Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 Jurnal Inovator homepage: w. id/index/inovator Pengaruh Kekerasan Material Polimer Silicon Rubber Paduan Resin Epoxy Dengan Metode Regresi Aplikasi Bahan Lift Seal Bucket Excavator Afrizala, *. Eko Martono a. Suaipb Program Studi Teknik Mesin. STITEKNAS Jambi. Jl. Lintas Sumatra. Mendalo Darat. Kota Jambi. Jambi 36361 Program Studi Teknik Mesin. STITEKNAS Jambi. Jl. Lintas Sumatra. Mendalo Darat. Kota Jambi. Jambi 36361 INFO ARTIKEL Riwayat Artikel: Diterima 14 September2024 Diterima revisi 20 Desember 2024 Disetujui 20 Desember 2024 Abstract- Excavator seal material but still has shortcomings in use often experiences wear and breakage when the excavator is in use, for that it is necessary to study other natural rubber polymer materials in order to obtain better mechanical properties than the previously studied nitrile rubber material has a hardness value of 75. Silicon rubber polymer mixed with epoxy resin is expected to obtain better mechanical hardness properties than the previous material or at least get the same mechanical properties can be used as an The best hardness value as an excavator bucket Lift seal material is in composition 3 with a mixture ratio of 75% PSR. 20% RE. 5% H with a hardness value of 38 kgf / mm2. Based on the hypothesis analysis above, there is no significant effect between Silicon Rubber Polymer and Epoxy resin on the results of the hardness test strength test. So silicon rubber polymer and epoxy resin both have an effect on the excavator bucket seal product material. The process of making Lift seal materials according to the selection standards for seal and O-ring product materials set by Engineered Seal Products (ESP) for silicon rubber materials, namely 20 - 80 kgf /mm2. Composition of 3 mixture ratios 75% PSR. 20% RE. 5% H hardness value 38 kgf/mm2 Nominated for ESP seal material selection standards. Kata kunci: Silicon Rubber Epoxy Kekerasan Regresi Lift Seal Intisari- Bahan seal excavator tetapi masih terdapat kekurangan dalam pemakaian sering mengalami keausan dan pecah ketika excavator dalam penggunaan, untuk itulah perlu diteliti material polimer natural rubber lainnya agar mendapatkan sifat mekanik yang lebih baik dari material nitrile rubber yang di teliti sebelumnya memiliki nilai kekerasan 75,7 shore. Polimer silicon rubber di campur dengan resin epoxy di harapkan mendapatkan sifat mekanik kekerasan yang lebih baik dari material sebelumnya atau minimal mendapatkan sifat mekanik yang sama bisa di gunakan sebagai alternative. Nilai kekerasan yang paling baik sebagai bahan Lift seal bucket excavator ada pada komposisi 3 dengan perbandingana campuran 75%PSR. 20%RE. dengan nilai kekerasan 38 kgf/mm2. Berdasarkan Analisis hipotesa diatas tidak ada pengaruh yang signifikan antara Polimer Silicon Rubber dan resin Epoxy terhadap hasil pengujian kekuatan uji kekerasan. Jadi polimer silicon rubber dan resin epoxy sama-sama berpengaruh dalam bahan produk seal bucket excavator. Proses pembuatan bahan Lift seal sesuai standard seleksi bahan produk seal dan O-ring yang ditetapkan oleh Engineered Seal Products (ESP) untuk material silicon rubber yaitu 20 Ae 80 kgf/mm2. Komposisi 3 perbandingan campuran 75%PSR. 20%RE. 5%H nilai kekerasan 38 kgf/mm2 Masuk nominasi standar seleksi bahan seal ESP. * Corresponding Author: E-mail: Afrizal111078@gmail. com (Afriza. Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 Pendahuluan Alat berat memiliki peranan penting dalam membantu keterbatasan manusia dalam melakukan pekerjaan. Excavator merupakan alat berat yang menggunakan sistem hidrolik sebagai penggerak utama dimana sistem ini menggerakan berbagai komponen utama seperti bucket, arm, dan boom sehingga excavator dapat melakukan pekerjaan . Salah satu jenis alat berat yang banyak digunakan dalam kegiatan ini adalah excavator. Alat berat yang lebih dikenal dengan nama backhoe ini lebih dikenal sebagai mesin penggali yang biasanya digunakan untuk mengeruk bahan tambang, misalnya batu bara . Excavator memiliki berbagai komponen penting yang mendukung kelancaran operasionalnya, sehingga apabila komponen tersebut mengalami kerusakan maka suatu pekerjaan yang dilakukan tidak akan siap tepat waktu. Industri yang bergerak dibidang pengolahan kayu, pertambangan, pembukaan lahan, perkebunan sawit, pertambangan dan proyek pembuatan jalan dimana sebagian besar dikerjakan dengan menggunakan alat berat. Kebutuhan alat berat khususnya juga semakin meningkat . Perusahaan yang bergerak berusaha untuk dapat memenuhi segala macam kebutuhan pada proyek-proyek tersebut. Salah satu alat berat yang sering digunakan didalam proyek adalah excavator, seperti yang diketahui excavator berperan penting dalam pekerjaan seperti menggali, meratakan tebing, mengangkat barang, dan lainnya . Excavator itu sendiri terdiri dari beberapa komponen utama seperti engine, pump, controll valve, final drive, swing, center joint, boom, arm dan bucket. Bagian dari Excavator yang sering mengalami kerusakan pada lift seal batang hidrolik excavator . Hidrolik selinder bucket excavator merupakan alat yang bekerja untuk menaikkan dan menurunkan bucket, pada selinder bucket terdapat berbagai komponen pendukung untuk melakukan kerja backhoe. Lift seal batang hidrolik bucket excavator terbuat dari bahan karet alam . atural rubbe. sebagai bahan polimer terbarukan menunjukkan sifat-sifat fisik yang baik dan secara meluas digunakan dalam industry . Adapun kelebihan yang dimiliki natural rubber dibanding karet sintetis adalah daya lenting yang baik, ketahanan aus tinggi, tidak mudah panas, daya tahan tinggi terhadap retakan, lebih kuat dan tahan terhadap benturan . Berdasarkan kelebihan material natural rubber sebagai bahan seal excavator tetapi masih terdapat kekurangan dalam pemakaian sering mengalami keausan dan pecah ketika excavator dalam penggunaan, untuk itulah penulis ingin meneliti material polimer natural rubber lainnya agar mendapatkan sifat mekanik yang lebih baik dari material nitrile rubber yang di teliti oleh Kiss Yoga 2022 sebelumnya memiliki nilai kekerasan 75,7 shore . Penulis mencoba membandingkan dengan diambilnya material polimer silicon rubber lainnya di harapkan mendapatkan sifat mekanik kekerasan yang lebih baik dari material sebelumnya atau minimal mendapatkan sifat mekanik yang sama bisa di gunakan sebagai alternative. Bahan Polimer dan Rubber Bahan Polimer terdiri dari beberapa jenis : Plastik Fenolik Plastik Fenolik adalah bahan polimer sintetik pertama yang diperkenalkan ke industri. Resin fenol-formaldehida diawetkan dengan katalis asam yang mengubah cairan menjadi plastik termoset yang dapat diinfus dan