Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. Pelatihan Pembuatan Modul Dan Workbook Printable Bertemakan Kreatifitas Bagi Tutor Di Lembaga Kursus SAS ANA Medan Ahmad Laut Hasibuan1. Wariyati2. Rosmawati Harahap3. Efendi Barus4 Ferbri Risma Dara5. Ferry Sanjaya6 2,3,5,6 Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah Univesitas Islam Sumatera Utara Waryati@umnaw. dahlanrahmawati59@gmail. efendiuisu@gmail. *Korespondensi Author:: ahmadlauthsb@umnaw. ABSTRAK Salah satu lembaga non formal di Medan adalah lembaga kursus SAS ANA Group memiliki tutor sebanyak 12 orang yang berasal dari sarjana bukan Pendidikan bahkan tutor masih ada yang duduk dibangku Tujuan pelaksanaan PKM adalah memberikan pengalaman bagaimana membuat modul dan workbook printable yang bertemakan kreatifitas bagi tutor Lembaga Kursus SAS ANA Group. Metode pelaksanaan adalah PAR dimaknai sebagai metode pengabdian yang dilaksanakan secara partisipatif oeh anggota kelompok dalam hl ini Tutor di Lembaga Kursus SAS ANA Medan dengan semangat yang tinggi untuk mencapai tujuan pembuatan modul dan workbook printable bertema kreativitas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa . tutor di SAS ANA antusias selama mengikuti kegiatan Bimtek, . tutor sangat tertarik lebih lanjut tentang pembelajaran e-modul dan workbook printable, dan . dengan e -modul mempermudah siswa kursus mengerjakan latihan-latihan di mana saja. Kata Kunci: Modul. Workbook. Printable. Kreatifitas. Tutor ABSTRACT One of the non-formal education institutions in Medan is the SAS ANA Group course institution, which employs 12 tutors. These tutors come from non-education degree backgrounds, and some are still university The aim of this Community Service Program (PKM) is to provide tutors at the SAS ANA Group with experience in creating printable modules and workbooks with a creativity-based theme. The implementation method used is PAR (Participatory Action Researc. , which is interpreted as a participatory approach involving group membersAiin this case, tutors at SAS ANA Group in MedanAicarried out with high enthusiasm to achieve the goal of creating creativity-themed printable modules and workbooks. The results of the program show that . tutors at SAS ANA were enthusiastic during the training sessions, . tutors expressed a strong interest in learning more about e-modules and printable workbooks, and . emodules make it easier for course students to complete exercises anywhere. Keywords: Module. Workbook. Printable. Creativity. Tutor Submit: Oktober 2024 Diterima: November 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) PENDAHULUAN Banyak lembaga kursus berdiri dan beroperasi di Medan. Lembaga kursus akan kemampuan yang dimiliki, sehingga kehidupan yang berkembang pesat. Keberadaan lembaga kursus ini didasari Undang-Undang Nomor 20Tahun 2003 pada pasal 26 ayat . yang menjelaskan bahwa lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat dan majelis taklim serta satuan pendidikan yang sejenis merupakan kelompok pendiidkan non fornal dan pada ayat . dinyatakan bahwa hasil program pendidikan non formal setara dengan pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan yang mengacu pada standar Pendidikan Nasional (UU Nomor 20 Tahun 2. Salah satu lembaga non formal di Medan tersebut adalah Yayasan SAS ANA Group merupakan Lembaga Non-Formal yang memiliki surat Izin SK didrikan berdasarkan KEMENKUMHAM RI Nomor: AHU-0014500. AH. 04 Tahun 2019. Alamat lembaga ini di Jalan Bilal No. Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur. Kota Medan. Yayasan ini memiliki tutor sebanyak 12 orang yang berasal dari sarjana bukan Pendidikan bahkan tutor masih ada yang duduk dibangku perkuliahan. Banyak kekurangan yang dihadpi mitra dalam hal ini Yayasab SAS ANA Group dalam terutama dalam pelaksanaan proses pembelajaran, yaitu antara laian: tidak memiliki kurikulum yang jelas untuk memastikan capaian lulusan yang harus dicapai ketika sudah selesai mengikuti les Bahasa Inggris, tidak adanya buku panduan belajar atau buku keberhasilan selama proses pembelajaran dan paling tidak dimiliki mitra adalah tidak adanya penilaian keberhasilan ataupun ketidakberhasilan siswa yang mengikuti pembelajaran, sehingga banyak siswa hanya dinyatakan berhasil jika sudah mengikuti pembelajaran dengan baik dan bisa