Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. PEMANFAATAN LIMBAH CAIR IKAN TUNA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCHOY DENGAN WICK SYSTEM HYDROPONICS Mahrus AliC. Fauziatun Nisak. Yeni Ika Pratiwi Fakultas Pertanian. Universitas Merdeka Surabaya Email korespondensi: sengkomahrus@gmail. Abstract. Fish waste in Indonesia has not been fully utilized. Lack of public knowledge about the use of fish waste and the absence of technology application in fish waste management is an obstacle in utilizing fish waste. This study aims to determine the effect of giving various concentrations of tuna waste organic fertilizer on the growth and yield of pakchoy plants. The research was conducted at the Experimental Garden. Faculty of Agriculture. Merdeka University. Surabaya. This research method used a randomized block design (RBD) with a pattern using 1 factor, namely the concentration of Tuna Fish Waste Liquid Organic Fertilizer (P) consisting of 5 treatment levels, among others: P0 = 0 ml POC per liter of water. P1 = 5 ml POC per liter of water. P2 = 10 ml POC per liter of water. P3 = 15 ml POC per liter of water. P4 = 20 ml POC per liter of water and P5 = 25 ml POC per liter of water. This experiment was repeated 3 times with each treatment containing 5 sample plants, so that 75 treatments were obtained. The observed parameters were: plant length . Number of leaves, root length, plant fresh weight . Based on the research results, it can be concluded as follows: . There is a significant effect of the POC concentration of tuna waste on the growth of pakchoi plants in the variables studied, including: number of leaves, plant length, root length, wet weight per plant during the growth of pakchoi plants. The highest value was achieved by the P5 treatment, namely a concentration of 25 ml of tuna waste POC per liter of water for all observation parameters. However, statistically the optimal value was achieved by the P4 treatment . ml POC Tuna Fish Liquid Waste per liter of wate. because it was not significantly different from the P5 treatment on all the variables studied, such as number of leaves, root length, wet weight per plant because it was considered more effective and efficient. Keywords: tuna fish liquid waste liquid organic fertilizer, pakchoi. Wick System Hydroponic. Abstrak. Limbah ikan di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ikan dan belum adanya penerapan teknologi dalam pengelolaan limbah ikan menjadi kendala dalam pemanfaatan limbah ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik limbah ikan tuna terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya . Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola menggunakan1 faktor yaitu Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Tuna (P) terdiri dari 5 level perlakuan, antara lain: P0 = 0 ml POC per liter air. P1 = 5 ml POC per liter air. P2 = 10 ml POC per liter air. P3 = 15 ml POC per liter air. P4 = 20 ml POC per liter air dan P5 = 25 ml POC per liter air. Percobaan ini diulang 3 kali dengan tiap-tiap perlakuan terdapat 5 tanaman sampel, sehingga diperoleh 75 perlakuan. Adapun parameter yang diamati antara lain :Panjang tanaman . ,Jumlah daun,Panjang akar. Berat segar tanaman . Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : . Terdapat pengaruh signifikan dari konsentrasi POC limbah ikan tuna terhadap peningkatan pertumbuhan tanaman pakchoi pada variabel yang diteliti, meliputi : jumlah daun, panjang tanaman, panjang akar, berat basah per tanaman pada masa pertumbuhan tanaman Nilai tertinggi dicapai oleh perlakuan P5 yaitu konsentrasi sebesar 25 ml POC limbah ikan tuna per liter air pada semua parameter pengamatan. namun secara statistik nilai optimal dicapai oleh perlakuan P4 . ml POC limbah ikan tuna per liter ai. karena berbeda tidak nyata dengan perlakuan P5 pada semua variable yang diteliti, seperti jumlah daun, panjang akar, berat basah per tanaman karena dianggap lebih efektif dan efisien. Kata kunci: POC limbah cair ikan tuna, tanaman pakchoi. Hidroponik Wick System. PENDAHULUAN Perkembangan industri perikanan saat ini makin pesat, karena didukung oleh besarnya potensi sumberdaya perikanan di Indonesia (Hastarini et al. , 2. Industri pengolahan maupun pemanfaatan ikan oleh rumah tangga, banyak membuang bagian ikan seperti kepala, ekor, sirip, tulang dan jeroan yang pada akhirnya menyebabkan limbah (Indriani et al. Limbah ikan di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal (Hapsari & Welasi. Kurangnya masyarakat tentang pemanfaatan limbah ikan dan belum adanya penerapan teknologi dalam pengelolaan limbah ikan menjadi kendala Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 dalam pemanfaatan limbah ikan (Karo et al. Penelitian mengenai pupuk organik cair dari limbah ikan memang sudah pernah dilakukan dengan komposisi yang berbedabeda, dalam penelitian (Zahroh et al. , 2. tentang perbandingan variasi konsentrasi pupuk organik cair dari limbah ikan terhadap menunjukkan bahwa memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan jumlah daun dan tinggi batang tanaman cabai merah dan memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap pertumbuhan diameter batang tanaman cabai merah (Capsicum annum L. Pakchoy merupakan jenis sayuran yang berasal dari Tiongkok dan sangat popular digunakan untuk bahan sup atau penghias Karena rasanya yang enak dan mudah dalam pemeliharaan, pakchoy meneyebar ke negara lain termasuk Indonesia. Pakchoy mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti kalsium, fosfor, zat besi, viatamin A. B dan C. Pakchoy juga mengandung kalori, protein dan lemak, karbohidrat dan serat. Karena banyak yang didapat maka membuat Pakchoy sangat digemari oleh masyarakat, terutama bagi penggemar sayur (Husnaeni & Setiawati, 2. Areal penanaman yang semakin sempit dan keterbatasan lahan pekarangan membuat masyarakat enggan untuk melakukan penanaman terhadap tanaman hortikultura, terutama sayur dan buah. Dan akibat kesibukan masyarakat akan rutinitas kerja membuat semakin berkurangnya keinginan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam (Hadisuwito, 2. Menurut (Sutanto, 2. metode hidroponik ini menawarkan solusi bertanam di lahan terbatas, tanaman yang dihasilkan terbebas dari kesan kotor. Dalam perkembangannya banyak system atau metode hidroponik yang dapat digunakan. Wick hydroponic system atau sistem sumbu merupakan metode hidroponik paling sederhana karena hanya memanfaatkan prinsip kapilaris air (Pratiwi et al. , 2. Larutan e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. penampungan menuju perakaran tanaman yang berada di atas dengan perantara sumbu, mirip dengan cara kerja kompor minyak (Fitriani, 2. Penelitian mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik limbah ikan tuna terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman METODE Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), perlakuannya menggunakan satu . faktor yaitu Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Tuna (P) terdiri dari 5 level perlakuan dan diulang 3 kali dengan tiap-tiap perlakuan terdapat 5 tanaman sampel, sehingga diperoleh 75 perlakuan. Adapun perlakuan tersebut, antara lain: P0 = 0 ml POC per liter air. P1 = 5 ml POC per liter air. P2 = 10 ml POC per liter air. P3 = 15 ml POC per liter air. P4 = 20 ml POC per liter P5 = 25 ml POC per liter air. HASIL DAN PEMBAHASAN Jumlah Daun Dari data hasil