengaruhi oleh lima faktor sebagai berikut (Partino, 2006: 37-. antara lain: . layanan bimbingan dan konseling karir, . persepsi penjurusan, . riwayat hidup, dan . efikasi diri. Menurut Sukardi . 8: . dalam cakupannya mengenai pemanfaatan konseling informasi, bimbingan dan konseling mempunyai 4 fungsi pokok yang dapat dikelompokkan sebagai berikut: . fungsi pencegahan artinya timbulnya masalah yang dapat menghambat proses perkembangan siswa, . fungsi pemahaman yang dimaksud yaitu fungsi menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh Pengaruh Layanan Informasi. (Linda Retnosar. 471 pihak-pihak tertentu sesuai dengan keperluan pengembangan siswa, . fungsi perbaikan ini berperan untuk menghasilkan terpecahkannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami siswa, dan . fungsi pemeliharaan dan pengembangan berarti bahwa layanan bimbingan dan konseling yang diberikan dapat membantu mengembangkan keseluruhan pribadinya secara mantap, terarah dan berkelanjutan. Layanan informasi karir merupakan salah satu bentuk bimbingan dan konseling karir di Ragam informasi karir yang dapat diberikan oleh guru BK dalam layanan informasi karir di sekolah menurut Hartono . 6: 129. antara lain: . informasi mengenai pendidikan lanjutan formal berisi berbagai informasi mengenai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, dan . informasi mengenai pendidikan lanjutan nonformal berisi berbagai informasi mengenai macam-macam pendidikan dan pelatihan kerja. Pentingnya layanan informasi karir ini bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah untuk mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan menengah yang kemampuan siswa dalam memasuki dunia kerja (Widarto, 2015: . Layanan informasi karir sangat dibutuhkan bagi siswa sebagai referensi untuk menentukan jenjang karir yang akan ditempuh di masa yang akan datang. Oleh karena itu tujuan bimbingan dan konseling karir menurut Sutirna . 3: . antara lain: . membantu siswa untuk memiliki pemahaman diri terkait dengan pekerjaan, . membantu siswa untuk memiliki pengetahuan tentang dunia kerja, . membantu siswa untuk memiliki sikap positif terhadap dunia kerja, . membantu siswa untuk memahami relevansi kompetensi belajar dengan persyaratan keterampilan bidang pekerjaan yang dicita-citakan, . membantu siswa untuk membentuk identitas karir, . membantu siswa untuk merencanakan masa depan sesuai dengan minat, kemampuan dan kondisi sosial ekonomi, dan . membantu siswa untuk mengambil keputusan karir. Informasi karir dapat diakses melalui berbagai metode. Menurut Hartono . 6: 131. , cara mengakses informasi karir dapat melalui dua cara yaitu: . mengakses informasi karir secara offline, yaitu siswa dapat mengakses informasi karir melalui sumber langsung seperti guru BK, orang tua, teman sebaya, serta berbagai media cetak. mengakses informasi karir secara online, yaitu siswa dapat mengakses informasi karir melalui jaringan internet . ecara Siswa apat membuka situs penyedia informasi karir seperti google atau langsung menghubungi situs penyedia informasi karir yang ingin diketahui. Pada masa pandemi Covid19 ini, guru BK memberikan layanan informasi karir dengan metode yang kedua, yakni secara Pemberian layanan melalui media bisa dilakukan salah satunya melalui platform media sosial yaitu Whatsapp. Berdasarkan data We Are Social, telah tercatat bahwa 83% orang Indonesia telah menggunakan media sosial WhatsApp. Ini artinya, dari 150 juta pengguna media sosial di Indonesia, sekitar 125 juta orang sudah WhatsApp. Penyampaian informasi karir dari guru BK dilakukan dengan menggunakan media online berupa WhatsApp Group. Penyampaian menggunakaan media online seperti WhatsApp Group dibandingkan dengan pemberian informasi karir secara langsung di kelas (Kidd, : . Fitur ini pula yang sering digunakan oleh guru BK di SMK YPKK 3 Sleman dalam memberikan layanan informasi karir kepada para siswa. WhatsApp merupakan sebuah media sosial yang dirancang untuk memudahkan penggunanya dalam berkomunikasi melalui