AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1157-1161 Digitalisasi Wisata Desa: Pelatihan E-Ticket Untuk Kemudahan Kunjungan Di Desa Cisantana Dian Ade Kurnia1*. Kaslani2. Cep Lukman Rohmat3 1Program Studi Manajemen Informatika. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 2Program Studi Komputerisasi Akuntansi. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. 3Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak. STMIK IKMI Cirebon. Kota Cirebon. Indonesia. Email: 1*dianadekurnia@gmail. com, 2kaslani@gmail. com, 3ceplukmanrohmat@yahoo. Abstrak - Pengembangan pariwisata lokal merupakan upaya penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan di tingkat desa. Desa Cisantana, dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pariwisata. Namun, untuk mencapai potensinya, diperlukan pengelolaan yang efisien dan transparan. Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui penggunaan aplikasi e-ticket wisata Analisis situasi ini akan menguraikan lokasi mitra, kasus yang pernah terjadi, aspek sosial dan budaya, permasalahan khusus yang dihadapi, metode atau pendekatan pengabdian yang digunakan, serta implikasi dari hasil pengabdian kepada masyarakat. Desa Cisantana terletak di daerah pedesaan yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa Wisatawan sering datang ke desa ini untuk menikmati keindahan alam, berinteraksi dengan penduduk lokal, dan merasakan budaya tradisional yang kaya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya minat wisatawan juga menyebabkan masalah pengelolaan yang Kasus yang pernah terjadi adalah lonjakan kunjungan wisatawan yang tidak terorganisir dengan baik, penjualan tiket yang sulit dipantau, serta kesulitan dalam memahami besarnya dampak wisata terhadap Hasil pengabdian kepada masyarakat ini juga menggelar kampanye pemasaran yang berhasil untuk mempromosikan penggunaan e-ticketing kepada para wisatawan. Melalui media sosial, situs web desa, dan materi promosi fisik, manfaat dari e-ticketing disampaikan dengan jelas. Wisatawan diberi informasi tentang bagaimana e-ticketing dapat menghemat waktu mereka, menghindari antrian panjang, dan memberikan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini sangat memuaskan, dengan peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan dan umpan balik positif dari pengguna. Digitalisasi wisata desa melalui pelatihan e-ticketing telah membuka pintu baru menuju kemudahan dan kenyamanan dalam menikmati pesona Desa Cisantana. Kata Kunci : Cisantana. Kuningan. Desa Wisata. Abstract - Local tourism development is an important effort to support economic growth and sustainability at the village level. Cisantana Village, with its abundant natural and cultural riches, has great potential to develop the tourism sector. However, to achieve its potential, efficient and transparent management is needed. One of the proposed solutions is through the use of a tourist e-ticket application. This situation analysis will describe the location of partners, cases that have occurred, social and cultural aspects, special problems faced, service methods or approaches used, as well as the implications of the results of service to the community . Cisantana Village is located in a rural area that has extraordinary natural and cultural tourism potential. Tourists often come to this village to enjoy the natural beauty, interact with local residents, and experience the rich traditional However, in recent years, increasing tourist interest has also led to complex management problems. Cases that have occurred are a surge in tourist visits that are not well organized, ticket sales that are difficult to monitor, and difficulties in understanding the magnitude of the impact of tourism on the community. As a result of this community service, we also held a successful marketing campaign to promote the use of e-ticketing to tourists. Through social media, village websites, and physical promotional materials, the benefits of eticketing are clearly communicated. Travelers are provided with information on how e-ticketing can save them time, avoid long queues, and provide a more comfortable visiting experience. The results of this community service are very satisfying, with a significant increase in tourist visits and positive feedback from users. The digitalization of village tourism through e-ticketing training has opened new doors to ease and comfort in enjoying the charm of Cisantana Village. Keywords: Cisantana. Kuningan. Tourism Village. PENDAHULUAN Pengembangan pariwisata lokal merupakan upaya penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan di tingkat desa(Aprilyanti et al. , 2. Desa Cisantana, dengan kekayaan alam dan budaya yang melimpah, memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor Dian Ade Kurnia | https://journal. id/index. php/amma | Page 1157 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1157-1161 Namun, untuk mencapai potensinya, diperlukan pengelolaan yang efisien dan Salah satu solusi yang diusulkan adalah melalui penggunaan aplikasi e-ticket wisata(Dewa, 2. Analisis situasi ini akan menguraikan lokasi mitra, kasus yang pernah terjadi, aspek sosial dan budaya, permasalahan khusus yang dihadapi, metode atau pendekatan pengabdian yang digunakan, serta implikasi dari hasil pengabdian kepada masyarakat. Desa Cisantana terletak di daerah pedesaan yang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang luar biasa(Husen et al. , 2022. Rahutami et al. , 2. Wisatawan sering datang ke desa ini untuk menikmati keindahan alam, berinteraksi dengan penduduk lokal, dan merasakan budaya tradisional yang kaya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya minat wisatawan juga menyebabkan masalah pengelolaan yang kompleks(Husen et al. , 2. Kasus yang pernah terjadi adalah lonjakan kunjungan wisatawan yang tidak terorganisir dengan baik, penjualan tiket yang sulit dipantau, serta kesulitan dalam memahami besarnya dampak wisata terhadap komunitas(Dewa. Syakila et al. , 2. Aspek sosial dan budaya memainkan peran kunci dalam pengembangan pariwisata di Desa Cisantana. Desa ini memiliki warisan budaya yang kaya, termasuk seni tradisional, kerajinan tangan, dan kuliner lokal yang unik(Mugiarso et al. , 2022. Suwarni et al. , 2. Sosialnya ditandai oleh keramahan penduduk lokal yang ingin berbagi keindahan desa mereka dengan wisatawan. Oleh karena itu, melibatkan masyarakat dalam pengembangan pariwisata dan menjaga budaya asli adalah aspek yang sangat penting. Adanya lonjakan kunjungan wisatawan yang tidak terkoordinasi telah menghasilkan sejumlah permasalahan khusus. Salah satunya adalah kesulitan dalam mengelola penjualan tiket wisata, yang seringkali masih dilakukan secara manual. Selain itu, terdapat tantangan dalam menjaga kebersihan lingkungan wisata dan infrastruktur yang mendukung. Keterbatasan sumber daya dan pengetahuan dalam penggunaan teknologi seperti aplikasi e-ticket menjadi hambatan utama yang harus diatasi. Dalam menghadapi permasalahan di Desa Cisantana, pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pelatihan penggunaan aplikasi e-ticket wisata(Ikaningrum et al. , 2. Pendekatan ini mencakup pelatihan staf wisata desa dalam pengoperasian aplikasi, penggunaan alat teknologi, serta pemahaman pentingnya menjaga budaya dan lingkungan. Pelatihan ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat setempat dalam mengelola pariwisata mereka sendiri dengan lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. (Anjani et al. , 2021. Nurdiawan. Faqih, et al. , 2021. Hasil dari pelatihan ini diharapkan akan membawa sejumlah implikasi positif. Pertama, penggunaan aplikasi e-ticket akan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penjualan tiket wisata, sehingga meningkatkan pendapatan desa. Kedua, dengan pendekatan berkelanjutan dalam pengelolaan wisata, masyarakat dapat menjaga budaya dan lingkungan mereka dengan lebih baik(Sumiyati & Faisal Akbar, 2. Ketiga, pelatihan ini akan memberdayakan penduduk lokal untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan pariwisata, sehingga mengurangi ketergantungan pada pihak luar. (Nurdiawan. Irma Purnamasari, et al. , 2021. Nurdiawan & Suryatana, 2. Dalam keseluruhan analisis situasi ini, terlihat bahwa Desa Cisantana memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata. Dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan penggunaan aplikasi e-ticket wisata, diharapkan desa ini dapat meraih kesuksesan dalam mengelola wisata mereka secara berkelanjutan, sambil memelihara dan mempromosikan budaya lokal yang berharga. Ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi contoh positif bagi desa-desa lain yang menghadapi tantangan serupa. (Nurdiawan. Faqih, et al. Suharyati et al. , 2. METODE PELAKSANAAN Berikut adalah tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi untuk mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi: Perencanaan Pelatihan dan Implementasi Aplikasi E-Ticket Dian Ade Kurnia | https://journal. id/index. php/amma | Page 1158 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1157-1161 Tentukan siapa yang akan menerima pelatihan dan menggunakan aplikasi e-ticket, seperti staf wisata desa dan masyarakat lokal. Pilih aplikasi e-ticket yang sederhana, user-friendly, dan sesuai dengan kebutuhan Desa Cisantana. Buat materi pelatihan yang mudah dimengerti, termasuk panduan langkah demi langkah tentang penggunaan aplikasi e-ticket. Tentukan jadwal pelatihan yang sesuai dengan ketersediaan peserta. Pelaksanaan Pelatihan dan Implementasi Aplikasi E-Ticket Lakukan