JURNAL VOICE OF MIDWIFERY Artikel Penelitian Volume 9 Nomor 2 September 2019 Halaman 840 - 848 DAMPAK PURSED LIPS BREATHINGEXERCISE TERHADAP PENURUNAN KELUHAN SESAK NAPAS PADA PASIEN PPOK THE IMPACT OF PURSED LIPS BREATHING EXERCISE ON DECREASING COMPLAINTS OF SHORTNESS OF BREATH IN COPD PATIENTS Lestari Lorna Lolo1. Grace Tedy Tulak2 1,2, STIKes Kurnia Jaya Persada. Alamat Korespondensi : thenextambition1@gmail. ABSTRACT ABSTRAK Background: shortness of breath experienced by people with COPD quite disturbing daily activities, so that the quality of life of patients will decrease. Therefore. COPD sufferers need treatment that can reduce shortness of breath and improve the respiratory quality of COPD patients. PLB is the focus of researchers because it is able to help overcome complaints of shortness of breath is also easy to do by sufferers independently and does not require costs in its implementation so that the family economy is not disrupted. Objective: to determine the impact of Pursed Lips Breathing Exercise on decreasing complaints of shortness of breath in COPD Method: the experimental design method used in this study used the PreExperimental Design with the One group pre and posttest design method. Results: The study found that based on the Wilcoxon Signed Ranks Test analysis and obtained a p value of 0,000 smaller than the value of = 0. 05 which means that Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion: there are differences in complaints of shortness of breath of COPD patients after PBL interventions, namely decreased complaints of shortness of breath of Latar Belakang : sesak napas yang dialami oleh penderita PPOK cukup mengganggu aktifitas sehari-hari, sehingga kualitas hidup penderita akan menurun. Oleh karena itu, penderita PPOK membutuhkan penanganan yang dapat menurunkan sesak napas dan meningkatkan kualitas pernapasan pasien PPOK. PLB menjadi focus peneliti karena mampu membantu mengatasi keluhan sesak napas juga mudah untuk dilakukan oleh membutuhkan biaya dalam pelaksanaannya sehingga ekonomi keluarga tidak terganggu. Tujuan : untuk mengetahui dampak Pursed Lips BreathingExercise terhadap penurunan keluhan sesak napas pada pasien PPOK. Metode : rancangan metode eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan metode One group pre and posttest Hasil : penelitian menemukan bahwa berdasarkan uji analisa Wilcoxon Signed Ranks Test dan diperoleh nilai p value 0,000 lebih kecil dari nilai = 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Simpulan : terdapat perbedaan keluhan sesak napas pasien PPOK setelah dilakukan intervensi PBL yaitu menurunnya keluhan sesak napas pasien. Keywords Ai COPD. PBL, shortness of breath Kata kunciAiPPOK. PBL, sesak napas 840a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 hambatan aliran udara khususnya udara PENDAHULUAN Tanda dan gejala dari PPOK antara ekspirasi dan bersifat progresif lambat lain penurunan fungsi aliran udara dan . emakin adanya napas pendek, atau dispnea, adanya disebabkan oleh pajanan faktor risiko batuk, wheezing, produksi sputum . ucus seperti merokok, polusi udara di dalam atau daha. dan nilai Indeks Brinkman O (BMJ dan COPD, 2. dikatakan menderita PPOK jika pernah Seseorang (PBL) mengalami sesak napas yang bertambah adalah salah satu breathing exercise yang ketika beraktifitas dan/atau bertambah tepat diterapkan pada pasien PPOK karena dengan meningkatnya usia disertai batuk berdahak atau pernah mengalami sesak Pursed Lips Breathing kemampuan pernapasan (GOLD, 2. napas disertai batuk berdahak. Sesak napas World Health Organitation (WHO) yang dialami oleh penderita PPOK cukup memprediksi bahwa pada tahun 2030 mengganggu aktifitas sehari-hari, sehingga PPOK akan menjadi salah satu penyakit kualitas hidup penderita akan menurun. penyebab kematian tertinggi ke tiga di Oleh dunia (WHO, 2. Hasil Riskesdas membutuhkan penanganan yang dapat tahun 2013 yang dilakukan di 33 propinsi, 497 Kabupaten/Kota, dan 294. 959 rumah meningkatkan kualitas pernapasan pasien tangga bahwa 56,7% laki-laki di Indonesia PPOK. PLB menjadi focus peneliti karena adalah perokok (Riskesdas, 2. Data mampu membantu mengatasi keluhan dari dinas Kesehatan Kota Palopo terdapat sesak napas juga mudah untuk dilakukan sebanyak 56 pasien PPOK pada bulan oleh penderita secara mandiri dan tidak januari-mei 2017. PPOK keluarga tidak terganggu. 