Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 5, nomor 4, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur Khosiah1*. Astagini Putri Kariana2. Sublu Salam3. Rizky Mulyana4. Uswatun Fadilah5. Iprianto6. Uzlifatul Jannah7. Wisnu Purnama Ilham8. Mutmainah9 Prodi Pendidikan Geografi. Universitas Muhammadiyah Mataram. Indonesia Prodi Pendidikan Sejarah. Universitas Muhammadiyah Mataram. Indonesia Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Universitas Muhammadiyah Mataram. Indonesia 5,6,7 Prodi Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah Mataram. Indonesia Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Universitas Muhammadiyah Mataram. Indonesia *Coresponding Author: khosiahzakaria@gmail. Dikirim: 25-08-2025. Direvisi: 09-09-2025. Diterima: 10-09-2025 Abstrak: Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata Pendidikan dan Inovasi Kemasyarakatan (KKN-DIK) merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas calon guru melalui pengalaman langsung di sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program PLP II terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. Kabupaten Lombok Timur serta bertujuan untuk menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam aspek pedagogik, sosial, dan profesional. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan monitoring dan evaluasi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa program ini telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman PLP II dan KKN-DIK dengan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta program pengabdian kepada masyarakat. Tantangan yang dihadapi mahasiswa meliputi penyesuaian terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat, kemampuan manajerial waktu, pengelolaan kelas dan penguasaan materi, namun dapat diatasi melalui bimbingan intensif dari dosen pembimbing dan guru pamong. Secara umum, implementasi program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menjadi pendidik Program integratif semacam ini direkomendasikan untuk terus dikembangkan sebagai model pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Kata kunci: Implementasi Program. PLP II. KKN-DIK Abstract: The School Field Introduction Program (PLP) II integrated with the Community Service Program in Education and Innovation (KKN-DIK) is a strategic effort to improve the quality of prospective teachers through direct experience in schools and communities. This activity aims to describe the implementation of the PLP II program integrated with KKNDIK at SMP Negeri 1 Keruak. East Lombok Regency and aims to analyze its contribution to the development of student competencies, especially in pedagogical, social, and professional This community service activity uses a monitoring and evaluation approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the activity indicate that this program has been implemented in accordance with the PLP II and KKN-DIK guidelines with active student involvement in the learning process, extracurricular activities, and community service programs. Challenges faced by students include adjustment to the school and community environment, time management skills, classroom management and mastery of material, but can be overcome through intensive guidance from supervisors and mentor teachers. In general, the implementation of this program has a positive impact in increasing student readiness to become professional This kind of integrative program is recommended to continue to be developed as a real-life experience-based learning model. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. Keywords: Program Implementation. PLP II. KKN-DIK PENDAHULUAN Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Dalam konteks pendidikan guru, praktik lapangan menjadi salah satu aspek penting yang harus dijalani oleh calon pendidik guna membekali mereka dengan pengalaman nyata di lapangan. Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) khususnya PLP II merupakan salah satu bentuk kegiatan akademik yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, dan sosial melalui pengalaman langsung di sekolah mitra (Kemenristekdikti, 2. Mahasiswa tidak hanya dituntut menggunakan pengetahuan dan keterampilan pedagogik yang telah diperoleh melalui proses perkuliahan, tetapi juga diharuskan memiliki pengalaman kerja profesional (Hermawan & et al. , 2. Sejalan dengan hasil penelitian Khosiah et al. , . bahwa kegiatan program pengenalan lapangan persekolahan memberikan pengalaman positif dan menjadi modal awal bagi calon guru yang profesional. Salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka menyiapkan tenaga pendidik profesional melalui program PLP II terintegrasi KKN-DIK Mandailina, et al. , . Program tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman secara langsung terkait dengan lingkungan sekolah maupun sosial masyarakat. Universitas Muhammadiyah Mataram melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas lulusan calon guru melalui berbagai inovasi program. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pengintegrasian antara program PLP II dengan Kuliah Kerja Nyata berbasis Pendidikan (KKN-DIK). Integrasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman komprehensif kepada mahasiswa, tidak hanya terbatas pada kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan Widodo, . Pelaksanaan program PLP II terintegrasi KKN-DIK memberikan peluang kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar mengelola proses pembelajaran di kelas, tetapi juga diajak untuk memahami dinamika sosial di lingkungan tempat mereka melaksanakan program. Hal ini diharapkan mampu membentuk karakter pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi (Nataliningsih, et al. , . SMP Negeri 1 Keruak, yang terletak di Kabupaten Lombok Timur, dipilih sebagai salah satu lokasi mitra dalam pelaksanaan program ini. Sekolah ini menjadi representasi dari tantangan dan peluang dalam pelaksanaan pendidikan di daerah. Dengan berbagai karakteristik sosial dan budaya masyarakat sekitar, pelaksanaan PLP II terintegrasi KKN-DIK diharapkan mampu memberikan kontribusi positif baik bagi pengembangan kompetensi mahasiswa maupun peningkatan mutu pendidikan di sekolah mitra. Berdasarkan latar belakang tersebut, penting untuk mengkaji bagaimana implementasi program PLP II terintegrasi KKN-DIK dijalankan di lapangan. Pelaksanaan pengabdian bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi mahasiswa, serta menganalisis dampak @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. program terhadap kompetensi pedagogik mahasiswa. Hasil ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kebijakan program PLP dan KKN-DIK di masa yang akan datang. METODE PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli sampai dengan 13 September 2025 berlokasi di SMP Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan monitoring dan evaluasi untuk mengkaji pelaksanaan Program PLP II terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur. Monitoring dilakukan secara sistematis selama kegiatan berlangsung untuk mengamati proses implementasi program, sedangkan evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan serta dampak kegiatan terhadap pengembangan kompetensi pedagogik mahasiswa. Subjek pengabdian terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi. PPKn. PBI dan PBSI Universitas Muhammadiyah Mataram yang mengikuti program PLP II terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak, guru pamong, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat setempat. Teknik pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling yaitu berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam program. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara dan Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas mahasiswa selama mengajar dan berinteraksi dengan masyarakat. Wawancara dilakukan kepada mahasiswa, guru pamong, kepala sekolah dan tokoh masyarakat untuk menggali pengalaman dan persepsi mereka selanjutnya dilakukan dokumentasi pada setiap IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Lokasi Kegiatan KKN-DIK Kegiatan program dilaksanakan di SMP Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur. Nusa Tenggara Barat yang merupakan sekolah mitra Universitas Muhammadiyah Mataram dalam implementasi program PLP II terintegrasi dengan KKN-DIK. Sekolah SMP Negeri 1 Keruak memiliki jumlah siswa yang relatif besar yakni 627 orang, terbagi menjadi 3 kelas yakni kelas VII terdiri dari 8 Rombel. Vi terdiri dari 7 Rombel dan kelas IX terdiri dari 6 Rombel, dengan jumlah rombongan belajar tersebut, setiap kelas memiliki jumlah siswa yang cukup seimbang, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung efektif dan ditunjang oleh tenaga pendidik yang berkompeten sebanyak 60 orang. Fasilitas pembelajaran yang tersedia cukup memadai dan lingkungan sekolah yang kondusif turut mendukung pelaksanaan program. Kondisi masyarakat di sekitar sekolah cukup terbuka terhadap kehadiran mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN-DIK. Hal ini menciptakan peluang besar untuk mahasiswa berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang relevan dengan konteks lokal, dengan adanya sinergi antara kampus, sekolah, dan masyarakat, program ini menjadi ajang yang efektif bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan mengajar sekaligus melatih kepekaan sosial. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. Hasil Observasi dan Wawancara Berdasarkan data hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa mahasiswa peserta PLP II terintegrasi KKN-DIK menunjukkan kemampuan pedagogik yang baik dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. RPP/Modul Ajar yang disusun mahasiswa disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan materi pelajaran. Beberapa mahasiswa menggunakan media visual dan digital sebagai inovasi dalam proses pembelajaran. Hal ini terlihat dari hasil aktifitas setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa. Gambar 1. Diskusi Bersama GP tentang ModulAjar/RPP Sebagai bagian dari pelaksanaan Program PLP II terintegrasi KKN-DIK, mahasiswa melakukan konsultasi intensif dengan guru pamong di SMP Negeri 1 Keruak. Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendiskusikan RPP/Modul Ajar yang akan dirancang untuk persiapan praktik mengajar dikelas. Guru pamong memberikan penjelasan terkait struktur RPP, penentuan tujuan pembelajaran, pemilihan metode, hingga pemilihan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Diskusi berlangsung dua arah, di mana mahasiswa juga menyampaikan ide dan strategi pembelajaran yang mereka rencanakan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan RPP atau modul ajar yang dibuat telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku serta kontekstual dengan kondisi sekolah dan siswa. Melalui proses konsultasi ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang perangkat pembelajaran secara profesional, sekaligus membangun kemampuan komunikasi dan kolaborasi dengan tenaga pendidik berpengalaman. Gambar 2. Praktik Mengajar di Kelas Berdasarkan hasil observasi mahasiswa melaksanakan praktik mengajar di kelas, sebagai bagian dari pengembangan kompetensi pedagogik. Kegiatan ini dilakukan setelah mahasiswa menyiapkan perangkat pembelajaran berupa RPP dan materi ajar yang telah disetujui guru pamong. Metode yang digunakan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. mengutamakan keterlibatan aktif siswa, di mana mahasiswa memberikan penjelasan materi, membimbing proses pengerjaan latihan, serta memberikan umpan balik langsung kepada siswa. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh Dosen Pembimbing suasana pembelajaran dikelas sangat antusias dan siswa fokus mendengar penjelasan guru. Praktik mengajar ini tidak hanya mengasah keterampilan mengelola kelas, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, penggunaan strategi pembelajaran yang sesuai, serta penerapan asesmen formatif. Melalui pengalaman ini, mahasiswa mendapatkan pembelajaran nyata mengenai dinamika interaksi di kelas serta pentingnya perencanaan dan evaluasi dalam kegiatan mengajar. Gambar 3. Wawancara Bersama Kepala Sekolah dan GP Berdasarkan hasil wawancara Guru pamong menyatakan bahwa mahasiswa telah menunjukkan sikap tanggung jawab, etika kerja yang baik, mampu bekerja sama dengan warga sekolah serta sudah mampu merancang perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum disekolah. Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Kepala sekolah mengapresiasi kehadiran mahasiswa karena mampu menciptakan suasana baru yang lebih hidup di lingkungan sekolah dan sangat berpartisipasi dalam membantu mempersiapkan kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-80 yakni tanggal 17 Agustus yang diselenggarakan oleh sekolah. Gambar 4. Melatih Siswa Gerak Jalan Dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa KKN-DIK yang ditempatkan di SMP Negeri 1 Keruak berperan aktif melatih siswa dalam kegiatan gerak jalan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah dengan melibatkan sejumlah siswa. Mahasiswa bertindak sebagai pelatih dan pembimbing, memberikan instruksi terkait teknik baris-berbaris, koordinasi langkah, kekompakan gerakan, serta kedisiplinan dalam barisan. Latihan dilakukan secara berulang untuk memastikan siswa dapat @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. menampilkan gerakan yang seragam dan teratur pada saat lomba atau pawai peringatan HUT RI. Dalam pelaksanaan KKN-DIK, selain berproses dilingkungan sekolah mahasiswa juga aktif terlibat dalam kegiatan masyarakat. Sesuai dengan program kerja yang sudah disusun oleh mahasiswa seperti penyuluhan lingkungan hidup, program bimbingan mengaji untuk anak-anak, senam pagi bersama warga, kegiatan perayaan 17 Agustus, pengadaan bak sampah serta gotong royong bersama warga. Mereka juga mampu menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat, perangkat desa dan warga setempat. Gambar 5. Gotong Royong Bersama Masyarakat Dalam kegiatan ini, mahasiswa bersama dengan warga desa untuk membersihkan lingkungan, mulai dari halaman kantor desa, jalan desa, hingga fasilitas umum seperti masjid. Mahasiswa dan masyarakat bekerja secara bahumembahu membawa peralatan kebersihan seperti sapu, cangkul, dan keranjang Suasana kebersamaan terlihat jelas semuanya saling membantu demi terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman. Kegiatan gotong royong ini memiliki nilai edukatif dan sosial yang tinggi. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya kepedulian lingkungan dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Gambar 6. Persiapan Peringatan HUT RI 17 Agustus di Desa Dane rasa Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke80 yakni 17 Agustus, mahasiswa KKN-DIK bersama para pemuda Desa Danerase tampak antusias mempersiapkan berbagai dekorasi untuk memeriahkan suasana desa. Dalam dokumentasi kegiatan ini terlihat beberapa pemuda bekerja sama memasang hiasan bendera merah putih di malam hari. Mereka menggunakan tangga kayu untuk @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. menjangkau bagian atas tiang dan pepohonan, sementara yang lain membantu memegang tangga dan menyiapkan pernak-pernik hiasan. Suasana kekeluargaan terasa hangat, meskipun kegiatan dilakukan pada malam hari ini menandakan semangat gotong royong yang kuat. Gambar 7. Wawancara Bersama kepala Desa (PJ) Berdasarkan hasil wawancara bersama kepala desa yakni bapak M. SyaAoi. dalam hal ini selaku PLT/PJ karena pada saat ini desa Danerase belum melaksanakan pemilihan kepala desa, beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan dampak positif terutama dalam membangun semangat kolaborasi serta memberikan contoh sikap kepemimpinan dan edukatif yang dapat diteladani oleh anak-anak di desa. Tantangan dan Solusi dalam Pelaksanaan Program PLP II Terintegrasi KKNDIK Dalam pelaksanaan program PLP II terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, baik dalam konteks akademik, sosial, maupun manajerial. Berikut adalah beberapa tantangan utama yang diidentifikasi beserta strategi atau solusi yang dilakukan oleh mahasiswa, dapat dilihat pada tabel 1 berikut. Tabel 1. Tantangan dan Solusi dalam Pelaksanaan Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK Tantangan Adaptasi terhadap Lingkungan Sekolah dan Masyarakat Deskripsi Mahasiswa menghadapi kesulitan awal dalam menyesuaikan diri karakteristik peserta didik, serta Sebagian masyarakat juga lebih tertutup dan belum memahami keberadaan mahasiswa KKN. Pengelolaan Kelas dan Penguasaan Materi Sebagian mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengelola kelas yang dinamis dan menghadapi peserta didik dengan kemampuan belajar beragam. Selain itu, penguasaan metode pembelajaran aktif belum optimal. Solusi yang dilakukan Mahasiswa melakukan pendekatan personal dengan guru pamong, tenaga kependidikan, dan tokoh masyarakat sejak minggu pertama. Mereka aktif mengikuti kegiatan kemasyarakatan seperti gotong royong dan senam pagi untuk memperkuat relasi sosial dan meningkatkan interaksi dengan Dengan bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing lapangan, mahasiswa melakukan refleksi pasca praktik mengajar. Mereka mendiskusikan strategi mengajar, @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. Integrasi Program PLP dengan Kegiatan KKNDIK Pelaksanaan dua program secara bersamaan menimbulkan tantangan dalam membagi waktu antara kegiatan akademik di sekolah dengan pengabdian di masyarakat. pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pedagogik. Mahasiswa terintegrasi harian dan mingguan mengajar dan kegiatan sosial. Koordinasi rutin dilakukan dengan pihak sekolah dan perangkat desa agar agenda kegiatan selaras dan tidak tumpang tindih. Pihak sekolah turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa di Kontribusi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK terhadap Pengembangan Kompetensi Pedagogik Mahasiswa. Program PLP II terintegrasi KKN-DIK memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru. Kompetensi pedagogik mencakup kemampuan merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran serta memahami karakteristik peserta didik secara menyeluruh. Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat proses pembelajaran tetapi juga terlibat langsung sebagai pelaksana kegiatan belajar mengajar di kelas. Melalui interaksi langsung dengan peserta didik mahasiswa belajar mengenali perbedaan gaya belajar, latar belakang sosial serta kebutuhan khusus dari masing-masing siswa. Hal ini memperkuat kemampuan mereka dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat peserta didik. Mahasiswa juga dilatih untuk menggunakan berbagai pendekatan dan strategi pembelajaran aktif, termasuk penerapan media digital dan metode kolaboratif. Selain itu, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) secara mandiri, lalu mengimplementasikannya dalam kelas secara langsung dengan didampingi oleh guru pamong. Dari kegiatan ini, mahasiswa memperoleh umpan balik langsung mengenai kekuatan dan kelemahan mereka dalam mengajar yang kemudian dijadikan dasar untuk refleksi dan perbaikan pembelajaran selanjutnya. Kegiatan KKN-DIK yang menyatu dalam program ini juga turut memperkaya kompetensi pedagogik mahasiswa karena mereka mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan nilai-nilai sosial dan budaya lokal. Misalnya, mahasiswa menyusun materi pembelajaran kontekstual berbasis masalah yang terjadi di masyarakat sekitar, seperti isu kebersihan lingkungan, kesehatan, atau partisipasi warga dalam pendidikan. Dengan berbagai pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan mengajar secara teknis tetapi juga membentuk etos kerja, empati, tanggung jawab, serta sensitivitas sosial yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetensi pedagogik profesional. PEMBAHASAN Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa pelaksanaan program PLP II terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak membawa dampak positif terhadap penguatan kompetensi mahasiswa calon guru baik dari aspek pedagogik, sosial, maupun kepribadian. Mahasiswa tidak hanya belajar mengajar secara langsung, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, ini @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. mencerminkan pembelajaran holistik yang menyatukan pedagogi dan pengabdian Pendekatan ini sejalan dengan teori experiential learning yang menekankan pentingnya siklus belajar melalui pengalaman nyata pengamatan, refleksi, konseptualisasi, dan eksperimen aktif Kolb et al. , . Dengan keterlibatan langsung dalam proses mengajar dan pengabdian masyarakat mahasiswa membentuk keterampilan profesional yang lebih autentik dan kontekstual. Hasil penelitian Sutami et al. , . menunjukkan bahwa program kegiatan KKN memberikan kontribusi positif baik dilingkungan sekolah maupun masyarakat. Selanjutnya, model ini mendekati teori service-learning atau pembelajaran berbasis masyarakat yang memungkinkan pelajar mengaitkan tujuan akademik dengan nilai sosial (Setyowati dan Permata, 2. Sejalan dengan penelitian Kurniawan et al. , . menunjukkan bahwa program PLP terintegrasi KKN memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa. Dalam konteks PLP KKN-DIK mahasiswa tidak hanya mengajar tetapi juga merancang kegiatan publik yang berdampak langsung pada lingkungan lokal, meningkatkan empati dan sadar sosial. Integrasi PLP dan KKN-DIK juga memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial. Dalam penelitian Kurniawan et al. , . tentang evaluasi PLP dan KKN ditemukan bahwa program yang digabungkan dinilai sangat efektif oleh mahasiswa, guru, dan kepala sekolah dalam membangun keterlibatan lebih tinggi dan kepuasan terhadap program. Penguatan kompetensi pedagogik juga diamati dalam program PLP-KKN masa COVID-19. Sulistyaningrum & Rahmawati, . melaporkan bahwa pelatihan berbasis praktik secara signifikan meningkatkan keyakinan diri dan keterampilan guru calon peserta PLP-KKN Ini mengindikasikan bahwa pendekatan reflektif dan berbasis praktik dapat meningkatkan profesionalisme calon guru secara nyata. Dengan demikian, integrasi PLP II dan KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak tidak hanya memperluas cakupan pengalaman mahasiswa, tetapi juga membentuk guru profesional yang adaptif, reflektif, dan memiliki kepedulian sosial tinggi selaras dengan paradigma pendidikan Pancasila dan Merdeka Belajar. KESIMPULAN Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa implementasi program PLP 2 terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak berjalan efektif dan memberikan manfaat yang signifikan, baik bagi mahasiswa, sekolah, maupun masyarakat. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pembelajaran di kelas sekaligus dalam pemberdayaan masyarakat. Program ini mampu mengembangkan kemampuan pedagogik mahasiswa melalui praktik mengajar yang nyata dan menumbuhkan kompetensi sosial melalui keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat. Pendampingan dari guru pamong dan dosen pembimbing turut menjadi faktor keberhasilan program ini. Kolaborasi antara kampus, sekolah, dan masyarakat juga menjadi penguat dalam pencapaian tujuan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khosiah dkk. Implementasi Program PLP II Terintegrasi KKN-DIK di SMP Negeri 1 Keruak. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih kepada sekolah mitra dalam hal ini SMP Negeri 1 Keruak Kabupaten Lombok Timur atas dukungan dalam bentuk bimbingan, fasilitas, dan lingkungan belajar yang kondusif bagi mahasiswa praktik, serta memperkuat kerja sama dengan pihak universitas. DAFTAR PUSTAKA