Similarity Report ID: oid:29615:57808265 PAPER NAME Analisis Perilaku Konsumen dalam Pemb elian Produk Farmasi Halal WORD COUNT CHARACTER COUNT 5120 Words 34967 Characters PAGE COUNT FILE SIZE 17 Pages SUBMISSION DATE REPORT DATE Apr 16, 2024 11:42 PM GMT 8 Apr 16, 2024 11:43 PM GMT 8 18% Overall Similarity The combined total of all matches, including overlapping sources, for each database. 17% Internet database 7% Publications database Crossref database Crossref Posted Content database 15% Submitted Works database Excluded from Similarity Report Bibliographic material Quoted material Cited material Small Matches (Less then 8 word. Summary J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Volume 08 | Nomor 01 | 2024 p-ISSN: 2549-4872 iC e-ISSN: 2654-4970 Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal di Kota Parepare Analysis of Consumer Behavior in Purchasing Halal Pharmaceutical Products in Parepare City Sri Fatimah Rahmatillah1. Syahriyah Semaun2. Andi Bahri S3. Darmawati4. Muzdalifah Muhammadun5 Institut Agama Islam Negeri Parepare iCsrifatimahr@gmail. Institut Agama Islam Negeri Parepare Institut Agama Islam Negeri Parepare Institut Agama Islam Negeri Parepare Institut Agama Islam Negeri Parepare Abstrak Farmasi halal merupakan salah satu produk konsumsi dengan tingkat urgensi yang tinggi dalam kehidupan masyarakat muslim. Namun, masih sangat sedikit studi empiris yang menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian produk farmasi halal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli produk farmasi halal, menggunakan teori perilaku konsumen yang terdiri dari variabel sosial, pribadi, psikologis, dan keputusan pembelian, serta mengkaji relevansi antara perilaku pembelian konsumen dengan implementasi maqashid syariAoah dalam Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini mengambil data primer dari hasil kuisioner pada 100 muslim Kota Parepare dan dianalisis menggunakan metode SEM-PLS dengan program SmartPls 4. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: . faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal, dibuktikan dari path coefficients sebesar 0,296 dan nilai signifikansi 0,012<0,05 . faktor pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal, dibuktikan dari path coefficients sebesar 0,190 dan nilai signifikansi 0,047<0,05. faktor psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 keputusan pembelian produk farmasi halal, dibuktikan dari path coefficients sebesar 0,470 dan nilai signifikansi 0,000<0,05. Seluruh variabel eksogen memenuhi maqashid syariAoah, artinya faktor sosial, pribadi, dan psikologis dalam mempengaruhi perilaku pembelian konsumen telah mengimplementasikan unsur-unsur maqashid syariAoah dalam kegiatan konsumsinya. Kata Kunci: Perilaku Konsumen. Keputusan Pembelian. Farmasi Halal. Maqashid SyariAoah Abstract Halal pharmaceutical is one of the high urgency consumption products in the lives of Muslim communities. However, empirical studies in Indonesia still lack analysis of consumer behavior in purchasing halal pharmaceutical products in Indonesia. This research aims to determine the factors that influencing consumer decisions in purchasing halal pharmaceutical products, using consumer behavior theory which consists of social, personal, psychological and purchasing decision variables, as well as examining the relevance between consumer purchasing behavior and the implementation of maqashid syari'ah in consumption. Using a quantitative method, this research took primary data from questionnaire results on 100 Muslims in Parepare City and analyzed using the SEM-PLS method with the SmartPls 4. 0 program. The research results show that: . social factors have a positive and significant influence on the decision to purchase halal pharmaceutical products, as evidenced by path coefficients of 0. 296 and a significance value of 0. 