PENGGUNAAN BAHAN AJAR MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN TEKNIK CLUSTERING BERBANTUAN MEDIA KOMIK STRIP DIGITAL Nurul Azizah1 . Dadang S. Anshori2. Yunus Abidin3 Universitas Negeri Medan1. Universitas Pendidikan Indonesia2,3 nurulazizah@unimed. ABSTRAK Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan bahan ajar menulis teks eksplanasi dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. Metode yang digunakan adalah metode quasi eksperiman. Subjek penelitian ini melibatkan 54 siswa dari tiga sekolah menengah pertama, masing masing 1 kelas. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu soal tes uraian menulis teks Dari hasil uji t setiap kelas diperoleh nilai sig 0,000 < . Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai siswa di tiga kelompok data dengan nilai KKM . Begitupun dengan hasil uji t gabungan juga menyatakan bahwa nilai sig 0,000 < . Dengan demikian, penerapan bahan ajar menulis teks eksplanasi dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi. Kata Kunci: Baha Ajar. Menulis. Teks Eksplanasi. Teknik Clustering. Media Komik Strip Digital PENDAHULUAN Menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan menulis siswa terlatih berpikir kritis. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki siswa yakni keterampilan menulis teks Ketika akan menulis teks ekspalanasi, siswa harus memiliki pengetahuan tentang proses atau fenomena-fenomena berdasarkan fakta dipertanggungjawabkan kebenarannya. Hal inilah yang menyebabkan menulis teks eksplanasi termasuk keterampilan yang sulit (Ifanka, 2020. Khaerunnisa & Azhari. Emilia, 2. Sulitnya teks kemampuan siswa dalam menulis teks Berdasarkan hasil wawancara dari tiga orang guru bahasa Indonesia di tiga sekolah menengah pertama menyatakan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi masih rendah. Masih 111 | P a g e banyak siswa yang merasa kesulitan dalam menulis teks eksplanasi. Kesulitan siswa dikarenakan ketidakmampuan siswa dalam mengembangkan dan menyusun ide secara terstruktur, siswa kurang berminat dalam membaca materi teks eksplanasi, dan siswa kurang termotivasi dalam menulis. Akibatnya, teks eksplanasi yang ditulis oleh siswa masih belum memenuhi standar yang Berdasarkan hasil analisis dokumen terhadap nilai siswa dalam menulis teks eksplanasi menyatakan bahwa nilai ratarata siswa di tiga sekolah masih di bawah KKM. Nilai rata-rata 30 siswa kelas Vi 9 SMPN 2 Medan yaitu 68,83. Ada 16 dari 30 siswa . %) belum mencapai KKM . Nilai rata-rata 31 siswa kelas Vi 9 SMPN 27 Medan yaitu 64,16. Ada 19 dari 30 siswa . %) belum mencapai KKM . Nilai rata-rata 24 siswa kelas Vi C SMP Islam Al Ulum Terpadu yaitu 71,19. Ada 14 dari 24 siswa . %) belum mencapai KKM . Dari hasil nilai tersebut menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi masih rendah. Hasil wawancara dan analisis dokumen ini juga sesuai dengan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa dalam menulis teks eksplanasi masih rendah dikarenakan mengembangkan idenya menjadi tulisan, menyusun kalimat yang koheren, masih terbatasnya kosakata yang dimiliki siswa, penggunaan ejaan, dan kurangnya media yang bervariasi (Diniarti, 2019. Gusnita dkk, 2018. Salfera, 2. Seiring perkembangan zaman di era globalisasi ini, guru dituntut untuk mampu mengikuti segala perubahan yang ada. Guru harus mampu menciptakan suasana perkembangan zaman. Namun, pada kenyataannya masih banyak guru yang menerapkan pembelajaran konvensional, pembelajarannya berpusat pada guru, guru hanya menerangkan materi dan memberikan tugas menulis tanpa menerapkan teknik pembelajaran menulis (Rizki & Fitriani, 2020. Dirman dkk, 2019. Herman dkk, 2. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan bahan ajar yang diharapkan dapat membantu siswa lebih mudah eksplanasi dan mampu menulis teks eksplanasi dengan baik. Salah satu teknik menulis yang dapat membantu siswa dalam menulis yakni teknik clustering. Teknik clustering merupakan Teknik menulis yang sangat efektif digunakan sebelum menulis dan menyenangkan bila digunakan (De Porter & Mike, 2015:. Dengan teknik ini siswa terbantu dalam mengembangkan ide dan menarik bila digunakan sehingga memotivasi siswa dalam menulis dan dapat meningkatkan kemampuan menulisnya (Ramalia & Nirna, 2. De Porter & Mike . menyatakan bahwa teknik clustering dapat merangsang ide-ide dalam membuat bahan tulisan dan jangan khawatir tentang ketidakcocokan semua ide yang telah ditulis karena setelah selesai menuliskan ide, penulis dapat melihat kembali dan menghapus ide yang telah ditulis. Teknik ini sangat fleksibel digunakan karena siswa dapat menuliskan ide yang mendadak muncul dari dalam pikiran di tempat yang sesuai tanpa mengubah ide yang sudah disusun. Hal tersebut memotivasi siswa dalam menulis menuliskan sebanyak mungkin ide-idenya tanpa memikirkan kebenaran ide Setelah itu, siswa diberi 112 | P a g e kebebasan dalam memilih ide-ide yang menggunakan ide yang telah ditulis untuk dikembangkan menjadi teks eksplanasi. Teknik ini memungkinkan siswa menuliskan dan menghubungkan ide-ide yang saling berkaitan sebelum dituangkan ke dalam bentuk tulisan. Dengan begitu, siswa dapat melihat hubungan antar ide dan menyusunnya menjadi tulisan yang Selain pembelajaran yang menarik juga sangat berpengaruh dalam memotivasi siswa untuk belajar. Salah satu media pembelajaran yang dapat menarik memperoleh ide dalam menulis teks eksplanasi yakni media komik strip digital. Berdasarkan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 menyatakan bahwa guru harus mampu memanfaatkan teknologi, informasi, dan komunikasi dalam proses Oleh karena itu, guru dapat memanfaatkan media digital berupa komik strip digital dalam proses Siswa sekolah menengah pertama lebih tertarik membaca bacaan yang disertai gambar-gambar seperti komik Sejalan dengan hasil penelitian Maghfirah & Herowati . yang menyatakan bahwa dari 300 siswa kelas VII SMPN 2 Sumenep, 65,7% siswa lebih suka membaca komik dan sisanya suka membaca buku teks, cerpen, majalah, dan LKS. Komik strip dapat kita lihat di media cetak atau pun di media sosial. Pada zaman sekarang, siswa menengah pertama lebih sering menngunakan handphone dalam mencari informasi. Oleh sebab itu, media komik strip digital pembelajaran menulis teks eksplanasi. Media komik strip digital dalam penelitian ini berisi tentang fenomena Media komik strip digital yang telah ada banyak yang menceritakan tentang hal yang bersifat ringan dan menghibur. Namun, komik strip digital yang digunakan dalam penelitian ini lebih bersifat ilmiah. McCloud . menyatakan pesan di dalam komik dapat berisi pesan-pesan yang bersifat ilmiah. Penggunaan media komik strip digital fenomena alam ini memperoleh inspirasi dalam menulis teks Penggabungan clustering dan media komik strip digital dalam bahan ajar diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. Dengan menggunakan mengorganisir ide-ide dengan lebih baik, sementara media komik strip digital memudahkan siswa dalam menemukan ide-ide yang akan dikembangkan menjadi Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar menulis teks eksplanasi dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digtal. TINJAUAN PUSTAKA Bahan Ajar Peningkatan pembelajaran dapat dilakukan dengan penggunaan bahan ajar yang menarik. Bahan ajar yang menarik mampu meningkatkan motivasi siswa dalam Bahan ajar merupakan berbagai bentuk bahan yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar (Daryanto & Dwicahyono, 2014:. Sejalan dengan Prastowo . menyatakan bahan ajar adalah segala bentuk bahan baik itu informasi, alat, 113 | P a g e ataupun teks yang tersusun secara Jadi bahan ajar dapat diartikan sebagai segala jenis sumber atau materi yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran, sumber tersebut dapat berupa buku teks, modul, media elektronik, atau alat bantu pembelajaran. Bahan ajar yang baik memiliki karakteristik tertentu, seperti relevansi dengan kurikulum, mudah digunakan, menarik minat siswa, serta dapat Bahan ajar dapat dibagi sesuai dengan jenisnya, yaitu bahan ajar berdasarkan bentuk, cara kerja, sifat dan isi materi (Prastowo, 2015:. Masih banyak jenis bahan ajar yang dapat guru gunakan dalam proses pembelajaran. Guru harus dapat memilih jenis bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan. Menulis Menulis perasaan yang dikomunikasikan melalui Wicaksono menulis adalah kegiatan menuangkan gagasan, ide, atau pendapat melalui media