TASAMUH: JURNAL STUDI ISLAM ISSN 2086-6291 . 2461-0542 . http://ejournal. id/indeks. php/tasamuh Volume 8. Nomor 1. April 2016, 159-172. REPUBLIK ISLAM IRAN (NEGARA MODEREN ISLAM SYIAH) Surahman Amin Dosen Tetap Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong Abstract: Islam as a value system covers all aspects of human life. not only sets the human relationship with God, but also regulates human relationships with the natural environment. Among the teachings of Islam there are also too teachings with regard to political life. Therefore, as a consequence of Muslims are required to strive to uphold the country, even though the Koran itself does not contain unequivocal proposition about how the concept of the country. In other words, that the state does not issue detailed instructions found in the arguments, particularly with regard to forms or models of government that must be executed within a country. Provisions of the country can only be found in the fundamental principles of a country that was built, it nevertheless forms a nation, whether royal or republics, is not a problem, the most important is how the elements and Islamic values AUAUcapable applied in the country. The story of South Asian Muslims in an effort to build the country up to now is still being debated How can the State of Iran? This article highlights the issue of Islam in the land of Iran, one of the Islamic civilizations. Keywords: Iran. Islam, and the Politics of Government. Pendahuluan Diskursus mengenai hubungan antara agama . l-di. dan negara . l-Daula. , merupakan salah satu subyek yang hangat diperdebatkan dikalangan para ahli pikir Islam dari dahulu sampai sekarang. Berbagai riset telah dilakukan pada beberapa negara untuk menyelaraskan antara ajaran Islam dengan konsep dan kultur politik masyarakat muslim. Namun. TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 karena tingkat penetrasi Islam ke dalam negara dan politik berbeda-beda, maka timbul kesulitan untuk menentukan sebuah negara yang menjadi pola dasar . negara Islam, seperti Arab Saudi. Pakistan, atau Iran. Iran adalah sebuah negara Timur Tengah yang terkenal di Asia Barat Daya, meski di dalam negeri ini telah dikenal sebagai Iran sejak zaman kuno, hingga tahun1935 Iran masih dipanggil Persia di dunia Barat. Pada tahun 1959. Mohammad Reza Shah Pahlevi mengumumkan bahwa kedua istilah tersebut boleh digunakan. Nama Iran terambil dari perkataan suku bangsa Arya yang berarti AuTanah bangsa AryaAy. Iran adalah sebuah negara republik Islam yang jumlah penduduknya pada tahun 2006 mencapai 70. 3 Persentase warga Iran yang beragama Islam adalah 98 %. Sunni 8 %, sedang sisanya 92 % adalah pengikut Syiah dua belas Imam . ari paham ushuliyyah, dan terdapat sedikit paham akhbariyyah di Khuzista. 4 Pengikut Kristen Armanean dan kristen Chaldean diperkirakan sekitar 1 %, juga terdapat sejumlah kecil penganut agama Yahudi. Selain itu terdapat 30. 000 penganut Zoroastria, 000 penganut Bahais, beberapa kelompok kecil penganut Ali Ilahis. Babis. Syaikhis, dan IsmaAoiliyyah. Warga Iran mayoritas adalah etnis Persia . ekitar 63 %), namun 26 % warganya berbahasa dengan bahasa Turki . Azeris. Baluchis. Qadyqai. Turkoman dan lain-lain. Terdapat sekitar 2. 