MADRASAH Journal On Education and Teacher Profesionalism Vol. 3 No. 3 Desember 2025 Hal. Open Access: https://journal. id/index. php/madrasah PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Sri Wayuni1. Agus Yudiawan2. Erwinestri Hanidar Nur Afifi3 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong (IAIN) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong (IAIN) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong (IAIN) e-mail: sriwayunisw4444@gmail. com1, agusyudiawan@iainsorong. id2 , afifi. erwinestrihanidarnur@iainsorong. INFO ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima: 18 Desember 2025 Direvisi: 24 Desember 2025 Disetujui: 31 Desember 2025 KEYWORDS Teaching Module Digital Flipbook Papuan Short Stories ABSTRACT This study aims to produce a valid, practical, and effective digital flipbook-based Indonesian language teaching module on the topic of Papuan short stories for 4th grade students at Al-Izzah SDIT Sorong City. This research uses Research and Development (R&D) with the ADDIE model consisting of five stages: analyze, design, development, implementation, and evaluate. The research results indicate that: . Based on the validity test data from expert validators in content, media, and language, the Indonesian language teaching module based on a digital flipbook on the topic of Papua short stories developed received an average score of 66, categorized as very valid for use. Based on the practicality test data from the results of questionnaires from teachers and students, this Indonesian language teaching module based on a digital flipbook on the topic of Papua short stories shows a very practical category with an average score of 87,3. Based on effectiveness test data through n-gain testing, this Indonesian language teaching module based on a digital flipbook on the topic of Papua short stories falls into the very effective category with an average score of 0,72 thus this teaching module is very effective for use in the learning process. Based on this, it can be concluded that the Indonesian language teaching module based on a digital flipbook on the topic of Papua short stories is very valid, practical, and effective for use in the learning process. This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. KATA KUNCI ABSTRAK Modul Ajar Flipbook Digital Cerpen Papua Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital tentang topik cerita pendek Papua untuk siswa kelas IV SDIT Al-Izzah di Kota Sorong yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang memiliki lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . Berdasarkan data uji validasi dari validator ahli materi, media, dan bahasa, modul ajar bahasa Indonesia yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata 3,66, yang dikategorikan sebagai sangat valid untuk digunakan. CORRESPONDING AUTHOR Sri Wayuni Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong (IAIN) Vol. 3 No. Desember 2025 Halaman | 15 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV sriwayunisw4444@gmail. Berdasarkan data uji kepraktisan dari hasil angket guru dan siswa, modul ajar bahasa Indonesia ini menunjukkan kategori yang sangat praktis dengan skor rata-rata 87,3. Berdasarkan data uji efektivitas melalui uji n-gain, produk ini masuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 0,72, sehingga modul ajar ini sangat efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa modul ajar ini sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses PENDAHULUAN Salah satu pembelajaran di sekolah dasar yang memegang peranan penting untuk membentuk keterampilan berbahasa peserta didik adalah pembelajaran bahasa Indonesia (Fatonah et al. , 2. Pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan dapat membantu peserta didik mengenal dirinya sendiri, kebudayaan yang ada, mengungkapkan . ide dan perasaannya, serta menemukan dan mengembangkan kompetensi analitis dan imajinasi yang dimilikinya (Andriani, 2. Tidak hanya sebagai alat komunikasi, bahasa Indonesia juga menjadi sarana untuk memahami budaya dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra, salah satunya cerpen (Simbolon et al. , 2. Cerpen ialah karangan pendek yang menceritakan suatu