pengamatan yang dilakukan dalam penelitian, jumlah daun dihitung mulai dari 14 hari setelah tanam, 21 hst, 28 hst dan umur tanaman 35 hari setelah Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah ikan tuna masingmasing memberikan pengaruh signifikan terhadap variabel jumlah daun tanaman pakchoi (Puspadewi et al. , 2. Adapun rata-rata hasil pengamatannya pada tabel 1. Tabel 1 menunjukkan bahwa perlakuan P5 memberikan nilai lebih baik sebesar 16 helai dibandingkan dengan perlakuan lainnya, meskipun secara statistik berbeda tidak nyata dengan perlakuan kontrol dan P4. Selanjutnya grafik yang menunjukkan pola hasil pengamatan variabel jumlah daun pada tanaman pakchoi disajikan dibawah ini. Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. Tabel 1. Rata-rata jumlah daun pada pertumbuhan tanaman pakchoi pada berbagai umur pengamatan . ari setelah tana. Jumlah Daun Tanaman Pakchoy Perlakuan 14 hst 21 hst 28 hst 35 hst P0 (Kontro. P1 . ml / Liter ai. 13,4 a P2 . ml/Liter ai. 13,7 a P3 . ml/Liter ai. P4 . ml/Liter ai. P5 . ml/Liter ai. Keterangan: Angka-angka yang didamping huruf yang sama, pada kolom yang sama menunjukkan tidak berbeda nyata (BNF 5%). Ukuran . Jumlah Daun Jumlah Daun Tanaman Pakchoy 14 hst Jumlah Daun Tanaman Pakchoy 21 hst Jumlah Daun Tanaman Pakchoy 28 hst Jumlah Daun Tanaman Pakchoy 35 hst Grafik 1. Pola nilai jumlah daun pada pertumbuhan tanaman pakchoi pada berbagai umur Dari hasil Intepretasi terdapat beda nyata jumlah daun antar perlakuan yang kisarannya 3 sampai 16. memiliki jumlah daun paling sedikit 13 daun, sedangkan perlakuan 5 memiliki jumlah daun terbanyak yaitu 16 daun. Tambahan unsur-unsur hara pada komplek tanah, baik langsung maupun tak langsung dapat menyumbangkan bahan nutrisi pada tanaman. Tujuannya untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk organik tersebut merupakan implementasi dari konsep mempertimbangkan efisiensi biaya produksi (Gunawan et al. , 2. Teknologi dalam proses produksi pupuk cair ini adalah menciptakan suatu unsur hara yang memiliki karakteristik unik yang juga mengandung hormon pertumbuhan seperti IAA, sitokinin, dan giberillin juga mikroorganisme yang berperan meningkatkan ketersediaan usur hara bagi tanaman, sehingga secara keseluruhan pupuk organik cair ini mampu berperan merangsang dan meningkatkan pertumbuhan akar, batang, daun dan anakan dengan cepat (Rahmadhani et al. , 2. Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 Panjang Tanaman Dari data hasil pengamatan yang dilakukan dalam penelitian, panjang tanaman dihitung mulai dari 14 hari setelah tanam, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah ikan tuna memberikan pengaruh interaksi yang signifikan terhadap variabel panjang tanaman tanaman pakchoi. Adapun rata-rata hasil pengamatannya pada tabel 2. Tabel 2. Rata-rata panjang tanaman pada petumbuhan tanaman pakchoi pada berbagai umur pengamatan . ari setelah tana. Panjang Tanaman Pakchoy Perlakuan 14 hst 21 hst 28 hst 35 hst P0 (Kontro. 20,51 c P1 . ml / Liter ai. 18,23 a P2 . ml/Liter ai. 19,28 b P3 . ml/Liter ai. 18,79 ab P4 . ml/Liter ai. 12 bc P5 . ml/Liter ai. 21,34 d Keterangan: Angka-angka yang didamping huruf yang sama, pada kolom yang sama menunjukkan tidak berbeda nyata (BNF 5%). berbeda tidak nyata dengan perlakuan kontrol. Tabel 2 diatas menunjukkan bahwa Selanjutnya grafik yang menunjukkan pola perlakuan P5 memberikan nilai lebih baik hasil pengamatan variabel panjang tanaman sebesar 21,34 cm dibandingkan dengan pada tanaman pakchoi disajikan dibawah ini. perlakuan lainnya, meskipun secara statistik Ukuran . Panjang Tanaman Panjang Tanaman Pakchoy 35 hst Panjang Tanaman Pakchoy 28 hst Panjang Tanaman Pakchoy 21 hst Panjang Tanaman Pakchoy 14 hst Grafik 2. Pola nilai panjang tanaman pada pertumbuhan tanaman pakchoi pada berbagai umur Hasil intepretasi terdapat beda nyata panjang tanaman antar perlakuan yang kisarannya antara 18. 