PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA Yusriah1. Adriani B2. Institut Agama Islam DDI Polewali Mandar E-Mail: yusriah@ddipolman. id, adrianib073@iai. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keberadaan Majelis Taklim dan dampak keberadaan Majelis Taklim terhadap kehidupan rumah tangga. Jenis penelitian kualitatif. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling sebanyak 15 orang dengan kriteria sebagai berikut: 1. Anggota Majelis Taklim berumur 30 tahun ke atas, 2. Anggota yang minimal satu tahun terlibat di Majelis Taklim, 3. Anggota Majelis Taklim yang berdomisili di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan sumber data sebagai berikut: 1. Data Primer, 2. Data Sekunder. Hasil penelitian adalah 1. Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa memainkan peran yang cukup signifikan. Hal itu dapat di cermati dalam berbagai aspek serta orientasi Majelis Taklim tersebut. Adapun yang menjadi arah orientasi Majelis Taklim Nurul Ikhsan seperti: sebagai tempat membina dan mengembangkan ilmu serta keyakinan agama, sebagai ruang silaturahmi dan kontak sosial, serta sebagai media meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan rumah tangga, 2. Dampak dari keberadaan mejelis taklim Nurul Ikhsan kemudian memberikan berbagai perubahan-perubahan dalam masyarakat itu Adapun yang bentuk perubahan yang terjadi meliputi: perubahan pola pikir, cara berpakaian dan sikap dalam proses interaksi sosial, adanya rasa solidaritas antarmasyarakat dalam membantu orang-orang yang kurang mampu. Kata kunci: Peran. Mejelis Taklim. Kehidupan Rumah Tangga. Latar Belakang Dari Majelis Taklim merupakan lembaga pendidikan tertua dalam Islam, sebab sudah dilaksanakan sejak zaman Rasulullah saw. Sekalipun tidak disebut dengan Majelis Taklim. Rasulullah SAW. menyelengarakan sistem Taklim secara priodik di rumah sahabat Arqam di Mekah di mana pesertanya tidak dibatasi oleh usia dan jenis kelamin. Di kalangan anak-anak pada zaman Nabi juga dikembangkan kelompok pengajian khusus yang disebut al-kuttab, mengajarkan baca AlQuran, yang pada masa selanjutnya menjadi semacam pendidikan formal untuk anak-anak, karena disamping baca Al-Quran juga diajarkan ilmu agama seperti fikih, tauhid, dan Pada periode Madinah, ketika Islam telah menjadi kekuatan nyata dalam masyarakat, penyelengaraan pengajian lebih pesat. Rasulullah SAW duduk di Masjid Nabawi memberikan pengajian kepada sahabat dan kaum muslimin ketika itu. Dengan cara tersebut Nabi SAW telah berhasil menyiarkan Islam, dan sekaligus berhasil membentuk karakter dan ketaatan umat. Nabi saw juga berhasil membina para pejuang Islam yang tidak saja gagah perkasa di medan perjuangan bersenjata membela dan menegakkan Islam, tetapi juga terampil dalam mengatur pemerintahan dan membina kehidupan rumah tangga dan sosial masyarakat. Pengajian yang telah dilakukan Rasulullah SAW dilanjutkan oleh para sahabat, tabiAo altabiAoin sampai sekarang berkembang dengan nama Majelis Taklim, yaitu pengajian yang diasuh dan dibina oleh tokoh agama atau ulama. Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA Pada masa puncak kejayaan Islam, terutama di saat Bani Abbas berkuasa. Majelis Taklim di samping dipergunakan sebagai tempat menimba ilmu, juga menjadi tempat para ulama dan pemikir menyebarluaskan hasil penemuan atau ijtihadnya. Barangkali tidak salah bila dikatakan bahwa para ilmuan Islam dalam berbagai disiplin ilmu ketika itu merupakan produk dari Majelis Taklim. Sementara Indonesia, terutama disaat-saat penyiaran Islam mempergunakan Majelis Taklim untuk Dengan Majelis Taklim merupakan lembaga pendidikan yang sudahcukup tua di Indonesia. Barulah perkembangan ilmu dan pemikiran dalam mengatur pendidikan, di samping Majelis Taklim yang bersifat non-formal, tumbuh lembaga pendidikan yang formal, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah. Jadi, historis, sistem