berbagai fitur-fitur yang disediakan (Pangestika. Di dalam WhatsApp terdapat fitur WhatsApp Group/Chat Group, pengguna dapat membagikan pesan, foto, dan video hingga 256 orang sekaligus. Pengguna juga dapat membisukan atau menyesuaikan pemberitahuan, dan masih banyak lagi. WhatsApp Group dapat Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7 . Nomor 10. Oktober 2021 digunakan sebagai sarana memberikan layanan informasi karir pada siswa. Beragam informasi karir dapat disampaikan oleh guru BK melalui WhatsApp Group. Informasi karir yang disampaikan dapat berupa berbagai pilihan karir setelah lulus sekolah, informasi tentang kiat-kiat Selain itu. WhatsApp Group dapat informasi yang diberikan oleh perusahaan rekanan SMK apabila ada informasi-informasi terkait seperti lowongan pekerjaan. Penggunaan WhatsApp Group ini dapat membantu guru BK dalam memberikan informasi karir kepada siswa selama masa pandemi Covid-19. Beberapa keunggulan media online adalah dapat diakses selama 24 jam, informasi yang diberikan dapat diperbaharui secara berkala, serta media tersebut dapat dengan mudah digunakan oleh siswa. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data Teknik digunakan dalam penelitian berupa angket penggunaan WhatsApp Group dalam layanan informasi karir dan kematangan karir yang dikumpulkan menggunakan media google form. Setiap butir angket memiliki 4 pilihan jawaban dan masing-masing memiliki skor penilaian yaitu sangat setuju (SS) memiliki skor 4, setuju (S) memiliki skor 3, tidak setuju (TS) memiliki skor 2, dan sangat tidak setuju (STS) memiliki Teknik Analisis Data Teknik analisis data merupakan sebuah teknik untuk mengolah data penelitian sehingga data dapat mudah dibaca dan diinterpretasikan. METODE PENELITIAN Teknik Jenis Penelitian Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kausal Penelitian kausal komparatif yaitu membandingkan antara variabel bebas dengan variabel terikat (Kuntjojo, 2009: . Teknik pengumpulan data menggunakan angket. membuktikan hipotesis penelitian yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan WhatsApp Group terhadap layanan informasi karir kepada siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik regresi linier Teknik regresi linier sederhana Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMK YPKK 3 Sleman Jalan Ringroad Utara Karangnongko No. Krodan. Maguwoharjo. Depok. Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Waktu penelitian bulan Desember 2020. dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat (Siregar, 2017: . Rumus regresi linier sederhana adalah sebagai berikut: Y = a bX Populasi Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan subjek penelitian yang terdiri dari semua siswa kelas XII jurusan akuntansi dan kecantikan SMK YPKK 3 Sleman. Data keseluruhan ukuran populasi adalah sebanyak 43 Keterangan: = subjek variabel dependen = konstanta = angka koefisien regresi = subjek variabel independen Pengaruh Layanan Informasi. (Linda Retnosar. HASIL PENELITIAN Deskripsi Hasil Penelitian Data penggunaan WhatsApp Group Intensitas penggunaan WhatsApp Group pada siswa kelas XII SMK YPKK 3 Sleman yang diperoleh melalui angket yang berisi 17 item pertanyaan, yang diberikan pada 43 responden dapat disajikan pada gambar sebagai Berdasarkan menunjukkan bahwa kematangan karir siswa kategori rendah sebanyak 19% . , sedang sebanyak 49% . dan tinggi sebanyak 30% . Hal tersebut menunjukkan kematangan karir kategori sedang. Hasil Uji Hipotesis Uji Kriteria diterimanya hipotesis pada penelitian ini adalah apabila nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka H . ditolak dan H . diterima, sedangkan apabila nilai signifikansi lebih dari 0,05 maka H . diterima dan H . Gambar 1. Diagram Penggunaan WhatsApp Group Berdasarkan menunjukkan bahwa penggunaan Whatsapp Group sebagai layanan informasi karir dengan intensitas rendah sebanyak 12% . , intensitas sedang sebanyak 49% . , dan intensitas tinggi sebanyak 39% . Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menggunakan WhatsApp Group dengan intensitas sedang. Data kematangan karir Data dari kematangan karir diperoleh dari angket berisi 15 item pernyataan, dapat disajikan pada gambar sebagai berikut: Uji dilakukan uji prasyarat analisis. Hasil Uji Prasyarat Analisis Uji prasyarat dalam penelitian ini merupakan uji normalitas. Hasil uji normalitas ditentukan dengan melihat nilai signifikansi, jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 maka data signifikansi kurang dari 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Tabel 1. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardize d Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi yang didapatkan adalah Gambar 2. Diagram Kematangan Karir 0,200. Nilai signifikansi 0,200 lebih besar dari Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7 . Nomor 10. Oktober 2021 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa data Tabel 3. Hasil Koefisien Determinasi berdistribusi normal. Uji Hipotesis Uji hipotesis dilakukan dengan program Std. Error of the Estimate Nilai korelasi atau hubungan (R) dari tabel tabel berikut ini: di atas sebesar 0,845. Hal ini berarti bahwa ada Tabel 2. Hasil Analisis Regresi hubungan antara variabel sebesar 0,845. Nilai Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Dependent Variable: Y Predictors: (Constan. X Dependent Variable: Y SPSS dengan output regresi disajikan dalam Model (Constan. Model Model Summaryb Adjusted R R Square Square dari koefisien determinasi (R. sebesar 0,715. Sig. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui 71,5% dengan 28,5% lainnya dipengaruhi oleh bahwa hasil perhitungan antara penggunaan faktor lain selain WhatsApp Group dalam WhatsApp Group dalam layanan informasi karir layanan informasi karir tersebut. dengan kematangan karir diperoleh nilai t hitung Pembahasan sebesar 10,136. nilai konstanta . sebesar 6,065. Hasil analisis penelitian yang berjudul nilai koefisien regresi . sebesar 0,720. AuPengaruh Layanan Informasi Karir Melalui Nilai WhatsApp Group terhadap Kematangan Karir signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa terdapat Siswa Kelas XII SMK YPKK 3 SlemanAy pengaruh variabel penggunaan WhatsApp Group WhatsApp Group dalam layanan informasi karir siswa kelas XII SMK YPKK 3 Sleman pada disimpulkan demikian karena nilai signifikansi kategori rendah sebanyak 5 siswa . %), sedang 0,000 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 sebanyak 21 siswa . %), tinggi sebanyak 17 . ,000<0,. Berdasarkan data di atas dapat siswa . %). Hasil ini menunjukkan bahwa disusun persamaan model regresi adalah sebagai penggunaan WhatsApp Group dalam layanan informasi karir dalam kategori intensitas sedang. 0,000. Hal Y = a bX Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Y = . 0,720X kematangan karir siswa kelas XII SMK 3 Uji yang selanjutnya adalah uji untuk Sleman pada kategori rendah sebanyak 8 siswa menghitung besar sumbangan variabel intensitas . %), sedang sebanyak 22 siswa . %), dan penggunaan WhatsApp Group dalam layanan tinggi sebanyak 13 siswa . %). informasi karir terhadap variabel kematangan menunjukkan bahwa tingkat kematangan karir Cara menghitung yang dilakukan adalah siswa kelas XII SMK YPKK 3 Sleman dalam dengan melihat besar koefisien determinasi (R ). Berikut dapat dilihat tabel koefisien determinasi: Hasil ini kategori sedang. Berdasarkan data hasil analisis regresi Pengaruh Layanan Informasi. (Linda Retnosar. 