kisah kehidupan tokoh yang penuh pertikaian dan memuat peristiwa yang menyenangkan ataupun mengharukan (Chairiah, 2. Materi cerpen juga diharapkan dapat meningkatkan minat baca peserta didik karena dengan itu, peserta didik dapat mengapresiasi karya sastra. Kemampuan mengapresiasi cerita pendek perlu ditingkatkan karena kemampuan untuk . mengapresiasi cerpen penting sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar memiliki kepekaan rasa, menalar, berimajinasi, serta peka terhadap masyarakat, lingkungan, serta budaya (Hidayati, 2. Mengingat Indonesia yang sangat kaya akan keberagaman budaya, cerpen Papua dapat menjadi pilihan yang menarik untuk diperkenalkan kepada peserta didik. Melalui materi cerpen Papua dengan tema Sagu Jantung Kehidupan di Papua, peserta didik dapat mengetahui informasi atau pengetahuan lokal yang sebelumnya belum mereka ketahui. Terlebih bagi peserta didik yang tinggal di Papua, seyogyanya mereka mengetahui tentang kebudayaan lokal dari tempat yang mereka tinggali, namun materi cerpen terkadang menjadi materi yang sulit dipahami oleh peserta didik (Darmayanti et al. , 2. Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor, yaitu kurangnya minat peserta didik dalam membaca, metode bahkan model pembelajaran yang kurang menarik, materi pembelajaran yang disampaikan cenderung kaku dan kurang menyenangkan serta media pembelajaran yang mengandalkan buku teks saja sehingga membuat peserta didik kurang bersemangat hingga bosan. (Apriliani & Radia, 2. Selanjutnya laporan dari hasil PISA 2022 menyatakan bahwa kemampuan membaca peserta didik mendapatkan skor rata-rata yakni 371. dengan rata-rata skor OECD yakni 487, adapun sekitar 25% peserta didik di Indonesia mencapai level dua . emahiran membaca minimu. dan hampir tidak ada peserta didik yang memperoleh skor membaca pada level 5 . emahiran membaca tingg. (OECD, 2. Hal ini mengakibatkan skor membaca Indonesia yang sebelumnya berada di peringkat 65, turun di peringkat 74 dari 79 negara (Isprianti, 2. Hal tersebut menunjukkan adanya tantangan serius dalam bidang pendidikan di Indonesia, terlebih pada kemampuan membaca anak untuk memahami isi atau makna dari bahan bacaan yang dibacanya. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia SDIT AL-Izzah Kota Sorong bahwa media pembelajaran yang digunakan masih berupa buku teks atau buku cetak. Peneliti berasumsi bahwa penggunaan media ajar yang hanya berpusat pada buku menjadi salah satu penyebab yang menjadikan peserta didik belum memahami cerpen dengan baik. Penggunaan Vol. No. Desember 2025 Halaman | 16 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV media yang tidak variatif membuat peserta didik tidak memiliki keinginan atau tidak termotivasi untuk belajar (Febrita & Ulfah, 2. Adapun hasil angket yang telah dibagikan kepada peserta didik kelas lima di SDIT Al-Izzah Kota Sorong menunjukkan rata-rata pemahaman cerpen mereka adalah 60% untuk unsur intrinsik dan 29% untuk unsur ekstrinsik. Nilai persentase tersebut belum mencapai kategori sangat baik untuk aspek pemahaman atau kognitif peserta didik, sesuai dengan skala kategori kemampuan kognitif (Arikunto, 2. menyatakan skala 81%-100% adalah sangat baik, skala 61%-80% adalah baik, skala 41%-60% adalah cukup, skala 21%-40% adalah kurang dan skala <20% adalah sangat kurang. Dilihat dari skala tersebut, maka pemahaman unsur cerpen peserta didik kelas lima SDIT Al-Izzah berada dikategori cukup untuk unsur intrinsik dan kategori kurang untuk unsur ekstrinsik. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut dibutuhkan usaha untuk mengatasinya, yaitu salah satunya dengan mengembangkan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan minat peserta didik dalam mempelajari cerpen. Mengingat perkembangan teknologi yang semakin maju, menjadi peluang besar untuk membuat media pembelajaran yang menarik dengan melibatkan teknologi yang nantinya akan digunakan dalam proses belajar mengajar agar peserta didik mendapatkan motivasi belajarnya kembali (Husaini, 2. Media pembelajaran yang potensial untuk dikembangkan, salah satunya adalah modul ajar berbasis flipbook digital. Flipbook digital merupakan sebuah media pembelajaran interaktif yang dapat memadukan antara