Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 1. Mei 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: https://doi. org/ 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Penyuluhan Bahaya Narkoba serta Upaya Pencegahannya di Kalangan Remaja Kepada Siswa SMK 2 Wisata Perintis. Kota Depok. Dr. Ir. Sarojini Imran. SiA. Yusfi ShabrinaA. Syeda Zainab NasirA. Marsha Desty FerentyaA. Marcela Dwi Amanda. Fairly Ivana Luqiana NasutionA. Pariwisata. Fakultas Pariwisata. Universitas Pancasila E-mail : imran@univpancasila. yusfishabrina@gmail. comA, shakillazainab95@gmail. comA, ferentyasastra@gmail. comA, marceladwiamanda13@gmail. comAA, fairlyivana@gmail. Abstrak Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK 2 Wisata Perintis Depok tentang bahaya narkoba dan upaya pencegahannya. Metode yang digunakan mencakup pre-test, post-test, penyuluhan materi, serta aktivitas interaktif seperti diskusi dan ice-breaking. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman siswa meningkat dari 76% menjadi 89% setelah penyuluhan. Hal ini mencerminkan efektivitas kegiatan dalam menambah wawasan siswa tentang bahaya narkoba. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya peran sekolah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Kata kunci: Penyuluhan. Bahaya Narkoba. Remaja Abstract This counseling aims to improve the understanding of SMK 2 Wisata Perintis Depok students regarding the dangers of drugs and preventive measures. Methods used include pre-test, post-test, material counseling, and interactive activities such as discussions and ice-breaking. Results show that the average student's understanding increased from 76% to 89% post-counseling. This indicates the effectiveness of the activities in enhancing students' awareness of drug dangers. This activity underscores the importance of the school's role in combating drug abuse among teenagers. Keywords: Counseling. The danger of drugs, teenager Submit: April 2024 Diterima: Mei 2024 Publis: Mei 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Narkotika adalah obat atau zat yang terbuat dari bahan kimia sintetik atau buatan manusia atau bahan alami yang berasal dari metabolisme sekunder tumbuhan dan tumbuhan (Azmin & Rahmawati, 2. Ketika obat masuk ke dalam tubuh manusia, baik secara oral . elalui mulu. , dihirup . elalui hidun. , atau melalui infus . elalui mempengaruhi sistem saraf, terutama Penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai gangguan antara lain disfungsi psikis, fisik, dan sosial (Wijaya & Anam, 2. Risiko terhadap generasi muda, khususnya remaja, perlu diperhatikan. Dampak negatif penggunaan narkoba dan obatobatan terlarang sangat berbahaya bagi kesehatan dalam jangka pendek maupun jangka panjang (Marpaung, 2. Anak merupakan generasi muda pewaris cita-cita bangsa dan merupakan sumber daya unggul bagi pembangunan Dalam bidang kesehatan, ketersediaan jenis obat tertentu sangat penting untuk meningkatkan kondisi kesehatan, namun bila digunakan secara kecanduan dan merugikan. Penyalahgunaan dan penyebaran narkoba kini menjadi masalah global ancaman bagi negara-negara sehingga memerlukan upaya kolektif untuk mencegah, mengendalikan, dan Bencana pertama dialami menimbulkan kerugian bagi penggunanya sendiri, namun kemudian meningkat menjadi masalah keluarga dan akhirnya menjadi masalah besar bagi negara. Penggunaan dan peredaran narkoba terutama dilakukan oleh anak-anak usia sekolah. Salah satu penyebab yang paling mendasar adalah Vol. 8 No. Mei 2024 pergaulan bebas (Jumadewi et al. Berdasarkan data Kasus Narkotika yang diunggah oleh Pusat Penelitian. Data, dan Informasi Badan Narkotika Nasional (PUSLITDATIN BNN), jumlah kasus narkotika dalam rentang tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup drastis dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 879 kasus. Situasi ini tentunya memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak, termasuk