Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI NILAI PERUSAHAAN DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI MODERASI Nadya Wijaya* dan Sofia Prima Dewi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara Jakarta *Email: nadiawijaya22@gmail. Abstract: This study aims to find out how the role of company size, profitability, leverage, and liquidity has on company value by using social responsibility as a moderating variable in the consumption sector of non-primary goods listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019-2021. The sample was selected by purposive sampling method and there are 17 companies with valid data. The data processing technique uses moderation regression analysis (MRA) assisted by the Eviews 12. 0 program and Microsoft Excel The results of this study indicate that company size does not have a negative effect on firm value, profitability and social responsibility have a positive effect on firm value, leverage and liquidity do not have a positive effect on firm value. Social responsibility can affect the effect of firm size on firm value, social responsibility cannot affect the effect of liquidity on firm value. Keywords: Firm Value. Profitability. Liquidity. Leverage. Corporate Social Responsibility Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan menggunakan tanggungjawab sosial sebagai variabel moderasi pada sektor konsumsi barang non primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2021. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling dan data yang valid ada 17 perusahaan. Teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi moderasi (MRA) yang dibantu oleh program Eviews 12. 0 dan Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, profitabilitas dan tanggungjawab sosial berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, leverage dan likuiditas tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Tanggungjawab sosial dapat memengaruhi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan, tanggungjawab sosial tidak dapat memengaruhi pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: Nilai Perusahaan. Profitabilitas. Likuiditas. Leverage. Corporate Social Responsibility Pendahuluan Era pandemi Covid-19 membuat dunia ekonomi dan bisnis mengalami banyak perubahan baik ke arah yang positif maupun negatif. Perusahaan cenderung melakukan Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. inovasi-inovasi baru dalam perusahaannya agar menarik minat pembeli dan juga Menurut Widiawati dan Linawati . mendapatkan laba yang tinggi dari kegiatan operasi perusahaan merupakan tujuan utama dari berdirinya suatu perusahaan, yang mana penjualan yang tinggi menghasilkan laba yang tinggi pula. Maka dari itu perusahaan harus memproduksi lebih banyak lagi, sedangkan dalam memproduksi barang tersebut diperlukan dana yang besar. Dana yang dibutuhkan bisa didapatkan melalui banyak cara salah satunya adalah melalui investor. Bagi perusahaan, investor merupakan salah satu pihak yang penting, sehingga untuk menarik investor pihak perusahaan sangat berupaya sebaik mungkin. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menarik investor adalah dengan meningkatkan nilai perusahaan. Menurut Apriyani dan Sutjahyani . nilai perusahaan adalah prospek yang dimiliki perusahaan berdasarkan penilaian pasar yang terlihat dari peningkatan harga Tentu saja investor tidak cuma-cuma dalam menanamkan modal. Pihak investor mengharapkan return yang baik ketika menginvestasikan dananya. Menurut Butar. Fachrudin, dan Silalahi . nilai perusahaan yang diukur dengan Price to Book Value (PBV) mencerminkan bahwa dengan semakin tingginya Price to Book Value (PBV) maka berarti pasar percaya pada prospek perusahaan. Radja dan Artini . melakukan penelitian mengenai pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage terhadap nilai perusahaan di sektor consumer goods di Indonesia pada tahun 2017-2019. Hasil dari peneltian tersebut menunjukan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage dipengaruhi secara positif terhadap nilai perusahaan. Banyak penelitian yang sudah dilakukan namun masih