000 suku Kurdi yang tinggal di Iran, terdapat minoritas keturunan Arab yang tinggal di Khuzistan . ang oleh orang Irak,mereka sebut AuArabistanAy. Republik Islam Iran (Jomburi-ye Eslami-ye Ira. adalah sebuah negara yang dianggap unik dalam teori politik Islam. Melalui gerakan revolusi Azyumardi Azra. Pergolakan Politik Islam,Dari Fundamentalisme. Modernisme. Hingga Post Modernisme (Cet. Jakarta: Paramadina, 1. , h. John L. Esposito. Ensiklopedi Oxford. Dunia Islam Moderen, (Cet. II. Bandung: Mizan, 2. , h. Http://w. Iran htm . Desember 2. Cyril Glasse. Ensiklopedi Islam. Jilid. II (Cet. IX. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve, 2. ,h. Ibid. Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. yang dipimpin oleh Khomeini, berhasil menumbangkan sistem monarki dan mendirikan negara republik. Dengan konsep politik velayat-e faqih . ilayah al-faqi. Khomeini berusaha menerapkan syariat Islam dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, sesuai dengan mazhab syiah ItsnaAo Asyariyah. Bagi masyarakat dunia Islam. Revolusi Iran merupakan kejadian yang secara simbolis penting. Revolusi Iran memperlihatkan bahwa rezim sekuler yang dipengaruhi oleh Barat dapat ditumbangkan oleh kekuatan oposisi yang diorganisir oleh pembaru Islam. Bagi kaum muslimin yang menginginkan pembaruan dan ingin lepas dari dominasi Barat. baik di Iran maupun di Negara-negara lain, revolusi Iran merupakan kejadian yang dapat memberikan inspirasi dan kekuatan Sedangkan bagi barat revolusi Iran adalah suatu hal yang sangat mengusik dan sangat memalukan, betapa tidak rezim yang ditunjang oleh kekuatan militer yang dikatakan terkuat di Teluk Persia dan dibantu oleh negara adi daya Amerika Serikat, dapat dikalahkan oleh kekuatan revolusi yang hanya dikomandoi oleh seorang yang sudah berumur tua yaitu seorang Ayatullah Ruhullah Khomeini. Akhir dari revolusi ini menumbangkan pemerintahan monarki yang telah lama ada di Iran dan menggantikannya dengan pemerintahan teokrasi. Dengan tampilnya kekuatan dan politik sebagai suatu ideologi yang komprehensif cukup mengejutkan dan mengguncangkan bagi pihak Barat serta Uni Soviet yang dianggap sebagai musuh-musuh Islam oleh kalangan Islam militan. Dengan demikian, kecenderungan gerakan kebangkitan Islam militan yang anti Barat terkadang menampakkan tindakan-tindakan yang keras terhadap bangsa-bangsa Barat, sehingga Islam militan yang secara populer dikenal sebagai AuIslam FundamentalisAy, dianggap membahayakan kepentingan-kepentingan Barat di dunia Islam. Berdasarkan uraian di atas, maka yang menjadi inti pembahasan tulisan ini adalah bagaimana sejarah masuknya Islam di Iran? Kemudian bagaimana pergolakan politik di Iran dari Monarki ke Republik? TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 Asal-usul Bangsa Iran Di masa lalu. Iran dikenal dengan sebutan Persia (Parsa. Yunani Persi. , yang merujuk ke Fars, sebuah daerah yang berada di bagian selatan Iran. 6 Sejak tahun 1935 M, pada masa pemerintahan Raja Reza Khan Shah . endiri Dinasti Pahlev. , sebutan Persia diganti dengan Iran . anah bangsa Arya atau bangsa muli. Nama ini pernah dipakai oleh nenek moyang bangsa Iran bagi dataran Tinggi Iran yang dikuasai mereka pada sekitar tahun 1700 SM. Pada masa kekuasaan Darius . aha raja Iran tempo dul. , nama ini juga pernah digunakan bagi negeri kekuasaannya. Diperkirakan, sebelum tahun 5000 SM, sudah terdapat bangsa yang menetap di Iran. Namun, tidak diketahui secara pasti dari mana mereka Sekitar tahun 2000 SM, bangsa Arya yang merupakan ras IndoEropa, telah menetap di Fars, wilayah bagian selatan Iran, dan karenanya mereka disebut