pelatihan teknologi dengan memberikan panduan praktis tentang cara menggunakan aplikasi e-ticket kepada staf wisata dan masyarakat. Bantu peserta dalam menginstal dan mengaktifkan aplikasi e-ticket pada perangkat Dukungan dan Bantuan Teknis Sediakan tim dukungan teknis yang siap membantu jika ada masalah saat menggunakan aplikasi e-ticket. Berikan saluran komunikasi yang mudah diakses bagi peserta untuk mengajukan pertanyaan atau meminta bantuan teknis. HASIL DAN PEMBAHASAN Memajukan pariwisata di Desa Cisantana, digitalisasi wisata desa dengan pelatihan eticketing dapat membawa manfaat besar, termasuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi Berikut adalah beberapa langkah yang dapat ambil untuk mengimplementasikan proyek Gambar 1. Pelatihan Desa wisata Gambar 2. Pelatihan Desa Wisata Dian Ade Kurnia | https://journal. id/index. php/amma | Page 1159 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1157-1161 Gambar 3. Pelatihan Desa wisata Pengabdian kepada Masyarakat digitalisasi wisata desa, langkah pertama yang diambil adalah fokus pada edukasi dan pelatihan. Pengabdian kepada Masyarakat memulai dengan mengidentifikasi kelompok sasaran yang akan terlibat secara aktif dalam inisiatif ini. Mereka memasukkan pengelola wisata, petugas tiket, dan staf administrasi terkait sebagai bagian integral dari tim. Untuk memastikan kesuksesan implementasi sistem e-ticketing, diadakanlah serangkaian pelatihan mendalam. Para peserta dilatih dalam berbagai aspek, mulai dari pengoperasian perangkat lunak hingga prosedur transaksi yang efisien. Mereka juga diberikan wawasan mendalam tentang manajemen pelanggan yang baik, serta tata kelola keamanan data yang ketat. Pelatihan ini tidak hanya memberi mereka keterampilan teknis yang diperlukan, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk keberhasilan proyek secara keseluruhan. Memastikan kelancaran implementasi sistem e-ticketing, langkah selanjutnya adalah memfokuskan pada Infrastruktur dan Teknologi. Tim Pengabdian kepada Masyarakat memastikan bahwa desa memiliki infrastruktur teknologi yang memadai, termasuk akses internet yang stabil, serta perangkat keras esensial seperti komputer dan tablet. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua operasional terkait e-ticketing dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya, dipilih platform e-ticketing yang dianggap andal dan sesuai dengan kebutuhan khusus desa. Dengan memastikan bahwa sistem ini dapat diakses dengan mudah oleh pengguna akhir, diharapkan para wisatawan dapat memperoleh kenyamanan maksimal dalam memperoleh tiket dan menikmati kunjungan mereka di Desa Cisantana. Manfaat dari sistem e-ticketing, fokus selanjutnya adalah pada Pemasaran dan Promosi. Tim Pengabdian kepada Masyarakat telah merencanakan kampanye pemasaran yang bertujuan untuk mempromosikan penggunaan e-ticketing kepada wisatawan. Strategi ini meliputi pemanfaatan media sosial, situs web desa, dan bahkan materi promosi fisik jika diperlukan. Lebih dari sekadar memperkenalkan teknologi baru, tim juga berkomitmen untuk menyampaikan manfaat konkret yang diperoleh wisatawan melalui penggunaan e-ticketing. Dengan memanfaatkan sistem ini, mereka dapat menghemat waktu dengan menghindari antrian panjang, serta memperoleh pengalaman kunjungan yang lebih nyaman dan efisien di Desa Cisantana. KESIMPULAN Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini juga menggelar kampanye pemasaran yang berhasil untuk mempromosikan penggunaan e-ticketing kepada para wisatawan. Melalui media sosial, situs web desa, dan materi promosi fisik, manfaat dari e-ticketing disampaikan dengan jelas. Wisatawan diberi informasi tentang bagaimana e-ticketing dapat menghemat waktu mereka, menghindari antrian panjang, dan memberikan pengalaman kunjungan yang lebih nyaman. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini sangat memuaskan, dengan peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan dan umpan balik positif dari pengguna. Digitalisasi wisata desa melalui pelatihan e-ticketing telah membuka pintu baru menuju kemudahan dan kenyamanan dalam menikmati pesona Desa Cisantana. Dian Ade Kurnia | https://journal. id/index. php/amma | Page 1160 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1. No. 9 Oktober . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 1157-1161 UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terimakasih disampaikan pada LPPM STMIK IKMI Cirebon yang telah mendanai pelaksanaan kegiatan pengabdian dan Desa Cisantana Kabupaten Kuningan yang telah memberikan izin serta membantu menyediakan tempat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, disampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu sehingga kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan baik. REFERENCES