ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB EFEKTIVITAS PENERAPAN ABSENSI ONLINE DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SMK NEGERI 1 MURUNG PUDAK Maulidatul Husna* . Heni Suparti maulidatulhusna@gmail. access89@gmail. Program Studi Ilmu Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung Ae Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email : info@stiatabalong. ABSTRAK Perkembangan Teknologi saat ini memberikan kontribusi yang positif bagi instansi pemerintah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai. Hal ini yang menjadikan pemerintah mewujudkan dengan menciptakan sistem absensi online yang dapat digunakan untuk meminimalisir kecurangan dalam presentasi kehadiran Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan absensi online dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai di SMK Negeri 1 Murung Pudak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara dengan 5 orang Informan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak dikategorikan efektif tetapi masih ada beberapa pegawai yang belum menaati peraturan yang telah ditetapkan. Kata kunci : Efektivitas. Absensi. Disiplin THE EFFECTIVENESS OF ONLINE ATTENDANCE IMPLEMENTATION IN IMPROVING WORK DISCIPLINE OF CIVIL SERVANTS AT SMK NEGERI 1 MURUNG PUDAK ABSTRACT Technological advancements today provide a positive contribution to government institutions in improving employee work discipline. This has led the government to create an online attendance system, which is intended to minimize fraud in employee attendance reporting. The purpose of this study is to determine the effectiveness of online attendance implementation in improving work discipline among civil servants at SMK Negeri 1 Murung Pudak. This research uses a descriptive qualitative method, with data collected through interviews with five informants. The data analysis technique applied in this study is the interactive model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the implementation of online attendance in improving the work discipline of civil servants at SMK Negeri 1 Murung Pudak is categorized as effective, although some employees still do not fully comply with the established regulations. Keywords: Effectiveness. Attendance. Discipline JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB PENDAHULUAN Pendisiplinan pegawai sangat perlu untuk meningkatkan citra kerja maupun kinerja pegawai. Dalam penerapan disiplin, biasanya sistem absensi menjadi hal yang sangat penting dan di perlukan untuk mengetahui seberapa besar kedisiplinan Menurut (Hasibuan, 2. Absensi merupakan salah satu tolak ukur metode pengembangkan pegawai, jika absensi pegawai negeri sipil setelah mengikuti pengembangan menurun, maka metode pengembangan yang dilakukan baik, sebaliknya jika tetap berarti metode pengembangan yang diterapkan kurang Untuk Mengetahui disiplin pegawai dapat dilihat dari presensi kehadirannya dikantor, maka dari itu diperlukannya sistem absensi agar mampu mencatat dan mengumpulkan seluruh kehadiran. Absensi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk memantau kehadiran seseorang pada suatu kegiatan (Ayatullah. Sandi , & Wibowo. Sistem absensi sendiri merupakan salah satu metode untuk mengawasi kedisiplinan yang telah diterapkan oleh perusahaan atau instansi. Sistem absensi yang dimiliki oleh organisasi perusahaan atau isntansi bervariasi, seperti menerapkan absensi dengan sistem manual. Namun pada penerapan absensi manual memiliki kelemahan yang menyebabkan terjadinya manipulasi atau sistem titip absen sehingga menimbulkan pelanggaran terhadap sistem kerja pegawai akibatnya menyulitkan atasan untuk memberikan sanksi yang sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Karena masalah seperti inilah yang diperlukan diselesaikan dalam merealisasikan (Dalimunthe, 2. SMK Negeri 1 Murung Pudak sebelumnya telah melakukan absensi manual yaitu dengan cara menandatangani buku kehadiran yang ada di Akan tetapi, hal ini malah membuat kesulitan dalam mengontrol kehadiran pegawai karena sering terjadi permasalahan yaitu titip JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 absen, datang dan pulang kantor tidak sesuai peraturan serta pegawai selalu merapel paraf pada Seiring perkembangan, absensi kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin fingerprint yaitu dengan cara mendeteksi sidik jari di sebuah mesin yang ada di kantor. Namun, hal itu membuat resiko kecurangan pegawai dalam absensi lebih besar karena masih dapat di manipulasinya mesin Selain itu, absen menggunakan fingerprint memiliki kelemahan yaitu rekapitulasi hasil kehadiran dilakukan secara manual dan tidak real time. Kemungkinan file kehadiran pegawai dapat diubah Ae ubah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga jam kehadiran pun tidak valid. Oleh karena itu, sejak September 2022 SMK Negeri 1 Murung Pudak telah mengunakan absensi online hingga saat ini. Setiap pegawai wajib melakukan absen dengan batas waktu dan lokasi yang sudah ditentukan yaitu paling lambat 08. WITA pada saat jam masuk kerja dan pada saat pulang kerja pukul 16. 