Jurnal MAHSEER. Vol 6 No 2 Juli 2024 Hal 43-50 5 e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 14 November 2021 / Revised 3 Desember 2021 / Accepted 24 Desember 2021 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/MAHSEER Kajian Morfometrik dan Faktor Kondisi Ikan Air Tawar di Perairan Gayo Lues Aceh [Study of Morfometric and Condition Factorof freshwater fish in Gayo Lues Ace. Agus Putra AS1A. Navia Z. Ilman2. Junita Afrah3. Endryeni4 Program Studi Akuakultur. Fakultas Pertanian. Universitas Samudra. Jl. Prof. Syarief Thayeb. Langsa. Aceh, 24416 Program Studi Biologi. Fakultas Tehnik. Universitas Samudra. Jl. Prof. Syarief Thayeb. Langsa. Aceh. Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Samudra. Jl. Prof. Syarief Thayeb. Langsa. Aceh, 24416 Program Studi Akuakultur. Fakultas Sains. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat. Jl. Parman. Ulak Karang. Padang. Sumatera Barat 25136 e-mail: agus. samad@gmail. ABSTRAK Inventarisasi spesies ikan memegang peranan penting dalam melestarikan dan memperkaya basis data spesimen ikan di dunia. Beberapa penelitian melaporkan konsistensi peningkatan jumlah spesies ikan yang didapat selama kegiatan eksplorasi, hal ini menunjukkan bahwa masih banyak spesies yang belum Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keanekaragaman spesies ikan air tawar di Gayo Lues. Aceh. Metode yang digunakan adalah eksplorasi dan data spesies ikan dikumpulkan dari hasil tangkapan ikan di sungai, danau, waduk, dan perairan terbuka lainnya. Semua sampel ditangkap menggunakan jala, jaring insang, dan perangkap ikan. Lokasi pengambilan sampel tersebar di 10 lokasi, dan pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya 14 spesies yang termasuk dalam 8 famili, termasuk Daniodinae. Cyprinidae. Poeciliidae. Cichlidae. Clariidae. Channidae. Synbranchidae, dan Osphronemidae. Selanjutnya. Danionidae adalah family yang paling dominan . ,03%), sedangkan Channidae . ,48%) adalah yang paling tidak dominan. Pengukuran morfometrik menunjukkan bahwa berat ikan bervariasi antara 0,2, - 241,5 gr sedangkan panjangnya berkisar 3,0-36,5 cm. Faktor kondisi sampel bervariasi dari 0,09 hingga 2,31. Hasil penelitian ini dapat mendukung kepentingan konservasi ikan dan menjadi basis data jenis ikan yang ditemukan di Aceh dan Indonesia. Kata Penting : Aceh, ikan air tawar, keanekaragaman, morfometrik ABSTRACT Inventory of fish species plays an important role in conserving and enriching the global fish specimen Several studies report a consistent increase in the number of fish species discovered during exploration activities, indicating that many species have yet to be found. Therefore, this study aims to investigate the diversity of freshwater fish species in Gayo Lues. Aceh. The methods used is exploration and fish species data collection were collected from specimen catches in rivers, lakes, reservoirs, and other open waters. All samples were captured using nets, gill nets, and fish traps. Sampling locations were spread across 10 stations, and data collection was conducted in August 2023. The results of the study showed the presence of 14 species belonging to 8 families, including Danoinidae. Cyprinidae. Poeciliidae. Cichlidae. Clariidae. Channidae. Synbranchidae, and Osphronemidae. Furthermore. Danionidae was the most dominant family . ,03%), whereas Channidae . 48%) was the least dominant. Morphometric measurement showed that the body weight varied 0. 5 gr, while the total length 5 cm. The condition factors of the samples varied from 0. 