012<0. personal factors have a positive and significant influence on the decision to purchase halal pharmaceutical products, as evidenced by path coefficients of 0. 190 and a significance value of 0. 047<0. psychological factors have a positive and significant influence on the decision to purchase halal pharmaceutical products, as evidenced by path coefficients of 470 and a significance value of 0. 000<0. All exogenous variables fulfill maqashid syari'ah, meaning that social, personal and psychological factors in influencing consumer purchasing behavior have implemented maqashid syari'ah elements in their consumption activities. Keywords: Consumer Behavior. Purchasing Decision. Halal Pharmaceutical. Maqashid SyariAoah PENDAHULUAN Salah satu kebutuhan mendasar seorang muslim dalam berkonsumsi adalah ketersediaan produk halal. Pentingnya produk halal merupakan implikasi atas kewajiban umat muslim untuk mengonsumsi produk yang halal dan baik sesuai tuntunan agama. Perkembangan dunia modern saat ini menjadikan jaminan halal menjadi semakin penting bagi negara dan masyarakat muslim, termasuk untuk produk farmasi. Hal ini terlihat sejak penyebaran wabah covid-19 di tahun 2020 yang menyebabkan tingginya angka kematian manusia, kemudian disusul polemik keraguan masyarakat terhadap vaksin terutama mengenai kehalalan dan keamanannya. Oleh karena itu, esensi produk halal dapat pula dikatakan sebagai langkah 2 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 mencegah dan mengurangi risiko wabah maupun penyakit di masa mendatang. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dunia. Indonesia jaminan produk halal. Pada tahun 2013. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau konsumen untuk hanya mengkonsumsi obat halal namun membolehkan konsumsi sementara obat non halal . anpa label hala. dengan syarat tertentu (Fatwa MUI Nomor 30 Tahun 2013 tentang Obat dan Pengobata. Selanjutnya. Pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan bahwa produk yang diperdagangkan di Indonesia harus lulus sertifikasi halal ketersediaan produk halal bagi masyarakat muslim (UU RI No. Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Hala. Perkembangan industri farmasi halal di Indonesia pun telah menjadi sorotan Internasional. Berdasarkan hasil survei dalam laporan The Global Islamic State of the Global Islamic Economy 2022. Indonesia yang memperoleh ranking keempat kategori negara dengan praktik ekonomi Islam terbaik, dinilai memiliki prospek yang sangat baik dan menjanjikan dalam penerapan kewajiban sertifikasi halal pada bidang farmasi (Standard Dinar. Namun secara implementasi, perkembangan industri farmasi halal di Indonesia dapat dikategorikan masih Salah satu indikator penting dalam penilaian jaminan halal di sebuah negara adalah kesadaran masyarakatnya. Di Indonesia, partisipasi pelaku usaha industri farmasi untuk melaksanakan program sertifikasi halal terbilang masih rendah. Selain itu, beberapa konsumen muslim belum memiliki kesadaran dan pemahaman tentang esensi kehalalan obat. Berdasarkan hasil observasi awal peneliti pada masyarakat Kota Parepare beragama Islam, menunjukkan bahwa mempertimbangkan aspek kehalalan pada produk farmasi yang dibeli, melainkan hanya mencari informasi tentang aturan pakai obat, harga, indikasi, kontraindikasi, dan efek samping penggunaan. Terkait status halal pada produk farmasi ini. Islam mengakui bahwa ada beberapa kondisi di mana konsumsi produk halal tidak dimungkinkan. Kondisi tersebut digolongkan pada status sangat darurat jika tidak ada satupun alternatif yang bisa diberikan. Kendati demikian, hal tersebut seharusnya tidak membatasi perilaku konsumen muslim untuk menyeleksi dan memilih produk farmasi yang telah memiliki jaminan halal. Karena pada dasarnya, umat muslim termasuk kelompok masyarakat yang cenderung selektif dalam memilih, membeli, dan meningkatnya kesadaran menjalankan perintah agama (Adiwijaya, 2. Mereka berupaya memastikan status kehalalan obat yang akan dikonsumsi diragukan kehalalannya. Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 3 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 Selain itu, saat ini masih sedikit isu-isu terkait produk farmasi halal penelitian yang mengambil topik terkait menggunakan pendekatan kuantitatif perilaku konsumen pada produk farmasi dan terbatasnya penggunaan variabelhalal. Di sisi lain, sebagian besar studi variabel dalam menjelaskan perilaku empiris telah menelaah topik perilaku konsumen. konsumen pada produk halal lainnya. Berdasarkan beberapa studi empiris seperti makanan halal (Jannati, 2. di atas, maka penelitian ini mencoba (Abdillah, 2. (Chaniago, 2. , untuk memperluas literatur tentang kemudian produk kosmetik (Rahayu, keputusan pembelian produk farmasi 2. (Helminah, 2. dan produk halal menggunakan metode kuantitatif fashion halal (Rukmana, 2. dengan responden di kota Parepare. (Nurfitriana, 2. Penelitian Salah satu dari sedikit penelitian menganalisis faktor-faktor terkait produk farmasi halal telah mempengaruhi keputusan konsumen dilakukan oleh Kasri et al. , . , dalam membeli farmasi halal dan menyimpulkan bahwa niat untuk meninjau halal maqashid syariAoah. Pendekatan dipengaruhi secara positif oleh sikap, kuantitatif ini menggunakan teori tentang perilaku konsumen (Kotler & Keller, produk halal dan kontrol perilaku yang 2. dengan variabel faktor sosial. Sementara pengaruh variabel pribadi, dan psikologis sebagai variabel norma subyektif ditemukan tidak eksogen dan variabel endogen yaitu Namun, variabel yang keputusan pembelian. Hasil penelitian digunakan penelitian tersebut terbatas ini diharapkan memberi kontribusi pada faktor psikologis konsumen. secara teoritis dan praktis. Pertama. Selain beberapa sebagai bentuk kontribusi kepada penelitian telah membahas produk masyarakat muslim untuk mengenali farmasi halal, sebagian besar adalah dan memahami faktor internal maupun penelitian deskriptif kualitatif. Misalnya, eksternal yang dapat mempengaruhi penelitian yang dilakukan oleh Arsyad perilaku mereka ketika membeli produk & Ressandy . terkait sikap dan farmasi halal. Kedua, penelitian ini persepsi Apoteker terhadap obat halal, diharapkan dapat menjadi rujukan yang di mana cakupan riset tersebut terbatas relevan dalam mengeksplorasi perilaku pada apoteker di Samarinda. Studi lain konsumen. dilakukan oleh Hakim et al. , . METODE PENELITIAN yang mencoba menganalisis tingkat Berdasarkan permasalahan dan pengetahun, persepsi, dan sikap masyarakat terhadap obat halal. tujuan penelitian, pendekatan kuantitatif Sehingga dapat disimpulkan masih 14dianggap paling relevan sebagai metode sedikit penelitian yang mengeksplorasi penelitian ini untuk menganalisis 4 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 adakah pengaruh faktor sosial (X. , pribadi (X. , dan psikologis (X. terhadap keputusan pembelian (Y). Penelitian ini juga mengkaji implikasi antara perilaku pembelian konsumen syariAoah dalam berkonsumsi. Jumlah sampel ditentukan melalui teknik non-probability sampling yang tidak memberikan peluang pada setiap populasi untuk digunakan sebagai sampel (Sugiyono, 2014:. Teknik ini menggunakan purposive sampling yaitu teknik sampling berdasarkan kriteria tertentu (Siregar, 2014:. Kriteriakriteria dalam pemilihan sampel adalah responden telah melakukan pembelian produk farmasi. Selanjutnya, data dikumpulkan melalui pembagian kuisioner kepada responden terpilih kemudian diukur menggunakan skala likert. Masyarakat muslim Kota Parepare menjadi populasi dalam penelitian ini karena memiliki penduduk mayoritas muslim dengan 448 jiwa dan sampel diambil menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh jumlah 100 sampel. Statistik demografi responden dirangkum dalam tabel