00 WITA. Dengan diterapkannya absensi online ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan pegawai negeri sipil dalam hal kedisiplinan waktu. Sistem yang dimiliki absensi online ini dapat mengurangi tingkat kecurangan yang sering terjadi dalam perusahaan dan instansi seperti manipulasi data dan penitipan absensi yang dilakukan oleh beberapa Melalui aplikasi absensi online , hanya pegawai yang dimaksud yang dapat mengakses akunnya sendiri. Berdasarkan penelitian terdahulu oleh (Ritonga, 2. menyatakan dengan adanya penerapan absensi online dapat meningkatkan disiplin para pegawai. Penelitian didukung oleh (Annisa, 2. yang menyatakan bahwa adanya absensi online memberikan dampak yang positif yaitu meningkatnya produktivitas dan motivasi Namun berbeda dengan penelitian (Aprianti, 2. yang menyatakan bahwa absensi online ini belum cukup efektif karena masih terdapat kendala dalam penggunaanya. Rumusan Masalah ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalah penelitian yaitu bagaimana efektivitas penerapan absensi online dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai negeri sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak ? Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang terdapat dalam penelitian ini, maka tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan absensi online dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai negeri sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak . Manfaat Penelitian Melalui penelitian ini diharapkan dapat diperoleh manfaat sebagai berikut : Manfaat Teoritis Untuk menambah wawasan keilmuan tentang penerapan absensi online dalam meningkatkan kedisplinan pegawai. Sebagai acuan dan referensi pada penelitian-penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan penerapan absensi online dan kedisiplinan pegawai serta menjadi bahan kajian lebih lanjut. Manfaat Praktis Bagi SMK Negeri 1 Murung Pudak Hasil penelitian ini dapat memberikan kontibusi berupa saran atau masukan pada SMK Negeri 1 Murung Pudak guna mengambil langkah yang tepat dalam rangka meningkatkan kesidiplinan pegawai. Bagi Akademisi Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi kemajuan akademisi dan dapat penelitian selanjutnya di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong. Khususnya pada program studi Administrasi Publik. Bagi Mahasiswa JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Dapat memperluas wawasan dan penerapan absensi online dalam dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai serta sebagai salah satu syarat dan kewajiban dalam menyelesaikan studi S1 untuk mencapai gelar sarjana Administrasi Publik pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong. TINJAUAN PUSTAKA Pada penelitian yang dilakukan, terdapat beberapa tinjauan pustaka yang mendukung penelitian tersebut. tinjauan pustaka tersebut antara . (Ritonga, 2. Hasil penelitian ini menyatakan dengan adanya penerapan absensi elektronik berbasis online dapat meningkatkan mencerminkan sesorang yang disiplin agar tepat waktu dalam bekerja. Absensi elektronik berbasis online juga telah mampu mengubah kebiasaan para pegawai yang dahulunya masih bisa merekayasa absen. Dampak dari pemanfaatan absensi elektronik berbasis online yaitu Kantor Kecamatan Medan Perjuangan menjadi kondusif dan siap untuk memberikan layanan kepada masyarakat. (Dalimunthe, 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan absensi online di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara telah berjalan cukup baik, dapat diliat dari beberapa indikator efektivitas menurut Tangkilisan: pencapaian target, terealisasikan dengan baik dalam meningkatkan disiplin kerja Kemampuan adaptasi, penerapannya mengalami kendala, salah satu faktornya kurangnya pemahaman pegawai dalam menggunakannya. Kepuasan kerja saat tahun 2020 dan 2021 mengalami penurunan dikarenakan pandemi covid-19. Tanggung jawab, telah dilakukan dengan baik dalam kehadiran maupun melaporkan kinerja. Adapun dampak yang diberikan yaitu produktivitas meningkat, namun saat pendemi covid-19 meningkatkan motivasi dimana pegawai akan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB mendapatkan TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawa. (Ridwan, 2. Hasil Penelitian ini Efektivitas Penggunaan EAbsensi diukut melalui indikator pengukuran efektivitas program meliputi upaya, efisiensi biaya, hasil, efektivitas biaya dan dampak. Berdasarkan efektivitas program, maka efektivitas aplikasi E - Absensi di SMKN 1 Sidrap meliputi upaya manajemen sekolah dalam pengadaan E Ae Absensi, terdapat efesiensi biaya dalam menjalankan program E Ae Absensi, hasil yang diharapkan tercapainya target peningkatan kedisiplinan Peserta Didik dan Tenaga Tendidik dalam proses pembelajaran, pengelolaan anggaran, dan dampak jangka panjang dalam pengadaan EAeAbsensi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan penggunaan anggaran sekolah. (Aprianti, 2. Hasil penelitian ini menyatakan ahwa penerapan absensi online di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjar telah berjalan cukup baik. