E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah (Studi Kualitatif di Kelas Vi SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandun. Ali Muhamad1. Sofyan Sauri2. Helmawati3. 1,2,3. Magister PAI UNINUS Bandung alhysangmuslim@gmail. ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu fenomena yang ditandai rusaknya moral generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi budaya salam melalui pembelajaran PAI untuk pembiasaan peserta didik di sekolah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui bagaimana implementasi budaya salam melalui pembiasaan peserta didik di kelas Vi SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandung. Implementasi budaya salam melalui pembelajaran PAI untuk pembiasaan peserta didik di kelas Vi SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandung melalui berbagai kegiatan yang mencerminkan dan dapat menumbuhkan akhlak Islami, diantaranya: halaqoh tarbawiyah, tahsin dan tahfidz QurAoan, pembinaan bahasa Arab, muhadhoroh, dan muhadatsah. Implementasi budaya salam melalui pembelajaran PAI untuk pembiasaan peserta didik di kelas Vi SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandung berdampak positif. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya pembiasaan akhlakul karimah mengucap salam kepada guru dan peserta didik serta mengedepankan sopan santun dan lebih bertanggung jawab dalam melakukan kegiataan yang mereka anggap benar dan yang mereka anggap salah serta menerima konsekuensi atas segala perbuatan yang mereka lakukan. Kata Kunci: Implementasi. Budaya Salam. Peserta Didik. ABSTRACT This research is motivated by a phenomenon marked by the corruption of the morale of the younger The purpose of this study was to determine how the implementing the greeting culture through Islamic Education learning to familiarize students at school. The research method used in this research is descriptive qualitative research, in which the data collected is in the form of words, pictures, and not numbers. This study was used to determine how the implementation of the culture of greetings through habituation of students in class Vi SMP Al-Qur'an. Bandung Regency. The implementation of the culture of greetings through learning Islamic Education for the habituation of students in class Vi SMP Al-Qur'an. Bandung Regency through various activities that reflect and can foster Islamic morals, including: halaqoh tarbawiyah, tahsin and tahfidz Qur'an. Arabic language development, muhadhoroh, and muhadatsah. This can be proven by the habituation of akhlakul karimah greeting teachers and students and promoting courtesy and being more responsible in carrying out activities that they think are right and which they consider wrong and receiving consequences for all their actions. The supporting factors for implementing the culture of greetings through Islamic Education learning for the habituation of students in SMP Al-Qur'an. Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Bandung Regency, include: . the role models of school principals and teachers, . availability of infrastructure, . support from parents of students. As for the inhibiting factors, among others: . the social conditions of the household, . the environment outside the school, students do not understand the importance of the culture of greeting. Keywords: Implementation. Greeting Culture. Students. Latar Belakang Masalah Lingkungan berbagai problem pendidikan dimana terdapat pembentukan karakter peserta didik. Apabila peserta didik yang melanggar peraturan lingkungannya itu baik akhlaknya, maka baik sekolah, tidak mengerjakan tugas, datang terlambat, menyontek, bolos dan ketidak sebaliknya apabila lingkungannya itu buruk patuhan peserta didik pada guru. Itu semua akhlaknya, maka tidak menutup kemungkinan akan buruk