suku Fars. Pada tahun 1000 SM, datang pula suku Media yang juga berasal bangsa Arya dan menetap di bagian utara wilayah Iran. Pada tahun 700 SM, suku Media berhasil menguasai beberapa wilayah sekitarnya, termasuk wilayah yang dikuasai oleh suku Fars. Mereka berhasil mendirikan sebuah kerajaan yang luas, dengan Ecbatana sebagai ibu kotanya. Pada tahun 553 SM, kerajaan tersebut dapat dijatuhkan oleh Cyrus Agung dan mendirikan Dinas Akhamenida. Kerajaan ini mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Darius I . -485 SM). Wilayah kekuasaannya membentang dari sungai Indus hingga ke bagian selatan Rusia, bahkan sempat menguasai Yunani. Turki. Cyprus. Mesir, dan Libya. Dinasti Akhamenida runtuh pada tahun 331 SM, karena diserbu oleh John L. Esposito . The Oxford Encyclopedia of the Modern Islamic World. Trerj. Eva YN, et all. Ensiklopedi-Oxford Dunia Islam Moderen. Jilid II (Cet. II. Bandung: Mizan, 2. , h. Ibid. Ibid. , h . Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. Alexander Agung . -323 SM). Setelah itu wilayah Persia berturut-turut dikuasai oleh dinasti Seleukida. Parthia, dan Sasanid. Sejarah Masuk dan Berkuasanya Kekhalifahan Islam di Iran Pada masa kepemimpinan khalifah Umar ibn al-Khattab . -644 M), wilayah kerajaan Persia mulai ditaklukkan dalam berbagai pertempuran. Pada tahun 634 M, perang Namariq. Jisr, dan Buwaih mengakibatkan beberapa wilayah Persia jatuh ke tangan kaum muslimin. Setelah itu, disusul perang Qadisiyah pada tahun 635 M. Madain pada tahun 637 M. Ashthahar pada tahun 638 M, dan Nahawand pada tahun 641 M. Pada perang yang disebutkan terakhir inilah, seluruh wilayah kerajaan Persia di bawah kepemimpinan Raja Yazdajird, jatuh di tangan kaum muslimin. 10 Sejak saat itu, masyarakat Persia yang semula menganut agama Zoroaster, beralih menganut agama Islam. Akhirnya, kebudayaan Islam pun berkembang di wilayah itu. Sejak tahun 634 M hingga tahun 820 M, wilayah Persia berturut- turut berada di bawah kekuasaan Khulafa al-Rasyidin. Dinasti Umayyah dan Dinasti Abbasiyah. Namun, berdasarkan ucapan terima kasih dari khalifah al-MaAomun kepada panglima perangnya yang berjasa memulihkan kekuasaannya. Thahir ibn Husain, memberi wewenang kepadanya untuk mendirikan dinasti Thahiriyah . -872M) yang berpusat di Khurasan. Setelah itu, bermunculan dinasti-dinasti tersebut, antara lain. Dinasti Samanidiyah . -999M). Dinasti Gaznawiyah . -1037 M), dan Dinasti Saljukiyah . 7- 1157 M). Ibid. , 242. Ahmad al-AoUsairiy, al-Tarikh al-Islamiy. Terj. Samson Rahman dengan judul Sejarah Islam Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX (Cet. IV. Jakarta: Akbar Eka Saran, 2. Dewan Redaksi. Ensiklopedi Islam. Jilid II (Cet. IX. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve, 2. , h. TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 Setelah sekitar tiga abad lamanya dikuasai oleh bangsa mongol,12 muncul Dinasti Safawiyah . 2-1735 M) yang berusaha menyatukan kembali wilayah Persia yang terpecah-pecah. Nama Safawiyah diambil dari nama pendiri tarekat safawiyah, yaitu Syekh Safiuddin Ardabeli dari Ardabel (Azerbaija. 