Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI) MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Journal Homepage: https://journal. id/index. php/malcom Vol. 3 Iss. 2 October 2023, pp: 219-229 ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Motorbike Control and Safety Devices Using Telegram-Based ESP 32 Cam to Minimize Theft Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda Motor Menggunakan ESP 32 Cam Berbasis Telegram untuk Meminimalisasi Pencurian Guyub Rahman Auwali1*. Akhmad Ahfas2. Shazana Dhiya Ayuni3 1,2,3 Teknik Elektro. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Indonesia E-Mail: 1guyubrahman0707@gmail. com, 2ahfas@umsida. id, 3Shazana@umsida. Received Aug 12th 2023. Revised Sept 29th 2023. Accepted Oct 27th 2023 Corresponding Author: Guyub Rahman Auwali Abstract Motorbikes are an important vehicle for the majority of Indonesian citizens and have an affordable purchase price for people with middle to lower incomes. Motorbikes are the best alternative for many people because they can avoid traffic jams and busy roads. Another reason why motorbikes are the transportation most people use is because they make it easier to travel for daily activities, especially work. However, along with the rapid use of motorbikes, there are more and more crimes that are currently busy, one of which is motorbike theft. The aim of this research is to design a tool that can control without having to make physical contact and send data to a smartphone more quickly. when the face detected by the system is a face that has been registered with the ESP 32 Cam . otorbike owne. then the electricity will turn on and the motorbike can be used but if the user's face is not recognized by the ESP 32 Cam . ot the motorbike owne. then the electricity will turn off and will provide a notification and the data will be processed into Telegram, then the buzzer will The test results of the tool include a telegram that has been programmed via the Arduino application which functions as intended, while testing the accuracy of the ESP 32 Cam in the facial recognition process depends on the intensity of the surrounding light, the distance of the face to the camera and the presence of objects blocking the face. Keyword: ESP 32 Cam. Motorbike. Safety. Telegram,Theft Abstrak Sepeda motor merupakan kendaraan yang penting untuk mayoritas warga Indonesia yang mempunyai harga beli yang terjangkau untuk masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah. Sepeda motor merupakan alternatif terbaik untuk orang banyak sebab bisa berkelit dari kemacetan serta padatnya jalan raya. Alasan lain mengapa sepeda motor menjadi transportasi yang paling banyak digunakan orang karena memudahkan perjalanan dalam kegiatan sehari hari terutama Akan tetapi seiring dengan pesatnya penggunaan sepeda motor semakin banyak pula tindakan kejahatan yang ramai saat ini salah satunya yaitu pencurian sepeda motor. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang alat yang dapat mengontrol tanpa harus melakukan kontak fisik serta pengiriman data ke smartphone yang lebih cepat. wajah yang terdeteksi oleh sistem adalah wajah yang sudah terdaftar di ESP 32 Cam . emilik moto. maka kelistrikan akan menyala dan motor dapat digunakan tetapi apabila wajah sipengguna tidak terkenali oleh ESP 32 Cam . ukan pemilik moto. maka kelistrikan akan mati dan akan memberikan notifikasi serta data tersebut akan diproses kedalam Telegram, kemudian buzzer akan berbunyi. Hasil pengujian alat meliputi telegram yang telah diprogram melalui aplikasi Arduino sudah berfungsi sesuai tujuan, sedangkan pengujian keakuratan ESP 32 Cam dalam peroses pengenalan wajah tergantung pada intensitas cahaya sekitar, jarak wajah ke kamera dan adanya objek yang menghalangi wajah. Kata Kunci: ESP 32 Cam. Pencurian. Pengaman. Sepeda Motor. Telegram PENDAHULUAN Kebutuhan Masyarakat yang terus meningkat juga terbatasnya lapangan pekerjaan dengan ketatnya persaingan dalam mencari pekerjaan membuat banyak masyarakat melakukan berbagai cara kejahatan demi terpenuhnya kebutuhan pokoknya, seperti mencuri, merampok dan salah satunnya yang sedang marak diberbagai media adalah pencurian sepeda motor . DOI: https://doi. org/10. 