teks, gambar, audio, dan video dalam satu tampilan yang menarik (Saparina et al. , 2. Pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital pada topik cerpen Papua dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan dan menambah kualitas pembelajaran untuk pembelajaran cerpen di sekolah. Dengan media flipbook digital, materi cerpen bisa disajikan dengan lebih menarik, interaktif, serta mudah dipahami oleh peserta didik (Sari & Ahmad, 2. Mengingat perlengkapan teknologi di SDIT Al-Izzah cukup memadai, seperti tersedianya komputer, maka peneliti bermaksud untuk mengembangkan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital dengan topik cerpen Papua. Penelitian-penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan dengan berbasis flipbook digital dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran di sekolah. Seperti penelitian pada tahun 2020 memberikan dampak yang baik dimana terdapat peningkatan pada hasil belajar peserta didik untuk materi pecahan bilangan (Angelia et , 2. Adapun penelitian tahun 2023 juga mendapatkan peningkatan hasil belajar setelah menerapkan flipbook digital sebagai media pembelajaran (Juliani & Ibrahim, 2. Sama halnya dengan pengembangan modul ajar berbasis Flipbook digital yang dikembangkan untuk pembelajaran daring dianggap sangat layak untuk dijadikan media pembelajaran mata pelajaran IPA (Hadiyanti, 2. Hal tersebut membuktikan bahwa modul ajar berbasis flipbook digital dapat digunakan di mana saja. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan modul ajar bahasa Indonesia yang berbasis flipbook digital pada topik cerita pendek atau cerpen dengan tema Papua. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan judul Pengembangan Modul Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Flipbook Digital Topik Ceren Papua Untuk Peserta Didik Kelas IV SDIT Al-Izzah Kota Sorong. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluate (Branch, 2. untuk menghasilkan modul ajar yang valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran cerpen. Uji coba dilakukan pada peserta didik kelas IV SDIT Al-Izzah Kota Sorong dengan jumlah 55 peserta didik menggunakan teknik sampling jenuh, serta uji coba kelompok pada 48 peserta didik yang ditentukan melalui rumus Vol. No. Desember 2025 Halaman | 17 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Slovin. Penelitian research and development ini memanfaatkan data kuantitatif dan kualitatif, di mana data kuantitatif diperoleh dari hasil penilaian validitas, kepraktisan, dan keefektifan modul, sedangkan data kualitatif berasal dari kritik, saran validator, dan hasil observasi pelaksanaan uji Analisis data dilakukan menggunakan skala likert 1Ae4 untuk menghindari pilihan netral dan mendorong responden memberikan penilaian yang jelas, sebagaimana disarankan oleh (Sugiyono, 2. , sehingga modul ajar yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan mudah digunakan dalam proses pembelajaran. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Data Uji Validasi Analisis Data Uji Validasi Materi Pada tabel 1 dapat dilihat jumlah skor dari ahli materi, berikut ini skor rata-rata yang diperoleh dari validator ahli materi: Tabel 1. Analisis Data Uji Validasi Materi Validator ahli Skor Rata-rata Kriteria Keterangan Validator 1 3,77 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi Validator 2 3,55 Sangat. Baik Sangat valid/tidak revisi Rata-rata 3,66 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Berdasarkan tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil validasi ahli materi pertama terhadap pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua memperoleh skor 3,77 dengan kriteria sangat baik. Selanjutnya, hasil validasi ahli materi yang kedua memperoleh skor 3,55 dengan kriteria sangat baik. Adapun skor rata-rata dari ahli materi adalah 3,66 dengan kriteria sangat baik yang artinya tidak diperlukan revisi. Analisis Data Uji Validasi Media Pada tabel 2 dapat dilihat jumlah skor dari ahli media, berikut ini skor rata-rata yang diperoleh dari validator ahli media: Tabel 2. Analisis Data Uji Validasi Media Validator Ahli Media Skor Rata-Rata Kriteria Keterangan Validator 1 3,72 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi Validator 2 3,38 Baik Valid/revisi penulisan Rata-rata 3,55 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Berdasarkan tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa hasil validasi ahli media pertama terhadap pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua memperoleh skor 3,72 dengan kriteria sangat baik. Selanjutnya, hasil validasi ahli media yang kedua memperoleh skor 3,38 dengan kriteria baik. Adapun skor rata-rata dari ahli media adalah 3,55 dengan kriteria sangat baik yang artinya tidak diperlukan revisi. Analisis Data Uji Validasi Bahasa Pada tabel 3 dapat dilihat jumlah skor dari ahli bahasa sebagai berikut: Tabel 3. Analisis Data Uji Validasi Bahasa Validator Ahli Bahasa Skor Rata-Rata Kriteria Keterangan Vol. No. Desember 2025 Halaman | 18 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Validator 1 Validator 2 Rata-rata 3,75 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi 3,83 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi 3,79 Sangat Baik Sangat valid/tidak revisi Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Berdasarkan skor di atas, maka disimpulkan bahwa hasil validasi ahli bahasa pertama terhadap pengembangan modul ajar bahasa indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua memperoleh skor 3,75 dengan kategori sangat baik. Selanjutnya, hasil validasi ahli bahasa yang kedua memperoleh skor 3,83 dengan kategori sangat baik. Adapun skor rata-rata dari dari ahli media adalah 3,79 dengan kategori sangat baik yang artinya tidak diperlukan revisi. Tabel 4. Perolehan Hasil Validasi Hasil Validasi Rata-Rata Validasi Kriteria Validator ahli materi 3,66 Sangat valid/tidak revisi Validator. ahli media 3,55 Sangat valid/tidak revisi Validator ahli bahasa 3,79 Sangat valid/tidak revisi Validasi ahli 3,66 Sangat valid/tidak revisi Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Dari tabel 4 dapat diketahui bahwa perolehan rata-rata hasil validasi ahli materi menunjukkan pada angka 3,66 hasil validasi ahli media menunjukkan angka 3,55 dan perolehan rata-rata hasil validasi ahli bahasa menunjukan pada angka 3,79 dengan masing-masing kriteria dinyatakan sangat valid. Dengan demikian, berdasarkan pedoman validasi ahli pada pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua, dapat disimpulkan bahwa validasi ahli telah memenuhi kriteria modul untuk dapat diuji cobakan. Analisis Data Uji Kepraktisan Analisis Data Respon Pendidik Berdasarkan tabel 5 di bawah penyajian data hasil respon pendidik untuk uji kepraktisan, dianalisis bahwa hasil respon pendidik terhadap pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua memperoleh skor 50 dan rata-rata 96,2% dengan kategori sangat praktis menurut kriteria kelayakan produk yang dapat dilihat sebagai berikut: Tabel 5. Data. Respon. Pendidik No. Pernyataan Skor Aspek Kemenarikan Tampilan halaman. cover modul menarik Penempatan. tata letak . udul, subjudul, teks, gambar, nomor halama. konsisten dengan format Pemilihan jenis huruf, ukuran serta spasi yang digunakan sesuai sehingga mempermudah peserta didik dalam membaca modul. Perpaduan. Modul menggunakan bahasa sesuai tingkat pemahaman peserta didik. Aspek Materi Materi pembelajaran pada modul sesuai dengan capaian Vol. No. Desember 2025 Halaman | 19 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV dan tujuan pembelajaran Materi yang disajikan dalam modul membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran Materi yang disajikan dalam modul sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik Modul mendorong peserta didik untuk berdiskusi . bekerja sama dengan orang lain dalam satu kelompok Aspek bahasa Modul menggunakan bahasa yang komunikatif. Modul menggunakan struktur kalimat yang jelas Modul menggunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami peserta didik Petunjuk kegiatan-kegiatan dalam modul jelas sehingga mempermudah peserta didik melakukan . kegiatan yang ada dalam modul Jumlah Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Analisis Data Respon Peserta Didik Berdasarkan uji coba modul yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji coba produk yang dapat dideskripsikan dengan kategori sebagai berikut: Tabel 6. Analisis Data