pula akhlak para peserta didik karakter religius. Hilangnya karakter religius 2016:. peserta didik tentu saja akan menjadikan Lingkungan pendidikan di sekolah seharusnya proses pendidikan tidak akan berjalan secara mampu membentuk karakter siswa. Guru maksimal, keadaan itu akan menghambat selain memperhatikan dan mendidik peserta tercapainya cita-cita dan tujuan pendidikan. didik agar memiliki akhlak yang lebih baik Akibat lain yang ditimbulkan oleh peserta seharusnya menjadi contoh dan teladan serta didik yang karakter religius kurang terbangun dengan baik adalah terpurukya kebiasaan dan (Sani Kadri, perilaku-perilaku lingkungan sekolah. Pembentukan karakter berbagai pelanggaran, baik itu di sekolah maupun luar sekolah (Aunillah, 2011:. pembentukan karakter juga sangat bergantung Walaupun kondisi remaja saat pada religius dan peranan orang tua sebagai kurang memiliki etika atau sopan santun, pembuka mata yang pertama bagi anak dalam rumah tangga (Jamaluddin, 2013:. hedonis,individualis. Namun demikian, pendidikan saat ini dibiasakan Kembali dalam beberapa sinetron tidak sepenuhnya dapat memenuhi harapan Dalam sinetron religi AuDunia TerbalikAy Fenomena itu ditandai dari dan AuAmanah Wali 4Ay telah tampak integrasi kondisi moral atau akhlak generasi muda Pendidikan karakter dalam kehidupan sehari- yang rusak. Tidak hanya itu, di lembaga hari, yaitu dengan membiasakan budaya Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Selain itu fenomena di dunia Islam terutama di daerah Timur Tengah khususnya amanah yang begitu berat yaitu menjadi di Negara Yordania kebiasaan salam itu khalifah Allah dengan mewujudkan suatu sangat lekat, bahkan kepada orang yang tidak tatanan masyarakat dan kehidupan yang kenalpun selalu menebarkan salam. diridhai Allah. Untuk menjalankan amanah Pendidikan karakter dikuatkan dalam hamba-Nya presiden nomor 87 tahun 2017 perintah Allah, manusia harus menuju kepada tentang penguatan Pendidikan karakter yang jalan keselamatan dan kesejahteraan. Manusia yang akan mengemban amanah tersebut harus gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab memiliki kesiapan mental serta kapasitas satuan pendidikan untuk memperkuat karakter zikir, pikir, dan amal yang berkualitas peserta didik melalui harmonisasi olah hati, (Sofyan Sauri, 2019:. PPK olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan Dalam al-QurAoan, as-Salam, pelibatan dan kerja sama antara satuan memiliki lebih dari satu arti, al-QurAoan Arab. Keteladanan dalam penerapan pendidikan kemukjizatan bahasa al-QurAoan adalah sebuah karakter pada masing-masing lingkungan Kata salam memiliki banyak pendidikan, berlangsung melalui pembiasaan arti, sesuai dengan perbedaan bentuk huruf- sepanjang waktu dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan sekolah, kegiatan penguatan mengucapkan salam penghormatan kepada karakter dilaksanakan terintegrasi dengan materi pembelajaran, metode pembelajaran bermakna Autunduk dan patuhAy. Ia juga sesuai dengan muatan kurikulum berdasarkan 2012:. perundang-undangan. Kata lainAy, menyelamatkanAy Au (Al-Mahami. Dengan demikian budaya salam sebagaimana Untuk itu nilai budaya salam hendaknya hasil penelitian Khanif Maksum dan Nilsi diwariskan secara mendasar agar melekat dan Suandari (LITERASI. Volume IX. No. menjadi jati diri bangsa pada masing-masing 2018,) merupakan implementasi yang berhasil Pendidikan nilai pada generasi membiasakan budaya salam. Dalam khazanah al-QurAoan, penciptaan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat manusia mempunyai misi yang amat luhur Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 memiliki jati diri dan peradaban maju (Sofyan Sauri, 2019:. Menurut Sofyan Sauri . bahwa Ketika siswa-siswi dalam tujuan pendidikan nasional tersurat meskipun kepada orang yang tidak kenal