Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis Vol. 16 No. 2 Desember 2024 Available Online : https://journal. pAeISSN 2088-1312 eAeISSN 2962-004X PENGARUH MOTIVASI DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT DAE KYUNG INDONESIA Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI. Depok sawitri_ina@yahoo. Auliamaharani1515@gmail. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh Motivasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan . dengan menggunakan metode penelitian berupa pengumpulan data menggunakan kuesioner. Model analisis data yang digunakan adalah anslisis regresi linier berganda. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara menggunakan sampel jenuh. Adapun sampel berjumlah 150 responden, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 67,7% faktor Ae faktor kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh Motivasi dan Kompetensi sedangkan sisanya 32,3 dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan variabel Motivasi dan Kompetensi secara bersama Ae sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan hasil analisis yaitu nilai Fhitung = 157,128 > dari Ftabel = 3,000. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel motivasi menunjukkan hasil analisis thitungA . dan variabel kompensasi menunjukkan hasil thitungA . dimana ttabel . maka secara parsial kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Variabel yang dominan mempengaruhi Kinerja Karyawan PT Dae Kyung Indonesia adalah Motivasi Kata Kunci: Motivasi. Kompetensi. Kinerja Karyawan Abstract The purpose of this study was to identify and analyze the impact of motivation and competency on employee performance at PT Dae Kyung Indonesia. The type of research used is explanatory research using research methods in the form of data collection using a questionnaire. The data analysis model used is multiple linear regression analysis. Sample selection is done by using saturated samples. The sample consists of 150 respondents who use multi-linear regression analysis. The results of the regression test show that 67. 7% of employee performance factors can be explained by Motivation and Competence while the remaining 32. 3 are explained by other factors not examined in this study. The F test results indicate that employee performance is positively and significantly impacted simultaneously by the motivation and competence variables with The analysis results indicate that Fcount =157. 128 > Ftable = 3. 000, which is the same as the value of Fcount = The results of the t test show that the motivation variable shows the results of the tcount analysis . and the compensation variable shows the results tcount . where ttable . so partially both variables have a positive and significant effect on employee performance. PT Dae Kyung Indonesia Employee Performance is influenced by Motivation, the dominant variable. Keywords: Motivation. Competence, and Employee Performance. (*) Corresponding Author : Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2 ,sawitri_ina@yahoo. Auliamaharani1515@gmail. - 248 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. INTRODUCTION Pada dasarnya setiap perusahaan yang didirikan mempunyai harapan bahawa di kemudian hari akan mengalami perkembangan yang pesat di dalam lingkup perusahaanya dan menginginkan terciptanya kinerja yang tinggi dalam bidang pekerjaannya. Oleh karena itu keberadaan suatu perusahaan yang berbentuk apapun baik dalam skala besar maupun kecil tidak lepas dari unsur Ae unsur sumber daya manusia. Sumber Daya Manusia (SDM) yang di maksud adalah orang Ae orang yang siap memberikan tenaga, pikiran bakat, kreativitas terhadap perusahaan. Setiap perusahaan berusaha untuk mendapatkan karyawan yang dapat memberikan suatu pencapaian target yang telah ditetapkan perusahaan sebelumnya. Motivasi kerja para karyawan pada dasarnya merupakan dorongan seorang karyawan dalam bekerja di perusahaan. Adapun yang dapat dilakukan oleh seorang manajer dalam menggerakkan bawahan untuk mencapai tujuan yang pada akhirnya harus dapat memberikan motivasi kepada Dukungan atas motivasi kerja para karyawan dapat terwujud apabila kebutuhan yang ada pada diri setiap karyawan dapat terpenuhi, sehingga dapat dikatakan bahwa tinggi rendahnya motivasi kerja karyawan dapat dipengaruhi oleh seberapa jauh pemenuhan kebutuan dari masing-masing Pemenuhan kebutuhan karyawan adalah faktor yang penting untuk menciptakan dorongan atau motivasi terhadap karyawan untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik yang pada akhirnya tujuan organisasi dapat tercapai. Dalam menjalankan pekerjaan setiap karyawan tentu harus memiliki kompetensi yang dapat Kompetensi menjadi bekal dan modal bagi karyawan untuk bekerja secara profesional. Kompetensi ini harus terus diasah atau ditingkatkan guna untuk melihat kontribusi karyawan terhadap perusahaan ke depan menjadi lebih baik lagi. Jika ingin mengetahui kinerja karyawan dapat dilihat dari hasil pekerjaan yang telah dilakukannya, karena keberhasilan suatu perusahaan