dari instansi pendidikan guna mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, khususnya bagi Indonesia, penyalahgunaan narkotika di kalangan mengkhawatirkan kesehatan dan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan siswa SMK dilakukan(Syam et al. , 2. Sekolah memiliki peran yang signifikan dalam bahaya narkotika kepada siswa. Melalui program sosialisasi yang tepat, sekolah dapat menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran dan sikap yang positif terhadap narkotika. SMK 2 Wisata Perintis Depok, sebagai salah satu lembaga pendidikan, memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman yang tepat kepada siswanya tentang bahaya penggunaan narkotika. Agent of Change yang bukan menjadi penonton, pemilik, pengedar, penadah, maupun pemakai, mahasiswa diharapkan dapat menjadi kelompok massa idealis yang mampu menjunjung nilai-nilai norma dan moral (Lestari. Mahasiswa perubahan masyarakat ini, sudah seharusnya berperan serta dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba salah satunya melalui pengabdian Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) mengajar kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian berupa transfer ilmu ini, mengedukasi terkait bahaya narkoba saja, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur nilai-nilai Pancasila(Suriani et al. , 2. Program pengabdian mengajar ini meliputi pemaparan materi tentang jenis-jenis narkoba, dampak negatifnya bagi kesehatan fisik, psikis, dan masa depan, serta cara-cara pencegahan dan Selain pembelajaran dikemas secara interaktif dan menarik, dengan adanya sesi icebreaking, diskusi, dan games berhadiah. Selain itu, diadakan juga sesi kuis pretest dan post-test sebagai strategi evaluasi untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran dalam kegiatan pengabdian kepada Siswa/i Kelas 10 A Perhotelan. Siswa dan siswi dengan perolehan skor post-test tertinggi, akan diurutkan menjadi peringkat 1, 2, dan 3 serta mendapat hadiah sebagai apresiasi atas prestasi mereka. Sesi pembelajaran berlangsung dengan antusias yang besar dari siswa dan siswi, serta diperoleh hasil post-test dengan skor rata-rata pemahaman mencapai 89% dari hasil pre-test 76%. Peningkatan persentase pemahaman ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila telah berjalan secara efektif dan mampu menambah pemahaman siswa/i Kelas 10 A Perhotelan SMK 2 Wisata Perintis terkait bahaya narkoba. Vol. 8 No. Mei 2024 ini, strategi pembelajaran digunakan memberikan kegiatan pre-test ,post-test dan angket kepuasan kepada siswa/I XA Perhotelan dan X-Kuliner. Tabel berikut memaparkan kegiatan yang lebih spesifik : Tabel 1. Kegiatan Program Pengabdian NO. FASE 1 Melakukan koordinasi dan sekolah SMK 2 WISATA PERINTIS DEPOK kepala sekolah dan guru Ae guru dengan kegiatan Pengabdi mengenai materi disampaikan dan diskusi terkait Persiapan bertujuan untuk berbagai aspek dapat berjalan dengan lancar METODE PELAKSANAAN Pada kegiatan Pengabdian Kepada Siswa/I SMK 2 Wisata Perintis Depok AKTIVITAS PEMATERI PESER Berdiskusi dengan pihak SMK 2 Wisata Perintis Depok Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Melakukan Tahap Pelaksanaan dengan dibagi Melakukan Pre-Test Quizizz n kepada Pemaparan Materi Pengajar kepada siswa/I melalui link Quizizz yang diisi kepada setiap siswa/i. Menyampaika Bahaya Narkoba yang oleh pengajar. Menanyakan Link Quizizz siswa/I terkait Mengisi an yang n oleh Vol. 8 No. Mei 2024 3 Melakukan Tahap Evaluasi Kegiatan angket kepuasan apakah siswa/I SMK WISATA PERINTIS DEPOK akan kegiatan melalui Google Form dan hasil akhir ialah Surat Angket. Menyim ak dan i materi Pengajar kepada siswa/I diisi melalui Google Form Siswa/I an yang Kegiatan Pre-Test dilakukan non-verbal bantuan Link Quizizz yang berisikan 10 pertanyaan tentang Bahaya Narkoba. Kegiatan Post-Test dilakukan dengan menggunakan bantuan Link Quizizz berisikan 10 pertanyaan yang sama dengan Pre-Test