Jurnal Ilmiah Pamenang - JIP E-ISSN : 2715-6036 P-ISSN : 2716-0483 DOI : 10. Vol. 5 No. Desember 2023, 84-89 LITERATUR REVIEW: KECEMASAN IBU DENGAN PERSALINAN LAMA (PROLONG) KALA 1 FASE AKTIF LITERATUR REVIEW: MATERNAL ANXIETY WITH PROLONGE MOTHER DURING ACTIVE PHASE I Susanti Tria Jaya1*. Luluk Susiloningtyas2. Elisa Nofyanti3 Dosen STIKES Pamenang Mahasiswa STIKES Pamenang *Email korespondensi : santiandi14@gmail. Abstrak Pendahuluan: Kecemasan ibu bersalin pada proses persalinan akan berpengaruh terhadap lamanya durasi persalinan. Angka kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan masih cukup tinggi sekitar 30% ibu hamil mengalami kecemasan menghadapi persalinan. Kecemasan menghadapi persalinan umumnya dialami ibu hamil menjelang persalinan adalah suatu hal yang fisiologis, tetapi jika tidak teratasi akan berdampak pada proses persalinan. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui Kecemasan selama Persalinan Lama (Prolon. Kala 1 Fase Aktif. Metodologi: Literatur review ini menggunakan metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman Hasil: Kecemasan dengan terjadinya persalinan lama (Prolon. pada ibu bersalin kala 1 fase aktif, mayoritas penelitian menyatakan bahwa ibu bersalin mengalami kecemasan dalam mengalami kecemasan. Diskusi: Berdasarkan hasil literature review tersebut, bidan hendaknya lebih memperhatikan kondisi psikologis ibu yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan agar faktor psikologi persalinan dapat mempengaruhi kemajuan dilatasi serviks agar segera terjadi pembukaan lengkap sehingga dapat mencegah kejadian persalinan lama kala I fase Aktif Kata kunci : kecemasan, persalinan lama, kala 1 fase aktif Abstract Introduction: Labor is a process of opening and thinning the cervix and the fetus descends into the birth canal. The aim of this study was to determine the relationship of level of anxiety with the occurrence of prolonged labor . at the time of delivery active phase 1 Method: The design of this study was cross sectional research. Accidental sampling technique with aIntroduction: A mother's anxiety during the birthing process will influence the length of labor. The level of anxiety among pregnant women regarding childbirth is still quite high, around 30% of pregnant women experience anxiety regarding childbirth. Anxiety about childbirth is generally experienced by pregnant women before delivery is a physiological thing, but if it is not resolved it will have an impact on the birth process. The purpose of this literature review is to determine Anxiety during Prolonged Labor in the 1st Stage of the Active Phase. Methodology: This literature review uses a methodology based on systematics and review Results: Anxiety about the occurrence of long labor (Prolon. in mothers giving birth during the 1st active phase, the majority of research states that mothers in labor experience anxiety when experiencing anxiety. Discussion: Based on the results of the literature review, midwives should pay more attention to the psychological condition of mothers who experience anxiety in facing labor so that the psychological factors of labor can influence the progress of cervical dilatation so that complete opening occurs immediately so that it can prevent long labor during the first active phase. Keywords: anxiety, long labor, active phase 1st stage Submitted Accepted Website : 20 September 2023 : 29 Desember 2023 : jurnal. id | Email : jurnal. pamenang@gmail. Jurnal Ilmiah Pamenang - JIP E-ISSN : 2715-6036 P-ISSN : 2716-0483 DOI : 10. PENDAHULUAN Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun kedalam jalan lahir. Kelahiran adalah proses dimana janin dan ketuban di dorong keluar melalui jalan lahir (Titisari. Persalinan merupakan proses fisiologis pengeluaran hasil konsepsi dari dalam rahim. Proses persalinan normal terjadi pada usia kehamilan aterm, dimana