dipengaruhi oleh kinerja karyawan dan keberhasilan dapat diukur dari efektivitas kerja karyawan. Hasil kerja yang baik merupakan hasil kerja optimal yang sudah sejalan dengan standar yang dimiliki oleh organisasi dan mendorong tercapainya keinginan organisasi. Faktor penentu keberhasilan perusahaan adalah kinerja karyawan, kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan karyawan sehingga mempengaruhi banyaknya kontribusi yang diberikan kepada perusahaan Berdasarkan latar belakang masalah dan fenomena yang terjadi di PT Dae Kyung peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul. AuPengaruh Motivasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Dae Kyung IndonesiaAy. METHODS Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian Kuantitatif. Pendekatan kuantitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat potivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Sugiyono . karena penelitian ini berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik untuk mengukur serta mendapatkan hasil penelitian melului kuesioner RESULTS & DISCUSSION Results Uji Kualitas Data Langkah selanjutnya yang dilakukan setelah mengetahui berbagai tanggapan atas responden adalah melakukan uji kualitas data. Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah berbagai item pernyataan atau indikator yang digunakan tersebut valid atau tidak serta reliabel atau tidak. Hal ini penting karena salah satu syarat bahwa sebuah data dapat dilakukan uji hipotes adalah harus valid dan Dibawah ini disajikan hasil uji kualitas data berupa uji validitas dan uji reliabilitas. - 249 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Uji Validitas Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel Motivasi INDIKATOR Tanggung Jawab 1 rhitung SIMPULAN KETERANGAN 0,620 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Tanggung Jawab 2 0,663 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Tanggung Jawab 3 0,689 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kemauan 1 0,682 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kemauan 2 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kerelaan 1 0,792 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kerelaan 2 0,778 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kerelaan 3 8,780 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Membentuk Keahlian 1 0,638 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Membentuk Keahlian 2 0,613 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Membentuk Keterampilan 1 0,745 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Membentuk Keterampilan 2 0,423 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected ItemTotal Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel gaya kepemimpinan tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya Tabel 2. Hasil Uji Validitas Variabel Kompetensi Sumber Daya Manusia INDIKATOR SIMPULAN KETERANGAN Pengetahuan 1 0,589 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Pengetahuan 2 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Pemahaman 1 0,520 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Pemahaman 2 0,476 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kemampuan 1 0,594 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kemampuan 2 0,550 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Kemampuan 3 0,625 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Nilai 1 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Nilai 2 0,550 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Nilai 3 0,415 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Sikap 1 0,365 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Sikap 2 0,459 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Minat 1 0,654 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Minat 2 0,560 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diolah - 250 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected ItemTotal Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel gaya kepemimpinan tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya Tabel 3. Hasil Uji Validitas Variabel Kinerja Karyawan INDIKATOR KETERANGAN rhitung SIMPULAN 1 Kuantittas 0,350 Valid Karena nilai rhitung >0,3 2 Kualitas 0,391 Valid Karena nilai rhitung >0,3 3 Efesiensi 0,514 Valid Karena nilai rhitung >0,3 4 Disiplin Kerja 0,557 Valid Karena nilai rhitung >0,3 5 Inisiatif 0,419 Valid Karena nilai rhitung >0,3 6 Ketelitian 0,611 Valid Karena nilai rhitung >0,3 7 Kepemimpinan 0,680 Valid Karena nilai rhitung >0,3 8 Kejujuran 0,698 Valid Karena nilai rhitung >0,3 9 Kreativitas 0,396 Valid Karena nilai rhitung >0,3 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai rhitung yang disajikan pada kolom Corrected Item- Total Correlation hasil perhitungan menggunakan SPSS . lebih besar dibandingkan nilai rtabel sehingga dapat dikatakan bahwa semua item pertanyaan tentang variabel gaya kepemimpinan tersebut valid dan dapat digunakan untuk uji-uji selanjutnya Uji Reliabilitas VARIABEL Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Cronbach