13 IsmaAoil ibn Haidar, penguasa pertama dinasti Safawiyah adalah orang yang sehari-harinya menggunakan bahasa Turki, tetapi dia mempercayakan administrasinya kepada para birokrat yang berbahasa Persi. Ibu kota kerajaan di tempatkan di Tabriz,Azerbaijan14 Berbeda dengan dinasti-dinasti Islam yang berkuasa sebelumnya, dinasti ini menetapkan SyiAoah Itsna AoAsyariyah (SyiAoah Imam Dua Bela. sebagai agama resmi kerajaan. Penguasa mendatangkan ahli-ahli agama Syiah dari nagara-negara Arab(Libanon dan Bahrai. , untuk mendoktrin orang-orang Iran. Bukan hanya itu. IsmaAoil memerintahkan kepada para khatib yang menyampaikan khutbah pada hari jumAoat,agar secara terbuka mengutuk tiga khalifah Sunni pertama (Abu Bakar al-Shiddiq. Umar ibn al-Khattab, dan Usman ibn Affa. , yang telah berebut kedudukan Ali ibn Abi Thalib yang lebih berhak. Pada abad ke 18 Dinasti Safawiyah tumbang akibat invasi bangsa Afganistan yang berusaha memaksakan kembali faham Sunni kepada orang- orang Iran. Para ulama SyiAoah yang terkemuka lari ke Iraq, yang waktu itu merupakan bagian dari Dinasti Usmani. Mereka tinggal di kota Najaf dan karbal, yang dibangun di sekeliling kuburan Ali dan Husain. Meski pemerintahan bangsa Afghanistan hanya berlangsung selama delapan tahun. Lihat Ira M. Lapidus. A History of Islamic Societies, diterjemahkan oleh Ghifron MasAoadi dengan judul Sejarah Sosial Umat Islam. Bagian I &II(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1. ,h. Ibid. , h. Ahmad al-AoUsairiy, al-Tarikh al-Islamiy. , h. Edward Mortimer. Faith and Power: The Politics of Islam. Terj. Enna Hadi dan Rahmani Astuti dengan judul Islam dan kekuasaan (Cet. Bandung: Mizan, 1. , h. Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. namun para mujtahid senior SyiAoah tetap tinggal di kota tersebut hingga Dalam rentang sejarah Islam yang cukup panjang tersebut, bangsa Persia memiliki peranan dan andil yang cukup besar, baik dari segi penyebaran ajaran Islam ke belahan dunia timur, maupun dari segi pengembangan budaya dan peradaban Islam. Dari segi penyebaran dan perluasan wilayah Islam ke Dunia timur, tidak dapat dilepaskan dari peranan Iran yang berada di pintu gerbang wilayah dunia Timur. Hal ini dapat dilihat dari masuknya Islam ke Persia. Armenia. Azerbaijan. Turkistan. Turkmenistan. Pakistan. Afganistan. India. Cina. Malaysia, dan Indonesia. 17 Dalam bidang IPTEK, terkenal beberapa tokoh dari bangsa Persia, seperti al-Biruni. Muhammad Musa al-Khawarizmi. Khwajah Nasiruddin al-Tusi. Abu Bakr al-Juwaini. Abbas Majuzi al-Ahwazi, dan Zainal-Abidin ismaAoil Gorgani. Dalam bidang filsafat, terkenal beberapa nama, seperti al-Razi, al-Biruni. Ibn Maskawaih, al-Farabi. Ibn Sina dan lain-lain sebagainya. Pergolakan Politik di Iran dari Monarki ke Republik Pada tahun 1779-1925 M, wilayah Persia berada di bawah kekuasaan Dinasti Qajariah. Selama dinasti ini berkuasa,wilayah persia melewati periode anarkis dan pergolakan kesukuan untuk merebut kekuasaan. Dinasti merupakan pemerintahan istana yang sangat lemah. Beberapa wilayahnya terpecah menjadi sejumlah faksi kesukuan dan etnik yang dikepalai oleh tokoh-tokoh suku lokal mereka. 18 Pada masa pemerintahan Muhammad Ali Shah . 7-1909M), wilayah persia terbagi tiga. Bagian selatan dikuasai Ibid. , h. Dewan Redaksi. Ensiklopedi IslamA, h. Ira M. Lapidus. History of Islamic Societies, diterjemahkan oleh Ghifron A. MasAoadi dengan judul Sejarah Sosial Umat Islam Bagian ketiga (Cet. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,1. , h. TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 oleh Inggris, bagian Utara dikuasai oleh Rusia, dan daerah perbatasan Turki dikuasaioleh Dinasti Usmaniyah. Setelah Rusia menarik diri dari wilayah yang didudukinya pada perang dunia I. Ahmad Shah ibn Muhammad . 