dengan rentan skor 0 Hal Untuk menganalisis data Pre-Test dan Post-Test, diperlukan Teknik Mengisi n oleh Melakukan Post-Test Link Quizizz n kembali n peserta HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian yang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2024 oleh Mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila kepada Siswasiswi kelas X Perhotelan SMK 2 Wisata Perintis Depok Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Upaya Pencegahannya di Kalangan Remaja. Kegiatan dimulai dengan perkenalan profil mahasiswa pengajar serta absensi siswa-siswi. Pengabdian mengajar ini pembelajaran yang interaktif, termasuk sesi pemaparan, diskusi, ice-breaking, kuis tebak-tebakan berhadiah, serta sesi Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) pre-test dan post-test sebagai strategi untuk mengukur tingkat efektivitas Hasil Pre-Test dan Post-Test Sebelum sesi pemaparan dimulai, diadakan Pre-Test terlebih dahulu untuk menguji pemahaman yang dimiliki siswa dan siswi terkait bahaya narkoba. Pre-Test dan Post-Test berisi 10 pertanyaan yang sama terkait bahaya narkoba yang akan dibahas pada sesi Sesi Pre-Test ini diikuti oleh 16 siswa-siswi dan memperoleh hasil rata-rata pemahaman sebesar 76%. Tabel 2. Soal dan Hasil Post-Test Bahaya Narkoba. Kelas X Perhotelan No. Pertanyaan Hasil Apa pengertian 100% Siswa-siswi menjawab dengan Apa yang harus dilakukan jika seseorang melihat menggunakan narkoba? 87,5% atau setara dengan 14 siswasiswi menjawab dengan Langkah pencegahan pertama yang dapat dilakukan untuk menjauhi narkoba 100% Siswa-siswi menjawab dengan Berikut adalah cara untuk memutuskan menggunakan narkoba, 56,25 % atau setara 9 Siswasiswi menjawab dengan benar Bagaimana narkoba dapat mempengaruhi kehidupan sosial 100% Siswa-siswi menjawab dengan Apakah semua narkoba menghasilkan efek yang sama pada tubuh 75% atau setara 12 Siswa-siswi menjawab dengan Vol. 8 No. Mei 2024 Mengapa penting bagi siswa SMK untuk memahami bahaya 87,5% atau setara dengan 14 siswasiswi menjawab dengan benar Apa yang harus dilakukan jika seorang teman mengajak mencoba narkotika? 100% Siswa-siswi menjawab dengan Mengapa para remaja rentan terhadap penggunaan narkotika? 81,25% atau setara 13 Siswasiswi menjawab dengan benar Bagaimana cara yang tepat untuk menolak tawaran dari teman 93,37% atau setara 15 Siswasiswi menjawab dengan benar Setelah sesi pemaparan, ice-breaking, dan diskusi, dilakukanlah sesi Post-Test untuk mengukur sejauh mana tingkat siswa-siswi pemaparan berlangsung. Dalam sesi Post-Test ini, diperoleh hasil persentase pemahaman sebesar 89%. Terdapat rata-rata siswa-siswi sebesar 13% setelah sesi pembelajaran, hal ini menunjukkan bahwa pengabdian mengajar yang dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila terbukti efektif dan mampu menambah pemahaman siswa-siswi Kelas X Perhotelan SMK 2 Wisata Perintis Depok terkait bahaya penyalahgunaan dan upaya pencegahan narkoba di kalangan remaja. Gambar 1. Sesi Pre-Test Siswa Kelas X Perhotelan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. Mei 2024 Narkoba dan Upaya Pencegahannya di kalangan remaja. Dalam sesi pemaparan materi, tebak-tebakan berhadiah untuk 2 orang siswa-siswi yang berhasil menebak siapa selebriti terkini yang tengah tersandung kasus narkoba. Setelah sesi pemaparan selesai, ice-breaking berhadiah dengan tema permainan AoTebak LaguAo untuk 5 orang siswasiswi yang mampu menebak judul dan penyanyi dari lagu yang . Membuka sesi Post-Test, yang diikuti secara seksama, antusiasme, dan kompetitif oleh para siswasiswi. Menyampaikan Juara Siswa-siswi berprestasi yang berhasil diperoleh oleh 4 orang siswi kelas X Perhotelan. Pemberian hadiah apresiasi kepada para juara dan melakukan sesi foto . Melakukan sesi foto bersama dengan seluruh siswa-siswi kelas X Perhotelan dan Ibu Kartika Aprili Yani S. Pd, selaku guru Bimbingan dan Konseling SMK 2 Wisata Perintis Depok. Gambar 2. Hasil Pre-Test