nilai-nilai Berdasarkan keagamaan, akhlak mulia, serta iman dan fenomena di atas peneliti mengusung tesis Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai dengan judul IMPLEMENTASI BUDAYA ilai Ilahiyya. merupakan core SALAM MELALUI PEMBELAJARAN PAI value pendidikan nasional. Oleh sebab itu. UNTUK PEMBIASAAN PESERTA DIDIK DI tugas pendidikan adalah membentuk anak SEKOLAH (Studi Kualitatif di Kelas Vi sehingga mempunyai karakter manusia yang SMP Al Quran Kabupaten Bandung ). utuh dan memiliki akhlak mulia. Penanaman akhlak yang baik kepada Metode Penelitian Penelitian peserta didik adalah dengan menggunakan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif pembiasaan yang positif, melalui cara ini, yaitu suatu penelitian yang tujukan untuk peserta didik dilatih untuk membiasakan diri mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, hingga mampu membiasakan diri berakhlak peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, yang mulia sesuai dengan syariAoat Islam. persepsi, pemikiran orang secara individual Penanaman Penelitian memberikan dampak yang besar kepada memandang kenyataan konstruksi sosial, peserta didik, seperti mengucap salam dan berjabat tangan kepada guru. memberi makna kepada suatu kenyataan Dewasa ini peserta didik banyak yang dengan mengkonstruksinya. Data dihimpun mengabaikan hal seperti ini, berbagai alasan dengan pengamatan yang seksama, mencakup mereka utarakan, seperti malu. Hal ini terlihat deskriptif dalam konteks yang mendetil sepele namun sangat besar dampaknya kepada disertai catatan-catatan hasil wawancara yang peserta didik. Dengan adanya penerapan mendalam serta hasil analisis dokumen dan catatan-catatan (Nana Syaodih, 2011:. salam kepada peserta didik akan terbiasa dan memiliki rasa sopan santun yang Pendekatan pendekatan naturalistik, yakni penelitian yang Lokus penelitian akan dilakukan di mengkaji data yang akan menggambarkan SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandung karena realita sosial yang kompleks dan konkrit. Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Pendekatan salam melalui pembiasaan peserta didik. SMP Kabupaten latar/setting alamiah . alam bidang/lapangan Al-QurAoan menintegrasikan kurikulum Bandung nasional dan laboratoriu. , dengan menggunakan metode kurikulum yang disusun khusus sekolah . bservasi, wawancara, berfikir, membaca, cara-cara Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang tahap implementasi budaya salam melalui mempunyai minat yang wajar dalam apa yang pembiasaan peserta didik melalui dua proses, sedang mereka kaji. Pendekatan ini dianggap alamiah/wajar. Dimana al-QurAoan melalui pembiasaan peserta didik di SMP Al- mampu melahirkan ratusan penghafal al- Quran Kabupaten Bandung. QurAoan. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil Implementasi mengacu pada tindakan dengan observasi yang peneliti lakukan, untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah dimana implementasi budaya salam melalui ditetapkan dalam suatu keputusan. Tindakan pembiasaan peserta didik di SMP Al-QurAoan ini berusaha untuk mengubah keputusan- Kabupaten Bandung melalui dua proses, yaitu pola-pola proses pembelajaran dan ekstrakulikuler. Berikut ini peneliti paparkan penjelasannya: perubahan-perubahan Halaqah merupakan salah satu program Implementasi pada hakikatnya khusus yang dicanangkan oleh SMP Al- juga merupakan upaya pemahaman apa yang QurAoan Halaqoh Tarbawiyah Bandung Program ini dimasukan ke dalam Implementasi budaya salam melalui KBM sebagai penambahan jam pembelajaran. pembiasaan peserta didik di SMP Al-QurAoan Halaqah diadakan setiap hari, peserta didik kabupaten Bandung dilakukan melalui tiga berkumpul dengan masing-masing murobbi aspek, diantaranya adalah kegiatan belajar mereka dan materi diambil dari modul mengajar, program