841a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 PPOK Penelitian selain itu, keluarga yang dilibatkan dalam Pursed Lips Breathing Exercise terhadap penurunan keluhan sesak napas pada pasien PPOK. pendukung utama pelaksanaan PBL pada METODE PENELITIAN pasien PPOK. Penelitian ini dilaksanakan Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan metode One group pre and posttest Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang akan diolah Test 0,05. Penelitian Determination. Self- Anonymity Confidentiality. Benefience dan Justice. di Kota Palopo. HASIL dan PEMBAHASAN Karakteristik Responden Tabel 1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Karakteristik (%) Usia < 18 tahun 18-59 tahun Ou 60 tahun Jenis kelamin Laki-laki Perempuan Pendidikan Rendah Tinggi Status Ekonomi Rendah Cukup Status merokok Merokok Tidak merokok Total Sumber : data primer 2019 Sebelum PBL dilakukan pendidikan kesehatan tentang PBL dan PPOK pada pasien dan keluarga dengan tujuan agar keluarga dan pasien memiliki pengetahuan tentang pelaksanaan PBL yang baik dan benar sehingga saat pelaksanaan intervensi penelitian pasien dapat melaksanakan PBL dengan tepat. Berdasarkan terdapat responden dengan usia < 18 tahun sebanyak 2 orang . ,6%), usia 18-59 tahun sebanyak 41 orang . ,2%) dan Ou 60 tahun sebanyak 13 orang . ,2%), berdasarkan jenis kelamin terdapat jenis kelamin lakilaki sebanyak 33 orang . ,9%) dan jenis kelamin perempuan sebanyak 23 orang 842a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 . ,1%). Berdasarkan tingkat pendidikan terdapat pendidikan rendah sebanyak 30 orang . ,6%) dan pendidikan tinggi sebanyak 26 orang . ,4%). Berdasarkan status ekomoni terdapat status ekonomi rendah sebanyak 11 orang . ,6%) dan . ,4%). Berdasarkan Analisis Bivariat Tabel 3 Deskripsi Statistik dampak PBL terhadap keluhan sesak pasien PPOK Minim Maxi Std. Mean um mum Deviation Dampak PBL keluhan sesak sebelum PBL Dampak PBL keluhan sesak sebelum PBL Sumber : data primer 2019 Berdasarkan data tabel 3 diperoleh terdapat status merokok sebanyak 31 orang . ,4%) dan tidak merokok sebanyak 25 orang . ,6%). Analisis univariat Tabel 2 Distribusi Responden berdasarkan keluhan sesak sebelum dan sesudah intervensi PBL Sebelum Setelah PBL PBL Keluhan Frek Persen Fre Persen (%) (%) Sesak Tidak Total Sumber : data primer 2019 Berdasarkan data tabel 2 diperoleh bahwa jumlah keluhan sesak sebelum intervensi PBL dilakukan yang mengeluh sesak sebanyak 55 orang . ,2%) dan data nilai jumlah sesak minimum sebelum PBL adalah 20 dan setelah PBL adalah Nilai maximum jumlah sesak sebelum PBLadalah 28 dan setelah PBL adalah Nilai PBL 0000 dan setelah PBL16. Nilai Std. Deviation PBL adalah 58401 dan setelah edukasi 1. Tabel 4 Uji Dampak PBL terhadap penurunan keluhan sesak pasien PPOK Ranks Sum Mean Rank Ranks Negative Keluhan sesak Ranks napas sebelum Positive PBL Ae keluhan Ranks sesak napas Ties setelah PBL Total tidak sesak sebanyak 1 orang . ,8%). Data jumlah keluhan sesak setelah intervensi sebanyak 3 orang . ,4%) dan tidak sesak sebanyak 53 orang . ,6%). Asymp. Sig. 843a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 Tabel 5 Uji Statistik Keluhan sesak sebeum PBLkeluhan sesak setelah PBL 0,000 Berdasarkan uji analisa Wilcoxon Berdasarkan Signed Ranks Test dan diperoleh nilai p diperoleh bahwa keluhan sesak napas value 0,000 lebih kecil dari nilai = 0,05 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak mengeluh sesak napas sebanyak 55 orang terdapat perbedaan keluhan sesak PPOK ,2%). PBL Sesak napas pasien PPOK setelah dilakukan merupakan suatu kondisi bernapas yang intervensi PBL. dirasakan tidak seperti biasa/seharusnya Hasil penelitian ini sejalan dnegan yang biasanya. (Douglas, 2. hasil penelitian yang dilakukan oleh Keluhan Adhitya Kusuma Bakti . dengan penelitian ini merujuk pada teori yang hasil analisa data tentang pengaruh Pursed disampaikan oleh Bickley . yang Lip Breathing Exercise pernapasan pasien dewasa adalah 14-20 menggunakan uji wilcoxon test yaitu kali per menit karena itu, dalam