berikut. Tabel 1: Karakteristik Demografis Karakteristik Jenis Kelamin Karakteristik Demografis Laki-laki Perempuan Total Usia < 20 Tahun 20 Ae 35 Tahun 36 Ae 50 Tahun > 50 Tahun Total Pendidikan SMA/ Sederajat Diploma S1/S2/S3 Total Pekerjaan Pelajar/ Mahasiswa ASN Karyawan Swasta/ BUMN Wiraswasta Ibu Rumah Tangga Lainnya Total Sumber: Data Diolah Data primer yang terkumpul dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan program SmartPls 4. SEM merupakan suatu metode analisis statistik multivariat generasi kedua dari regresi dan path analysis (Muhson, 2022:. Metode SEM N (%) memungkinkan peneliti untuk secara beriringan membangun model dan . %) memproyeksikan hubungan beberapa . %) variabel endogen-eksogen (Hamdollah & Baghaei, 2. Adapun Partial %) 27Least Square (PLS) merupakan . %) pendekatan analisis SEM yang bersifat Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 5 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 soft modeling karena menghilangkan asumsi-asumsi regresi seperti data harus terdistribusi secara normal dan tidak (Duryadi, 2021:. Analisis statistik didahului dengan evaluasi model pengukuran yang menunjukan bagaimana indikatorindikator latennya untuk diukur. Evaluasi ini diawali dengan uji validitas konvergen dan diskriminan serta uji reliabilitas. Kemudian dilakukan analisis pada model struktural yang menunjukan seberapa kuatnya estimasi antarvariabel laten dan konstruk (Ghozali & Latan, 2015:. , dengan kriteria penilaian diantaranya mengukur nilai path coefficients, t-statistics, dan R-square HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Hasil Penelitian Analisis statistik diawali dengan melakukan evaluasi model pengukuran melalui uji validitas konvergen, reliabilitas, dan validitas diskriminan. Tabel berikut merangkum hasil pengujian validitas konvergen dan reliabilitas menggunakan software SmartPls 4. Tabel 2: Uji Validitas Konvergen dan Reliabilitas Varia Sosial (X. Indik X1. X1. X1. X2. Oute 0,801 0,817 0,754 0,752 Pribadi (X. Psikol (X. Keput Pembe (Y) X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. 0,793 0,732 0,774 0,843 0,828 0,847 0,825 0,739 0,720 0,869 0,753 0,771 0,832 Sumber: Data Diolah Berdasarkan konvergen yang dilakukan, ditemukan bahwa 7 dari 24 indikator . aitu X1. X1. X1. X2. X2. X3. X3. memiliki factor loading di bawah 0,7. Oleh karena itu, beberapa indikator yang tidak valid ini dihapus dari model. Setelah dihapus dan dilakukan uji validitas tahap dua, maka diperolah hasil bahwa seluruh loading factor indikator memiliki nilai lebih dari 0,7 sehingga semua indikator valid untuk mengukur variabel laten serta nilai AVE di atas 0,5 yang artinya variabel laten dapat menjelaskan lebih dari separuh varians indikatornya. Untuk reliabilitas, semua indikator memiliki nilai composite reliability (CR) dan cronbachAos alpha (CA) lebih besar dari 0,7. Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa semua indikator valid untuk menjelaskan variabel dan dapat diandalkan untuk mengukur variabel Evaluasi model pengukuran lainnya adalah validitas diskriminan dengan mengukur FLC dan diperoleh hasil, di mana terdapat tiga variabel . aitu X2. X3 dan Y) yang memiliki 6 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 validitas diskriminan tidak baik, sehingga perlu menghapus beberapa indikatornya dengan nilai loading factor Tabel 3: Uji Validitas Diskriminan X3 A 0,470 Sumber: Data Diolah 3,735 Berdasarkan tabel di atas, diperoleh hasil bahwa: Nilai koefisien jalur variabel sosial (X. sebesar 0,296 mengindikasikan Sosial 0,791* (X. bahwa setiap kenaikan 1 satuan Pribadi 0,641* 0,763* (X. meningkatkan keputusan pembelian Psikologi 0,711* 0,753* 0,836* s (X. sebesar 0,296. variabel pribadi (X. Keputusa sebesar 0,190 menunjukkan bahwa 0,835 0,751* 0,733* 0,823* Pembelia setiap kenaikan 1 variabel pribadi, n (Y) * : Korelasi signifikansi 0,05 