berbahasa Inggris. Hai ini sesuai dengan amanat Pasal 26 ayat 6 yang menegaskan bahwa Pendidikan non Vol. 8 No. November 2024 Pendidikan formal. Bila di lihat dari berbagai aturan yang dilmiliki oleh, ternyata belum terpenuhi menurut standar yang ditetapkan, karena pihak mitra juga menyatakan memiliki beberapa aturan untuk mencapai Lembaga ketidaklengkapan ini menjadikan tutor kurang bekerja professional, datang tidak tepat waktu, siswa mendapat pergantian tutor yang saecara tiba-tiba, siswa tidak memiliki tutor tetap dan tutor kurang memiiki rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, sehingga banyak hal diluar kendali mitra dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Pada hal Mitra memiliki slogan yang menarik dan cara mengajar yang menarik yaitu 1 Teacher 1Student, tidak sama dengan Lembaga Kursus lainnya yang melaksanakan pembelajaran dengan 10 atau lebih siswa dengan 1 tutor, namun sangat disayangkan slogan yang bagus belum dilengkapi dengan peforma kinerja tutor yang tidak maksimal. Pihak mitra juga mengakui jarang siswa yang sudah bisa Kembali kemampuannya, karena orang tua ataupun pihak terkait menganggap sudah mampu berbahasa Inggris ataupun matematika. Banyak masalah yang harus dituntaskan untuk meningkatkan pendapatan Lembaga Kursus. Berdsarkan permasalahan mitra di atas yang menjadi fokus untuk diselesaikan adalah pembuatan Lembar Kerja CTL (LK CTL) dan penilaian berbasis digital. Permasalahan yang diangkat ini sesuai masyarakat yaitu Teknologi Digital dan STEM. Era Industri 4. 0 dan Society 5. menuntut semua pihak terutama di dunia Pendidikan untuk mampu ikut serta mengembangkan Teknologi dalam kegiatan Para tutor akan diberikan keterampilan dalam mendesai materi yang berisi evaluasi aktivitas, sehingga penilaian mudah dilaksanakan. Jika digambarkan permasalahan yang dihadapi mitra dikai adalah sebegai berikut Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 METODE PELAKSANAAN Solusi yang ditawarkan untu mengatasi masalah yang dihadapi mitra ditawarkan oleh tim pengusul terhadap pendekatan holistic multi disiplin ilmu menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). PAR terdiri dari tiga kata yang berhubungan satu sama lain, yaitu partisipasi, riset, dan aksi. PAR adalah metode riset yang dilaksanakan secara partisipatif di antara warga masyarakat dalam suatu komunitas di ranah bawah yang semangatnya untuk mendorong terjadinya aksi-aksi pembebasan masyarakat dari belenggu ideologi dan relasi kekuasan . erubahan kondisi hidup yang lebih baik (Junaidi. Dalam pengabdian ini. PAR dimaknai sebagai metode pengabdian yang dilaksanakan secara partisipatif anggota kelompok dalam hl ini Tutor di Lembaga Kursus SAS ANA Medan dengan semangat yang tinggi untuk mencapai tujuan pembuatan modul dan workbook printable bertema kreativitas. Dalam pelaksanaan pengabdian mengikuti langkahlangkah yang diadopsi dari Rahmat dan Mirnawati . sebagai berikut: Mengalami/Melakukan. Proses AumengalamiAy adalah memberikan kesempatan kepada peserta belajar untuk memiliki atau merasakan suatu . Mengungkapkan. Dari pengalaman mengungkapkan AapaA yang sudah dialami, atau kesan dari perasaannya, termasuk pengalaman dari Warga belajar lain. Mengolah dan menganalisis. Setelah melakukan langkah pengungkapan, peserta belajar secara bersama- sama mengkaji semua bahan . yang telah diungkapkan . erdasarkan pada pengalama. Menyimpulkan dan Menerapkan. Ahirnya diharapkan memetik kesimpulan dari analisa yang mereka telah lakukan. Tujuan menyimpulkan ini adalah menuju pada PERMASALAHAN PRIORITAS MITRA Berdasarkan ungkapkan diatas dan berdasarkan fokus pengabdian kepada masyarakat pada bidang Teknologi Digital dan STEM, masalah prioritas yang diselesaikan adalah: : Tutor mitra kebanyakan bukan lulusan fakultas keguruan dan bahkan masih berstatus mahasiswa yang kemampuan bahasa Inggris dan matematikanya belum maksimal sehingga memerlukan kegiatan pendampingan dan pelatihan mengembangkan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran serta menyusun modul dan workbook Pemrintah melaksanakan pendampingan dan untuk meningkatkan pengetahuan tutor yang berkaitan dengan teknologi. Mitra belum memiliki sistem IoT dalam mengembangkan evaluasi kegiatan belajar, siswa dinyatakan berhasil jika sudah mampu selesai pertemuan. Mitra tidak