9-1925 M), yang merupakan penguasa terakhir dari Dinasti Qajariah, tidak mampu mempertahankan Pada tahun 1921 M, terjadi persaingan di kalangan militer dalam memperebutkan kekuasaan. 20 Reza Khan Shah, komandan Brigade Kauzak . asukan militer Persi. , memimpin pasukannya bergerak menuju Teheran. Ia berhasil menguasai wilayah itu dan mendirikan Dinasti Pahlevi . 5-1929 M). Pada awal pemerintahannya. Reza Khan Shah mengumbar janji manis bagi Islam sehingga mendapat dukungan dari pemimpin Syiah. Pada waktu itu, banyak kalangan mengaggap bahwa sistem monarki sebagai pelindung terhadap sekularisme total dan ancaman komunis. Namun, setumpuk kebijakan yang dikeluarkannya ternyata merugikan keyakinan dan identitas Islam, misalnya: . Mengasingkan banyak ulama dan kelompok tradisional, . agama Majuzi ditetapkan sebagai agama resmi negara bersama dengan Islam, . pemerintah lebih memilih menggunakan nama pra-Islam (Pahlev. dan lambang pra Islam, . inga dan matahar. , . melakukan pembaruan hukum dan pendidikan dengan landasan Barat, . Membatasi dikenakannya pakaian keagamaan dengan melarang cadar dan mewajibkan pakaian Barat untuk pria, serta . mengontrol sumbangansumbangan keagamaan. Pada tahun 1941 M. Inggris memecat Reza Khan Shah dan mengangkat putranya yang masih berumur 22 Tahun. Muhammad Reza Shah, sebagai Ahmad al-AoUsariy, al-Tarikh al-Islamiy. , h. Ibid. John L. Esposito dan John O. Voll. Islam and Democracy, diterjemahkan oleh Rahmani Astuti dengan judul Demokrasi di negara-negara Muslim: Problem dan Prospek (Cet. Bandung: Mizan, 1. , h. Ibid. Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. Karena usianya masih muda, maka kedudukannya hanya sebagai simbol, sementara kekuasaan Inggris dan Rusia masih tetap bercokol di wilayah itu. Hal ini menunjukkan bahwa dalam dasawarsa pertama pemerintahan raja muda itu, lebih tepat disebut sebagai pihak yang bertahan dari pada pihak yang berkuasa. Di tengah arena politik yang lebih terbuka tersebut, menciptakan peluang bagi sejumlah kekuatan politik untuk berjuang meraih kekuasaan. Aktivitas- aktivitas politik Islam pun bermunculan pada saat itu. Misalnya, aktivitas yang dipimpin oleh Ayatullah Khasyani,yang menyerukan pencabutan undang-undang sekuler dan pelaksanaan hukum Islam. Kelompok lain yang muncul adalah Fadaiyan-I Islam, sebuah kelompok teroris yang secara dogmatis terikat pada Islam Fundamentalis. Selain itu, tampil pula Front Nasional di bawah pimpinan Mohammad Mussadeq yang menentang rezim Shah. Akibat dari tekanan yang bertubi-tubi dari berbagai kelompok yang menentang pemerintah, pada tahun 1953 M. Muhammad Reza Shah lari ke pengasingan di Roma. Namun, dalam waktu enam hari, dia kembali ke Iran atas bantuan Inggris dan Amerika Serikat. Pada dasawarsa inilah ditandai dengan ketergantungan pemerintah yang semakin besar kepada Barat. Pada tahun 1963 M. Ayatullah Ruhullah Khomeini, pemimpin kelompok radikal dari kalangan ulama, tampil menentang berbagai kebijakan rezim Shah, terutama ketergantungan kepada Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa Amerika merupakan musuh Iran, sebab negara itu memberi dukungan kepada Israel. Akibat kecamannya terhadap pemerintah dalam khutbahnya di pesantren yang ada di Qum, mengakibatkan polisi rahasia (SAVAK), menyerang pesantren itu. Dalam serangan yang terjadi pada tanggal 4 juni Edward Mortimer. Faith and PowerA, h. John L. Esposito dan John O. Voll. Islam and