57152/malcom. MALCOM-03. : 219-229 Sepeda motor merupakan kendaraan yang penting untuk mayoritas warga Indonesia karena harga belinya yang cukup murah untuk mayoritas masyarakat dengan penghasilan menengah kebawah. Sepeda motor merupakan alternatif terbaik untuk orang banyak sebab bisa berkelit dari kemacetan serta padatnya jalan raya . Alasan lain mengapa sepeda motor menjadi transportasi yang paling banyak digunakan orang karena memudahkan perjalanan dalam kegiatan sehari hari terutama bekerja . Akan tetapi seiring dengan pesatnya penggunaan sepeda motor semakin banyak pula tindakan kejahatan yang ramai saat ini salah satunya yaitu pencurian sepeda motor . Sebanyak 151 kejadian kasus pencurian sepeda motor pada tahun 2017 dan meningkat sebesar 45,7 persen atau sebanyak 220 pada tahun 2018 ungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskri. disalah satu wilayah Indonesia . Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya pengaman untuk sepeda motor yang terparkir tanpa adanya pengawasan secara langsung. Pengguna sepeda motor tidak mungkin bisa mengawasi sepeda motornya secara terus menerus karena banyak hal penting lain yang harus dilakukan Mungkin ada CCTV yang terpasang dibeberapa tempat tertentu, tetapi keberadaan CCTV hanya untuk mengawasi dan menyimpan kejadian yang telah terekam saja, bukan untuk memberikan semacam alarm agar pengguna sepeda motor langsung mengetahui bahwa sedang ada masalah dengan sepeda motornya yang sedang Setelah diuraikan dari latar belakang diatas, alat yang dapat mengontrol tanpa harus melakukan kontak fisik sangat diperlukan serta pengiriman data ke perangkat pengaman yang lebih cepat. Terdapat solusi yaitu dengan menggunakan ESP 32 Cam sebagai mikrokontroller yang terdapat modul wifi bisa mengatasi masalah tersebut. Dalam ESP 32 Cam terdapat board yang berukuran kecil namun terintegrasi oleh jaringan wifi dengan konsumsi energi yang lebih rendah, hal tersebut adalah beberapa kelebihan dari ESP 32 Cam ini. Penelitian ini menggunakan aplikasi telegram sebagai Internet of Things (IoT) yang mana nantinya akan digunakan untuk memberikan perintah kepada alat dan juga mengolah data yang diterima dari ESP 32 Cam agar dilakukan proses. Proses tersebut ialah apakah pemilik motor mengizinkan atau tidak mengizinkan orang lain menggunakan sepeda motornya, jika pemilik megizinkan maka kelistrikan motor akan menyala ketika kontak ON, sebaliknya apabila pemilik tidak mengizinkan maka kelistrikan tidak akan menyala meskipun kontak pada posisi ON dan terdapat buzzer yang akan berbunyi secara otomatis bersamaan dengan perintah tidak diizinkan. Terdapat beberapa penelitian terdahulu sebagai referensi penelitian ini yaitu, 1. AuRancang Bangun Pengaman Sepeda Motor Menggunakan RFID Berbasis ArduinoAy. Kode ID harus diinputkan ke dalam arduino ketika Kode ID salah maka kendaraan tidak bisa dihidupkan dan buzzer akan berbunyi. AuPurwarupa Sepeda Motor Pintar dengan Aplikasi Smart Rider Berbasis AndroidAy. Sistem dibentuk berbasis mikrokontroler Arduino dan Android dengan metode Waterfall dan pengujian fungsionalitas RFID. Bluetooth dan resistansi prototipe. Hasil pengembangan prototipe sistem dapat mengidentifikasi e-KTP dan SIM dengan jarak 1-2 centimeter dan sepeda motor dapat dihidupkan melalui Smartphone dengan jarak & lebar 11 meter dan dapat beroperasi sejauh 29 kilometer . AuSistem Keamanan Ganda pada Sepeda Motor untuk Pencegahan Pencurian dengan SMARTY (Smart Securit. Ay. Menggunakan GPS sebagai pelacak posisi koordinat motor tanpa dibatasi jarak. Alat tersebut difasilitasi dengan materi GSM untuk interface diantara pengguna dengan alat safety supaya pengguna dapat memantau motornya dari jarak jauh dengan memakai SMS yang berisi password. Jika password terkirim ke nomor handphone yang terpasang pada