memiliki buku panduan atau paket baik cetak ataupun digital, sehingga belajar sekedar memberikan materi dengan materi acak yang tutor bisa, bahkan mitra menyatakan tidak memiliki Lembar Kerja yang mampu meningkatkan kualitas siswa Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) aksi pelaksanaan, penerapan, atau implementasi dari apa yang warga belajar telah diskusikan Vol. 8 No. November 2024 sebelum kursus sebagai hal yang cukup tetapi menyatakan sikap kontradiktif terhadap penggunaan teknologi untuk pengajaran bahasa yang perlu dipahami dalam konteks budaya kelembagaan dan proses pengambilan keputusan di balik adopsi teknologi ( L. Canals and A. AlRawashdeh . , dan Pelitta Banten . Perbaikan sistem kerja mitra dalam perekrutan dan pemanfaatan tutor perlu diadalak standar opration pelaksanaannya. Hal ini disebabkan apabila tutor mampu mengembangkan proses pembelajaran maka secara langsung akan meningkatkan kualitas kerja Yayasan SAS ANA Group sebagai Lembaga mandiri yang berdiri menjadi sebuah Lembaga kursus. Keberadaan lembaga kursus sangat penting pada saat ini bukan hanya sekedar pelengkap namun juga sebagai salah satu Lembaga yang mampu meningkatkan karakter bangsa dan setiap Lembaga harus memiliki cara mengajar sendiri, tanpa melupakan desain kurikulum, silabus hingga bagaimana capaian lulusan dinyatakan berhasil yang disampaikan baik tertulis ataupun online ( Rahman, 2. dan Zulfiqar dan Rinantanti, 2. Para tutor yang sudah memiliki cara mengajar harus diserta dengan kemampuan menerapkan model pembelajaran yang tepat juga dan disesuaikan dengan umur siswa. Pada usia sekolah dasar (SD) sangat membutuhkan cara mengajar sambal bermain, tim pengabdian pada tahun 2024 meningkatkan minat siswa mencapai keberhasilan vocabulary sains (Lubis. Purba, dan Putri, 2. dan untuk usia siswa sekolah menengah atau dewasa, sebaiknya dilakukan dengan menggunakan proses Contextual Teaching and Learning (CTL), dengan CTL akan memudahkan siswa menyelesaikan pembelajaran yang menarik dan sintaks pada CTL yang berfokus kepada kehidupan sehari-hari Sebaliknya, dengan ketarampilan dan kemampuan yang kurang akan mematikan keberhasilan Lembaga kursus. Oleh karena itulah, peningkatan kemampuan pengembangan para tutor untuk mencapai keberhasilan yang nyata (Lubis, . HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan PkM yang dilaksanakan dengan acara tatap muka. Pertemuan tatap muka dengan metode ceramah dan Kegiatan ini dilaksanakan sehari pada hari sabtu tanggal 07 Desember 2023 dari pukul 10. 00 Ae 13. 00 WIB. Peserta kegiatan Tutor LKP SAS ANA Medan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan pokok penggunan e-workdbook sebagai langkah efisiensi untuk pengerjaan Latihan oleh siswa SAS ANA Medan serta menjadikan kelas aktif dan menarik. Setelah itu dilakukan evaluasi untuk memantapkan hasil pengabdian. Keterbatasan waktu pertemuan mengakibatkan tidak semua materi dapat disampaikan dengan rinci. Kegiatan diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi Tutor Lembaga Kursus SAS ANA Medan. Berdaarkan penjelasan di atas diperoleh hasil pengabdian masyarakat sebagai berikut: Tutor di SAS ANA antusias selama mengikuti kegiatan Bimtek. Tutor sangat tertarik lebih lanjut tentang pembelajaran e-modul dan workbook Dengan e -modul mempermudah siswa kursus mengerjakan Latihan-latihan di mana Pengetahuan yang diperolah dalam pembuatan modul dan workable printababel membuat tutor semakin percaya diri dengan tugas-tugasnya karena telah mengikuti teacher training sebagai kunci utama dalam sebuah Lembaga kursus. Hal ini juga sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa teacher training yang telah memperoleh pelatihan merasa lebih mampu dalam menggunakan teknologi untuk . endengarkan, keterampilan produktif . erbicara, menuli. dan teacher training mengevaluasi persiapan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Permasalahan diselesaikan adalah bagaimana menyiapkan penilaian dalam aspek kognitif, afektif, psikomotorik ataupun penilaian abab 21 yang sangat dibutuhkan pada saat ini, teknologi saat ini memudahkan untuk menginformasikan keberhasilan belajar, tidak harus mencetak namun disampaikan secara digital atau berbasis IoT, sehingga siswa akan terpacu untuk ikut terlibat belajar, sehingga penilaian menjadi hal yang sangat