sangat terikat silang. Kekerasannya. Rockwell R 110, adalah salah satu yang tertinggi yang ditemukan di semua plastik . Plastik Furane Plastik furane memiliki ketahanan alkali yang baik. Untuk meningkatkan sifat, plastik umumnya diperkuat dengan asbes, karbon, tepung kayu, mika, kertas, silika, kain katun, atau serat kaca. Plastik yang diawetkan memiliki kekakuan dan kekuatan yang baik. Nilai tarik bervariasi dari 4,000-10,000 psi dan kuat tekan dari 10,000-15,000 psi. Kekerasannya adalah Rockwell R 110 yang relatif tinggi untuk plastik. Kekuatan benturannya rendah sekitar 0,5 kaki -lb/inci. Bahan yang diperkuat kuat dan tahan terhadap pukulan dan guncangan sedang . Plastik Poliester Poliester adalah produk kondensasi dari asam basa dan alkohol Laminasi kaca poliester dicirikan oleh bobotnya yang ringan, yaitu 1/3 hingga 1/4 dari baja karbon. Berat jenis berkisar dari 1,3 hingga 2,1 tergantung pada jumlah dan bentuk tulangan. Stabilitas dimensinya bagus. Koefisien ekspansi termal relatif rendah, dan aliran dingin tidak ada. poliester yang diperkuat lebih kuat dari kayu dan mendekati kekuatan baja karbon lunak. Untuk plastik, kekuatan tariknya tinggi, berkisar antara 7. 000 psi. 000 psi adalah Berat-tostrengthratio sangat tinggi. Kekuatan lentur adalah 000 - 60. 000 psi. Plastik Epoksi Plastik diproduksi mereaksikan bisfenolreaktan menghasilkan thermosetting yang memiliki kekuatan tarik tertinggi dari semua plastik bertulang. Laminasi dengan nilai tarik 12. 000 psi, kuat tekan 000 psi dan kekerasan Rockwell M 95 cukup umum . Bahan Rubbers Natural Rubber (NR) Natrural Rubber atau Karet alam yang berasal dari getah yang dikumpulkan dari pohon karet di Ceylon. Malaya. Kalimantan. Sumatra, dan Brasil. Dalam keadaan ini, karet memiliki kekuatan tarik 3000 psi, perpanjangan 800 persen, dan elastisitas yang besar. Sinar matahari dan sinar ultraviolet menyebabkan hilangnya kekuatan tarik. Ketahanan terhadap keausan dan abrasi rendah. Penambahan pengisi penguat seperti karbon hitam sangat mengubah sifat karet alam. Kekuatan tarik 4500 psi dan perpanjangan 600 persen dan kekerasan Shore A bervariasi dari 20 -100 dan tergantung pada jumlah pengisi penguat. Ketahanan terhadap sobek dan potong sangat baik dan lebih unggul dari kebanyakan karet sintetis. Fleksibilitas dipertahankan hingga - 60AF. Temperatur servis yang aman untuk aplikasi berkelanjutan adalah 175AF . , . Neoprene Rubber (CR) Neoprene Rubber adalah karet kimia pertama yang diproduksi di negara ini dalam skala komersial. Sejak tahun 1931, telah banyak digunakan oleh industri. Sebutan pemerintah lama GR-M telah diubah menjadi CR. Ketahanan sobek baik dan ketahanan abrasi sangat baik. Stok CR majemuk cocok untuk aplikasi pada suhu serendah Ae 60 AF. Mereka juga memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap suhu tinggi dalam kisaran 180 Ae 250 AF. Neoprene terkenal karena ketahanannya terhadap kerusakan oleh sinar matahari, sinar ultraviolet, ozon, dan oksidasi. Setelah terpapar 100-150 ppm ozon selama 3 jam, tidak menunjukkan tanda-tanda retak atau rusak . , . Styrene Rubber (SBR) Styrene Rubber (SBR) adalah kopolimer butadiena dan stirena. Meningkatkan kandungan styrene kekuatan tarik, kekerasan, dan sifat lentur, meningkatkan ketahanan abrasi, dan memastikan sifat listrik yang baik dan penyerapan air yang rendah. Ada