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjar. Absensi elektronik . adalah sistem absensi yang dilakukan secara online dari perangkat milik pegawai. Perangkat ini kemudian akan terhubung ke sistem database kantor, sehingga ketika pegawai melakukan proses absensi tersebut akan terekam secara Terjadi peningkatan terhadap disiplin kerja pegawai dengan diberlakukannya absensi elektronik . ini tetapi belum cukup efektiv karena masih terdapat kendala dalam penggunaanya. Hal ini menunjukkan adanya perubahan yang cukup berpengaruh bagi pegawai untuk mentaati peraturan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. (Annisa, 2. Berdasarkan penelitian dilihat dari beberapa indikator efektivitas menurut Tangkilisan : pencapaian target, aplikasi sistem informasi absensi pegawai telah terealisasikan dengan baik dalam meningkatkan disiplin aparatur sipil negara, dimana telah mampu JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 mengubah kebiasaan para pegawai yang dahulu masih dapat merekayasa absensi. Kemampuan adaptasi, pada awal diterapkan aplikasi sistem informasi absensi pegawai masih adanya pegawai yang kurang memahami dalam cara penggunaannya. Kepuasan kerja, tunjangan kinerja sesuai disiplin dan kinerja komponen dan bobot yang sama dalam penghitungan tunjangan kinerja. Tanggung jawab, aplikasi sistem informasi absensi pegawai telah menciptakan pegawai yang memiliki tanggung jawab terhadap waktu dan Adapun dampak yang diberikan aplikasi sistem informasi absensi pegawai yaitu meningkatkan produktivitas dan motivasi Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan aplikasi sistem informasi absensi pegawai telah tercapai dengan efektif. Administrasi Publik Administrasi publik di Indonesia dikenal dengan istilah administrasi negara yakni salah satu aspek dari kegiatan pemerintahan (Kasim, 1. Menurut (Gordon, 1. administrasi publik adalah studi tentang seluruh proses, organisasi dan individu yang bertindak sesuai dengan peran dan jabatan resmi dalam pelaksanaan peraturan perundangan yang dikeluarkan oleh lembaga legislatif, eksekutif dan peradilan. Definisi ini secara implisit menganggap administrasi publik terlibat dalam seluruh proses kebijakan publik. Pandangan ini berbeda dengan pendapat Ellwein dan Hesse serta Peter . alam Knill et al, 2001, p. bahwa administrasi publik lebih berfungsi sebagai aplikasi hukum daripada pembuatan kebijakan dan kurang memiliki fleksibilitas dan diskresi secara komparatif ketika menerapkan provisi legal. Dalam arti luas, administrasi publik menurut (Henry, 1. merupakan suatu kombinasi teori praktik birokrasi Sementara itu, (Hughes, 2. menyatakan administrasi puhlik merupakan aktivitas melayani publik dan atau aktivitas pelayan publik dalam melaksanakan kebijakan yang diperoleh dari pihak Pelaksanaannya didasarkan pada prosedur ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB dengan cara menerjemahkan kebijakan ke dalam Administrasi publik terfokus pada proses, prosedur dan kesopanan. Tujuan administrasi publik baik menurut (Henry, 1. maupun (Garcia & Khator, 2. ialah untuk memajukan pemahaman tentang pemerintah dan hubungannya dengan rakyat yang pada gilirannya akan memajukan kebijakan publik yang lebih responsif terhadap tuntutan sosial dan untuk menetapkan praktik manajemen yang efisien, efektif dan lebih manusiawi. Administrasi publik merupakan ilmu pengetahuan yang dinamis dan telah mengalami perubahan dan pembaharuan dari waktu ke waktu sesuai dengan tantangan yang dihadapi. Paradigma yang muncul merupakan sudut pandang ahli tentang perananan dan tantangan Administrasi Publik dalam menjawab masalah yang muncul. Walaupun selalu muncul perdebatan dalam sebuah paradigm akan tetapi secara umum para ahli menilai ada tiga perkembangan paradigma administrasi publik. Dalam beberapa literatur Administrasi Publik dari dalam maupun luar negeri secara umum terdapat tiga paradigma yang berkembang dalam Administrasi Publik yaitu : Old Public Administration (OPA). New Public Management (NPM), dan New Public Services (NPS). Efektivitas Menurut Gibson et. al pengertian efektivitas adalah penilaian yang dibuat sehubungan dengan prestasi individu, kelompok dan organisasi. Semakin dekat prestasi mereka terhadap prestasi yang diharapkan AustandarAy maka mereka dinilai semakin efektif (Tysara, 2. Menurut Miller (Tangkilisan, 2. , efektivitas adalah tingkat seberapa jauh suatu sistem sosial mencapai tujuannya, sedangkan efesiensi adalah perbandingan antara biaya dan hasil, sehingga efektivitas secara langsung dihubungkan dengan pencapaian suatu tujuan. Menurut Teori (Tangkilisan, 2. untuk mengukur seberapa efektif dalam mencapai tujuan dan sasaran ada beberapa kriteria atau indikator dari pada efektivitas sebagai berikut : JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Pencapaian Target, artinya sejauh mana target dapat direalisasikan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari sejauh mana pelaksanaan tujuan organisasi dalam mencapai target sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kemampuan adaptasi (Fleksibilita. , artinya keberhasilan organisasi dilihat dari sejauh mana organisasi dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi baik dari dalam organisasi dan luar organisasi. Kepuasan kerja, suatu kondisi yang dirasakan oleh seluruh anggota organisasi yang mampu Kenyamanan dan motivasi bagi peningkatan kinerja organisasi. Yang menjadi fokus elemen ini adalah antara pekerjaan dan kesesuai imbalan atau sistem yang diberlakukan bagi anggota organisasi yang berprestasi dan telah melakukan pekerjaan melebihi beban kerja yang ada. Tanggung melaksanakan tanggung jawab yang telah diembannya sesuai dengan ketentuan yang telah dibuat sebelumnya dan bisa menghadapi serta menyelesaikan masalah yang terjadi dengan pekerjaannya. Menurut (Mardiasmo, 2. Efektivitas adalah ukuran berhasil tidaknya pencapaian tujuan suatu organisasi mencapai tujuannya. Apabila suatu organisasi mencapai tujuan maka organisasi tersebut telah berjalan dengan efektif. Indikator efektivitas menggambarkan jangkauan akibat dan dampak . dari keluaran . program dalam mencapai tujuan