dan Post-Test Siswa Kelas X Perhotelan Hasil Pemaparan Pemaparan materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba serta Upaya Pencegahannya di kalangan remaja yang dilakukan dengan tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa-siswi akan bahaya narkoba, jenis-jenis narkotika, dampak penggunaan narkoba, serta upaya Proses pembelajaran yang dilakukan secara interaktif ini diikuti dengan antusias dari para siswa dan siswi kelas X Perhotelan. Dalam kegiatan proses pembelajaran dan penyampaian materi ini, dilakukan dengan cara sebagai . Pengenalan profil mahasiswa dan perkenalan dengan para siswa -siswi melalui absensi . Menyampaikan pembelajaran serta pengumuman informasi bagi Siswa-siswi yang berhasil memperoleh skor Post-Test tertinggi akan diberikan hadiah . Membuka sesi Pre-Test dengan menyediakan Kode Barcode yang dapat dipindai oleh siswa-siswi untuk bergabung ke laman Quizizz. Menyampaikan materi pembelajaran terkait Bahaya Penyalahgunaan Gambar 3. Foto Bersama Para Juara Dengan Nilai Post-Test Tertinggi Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. Mei 2024 Diazepam dan Alprazolam. Jenis Psikotropika Antidepresan yang berfungsi untuk mengobati depresi serta gangguan mood lainnya, contoh dari antidepresan ini adalah Fluoxetine dan Sertraline. Kemudian yang terakhir ada jenis Stimulan atau psikotropika yang aktivitas otak serta merangsang sistem Methylphenidate dan Amfetamin. Jenis narkoba yang terakhir merupakan Zat Adiktif lainnya yang sering ditemukan di lingkungan sekitar, seperti Rokok. Pods atau Vape, dan Minuman Beralkohol. Dampak Penggunaan Narkoba Dampak yang dihasilkan akibat penggunaan narkoba mencakup dalam 3 aspek, yakni dampak secara fisik, psikologis dan sosial. Dampak fisik yang dihasilkan dari mengkonsumsi narkoba adalah terjadinya penurunan fungsi pernafasan, overdosis, kerusakan organ, serangan jantung, stroke, hingga Selain dampak fisik, narkoba juga memberikan dampak psikologis yang destruktif, seperti gangguan kecemasan, halusinasi, agresif, dan Selain itu, seseorang yang menggunakan narkoba juga turut mendapatkan dampak sosial seperti terancamnya masa depan dan peluang karir seseorang akibat penyalahgunaan narkoba ini. Kuis Tebak-tebakan Berhadiah dan Studi Kasus Narkoba Selain itu, untuk menjaga agar pembelajaran tidak membosankan, terdapat berbagai permainan, seperti kuis tebak-tebakan berhadiah dan permainan Tebak Lagu, sehingga suasana belajar tidak hanya informatif melainkan membuat suasana lebih Permainan menampilkan foto blur dua orang Gambar 4. Foto Bersama Seluruh SiswaSiswi Kelas X Perhotelan dan Ibu Kartika Aprili Yani Adapun, rincian materi pembelajaran Bahaya Narkoba disampaikan adalah sebagai berikut: Pengertian Narkoba Narkoba Narkotika. Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya yang berasal dari tanaman yang menyebabkan kecanduan. Jenis-jenis Narkoba Narkoba terbagi menjadi 3 jenis yaitu. Narkotika. Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya. Narkotika terbagi lagi menjadi 3 jenis, yakni Narkotika Alami atau narkotika yang zat adiktifnya tumbuh-tumbuhan, contohnya berupa Ganja. Koka. Hasis, dan Opium. Selain itu, narkotika juga ada yang berjenis Narkotika Semisintesis atau jenis narkotika yang diolah dan diambil intisarinya agar khasiatnya lebih kuat, contohnya adalah Morfin. Heroin, dan Kokain. Lalu jenis Narkotika Sintesis atau narkotika palsu yang dibuat dari bahan kimia, contohnya Petidin. Methadon, dan Naltrexon. Selanjutnya Narkoba Psikotropika, yang terbagi menjadi 3 jenis yakni Benzodiazepin yang merupakan sejenis obat penenang dan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) selebriti yang tengah tersandung kasus narkoba, yakni Ammar Zoni dan Chandrika Chika. Studi kasus yang menjadi pembahasan pada pemaparan ini adalah terkait kasus ditemukannya narkoba baru berbentuk permen di Jawa Tengah. Narkoba berbentuk permen ini TJC (Tetra Hydrocanabino. atau