Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KONTRAK BEAUTY ADVISOR BERBASIS WEB PADA PT SINERGI GLOBAL SERVIS Muhammad Amar Rabbany Tricahya1. Irmawati Carolina2 . Eko Yulianto3 19210872@bsi. id, 2irmawati. imc@bsi. id, 3eko. eui@bsi. 1,2,3 Universitas Bina Sarana Informatika Abstrak Pengelolaan data karyawan dan kontrak kerja merupakan aspek penting dalam mendukung operasional perusahaan, terutama di industri kosmetik dan retail. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi berbasis web untuk manajemen kontrak karyawan pada PT SINERGI GLOBAL SERVIS, anak perusahaan Martha Tilaar Group. Sistem dirancang untuk mendukung pengelolaan data karyawan, khususnya Beauty Advisor, serta proses pembuatan dan monitoring kontrak kerja. Metodologi yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC), dengan implementasi backend menggunakan Lumen Framework dan database PostgreSQL, serta frontend menggunakan Vue. Sistem memanfaatkan teknologi Docker untuk efisiensi pengelolaan server. Fitur utama meliputi pembuatan kontrak otomatis, pengelolaan data karyawan, ekspor laporan format Excel dan PDF, serta integrasi evaluasi kinerja. Hasil menunjukkan sistem mampu meningkatkan efisiensi proses manajemen kontrak dan menyediakan solusi komprehensif pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien. Kata kunci: Sistem Informasi. Manajemen Kontrak. Beauty Advisor. Lumen Framework. Vue. Abstract Employee data and employment contract management are important aspects in supporting company operations, especially in the cosmetics and retail industry. This research aims to develop a webbased information system for employee contract management at PT SINERGI GLOBAL SERVIS, a subsidiary of Martha Tilaar Group. The system is designed to support employee data management, particularly Beauty Advisors, as well as contract creation and monitoring processes. The methodology used is Software Development Life Cycle (SDLC), with backend implementation using Lumen Framework and PostgreSQL database, and frontend using Vue. The system utilizes Docker technology for server management efficiency. Key features include automatic contract generation, employee data management, report export in Excel and PDF formats, and performance evaluation integration. Results show that the system can improve contract management process efficiency and provide a comprehensive solution for effective and efficient human resource management. Keywords: Information System. Contract Management. Beauty Advisor. Lumen Framework. Vue. Pendahuluan Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi aspek krusial dalam operasional perusahaan. PT SINERGI GLOBAL SERVIS (SGS), anak perusahaan Martha Tilaar Group, bertanggung jawab mengelola Beauty Advisor (BA) yang merupakan tenaga penjualan sekaligus konsultan kecantikan. Saat ini, pengelolaan data karyawan masih dilakukan secara konvensional menggunakan Excel dan Word, menyebabkan risiko kesalahan tinggi, waktu pemrosesan lama, serta kesulitan pelacakan riwayat kontrak. Dalam era digital, pengelolaan SDM yang efektif memerlukan adaptasi terhadap kemajuan teknologi, yang mencakup pengenalan keterampilan baru, pengembangan kompetensi, dan perubahan budaya organisasi . Perusahaan yang masih menggunakan sistem manual dalam manajemen SDM cenderung mengalami kendala dalam efisiensi waktu, keakuratan data, serta kemampuan merespons perubahan dengan cepat . Penerapan sistem informasi SDM dapat mempercepat pemrosesan dokumen secara signifikan serta mengurangi kesalahan data dibandingkan dengan metode manual . Berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi manajemen kontrak dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data. Perancangan sistem informasi manajemen kontrak di Fakultas Rekayasa Industri. Universitas Telkom, menunjukkan bahwa sistem berbasis digital http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. mampu memfasilitasi proses monitoring, controlling, dan reporting kontrak kerja secara lebih efektif dibandingkan dengan metode manual menggunakan Microsoft Excel atau Spreadsheet . Penelitian ini mengembangkan sistem informasi manajemen kontrak khusus untuk Beauty Advisor di PT SINERGI GLOBAL SERVIS menggunakan teknologi web modern. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolaan data yang tersebar, proses pencarian yang tidak efisien, pembuatan kontrak manual, dan ketiadaan notifikasi otomatis. Metode Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem terintegrasi yang menggabungkan teknologi informasi, prosedur operasional, dan keterlibatan manusia untuk mengumpulkan, menyimpan, mengolah, serta menyajikan informasi guna mendukung proses pengambilan keputusan dan aktivitas manajerial organisasi . Selain itu. SIM juga mengintegrasikan teknologi informasi dengan prinsip serta praktik manajemen untuk membantu organisasi dalam mengelola sumber daya secara efisien dan Dengan adanya SIM, pengambil keputusan memperoleh informasi yang relevan dan akurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas keputusan serta mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan. Implementasi SIM juga memungkinkan pengelolaan aspek-aspek manajemen seperti sumber daya manusia dan operasional dilakukan secara lebih terstruktur dan terkoordinasi . Metode Waterfall Metode Waterfall adalah salah satu model pengembangan perangkat lunak yang menggambarkan proses kerja sebagai alur linier dan terstruktur, di mana setiap tahap dilakukan secara berurutan seperti aliran air terjun dari atas ke bawah. Model ini membagi siklus hidup perangkat lunak ke dalam beberapa fase utama, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem . , implementasi, pengujian, dan Setiap tahap harus diselesaikan secara menyeluruh sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya . Pendekatan ini menekankan dokumentasi yang lengkap dan kontrol proses yang ketat, sehingga cocok digunakan dalam proyek dengan kebutuhan yang sudah jelas dan stabil sejak awal. Tahapan dalam metode Waterfall dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Tahapan Metode Waterfall . Requirment Analysis Proses awal dalam pengembangan sistem dimulai dengan kegiatan pengumpulan informasi melalui berbagai metode seperti diskusi, observasi lapangan, survei, maupun wawancara dengan pihakpihak terkait. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pengguna. Informasi yang terkumpul kemudian dianalisis secara sistematis guna memastikan bahwa seluruh spesifikasi kebutuhan pengguna telah teridentifikasi dan terdokumentasi secara lengkap dan akurat sebagai dasar dalam tahap perancangan sistem selanjutnya. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Design Setelah spesifikasi kebutuhan sistem berhasil ditetapkan pada tahap analisis, langkah berikutnya adalah menuangkan informasi tersebut ke dalam proses perancangan sistem dan perangkat lunak secara Tahap desain ini bertujuan untuk menghasilkan representasi menyeluruh mengenai bagaimana sistem akan bekerja, baik dari sisi struktur maupun alur fungsionalnya. Desain yang dihasilkan mencakup aspek logis maupun fisik, termasuk rancangan antarmuka, basis data, dan arsitektur sistem. Selain itu, tahap ini juga mencakup perencanaan infrastruktur perangkat keras yang diperlukan guna memastikan sistem yang dikembangkan dapat beroperasi secara optimal sesuai dengan arsitektur perangkat lunak yang telah dirancang. Development Pada tahap pengembangan, kode program ditulis berdasarkan desain yang telah disusun Pekerjaan dibagi menjadi modul-modul kecil agar proses pengelolaan dan pengembangan dapat dilakukan secara bertahap dengan lebih mudah. Setiap modul dibuat secara terpisah dan dipersiapkan untuk diintegrasikan dengan modul lainnya pada tahap selanjutnya, sehingga membentuk sistem yang utuh dan berfungsi sesuai dengan rancangan. Testing Setelah setiap modul selesai dikembangkan dan diuji secara individual, langkah selanjutnya adalah mengintegrasikan semua modul tersebut menjadi sebuah sistem yang lengkap. Proses integrasi ini diikuti dengan pengujian menyeluruh terhadap sistem secara keseluruhan untuk mengidentifikasi potensi kesalahan atau masalah yang mungkin terjadi. Fokus utama pada tahap ini adalah memastikan bahwa sistem berfungsi dengan baik dan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan. Maintenance Pada tahap akhir metode