Majelis Taklim telah berlangsung sejak awal penyebaran Islam di Saudi Arabia, kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia Islam di Asia. Afrika, dan Indonesia pada khususnya sampai sekarang. Islam sebagai agama yang menjadi pedoman hidup bagi manusia mencakup seluruh kehidupan manusia. Di samping sebagai pedoman hidup. Islam menurut para pemeluknya juga sebagai ajaran yang harus didaAowahkan dan memberikan pemahaman berbagai ajaran yang terkandung di dalamnya. Sarana yang dapat dilakukan dalam mentransformasikan nilai-nilai agama tersebut antara lain melalui Majelis Taklim yang berfungsi memberikan pemahaman tentang nilai-nilai ajaran Berbagai kegiatan Majelis Taklim yang telah dilakukan merupakan proses pendidikan yang mengarah kepada internalisasi nilai-nilai agama sehingga tatanan normatif yang mereka pelajari dalam realitas kehidupan sehari-hari. Majelis Taklim pembentukan jiwa dan kepribadian yang agamis yang berfungsi sebagai stabilisator dalam seluruh gerak aktivitas kehidupan umat Islam, maka sudah selayaknya kegiatan-kegiatan yang bernuansa Islami mendapat masyarakat, sehingga tercipta insaninsan yang memiliki keseimbangan antara potensi intelektual dan mental spiritual dalam upaya menghadapi perubahan zaman yang semakin mengglobal dan maju. Perempuan berperan penting dalam pembentukan karakter anak dengan memberikan pendidikan yang baik untuk perempuan itu berarti memberi peluang besar menjadikan generasi penerus bangsa yang kuat secara fisik dan amanah secara psikis. Majelis Taklim merupakan salah satu wadah yang anggotanya mayoritas mengembangkan daya kreatif bakat bersilaturahmi, dan berdzikir bersama. Bertitik tolak dari masalah tersebut, penulis tertarik untuk meneliti aktivitas Majelis Taklim ini dengan judul: AuPeran Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan Mambi Terhadap Kehidupan Rumah Tangga Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi Kabupaten MamasaAy. Metode Penelitian Jenis penelitian Penelitian penelitian deskriptif kualitatif dimana hasil kajiannya merupakan sebuah keberadaan Majelis taklim terhadap kehidupan sosial masyarakat. Maka Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA penelitian ini mengunakan pendekatan Hal itu berkenaan dengan status subjek penelitian yang dengan suatu fase spesifik atau khas dari Subjek Penelitian ini mempelajari secara intensif latar belaka ng serta interaksi lingkungan dari unit-unit sosial yang menjadi subjek. Tujuan deskripsi kualitatif adalah untuk memberikan gambaran secara detail tentang latar belakang, sifat-sifat serta karakterkarakter yang khas dari kasus ataupun status dari individu yang kemudian dari sifat khas di atas dijadikan suatu hal yang bersifat umum (Sugiyono, 2. Pendekatan deskripsi kualitatif termasuk dalam penelitian kualitatif. Dalam hal ini penelitian kualitatif pada hakikatnya ialah mengamati orang berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan menafsirkan mereka tentang dunia sekitarnya. Untuk itu peneliti harus terjun atau turun kelapangan dan berada di sana serta mengamati keseluruhan proses sosial yang terjadi. Selain itu, metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian (Arikunto, 2. Jenis Data dan Sumber Data Data Primer Sumber data utama atau data primer dapat diperoleh langsung dari setiap informan yang diamati atau diwawancarai dilokasi penelitian, dalam hal ini Majelis Taklim Nurul Ikhsan di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi yang berkaitan dengan penelitian ini. Misalnya hasil wawancara dengan para anggota Majelis Taklim. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh dari laporan-laporan instansi yang terkait dengan penelitian ini. Sumber dapat berupa buku, internet, dan data statistik yang terkait dengan penelitian ini. Misalnya Gambaran umum lokasi penelitian yang bersumber dari kantor kelurahan Mambi. Tipologi karakritiskarakteristik tertentu yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mamasa, serta beberapa literatur-literatur yang berhubungan data-data penelitian. Informan Penelitian Peneliti kemudian menentukan informan penelitian yang menjadi informan, purposive sampling. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling ini dipilih karena teknik ini memilih informan dengan berbagai kriteria tertentu menurut kebutuhan peneliti, sehingga dianggap layak dijadikan sumber informasi informan. Dalam penelitian ini, yang menjadi kriteria subyek penelitian adalah: Anggota Majelis Taklim berumur 30 tahun keatas. Anggota yang minimal satu tahun terlibat di Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Anggota Majelis Taklim yang berdomisili di Kelurahan mambi Kecamatan Mambi. Metode Pengumpulan Data Untuk pengambilan data lapangan penulis pengumplan data sebagai berikut: Observasi Observasi pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjaun secara cermat dan langsung. Dalam hal ini peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati secara Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA langsung berbagai hal atau kondisi yang ada dilapangan. Dalam penelitian ini observasi yang digunakan adalah observasi non partisipan (Sayuti, 2. Metode dokumentasi Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data dan dokumendokumen penting pada setiap obyek penelitian atau pada kantor dan instansi Penelitian lapangan yang akan dilaksanakan, informasi yang berbentuk dokumen sangat relevan karena tipe berbagai bentuk dan dijadikan sebagai Dokumentasi yang digunakan pada penelitian ini untuk menghimpun data tentang profil Majelis Taklim Nurul Ikhsan di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi, stuktur, dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan. Metode interview Peneliti melakukan tanya jawab secara langsung dengan orang-orang yang terlibat sebagai pengurus Majelis Taklim Nurul Ikhsan di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi maupun jamaAoahnya, dengan tujuan untuk mendapatkan keterangan secara jelas berupa peran keberadaan majelis taklim nurul ikhsan mambi terhadap kehidupan rumah tangga dikelurahan mambi Kecamatan mambi kabupaten mamasa sesuai dengan tujuan dalam penelitian Tanya jawab ini tidak hanya dilibatkan kepada pengurus majelis taklim saja, tetapi kepada jamaAoahnya Sedangkan wawancara yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara bebas Jadi wawancara hanya membahas pokok-pokok masalah yang akan diteliti, selanjutnya dalam proses situasi, pewawancara harus pandai apabila terjadi penyimpangan. Peneliti akan melakukan tanya jawab dengan orang-orang terlibat sebagai pengurus di Majelis Taklim Nurul Ikhsan di Kelurahan Mambi dan jamaAoahnya, keterangan secara jelas bagaimana peran keberadaan majelia taklim sesuai dengan tujuan penelitian ini. Teknik Analisis data Setelah data terkumpul, maka data-data Menurut Noeng Muhadjir . 2: . Analisis adalah upaya dan mencari serta menata pemahaman tentang kasus yang diteliti dan menjadikan sebagai temuan bagi orang Analisis data adalah proses mengorganisasikan ke dalam suatu pola, kategori dan satuan uraian dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, maka dalam menganalisis Penggunaan analisa deskriptif dimulai dari analisis berbagai data yang pembentukan kesimpulan. Dengan adanya metode deskriptif kualitatif maka teknik analisa data dilakukan melalui 3 tahapan, yaitu: (Usman, 2013: . Reduksi data, yaitu proses pemilihan, pemusatan perhatian pengabstrakan dan transformasi data mentah atau data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan. Dengan kata lain proses reduksi data ini dilakukan oleh peneliti secara terus-menerus saat melakukan penelitian untuk menghasilkan data sebanyak mungkin. Penyajian kompleks ke dalam suatu