banyak hasil penelitian menunjukan ketidakkonsistenan atau banyaknya terjadi kesenjangan . esearch ga. , sehingga peneliti meneliti kembali untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Radja dan Artini . , namun terdapat perbedaan yang dicerminkan dengan adanya penambahan variabel likuiditas dan corporate social responsibility. Alasan peneliti menambahkan likuiditas sebagai faktor yang memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan adalah karena likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk melunasi utang jangka pendeknya. Likuiditas merupakan salah satu faktor yang memengaruhi harga saham menjadi tinggi atau mengalami penurunan sehingga bisa memengaruhi nilai perusahaan. Selanjutnya penambahan tanggungjawab sosial sebagai faktor moderasi adalah seiring dengan perkembangan teknologi khususnya di bidang social media, perusahaan dapat mempromosikan aktivitasnya dengan social media sehingga hal tersebut dapat menarik investor dan seiring dengan berkembangnya perusahaan juga akan menjadi pusat perhatian masyarakat sehingga perusahaan wajib melaporkan tanggungjawab sosialnya untuk membentuk citra yang baik di mata masyarakat. Kajian Teori Signalling Theory. Brigham dan Houston . 9: . mendefinisikan signalling theory sebagai sebuah tindakan yang diambil oleh manajemen perusahaan untuk memberi sinyal atau petunjuk kepada para investor mengenai bagaimana manajemen memandang prospek keuangan kedepannya. Setelah menerima informasi yang diberikan oleh pihak manajemen dalam bentuk laporan keuangan maka akan dilakukan interpretasi dan analisis informasi yang diterima, sehingga informasi yang diberikan dapat diputuskan sebagai kabar baik atau buruk (Radja dan Artini, 2. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. Agency Theory. Definisi agency theory yang dikemukakan oleh Jensen dan Meckling . menjelaskan bahwa hubungan dimana principal dalam hal ini stakeholder atau pemilik memperkerjakan agent . untuk melakukan berbagai wewenang maupun aktivitas atas nama principal, serta mendelegasikan beberapa wewenang dalam pengambilan keputusan kepada agent . Pemilik menyediakan berbagai fasilitas dan dana kepada manajemen untuk mengelola Namun, informasi yang didapatkan oleh pemilik . dan manajemen . dapat berbeda, ini biasa disebut asymmetric information. Perbedaan pendapat antara pihak pemilik . dan manajemen . dapat menimbulkan conflict of interest, hal ini dikarenakan adanya perbedaan kepentingan antara masingmasing pihak. Nilai Perusahaan. Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu setelah beberapa tahun melakukan kegiatan operasional, sehingga mencapai sesuatu yang dicerminkan oleh perusahaan dengan mendapatkan kepercayaan publik (Radja dan Artini, 2. Menurut Apriyani dan Sutjahyani . nilai perusahaan adalah prospek baik yang akan muncul di masa yang akan datang yang dapat dinilai berdasarkan meningkatnya harga saham. Perusahaan yang bernilai tinggi tentu saja kemakmuran para pemegang sahamnya pun Menurut Karina dan Evendi . nilai perusahaan adalah aset yang dijual berdasarkan nilai aktual dari perlembah saham. Ukuran Perusahaan. Ukuran perusahaan adalah mengelompokkan beberapa kelompok perusahaan, baik perusahaan besar, menengah, maupun kecil (Radja dan Artini, 2. Menurut Sandi dan Andayani . ukuran perusahaan merupakan pengklasisfikasian skala besar baik besar maupun kecilnya sebuah perusahaan. Tassia dan Fidiana . mendefinisikan ukuran perusahaan merupakan total aset yang digunakan perusahaan untuk melakukan kegiatan operasinya. Profitabilitas. Profitabilitas adalah laba yang dihasilkan oleh suatu selama dalam kurun waktu tertentu pada tingkat penjualan, aset, modal saham (Safitri et al. , 2. Menurut Meivinia . profitabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan memperoleh laba dalam hubungannya dengan penjualan, total aktiva, maupun modal Widiawati dan Linawati . medefinisikan profitabilitas sebagai kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau ukuran efektivitas pengelolaan manajemen perusahaan. Leverage. Leverage adalah sejauhmana perusahaan menggunakan pembiayaan utang (Radja dan Artini, 