Waterfall, perangkat lunak yang telah selesai dikembangkan mulai dioperasikan dan dijalankan oleh pengguna. Proses pemeliharaan menjadi bagian penting di mana perbaikan terhadap kesalahan yang belum terdeteksi sebelumnya dilakukan, sekaligus melakukan pembaruan serta penyesuaian sistem sesuai dengan kebutuhan yang muncul selama penggunaan. Tahap ini bertujuan untuk menjaga agar perangkat lunak tetap berfungsi secara optimal dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna secara berkelanjutan. Database Database merupakan sekumpulan informasi yang diorganisasi secara sistematis untuk memudahkan proses penyimpanan, pengelolaan, dan akses data. Dalam sistem basis data terdapat komponen penting seperti model data, skema, dan bahasa kueri yang memungkinkan interaksi pengguna dengan data secara efisien. Sistem basis data dijalankan menggunakan perangkat lunak yang dikenal sebagai Database Management System (DBMS), yang berfungsi mengatur serta membatasi akses data guna menjaga integritas, keamanan, dan performa sistem secara optimal. Penggunaan basis data dalam lingkungan bisnis memberikan manfaat signifikan, antara lain peningkatan efisiensi operasional, pengurangan duplikasi data, serta konsistensi dan keakuratan informasi. Selain itu, basis data juga mendukung proses analisis yang lebih akurat sehingga membantu manajemen dalam pengambilan keputusan strategis berbasis data. Kemampuan mengelola data dalam volume besar memungkinkan organisasi mengidentifikasi pola dan tren yang berguna untuk merumuskan langkah bisnis yang lebih tepat sasaran . PostgreSQL adalah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) open source yang memungkinkan pengelolaan data terstruktur dalam tabel-tabel yang saling berelasi. Sistem ini dapat digunakan dan dimodifikasi secara bebas tanpa biaya. Fungsi utama PostgreSQL adalah penyimpanan dan pengelolaan data menggunakan bahasa query SQL. Keunggulan PostgreSQL antara lain dukungan terhadap standar SQL yang lengkap, kemampuan menangani data dalam volume besar. Sistem ini juga dikenal memiliki kompatibilitas tinggi dengan berbagai platform dan bahasa pemrograman, menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi bisnis skala kecil hingga besar . http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. PHP Bahasa pemrograman PHP (PHP Hypertext Preprocesso. merupakan salah satu teknologi utama yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi backend pada situs web, karena PHP dijalankan di sisi server . eb serve. Dengan menggunakan PHP, pengembangan web tidak hanya terbatas pada konten statis seperti yang dihasilkan oleh HTML. CSS, dan JavaScript, tetapi memungkinkan pembuatan halaman web yang dinamis dan interaktif. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menambahkan berbagai fitur dan fungsi yang dapat merespon input pengguna, mengelola data, serta berinteraksi dengan basis data secara real-time. Oleh karena itu. PHP menjadi pilihan populer dalam membangun aplikasi web yang kompleks dan fungsional . Selain itu. PHP juga mudah untuk dipelajari karena didukung oleh banyak sumber daya, sehingga memudahkan pengembang untuk membuat dan mengembangkan aplikasi web dengan cepat dan efisien. Docker Docker container merupakan sebuah teknologi virtualisasi ringan yang memungkinkan pengemasan dan pengelolaan berbagai aplikasi secara terpisah dalam lingkungan yang terisolasi. Teknologi ini sangat sesuai untuk penerapan arsitektur sistem berbasis microservices, karena setiap layanan atau modul aplikasi dapat dijalankan dalam kontainer yang independen. Meskipun terpisah, kontainer-kontainer tersebut tetap dapat saling berkomunikasi melalui protokol yang telah ditentukan, sehingga menjaga integrasi sistem tetap berjalan lancar. Selain itu, penggunaan Docker container membantu meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya server, khususnya CPU dan memori, karena sifatnya yang ringan dan cepat dibandingkan mesin virtual tradisional. Dengan demikian. Docker mendukung pengembangan dan penyebaran aplikasi yang lebih fleksibel, skalabel, dan efisien dalam lingkungan komputasi modern . Lumen Laravel Lumen Laravel adalah framework PHP mikro