09 to 2. The results of this study can support fish conservation efforts and serve as a database for fish species found in Aceh and Indonesia. Keywords: Aceh, freshwater fish, diversity, morfometric Putra et al. Kajian Morfometrik dan Faktor Kondisi Ikan Air Tawar di Perairan Gayo Lues Aceh PENDAHULUAN Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati ikan di dunia dan memiliki keanekaragaman terbesar kedua setelah Brasil (Manullang dan Khairul 2020. Syafei 2. Saat ini, sekitar 4. 782 spesies ikan telah diidentifikasi, termasuk 1. spesies air tawar (Ohee, 2. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ikan air tawar memainkan peran penting sebagai sumber protein, asam amino. Asam Dokosaheksaenoat (DHA), dan nutrisi lain untuk memenuhi kebutuhan manusia, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan (FAO 2015. Samad et al. Aceh, khususnya di wilayah tengah, dilaporkan memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan namun masih kurang dimanfaatkan. Wilayah ini sebagian besar bergantung pada sistem penangkapan ikan tradisional, yang berkontribusi pada pertumbuhan industri perikanan. Oleh karena itu, ada kebutuhan mendesak untuk membangun manajemen yang tepat yang bertujuan meningkatkan volume produksi (BPS 2016. Putra et al. , 2. Aceh memiliki luas daratan 45. 000 hektar dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies akuatik, termasuk ikan liar. Penelitian yang dilakukan oleh Muchlisin dan Azizah . menemukan 114 spesies air tawar di perairan Aceh, dimana 26 di antaranya merupakan spesies baru. Aprilia et al. , . juga mengidentifikasi dari 11 spesies, terdapat 1 spesies belum teridentifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk menemukan ratusan spesies ikan baru (Syafei Samad et al. , 2. , dan jumlah spesies ikan meningkat seiring dengan meningkatnya kegiatan eksplorasi. Sumber daya genetik spesies air tawar juga menghadapi ancaman serius akibat berbagai aktivitas manusia. Penangkapan ikan yang merusak dengan menggunakan bahan, alat, atau metode yang merusak sumber daya akuatik dan lingkungan, memberikan kontribusi signifikan terhadap ancaman ini (Gamito et al. , 2. Di antara kegiatan yang merusak tersebut antara lain: penggunaan bahan beracun dan sianida, bahan peledak (Nurdin dan Grydehyj 2. , sengatan listrik, dan alat lain yang tidak ramah lingkungan (Bailey dan Sumaila 2. Upaya konservasi yang efektif dan berkelanjutan harus dilakukan untuk mendukung keamanan pangan yang berkelanjutan bagi generasi sekarang dan Dalam konteks ini, investigasi keanekaragaman ikan dianggap sangat penting dalam upaya memaksimalkan potensi perikanan di setiap daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk morfometrik spesies ikan di Gayo Lues. Hasilnya diharapkan dapat mendukung kepentingan konservasi dan menjadi basis data jenis ikan air tawar yang ditemukan di Aceh dan Indonesia. Metode Penelitian Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Agustus 2023 di kawasan perairan air tawar Gayo Lues. Propinsi Aceh. Pengambilan sampel ditetapkan di 10 lokasi yaitu: di desa Ketukah. Remukut. Pinang Rugub. Mangang. Rema. Rigeb. Agusen . , dan Blang Temung . (Gambar . Gambar 1. Peta lokasi penelitian Prosedur Pengambilan Data Metode yang digunakan meliputi masyarakat dan Dinas Perikanan setempat untuk menentukan lokasi pengambilan Selanjutnya, diidentifikasi berdasarkan referensi buku "Market Fishes of Indonesia", dan situs web Fishbase. Fishider. Sedangkan spesimen dikumpulkan menggunakan jala, jaring insang, dan bubu perangkap. Pengukuran kualitas air dilakukan langsung di lokasi penangkapan ikan Pengukuran Parameter Pengumpulan dilakukan menggunakan metode eksplorasi (Delariva dan da Silva, 2. Semua spesies yang tertangkap di lokasi penelitian didokumentasikan nama family, nama ilmiah, nama