program. Semakin besar kontribusi output yang dihasilkan terhadap pencapaian tujuan dan sasaran yang ditentukan maka semakin efektif proses kerja suatu unit Disiplin Pegawai Disiplin pegawai dalam manajemen sumber daya manusia berangkat dari pandangan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Oleh karena itu setiap organisasi perlu memiliki berbagai ketentuan yang harus ditaati oleh para anggotanya, standar yang harus dipenuhi. Untuk mencapai tujuan organisasi diperlukan kerja sama yang serasi ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB dalam tim kerja dan kesadaran yang tinggi bagi setiap anggota organisasi untuk bekerja sama secara sungguh Ae sungguh serta patuh terhadap peraturan yang telah ditetapkan. Kedisiplinan Menurut Singodimedjo (Singodimedjo, 2. adalah sikap kesediaan seseorang dan kerelaan seseorang untuk mematuhi dan menaati norma-norma peraturan yang berlaku di sekitarya. Disiplin pegawai yang baik akan mempercepat tujuan instansi, sedangkan disiplin yang merosot akan menjadi penghalang memperlambat pencapaian tujuan instansi (Sutrisno, 2. Pengertian ASN Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN, berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 1 angka 1 adalah profesi bagi Pegawai Negri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi Pemerintah. Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegawai ASN adalah pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat dengan PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan Indikator Disiplin ASN Menurut (Robbins, 2. terdapat tiga indikator disiplin kerja : Disiplin Waktu Disiplin waktu diartikan sebagai sikapatau tingkah laku yang menunjukkan ketaatan terhadap jam kerja, yang meliputi kehadiran dan kepatuhan JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 karyawan pada jam kerja, karyawan melaksanakan tugas dengan tepat waktu dan benar. Ketentuan Disiplin Jam Kerja ASN : Hari Senin s. d Kamis Masuk Kerja : Pukul 07. 30 Ae 08. 00 WITA. Pulang Kerja : Pukul 16. 00 WITA Hari JumAoat Masuk Kerja : Pukul 07. 30 Ae 08. 00 WITA. Istirahat : Pukul 11. 30 Ae 14. 00 WITA Pulang Kerja : Pukul 16. 00 WITA Setiap hari kerja seluruh ASN diwajibkan untuk mengikuti apel pagi pada jam 08. 00 WITA. Disiplin Peraturan Peraturan maupun tata tertib yang tertulis dan tidak tertulis dibuat agar tujuan suatu organisasi dapat dicapai dengan baik untuk itu dibutuhkan sikap setia dari karyawan terhadap komitmen yang telah ditetapkan tersebut. Kesetiaan disini berarrti taat dan patuh dalam melaksanakan perintah dari atasan dan peraturan tata tertib yang telah ditetapkan, serta ketaatan karyawan dalam menggunkan kelengkapan pakaian seragam yang telah ditentukan organisasi Disiplin Tanggung jawab Salah satu wujud tanggung jawab karyawan adalah penggunaan dan pemeliharaan peralatan yang sebaik-baiknya sehingga dapat menunjang kegiatan kantor atau produksi berjalan dengan lancar. Serta adanya kesanggupan dalam menghadapi pekerjaan yang menjadi tanggung jawab sebagai seorang karyawan seperti menjaga Produktivitas karena produktivitas ini tentu sangat berkaitan dengan upaya bekerja secara efektivitas dan efisiensi, selain itu juga dilakukan dalam rangka memenuhi target yang diberikan perusahaan, menjaga kualitas produksi untuk memastikan bahwa kualitas produksinya sesuai dengan standar perusahaan. Absensi Online ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Penilaian pegawai negeri sipil dapat dilakukan dengan berbagai aspek salah satunya adalah kedisiplinan yang dilhat dari ketepatan waktu kehadiran melalui absensi. Absensi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk memantau kehadiran seseorang. Selain itu, absensi merupakan hal yang wajib bagi instansi untuk mengetahui kedisiplinan pegawai dalam bekerja. Absensi adalah suatu pendataan kehadiran, bagian dan pelaporan aktivitas suatu institusi atau komponen institusi itu sendiri yang berisi data Ae data kehadiran yang disusun dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu Ae waktu diperlukan oleh pihak yang berkepentingan. Ada beberapa jenis absensi diantaranya adalah cara penggunaanya dan tingkat daya gunanya. Secara umum jenis Ae jenis absensi dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu : Absensi Manual adalah cara pengentrian kehadiran dengan cara menggunakan pena . anda tanga. Absensi non manual adalah suatu cara pengentrian kehadiran dengan menggunakan sistem terkomputerisasi bisa menggunakan kartu dengan barcode, finger print ataupun dengan mengentrikan nip dan sebagainya. Absensi juga berkaitan dengan penerapan disiplin yang ditentukan oleh masing Ae masing Pelaksanaan pengisian daftar hadir atau absensi secara manual . anya berupa buku daftar hadi. , akan menjadikan penghambat bagi instansi untuk memantau kedisiplinan pegawai dalam hal ketepatan waktu kedatangan dan jam pulang pegawai setiap hari (Rokhayah. Rohmatiah, & Mutmainah, 2. Pencatatan kehadiran dalam sebuah instansi dapat dilakukan dengan berbagai cara mulai dari fingerprint sampai dengan sistem Dengan berkembangnya teknologi saat ini yang telah memberikan dampak positif untuk instansi pemerintah ke arah yang lebih baik dalam hal mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya suatu pelanggaran dan disipin pegawai. Untuk itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 097 Tahun 2017 tentang Tata Kelola Absensi Online Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kalimantan