yang dikembangkan oleh Taylor Otwell sebagai versi yang lebih ringan dan cepat dari framework Laravel. Framework ini khusus dirancang untuk memfasilitasi pembuatan API web dengan performa tinggi dan efisiensi sumber daya yang optimal. Dengan fitur-fitur penting seperti sistem routing yang fleksibel, middleware untuk pengelolaan request, serta dukungan migrasi database. Lumen mampu membantu pengembang dalam membangun aplikasi web yang responsif dan dapat menangani beban kerja yang besar secara efektif . Selain itu. Lumen juga menawarkan kemudahan integrasi dengan berbagai layanan pihak ketiga seperti sistem autentikasi, caching, dan layanan antrian pesan . , yang mempercepat proses pengembangan. Keunggulan lain dari Lumen adalah kemampuannya dalam skalabilitas, memungkinkan aplikasi berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pengguna tanpa mengorbankan kinerja. Hal ini menjadikan Lumen sangat ideal untuk pengembangan aplikasi modern, khususnya yang berbasis mikroservis dan API yang membutuhkan kecepatan serta stabilitas tinggi dalam lingkungan produksi. Unified Modelling Language Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa visual standar yang sering digunakan dalam dunia industri untuk menggambarkan dan merancang sistem perangkat lunak. UML membantu dalam memahami kebutuhan sistem, melakukan analisis dan desain, serta menjelaskan struktur dan cara kerja sistem, khususnya dalam pengembangan berbasis objek. Seiring berkembangnya pemrograman berorientasi objek. UML muncul sebagai alat bantu penting yang mampu memvisualisasikan dan mendokumentasikan sistem dengan cara yang mudah dipahami. Dengan berbagai jenis diagram seperti diagram kelas, use case, dan activity diagram. UML mempermudah tim pengembang untuk berkomunikasi dan bekerja secara terstruktur selama proses pembuatan perangkat lunak . http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Hasil dan Pembahasan 1 Perancangan Sistem Setelah melaksanakan identifikasi kebutuhan sistem melalui pengamatan alur kerja dan diskusi dengan tim HR PT SINERGI GLOBAL SERVIS, diperoleh kesimpulan mengenai spesifikasi kebutuhan pengguna untuk sistem yang akan dikembangkan. Spesifikasi tersebut meliputi berbagai aspek krusial, antara lain sistem yang mampu menunjang administrasi data Beauty Advisor dan pengelolaan kontrak kerja berbasis digital. Di samping itu, sistem perlu didesain dengan antarmuka yang user-friendly bagi pengguna HR dari beragam background, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan kemampuan teknis dalam bidang teknologi. Langkah selanjutnya adalah melakukan perancangan sistem. Pada fase perancangan sistem ini, hasil identifikasi kebutuhan ditransformasikan ke dalam bentuk diagram untuk memudahkan proses pengembangan sistem. Perancangan memanfaatkan Unified Modeling Language sebagai tools pemodelan. Diagram yang diimplementasikan dalam pemodelan meliputi Use case Diagram. Activity Diagram. Sequence Diagram. Class Diagram, dan Entity Relationship Diagram (ERD). Untuk Use case diagram sudah dibuat, sebagaimana terlihat pada Gambar 2 dan Gambar 3. Gambar 2. Use case Admin Diagram use case Admin pada Gambar 2 menunjukkan peran strategis Administrator dalam mengelola infrastruktur data sistem. Admin memiliki kewenangan penuh untuk mengelola master data yang menjadi fondasi operasional sistem. Admin juga bertanggung jawab dalam manajemen user untuk mengontrol akses pengguna HR ke dalam sistem, memastikan keamanan data, dan menjaga integritas Selain itu. Admin memiliki fungsi vital dalam pemeliharaan sistem melalui proses backup dan restore database untuk menjamin kontinuitas operasional dan mencegah kehilangan data penting. Admin dapat melakukan konfigurasi yang diperlukan untuk mendukung efisiensi kerja departemen HR dalam mengelola kontrak Beauty Advisor. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 3. Use case HR Diagram use case HR pada Gambar 3 menunjukkan peran HR dalam mengelola siklus hidup Beauty Advisor, mulai dari rekrutmen hingga evaluasi kinerja berbasis data POS dan BMI. HR dapat membuat, memperpanjang, dan memantau kontrak, serta menerima notifikasi otomatis saat kontrak akan Sistem juga mendukung pencetakan surat kontrak (PDF), ekspor data (Exce. , dan pemantauan status kontrak secara real-time melalui dashboard untuk mendukung pengambilan keputusan. Proses kerja sistem basis data divisualisasikan melalui diagram alir yang menunjukkan tahapan pembangunan dan pengelolaan basis data. Diagramnya dapat dilihat pada Gambar 4 di bawah ini. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 4. Activity Diagram Admin Gambar 4. menunjukkan Activity Diagram Admin yaitu bagaimana seorang admin bekerja dalam Prosesnya dimulai ketika admin memasukkan username dan password, lalu sistem akan mengecek apakah data yang dimasukkan benar atau salah. Jika benar, admin bisa masuk ke halaman utama, tapi jika salah, sistem akan menampilkan pesan kesalahan. Setelah berhasil masuk, admin bisa melakukan dua pekerjaan sekaligus yaitu mengatur data utama dan mengatur pengguna. Dalam kedua pekerjaan ini, admin bisa menambah, melihat, mengubah, atau menghapus data sesuai kebutuhan. Ketika semua pekerjaan selesai, admin bisa keluar dari sistem dengan melakukan logout, dan sistem akan menghapus sesi login tersebut. Diagram ini memperlihatkan dengan jelas langkah-langkah yang harus dilakukan admin mulai dari masuk hingga keluar dari sistem, termasuk pilihan-pilihan yang tersedia selama menggunakan sistem. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 5. Activity Diagram HR Gambar 5. Menunjukkan bagaimana HR bekerja dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Prosesnya dimulai ketika HR memasukkan username dan password, lalu sistem akan mengecek apakah data login benar atau salah. Jika salah, sistem akan menampilkan pesan kesalahan "Invalid Email or Password", tetapi jika benar. HR bisa masuk ke halaman utama sistem. Setelah berhasil masuk. HR dapat mengelola data pegawai, memantau surat kerja, dan mencetak surat kerja. Dalam setiap pekerjaan ini. HR bisa melakukan berbagai operasi seperti menambah, melihat, mengubah, atau menghapus data sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Sistem akan memproses semua operasi CRUD (Create. Read. Update. Delet. yang dilakukan HR, termasuk membuat surat kontrak dalam bnetuk PDF. Setelah semua pekerjaan selesai. HR bisa keluar dari sistem dengan melakukan logout, dan sistem akan mengakhiri sesi Diagram ini memperlihatkan alur kerja HR yang lebih kompleks dibandingkan admin karena melibatkan lebih banyak jenis data dan operasi yang harus dikelola. 2 Implementasi Setelah menuntaskan tahap perancangan database, pemodelan aktivitas pengguna, dan desain interface sistem yang telah ditetapkan. Langkah berikutnya adalah mengimplementasikan rancangan Sistem Informasi Manajemen Kontrak Beauty Advisor di PT SINERGI GLOBAL SERVIS. Berikut adalah hasil implementasi antarmuka Sistem Informasi Manajemen Kontrak Beauty Advisor yang telah http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 6. Tampilan Awal Web Pada Gambar 6 terdapat tampilan awal web. Pada bagian ini terdapat profile dari user yang sedang login, dan juga terdapat sidebar untuk mengakses halaman lainnya. Menu pada sidebar terdiri dari menu Admin dan Master Data. Gambar 7. Tampilan Dashboard Pada Gambar 7 menampilkan halaman dashboard yang berfungsi untuk membantu mengambil keputusan bedasarkan data yang tersaji secara visual. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Gambar 8. Tampilan Data Karyawan Pada Gambar 8 merupakan halaman untuk mengelola informasi lengkap karyawan seperti tambah, edit, hapus dan pencarian data Gambar 9. Tampilan Form Inputan Data Karyawan Gambar 9 merupakan form inputan data karyawan yang dimana form ini dirancang degan tata letak yang teroganisir untuk memudahkan proses pengisian data. Gambar 10. Tampilan Notifikasi Kontrak Pada Gambar 10 merupakan tampilan notifikasi kontrak yang otomatis akan pop-up mucul ketika membuka menu kontrak jika ada kontrak yang akan segera berakhir. http://e-jurnal. id/simkom Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. 