banyak kopolimer SBR di pasaran. mereka dapat diklasifikasikan sebagai tipe panas, dan tipe diperpanjang minyak dingin . , . Nitrile Rubber (NBR) Nitrile Rubber memiliki nilai tarik setinggi 2500 psi mencampur dengan resin fenolik, nilai hingga 5000 psi dapat dicapai. Perpanjangan dan kekerasan tergantung pada pencampuran, dan bervariasi dari pemanjangan 400-650 persen dan kekerasan Shore A 40 - 90. Karet nitril memiliki karakteristik set yang baik bersama dengan ketahanan terhadap aliran dingin. Ketahanan sobek hanya adil sedangkan ketahanan abrasinya bagus. Karet dapat digunakan sebentar-sebentar menggabungkan untuk alam pada 300 AF memberikan karet dan terus menerus baik tetapi plasticizer fleksibilitas khusus pada 250 AF . , . Bahan Seal Nitrile Rubber karet nitril adalah karet hitam yang mampu nitril harus digunakan divulkanisir sebagai pengisi dengan untuk mencapai kandungan lonitril yang baik, sifat-sifat di vulkanisir dapat diubah. Dengan peracikan nilai tarik setinggi 2500 psi yang ISSN 2615-5052 (Onlin. Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 diperoleh dengan mencampur bahan resin fenolik dengan nilai hingga 5000 psi. Perpanjangan dan kekerasan tergantung pada peracikan dan pencampuran, dan bervariasi dari pemanjangan 400 - 650 persen dan kekerasan Shore A 40 Ae 90 . Lift Seal Excavator Hitachi Zx 110 O-ring dan Seal O-ring. Seal berfungsi sebagai media yang mengalami kontak langsung dengan dinding silinder. O-ring dan Seal merupakan perantara antara dinding silinder dengan piston hidrolik Lipt Seal. Lift Seal . li sea. terlihat pada Gamabr 1 digunakan sebagai penyekat atau perapatan . berdasarkan perbedaan ukuran antara oli seal dengan diameter batang piston. Seal karet/rubber bisa dibuat dengan bahan karet alami atau sintesis. Pemilihan bahannya dilakukan dengan penuh ketelitian dan tidak boleh asal-asalan, karena harus menyesuaikan dengan ketahanan serta Termasuk mempertimbangkan beberapa faktor seperti tekanan yang akan dilewati oleh seal, serta bagaimana kondisi lingkungan di industri tersebut. Pembuatan seal juga membutuhkan mesin khusus, dengan mengetahui kesesuaian dari cairan maupun jenis gas yang nantinya akan bersinggungan dengan rubber. Bahan yang digunakan untuk seal harus dipastikan bisa bertahan dari gesekan atau zat kimia tertentu. Seal karet memiliki fungsi penting untuk mencegah terjadinya kebocoran pada kran air, valve, atau mesin industri lainnya. Ada berbagai macam seal karet yang memiliki fungsi berbeda-beda. Seal karet dibedakan menjadi beberapa jenis, mulai dari O-ring. Gasket. Lip Seal, serta Duo Cone Seal. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. n O-ring: Tekstur seal ini lunak dan berbentuk menyerupai Biasanya dapat Anda jumpai pada celah tabung gas. n Gasket: Jenis seal yang digunakan pada benda-benda yang tidak bergerak. Gambar 1. Lift Seal . OAeRing. OAeRing adalah bentuk cincin yang sangat lunak yang terbuat dari bahan alami atau karet synthetic atau plastik. Dalam pemakaiannya O-ring terlihat pada Gambar 2 biasanya dikompres antara dua permukaan sebagai seal. O-ring sering digunakan sebagai static seal yang fungsinya sama dengan gasket. n Lift Seal: Seal ini biasanya digunakan pada alat pengakut berat. n Duo Cone Seal: Seal ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran pada oli motor, sehingga