bahan GSM, maka alat beroprasi sesuai dengan password tersebut . Sedangkan pada penelitian saat ini adalah menggunakan ESP 32 Cam sebagai mikrokontrollernya dan aplikasi Telegram sebagai IOTnya. Aplikasi telegram berfungsi untuk memberikan perintah dan memproses data sedangkan ESP 32 Cam berfungsi sebagai Face Recognition untuk memberikan data ke telegram yang nantinya akan diproses. METODOLOGI PENELITIAN Teknik Analisa Untuk mendapatkan hasil yang maksimal pada penelitian ini maka diperlukan urutan kerja sebagai Observasi: Dalam hal ini dilakukannya pengamatan terkait posisi kamera agar dapat mengarah tepat kewajah pengendara sepeda motor dan hasil pengambilan gambar yang didapatkan dari ESP 32 Cam. Studi Literatur: Dalam hal ini dilakukannya studi literatur terhadap penelitian yang sudah ada sebelumnya dan digunakan sebagai referensi untuk penelitihan saat ini. Agar bisa menyelesaikan permasalahan yang dalam penelitian. Teknik Penyelesaian: Dalam penyelesaian masalah digunakan metode dengan membuat asumsi yang ditinjau dari penelitian sebelumnya. Selain itu dilakukan pengujian terhadap ESP 32 Cam ketika mengambil gambar wajah pengguna sepeda motor, apakah frame pada kamera sudah pas dengan posisi wajah. Hasil dan Pembahasan: Dalam hal ini dilakukan pengambilan data untuk melakukan sebuah Analisa yang nantinya digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai hasil dari alat yang telah dibuat. Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda. (Auwali et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Desain Sistem Desain sistem dibuat untuk memberikan gambaran kepada user tentang sistem yang baru . Desain sistem secara umum merupakan persiapan yang dilakukan peneliti sebelum melakukan proses perakitan alat yang berisikan komponen komponen . Gambar 1. Desain Sistem Dari push button yang ditekan kemudian ESP 32 Cam akan hidup. ESP 32 cam memakai sumber tegangan dari Aki 12V yang di step down menjadi 5V . Telegram sebagai pemberi perintah pada ESP 32 CAM dan Relay akan bekerja sesuai perintah Telegram yang masuk pada ESP 32 CAM, sedangkan buzzer akan aktif apabila yang terdeteksi sebagai pengguna sepeda motor bukanlah pemilik sebenarnya sepeda motor tersebut . Rangkaian Keseluruhan Alat Gambar 2. Rangkaian Keseluruhan Alat Gambar di atas merupakan rangkaian keseluruhan dari sistem yang dibuat dalam penelitian saat ini. Tombol push button dihubungkan ke pin GPIO 13 dan GND pada ESP 32 Cam. IN pada relay dihubungkan dengan pin GPIO 2 pada ESP 32 Cam . Sedangkan Modul power bank dihubungkan ke pin 3. 3V dan GND pada ESP 32 Cam . Tabel 1. Pin Rangkaian Keseluruhan Komponen ESP 32 CAM AKI 12 V MALCOM - Vol. 3 Iss. 2 October 2023, pp: 219-229 Pin IO 14 IO 02 IO 13 GND GND ( ) Komponen Buzzer Relay Push Button Modul Powerbank Ic 7805 Pin ( ) ( ) (-) ( ) (-) ( ) MALCOM-03. : 219-229 Komponen Pin (-) RELAY Komponen Kontak Motor Modul Powerbank Ic 7805 VCC GND COM IC 7805 Kontak Motor Pin ( ) (-) ( ) (-) (-) (-) Sistem Alat ESP 32 Cam sebagai mikrokontroller juga terintegrasi jaringan wifi serta konsumsi energi yang cukup rendah adalah beberapa kelebihan dari mikrokontroller ESP 32 Cam . Perancangan dan pembuatan sistem ini menggunakan Internet of Things (IoT) berupa Telegram sebagai penghubung koneksi ke ESP 32 Cam yang berguna sebagai face recognition untuk mendeteksi wajah si pemakai sepeda motor, ketika wajah tersebut terdeteksi oleh ESP 32 Cam maka kelistrikan akan menyala dan apabila wajah si pemakai tidak terkenali oleh ESP 32 Cam maka kelistrikan akan mati dan akan memberikan notifikasi serta data tersebut akan diproses kedalam Telegram. Gambar 3. Blog Diagram Sistem Flowchart Sistem Flowchart adalah sebuah diagram yang berbentuk simbol simbol tertentu. Flowchart sistem dibuat untuk untuk menggambarkan urutan langkah langkah kerja yang digunakan guna menyelesaikan sebuah proses . Flowchat sistem dapat dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Flowchart Sistem Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda. (Auwali