lokal, dan pengukuran morfometrik. e Lucena dan Soares 2. Karakteristik morfometrik yang diukur meliputi panjang total (TL), panjang standar (SL), panjang kepala (HL), tinggi kepala (HH), tinggi tubuh (BH), tinggi pangkal ekor (TBH), diameter mata (ED), jarak antara mata (DBE), lebar tubuh (BW), panjang sebelum sirip punggung (LBDF), panjang sebelum sirip perut (LBVF), panjang sebelum sirip anal (LBAF), panjang pangkal sirip punggung (DFBL), panjang pangkal sirip anal (AFBL), panjang pangkal sirip perut (VFBL), panjang pangkal sirip dada (PFBL), panjang sirip ekor atas (TTFL), panjang sirip ekor tengah (MTFL), dan panjang sirip ekor bawah (LTFL). Sedangkan karakteristik meristik dilakukan dengan menghitung jumlah jari-jari sirip dada, perut, anal, ekor, dan punggung. Selanjutnya, spesies-spesies ini diidentifikasi di laboratorium (Tencatt et al. , 2014. Roxo et , 2. Analisis Data Kelimpahan relatif dari setiap jenis ikan ditentukan dengan menghitung persentasenya menggunakan rumus: (Aprilia et al. , 2. KR (%) = dimana: KR adalah kelimpahan relatif, ni: jumlah individu dari jenis ikan tertentu, dan N: total jumlah individu dari semua jenis ikan, yang dinyatakan dalam bentuk Sedangkan ditentukan berdasarkan Simpson's dominance index (C): D imana C = indeks dominansi Simpson, ni: jumlah individu dari jenis ikan tertentu, dan N: total jumlah individu dari semua jenis ikan (Purwati et al. , 2. Selanjutnya, ditentukan berdasarkan panjang dan berat ikan, dan dihitung menggunakan rumus: TL3 dimana: K adalah faktor kondisi. Wt: berat akhir . , dan TL: panjang total . (Samad et al. , 2. Parameter kualitas air Data parameter kualitas air, seperti suhu, oksigen terlarut (DO), pH, dan kecerahan, dikumpulkan langsung di Hasil Kelimpahan Relatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa total 630 ikan tertangkap selama periode pengambilan sampel (Gambar . , yang terdiri dari 14 spesies dari 8 famili. Famili ikan air tawar yang teridentifikasi Cyprinidae. Poecilidae. Osphronemidae. Cichlidae. Clariidae. Synbranchidae, dan Channidae. Family Danionidae . ,03%), sedangkan spesies paling sedikit terdapat pada Channidae . ,48%), seperti yang ditunjukkan pada Tabel 1. Table 1. Kelimpahan relatif Family KR (%) Danionidae Cyprinidae Poeciliidae Osphronemidae Cichlidae Clariidae Synbranchidae Channidae 46,03 16,03 12,38 12,06 9,52 0,79 0,48 Gambar 2. Jumlah ikan sampel Putra et al. Kajian Morfometrik dan Faktor Kondisi Ikan Air Tawar di Perairan Gayo Lues Aceh Faktor Kondisi Faktor (K) menggambarkan kondisi tubuh ikan, yang dinyatakan berdasarkan data panjang dan Nilai faktor kondisi sangat penting dalam menentukan kualitas daging ikan, dan hasilnya disajikan dalam Tabel 2. Tabel 2. Faktor kondisi Nama Ilmiah W . L . Monopterus albus Channa striata Clarias batrachus Oreochromis sp Oreochromis niloticus Trichogaster trichopterus 2,1 Trichogaster sp Poecilia sp Osteochillus sp Cyprinus carpio Rasbora sp Rasbora sp Rasbora sp Rasbora argyrotaenia 0,09 0,77 0,63 2,31 1,60 1,33 1,54 1,09 1,10 1,86 0,74 0,78 0,89 1,18 Parameter kualitas air Dalam studi ini, parameter kualitas air yang diteliti termasuk suhu, oksigen terlarut (DO), pH, dan kecerahan, seperti yang disajikan dalam Tabel 3. Tabel 3. Parameter kualitas air Parameter Nilai Suhu (AC) DO . Kecerahan . 