umum dijumpai pada motor. Metodologi Pengujian Kekerasan dan Alat Uji Durometer Gambar 2. OAeRing . Ring wear. Ring wear terlihat pada Gambar 3 berfungsi untuk memperkecil kebocoran cairan yang melewati bagian piston Rod maupun bagian belakang piston Rod , dengan cara memperkecil celah antara casing dengan impeller Gambar 3 Ring Wear . Kekerasan adalah kemampuan suatu material untuk menahan deformasi pada permukaannya. Mengukur kekerasan memiliki sejumlah manfaat dalam membandingkan bahan dan memberikan kontrol kualitas dalam proses manufaktur dan pengerasan. Pengujian kekerasan pada berbagai jenis material: Logam dan Paduan. Keramik. Elastomer. Polimer dan plastic. Film. Batuan dan mineral. Pengujian kekerasan mengukur ketahanan suatu material terhadap deformasi permanen pada permukaannya, dengan menekan material yang lebih keras ke dalamnyaPengujian kekerasan dilakukan dengan menekan instrumen keras yang terstandarisasi ke dalam material yang sedang diuji. Instrumen tersebut, yang disebut indentor, ditekan ke dalam sampel untuk jangka waktu tertentu . eberapa deti. , dan dengan beban . tertentu di Ketika indentor ditekan ke dalam material, permukaan material akan berubah bentuk dalam jumlah yang dapat diukur. Deformasi ini kemudian diukur, dan pengukuran tersebut digunakan untuk menetapkan nilai kekerasan material sesuai dengan skala spesifik pengujian . Duromemeter terlihat pada Gambar 4, alat yang digunakan mengukur kekerasan suatu bahan, biasanya yang terbuat dari Polimer. Elastomer dan juga Karet. 4 Seal Karet Rubber Dan Proses Pembuatan di Industri Salah satu material yang sangat penting di bidang industri adalah seal karet/rubber. Seal karet memiliki banyak fungsi dalam keberlangsungan Misalnya menjaga alat industri agar tidak bocor. Seal pada spare part dari alat konstruksi, otomotif, atau industri lainnya. Bahan umum yang digunakan seal karet/rubber, yaitu karet alami dan karet sintetis. Karet sintetis yang umum digunakan seperti neoprene, nitrile. EPDM, silicon, viton, styrene butadiene, butadiene acrylonitrile, ethylene propylene, butyl dan Hypalon. Pembuatannya tergantung jenis cairan yang akan dilewai oleh rubber, sehingga harus menyesuaikan dengan kondisi kerja. Berikut ini adalah beberapa hal yang dipertimbangkan untuk menentukan bahan baku pada seal karet: n Kondisi atau suhu lingkungan ketika rubber digunakan. n Tekanan yang ditimbulkan saat proses berjalan. n Ketahanan dan fungsi pada karet seal. n Jenis bahan baku harus sesuai dengan suasana mesin dan kondisinya ketika rubber dijalankan. Gambar 4. Alat Uji Durometer Durometer dilengkapi jarum dibagian bawah untuk pengukuran kerasnya karet ditandai dengan adanya perlawanan penetrasi jarum kedalam bahan uji dibawah beban pegas kemudian kekuatan penetrasi itu dijabarkan dalam angka yang tertera pada layar LCD Durometer. Durometer memiliki dua skala yaitu : skala A dan skala D. Skala A adalah skala yang digunakan untuk bahan plastic lembut, sedangkan skala D adalah skala yang digunakan untuk bahan lebih keras. Durometer Tipe A (Durometer Shore A) digunakan sebagai alat ukur kekerasan pada bahan karet seperti Natural Rubber . aret ala. Neoprene Rubber . aret kimi. Styrene Rubber . aret sintesi. Nitrile Rubber (Karet Nitri. ISSN 2615-5052 (Onlin. Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 Analisis Regresi Tabel 2. Tabel Regresi Analisis hubungan adalah bentuk analisis variable . penelitian untuk mengetahui derajat atau kekuatan hubungan , bentuk dan arah hubungan diantara variable-variabel, dan besarnya pengaruh variable yang satu . ariable bebas, variable independe. terhadap variable lain nya . ariabel terikat, variabel independe. Teknik statistic yang digunakan dalam analisis hubungan meliputi analisis korelasi . oefisien korelas. , koefisien penentu atau koefisien determinasi dan analisis regresi . ersamaan regresi linie. , baik untuk hubungan yang melibatkan hanya dua variabel maupun hubungan yang melibatkan lebih dari dua variabel serta uji statistic nya masing-masing . Teknik statistik yang sering digunakan dalam analisis hubungan adalah analisis regresi. Regresi merupakan teknik statistic . lat analisi. hubungan yang digunakan untuk memperkirakan nilai dari satu variable dalam hubungan nya dengan variable yang lain melalaui persamaan garis Untuk hubungan yang melibatkan lebih dari dua variable digunakan adalah koefisien korelasi berganda, koefisien korelasi parsial, koefisien penentu berganda oleh karena itu teknik statistic yang akan dibahas khusus analisis regresi linier yaitu analisis regresi linier berganda. Regresi Linier Berganda adalah Regresi linier dimana sebuah variable terikat (Variabel Y) dihubungkan dua atau lebih variable bebas (Variabel X). secara Umum , bentuk persamaan Regresinya adalah( yang diberikan hanya melibatkan tiga variable. Untuk data pengamatan disusun dalam Tabel 1. Tabel 1. Tabel Regresi Linier Berganda ycU1 ycU12 ycU22 PSR (%) (%) (%) Hasil dan Pembahasan Tabel 3. Hasil Pengujian Kekerasan Komposisi ycU1 ycU2 ycU1 ycU Peng Variable Titik Uji ycU2 ycU Ke- Kiri Tengah Kanan Rata Nilai Ae rata Kekerasan . gf/mmA) Oc 85%PSR. 10%RE. yca1 = ( Oc ycu. (Oc ycu1 y. Oe(Oc ycu2 y. (Oc ycu1 ycu. (Oc ycu. (Oc ycu. Oe (Oc ycu1 ycu2 )2 27,83 27,83 80%PSR. 15%RE. yca2 = ( Oc ycu. (Oc ycu2 y. Oe(Oc ycu1 y. (Oc ycu1ycu. (Oc ycu. (Oc ycu. Oe (Oc ycu1 ycu2 )2 75%PSR. 20%RE. yca = Oc ycUOe yca1 Oc ycU1 Oe yca2 Oc ycU2 ycUI = OcycU OcycU ycUI1 = ycu 1 OcycU ycUI2 = ycu 2 Oc ycu1 2 = Oc ycU1 Oe ycu. ycUI1 Oc ycu2 2 = Oc ycU2 2 Oe ycu. ycUI2 Oc ycu1 yc = Oc ycU1 ycU Oe ycu. ycUI1 ycUI Oc ycu2 yc = Oc ycU2 ycU Oe ycu. ycUI2. ycUI Oc yc 2 = Oc ycU 2 Oe ycu. ycUI 2 Oc ycu1 ycu2 = Oc ycU1 ycU2 Oe ycu. ycUI1 ycU2 Persamaan regresi linier bergandanya: ISSN 2615-5052 (Onlin. Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 ya1 : Ada pengaruh pengaruh Polimer Silicon Rubber dan Resin Tabel 4. Rata-Rata Uji Kekerasan Komposisi Pengujian Perbandingan campuran Ke- Epoxy terhadap Uji kekerasan Nilai Uji Rata-rata nilai uji Taraf nyata (O. dan F table . gf/mmA) Taraf nyata (O. = 5% . gf/mmA) Nilai F table dengan derajat bebas. Komposisi 85%PSR. 10%RE. yc1 = yco Oe 1 = 3 Oe 1 = 2 22,27 yc2 = ycu Oe yco = 9 Oe 3 = 6 ya0,05. 6 = 5,14 ( lihat table F pada lampira. Kriteria pengujian 27,83 ya0 diterima . a1 ditola. apabila ya0 O 5,14 ya0 ditolak . a1 diterim. apabila ya0 > 5,14 75%PSR. 20%RE. 28,04 Komposisi Komposisi 80%PSR. 15%RE. Nilai uji statistik ycI = Oo 1 yca Oc ycu1yc yca2 Oc ycu2 yc Oc yc2 =Oo (Oe15,. (Oe2,. (Oe0,. 381,86 Tabel 5. Hasil Uji Kekerasan . gf/mm ) ycU1 0,85 0,10 0,85 0,10 0,85 0,10 = Oo ya0 = ycI2 . cuOeycoOe. OeycI2 ) 0,80 0,15 0,80 0,15 0,80 0,15 27,83 0,75 0,20 0,75 0,20 0,75 0,20 36,97 Oe 0,418 = Oo0,096 = 0,31 381,86 . Oe2Oe. 2 ( 1Oe. 2 ) . = 0,32 Maka didapat: ya0 = 0,32 < ya0,05. 