0,190. Sumber: Data Diolah psikologis (X. sebesar 0,470 Setelah beberapa indikator dihapus menunjukkan bahwa setiap kenaikan yaitu Y1 dan Y2, hasil uji validitas diskriminan menunjukkan bahwa nilai meningkatkan keputusan pembelian korelasi setiap konstruk dengan sebesar 0,470. konstruk itu sendiri lebih besar daripada . Variabel nilai korelasi konstruk tersebut dengan konstruk lainnya, sehingga dapat keputusan pembelian dengan nilai tdisimpulkan seluruh konstruk memiliki statistics 2,521 dan signifikansi . validitas diskriminan yang baik. sebesar 0,012. pribadi berpengaruh signifikan Setelah validitas dan reliabilitas model pengukuran dikonfirmasi, maka pembelian dengan nilai t-statistics dilakukan analisis model struktural 1,989 dan signifikansi . -value. untuk menjelaskan hubungan dan sebesar 0,047. variabel psikologis pengaruh antarvariabel laten. Hasil berpengaruh signifikan terhadap dirangkum pada tabel 5 berikut ini. dengan nilai t-statistics 3,735 dan Tabel 4: Hasil Analisis Inner Model signifikansi . -value. sebesar 0,000. Path TR. Pengaruh variabel sosial, pribadi. Coefficients Statistics Square dan psikologis terhadap keputusan Adjusted membeli konsumen berkontribusi X1 A 0,296 2,521 sebesar 0,740 atau 74,0%. Artinya, 0,740 X2 A 0,190 1,989 perubahan keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh faktor sosial. Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 7 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 pribadi, dan psikologis sebesar 74% sementara 26% . % - 74%) dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam model Pembahasan Hasil Penelitian Gambar di bawah ini merupakan rangkuman hasil SEM-PLS, yang menjawab permasalahan dan tujuan penelitian untuk mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk farmasi halal menggunakan tiga faktor . ariabel eksoge. , yaitu apakah faktor sosial, pribadi, dan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk farmasi halal. farmasi halal. Artinya, terdapat korelasi yang searah antara variabel sosial terhadap variabel keputusan pembelian dan berpengaruh secara signifikan dalam membentuk perilaku keputusan membeli konsumen. Lingkungan sosial dapat menjadi faktor pendukung keberadaan individu di lingkungan sosial . eperti keluarga, teman, tetangga, dokter, apoteke. akan memperjelas identitas diri sekaligus mempengaruhi Lingkungan sosial ini berkontribusi secara signifikan dalam menentukan produk farmasi yang akan dibeli konsumen, khususnya pada aspek kehalalan produk. Hasil penelitian ini pada dasarnya sesuai dengan hasil penelitian dari Diah & Rahardjo . serta penelitian oleh Adhim . yang menyimpulkan bahwa faktor sosial Pengaruh Pribadi terhadap Keputusan Pembelian Produk Farmasi Halal Gambar 1: Model Penelitian Adapun penelitian ini dijelaskan sebagai berikut: Pengaruh Sosial terhadap Keputusan Pembelian Produk Farmasi Halal Faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk Faktor pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli produk farmasi halal. Artinya, terdapat korelasi yang searah antara variabel pribadi terhadap variabel keputusan pembelian dan berpengaruh secara signifikan dalam membentuk perilaku keputusan membeli konsumen. Faktor kepribadian pada dasarnya mencerminkan karakteristik individu dalam merespon kondisi lingkungannya. Karakteristik ini muncul berdasarkan pada usia, situasi ekonomi, dan gaya 8 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 hidup seseorang. Pertimbangan usia sangat mempengaruhi pola pikir konsumen untuk lebih selektif ketika membeli produk farmasi, termasuk memperhatikan kehalalannya yang diyakini mengandung bahan-bahan aman untuk dikonsumsi. Senada dengan pertimbangan usia, gaya hidup seorang muslim yang selalu memperhatikan asupan tubuhnya cenderung memilih Dengan memahami karakteristik pribadi ini, maka akan mempermudah konsumen dalam menentukan