3 Pengujian Pada fase ini yaitu pengujian menggunakan black box testing hal ini dilakukan untuk memastikan semua fitur dan fungsi sistem bekerja dengan baik sesuai dengan spesifikasi kebutuhan yang telah . Pengujian form login No. Skenario Email dan Password tidak diisi dan tombol login Memasukkan Email dan tombol login Mengosongkan Email mengisi tombol login Tabel 1. Pengujian Form Login Test case Hasil yang Sistem akan menolak dan Email: (Koson. Email: Email Password: (Koson. cannot be empty Password: Password cannot be empty Email: admin@admin. Password: (Koson. Email: (Koson. Password: . Memasukkan username dan password salah dan menekan tombol login Email: admin@admin. Password: Admin123 Memasukkan username dan password benar dan menekan tombol login Email: admin@admin. Password: Admin http://e-jurnal. id/simkom Sistem akan menolak untuk login dan pesan Password cannot be empty Sistem akan menolak untuk login dan pesan Email cannot be empty Sistem akan menolak untuk login dan Invalid Email or Sistem akan menerima dan menu awal pada Hasil Pengujian Kesimpulan Sesuai Berhasil Sesuai Berhasil Sesuai Berhasil Sesuai Berhasil Sesuai Berhasil Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. Pengujian pengolahan data karyawan No. Skenario Tabel 2. Pengujian pengolahan data karywan Test case Hasil yang Tidak jabatan, unit, tanggal join, nama, jenis kelamin, kode POS, alamat, email. No. Cabang: (Koson. Penempatan:(Koson. Jabatan: Koson. Unit: (Koson. Tanggal Join: (Koson. Nomor Identitas: (Koson. Nama: (Koson. Jenis Kelamin: (Koson. Kode POS: (Koson. Alamat: (Koson. Email: (Koson. Hasil Pengujian Kesimpulan Sistem tidak tombol untuk Sesuai Berhasil Sistem akan tombol simpan dan bisa Sesuai Berhasil No. Telepon: (Koson. Cabang: Jakarta Penempatan: Jakarta2 Jabatan: Beauty Memasukkan Advisor data pada Unit: SGS penempatan. Tanggal Join: jabatan, unit, 01/052025 tanggal join. Nomor Identitas: Nama: Amar nama, jenis Jenis Kelamin: Laki Ae kelamin, kode Laki POS, alamat. Kode POS: 13000 email. No. Alamat: Jakarta Raya Email:mar@gmail. No. Telepon: Pengujian pengolahan data kontrak No. Skenario Test case Tidak mengisi cabang, nama karyawan. No. kontrak, tipe Cabang: (Koson. Nama Karyawan: (Koson. Tipe Kontrak: (Koson. http://e-jurnal. id/simkom Hasil yang Sistem tidak akan tombol untuk menyimpan data Hasil Pengujian Sesuai Kesimpulan Berhasil Jurnal Sistem Informasi dan Sistem Komputer. Vol. No. Juli 2025 ISSN: 2715-906X (Onlin. 51717/simkom. kontrak awal, masa kerja Memasukkan data pada cabang, nama karyawan. No. kontrak, tipe kontrak awal, masa kerja Tanggal Awal Kontrak: (Koson. Masa Kerja: (Koson. Tanggal Kontrak Berakhir: (Koson. Keterangan: (Koson. Cabang: (Koson. Nama Karyawan:(Koson. Tipe Kontrak: (Koson. Tanggal Awal Kontrak: (Koson. Masa Kerja: (Koson. Tanggal Kontrak Berakhir: (Koson. Keterangan: (Koson. Sistem akan tombol simpan dan bisa menyimpan Sesuai Berhasil Kesimpulan dan Saran 1 Kesimpulan Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem informasi manajemen kontrak Beauty Advisor berbasis web yang mengintegrasikan teknologi Lumen Framework. Vue. js, dan PostgreSQL untuk menciptakan solusi komprehensif dalam pengelolaan sumber daya manusia di PT SINERGI GLOBAL SERVIS. Sistem yang dihasilkan tidak hanya mempercepat proses administrasi dan mengurangi risiko kesalahan data, tetapi juga menyediakan fitur notifikasi otomatis dan monitoring real-time yang mendukung pengambilan keputusan strategis, sehingga secara signifikan meningkatkan transparansi, efisiensi operasional, dan akurasi pengelolaan kontrak Beauty Advisor. 2 Saran Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan penambahan fitur tanda tangan digital untuk mewujudkan proses kontrak paperless, implementasi sistem notifikasi berbasis Email dan SMS untuk meningkatkan responsivitas, integrasi dengan sistem absensi dan penilaian kinerja untuk evaluasi yang lebih objektif, serta pengembangan aplikasi mobile untuk memudahkan akses HR di lapangan. Selain itu, diperlukan program pelatihan terstruktur bagi pengguna, pemeliharaan sistem berkala untuk menjaga keamanan dan performa, pengembangan modul analytics untuk business intelligence, serta pertimbangan implementasi Artificial Intelligence untuk prediksi perpanjangan kontrak berdasarkan analisis data historis dan kinerja Beauty Advisor. Daftar Pustaka