senyawa yang terdapat pada Tembakau Gorila, yang memberikan efek samping berupa efek halusinasi seperti mengonsumsi ganja. Penyebab Penyalahgunaan Narkoba Penyalahgunaan narkoba ini dapat disebabkan oleh 3 faktor, yakni faktor lingkungan, psikologis, dan ekonomi. Faktor lingkungan ini dapat disebabkan oleh sikap kurang disiplin, kurang mengembangkan diri secara kreatif dan Faktor menggunakan narkoba ini dapat berupa tekanan jiwa sehingga seseorang tidak lagi memikirkan sebab dan akibat di kemudian hari, serta dapat juga dari ketidaktahuan akan bahaya narkoba. Faktor permasalahan ekonomi juga mengonsumsi narkoba, yang mungkin disebabkan oleh kesulitan mencari pekerjaan dan banyaknya pengangguran sering menimbulkan keinginan untuk bekerja menjadi pengedar narkoba karena termotivasi untuk memperoleh uang secara instan dan tidak peduli apakah hal tersebut salah atau benar. Upaya Pencegahan Upaya yang dapat dilakukan agar dapat terhindar dari penggunaan narkoba yang membawa sejumlah dampak negatif tersebut dapat melalui Peran Orangtua dan Pendidikan. Orang tua dapat membuka komunikasi tentang narkoba serta memberikan dukungan emosional kepada anak-anak mereka. Selain itu, orangtua yang juga merupakan model Vol. 8 No. Mei 2024 peran . ole mode. anaknya, harus mampu menjadi contoh yang baik dengan tidak mengkonsumsi ataupun menggunakan narkoba dan alkohol. Pendidikan juga dapat turut serta program-program pendidikan yang efektif sehingga mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, risiko apabila terlibat, hingga dampak-dampak negatif narkoba kepada kesehatan fisik dan mental KESIMPULAN Berdasarkan hasil pre Ae test dan post Ae test yang telah dijalani oleh para siswa/i, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan mengenai bahaya narkoba kepada para siswa/i dari SMK 2 Wisata Perintis Depok telah berhasil meningkatkan pemahaman mereka mengenai bahaya narkoba. Hal tersebut persentase nilai para siswa dari angka 76% pada sesi pre Ae test menjadi 89% pada sesi post Ae test dan persentase hasil kepuasan pada angket siswa/i yang menyatakan 68,8% siswa/i telah mendapatkan wawasan baru dari materi yang telah dipaparkan dan dinyatakan sudah memahami materi dengan baik, 72,3% penyampaian dari mahasiswa pengajar sudah baik sehingga materi yang disampaikan mudah dipahami, dan 60% pembelajaran sehingga berlangsung sesi diskusi terbuka. Keberlajuntan mengharapkan agar diadakan kegiatan kolaborasi yang dilaksanakan kembali pada instansi pendidikan sekolah atas/kejuruan pengabdian mengajar yang dapat bermanfaat bagi siswa/i sebagai upaya Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Sehingga diharapkan kedepannya para siswa/i memiliki tingkat pemahaman yang cukup mengenai bahaya penyalahgunaan Vol. 8 No. Mei 2024 Kabupaten Purwakarta. Jurnal Hukum Positum, 4. , 98Ae115. Suriani. Al Azmi. Sitorus. Wijaya. , & Lubi. Penyuluhan Bahaya Narkoba Di Kalangan Remaja Khususnya Pelajar SMKN 1 Kisaran. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA, 3. 56Ae63. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih kami berikan kepada pihak yang bekerja sama baik dari Universitas maupun dari pihak sekolah yang memberikan wadah kepada kami untuk melakukan dan tanggung jawab kami sebagai mahasiswa untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah kepancasilaan mengucapkan terima kasih kepada guru-guru SMK 2 Wisata Perintis Depok yang telah terlibat dalam kegiatan ini. Syam. Nasution. Lase, . Putri. Nisa. , & Siregar. Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Narkoba Dan Pencegahannya Di Desa Rehuning II. Journal Of Human And Education (JAHE), 3. , 457Ae462. Wijaya. , & Anam. Pelatihan Pendidikan Karakter Dan Penyuluh Narkoba Bagi Karang Taruna. Pengurus Santri. Pemuda NU, dan Ibu-Ibu Pkk Di Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya. Kabupaten Lombok Tengah. Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1. , 10Ae15. REFERENSI