bentuk Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA menjadi lebih selektif dan sederhana serta memberikan kemungkinan adanya penarikan pengambilan tindakan. Dengan proses penyajian data ini peneliti telah siap dengan data yang menghasilkan informasi yang Kesimpulan, yaitu merupakan tahap akhir dalam proses analisis Pada bagian ini peneliti mengutarakan kesimpulan dari data-data yang telah diperoleh dari observasi, interview, dan Dengan adanya terasa sempurna karena data yang dihasilkan benar-benar valid atau maksimal. Dengan melalui langkah-langkah tersebut di atas diharapkan penelitian ini dapat memberi bobot tersendiri terhadap hasil penelitian yang peneliti sajikan. Hasil dan Pembahasan Gambaran Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan Mambi Terhadap Kehidupan Rumah Tangga di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa Majelis Taklim tersusun dari gabungan dua kata. Majelis yang berarti . dan taklim yang berarti . yang berarti tempat pengajaran atau pengajian bagi orangorang yang ingin mendalami ajaranajaran islam sebagai sarana dakwah dan pengajaran agama. Majelis taklim adalah salah satu lembaga pendidikan diniyah non formal yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. dan akhlak mulia bagi jamaahnya, serta mewujudkan rahmat bagi alam semesta. Dilihat dari segi historis Islam. Majelis Taklim dengan dimensi yang berbeda-beda telah berkembang sejak zaman Rasululah SAW. Pada zaman itu muncul berbagai jenis kelompok pengajian suka rela, tanpa bayaran, biasa disebut halaqah, yaitu kelompok pengajian di Masjid Nabawi atau Masjid Al-Haram. Ditandai dengan salah satu pilar masjid untuk dapat berkumpulnya masing-masing dengan seorang sahabat yaitu ulama Tujuan Majelis Taklim adalah mengokohkan landasan hidup manusia Indonesia pada khususnya dibidang mental spiritual Keberagamaan Islam dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya secara integral, lahiriyah dan ukhrawiyah secara bersamaan sesuai tuntutan ajaran agama Islam yaitu iman dan takwa yang melandasi kehidupan Fungsi demikian sejalan dengan pembangunan nasional kita. Majelis Taklim bila dilihat dari organisasi pendidikan luar sekolah yaitu lembaga pendidikan yang sifatnya non formal, karena tidak di dukung oleh kurikulum, lama waktu belajar, tidak ada kenaikan kelas, buku raport, ijazah dan sebagainya sebagaimana lembaga pendidikan formal yaitu sekolah. Dilihat dari segi tujuan. Majelis Taklim termasuk sarana dakwah Islamiyah yang secara self standing dan mufakat demi kelancaran pelaksanaan Taklim Islami sesuai dengan tuntutan Dilihat dari aspek sejarah Indonesia sampai sekarang banyak terdapat lembaga pendidikan Islam memegang penyebaran ajaran Islam di Indonesia. Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA Di samping peranannya yang ikut menentukan dalam membangkitkan sikap patriotisme dan nasionalisme sebagai modal mencapai kemerdekaan Indonesia, lembaga ini ikut serta pendidikan nasional. Dilihat dari bentuk dan sifat pendidikannya, lembagalembaga pendidikan Islam tersebut. Tujuan Majelis Taklim sebagai lembaga pendidikan non formal Islam. Dengan demikian ia bukan lembaga Islam madrasah, sekolah, pondok pesantren atau perguruan tinggi. Ia juga bukan organisasi massa atau organisasi Dengan adanya keberadaan Majelis Taklim ini juga sebagai ruang silahturahmi antara warga. Sebagai Media Membina dan Mengembangkan Ilmu Serta Keyakinan Agama Secara Majelis taklim di Kelurahan Mambi. Kecematan Mambi telah terbentuk sejak Majelis taklim diinisiasi oleh ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarg. di Kelurahan Mambi. Majelis taklim ini didampingi oleh ust. Syarifuddin. Sehubungan dengan hal tersebut, hasil wawancara dengan salah satu informan yang bernama Hj. Masrita, beliau menyatakan bahwa: AuPada tahun 2010 ibu-ibu PKK di sini sepakat untuk membentuk perkumpulan Majelis Taklim. Hal itu di