Democracy. , h. Ibid. , h. TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 1963 M itu, beberapa santri terbunuh an Khomeini pun ditangkap dan dimasukkan dalam penjara. Setelah itu. Shah berusaha meredakan suasana dengan menawarkan perbaikan-perbaikan lebih lanjut. Pada bulan agustus. Khomeini dibebaskan dan merncanakan pemilihan umum pada bulan Oktober. Namun. Khomeini menyerukan kepada masyarakat luas agar memboikot pemilihan umum itu. Akibatnya, ia ditangkap untuk kedua kalinya dan dimasukkan ke dalam penjara hingga bulan Mei 1946 M. Setelah keluar dari penjara, ia diasingkan ke Turki. Pada tahun 1965 M. Khomeini pindah ke Najaf. Irak. Selama 14 tahun meninggalkan Iran,akhirnya pada tanggal 1 February 1979 M, setelah berumur 77 tahun. Khomeini turun dari tangga pesawat yang telah membawanya dari Paris. Francis. Secara perlahan dia berjalan dalam iring-iringan kendaraan bermotor dari bandara Teheran menuju ke Ibu Kota. Di sepanjang jalan yang dilaluinya, dijejali sekitar tiga juta warga Iran yang bersuka ria menyambut kedatangannya. Pada tanggal 23 0ktober 1979 M. Muhammad Reza Shah berangkat ke Amerika Serikat untuk perawatan medis akibat penyakit kanker. Tatkala Amerika Serikat bersiap-siap mengembalikan Shah ke tahta kekuasaannya, pada tanggal 4 November para mahasiswa menduduki kedutaan besar AS d Teheran dan menyandera sebagian besar diplomatnya. 29 Untuk melanjutkan warisan kerajaan Shah, diangkat Shapour Bakhtiar sebagai pemerintah Bersamaan dengan itu, kubu Khomeini melantik Mehdi Bazargan sebagai perdana menteri. Akibatnya, terjadi dualisme pemerintahan. Untuk mengatasi itu, dilakukan jajak pendapat untuk mendirikan sebuah Edward Mortimer. Faith and PowerA, h. Lihat John L. Esposito. Islam and Democracy. , h. Carl Brown. Religion and State: The Muslim Approach to politik, diterjemahkan oleh Abdullah Ali dengan judul Wajah Islam Politik: Pergulatan Agama dan Negara Sepanjang Sejarah Umat (Cet. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2. , h. John L. Esposito . Islam and Democracy. , h. Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. pemerintahan baru. Keputusannya, 98% rakyat Iran mendukung gagasan Khomeini untuk membentuk Republik Islam Iran. Dalam rentang tahun 1979-1981M, dunia menyaksikan pembentukan dan pelembagaan Republik Islam Iran. Khomeini dengan revolusinya tampil mewujudkan komponen legitimasi Republik Islam. Syiah Imam Dua Belas ditetapkan sebagai agama negara. Agama, nasionalisme, konstitusionalisme, dan legitimasi tetap merupakan realitas-realitas yang saling terkait dalam periode pascarevolusi. Menurut L. Carl Brown, keberhasilan Khomeini menggulingkan Dinasti Pahlevi, disebabkan oleh tiga hal. Pertama, dukungan dari para ulama yang pada saat diremehkan kemampuannya oleh elit sekuler. Kedua, kuatnya perasaan seluruh masyarakat Iran yang telah dimanipulasi oleh rezim Shah dengan kekuatan asing, untuk mempersiapkan landasan bagi perpaduan nasionalisme anti asing, tradisionalisme, dan sentiment agama. Agama dan Nasionalisme segera menyatu dalam sebuah Iran Syiah menghadapi para tetangga non muslim dan kaum sunni. Bahkan, para buruh dan petani yang tergabung dalam partai Tudeh (Komuni. , dengan mudah terpengaruh oleh pesan Khomeini yang menggabungkan agama. Nasionalisme, dan populisme. Ketiga, tulisan-tulisan Ali SyariAoati telah mewarnai pemikiran kaum muda, khususnya mereka yang berpendidikan, untuk mendukung gagasan tentang revolusioner yang dipimpin oleh Khomeini. Dengan demikian, revolusi Islam Iran digerakkan oleh kaum ulama atau mullah dan didukung oleh massa sebagai motor penggerak dalam revolusi Dibelakang revolusi ini terdapat banyak ulama dan filosof, misalnya Sayyid Muhammad ThabatthabaAoi. Ayatullah Murtadha Mutahhari. 