janin telah viable untuk dilahirkan. Proses persalinan akan diikuti oleh sensasi nyeri Stress, kecemasan, dan ketakutan merupakan faktor psikologis mempengaruhi intensitas nyeri yang dialami ibu ketika persalinan (Kim 2. Angka kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan masih cukup United Nations International ChildrenAos Emergency Fund (UNICEF) menyebutkan bahwa data ibu hamil yang mengalami masalah trimester i sekitar 142 juta jiwa dan 30% diantaranya adalah kecemasan. Menurut data Anxiety and Depression Associations of America (ADAA) menyebutkan bahwa 52% dari Ibu hamil melaporkan mengalami peningkatan kecemasan saat hamil. Angka kejadian kecemasan pada ibu hamil di Indonesia mencapai 373. Sebanyak 28,7% kecemasan tersebut terjadi menjelang persalinan (Wulandari 2. Kecemasan menjelang persalinan umum dialami oleh ibu meskipun persalinan adalah hal yang fisiologis, namun dalam menghadapi persalinan terjadi serangkaian perubahan fisik dan psikologis. Perubahan pada saat memasuki masa persalinan sebagian besar berupa rasa takut maupun cemas, terutama pada ibu primigravida yang umumnya belum mempunyai pengalaman melahirkan. Kecemasan yang terjadi pada wanita yang akan melahirkan, umumnya disebabkan karena mereka harus menyesuaikan diri Submitted Accepted Website Vol. 5 No. Desember 2023, 84-89 dengan perubahan fisik dan psikologis bayi yang banyak menyita waktu, emosi dan energi. Ada cara yang luar biasa untuk meredakan kegelisahan, kekhawatiran, kepercayaan diri ketika Anda mengalami proses persalinan terutama datangnya kontraksi pertama: dengan cara mencari Pengetahuan dan persiapan akan sangat membantu (Mulyati, 2. Kecemasan pada ibu bersalin Kala I bisa Salah satu efek adrenalin adalah konstriksi pembuluh darah sehingga suplai oksigen ke janin menurun. Penurunan Tidak hanya sekresi adrenalin yang meningkat tetapi sekresi ACTH (Adrenocorticotropic meningkat, menyebabkan peningkatan kadar kortisol serum dan gula darah. Kecemasan dapat timbul dari reaksi seseorang terhadap nyeri. Hal ini akan meningkatkan aktifitas saraf simpatik dan Sekresi katekolamin yang berlebihan akan menimbulkan penurunan aliran darah ke plasenta sehingga membatasi suplai oksigen serta penurunan efektifitas dari Persalinan lama berhubungan erat dengan peningkatan morbiditas pada ibu dan bayi, fisiologis persalinan dan peningkatan angka persalinan dengan seksio sesaria sedangkan pada bayi persalinan lama meningkatkan angka kematian bayi (Safitri, 2. Oleh sebab itu, penting sekali untuk mempersiapkan mental ibu karena perasaan takut akan menambah rasa nyeri serta akan menegangkan otot serviksnya dan akan mengganggu pembukaannya. Ketegangan jiwa dan badan ibu juga menyebabkan ibu cepat lelah. Hal ini : 20 September 2023 : 29 Desember 2023 : jurnal. id | Email : jurnal. pamenang@gmail. Literatur Review: Kecemasan Ibu Dengan Persalinan Lama (Prolon. (Susanti Tria Jaya, dk. agar ibu dapat menerima keadaan baru dan memahami dirinya sendiri sehingga perubahan psikologis karena kehamilan tersebut tidak menjadi masalah baru (Titisari, 2. METODE Metode metodologi berdasarkan sistematika dan pedoman review. Melalui empat langkah berdasarkan beberapa standard an pedoman literature review. Langkah Ae langkah tersebut adalah: Mendesain review Melakukan review Analisis Menulis review PEMBAHASAN Secara teori mekanisme stress dimulai Stresor rangsangan yang menyebabkan timbulnya kecemasan mempengaruhi reseptor, dalam hal ini adalah system limbik. System limbic akan mempengaruhi hipotalamus, merupakan system endokrin. Hipotalamus mempengaruhi ritikuler system dalam hal ini kelenjar hipofisis, kelenjar hipofisis system saraf simpatis, maka terjadilah peningkatan detak jantung, kontraksi otot tubuh, dan tekanan darah meningkat. Hipotalamus mengeluarkan hormone CRF . ortitropin mempengaruhi kelenjar pituitary. Kelenjar pituitary mempengaruhi vasopressin