dasarkan pada upaya para ibu-ibu memanfaatkan waktu luang yang dianggap kurang Awal mulanya anggota seminggu sekali. Pertemuannya setiap hari kamis jam 16. Awal mulanya, antusias para ibuibu sangat besar. Dan itu menjadi awal yang baik. Sependapat dengan pernyataan informan sebelumnya Hj. Masrita, hasil wawancara dengan informan lainya Hj. Rosmiati, menyatakan bahwa: AuKeberadaan Majelis Taklim di kelurahan Mambi, telah ada sejak tahun 2010. Ini merupakan inisiatif bersama dari para ibu-ibu di sini. Pusat kegiatan Majelis taklim ini terletak berpusat di mesjid besar Mambi. Aktivitas Majelis taklim ini setiap hari kamis jam 4 sore. Banyak hal-hal baik yang kita lakukan di perkumpulan ini. Mulai dari pengajian, mendengar ceramah. Secara otomatis, ibu-ibu kesempatan untuk meluangkan waktunya dengan produktif. Ay Sependapat dengan pernyataan dua informan sebelumnya Hj. Masrita, dan Hj. Rosmiati, hasil wawancara dengan informan lainnya yang bernama Tati Arsanti, menyatakan bahwa: AuIbu-ibu PKK disini sepakat untuk menghimpun diri dalam Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Hal ini dirasa perlu karena banyak ibuibu di Kelurahan Mambi yang menghabiskan waktu luangnya dengan aktifitas yang kurang produktif, semisal: bergosip. Dengan adanya Majelis Taklim aktifitas menjadi lebih baik. Rutinitas umum yang dilakukan mendengarkan ceramah, tadarus keagamaan lainnyaAy Tujuan Majelis Taklim adalah mengokohkan landasan hidup manusia pada khususnya dibidang mental spiritual Keberagamaan Islam dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya ukhrawiyah secara bersamaan sesuai Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA tuntutan ajaran agama Islam yaitu iman dan takwa yang melandasi kehidupan Fungsi demikian sejalan dengan pembangunan nasional kita. Mejelis Taklim merupakan unit sosial yang ada dalam masyarakat yang mengembangkan ilmu agama umat. Upaya pendidikan non-formal dilakukan pertemuan seminggu sekali. Upaya pendampingan secara reguler ini dirasa perlu untuk terus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan. Tentunya, peran pengemuka agama berperan secara pro-aktif. Peran ustads sebagai pengajar, pembimbing dan penutan para warga. Proses interaksi ini senatiasa dilakukan dengan semangat menjaga dan meningkatkan akhlak para Sehubungan dengan tersebut, hasil wawancara dengan salah satu informan yang bernama Rukmalati, beliau menyatakan bahwa: AuDi Majelis Taklim Nurul Ikhsan kami didampingi oleh ust. Syarifuddin. Tidak hanya itu satu-dua pembicara nasional seperti ust. Ibrahim. Keberadaan ust. Ibrahim mendapat perhatian besar para warga, selain karena sudah terkenal beliau juga berceramah dengan gaya santai dan lucu. Ay Sependapat dengan pernyataan informan sebelumnya Rukmalati, hasil wawancara dengan informan lainya yang bernama Nurmianti, menyatakan AuSering-sering ki di sini panggil penceramah terkenal. Pernah dulu kita . Majelis Takli. panggil Ust. Ibrahim. Waktu itu rame sekali yang datang. Bahkan ibu-ibu dari kelurahan sebelah Pada saat itu tema ceramah Ust. Ibrahim tentang persahabatan. Isian ceramah beliau sungguh kesejukan pada keseluruhan Selain ceramah yang santai dan terkesan lucu membuat situasi kian semarak. Ay Sependapat dengan pernyataan dua informan sebelumnya Rukmalati dan Nurmianti, hasil wawancara dengan Rusdiani, menyatakan bahwa: AuMajelis Taklim media atau saluran bagi para Tentunya, rutinitas di Majelis taklim haruslah mengarah pada hal-hal Kegiatan ceramah serta dzikir senantiasa digalang untuk meningkatkan anggota majelis taklim pada khususnya dan untuk para warga pada umumnya. Ust. Syarifuddin. S sering berpesan, penting untuk senantiasa meningkatkan ilmu menebalkan iman kepercayaan kita pada Allah SWT. Apalagi di tengah-tengah dunia modern segala ujian kian banyak mulai semakin bebas, situs-situs porno dan kriminalisasi sosial yang kian Ay Berangkat