Selatan dalam JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 pemerintahan yang berbasis elektronik. Salah satunya menggunakan absensi online dengan menggunakan smartphone android. Absensi online adalah pencatatan kehadiran yang memanfaatkan teknologi modern dengan menggunakan system cloud yang terhubung dengan data Base secara real time dimana sistem cloud tersebut bisa diakses dimana saja dan kapan saja selama terhubung dengan internet. Absensi online merupakan suatu program atau kebijakan dari pemerintah dengan menghubungkan pengelolaan data kehadiran Sistem absensi online dapat mengurangi tingkat kecurangan yang sering kali terjadi dalam perusahaan dan instansi seperti manipulasi data dan penitipan absensi online, hanya pegawai negeri sipil yang dapat mengakses akunnya sendiri. Selain itu, sistem absens online dapat menghasilkan laporan yang sangat akurat karena data Ae data absensi sudah diolah oleh sistem dan direkap dengan rapih. Sistem absensi online ini sangat diperlukan dalam setiap instansi karena dengan sistem absensi pihak instansi dapat menilai atau memantau kedisiplinan para pegawainya. Adapun tujuan dari penerapan absensi online antara lain: Memberikan kemudahan bagi pegawai yang bekerja pada luar kantor. Memberikan kemudahan bagi pegawai dalam pengajuan cuti. Memberikan informasi yang cepat kepada pegawai maupun perusahaan atau instansi tentang keberlangsungan kinerja. Dengan begitu setiap instansi akan lebih mudah dalam melakukan evaluasi kepada para Selain itu, adanya absensi dapat membantu meningkatkan mutu dari instansi itu Kerangka Berpikir Gambar 1 Kerangka Bepikir ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB penelitian ini yang menjadi lokasi penelitian adalah di SMK Negeri 1 Murung Pudak. Alasan peneliti memilih tempat tersebut karena lokasi ini strategis dalam pengumpulan data yang terkait dengan fokus penelitian yang akan penulis teliti. Sumber Data Sumber : Peneliti 2024 METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian Menurut (Sugiono, 2. metode penelitian pada dasarnya adalah merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kulitatif sesuai dengan rumusan masalah yang bersifat deskriptif. Metode penelitian ini digunakan oleh peneliti untuk memperoleh dan menyajikan data secara maksimal dan menyeluruh sesuai dengan teori yang digunakan dalam penelitian sehingga data yang diperoleh benar-benar memkualifikasi Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menjawab persoalan Ae persoalan suatu fenomena atau peristiwa yang terjadi saat ini, baik tentang fenomena dalam variabel (Arifin, 2. Penelitian Deskriptif ini dilakukan dengan tujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil Di SMK Negeri 1 Murung Pudak. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan tempat atau wilayah yang akan dilakukan penelitian. Dalam JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Merupakan sekumpulan informasi, yang berupa informasi atau angka hasil penelitian atau sesuatu kejadian atau sekumpulan informasi yang digunakan untuk menjawab masalah penelitian adalah daya yang berasal dari sumber-sumber yang sesuai dengan permasalahan penelitian. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 macam yaitu sebagai berikut: Data primer adalah Data primer dalam proses penelitian didefinisikan sebagai sekumpulan informasi yang diperoleh peneliti langsung dari lokasi penelitian melalui sumber pertama . esponden atau informan, melalui wawancar. atau hasil pengamatan yang dilakukan sendiri oleh peneliti (Martono. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date ( Siyoto dan Sodik, 2015 ) . Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dari informan yang berkaitan langsung dan dianggap paling memahami serta merasakan manfaat diterapkannya Sistem Absensi Online. Adapun subjek dalam penelitian ini yang menjadi informan Gambar 2 . Informan Penelitian Sumber : Peneliti 2024 Data Sekunder adalah sumber data yang dikumpulkan oleh peneliti dari berbagai sumber yang telah ada seperti Biro Pusat Statistik (BPS), buku, laporan, jurnal dan lain-lain (Siyoto dan Sodik, 2015:. Data Sekunder yang digunakan dalam penelitian ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB ini berupa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan penerapan pengunaan Absensi Online yang diperoleh dari SMK Negeri 1 Murung Pudak. Dalam hal ini, peneliti berada bukan dalam posisi orang pertama yang mengumpulkan data. memanfaatkan data pendukung yang dapat mendukung dan memperjelas data primer agar mampu menjawab permasalahan Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data merupakan rangka yang paling startegis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Adapun teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai Obervasi Observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti. Dalam pelaksanaan observasi . artisipasii observas. ialah peneliti melakukan pengamatan secara langsung dalam waktu sementara menjadi orang dalam atau menjadi dari komunikasi yang diobservasi atau diteliti. Observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan pengamatan langsung dimana dengan cara mengamati dan mencatat langsung di lokasi penelitian dengan gejala yang ada kaitannya dengan objek yang diteliti. Kegiatan observasi ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak . Wawancara Wawancara pengumpulan data dengan cara peneliti mengajukan pertanyaan secara lisan