dan ACTH . drenocorticotrophic hormon. dan mempengaruhi peningkatan detak jantung, kontraksi otot tubuh. Tekanan darah Kelenjar mengeluarkan hormone TRF . hyrotopin releasing facto. , mempengaruhi kelenjar Pituitary mempengaruhi kelenjar adrenal dan Submitted Accepted Website mempengaruhi system kekebalan tubuh dan menekan T-sel. System endokrin semuanya besinergi dalam menerima rangsangan stressor. Pengaruh stressor . ormone stres. menghambat terjadinya kontraksi uterus dan aliran darah placenta meningkat menyebabkan partus tidak Semakin lama waktu persalinan, semakin tinggi konsentrasi katekolamin dalam darah dan akibatnya merugikan terjadinya peningkatan aktivitas syaraf otonom dan simpatis. Tanpa adanya upaya perbedaan pada syaraf ini, akan uterus, antara lain partus lama, terjadi peningkatan kadar kortisol dan denyut jantung, tekanan darah meningkat. Kadar katekolamin dan kortisol yang meningkat saat partus berkolerasi dengan kecemasan serta nyeri ibu. Kenaikan adrenalin dan kortisol yang lebih besar didalam dari nor adrenalin membuktikan bahwa stress mental lebih tinggi daripada stress fisik (Titisari, 2. Pada kehamilan primigravida mayoritas ibu hamil tidak mengetahui berbagai cara mengatasi masalah dalam kehamilan sampai pada proses persalinan dengan lancar dan mudah, sehingga hal ini mempengaruhi kecemasan ibu hamil Umumnya ibu primigravida mengalami kecemasan lebih tinggi dibandingkan dengan ibu multigravida disebabkan karena ibu baru pertama kali Pengetahuan yang rendah mengalami stress. Ketidaktahuan terhadap suatu hal dianggap sebagai tekanan yang dapat mengakibatkan krisis dan dapat menimbulkan kecemasan. Stress dan kecemasan dapat terjadi pada individu dengan tingkat pengetahuan yang rendah, disebabkan karena kurangnya informasi Faktor mempengaruhi dalam hal ini yaitu: usia, pendidikan, pengetahuan atau informasi, finansial, dukungan keluarga dalam hal ini : 20 September 2023 : 29 Desember 2023 : jurnal. id | Email : jurnal. pamenang@gmail. Literatur Review: Kecemasan Ibu Dengan Persalinan Lama (Prolon. (Susanti Tria Jaya, dk. adalah pendampingan saat persalinan, dan Upaya untuk menanggulangi kecemasan istri pada trimester ketiga dampingan suami juga sangat berpengaruh terhadap kecemasan ibu. Terbukti dengan adanya dampingan suami yang diberikan pada calon ibu maka ibu merasa lebih tenang dan memiliki mental yang kuat untuk menghadapi persalinan (Safitri. Penyebab terjadinya kala 1 lama dikarenakan ditemukan hambatan atau Kendala tersebut antara lain karena ibu merasa kelelahan saat meneran hal ini akan membuat perpanjangan waktu Kondisi ini terjadi akibat tidak adekuatnya aliran darah ke utero plasenta dan lamanya janin dijalan lahir, faktor ketakutan, anatomi, ukuran uterus dan kontraktilitas uterus dikenal penentu lamanya persalinan. Sebab utama dari partus lama adalah disproporsi feto pelviks, malpresentasi dan malposisi serta kerja uterus yang tidak efisien, termasuk serviks yang kaku. Kekhawatiran yang berlebihan bisa membuat otot-otot di jalan lahir berkerja berlawanan arah, karena dilawan oleh ibu yang kesakitan. Akibatnya, jalan lahir menyempit dan proses persalinan berjalan lebih lama dan sangat menyakitkan, bahkan bisa sampai Kecemasan, kesendirian dan stress yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan jumlah hormon yang berhubungan dengan stress seperti kortiso dan epineprin. Hormon tersebut bekerja pada otot polos uterus. Peningkatan kadar hormon tersebut dapat menurunkan kontraksi uterus sehingga dapat menyebabkan persalinan yang lama. Sementara mengakibatkan pendarahan pada ibu inpartu maupun postpartum (Safitri. Seorang ibu bersalin yang mengalami stress, takut atau terkejut, sistem simpatis Kecemasan yang berlebihan dapat meningkatkan kadar katekolamin dalam darah yang berakibat meningkatnya aliran Submitted Accepted Website darah menuju pelvik dan meningkatkan ketegangan