rutin sekolah, dan melalui tarbiyah yang telah disusun oleh pihak Dalam implementasi budaya sekolah khususnya penanggungjawab tarbiyah Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 baik ikhwan maupun akhwat. Dan halaqah ini pembelajarannya meliputi pembentukan kata serta perubahannya menjadi kata-kata baru. menargetkan para siswa harus memiliki 10 Pembelajaran sharaf ini dimaksudkan agar muwassafat tarbiyah. peserta didik memahami struktur kata dalam Tahsin dan Tahfidz QurAoan bahasa Arab, . nahwu, yaitu pembelajaran Program tilawah, tahsin dan tahfidz Al- prinsip-prinsip QurAan dimasukan dalam penambahan jam kalimat-kalimat bahasa Arab dari sisi iAorab Kabupaten dan bina. Tujuannya adalah agar peserta didik Bandung. Dan karakter yang dikembangkan memahami prinsip-prinsip kalimat bahasa melalui program ini adalah bersungguh- Arab dari sisi iAorab dan binanya, . balaghatul sungguh dan Disiplin (Mujahidun Linafsih. QurAoan, yaitu pembelajaran yang terkait Aqidah yang Lurus (Salimul Aqida. Ibadah yang Benar (Shahihul Ibada. Berakhlaq Mulia (Matinul Khulu. , dan Berwawasan keindahan ayat-ayat yang terkandung dalam Luas (Mutsaqqaful Fikr. al-QurAoan. pelajaran di SMP Al-QurAoan Pembinaan Bahasa Arab al-QurAoan. Tujuannya Temuan hasil penelitian menunjukkan Pembinaan bahasa Arab di SMP Al- bahwa pembinaan bahasa Arab dengan QurAoan Kabupaten Bandung menggunakan metode klasikal diawali dengan tingkatan yang dasar, menengah, hingga atas. Hal ini mengikuti pembelajaran bahasa Arab dimulai dimaksudkan agar peserta didik mampu dari tingkat dasar, menengah, dan atas. memahami bahasa Arab dengan baik sebagai Pembelajaran bahasa Arab dikhususkan untuk memahami al-QurAoan dengan cara setahap terkandung dalam al-QurAoan. Peserta demi setahap. Adapun tingkatan pembinaan bahasa Arab antara lain: . ayat-ayat Muhadharah Tujuan QurAoan yaitu pembelajaran terkait dengan muhadharoh ini adalah adanya kebutuhan kosa kata yang terdapat dalam al-QurAoan. masyarakat mengenai santri yang sangat Pembelajaran mufrodatul QurAoan ini bertujuan agar peserta didik dapat menerjemahkan kata masyarakat, terutama dalam pengetahuan dan menguasai kosa kata dalam al-QurAoan, . keagamaan dan pentingnya peran santri untuk menyebarkan ajaran agama Islam. Temuan dengan menganalisa sebuah kata. Dimana penelitian di lapangan menyebutkan bahwa Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 selain dapat meningkatkan kepercayaan diri, berbahasa peserta didik sebagai bahasa juga meningkatkan intelekyual berdakwah percakapan sehari-hari. santri dan mengembangkan bahasa dengan teknik yang diterapkan dalam muhadatsah di SMP tersebut, antara lain: . melatih peserta Arab. Inggris, dan Indonesia. didik mendengarkan dan mengucapkan bunyi- Kegiatan tersebut menjadi kegiatan Berbagai bunyi kalimat yang baru secara berulangulang betul-betul dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah mengucapkan dengan baik dan benar, . untuk meningkatkan kemampuan berdakwah memberikan contoh kalimat yang sempurna Dalam dalam bentuk dialog kemudian diusahakan pelaksanaannya sebagaimana hasil observasi supaya peserta didik dapat menghafal dengan dilapangan, kegiatan tersebut dilaksanakan baik dan benar, kemudian dipraktekkan secara secara rutin satu kali dalam satu minggu dengan dibagi menjadi beberapa kelompok. mendapat giliran dan guru memperbaiki kata- Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang- kata yang salah, dan . meminta peserta didik ruang kelas secara bergilir yang pada awalnya sudah ditetapkan oleh pengurus. kesehariannya di depan teman-temannya atau Muhadatsah Kabupaten Bandung peserta didik bercerita seputar gambar yang ada walaupun dengan bahasa Arab yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Hal ini tampak dari Untuk dengan cara menampilkan gambar kemudian