wawacara tersebut, kita dapat melihat serta menyimpulkan bahwa keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan berguna dalam membina serta mengembangkan ilmu keberagamaan para anggotanya. Tentunya, berkontribusi pada ibu-ibu yang yang tergabung dalam Majelis Taklim Nurul Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA Ikhsan hal-hal baik juga tentu dirasakan oleh keluarga, sanak saudara serta para kerabat. Perubahan-perubahan itu tentunya memberikan perubahan pola-pola baik pada lingkungan sosial Sebagai Media Meningkat Kesadaran Kehidupan Rumah tangga Berangkat dari penggambaran di atas kita dapat melihat bahwa keberadaan Majelis taklim Nurul Ikhsan berorentasi pada upaya peningkatan ilmu-ilmu keberagamaan dan ruang silaturahmi sosial. Selain kedua hal tersebut. Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan juga sebagai media kehidupan rumah tangga. Kontribusi Majelis Taklim Nurul Ikhsan signifikan dalam membentuk pola-pola sosial antara warga. Keberadaan Majelis taklim Nurul Ikhsan semakin kehidupan rumah tangga. Peningkatan kesadaran dan kesejahteraan rumah bimbingan nilai-nilai agama yang diajarkan di Majelis Taklim kemudian kembali diajarkan di rumah tangga masing-masing. Seperti ajaran sholat 5 waktu, aturan menggunakan hijab dan Berkaitan dengan hal tersebut hasil wawancara dengan salah Imiati, menyatakan bahwa: AuSaya di Majelis Taklim diajarkan ilmu-ilmu agama termasuk dengan aturan atau kewajiban shalat 5 waktu Kemudian hal itu kuajarkan kepada anak-anak saya di Syukur alhamdullialah anak-anak saya telah rajin sholat dan menggunakan hijab. Secara pribadi saya merasa terbantu dengan terlibatnya saya dalam Majelis Taklim Nurul Ikhsan. Ay Sependapat dengan pernyataan informan sebelumnya Imiati, hasil wawancara dengan informan lainnya Jintan, menyatakan bahwa: AuKeberadaan Majelis Taklim sangat membantu saya secara pengetahuan agama saya juga kemudian menerapkan nilai-nilai atau ajaran-ajaran tersebut pada keluarga saya. Anak saya yang menggunakan jilbab, senantiasa menghimbau agar menggunakan Syukur alhamdulliah bulan kemarin dia sudah menggunakan Selain itu, suami saya dulu masih bolong-bolong shalatnya. Setelah banyak bercerita dan berdiskusi dengan beliau syukur alhamdulliah sekarang shalatnya tidak bolong-bolong lagi. Ay Berangkat wawancara di atas kita dapat melihat keberadaan Majelis Taklim juga sebagai media peningkatan kesadaran dan kesejahteraan rumah tangga. Nilai-nilai yang kemudian diajarkan pada para ibuibu di Majelis taklim kemudian dikonfersi Himbauan seperti sholat 5 . waktu dan penggunaan jilbab bagi perempuan kemudian menjadi ajaran Keberadaan Majelis Taklim tentunya berkontribusi secara positif perubahan-perubahan progresif dalam lingkungan Rumah tangga Kelurahan Mambi Kecematan Mambi. Peran perangkat-perangkat pemeritah daerah seperti RT dan RW juga berperan secara efektif dalam keseluruhan aktifitas Majelis Taklim. Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA Peran Keberadaan Majelis Taklim Terhadap perubahan Kehidupan Rumah Tangga di Kelurahan Mambi Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa. Keberadaan Majelis dalam era globalisasi sangat penting dan menjadi salah satu benteng terpenting dalam menangkal dampak negatif dari globalisasi itu sendiri. Selain itu juga berfungsi sebagai pembina dan pengembangan agama islam, taman rekreasi rohani, ajang silaturahmi, berkesinambungan antara ulama dan umat manusia serta sebagai media penyampaian gagasan dan ajaran islam yang bermanfaat bagi pembangunan Majelis taklim juga dapat dibina menjadi penyuluhan agama kepada masyarakat, karena sebagian anggota Majelis taklim adalah ibu-ibu yang sangat dekat dengan generasi muda. Majelis taklim merupakan salah satu unit sosial dalam masyarakat yang kemudian memainkan peran pendidikan non-formal dalam masyarakat. Dalam Majelis menanamkan berbagai