penting dalam menginfromasikan setiap kegiatan siswa (Lubis and Lubis, 2020. Lubis. Saragih, dan . Lubis 2. Pembelajaran yang baik bukan hanya memberikan informasi jelas, objektif dan tepat sesuai kemampuan siswa, bukan juga hanya sekedar nilai akhir namun juga segala kegiatan siswa dalam mencapai keberhasilan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mitra akan dapat berkembang dengan baik jika mitra mampu mengembangkan pola kerja tutor, usia tutor yang masih berada dikisaran 20 tahun sampai 25 tahun dan bukan berasal dari Sarjana Pendidikan atau sedang kuliah di program studi Pendidikan, bahkan ada tutor yang masih duduk dibangku perkuliahan, mengakibatkan tutor kurang memahami apa saja yang seharusnya dimiliki seorang tutor atau teacher training dalam mengembangkan pembelajaran dan mengevaluasi setiap akivitas siswa. Dalam hal ini juga mitra mengungkapkan sangat membutuhkan fasilitas untuk mengadakan listening pada TOEFEL, sehingga banyak hal yang harus dikembangkan oleh mitra bukan hanya sekedar meningkatkan pembelajaran dan meningkatkan fasilitas, sehingga mitra mampu bersaing sebagai Lembaga mandiri di masa akan datang dan stakeholder yang terlibat. Vol. 8 No. November 2024 berhasil yang disampaikan baik tertulis ataupun online Para tutor yang sudah memiliki cara mengajar harus diserta dengan pembelajaran yang tepat juga dan disesuaikan dengan umur siswa. Pada usia sekolah dasar (SD) sangat membutuhkan cara mengajar sambal bermain, tim pengabdian pada tahun 2024 menggunakan play therapy dalam meningkatkan minat siswa mencapai keberhasilan vocabulary sains dan untuk usia siswa sekolah menengah atau dewasa, sebaiknya dilakukan dengan menggunakan proses Contextual Teaching and Learning (CTL), dengan CTL akan memudahkan siswa menyelesaikan pembelajaran yang menarik dan sintaks pada CTL yang berfokus kepada kehidupan sehari-hari DAFTAR KEPUSTKAAN Junaedi. Fajar. Moel Participatory Action Research. Metode Riset untuk Analisis Sosial Partisipatif . https://repository. id/bitstre am/handle/123456789/30437/pene litian tindakan partisipatif. pdf?sequence=1 Canals And A. Al-Rawashdeh. AuTeacher Training And TeachersAo Attitudes Towards Educational Technology In The Deployment Of Online English Language Courses In Jordan,Ay Computer Assisted Language Learning. Vol. No. Pp. 639Ae 664. Sep. Doi: 1080/09588221. Lubis. Au A. Aplikasi Contextual Teaching Learning Dalam Mengaktifkan Peserta Didik Mahir Pengolahan Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-Hari. KESIMPULAN Keberadaan lembaga kursus sangat penting pada saat ini bukan hanya sekedar pelengkap namun juga sebagai salah satu Lembaga yang mampu meningkatkan karakter bangsa dan setiap Lembaga harus memiliki cara mengajar sendiri, tanpa melupakan desain kurikulum, silabus hingga bagaimana capaian lulusan dinyatakan Lubis N. and Lubis. A, . AuEnhancing 21st Century Skill Through Teaching Model Collaboration In Indonesian Efl Classroom. Lubis N dan Lubis. AuMarindal I Kabupaten Deli Serdang,Ay Jurnal Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. 5, 2021. Lubis. Saragih. Lubis. ( 2. AuWhat Teachers Need. Carrying Out Islamic Based Digital Literacy Assessment Through The Project,Ay Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. 2, 2020. Lubis. Fitriana Purba. Fadhillah Putri. AuPlay Therapy Program Implementation In Regency Of North Sumatera Indonesia,Ay Asian Journal Of Management Sciences & Education. VPupilsAo General And Science Vocabulary Enrichment In Elementary Schools Of Simalungun ol. No. 3, 2017. Pelitta Banten . AuEfektifitas Kursus Bahasa Inggris Dalam Menyokong Pendidikan Anak Indonesia - Pelita BantenAy. Rahman. FM> AuModel Pembelajaran Bahasa Inggris Di Kampung Inggris (Studi Deskriptif Model Pembelajaran Kognitifisme Bahasa Inggris Pada Lembaga Kursus Lc Di Pare. Kabupaten Kedir. Ay Rahmat. Abdul dan Mirnawati. Mira. AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Volume : 06 Nomor : 01 Bulan : Januari Tahun http://ejurnal. id/index. hp/AKSARA/index [Zulfiqar. Tahir. And Y. Rinantanti. AuDesigning English Syllabus For Multilingual Students At Pesantren Schools Studies Of Sla In Indonesian Context View Project Multilingual Competence View Project. Ay [Onlin. Available: Https://w. Researchgate. Net/Pu blication/343222534 Vol. 8 No. November 2024