2. Menurut Yudha et al. leverage adalah pengukuran sejauhmana perusahaan dibiayai dengan hutang serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya secara finansial baik jangka Panjang maupun pendek. Atmaja dan Astika . mendefinidisikan leverage merupakan pengukuran besarnya aset yang dibiayai dengan hutang. Likuiditas. Likuditas merupakan kemampuan finansial perusahaan membayar tagihannya secara tepat waktu (Titman et al. , 2. Menurut Safitri et al. likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk menjual aset guna mendapatkan kas pada waktu yang singkat. Sandi dan Andayani . mendefinisikan likuiditas sebagai kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Corporate Social Responsibility. Corporate Social Responsibility adalah komitmen yang dilakukan perusahaan sebagai bentuk kontribusinya dalam hal kerberlanjutan perkembangan ekonomi dengan memperhatikan corporate social responsibility. (Yudha et al. , 2. Menurut Widiawati dan Linawati . corporate social responsibility Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. adalah peningkatan kualitas hidup dimulai dari karyawan dan keluarga, lalu berkembang ke masyarakat sekitar dan masyarakat luas yang merupakan pertimbangan etis dan berarah dalam peningkatan ekonomi. Sandi dan Andayani . mendefinisikan corporate sosial responsibility sebagai tanggung jawab dari dampak kegiatan operasionalnya sehingga perusahaan wajib melestarikan dan menjaga lingkungan sekitar tempah perusahaan tersebut beroperasi. Kaitan Antara Variabel Ukuran Perusahaan dan Nilai Perusahaan. Penelitian Sandi dan Andayani . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh ukuran perusahaan. Perusahaan dengan aset yang banyak cenderung akan mudah dalam mengembangkan perusahaan dan juga menarik investor untuk menanamkan sahamnya sehingga nilai perusahaan dapat meningkat. Penelitian Susanti dan Resdiana . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara negatif oleh ukuran perusahaan. Perusahaan besar akan menyebabkan kurangnya efisiensi pengawasan dalam kegiatan operasional dan strategi oleh jajaran manajemen, investor akan mempertimbangkan untuk menanamkan modal di perusahaan sehingga dapat mengurangi nilai perusahaan. Penelitan Jaya . menunjukkan nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh ukuran perusahaan. Perusahaan besar belum tentu memiliki akses ke pasar modal, dan cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan serta kebijakan, dikarenakan setiap informasi yang disampaikan memiliki pengaruh terhadap respon pasar. Investor tidak melihat ukuran perusahaan dalam pengambilan keputusan. Profitabilitas dan Nilai Perusahaan. Penelitian Radja dan Artini . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh profitabilitas. Nilai perusahaan dapat tercermin dalam harga saham sehingga laba yang dihasilkan oleh perusahaan menunjukan seberapa meningkatnya nilai perusahaan. Penelitian Meivinia . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara negatif oleh profitabilitas. Perusahaan dengan profitabilitas yang tinggi cenderung akan memperioritaskan labanya untuk retained earnings, bukan untuk dibagikan dalam deviden. Investor beranggapan bahwa perusahaan tidak melakukan usaha yang maksimal dalam mensejahterakan para investor, sehingga nilai perusahaan turun. Penelitian Sukawardini dan Ardiansari . menunjukkan nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh profitabilitas. Investor cenderung melihat pergerakan kondisi pasar pada saat membeli atau menjual saham. Tingkat profitabilitas yang tinggi tidak menjamin bahwa nilai perusahaan akan meningkat pula. Leverage dan Nilai Perusahaan. Penelitian Atmaja dan Astika . menunjukkan nilai perusahan dipengaruhi secara positif oleh leverage. Perusahaan dapat menggunakan hutang untuk kebutuhan operasionalnya yang nantinya kan menghasilkan Jika laba meningkat maka nilai perusahaan akan naik. Penelitian Lukman et al. menunjukkan hasil nilai perusahaan dipengaruhi secara negatif oleh leverage. Hutang yang tinggi menyebabkan risiko meningkat, hal tersebut membuat investor semakin ragu untuk menanamkan modalnya, sehingga nilai perusahaan