20,5-28,6 4,3-6,5 4,5-7,1 0,7-1,2 Setelah parameterparameter ini, disimpulkan bahwa kualitas air cukup untuk mendukung kehidupan ikan. Suhu berkisar antara 20,5 hingga 28,6AC, pH 4,5 hingga 7,1, dan konsentrasi DO antara 4,3 hingga 6,5 ppm dianggap cocok untuk habitat Kondisi kualitas air konsisten dengan dilaporkan oleh Aprilia et al. , . Karakteristik morfometrik Studi ini menggunakan 21 indikator (Tabel . untuk mengukur karakteristik morfologis pada spesimen, yang meliputi berat tubuh, panjang total, panjang standar, panjang moncong, dan panjang sirip punggung serta tinggi pangkal ekor. Hasilnya menunjukkan bahwa Cyprinus carpio menunjukkan tubuh terberat . dan panjang total terpanjang . ,5 c. Pembahasan Keragaman spesies ikan mencakup seluruh lingkup adaptasi ekologis dan menggambarkan evolusi spesies pada lingkun lingkungan tertentu. Sehingga keragaman ikan bervariasi dari satu lokasi ke lokasi lain (Syafei 2017. Samad et al. Hal ini sesuai dengan temuan dalam studi ini. Dimana dari 10 lokasi pengambilan sampel ditemukan 14 spesies Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan dapat memengaruhi habitat hidup ikan. Febriani et al. , . menunjukkan bahwa ukuran sungai dan posisi dalamnya sungai memiliki pengaruh signifikan terhadap komposisi spesies ikan. Pada studi ini, famili Danionidae menunjukkan kelimpahan spesies yang Hal ini disebabkan oleh kondisi habitat akuatik yang menguntungkan dan kualitas air yang mendukung lingkungan Menurut Hossain et al. , . ikan berkembang biak di air tawar, termasuk perairan dangkal, kolam, dan danau, menunjukkan adaptabilitas dan kemampuan reproduksi yang cepat. Selain itu. Hossain et al. , . melaporkan umumnya berasal dari penggunaan sumber daya yang tersedia secara efektif, memungkinkan adaptasi yang kuat. Komunitas dengan keragaman spesies keberseragaman yang rendah dan dominasi satu spesies. Kekayaan, kelimpahan, dan struktur komunitas ikan di sungai tergantung pada kondisi habitat, volume air, keberadaan predator, dan persaingan untuk makanan (Rahman et al. , 2. Faktor mengungkapkan kekenyalan berdasarkan data panjang dan berat, memainkan peran penting dalam menilai kualitas daging (Aprilia et al. , 2. Dalam Tabel 2, faktor kondisi di Gayo Lues berkisar antara 0,09 2,31 pengambilan Selanjutnya. Oreochromis sp menunjukkan faktor kondisi tertinggi pada 2,31, dengan panjang 18,3 cm dan berat 141,7 g. Samad et al. , . menyatakan bahwa ikan yang mencapai nilai faktor kondisi <3 menunjukkan tubuh yang Untuk perikanan, memahami hubungan antara panjang dan berat spesies menjadi salah satu faktor penting (Fazillah et al. , 2. Informasi ini memberikan gambaran tentang komposisi organisme di alam, kematangan gonad, mortalitas, siklus hidup, pertumbuhan, dan reproduksi. Dalam penelitian ini juga telah dilakukan pengukuran morfometrik ikan sampel sebagaimana tersaji pada Tabel 4. Proses pertumbuhan ikan melibatkan berbagai faktor, termasuk kondisi kualitas air, ketersediaan pakan, dan keberadaan ikan lain yang menempati habitat yabg sama (Agus et , 2. Dalam studi ini, kualitas airnya sudah memenuhi standar optimal yakni 4,57,1. Berdasarkan nilai pH yang diperoleh, air dianggap cocok untuk mendukung kehidupan organisme (Aprilia et al. , 2. Nilai suhu dan DO yang tercatat untuk setiap lokasi berkisar dari 20,5 hingga 28,6AC dan 4,3 hingga 6,5 ppm. Rentang suhu ini ditemukan optimal untuk organisme air (Tamara et al. Kesimpulan Studi ini mengumpulkan total 630 ekor ikan selama periode pengambilan sampel, yang terdiri dari 14 spesies yang termasuk dalam 8 famili, yaitu Daniodinae. Cyprinidae. Poeciliidae. Cichlidae. Clariidae. Channidae. Synbranchidae. Osphronemidae. Selanjutnya. Danionidae adalah famili yang paling dominan mencakup 46,03%, sedangkan Channidae . ,48%) adalah yang paling tidak dominan. Pengukuran bahwa berat ikan bervariasi antara 0,2, 241,5 gr dengan panjangnya 3,0-36,5 cm. selanjutnya hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan bahwa daerah Gayo Lues berada pada kisaran optimal untuk habitat ikan air tawar. DAFTAR PUSTAKA