et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Tahap awal yaitu mulai, artinya menjalankan alat pengaman sepeda motor ini dengan merubah posisi kontak motor yang awalnya OFF menjadi ON. Proses selanjutnya yaitu ketika kontak motor sudah berada pada posisi ON maka alat ini sudah bisa diaktifkan. Pada tahap ini yakni kelistrikan sepeda motor tidak menyala dikarenakan arus listrik pada motor dipindahkan. Pada tahap ini orang lain selain pengguna sebenarnya dari sepeda motor ini akan merasa bingung karena posisi kontak sudah pada posisi ON, tetapi kelistrikan motor tidak menyala kemudian akan merasa penasaran dengan adanya tombol push button yang terpasang di area spidometer kemudian menekannya. Pada proses inilah ESP 32 Cam ini aktif dengan bersamannya tombol push button yang telah ditekan. Fungsi utama pada alat ini terletak pada ESP 32 Cam ini, pada tahap ini ESP 32 Cam telah melakukan proses scaning wajah dari pengguna sepeda motor Kemudian terjadi proses oleh ESP 32 Cam yang telah disetting menggunakan wajah pemilik sepeda motor Apabila wajah yang terdeteksi adalah wajah si pemilik sepeda motor sebenarnya maka kelistrikan pada sepeda motor akan hidup. Disisi lain apabila yang terdeteksi bukanlah wajah pemilik sepeda motor yang sebenarnya, maka data foto tersebut yang telah dilakukan oleh ESP 32 cam akan terkirim ke pemilik asli sepeda motor melalui internet dengan aplikasi telegram untuk diproses oleh sang pemilik motor. Pada tahap ini pemilik sepeda motor akan melakukan proses, jika wajah yang terdeteksi merupakan wajah keluarga sendiri atau teman yang telah mendapatkan izin untuk menggunakan sepeda motor maka melalui aplikasi telegram pemilik akan menekan sebuah menu AudiizinkanAy kemudian kelistrikan sepeda motor akan menyala. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dan pembahasan berisi tentang data yang diimplementasikan dalam bentuk tabel yang telah diperoleh peneliti dalam melakukan penelitian ini. Tabel 2. Pengujian Aplikasi Telegram Perintah Respon Alat /start Memunculkan perintah untuk mengoperasikan alat Dapat /izinkan Kontak motor ON, sepeda motor menyala. Dapat /Tidakdiizinkan Kelistrikan sepeda motor akan tetap mati, meskipun kontak motor sudah dalam posisi ON dan buzzer akan . ajah tidak Dapat /MatikanMesin kelistrikan sepeda motor akan otomatis mati. ematikan sepeda motor dari jarak jau. Dapat /MatikanBuzzer Buzzer berhenti berbunyi. Dapat MALCOM - Vol. 3 Iss. 2 October 2023, pp: 219-229 Gambar Hasil MALCOM-03. : 219-229 Tabel 2 diatas adalah hasil pemrograman dari software Arduino dengan board ESP 32 cam yang dihubungkan dengan aplikasi telegram pada android untuk membuat suatu perintah agar alat kontrol dan pengaman sepeda motor dapat dioperasikan . Tabel 3. Pengujian ESP 32 Cam Dengan Intensitas Cahaya Berbeda Intensitas Cahaya Sekitar Hasil Tanpa Cahaya Tidak terdeteksi Cahaya Sedang Terdeteksi Cahaya Terang Terdeteksi Gambar Pengujian Esp 32 Cam dengan intensitas cahaya yang berbeda untuk mengetahui kepekaan camera esp dalam menangkap objek dalam frama, dapat dilihat saat cahaya sekitar redup esp tidak dapat mendeteksi wajah tersebut, sedangkan ketika disekitar memiliki cahaya yang cukup maupun terang esp dapat mendeteksi wajah tersebut. Tabel 4. Pengujian ESP 32 Cam Dengan Jarak Wajah Ke Kamera Jarak Wajah dengan ESP 32 Cam Hasil 30 Cm, (Norma. Terdeteksi 10 Cm Tidak Terdeteksi 20 Cm Terdeteksi Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda. (Auwali et al, 2. Gambar Ditampilkan Ke Layar ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Jarak Wajah dengan ESP 32 Cam Hasil 40 Cm Terdeteksi 50 Cm Terdeteksi 60 Cm Terdeteksi 70 Cm Tidak Terdeteksi 80 Cm Tidak Terdeteksi 90 Cm Tidak Terdeteksi 100 Cm Tidak Terdeteksi Gambar Ditampilkan Ke Layar Tinggi badan ataupun posisi dalam menyetir setiap orang berbeda beda, hal tersebut jelas mempengaruhi jarak wajah ke ESP 32 Cam yang sudah terpasang pada bagian setir sepeda motor. Pengujian jarak wajah ini digunakan untuk mengetahui jarak