23 cm sampai 21. 34 cm. Perlakuan 1 memiliki panjang tanaman paling pendek yaitu 18. 23 cm, sedangkan perlakuan 5 memiliki panjang tanaman tertinggi yaitu 34 cm Berdasarkan hasil uji laboratorium dari Balai Penelitian dan Konsultasi Industri tahun 2020 membuktikan bahwa pupuk organik cair limbah ikan tuna ini mengandung unsur Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. makro seperti Nitrogen 0,03%. P2O5 0,03%. K2O 0,046%. Ketersediaan nitrogen yang terserap oleh tanaman dapat dipenuhi dari proses fermentasi bahan baku yaitu limbah ikan, air kelapa dan empon-empon. Dengan demikian konsentrasi optimal pemberian. pupuk organik cair dari limbah ikan tuna pada tanaman pakchoi adalah 25 ml/liter air. Panjang Akar Dari data hasil pengamatan yang dilakukan dalam penelitian, panjang akar dihitung mulai dari akar yang terpanjang. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah ikan tuna masing-masing memberikan pengaruh tidak signifikan Adapun rata-rata hasil pengamatannya pada Tabel 3. Rata-rata panjang akar . tanaman pakcoi pada akhir pengamatan Pengamatan di Akhir . Perlakuan Panjang Akar . P0 (Kontro. 15,75 c P1 . ml / Liter ai. 12,63 ab P2 . ml/Liter ai. 12,57 a P3 . ml/Liter ai. 13,62 bc P4 . ml/Liter ai. 14,58 b P5 . ml/Liter ai. 16,92 e Keterangan: Angka-angka yang didamping huruf yang sama, pada kolom yang sama menunjukkan tidak berbeda nyata (BNF 5%). panjang akar tertinggi yaitu 16. 92 cm. Hasil intepretasi terdapat beda nyata Selanjutnya grafik yang menunjukkan pola panjang akar antar perlakuan yang kisarannya hasil pengamatan variabel panjang akar 57 cm sampai 16. 92 cm. Perlakuan tanaman pakchoi, disajikan pada grafik 3. 2 memiliki panjang akar paling pendek yaitu 57 cm, sedangkan perlakuan 5 memiliki Ukuran . Panjang Akar . Panjang Akar . Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Tuna Grafik 3. Panjang akar tanaman pakchoi pada akhir pengamatan. Berdasarkan hasil uji laboratorium dari Balai Penelitian dan Konsultasi Industri tahun 2020 membuktikan bahwa pupuk organik cair limbah ikan tuna ini mengandung unsur Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 makro seperti Nitrogen 0,03%. P2O5 0,03%. K2O 0,046%. Ketersediaan nitrogen yang terserap oleh tanaman dapat dipenuhi dari proses fermentasi bahan baku yaitu limbah ikan, air kelapa dan empon-empon. Dengan demikian konsentrasi optimal pemberian. pupuk organik cair dari limbah ikan tuna pada tanaman pakchoi adalah 25 ml/liter air. Menurut (Wahyuningsih et al. , 2. bahwa unsur N. P dan K tergolong unsur makro untuk sebagian besar tanaman, sebagain besar tanaman menyerap unsur P dalam bentuk orthofosfat H2PO4-, sepuluh kali lebih sedikit dalam bentuk orthofosfat sekunder HPO42- penyerapan unsur tersebut dipengaruhi oleh pH tanah disekitar perakaran Bila pH tanah rendah . , maka penyerapan unsur P dalam . entuk orthofosfat prime. (Pancapalaga, 2. Sedangkan bila nilai pH tinggi, akan meningkatkan penyerapan unsur P dalam bentuk Orthofosfat sekunder. Pasokan unsur e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. P yang sangat penting bagi tanaman adalah pada saat awal pertumbuhan tanaman, dapat merangsang pertumbuhan akar tanaman, sehingga dapat meningkatkan penyerapan unsur hara lainnya dalam tanah. Berat Basah Tanaman Dari data hasil pengamatan yang dilakukan dalam penelitian, berat basah tanaman dihitung pada saat tanaman dipanen dan dibersihkan dari rockwool atau media tanaman untuk ditimbang beratnya. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah ikan tuna juga memberikan pengaruh berbeda nyata (Fhitung > F5%) terhadap variabel berat basah per tanaman (Hidayati et al. , 2. Adapun rata-rata hasil pengamatan berat basah per tanaman akibat perlakuan konsentrasi pupuk organik cair limbah ikan tuna disajikan pada tabel 4. Tabel 4. Rata-rata berat basah per tanaman pada akhir pengamatan tanaman pakchoi . Perlakuan Berat Basah . 231,15 b P0 (Kontro. 207,31 a P1 . ml / Liter ai. 225,55 b P2 . ml/Liter ai. 236,65 bc P3 . ml/Liter ai. 239,51 bc P4 . ml/Liter ai. 250,58 c P5 . ml/Liter ai. Keterangan: Angka-angka yang didamping huruf yang sama, pada kolom yang sama menunjukkan tidak berbeda nyata (BNF 5%). Hasil intepretasi terdapat beda nyata berat basah antar perlakuan yang kisarannya 31 g sampai 250. 28 g. memiliki berat basah paling ringan yaitu 31 g, sedangkan perlakuan 5 memiliki berat basah tertinggi yaitu 250. 28 gram. Selanjutnya grafik yang menunjukkan pola hasil pengamatan variabel berat basah per tanaman pada tahapan pertumbuhan tanaman pakchoi disajikan dibawah ini. Pupuk organik cair ini memiliki fungsi kimia yang penting seperti: . penyediaan hara makro (N. Ca. Mg, dan S) dan mikro seperti Zn. Cu. Mo. Co. Mn, dan Fe. Penggunaan pupuk organik cair ini dapat mencegah kahat unsur mikro pada tanah marginal atau tanah yang telah diusahakan secara intensif dengan pemupukan yang kurang seimbang. meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK) tanah. dapat membentuk senyawa kompleks dengan ion logam yang meracuni tanaman seperti Al. Fe, dan Mn. Agro Bali: Agricultural Journal Vol. 3 No. 2: 186-193. December 2020 e-ISSN 2655-853X DOI: 10. 37637/ab. Berat Basah . Berat Basah Tanaman . Panjang Akar . Konsentrasi Pupuk Cair Organik Limbah Ikan Tuna Grafik 4. Pola nilai berat basah per tanaman pada pertumbuhan tanaman pakchoi pada akhir pengamatan . Pembuatan pupuk organik cair dilakukan melalui proses fermentasi (Ali, 2. Fermentasi merupakan penguraian unsur organik kompleks terutama karbohidrat untuk menghasilkan energi melalui reaksi enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme, yang biasanya terjadi dalam keadaan anaerob dan diiringi dengan pembebasan gas, hal ini bertujuan untuk menekan pertumbuhan patogen agar proses degradasi berjalan dengan Proses fermentasi menghasilkan metabolit mikroba primer dan sekunder. EM4 mengandung spesies terpilih dari mikroorganisme utamanya yang bersifat fermentasi, yaitu bakteri asam laktat (Lactobacillus sp. ), ragi . , bakteri fotosintetik (Rhodopseudomonas sp. ), dan Actinomycetes. EM4 yang merupakan bioaktivator dalam pembuatan pupuk organik limbah ikan mengandung mikroba yang membantu proses fermentasi yang membantu proses penyederhanaan unsur organik kompleks dari bahan yang digunakan. Hasilnya pupuk organik cair limbah ikan mempunyai keterserapan yang tinggi terhadap pertumbuhan tanamanan pakchoi. Hasilnya sangat baik sesuai dengan mengunakan pupuk cair limbah ikan (Mubarak et al. , 2. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan, terdapat pengaruh signifikan dari konsentrasi POC limbah ikan tuna terhadap peningkatan pertumbuhan tanaman pakchoi pada variabel yang diteliti, meliputi : jumlah daun, panjang tanaman, panjang akar, berat basah per tanaman pada masa pertumbuhan tanaman pakchoi dan nilai tertinggi dicapai oleh perlakuan P5 yaitu konsentrasi sebesar 25 ml POC limbah ikan tuna per liter air pada semua parameter namun secara statistik nilai optimal dicapai oleh perlakuan P4 . ml POC limbah ikan tuna per liter ai. karena berbeda tidak nyata dengan perlakuan P5 pada semua variable yang diteliti, seperti jumlah daun, panjang akar, berat basah per tanaman karena dianggap lebih efektif dan efisien. DAFTAR PUSTAKA