keputusan yang akan diambil ketika memilih produk Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya dari Astria et al. , . dan penelitian oleh Hayati . yang mengidentifikasi pengaruh positif dan signifikan faktor pribadi terhadap keputusan membeli konsumen. Pengaruh Psikologis Keputusan Pembelian Farmasi Halal Produk Faktor pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli produk farmasi Artinya, terdapat korelasi searah antara faktor psikologis dengan keputusan pembelian dan berpengaruh secara signifikan dalam membentuk perilaku keputusan membeli konsumen. Faktor psikologis ini dapat berasal dari motivasi, persepsi, dan pembelajaran. Konsumen memiliki motivasi yang beragam dalam membuat keputusan pembelian, boleh jadi disebabkan oleh kebutuhan fisik, emosional, maupun kebutuhan sosialnya. Selain itu, cara konsumen memahami dan merespon produk sangat menentukan perilaku pembeliannya, di mana persepsi ini berasal dari pengalaman sebelumnya. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian dari Habibah et al. dan penelitian lainnya oleh Josianta . yang menunjukkan bahwa faktor psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Tinjauan Maqashid SyariAoah Imam Al-Ghazali berpendapat tentang maqashid syariAoah bahwa pemeliharaan terhadap maksud dan tujuan syariAoah adalah suatu ikhtiar dan jalan untuk bertahan hidup, melindungi dari sebab-sebab keburukan dan mendorong terjadinya kemaslahatan (Fauzia & Riyadi, 2014:. Maqashid syariAoah merupakan syariAoat Allah yang ditetapkan kepada manusia untuk dipatuhi agar tercapai kebaikan dan kemaslahatan hidup dunia dan akhirat. Berdasarkan tingkat urgensinya dalam kehidupan manusia, maqashid syariAoah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dharuriyah, hajiyah, dan Adapun tujuan dharuriyah menjadi tujuan mendasar untuk menciptakan kemaslahatan dunia dan akhirat, dengan memelihara lima elemen dasar kehidupan, antara lain agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta (Nasution et al. , 2017:. Apabila tujuan dharuriyah diabaikan, maka sulit mencapai kemaslahatan, di sisi lain Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 9 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 akan menimbulkan keburukan di dunia dan akhirat. Kemudian jika dikaitkan dengan hasil penelitian di atas, maka perilaku pembelian konsumen terhadap produk farmasi halal ditinjau dari perspektif maqashid syariAoah, dapat dijelaskan sebagai berikut. rekomendasi positif dari lingkungan sosial untuk memilih produk farmasi yang halal adalah salah satu upaya konsumen untuk memenuhi kebutuhan dharuriyyah nya, terutama pada aspekaspek berikut: Pemeliharaan agama, di mana bersama-sama Pertama, pengaruh sosial terhadap menunjukkan sikap taat terhadap keputusan membeli konsumen jika syariAoat Islam, saling menasehati ditinjau dari maqashid syariAoah dalam kebaikan, dan menjaga memiliki substansi bahwa setiap eksistensi agama di masyarakat. individu selalu dikelilingi oleh kelompok dan lingkungan, yang dalam . Pemeliharaan jiwa dan akal, di mana konsumen dan lingkungan proses sosial dapat membentuk bersama-sama perilakunya (Nugraha, 2021:. Oleh menunjukkan kepatuhan terhadap karena itu, pentingnya memilih kehalalan produk yang dikonsumsi agar memperoleh kemaslahatan memberikan pengaruh yang positif. bagi tubuh dan kehidupannya. Sebagaimana firman Allah dalam QS. seperti edukasi atau rekomendasi Ali Imran ayat 104 (Kementerian yang dilakukan sehingga pembelian Agama RI, 2. produk bisa lebih disadari secara AaOOa aI aOIa E aO ace uacEO Oa eaOIa acI acII aE eI aOE a aEIA AOAA ca A acI aOOa eI aN eOIa ac eE aI e aA a A aO a OEaac aE o eE aII aE acA. Pemeliharaan keturunan, di mana A eE aI eA acE aOIa aN aIA bersama-sama Terjemahnya: menunjukkan kepedulian pada generasi di masa depan dengan AuDan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada aktif