tulis dengan tujuan agar pembaca dapat memahami maksud penulis. Menurut Ahmad kemampuan menyampaikan gagasan dalam bentuk tertulis. Selain itu. Agustin . menulis adalah suatu kegiatan dalam mengekspresikan pengalaman, gagasan, perasaan, dan pengetahuan si penulis melalui tulisan dengan tujuan agar tulisannya dimengerti oleh pembaca. Jadi, dapat disimpulkan bahwa menulis gagasan, ide, perasaan, dan pengetahuan melalui media tulis dengan tujuan agar pembaca dapat mengerti informasi yang disampaikan penulis. Dalman . menyatakan bahwa manfaat menulis yaitu . membangkitkan beranian. termotivasi dalam memperoleh informasi sebagai bahan tulisan. menambah penghasilan karena kegiatan menulis dapat dijadikan sebagai profesi. Selain itu, menulis juga memiliki tujuan yaitu menceritakan sesuatu, mempengaruhi pembaca, dan mendeskripsikan sesuatu (Rosidi, 2014:. Teks Eksplanasi Teks eksplanasi termasuk ke dalam genre Untuk itu, dalam memaparkan isi teks eksplanasi harus disertai fakta yang menjelaskan proses terjadinya suatu Teks eksplanasi adalah teks yang memberikan penjelasan tentang proses terjadinya fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, atau budaya (Priyatni, 2014:. Menurut Mahsun . teks eksplanasi memberikan informasi tentang proses terjadinya sesuatu berdasarkan fakta. Isi teks eksplanasi harus dijelaskan secara terperinci sehingga dapat menjawab mengapa dan bagaimana fenomena bisa terjadi, serta pembaca lebih mudah memahami dengan jelas mengenai latar belakang fenomena tersebut terjadi. Teks eksplanasi memiliki tiga struktur yaitu pernyataan umum, urutan penjelas, dan interpretasi (Kosasih, 2017:. Waluyo . juga berpendapat bahwa struktur teks ekplanasi meliputi pernyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi. Teks eksplanasi juga memiliki kaidah kebahasaan tersendiri. Menurut Kosasih . kaidah kebahasaan teks eksplanasi meliputi penggunaan kronologis, penggunaan kata ganti benda 114 | P a g e yang mangacu pada fenomena yang akan dipaparkan, dan penggunaan istilah kata. Teks eksplanasi memiliki struktur dan kaidah kebahasaan tersendiri. Sehingga dalam menulis teks eksplanasi harus memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Teknik Clustering Teknik menulis sinergi salah satunya adalah teknik clustering. Teknik ini diutarakan oleh Dr. Gabriele L. Rico. Teknik clustring merupakan modifikasi dari mind mapping temuan Tony Buzan. Kedua tersebut memiliki persamaan dalam hal pengelompokan. Namun, terdapat perbedaan dari kedua teknik tersebut yaitu dalam hal ide yang Teknik clustering menulis idenya berasal dari benak penulis berdasarkan pengetahuan awal yang dimiliki, sedangkan ide yang ditulis dengan teknik mind mapping berasal dari apa yang telah mereka baca (Hasim, 2017:. Selain itu. Hasim . juga menambahkan perdebedaan lainnya yaitu dalam penulisan ide teknik clustering seperti menuliskan diagram molekul pada pelajaran kimia, hanya menggunakan garis, lingkaran, kata-kata yang saling berhubungan, dan tidak perlu warna serta Sementara itu, teknik mind mapping memerlukan warna, gambar, atau berbagai ilustrasi. Teknik clustering merupakan teknik menulis ide dengan cepat tanpa memikirkan benar atau tidak ide yang ditulis (De Porter & Mike, 2015:. Teknik ini memungkinan penulis untuk mengeksplorasi sebanyak mungkin ide tanpa ide yang jelas (Dawson & Joe, 2. Teknik ini memiliki pengaruh positif bagi si penulis yang akan menulis. Teknik ini mampu meningkatkan pemahaman dan daya ingat penulis karena penulis dapat melihat kembali ide yang telah dikelompokan sehingga memudahkan siswa dalam menulis. Teknik ini juga sangat flaksibel digunakan dalam memulai menulis karena ketika ada ide yang mendadak muncul di benak maka ide tersebut dapat dituliskan di tempat yang sesuai tanpa menghapus ide yang sudah Penerapan teknik pembelajaran yang tepat mampu memotivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Media Komik Strip Digital Media pembelajaran memiliki peran penting dalam kegiatan pembelajaran. Dengan penggunaan media ajar yang sesuai, dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Salah satu media pembelajaran menarik yaitu komik strip Komik adalah susunan gambar yang memuat berbagai karakter tokoh yang