menjadi turun. Penelitian Tassia dan Fidiana . menunjukkan hasil nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh leverage. Investor memiliki prefensi dan penilaian berbeda terkait risiko dan nilai perusahaan. Investor lebih memperhatikan faktor lainnya seperti pertibuhan, keuntungan, dll daripada tingkat hutangnya. Likuiditas dan Nilai Perusahaan. Penelitian Safitri et al. menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh likuiditas. Investor cenderung Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. menginvestasikan modal mereka berdasarkan current ratio dengan tujuan dapat meningkatkan return saham yang diharapkan. Semakin likuid suatu perusahaan, semakin tinggi tingkat kepercayaan investor dalam memberikan investasi sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian Sukamawardini dan Ardiansari . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi secara negatif oleh likuiditas. Tingginya likuiditas menunjukkan bahwa aset/idle cash tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga likuiditas yang tinggi justru menurunkan nilai perusahaan. Penelitian Afinindy et al. menunjukkan nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh likuditas. Likuiditas hanya menunjukkan masalah kemampuan perusahaan membayar hutang jangka pendek, tetapi tidak berarti bahwa nilai perusahaan akan berkurang, karena terdapat aset menganggur yang tidak digunakan oleh manajamen. Investor tidak melihat likuiditas dalam menentukan keputusan investasi Corporate Social Responsibility dan Nilai Perusahaan. Penelitian Chabachib et al. menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi positif terhadap corporate social Perusahaan yang melakukan pengungkapan akan memberikan dampak pada reputasi dan pandangan terhadap masyarakat dan investor, sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian Apriyani dan Sutjahyani . menunjukkan nilai perusahaan dipengaruhi negatif terhadap corporate social Perusahaan belum mengkomunikasikan secara tepat sehingga belum bisa dilihat sebagai sesuatu yang penting dan biaya yang timbul adanya CSR dianggap sebagai beban yang mengurangi laba sehingga apabila CSR tinggi maka nilai perusahaan menurun. Penelitian Atmaja dan Astika . menunjukkan nilai perusahaan tidak dipengaruhi oleh corporate social responsibility. Perusahaan hanya berfokus pada faktor keuangan dan kurang perhatian pada faktor non keuangan sehingga tidak memengaruhi nilai perusahaan. Ukuran Perusahaan dan Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Moderasi. Penelitian Karina dan Evendi . menunjukkan corporate social responsibility dapat memoderasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan yang besar dapat memperoleh pendanaan yang lebih mudah maka kewajiban untuk melakukan CSR Juga semakin besar dan dapat meningkatkan nilai perusahaan karena dapat membangun citra positif untuk perusahaan. Penelitan Sandi dan Andayani . menunjukkan corporate social responsibility tidak dapat memoderasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai Perusahaan belum mengkomunikasikan CSR secara efektif dan tepat sehingga pihak yang berkepentingan tidak menangkap sesuatu hal tersebut sebagai hal yang penting. Likuiditas dan Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Moderasi. Penelitian Imaama et al. menunjukkan corporate social responsibility dapat memoderasi pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan. Likuiditas yang tinggi mengindikasikan bahwa perusahaan dapat melakukan CSR karena CSR membutuhkan dana yang besar dan dapat dijadikan sinyal oleh kreditur bahwa perusahaan dapat mengelola dana dengan baik sehingga meningkatkan kepercayaan dari kreditur hal tersebut membuat nilai perusahaan jadi meningkat. Penelitian Safitri et al. menunjukkan corporate social responsibility tidak dapat memoderasi likuiditas terhadap nilai perusahaan. Likuiditas akan berpengaruh terhadap pelaporan CSR perusahaan, karena terdapat UU tentang tanggungjawab sosial yang mana perusahaan wajib untuk melakukan pelaporan. Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. Pengembangan Hipotesis Semakin banyak aset yang dimiliki suatu perusahaan maka tingkat kepercayaan investor akan semakin tinggi. Semakin banyak investor menanamkan modal maka di perusahaan akan meningkatkan nilai perusahaan. Maka hipotesis yang terbentuk Ha1: Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Semakin tinggi profitabilitas perusahaan maka semakin besar dividen yang akan dibagikan kepada investor. Semakin besar dividen yang dibagikan maka nilai perusahaan akan naik. Maka hipotesis yang terbentuk Ha2: Profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penggunaan utang digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan, yang nantinya akan dapat menghasilkan laba yang maksimal sehingga nilai perusahaan dapat meningkat. Maka disusunlah hipotesis Ha3: Leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Semakin likuid suatu perusahaan artinya perusahaan tersebut mampu untuk membayar hutang-hutangnya dan investor melihat hal itu sebagai sinyal positif yang akan menaikan nilai perusahaan. Maka disusunlah hipotesis Ha4: Likuiditas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Investor memiliki pandangan bahwa perusahaan dapat bertanggungjawab atas lingkungannya sehingga menambah citra baik dari investor ke perusahaan. Investor banyak menanmkan modalnya pada suatu perusahaan maka akan menaikan nilai Maka disusunlah hipotesis Ha5: Corporate social responsibility berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan yang besar tentu saja akan mengungkapkan tanggungjawab sosial yang banyak. Pengungkapan CSR tentu saja dapat meningkatkan nilai perusahaan, karena kontribusi langsung yang dilakukan oleh perusahaan dianggap sebagai sinyal positif oleh investor. Maka disusunlah hipotesis Ha6: Corporate social responsibility dapat memoderasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Likuidittas yang tinggi mengindikasikan perusahaan mampu melakukan CSR. CSR merupakan salah satu sarana untuk mendapatkan citra yang baik di mata investor maupun masyarakat sehingga meningkatkan nilai perusahaan. Maka disusunlah hipotesis Ha 7: Corporate social responsibility dapat memoderasi pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini seperti digambarkan di bawah ini. Ukuran Perusahaan Profitabilitas Leverage Likuiditas Ha1 ( ) Ha ()(((( ) 2 ( ) (( ) ()(((( ) Nilai Perusahaan Ha(( ) 3 ( ) ()(((( ) (( )4 ( ) ()(((( Ha5 ( ) Ha6 ( ) Ha7 ( ) ) (( ) ()(((( ) ()(((( ()(((( (( ) Tanggungjawab Sosial ) (( ) ) (( ) Gambar 1. Gambar 1. Kerangka Pemikiran Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. Metodologi Metodologi penelitian ini alalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih sampel. Metode ini digunakan untuk memperoleh sampel penelitian sesuai dengan kriteria . Perusahaan tidak mengalami defisiensi modal selama tahun 2019-2021. Perusahaan mengungkapkan corporate responsibility report pada laporan tahunan selama tahun Sampel pada penelitian ini berjumlah 23 perusahaan sekor barang konsumsen primer periode 2019-2021. Variabel operasional dan pengukuran yang digunakan pada penelitian ini ditunjukan pada Tabel 1. Variabel Nilai Perusahaan Ukuran Perusahaan Tabel 1. Variabel Operasional Dan Pengukuran Ukuran Skala Sumber Rasio PBV= SIZE= Ln . otal asset. Radja dan Artini . Nominal Radja dan Artini . Profitabilitas ROA= Rasio Leverage DAR= Rasio Likuiditas Corporate Social Responsibility CR= CSR = Rasio Rasio Radja dan Artini . Radja dan Artini . Radja dan Artini . Sandi dan Andayani . Hasil Uji Statistik dan Kesimpulan Uji asumsi klasik dilakukan sebelum melakukan uji hipotesis. Uji asumsi klasik yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji Uji normalitas menggunakan nilai Jarque-Bera (JB) untuk melihat apakah model regresi terdistribusi normal atau tidak. Data akan dianggap normal apabila probabilitas Jarque-Bera > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai probabilitas Jarque-Bera adalah 0,770916 > atau 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data penelitian terdistribusi normal. Uji multikoliearitas menggunakan nilai korelasi antar variabel sebagai indicator terjadinya multikolinearitas. Apabila nilai koefisien antar variabel indepen > 