6 = 5,14 Karena F-Hitung kecil dari F-tabel maka ya0 diterima Simpulan Hasil pengujian kekuatan uji kekerasan dengan komposisi Polimer Silicon Rubber Paduan Resin Epoxy dapat disimpulkan sebagai berikut: Tabel 6. Data Hasil Pengujian Uji Kekerasan Oc 0,85 0,85 0,85 0,80 0,80 0,80 0,75 0,75 0,75 0,10 0,10 0,10 0,15 0,15 0,15 0,20 0,20 0,20 1,35 27,83 264,93 ycU1 2 0,7225 0,7225 0,7225 0,6400 0,6400 0,6400 0,5625 0,5625 0,5625 5,775 ycU2 2 0,01 497,29 0,01 506,25 0,01 0,02 0,02 745,29 0,02 774,51 0,04 1421,29 0,04 1466,89 0,04 0,21 8180,52 Kekerasan rata-rata material dari tiga komposisi 1 perbandingan ycU1 ycU 18,955 19,125 21,84 22,26 28,28 28,73 209,59 ycU2 ycU 2,23 2,25 2,20 4,35 4,09 4,17 7,54 7,66 7,60 42,09 ycU1 ycU2 0,085 0,085 0,085 0,12 0,12 0,12 0,15 0,15 0,15 1,065 Persamaan Regresi Linier Bergandanya: ycU = yca yca1 ycU1 yca2 ycU2 85%PSR. 10%RE. 22,27 kgf/mm2. Komposisi 2 dengan perbandingan campuran 80% PSR. 10%RE. 5%H nilai kekerasan 28,04 kgf/mm2 dan Komposisi 3 perbandingan campuran 75%PSR. 20%RE. 5%H nilai kekerasan 38 kgf/mm2. Nilai kekerasan yang paling baik sebagai bahan Lift seal bucket excavator ada komposisi 3 dengan perbandingana campuran 75%PSR. 20%RE. 5%H dengan nilai kekerasan 38 kgf/mm2. Pengaruh menggunakan analisa regresi linier berganda, pengujian uji ycU = 41,96 Oe 15,73 ycU1 Oe 0,178 ycU2 Formulasi Hipotesis ya0 : Tidak ada pengaruh polimer silicon rubber dan resin epoxy terhadap Uji kekerasan kekerasan didapat lah Arah hubungan dan koefisien regresi sebagai berikut: Variabel ycU1 (Polimer Silicon Rubbe. sebesar 15,73 Tanda bAo-Ao berarti hubungan antara kekuatan uji kekerasan dan Polimer Silikon Rubber adalah negatif atau setiap kenaikan ISSN 2615-5052 (Onlin. Jurnal Inovator. Vol. No. 84Ae89 Polimer sebesar 1% maka kekuatan uji kekerasan akan menurun sebesar 15,73 kgf/mm . Variabel ycU2 (Resin Epox. sebesar 0,178 kgf/mm2. Tanda bAy-Ay berarti hubungan antara kekuatan uji kekerasan dan resin adalah negatif atau setiap kenaikan resin sebesar 1% maka kekuatan uji kekerasan akan Menurun sebesar 0,178 kgf/mm2. Berdasarkan analisis hipotesa diatas tidak ada pengaruh yang signifikan antara Polimer Silicon Rubber dan resin Epoxy terhadap hasil pengujian kekuatan uji kekerasan. Jadi polimer silicon rubber dan resin epoxy sama-sama berpengaruh . Jenni Ria R. ,MSi. AuDiktat Material TeknikAy 2002. PT. Volvo. Buku Panduan Operator EC200D. Ref No: 20052964 Ae B. Riki Effendi. Harmanung Adi Susilo. Muhammad Al Haramain,AyPerancangan Selinder Hidrolik Pada Mesin Molding Karet Dengan Kapasitas 25 TonAy 2007. Rusmiyatno. Fandhy. Pengaruh Fraksi Volume Serat Terhadap Kekuatan Tarik Dan Kekuatan Bending Komposit Nylon/Epoxy Resin Serat Pendek Random. Skripsi. Semarang. Indonesia: Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Xometry 2023. Https: //w. Xometry com. Resources Materials. dalam bahan produk seal bucket excavator. Proses pembuatan bahan Lift seal sesuai standard seleksi bahan produk seal dan O-ring yang ditetapkan oleh Engineered Seal Products (ESP) untuk material silicon rubber yaitu 20 Ae 80 kgf/mm2. Komposisi 75%PSR. 20%RE. 5%H nilai kekerasan 38 kgf/mm2 Masuk nominasi standar seleksi bahan seal ESP. Referensi