475 linier sederhana dapat diketahui nilai signifikansi Variabel penggunaan WhatsApp Group dalam sebesar 0,000. Nilai signifikansi 0,000 ini kurang layanan informasi karir memiliki pengaruh . ,000<0,. sebesar 71,5% terhadap kematangan karir siswa, sehingga dapat dikatakan bahwa H. yang sedangkan 28,5% lainnya dipengaruhi oleh Auintensitas 0,05 WhatsApp faktor lain. Group dalam layanan informasi karir tidak Adanya pengaruh penggunaan WhatsApp berpengaruh terhadap kematangan karir siswaAy Group dalam layanan informasi karir terhadap kematangan karir siswa sesuai dengan apa yang Auintensitas penggunaan WhatsApp Group dalam diungkapkan oleh Partino bahwa kematangan layanan informasi karir berpengaruh secara karir siswa dapat dipengaruhi oleh layanan signifikan terhadap kematangan karir siswaAy bimbingan dan konseling karir yang diberikan Hasil penelitian ini menunjukkan oleh guru BK di sekolah (Partino, 2006: 37-. bahwa layanan informasi karir menggunakan Layanan bimbingan dan konseling karir dapat WhatsApp diberikan melalui berbagai metode. Pandemi kematangan karir siswa kelas XII SMK YPKK 3 Covid-19 membuat guru BK tidak dapat Sleman. memberikan layanan bimbingan dan konseling Group Bentuk H. secara klasikal di sekolah, sehingga guru BK WhatsApp Group dalam layanan informasi karir memberikan layanan BK dengan cara lain, yaitu terhadap kematangan karir siswa adalah positif dengan memanfaatkan media WhatsApp Group. Hasil ini dapat dilihat dari output Hasil analisis regresi yang menunjukkan koefisien penelitian oleh Ita Juwitaningrum pada tahun regresi . sebesar 0,720. Hal ini berarti setiap 2013 yang menunjukkan bahwa bimbingan karir terjadi perubahan 1% pada nilai penggunaan dapat meningkatkan kematangan karir siswa WhatsApp Group dalam layanan informasi karir (Juwitaningrum, 2. Selain itu penelitian ini maka nilai kematangan karir siswa bertambah juga menguatkan hasil penelitian yang dilakukan sebesar 0,720. Koefisien regresi dalam penelitian oleh Dewi Pustika (Pustika, 2019: . yang ini bernilai positif ( ) sehingga dapat diartikan menunjukkan bahwa fitur chat group dalam bahwa arah pengaruh variabel X terhadap aplikasi WhatsApp dapat dimanfaatkan oleh variabel Y adalah positif. Hal ini memiliki bimbingan dan konseling secara kelompok. intensitas penggunaan WhatsApp Group dalam Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa layanan informasi karir maka kematangan karir Penggunaan diberikan untuk pemberian layanan informasi WhatsApp Group dalam layanan informasi karir karir secara kelompok guna meningkatkan juga memberikan pengaruh signifikan, dapat kematangan karir siswa. dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,000. WhatsApp Guru BK dapat menggunakan berbagai Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan dan Konseling. Volume 7 . Nomor 10. Oktober 2021 aplikasi salah satunya adalah WhatsApp sebagai Saran media dalam memberikan layanan bimbingan Ada beberapa saran yang perlu disampaikan dan konseling kariri khususnya informasi karir kepada siswa. Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa pemberian layanan informasi selanjutnya, yaitu: karir melalui media WhatsApp Group dapat Selama masa pendemi, pemberian layanan berpengaruh pada kematangan karir siswa. bimbingan dan konseling karir khususnya SIMPULAN DAN SARAN pemberian informasi karir dapat dilakukan Simpulan melalui media WhatsApp Group. Pemberian Berdasarkan hasil penelitian yang telah layanan informasi karir melalui WhatsApp diperoleh terdapat kesimpulan yaitu intensitas Group dapat dilanjutkan setelah masa penggunaan media WhatsApp Group dalam pandemi usai sebab penggunaan WhatsApp layanan informasi karir memiliki pengaruh Group dalam pemberian layanan informasi terhadap kematangan karir siswa. Hasil ini didapatkan dari hasil analisis angket yang kematangan karir siswa. diberikan kepada 43 siswa kelas XII SMK Penelitian ini hanya menunjukkan pengaruh YPKK 3 Sleman. Pengaruh tersebut dapat satu variabel berupa intensitas penggunaan terlihat dari hasil analisis regresi linier sederhana WhatsApp Group dalam layanan informasi yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar Perlu adanya tinjauan atau penelitian 0,000<0,05. lain yang terkait dengan aspek-aspek selain WhatsApp Group dalam layanan informasi karir intensitas penggunaan media WhatsApp berpengaruh secara positif signifikan terhadap Group kematangan karir siswa. Hasil ini didapatkan kematangan karir siswa. Intensitas dari hasil analisis regresi yang menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,720 yang berarti DAFTAR PUSTAKA