berbagi informasi hingga kebajikan, menyuruh kepada yang menyebarluaskan prinsip-prinsip ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Islam merekalah orang-orang yang beruntungAy kebermanfaatan dari mengonsumsi Ayat di atas menjelaskan bahwa produk halal. lingkungan sosial yang baik akan selalu . Pemeliharaan harta. Faktor sosial memberikan pengaruh pada hal-hal seperti lingkungan dan daya yang positif, mengajak pada kebaikan yang dicintai Allah, menumbuhkan jiwa aksesibilitas dan pilihan produk Islami, dan setiap perbuatan yang dinilai farmasi halal yang sesuai dengan baik oleh akal sehat. Menerima saran/ kebutuhan ekonomi individu. 10 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 Konsumen dan lingkungan sosial yang tetap mengedepankan prinsipprinsip halal dalam pembelian syariAoah yaitu memelihara harta. Berdasarkan hasil penelitian bahwa faktor sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal hubungan yang erat antar konsumen dan faktor sosialnya dalam memutuskan membeli produk farmasi halal. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perilaku pembelian tersebut yang timbul akibat pengaruh faktor sosialnya telah memenuhi maqashid syariAoah dalam kegiatan konsumsi. Kedua, pengaruh faktor pribadi terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal jika ditinjau dari maqashid syariAoah memiliki substansi bahwa karakter pribadi seseorang dalam memilih produk farmasi halal dapat mencakup beberapa hal seperti keyakinan agamanya, gaya hidup, dan kebutuhan kesehatan (Yuniarti, 2. Hal ini pula yang ditegaskan dalam Islam, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-MaAoidah ayat 88 (Kementerian Agama RI, 2. aA acOU aEa UE accEEa aa Ca aE aI acI acI aO aEEA aA accEEa aOacCA a o AOA AOA AacOA ae AaIe acIIaOIa ac acN aIaI EacA Terjemahnya: AuDan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-NyaAy Beberapa faktor karakter pribadi memenuhi kebutuhan dharuriyyah, yang dapat dilihat dari perspektif maqashid syariAoah sebagai berikut. Pemeliharaan agama, di mana religiusitas yang kuat cenderung memilih produk farmasi yang halal sebagai bentuk kepatuhan terhadap prinsip-prinsip halal dan hal tersebut termasuk bagian dari memelihara agamanya. Pemeliharaan jiwa, yaitu apabila dilihat dari aspek kesehatan, produk farmasi halal diyakini sebagai produk yang aman dikonsumsi sehingga cenderung lebih disukai dan dipilih. Hal ini tentunya memelihara jiwa manusia. Pemeliharaan akal, di mana meyakini manfaat akan kandungan bahan dalam produk farmasi halal terhadap kesehatan fisik dan . Pemeliharaan keturunan, yaitu pertimbangan akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kemaslahatan keturunan sehingga memilih produk farmasi yang halal untuk dikonsumsi. Pemeliharaan harta adalah aspek yang perlu untuk ditegaskan dalam Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 11 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 Meningkatnya halal lifestyle serta pengeluaran yang berorientasi pada nilai-nilai agama adalah bentuk ketaatan terhadap perintah Allah dan termasuk memelihara harta yang dimiliki. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian di mana faktor pribadi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen tersebut yang timbul dari karakter pribadinya telah memenuhi maqashid syariAoah dalam kegiatan konsumsi. Ketiga, jika ditinjau dari perspektif maqashid syariAoah maka pengaruh substansi bahwa konsep psikologis seorang muslim yang ditentukan dari cara pandang dan pemahaman tentang syariAoat Islam dapat meningkatkan memperhatikan prinsip-prinsip halal Sebagaimana firman Allah subhanahu wa taAoalaa dalam QS. Hud ayat 111-112 berikut: (Kementerian Agama RI, 2. Aac aI uacIacNua o a e aIEa aN eI a aacE EaO aaOAacOaIac aN eI Eac acI aE UE aOuac acIA aA a acO Oa e aIEaOIA111A aE aI ea Aa e a acC eIA a AaO aII a acI eA a a AAO a e aIEaOIa ac