otot di sekitar pelvik. Tubuh merespon ketegangan otot tersebut dengan penyempitan dan menghambat aliran darah serta oksigen sehingga berdampak pada kerja otot rahim. Otot-otot segmen bawah rahim yang harusnya bekerja melemas dan membuka menjadi kaku sehingga bayi tidak dapat turun ke jalan lahir, sehingga menimbukan nyeri hebat yang dirasakan oleh ibu bersalin. Wanita hamil yang sering merasa khawatir tentang rasa nyeri yang akan mereka alami saat proses persalinan akan menentukan bagaimana mereka akan bereaksi untuk mengatasi nyeri tersebut. Ketegangan memperberat persepsi nyeri selama persalinan (Wijayanti, 2. Kunjungan Antenatal, dukungan suami, dan status ekonomi dapat mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi Kunjungan antenatal yang terpadu dan sesuai dengan standar dapat mencegah dan mengurangi rasa cemas terpantaunya kondisi ibu dan bayi pada saat dilakukan pemeriksaan ANC dapat memastikan kondisi ibu dan bayi, jika terdapat kelainan atau komplikasi dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan sedini mungkin. Salah satu kunci agar ibu dapat memelihara emosi positif selama kehamilan adalah dengan adanya peranan dan dukungan dari suami, karena suami adalah orang terdekat yang dapat mengerti dan memahami kebutuhan ibu selama Pemenuhan kebutuhan ibu selama proses kehamilan, ibu memerlukan anggaran biaya yang cukup banyak, untuk kehamilan, dan memasuki Trimester i ibu hamil memerlukan biaya dalam persiapan persalinan, hal ini berhubungan dengan status ekonomi ibu hamil tersebut dan akan menambah rasa khawatir ibu hamil (Wulandari, 2. Psikologis ibu yang terganggu akan mempengaruhi kenyamaman serta proses pembukaan serviks dimana rasa takut atau : 20 September 2023 : 29 Desember 2023 : jurnal. id | Email : jurnal. pamenang@gmail. Literatur Review: Kecemasan Ibu Dengan Persalinan Lama (Prolon. (Susanti Tria Jaya, dk. cemas yang berujung menjadi stress. Pada saat ibu dalam kondisi stress berdampak meningkatnya sekresi adrenalin. Salah satu efek andreanalin adalah kontraksi pembuluh darah sehingga suplai oksigen ke janin menurun. Penurunan aliran darah juga meyebabkan lemahnya kontraksi rahim dan menimbulkan ketegangan yang menyebabkan otot menjadi kaku sehingga proses persalinan memanjang atau lama. Salah satu faktor agar proses persalinan menjadi lancar ialah kesiapan fisiologi dan psikis ibu menghadapi proses Ibu yang memiliki kesiapan fisik maupun psikis yang kuat akan melewati proses persalinan dengan nyaman (Katili, 2. Ibu masih menganggap persalinan itu sebagai pertaruhan hidup dan mati, sehingga ibu mengalami ketakutan, khususnya takut mati baik bagi dirinya ataupun bayi yang akan dilahirkannya dan ini merupakan proses persalinannya yang ketakutan, khususnya takut mati baik bagi akan dilahirkannya dan ini merupakan proses persalinannya yang pertama pengalaman serta gambaran tentang proses persalinan serta faktor usia juga bisa menjadi penentu terhadap proses persalinan tersebut sehingga membuat ibu cemas dan berpikiran akan persiapan persalinannya, untuk itu sangat diperlukan memberikan konseling kepada ibu bersalin menjelang proses persalinannya dengan cara melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan rasa kecemasan pada ibu bersalin sehingga ibu merasa nyaman pada saat proses persalinan SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil literature review memperhatikan kondisi psikologis ibu yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan agar faktor Submitted Accepted Website psikologi persalinan dapat mempengaruhi kemajuan dilatasi serviks agar segera terjadi pembukaan lengkap sehingga dapat mencegah kejadian persalinan lama kala I fase Aktif. Peneliti selanjutnya agar dapat meneliti kembali faktor penyebab kecemasan seperti faktor lingkungan, social budaya, ekonomi dan faktor kekerasan fisik yang mempengaruhi persalinan lama . pada ibu DAFTAR PUSTAKA