penelitian kelompok kontrol P = 0,014, kelompok perlakuan P = 0,002 mengalami sesak napas jika frekuensi Hasil penelitian ini didukung pula napas > 20 kali/menit (Bicley, 2. hasil penelitain yang dilakukan oleh Baiq Sesak napas yang dialami oleh Widia . menemukan bahwa ada hambatan dalam melakukan aktivitas. kapasitas vital paru sebelum dan sesudah Sesak napas yang dialami oleh pasien intervensi pada pursed lips breathing pada PPOK yang sudah berlangsung lama kan membuat pasien sudah beradaptasi dan peningkatan kapasitas vital paru pada merasa bahwa tidak lagi merasa sesak. PPOK . = 0,. Namun, seringkali saat beraktifitas pasien 844a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 PPOK Keluhan sesak napas diungkapkan (Oemiati, 2. setiap kali berjalan kaki beberapa puluh memiliki riwayat merokok biasanya telah meter, saat berjalan keluar masuk rumah, merokok > 20 bungkus tahun. Douglas. Nicol, & Robertson . menjabarkan kerumah tetangg. Keluhan sesak paling sebagai berikut : Pasien PPOK yang . umlah rokok yang dihisap/hari x jumlah tahun meroko. dengan rentang usia 50 tahun keatas. Asap rokok yang dihisap oleh Keluhan sesak napas responden perokok dapat menyebabkan iritasi kronik setelah intervensi PBL yang mengeluh pasien PPOK. Mekanisme iniyang rutin sesak napas sebanyak 3 orang . ,4%). Adanya responden yang masih mengeluh sesak pada penelitian ini ditemukan pada ketidakseimbangan pada protease dananti responden dengan klasifikasi usia Ou 60 protease serta defisiensi 1antitripsin tahun, dimana semakin meningkat usia menjadi dasar pathogenesis PPOK. Proses seseorang risiko mengalami penurunan kesehatan dan fisik semakin meningkat, makrofag dan limfosit akan melepaskan seperti yang disampaikan oleh Oemiati mediator mediator inflamasi dan akan . bahwa faktor risiko lain peenyebab PPOK yaitu usia. Selain itu, responden saluran nafas dan parenkim. Secara umum, tersebut juga memiliki riwayat merokok, perubahan struktur daninflamasi saluran pasien PPOK yang memiliki riwayat merokok walaupun telah berhenti namun keparahan penyakit dan menetap meskipun setelah berhenti merokok (Susanti, 2. Seorang Intervensi PBL yang dilakukan yang aktif akan mengalami hipersekresi secara signifikan mampu menurunkan produksi mucus adan sumbatan jalan napas 845a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 PPOK. Penerapan PBL dengan teratur, responden tidak lagi mengeluh mengalami sesak napas saat naik turun tangga, berjalan UCAPAN TERIMA KASIH / ACKNOWLEDGEMENT Terima kasih peneliti haturkan kepada : Kementrian Riset Teknologi beberapa puluh meter . e rumah tetangg. Pendidikan Tinggi yang telah memberikan berjalan cepat atau keluar masuk rumah sambil berlari-lari. diberikan kepada peneliti Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi SIMPULAN (LLDIKTI) wilayah IX Sulawesi dan Berdasarkan Gorontalo atas kepercayaan yang telah diperoleh bahwa jumlah keluhan sesak sebelum intervensi PBL dilakukan yang diberikan pada peneliti. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palopo atas . ,2%) dan tidak sesak sebanyak 1 orang . ,8%). Data jumlah keluhan sesak setelah kemudahan akses pelayanan perijinan. Dinas Kota Palopo intervensi sebanyak 3 orang . ,4%) dan pelayanan dan kemudahan akses informasi tidak sesak sebanyak 53 orang . ,6%). dan data. Berdasarkan hasil uji analisa Wilcoxon Ketua STIKes Kurnia Jaya Persada Palopo Signed Ranks Test dan diperoleh nilai p REFERENCES value 0,000 lebih kecil dari nilai = 0,05 BMJ Publishing Group Limited. yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak COPD. Diakses pada tanggal 21 Juni terdapat perbedaan keluhan sesak napas pasien PPOK setelah dilakukan http://bestpractice. COPD Foundation. Living with intervensi PBL. COPD breathing techniques. Diakses pada tanggal 29 mei 20187 dari https://w. 846a Jurnal Voice of Midwifery. Vol. 9 No. 2 September 2019 The Global Initiative Chronic AANZDEM Respirology Obstructive Lung Disease (GOLD). Volume23. Issue7, pages 681-686. GOLD 2017 Global Strategy https://doi. org/10. 1111/resp. for the Diagnosis. Management and diakses pada tanggal 21 juni 2018 Prevention of COPD. Diakses pada dari https://onlinelibrary. doi/abs/10. 1111/resp. http://goldcopd. BIBLIOGRAPHY