33 dan Ali http://w. Sejarah Iran. Desember 2. John L. Esposito. Islam and Democracy. , h. Carl Brown, op. , h. Lihat Hamid Inayat. Modern Islamic Political Thought, the Response of Syiah and Sunni Muslim to the twenthieth Century, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan Reaksi Politik Sunni dan SyiAoah. Pemikiran Politik Islam Modern Menghadapi Abad ke TASAMUH. Volume 8 Nomor 1. April 2016 SyariAoati34 Revolusi ini berhasil menggulingkan rezim otoriter Syah Iran yang memegang kekuasaan monarki Absolud Dinasti Pahlevi. Menjelang revolusi. Khomeini dipandang oleh rakyat Iran sebagai figur yang diharapkan dapat membawa perubahan-perubahan dalam negeri Iran yang saat ini sangat kental dengan nuansa sekularisasi maupun westernisasi yang dilakukan oleh Syah Iran. Dengan demikian Khomeini oleh Rakyat Iran dianggap sebagai bapak penyelamat rakyat Iran. Penutup Islam masuk ke Iran pada masa pemerintahan khalifah Umar Bin Khattab. Peristiwa masuknya tersebut melalui berbagai pertempuran, seperti perang Namariq. Jisr, dan Buwaih yang terjadi pada tahun 634M. Setelah itu,disusul perang Qadisiyah pada tahun 635 M. Dengan takluknya seluruh kerajaan Persia ke tangan kaum muslimin, maka masyarakat persia yang semula menganut agama Zoroaster, beralih menganut agama Islam. Islam dengan ciri khas mazhab syiAoah, sangat berpengaruh dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat di Iran. Sejak berdirinya kerajaan Safawiyah, mazhab syiAoah ItsnaAoAsyAoariah ditetapkan sebagai agama resmi Bahkan, sejak terjadinya perubahan politik dari sistem monarki ke DAFTAR PUSTAKA Azyumardi Azra. Pergolakan Politik Islam,Dari Fundamentalisme. Modernisme. Hingga Post Modernisme Cet. Jakarta: Paramadina, 1996 XX(Cet. Bandung: Pustaka 1. , h. Ali SyariAoati adalah eksponen Modernisme Syiah paling terkenal, bersama sejumlah guru agama dan muballigh, mereka mendirikan pusat pendidikan dan dakwah yang disebut Husayniyyah al-Irsyad di teheran sebuah pusat pengkajian islam yang benar, lihat. Ali SyariAoati. Biografi. Politik Intelektual Revolusioner (Indonesia: Erlangga, 2. , h. Surahman Amin Ae Republik Islam Iran (Negara Moderen Islam Syia. al-AoUsairiy. Ahmad al-Tarikh al-Islamiy, diterjemahkan oleh Samson Rahman dengan judul Sejarah Islam Sejak Zaman Nabi Adam Hingga Abad XX Cet. IV. Jakarta: Akbar Eka Saran, 2006. Cyril Glasse. Ensiklopedi Islam. Jilid. II Cet. IX. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve, 2001. Dewan Redaksi. Ensiklopedi Islam. Jilid II Cet. IX. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve, 2001 Esposito. John L. dan John O. Voll. Islam and Democracy, diterjemahkan oleh Rahmani Astuti dengan judul Demokrasi di negara-negara Muslim: Problem dan Prospek Cet. Bandung: Mizan. Http://w. Iran htm ,10 Desember 2009. http://w. Sejarah Iran. htm, . Desember 2. Inayat,Hamid. Modern Islamic Political Thought, the Response of Syiah and Sunni Muslim to the twenthieth Century, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul. Reaksi Politik Sunni dan SyiAoah. Pemikiran Politik Islam Modern Menghadapi Abad ke XX Cet. Bandung: Pustaka 1988.