berapa saja yang terdeteksi dan tidak terdeteksi oleh ESP 32 Cam. MALCOM - Vol. 3 Iss. 2 October 2023, pp: 219-229 MALCOM-03. : 219-229 Tabel 5. Pengujian Jarak Sinyal Dengan Sepeda Motor Jarak Sinyal Dengan Motor Gambar Keterangan 1 Meter. Sinyal Tersambung 5 Meter Sinyal Tersambung 10 Meter Sinyal Tersambung 15 Meter Sinyal Tersambung 20 Meter Sinyal Tersambung 25 Meter Sinyal Tersambung 30 Meter Sinyal Terputus 35 Meter Sinyal Terputus 40 Meter Sinyal Terputus 50 Meter Sinyal Terputus Pengujian jarak sinyal ini dilakukan untuk mengetahui sampai berapa meter sinyal dari handphone bisa tersambung dengan ESP 32 cam. Hal ini dilakukan ketika tidak ada alat sejenis MIFI atau WiFI portable yang diletakkan didalam dashboard atau jok sepeda motor dan pengujian ini menggunakan paket data Telkomsel dengan sinyal 4G . Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda. (Auwali et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 Tabel 6. Pengujian Camera ESP 32 Cam Dengan Wajah Terhalang Wajah Terhalang Hasil Kacamata Hitam Tidak Terdeteksi Memakai Kupluk Jaket Terdeteksi Masker Tidak Terdeteksi Helm Tidak Terdeteksi Makanan Terdeteksi Minuman Tidak Terdeteksi Dedaunan Tidak Terdeteksi Terdapat 2 Orang Dalam Frame Tidak Terdeteksi Terdapat 3 Orang Dalam Frame Tidak Terdeteksi Topi Terdeteksi MALCOM - Vol. 3 Iss. 2 October 2023, pp: 219-229 Gambar MALCOM-03. : 219-229 Pengujian pada tabel 6 bertujuan untuk mengetahui apakah wajah yang terhalang visor helm atau yang lain dapat terdeteksi dengan ESP 32 cam, hal ini dikarenakan seringnya dijumpai seorang pengendara sepeda motor yang menggunakan atribut dikepalanya seperti helm, topi, masker dan lain sebagainya. Gambar 4 dan gambar 5 adalah beberapa foto alat yang sudah terpasang pada sepeda motor. Gambar 4. Box 1 Catu Daya Box 1 ini terletak pada body bagian depan motor atau didalam cover body depan motor. Box 1 berfungsi sebagai sumber tegangan untuk menghidupkan ESP 32 Cam dan penyalur arus dari Aki ke alat pengaman motor. Gambar 5. Box 2 ESP 32 Cam Box 2 terletak dibagian setir motor atau tempat yang mengarah secara langsung ke wajah pengendara Pemasangan box 2 ini dapat menggunakan holder hp yang direkatkan pada spion, atau bisa menggunakan perekat seperti lem atau alat lainya. didalam box 2 terdapat komponen utama yaitu ESP 32 Cam sebagai face recognition proses pengenalan wajah yang menentukan apakah motor dapat digunakan atau tidak KESIMPULAN Alat kontrol dan pengaman sepeda motor menggunakan ESP 32 Cam berbasis Telegram dapat bekerja dengan baik sesuai dengan tujuan yang diinginkan. ESP 32 Cam dapat mendeteksi wajah dengan akurat apabila wajah tidak terhalang oleh benda apapun yang menutupi wajah, meskipun menggunakan topi atau helm yang menutupi sebagian area kepala, asalkan wajah tidak terhalangi maka ESP 32 Cam dapat Intesitas cahaya disekitar area ESP 32 Cam sangat berpengaruh dalam proses scaning wajah. Aplikasi telegram pada smartphone sebagai pengendali utama sepeda motor yang telah dipasang alat pengaman ini, melalui aplikasi telegram user dapat mengontrol sepeda motor meskipun user berada ditempat yang tidak sama dengan sepeda motor, juga sebagai penerima data foto yang telah dilakukan oleh ESP 32 Cam yang kemudian dapat diproses oleh user. Batas jarak maksimal sinyal dari smartphone untuk bisa terhubung dengan ESP 32 Cam setelah dilakukan pengujian adalah 25 meter. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kelancaran kepada peneliti sehingga peneliti dapat meyelesaikan tugasnya, kepada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang telah memberikan kesempatan kepada peneliti untuk mewujudkan tujuan peneliti membuat alat kontrol dan pengaman sepeda motor, dan untuk dosen pebimbing yang telah membimbing peneliti mulai awal pengerjaan hingga alat ini berhasil dibuat, serta rekan rekan yang telah mendukung dan menyemangati peneliti dalam menyelesaikan penelitiannya. Alat Kontrol dan Pengaman Sepeda. (Auwali et al, 2. ISSN(P): 2797-2313 | ISSN(E): 2775-8575 REFERENSI