0,85 maka terindikasi terjadinya multikolineartias, sebaliknya apabila < 0,85 tidak mengalami multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien variabel indepen <0,85 maka dapat disimpulakan tidak mengalami Uji heteroskedastisitas memiliki batas signifikansi 0,05. Apabila nilai probabilitas Chi-Square < 0,05 maka data mengalami masalah heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan 0,3566 > 0,05 maka tidak mengalami masalah Setelah uji asumsi klasik memenuhi syarat, maka selanjutnya adalah uji analisis data. Uji F menggunakan tangkat signifikansi 0,05 untuk mengetahui pengaruh secara Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. simultan antar variabel independen. Apabila nilai P-value menunjukkan <0,05 maka variabel dipengaruhi secara simultan antara variabel independen terhadap variabel Hasil penelitian menunjukkan nilai p-valie 0,000000 yang berarti variabel independen dapat memengaruhi secara simultan variabel dependen. Uji t merupakan uji untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel independen terhadap dependen. Apabila nilai prob. < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima, begitu pula sebaliknya, yang artinya variabel independent berpengaruh secara parsial terhadap variabel dependen. Berikut hasil uji t yang tersaji dalam Tabel 2. Variable SIZE ROA DAR CSR SIZE*CSR CR*CSR Tabel 2. Hasil Uji t Coefficient Std. Error t-Statistic 5,170935 11,76219 0,439623 -0,184005 0,412772 -0,445778 3,380018 1,127184 2,998638 1,631124 0,838723 1,944770 0,084453 0,125138 0,674878 38,97872 13,96659 2,790856 -1,340884 0,486421 -2,756631 -1,274255 0,965175 -1,320232 Prob. 0,6637 0,6593 0,0058 0,0623 0,5055 0,0095 0,0103 0,1978 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel 2. besar nilai prob. dan coefficient ukuran perusahaan masing-masing adalah 0,6637 dan 5,170935. Hal ini menunjukkan nilai perusahaan tidak dipengaruhi secara secara negatif oleh ukuran perusahaan. Ha1 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak diterima. Nilai prob. dan coefficient profitabilitas masing-masing adalah 0,0058 dan 3,380018. Hal ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh profitabilitas. Ha2 yang meyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Nilai prob. dan coefficient leverage masing-masing adalah 0,0623 dan 1,631124. Hal ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan tidak dipengaruhi secara positif oleh leverage. Ha3 yang menyatakan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak diterima. Nilai prob. dan coefficient likuiditas masing-masing adalah 0,5055 dan 0,084453. Hal ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan tidak dipengaruhi secara positif oleh likuiditas. Ha4 yang menyatakan bahwa likuiditas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan tidak diterima. Nilai dan coefficient corporate social responsibility masing-masing adalah 0,0095 dan 38,97872. Hal ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan dipengaruhi secara positif oleh corporate social responsibility. Ha5 yang menyatakan bahwa corporate social responsibility berpangaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Nilai prob. coefficient interaksi ukuran perusahaan dan corporate social responsibility masingmasing adalah 0,0103 dan -1,340884. Hal ini menunjukkan bahwa corporate social responsibility tidak dapat memoderasi ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Ha6 yang menyatakan bahwa corporate social responsibility dapat memoderasi ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tidak diterima. Nilai prob. dan coefficient interaksi antara likuiditas dan corporate social responsibility masing-masing adalah 0,1978 dan -1,274255. Hal ini menunjukkan bahwa corporate social responsibility tidak dapat memoderasi likuiditas terhadap nilai perusahaan. Ha7 yang menyatakan bahwa Jurnal Multiparadigma Akuntansi. Volume VII No. 3/2025 Edisi Juli Hal: 1025-1035 Wijaya dan Dewi: Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Nilai Perusahaan Dengan. corporate social responsibility dapat memoderasi likuiditas terhadap nilai perusahaan tidak diterima. Diskusi