diceritakan sesuai dengan urutan alur cerita dengan tujuan memberikan hiburan kepada pembaca (Riwanto. Penyajian cerita dalam komik bersifat sederhana, alur cerita yang berisi pesan yang disajikan secara ringkas serta bahasanya mudah dipahami (Rifqy & Mindaudah, 2018:. Penyajian cerita dalam komik Untuk itu, gambar yang dirangkai harus dapat mengilustrasikan peristiwa yang diceritakan. Dalam komik juga terdapat dialog-dialog yang dirangkai dalam alur cerita yang menarik dan disertai dengan warna sehingga tampak Melalui gambar dan dialog antar tokoh yang digambarkan melalui alur cerita, pembaca seolah-olah dapat melihat secara langsung peristiwa yang diceritakan di dalam komik. Pada mulanya, komik dirancang hanya untuk menghibur pembaca dan dalam bentuk cetak. Namun, seiring perkembangan zaman, banyak guru yang menggunakan komik sebagai media 115 | P a g e pembelajaran dan komik tersebut dalam bentuk digital. Ada berbagai jenis komik, salah satunya adalah komik strip digital. Komik strip adalah komik yang memuat potongan gambar yang disatukan membentuk alur cerita (Ignas, 2014:. Komik strip digital adalah serangkaian gambar yang disajikan melalui media digital yang di dalamnya memuat alur cerita yang terdiri dari beberapa panel Komik strip digital dapat dijadikan sebagai media pembelajaran, karena siswa lebih tertarik membaca bahan bacaan yang memuat gambargambar berwarna dan disertai dengan dialog dibandingkan dengan membaca buku pelajaran. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar menulis teks eksplanasi dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital yang ditentukan berdasarkan hasil nilai implementasi dengan nilai KKM. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 54 siswa dari tiga sekolah menengah pertama di Medan yang tiap sekolah hanya satu kelas yang dijadikan subjek penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa penggunaan bahan ajar dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital efektif dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa tingkat menengah pertama. Penggunaan bahan ajar dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital dikatakan efektif, jika nilai rata-rata hasil menulis siswa Ou KKM . Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian dari Sulyati . menunjukan nilai rata-rata n-gain pada kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hal ini menunjukan bahwa berbantuan gambar fotografi dapat meningkatkan keterampilan menulis pelajar SMK. Selain itu, penelitian dengan hasil Tsaniyatunniswah penelitiannya teknik clustering dapat meningkatkan keterampilan menulis Exposition. Peningkatan tersebut dilihat dari nilai menulis siswa pada siklus 1 dan siklus 2, yang rata-rata nilainya di atas KKM. Dari hasil penerapan, diperoleh nilai rata-rata menulis teks eksplanasi siswa lebih besar dari nilai KKM . Nilai ratarata di kelas Vi 3 SMPN 2 Medan yaitu 77,87. nilai rata-rata di kelas Vi 9 SMPN 27 Medan yaitu 78,33. dan nilai rata-rata di kelas Vi C SMP Al Ulum yaitu 80,27. Jika dilihat dari kategori penilaian, nilai rata-rata yang diperoleh ketiga kelas tersebut termasuk dalam kategori baik. Berdasarkan uji normalitas, diperoleh nilai signifikansi dari ketiga kelompok data > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa data Hasil homogenitas diperoleh nilai 0,760 > 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa varian data nilai menulis teks eksplanasi siswa adalah homogen. Kemudian hasil uji t tiga kelompok data diperoleh sig . yaitu 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai siswa di tiga kelompok data dengan nilai KKM . Begitupun dari hasil uji t gabungan ketiga kelas menunjukan hal yang sama . ,000 < 0,. Dengan demikian, penerapan bahan ajar menulis teks eksplanasi dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital efektif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks 116 | P a g e eksplanasi. Hal KESIMPULAN Dari hasil uji t setiap kelas maupun uji t gabungan ketiga kelas menunjukkan bahwa nilai sig . -taile. sama yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan bahan ajar dengan teknik clustering berbantuan media komik strip digital terhadap kemampuan menulis teks eksplanasi siswa. REFERENCES