nilai-nilai agama guna sebagai petunjuk, pembimbing serta pedoman bagi umat muslim dalam kehidupan bermasyarakat. Berbagai meningkatkan kualitas akhlak umat muslim tentunya telah memberikan bentuk-bentuk perubahan yang mengarah pada perubahan positif. Hal itu dapat dijabarkan sebagai berikut: Perubahan Pola Pikir Pola pikir merupakan salah satu aspek yang kemudian memengaruhi pola interaksi seseorang atau individu dalam masyarakat. Perkembangan pola pikir tentunya sangat di pengaruhi oleh berbagai saluran pendidikan yang di dapati oleh seseorang selaku subjek dalam masyarakat. Saluran pendidikan yang tidak mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan dan asas keadilan tentunya akan menjadikan setiap aktor memeroleh pemahaman yang keliru. Disatu sisi, keberadaan saluran pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan tentunya akan menjadi input yang baik pula pada aktor atau individu dalam masyarakat. Perubahan pola pikir adalah salah satu hal yang paling utama yang paling penting jika ingin mengubah kehidupan menjadi lebih baik. Apa pun yang di lakukan untuk mengubah pola hidup tanpa mengubah pola pikir, mengubah bentuk pola pikir bukanlah hal yang bisa anda ubah dengan cara yang instan karena mengubah semua hal yang telah anda percaya dan telah Keberadaan Majelis taklim Nurul Ikhsan selain menjadi media bagi para ibu-ibu dalam meningkatkan pengetahuan keberagamaannya dan telah membentuk serta membangun pola pikir tersendiri bagi setiap Sehubungan Hj. Masrita menyatakan bahwa: Audi Majelis mengubah pola pikir saya, yang sebelumnya saya tidak mengenal betul ajaran agama. Ceramahceramah dan kegiatan sosial dapat mengajarkan saya untuk Ay Perubahan sikap dan cara interaksi sosial Pada dasarnya semua bangsa dan masyarakat di dunia ini senantiasa terlibat dalam proses modernisasi, meskipun kecepatan dan arahnya berbeda-beda. Proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat dalam kehidupan Modernisasi dalam bidang fashion berlangsung sangat cepat bersamaan dengan perkembangan Perubahan-perubahan yang Halaman PERAN KEBERADAAN MAJELIS TAKLIM NURUL IKHSAN MAMBI TERHADAP KEHIDUPAN RUMAH TANGGA DIKELURAHAN MAMBI KECAMATAN MAMBI KABUPATEN MAMASA terjadi dapat merubah sikap masyarakat dalam kehidupan sosial, baik dalam berbusana atau hal lainnya. Berbusana atau berpakaian sesungguhnya bukan sekedar memenuhi kebutuhan biologis untuk melindungi tubuh dari cuaca, akan tetapi berkaitan erat dengan adat istiadat mau pun ajaran agama. Dari hasil wawancara di atas peneliti dapat menyimpulkan bahwa majelis taklim dapat mencegah hal-hal negatif diera modernisasi. Majelis taklim dapat merubah sikap dan cara berpakain ibu-ibu majelis taklim di lingkungan masyarakat menjadi lebih Ini terlihat jelas bahwa Majelis taklim dapat memberikan dampak Simpulan Setelah peneliti menyajikan hasil penelitian dan pembahasan, maka tibalah pada kesimpulan yaitu: Keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan Kelurahan Mambi Kecematan Mambi peran yang cukup signifikan. Hal itu dapat di cermati dalam berbagai aspek serta orentasi Majelis Taklim Adapun yang menjadi arah orentasi Majelis Taklim Nurul Ikhsan seperti: sebagai tempat membina dan mengembakan ilmu serta keyakinan agama, sebagai ruang silaturahmi dan kontak sosial, serta kesadaran dan kesejahteraan rumah Dampak dari keberadaan Majelis Taklim Nurul Ikhsan kemudian memberikan berbagai perubahanperubahan dalam masyarakat itu Dapat dilihat perubahan yang hadir kemudian mengarah pada bentuk perubahan maju (Progre. Adapun yang bentukbentuk perubahan yang terjadi meliputi: perubahan pola pikir, perubahan cara berpakaian dan sikap dalam proses interaksi sosial, adanya rasa solidaritas antar masyarakat dalam membantu orangorang Tentunya, peran ini harus terus dapat dipertahankan dan masyarakat yang berakhlak mulia dan berguna bagi sesama. Daftar Pustaka