Respon Peserta Didik Inisial Total Skor Uji Coba Kelompok Kategori Peserta didik 1 Praktis Peserta didik 2 Sangat praktis Peserta didik 3 Sangat praktis Peserta didik 4 Sangat praktis Peserta didik 5 Praktis Peserta didik 6 Praktis Peserta didik 7 Praktis Peserta didik 8 Sangat praktis Peserta didik 9 Praktis Peserta didik 10 Praktis Peserta didik 11 Sangat praktis Peserta didik 12 Sangat praktis Peserta didik 13 Praktis Peserta didik 14 Sangat praktis Peserta didik 15 Praktis Peserta didik 16 Praktis Peserta didik 17 Sangat praktis Peserta didik 18 Sangat praktis Peserta didik 19 Praktis Peserta didik 20 Sangat praktis Peserta didik 21 Sangat praktis Peserta didik 22 Sangat praktis Peserta didik 23 Sangat praktis Peserta didik 24 Sangat praktis Vol. No. Desember 2025 Halaman | 20 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Inisial Total Skor Uji Coba Kelompok Kategori Peserta didik 25 Praktis Peserta didik 26 Praktis Peserta didik 27 Praktis Peserta didik 28 Sangat praktis Peserta didik 29 Praktis Peserta didik 30 Praktis Peserta didik 31 Sangat. Peserta didik 32 Sangat. Peserta didik 33 Sangat praktis Peserta didik 34 Sangat praktis Peserta didik 35 Sangat praktis Peserta didik 36 Praktis Peserta didik 37 Sangat praktis Peserta didik 38 Sangat praktis Peserta didik 39 Praktis Peserta didik 40 Praktis Peserta didik 41 Praktis Peserta didik 42 Praktis Peserta didik 43 Sangat praktis Peserta didik 44 Sangat praktis Peserta didik 45 Sangat praktis Peserta didik 46 Praktis Peserta didik 47 Sangat praktis Peserta didik 48 Praktis RataAirata skor diperoleh Sangat praktis Sumber : Data primer yang diolah dengan microsoft excel . Tabel 6 di atas menunjukkan bahwa tahapan uji coba produk pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua memperoleh hasil 87,2 dalam kategori sangat praktis. Adapun rata-rata skor yang diperoleh berdasarkan hasil dari pendidik dan peserta didik adalah 87,3 dengan kategori sangat praktis. Analisis Data Uji Keefektifan Tabel hasil skor penilaian peserta didik terkait pre-test dan post-test menunjukan hasil yang sangat signifikan. Hasil tersebut kemudian dianalisis menggunakan uji n-gain untuk melihat keefektifan menggunaan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua. Data analisis uji n-gain dapat ditunjukan pada tabel sebagai berikut: Tabel 7. Analisis Uji N-Gain Sumber : Data primer yang diolah dengan SPSS . Vol. No. Desember 2025 Halaman | 21 PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Berdasarkan Tabel 7 data SPSS 31 di atas menunjukan rata-rata hasil uji n-gain skor untuk pre-test dan post-test peserta didik adalah 0,72 yang artinya bahwa 0,72 > 0,7 sehingga tingkat keefektifan dikategorikan tinggi. Hasil ini menjadi bukti bahwa penggunaan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua sangat efektif untuk digunakan dalam Revisi Produk Berdasarkan hasil uji coba produk mengenai respon peserta didik dan respon pendidik terhadap modul yang dikembangkan peneliti diperoleh kesimpulan yang menunjukkan bahwa modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif, sehingga peneliti tidak perlu melakukan revisi produk kembali. KESIMPULAN Berdasarkan permasalahan-pemasalahan yang ditemukan dilapangan, peneliti mengembangkan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua sebagai solusi atas permasalahan yang ditemukan. Produk yang dihasilkan mendapatkan respon yang Dari hasil analisis uji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dapat disimpulkan bahwa modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital topik cerpen Papua ini sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan data uji validasi dari validator ahli materi, media, dan bahasa, modul pembelajaran bahasa Indonesia yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata 3,66 yang dikategorikan sebagai sangat valid untuk Berdasarkan data uji kepraktisan dari hasil kuesioner guru dan siswa, modul ajar bahasa Indonesia ini menunjukkan kategori yang sangat praktis dengan skor rata-rata 87,3. Berdasarkan data uji efektivitas melalui uji n-gain, produk ini masuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 0,72 sehingga modul ajar ini sangat efektif untuk digunakan dalam proses REFERENSI