SMP Al-QurAoan sehari-hari kewajiban secara benar dan rutin terhadap berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab. Tujuannya adalah untuk memahami Misalnya peserta didik dapat melaksanakan kitab-kitab shalat secara benar dan rutin maka mereka memudahkan untuk memahami ayat-ayat al- perlu dibiasakan shalat sejak masih kecil, dari QurAoan. waktu ke waktu. Itulah sebabnya kita perlu Arab Hasil penelitian menunjukkan, di SMP mendidik mereka sejak dini/kecil agar mereka Al-QurAoan Kabupaten Bandung muhadatsah terbiasa dan tidak dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, merasa berat Sehubungan itu tepatlah pesan Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Rasulullah kepada kita agar berkumpul dengan masing-masing murobbi mereka dan materi diambil dari modul shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan tarbiyah yang telah disusun oleh pihak memukulnya . anpa cedera/beka. ketika sekolah khususnya penanggungjawab tarbiyah mereka berumur sepuluh tahun atau lebih baik ikhwan maupun akhwat. Dan halaqah ini apabila mereka tidak mengerjakannya. Dalam pelaksanaan metode ini diperlukan pengertian menargetkan para siswa harus memiliki 10 kesabaran, dan keuletan orang tua, pendidik, muwassafat tarbiyah. dan daAoi terhadap anak / peserta didiknya (Heri Jauhari Muchtar, : . Pembiasaan Tahsin dan Tahfidz QurAoan Program tilawah, tahsin dan tahfidz Al- QurAan dimasukan dalam penambahan jam Kabupaten sangatlah penting dalam membentuk pribadi pelajaran di SMP Al-QurAoan dan akhlak. Pembiasaan akhlak yang baik Bandung. Dan karakter yang dikembangkan akan memasukkan unsur-unsur yang positif melalui program ini adalah bersungguh- pada pribadi anak, begitu pula sebaliknya. sungguh dan Disiplin (Mujahidun Linafsih. Jika pembiasaan akhlak yang buruk maka Aqidah yang Lurus (Salimul Aqida. Ibadah akan memasukkan unsur-unsur negatif pada yang Benar (Shahihul Ibada. Berakhlaq diri anak. Mulia (Matinul Khulu. , dan Berwawasan Implementasi budaya salam melalui pembiasaan peserta didik di SMP Al-QurAoan Kabupaten Bandung Luas (Mutsaqqaful Fikr. Pembinaan Bahasa Arab Pembinaan bahasa Arab di SMP Al- kegiatan yang mencerminkan dan dapat QurAoan Kabupaten Bandung menggunakan menumbuhkan akhlak Islami, antara lain sebagai berikut: mengikuti pembelajaran bahasa Arab dimulai Halaqoh Tarbawiyah Peserta dari tingkat dasar, menengah, dan atas. Halaqah merupakan salah satu program Pembelajaran bahasa Arab dikhususkan untuk khusus yang dicanangkan oleh SMP Al- memahami al-QurAoan dengan cara setahap QurAoan Bandung demi setahap. Adapun tingkatan pembinaan bahasa Arab antara lain: . Program ini dimasukan ke dalam QurAoan yaitu pembelajaran terkait dengan KBM sebagai penambahan jam pembelajaran. kosa kata yang terdapat dalam al-QurAoan. Halaqah diadakan setiap hari, peserta didik Pembelajaran mufrodatul QurAoan ini bertujuan Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 agar peserta didik dapat menerjemahkan kata masyarakat, terutama dalam pengetahuan dan menguasai kosa kata dalam al-QurAoan, . keagamaan dan pentingnya peran santri untuk menyebarkan ajaran agama Islam. Temuan dengan menganalisa sebuah kata. Dimana penelitian di lapangan menyebutkan bahwa pembelajarannya meliputi pembentukan kata selain dapat meningkatkan kepercayaan diri, serta perubahannya menjadi kata-kata baru. juga meningkatkan intelekyual berdakwah Pembelajaran sharaf ini dimaksudkan agar santri dan mengembangkan bahasa dengan peserta didik memahami struktur kata dalam bahasa Arab, . nahwu, yaitu pembelajaran Inggris, dan Indonesia. prinsip-prinsip Arab. Kegiatan tersebut menjadi kegiatan kalimat-kalimat bahasa Arab dari sisi iAorab dan bina. Tujuannya adalah agar peserta didik dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah memahami prinsip-prinsip kalimat bahasa untuk meningkatkan kemampuan berdakwah Arab dari sisi iAorab dan binanya, . balaghatul QurAoan, yaitu pembelajaran yang terkait pelaksanaannya sebagaimana hasil observasi Tujuannya dilapangan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin satu kali dalam satu minggu keindahan ayat-ayat yang terkandung dalam dengan dibagi menjadi beberapa kelompok. al-QurAoan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang- al-QurAoan. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan bahasa Arab dengan metode klasikal diawali dengan tingkatan yang dasar, menengah, hingga atas. Hal ini Dalam ruang kelas secara bergilir yang pada awalnya sudah ditetapkan oleh pengurus. Muhadatsah SMP Al-QurAoan dimaksudkan agar peserta didik mampu memahami bahasa Arab dengan baik sebagai menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Hal ini tampak dari ayat-ayat terkandung dalam al-QurAoan. Muhadharah Tujuan Kabupaten Bandung sehari-hari berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab. Tujuannya adalah untuk memahami muhadharoh ini adalah adanya kebutuhan kitab-kitab masyarakat mengenai santri yang sangat memudahkan untuk memahami ayat-ayat al- QurAoan. Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Arab Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Hasil penelitian menunjukkan, di SMP Kabupaten Bandung terlaksana dengan cukup Al-QurAoan Kabupaten Bandung muhadatsah Hal ini dapat dilihat dari indikator yang dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, dicapai oleh peserta didik dalam menerapkan kegiatan tersebut secara baik dan benar. Rata- berbahasa peserta didik sebagai bahasa rata indikator yang dicapai yaitu mengucap percakapan sehari-hari. salam dengan ucapan salam yang benar, teknik yang diterapkan dalam muhadatsah di menjawab salam dengan ucapan salam yang SMP tersebut, antara lain: . melatih peserta benar, mengucap salam kepada orang yang didik mendengarkan dan mengucapkan bunyi- berkelompok, menjawab salam ketika berada bunyi kalimat yang baru secara berulang- dalam kelompok, mengucap dan menjawab salam karena kemauan sendiri, berjabat mengucapkan dengan baik dan benar, . tangan karena kemauan sendiri, mengucap memberikan contoh kalimat yang sempurna salam jika berjumpa dengan guru, berjabat dalam bentuk dialog kemudian diusahakan tangan jika berjumpa dengan guru, mencium supaya peserta didik dapat menghafal dengan tangan guru dengan menggunakan kening, baik dan benar, kemudian dipraktekkan secara serta menjawab salam ketika sendirian. Berbagai metode atau cara diterapkan dalam mendapat giliran dan guru memperbaiki kata- mengimplementasikan budaya salam melalui kata yang salah, dan . meminta peserta didik pembiasaan peserta didik di SMP Al-QurAoan Kabupaten Berbagai betul-betul Bandung, kesehariannya di depan teman-temannya atau merupakan metode yang efektif digunakan dengan cara menampilkan gambar kemudian dalam penanaman akhlakul karimah tersebut. peserta didik bercerita seputar gambar yang Salah satu wujud kegiatan ini yaitu, sebelum ada walaupun dengan bahasa Arab yang memulai pelajaran atau sebelum masuk kelas guru membiasakan menyambut peserta didik Simpulan di halaman sekolah dan sebelum masuk ruang Dari penelitian yang telah penulis kelas setiap peserta didik senyum, sapa, salam lakukan di SMP Al-QurAoan Kabupaten kepada guru tersebut. Bandung, maka dapat diambil simpulan Proses melalui pembelajaran PAI untuk penguatan pembiasaan peserta didik di SMP Al-QurAoan Implementasi Budaya Salam Melalui Pembelajaran PAI Untuk Penguatan Pembiasaan Peserta Didik di Sekolah Ali Muhammad E-ISSN : 2807 - 968X P-ISSN : 2808 - 0793 Tanzhimuna Vol 2. No 1 Juni 2022 Nurochim, 2013. Sekolah Berbasis Pesantren Sebagai Salah Satu Model Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo DAFTAR PUSTAKA