SIMPULAN KETERANGAN Motivasi 0,914 Reliabel Karena Cronbach > 0,6 Kompetensi 0,876 Reliabel Karena Cronbach > 0,6 Kinerja Karyawan 0,810 Reliabel Karena Cronbach > 0,6 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Data di atas menunjukkan bahwa semua nilai Cronbach Alpha yang tertera dalam Tabel Reability Statistics . hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS untuk masing-masing variabel lebih besar dari 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa semua instrumen penelitian ini handal . dan dapat digunakan untuk uji selanjutnya. Hail Uji Asumsi Klasik Setelah melakukan uji kualitas data dan semua data yang dihasilkan layak untuk digunakan dalam uji selanjutnya maka yang perlu dilakukan adalah uji asumsi klasik. Uji ini wajib dilakukan sebelum seseorang melakukan analisis regresi linier berganda. Adapun uji klasik yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi: . uji normalitas, . uji multikolinieritas dan . uji heteroskedastisitas Hasil Uji Normalitas Uji distribusi normal adalah uji untuk mengukur apakah data kita memiliki distribusi normal sehingga dapat dipakai dalam statistik parametrik . tatistik inferensia. - 251 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Pada output SPSS, lihat grafik histogram di atas terlihat bahwa variable berdistribusi normal. Hal ini ditunjukkan oleh gambar histogram tidak miring ke kanan maupun ke kiri sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi kinerja karyawan. Tabel 5. One-Sample Kolmogrov-Smilnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Mean 0,0000000 Parametersa,b Std. Deviation 2,86913845 Most Absolute 0,069 Extrem e Differences Positive 0,069 Negative -0,056 Test Statistic 0,069 Asymp. Sig. ,081c Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Berdasarkan table output di atas,diketahui bahwa nilai signifikan Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,81 > 0,05, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dengan uji normlitas Kolmogorovsmirnov di atas,dapat disimpilkan bahwa data berdistribusi normal,dengan demikina,asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi sudah terpenuhi. Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas bertujuan untuk melihat apakah terdapat korelasi antara variabel bebas atau Multikolinieritas dilakukan dengan melihat nilai Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF). Dikatakan tidak terjadi multikolinieritas jika nilai tolerance > 0,1 atau VIF < 10. Di bawah ini disampaikan hasil uji multikolinieritas dengan melihat Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) - 252 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Tabel 6. Hasil Uji Multikolinieritas COLLINEARITY STATISCS TOLERANCE VIF HASIL SIMPULAN HASIL SIMPULAN VARIABEL Motivasi 0,461 >0,1 2,170 Kompetensi 0,461 >0,1 2,170 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Data diatas menunjukkan bahwa semua nilai tolerance variabel independen yang ada diatas 0,1 serta nilai VIF variabel independennya semua dibawah 5 yang berarti bawah tidak terjadi Hasil Uji Heteroskedastisitas Scatterplot Dependent Variable : Kinerja Karyawan Regression Studentized Residual Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Grafik Scatterplot diatas memperlihatkan bahwa titik-titik menyebar secara acak tidak membentuk sebuah pola tertentu yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi, sehingga model regresi layak digunakan untuk memprediksi loyalitas kerja berdasarkan masukan variabel Tabel 7. Hasil Uji Glejser Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Standardize Std. Error 1,680 Coefficients Beta Sig. 2,988 0,003 (Constan. 5,019 Motivasi 0,573 0,044 0,573 8,356 0,000 Kompetensi 0,307 0,050 0,307 4,476 0,000 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. - 253 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Tabel 7 di atas menunjukkan bahwa tingkat signifikansi dari Motivasi (X. adalah sebesar 0. dan Kompetensi (X. Jumlah tersebut lebih besar dari 0. 05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terjadi heteroskedastisitas . Hasil Uji Hipotesis Setelah semua data dinyatakan layak untuk dilakukan uji selanjutnya, maka langkah terakhir yang dilakukan adalah melakukan uji hipotesis. Uji ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah sekaligus dugaan sementara atas jawaban rumusan masalah tersebut yang tertuang dalam hipotesis. Beberapa hal yang termasuk ke dalam uji hipotesis ini anatara lain persamaan regresi, uji F . ji simulta. , koefisien determinasi (R2 ) dan uji t . ji parsia. Hasil Regresi Linier Berganda Tabel 8. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 (Constan. Std. Error 5,019 1,680 Motivasi 0,573 0,307 Standardized Coefficients Collinearity Statistics Beta 2,988 Sig. 0,003 Tolerance VIF 0,044 0,573 8,356 0,000 0,461 2,170 0,050 0,307 4,476 0,000 0,461 2,170 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Melihat nilai Unstandardizet Coefficients Beta di atas, maka dapat ditetukan persamaan regresi linier berganda yang dihasilkan darienelitian ini, sebagai berikut: Y = 5,019 0,573X1 0,307X2 Yang berarti bahwa: Konstanta sebesar 5,019 yang berarti jika variabel motivas, kompetensi dianggap nol maka variabel kinerja karyawan hanya sebesar 5,019. Koefisien regresi variabel motivasi diperoleh nilai sebesar 0,573 yang berarti jika variabel motivasi mengalami peningkatan sementara variabel kompetensi diasumsikan tetap maka kinerja karyawan juga akan mengalami peningkatan sebesar 0,573. Koefisien regresi variabel kompetensi diperoleh nilai sebesar 0,307 yang berarti jika variabel kompetensi mengalami kenaikan sementara variabel kompetensi diasumsikan tetap maka kinerja karyawan juga akan mengalami kenaikan 0,307 Hasil Uji F (Uji Simulta. Tabel 9. Hasil Uji F (Simulta. ANOVA Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression 2622,132 1311,066 157,128 ,000b Residual 1226,561 8,344 Total 3848,693 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. - 254 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai Fhitung yang diolah dengan menggunakan SPSS adalah sebesar 157,128. Sementara itu nilai Ftabel yang dilihat pada tabel nilai-nilai untuk distribusi F adalah 3,000. Dengan demikian maka dapat dikatakan bahwa nilai Fhitung = 157,128 > dari Ftabel = 3,000. Ini berarti bahwa variabel independen yang terdiri dari motivasi dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Dae Kyung Indonesia. Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model Adjusted R Std. Error of the R Square Square Estimate 0,681 0,677 2,88859 0,825 Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Tabel diatas menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square adalah 0,681 atau 68,1%. Ini berarti bahwa variabel independen berupa motivasi dan kompetensi secara bersama Ae sama mempengaruhi variabel dependen kinerja karyawan PT Dae Kyung Indonesia sebesar 68,1% sedangkan sisanya 31,9% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil Uji t (Uji Parsia. VARIABEL Sig. KESIPULAN HASIL = 5% Motivasi 8,346 > 1,960 0,000 < 0,05 Berpengaruh signifikan Kompetensi 4,476 > 1,960 0,000 < 0,05 Berpengaruh signifikan Sumber : Hasil Penelitian, 2023 (Data diola. Guna menentukan H0 maupun H1 yang ditolak atau diterima maka nilai thitung di atas dapat dibandingkan dengan nilai ttabel pada tingkat signifikasi 5% ( = 0,. Nilai tabel pada tingkat signifikansi 5% ( = 0,. adalah 1,960. Dengan membandingkan thitung dan ttabel maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Dae Kyung Indonesia karena thitung . > ttabel . serta nilai signifikasinya dibawah 0,05 Secara parsial kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Dae Kyung Indonesia karena thitung . > ttabel . serta nilai signifikasinya dibawah 0,05. DISCUSSION Sesuai dengan latar belakakang yang telah disampaikan diawal, dimana sampai saat ini masih ditemui permasalahan di kinerja karyawan PT Dae Kyung Indonesia, khususnya mengenai kinerja karyawan. PT Dae Kyung Indonesia perlu melakukan penelitian diantaranya dengan menggunakan variabel motivasi dan kompetensi sumber daya manusia maka setidaknya permasalahan tersebut mulai Hasil pengujian hipotesis variabel motivasi menjadi dominan dimana terbukti bahwa variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Dimana dalam Uji t didapatkan hasil nilai t hitung untuk variabel motivasi sebesar 8. 346 lebih besar dibandingkan nilai t pada variabel kompetensi sumber daya manusia sebesar 4. Selain hal tersebut diatas dalam uji t juga diperoleh sig untuk variabel motivasi dan kompetensi sumber daya manusia sebesar 0. 000 lebih kecil dari nilai alpha sebesar 0. Artinya secara parsial variabel motivasi dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pata PT Dae Kyung Indonesia. - 255 - Ina Sawitri1. Aulia Maharani Puteri2/Jurnal GICI : Jurnal Keuangan dan Bisnis 16 . Desember 2024 DOI: https://doi. org/10. 58890/jkb. CONCLUSION Sesuai dengan uraian Ae uraian di atas serta hasil analisis dan interpretasi data yang telah dijelaskan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan, sebagai berikut: Secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. Berdasarkan pada hasil uji hipotesis . bahwa variabel motivasi diperoleh thitung . > ttabel . serta nilai signifikasinya dibawah 0,05 yang berarti variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. Secara parsial Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. Berdasarkan pada hasil uji hipotesis . bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia diperoleh thitung . > ttabel . serta nilai signifikasinya dibawah 0,05 yang berarti variabel kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. Secara simultan motivasi, kompetensi sumber daya manusia dan kinerja karyawan berpengaruh siginifikan pada PT Dae Kyung Indonesia. Berdasarkam hasil uji hipotesis . ji F) bahwa variabel motivasi, kompetensi sumber daya manusia dan kinerja karyawan diperoleh Fhitung 157,128 > Ftabel 3,000 yang berarti seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT Dae Kyung Indonesia. REFERENCES