kepada seseorang . nforman atau responde. (Martono. Pada menggunakan teknik pengumpulan data yaitu Wawancara mendalam dilakukan seperti pembicaraan antara dua orang tentang satu hal atau berbagai hal. Akan tetapi pembicaraan JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 melainkan pembicaraan yang dilakukan untuk mendapatkan data yang valid, yaitu data yang menunjukkan sesuatu yang ingin diketahui. Dokumentasi Dokomentasi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa bentuk tulisan, gambar, atau karya-karya yang Metode dokumentasi dalam penelitian ini adalah pengumpulan data dengan mempelajari literaturAeliteratur ,buku- buku atau dokumen, dan data yang berkaitan untung mengungkap masalah penetian. Adapun dokumen-dokumen yang di gunakan di dalam penelitian ini. Analisis Data Data yang dikumpulkan selama penelitian kualitatif dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, termasuk dokumen tertulis, transkip wawancara, catatan hasil pengamatan, dan rekaman Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif Miles and Huberman. Analisis data kualitatif terdiri dari empat proses penting seperti yang dijelaskan oleh (Miles & Huberman, 2. Dalam penelitian kualitatif, analisis data dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Berikut ini adalah empat tahap utama dari metode analisis data Miles and Huberman : Gambar 3. Teknik Analisis Data Sumber : Sumber: diolah oleh peneliti, 2024 Data condensation Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dicatat dalam catatan lapangan yang terdiri dari dua bagian yaitu deskriptif dan reflektif. Catatan deskriptif adalah catatan alami, . atatan tentang apa yang ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB dilihat, didengar, disaksikan dan dialami sendiri oleh peneliti tanpa adanya pendapat dan penafsiran dari peneliti terhadap fenomena yang Catatan reflektif adalah catatan yang berisi kesan, komentar, pendapat, dan tafsiran peneliti tentang temuan yang dijumpai, dan merupakan bahan rencana pengumpulan data untuk tahap berikutnya. Data Display Setelah data terkumpul selanjutnya dibuat reduksi data, guna memilih data yang relevan dan bermakna, memfokuskan data yang mengarah untuk memecahkan masalah, penemuan, pemaknaan atau untuk menjawab Kemudian menyederhanakan dan menyusun secara sistematis dan menjabarkan hal-hal penting tentang hasil temuan dan maknanya. Pada proses reduksi data, hanya temuan data atau temuan yang berkenaan dengan permasalahan penelitian saja yang direduksi. Sedangkan data yang tidak berkaitan dengan masalah penelitian Dengan kata lain reduksi data digunakan untuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan dan membuang yang tidak penting, serta mengorganisasikan data, sehingga memudahkan peneliti untuk menarik kesimpulan. Data Condensation Penyajian data dapat berupa bentuk tulisan atau kata-kata, gambar, grafik dan tabel. Tujuan sajian data adalah untuk menggabungkan informasi sehingga dapat menggambarkan keadaan yang terjadi. Dalam hal ini, agar peneliti tidak kesulitan dalam penguasaan informasi baik secara keseluruhan atau bagianbagian tertentu dari hasil penelitian, maka peneliti harus membuat naratif, matrik atau grafik untuk memudahkan penguasaan informasi atau data tersebut. Dengan demikian peneliti dapat tetap menguasai data dan tidak tenggelam dalam kesimpulan informasi yang dapat membosankan. Hal ini dilakukan karena data yang terpencar-pencar dan kurang tersusun dengan baik dapat mempengaruhi peneliti dalam bertindak secara ceroboh dan mengambil JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 kesimpulan yang memihak, tersekat-sekat daan tidak mendasar. Untuk display data harus disadari sebagai bagian dalam analisis data. (Conclusions drawin. Penarikan kesimpulan disini dilakukan peneliti dari awal peneliti mengumpulkan data seperti mencari pemahaman yang tidak memiliki pola, mencatat keteraturan penjelasan, dan alur sebab akibat, yang tahap akhirnya disimpulkan keseluruhan data yang diperoleh Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam penelitian kualitatif merupakan temuan yang baru, dalam pengertian lain lain temuan tersebut masih bersifat samarsamar atau kurang jelas. Disini peneliti berusaha memperjelas dengan menggunakan teori yang sudah teruji keberhasilannya, lalu peneliti menganalisis temuan baru tersebut sehingga menjadi jelas dengan menggunakan komponen dari analisis data yaitu Kondensasi data . ata condensatio. ,Penyajian Data . ata displa. Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawin. Teknik Keabsahan Data Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai waktu, menurut Sugiyono . terdapat tiga macam triangulasi yaitu, triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber, triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda, dan triangulasi waktu juga sering mempengaruhi kredibilitas data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu triangulasi dengan cara melakukan pengecekan data melalui beberapa sumber lain dengan melakukan wawancara ke beberapa informan yang telah ditentukan peneliti. Peneliti membandingkan data yang diperoleh melalui sumber wawancara, observasi, dan dokumentasi ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Suatu penelitian diharapkan memperoleh hasil sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, disini peneliti memaparkan hasil temuan di lapangan yang diperoleh peneliti saat melakukan penelitian menggunakan metode penelitian mendalam dengan 5 . Informan, untuk mewakili dan memberikan keterangan Efektivitas PenerapanAbsensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil. Hasil yang dapat dilihat dalam beberapa indikator efektivitas yang dirincikan dari hasil penelitian : Pencapaian Target Taat Terhadap Waktu Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa efektifitas absensi online sudah memberikan dampak yang baik bagi pegawai negeri sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak, salah satunya dalam hal ketaatan terhadap Hal tersebut dikarenakan dalam pencatatan absensi online memiliki tingkat kebenaran yang akurat dalam pencatatan waktu datang ataupun waktu pulang. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pencapaian target dalam hal ketaatan terhadap waktu dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Peraturan Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui efektifitas absensi online dalam hal disiplin terhadap peraturan sudah baik berdasarkan jawaban dari 4 informan dan 1 Informan menjawab masih belum sesuai karena ada beberapa pegawai masih melanggar peraturan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pencapaian target dalam hal ketaatan terhadap peraturan dikategorikan Cukup Efektif. Taat Terhadap Tanggung Jawab Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ketaatan terhadap tanggung jawab seteleh diberlakukan absensi online dalam hal tingakat disiplin kerja pegawai baik kehadiran maupun kinerja sudah efektif sesuai dengan JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 tanggung jawab masing Ae masing. Karena apabila pegawai tidak bertanggung jawab dengan rencana kerja atau target yang ingin dicapai, ini dapat mempengaruhi SKP (Sasaran Kerja Pegawa. sehingga memperoleh hasil yang tidak optimal. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pencapaian target dalam hal ketaatan terhadap tanggung jawab dikategorikan Efektif. Kesimpulan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi secara keseluruhan mengenai indikator pencapaian target dalam hal ketaatan waktu, peraturan dan tanggung jawab dikatakan Kemampuan Adaptasi Taat Terhadap Waktu Bedasarkan hasil penelitan dapat diketahui kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap waktu sudah sesuai dan berjalan dengan baik dimana pegawai mampu beradaptasi dengan sistem aplikasi absensi online dan hadir tepat waktu. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap waktu dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Peraturan Bedasarkan hasil penelitian dapat diketahui kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap peraturan menunjukan bahwa telah mampu beradaptasi dengan baik sesuai dengan peraturan yang ada. Mesksipun terdapat satu atau dua orang yang terlambat dengan alasan tertentu, namun secara keseluruhan adaptasi sudah berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap peraturan dikategorikan Efektif Taat Terhadap Tanggung Jawab Bedasarkan hasil penelitian dapat diketahui kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap tanggung jawab sudah sesuai. Pegawai sudah mampu beradaptasi dengan absensi online serta bertanggung jawab terhadap absensi online masing Ae masing. Sehingga tidak adalagi istilah manipulasi / titip Berdasarkan hasil analisis dapat ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB disimpulkan bahwa kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan terhadap tanggung jawab dikategorikan Efektif. Kesimpulan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi secara keseluruhan mengenai kemampuan adaptasi dalam hal ketaatan waktu, peraturan dan tanggung jawab dikatakan efektif. Kepuasan Kerja Taat Terhadap Waktu Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa absensi online telah memberikan transparansi kehadiran, dan insentif yang diberikan berupa tambahan penghasilan dan diketahui absensi online juga efektif dalam meningkatkan disiplin dan ketaatan terhadap waktu kerja. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap waktu dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Peraturan Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kepuasan kerja terhadap peraturan sudah baik, semua pegawai telah menerapkan absensi online dan mengikuti aturan kerja yang ada dan adanya absensi online ini dapat meningkatkan disiplin terhadap peraturan di lingkungan kerja. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap peraturan dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Tanggung Jawab Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa adanya absensi online meningkatkan disiplin dalam mengelola tugas dan tanggung jawab. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap Tanggung Jawab dikategorikan Efektif. Kesimpulan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi secara keseluruhan mengenai indikator Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan waktu, peraturan dan tanggung jawab dikatakan Tanggung Jawab Taat Terhadap Waktu Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa absensi online telah memberikan transparansi kehadiran, dan insentif yang diberikan berupa tambahan penghasilan dan diketahui absensi online juga efektif dalam meningkatkan disiplin dan ketaatan terhadap waktu kerja. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap waktu dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Peraturan Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kepuasan kerja terhadap peraturan sudah baik, semua pegawai telah menerapkan absensi online dan mengikuti aturan kerja yang ada dan adanya absensi online ini dapat meningkatkan disiplin terhadap peraturan di lingkungan kerja. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap peraturan dikategorikan Efektif. Taat Terhadap Tanggung Jawab Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa adanya absensi online meningkatkan disiplin dalam mengelola tugas dan tanggung Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Kerja dalam hal ketaatan terhadap Tanggung Jawab dikategorikan Efektif. Kesimpulan dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi secara keseluruhan mengenai indikator Tanggung Jawab dalam hal ketaatan waktu, peraturan dan tanggung jawab dikatakan Pembahasan Dapat dilihat dari hasil rekapitulasi jawaban wawancara diatas dari pengamatan penulis sehingga dapat ditarik kesimpulan dan membahas penelitian berdasarkan Teori (Tangkilisan, 2. terbagi menjadi beberapa indikator yang menjadi alat ukur untuk mengetahui efektivitas penerapan absensi online dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai negeri sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak . Pencapaian Target JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan bahwa pencapaian target adalah sejauh mana terlaksananya tujuan instansi dalam mencapai target sesuai degan tujuan yang telah ditentukan agar dapat terealisasikan dengan baik. Dalam penerapan absensi online memiliki target yang menjadi acuan apakah yang diterapkan telah mampu memenuhi target yang diinginkan oleh pemerintah. Pencapaian target bisa dilihat dari bagaimana sistem dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang Pencapaian target berupa disiplin kerja terhadap kehadiran dan kinerja pegawai di SMK Negeri 1 Murung Pudak telah terealisasikan dengan baik dan adanya absensi online dapat meningkatkan disiplin serta kinerja Hal tersebut disebabkan karena pencatatan waktu pada absensi online bekerja secara sistematis sesuai dengan pada waktu saat pegawai melakukan absensi. Hal ini dikarenakan pada aplikasi absensi online memiliki tingkat kebenaran dalam pencatatan waktu absensi baik itu pada saat datang kekantor maupun saat pulang sehinga tidak ada lagi manipulasi absen. Sehingga berdasarkan indikator pencapaian target, maka Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak sudah berjalan dengan efektif. Kemampuan Adaptasi Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan bahwa kemampuan beradaptasi adalah suatu kondisi yang harus dirasakan para pegawai dalam menyesuaikan diri dengan suatu perubahan yang terjadi. Kemampuan beradaptasi yang dirasakan oleh pegawai di SMK Negeri 1 Murung Pudak adalah pegawai sudah menguasai dan mampu beradaptasi pada penerapan absensi online, hadir tepat waktu dan mematuhi peraturan yang Meskipun untuk awal penerapan sistem absensi online ada beberapa pegawai yang masih belum begitu paham namun seiring berjalannya waktu semua pegawai sudah mampu beradaptasi dan menguasai absesi JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 online ini. Sehingga berdasarkan indikator kemampuan beradaptasi, maka Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak sudah berjalan dengan efektif. Kepuasan Kerja Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kepuasan kerja merupakan suatu kondisi yang dirasakan seluruh pegawai untuk meningkatkan semangat kerja pegawai serta memberikan kenyamanan pegawai dalam hal Penerapan absensi online ini membuat sistem absensi jauh lebih efektif dan efesien, hal ini dikarenakan proses absen yang mudah serta memiliki akurasi yang baik. Absensi online memberikan kepuasan kerja untuk pegawai dimana jika para pegawai mengikuti peraturan yang sudah ditentukan seperti disiplin dalam kehadiran dan kinerja maka pegawai negeri sipil akan memperoleh TPP (Tunjangan Penambahan Penghasila. sesuai dengan golongan/jabatan dari masing-masing pegawai. Sehingga berdasarkan indikator kepuasan kerja, maka Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak sudah berjalan dengan efektif. Tanggung Jawab Berdasarkan hasil penelitian maka ditemukan bahwa Salah satu tanggung jawab pegawai negeri sipil adalah disiplin, dimana tanggung jawab yang dimaksud adalah bagaimana seorang pegawai negeri sipil menjalankan tugasnya dan menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Pada SMK Negeri 1 Murung Pudak diberlakukannya absensin online ini sudah baik dimana pegawai bertanggung jawab pada tugas yang diberikan dan dapat menyelesikan waktu. Setiap pegawai negeri sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak memiliki tanggung jawab masing-masing baik dalam hal kehadiran maupun dalam hal kinerjanya karena jika tidak dijalankan sesuai dengan peraturan yang telah ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB ditentukan akan ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh pegawai yaitu pemotongan TPP yang sesuai dengan golongan / jabatan dari masing-masing pegawai tersebut. Sehingga berdasarkan indikator tanggung jawab, maka Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai Negeri Sipil di SMK Negeri 1 Murung Pudak sudah berjalan dengan efektif. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang dikemukakan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa Efektivitas Penerapan Absensi Online Dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai di SMK Negeri 1 Murung Pudak dikategorikan Efektif. SARAN