aI uacIacNua o ea eaO aO aE aIa aE A ca a Terjemahnya: AuDan sesungguhnya kepada masingmasing . ereka yang berselisih it. pasti Tuhanmu akan menyempurnakan dengan cukup, . pekerjaan Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan . orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakanAy Sebagai muslim, memahami esensi syariAoat Islam dalam menentukan pembelian produk farmasi termasuk upaya dalam memenuhi kebutuhan dharuriyyahnya dengan memperhatikan beberapa aspek berikut. Pemeliharaan agama. Faktor-faktor terhadap agama dapat memotivasi individu untuk memilih produk farmasi halal sebagai bagian dari pemeliharaan agama mereka. Pemeliharaan jiwa, di mana memotivasi keputusannya untuk membeli produk farmasi halal yang diyakini mendukung pemeliharaan . Pemeliharaan Persepsi tentang kualitas produk seperti kepercayaan terhadap keamanan dan manfaat produk farmasi halal serta tidak menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan seperti berlebihan akan menyebabkan kerusakan saraf atau fungsi otak. Persepsi ini dapat meningkatkan keputusan pembelian pada produk 12 iCAnalisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Produk Farmasi Halal A. J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 farmasi halal dan termasuk bagian memelihara akal. Pemeliharaan Pemahaman konsep-konsep menjelaskan bagaimana individu membuat keputusan pembelian yang sesuai kaidah maqashid syariAoah. Kesadaran dampak psikologis ini tentunya dapat mengembangkan edukasi secara jangka panjang tentang urgensi dari produk farmasi halal sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat muslim di masa depan. Pemeliharaan harta. Aspek ini erat kaitannya dengan persepsi nilai uang dan pemahaman tentang manfaat jangka panjang dari pembelian produk farmasi halal. Persepsi nilai uang ini harus melihat dari persepktif Islam dan bagaimana kaidah memelihara harta, yaitu perintah untuk berusaha memperoleh harta yang halal dan memanfaatkannya untuk aktivitas yang halal pula. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian di mana faktor psikologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk farmasi halal menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen tersebut maqashid syariAoah dalam kegiatan KESIMPULAN Faktor sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam membeli produk farmasi halal. Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficients faktor sosial terhadap keputusan pembelian sebesar 0,296 menunjukkan angka positif pada rentang nilai 1 sampai -1, serta nilai t-statistics sebesar 2,521 dengan signifikansi 0,012. Faktor pribadi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli produk farmasi Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficients faktor pribadi 0,190 menunjukkan angka positif pada rentang nilai 1 sampai -1, serta nilai t-statistics sebesar 1,989 dengan signifikansi 0,047. Faktor psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan membeli produk farmasi Hal ini dibuktikan dengan nilai path coefficients faktor psikologis sebesar 0,470 menunjukkan angka positif pada rentang nilai 1 sampai 1, serta nilai t-statistics sebesar 3,735 dengan signifikansi 0,000. Seluruh variabel eksogen dalam penelitian ini telah memenuhi unsurunsur maqashid syariAoah, artinya faktor sosial, pribadi, dan psikologis Sri Fatimah R. Syahriyah Semaun. Andi Bahri S. Darmawati. Muzdalifah MuhammaduniC 13 J-HES Jurnal Hukum Ekonomi Syariah p-ISSN: 2549-4872iCe-ISSN: 2654-4970 syariAoah diakui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu sosial, pribadi, dan psikologis saat KETERBATASAN DAN ini masih terbatas kemampuannya REKOMENDASI konsumen dalam membeli produk Melihat perkembangan industri farmasi halal. Oleh karena itu, farmasi halal di Indonesia, maka penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku memasukkan lebih banyak variabel konsumen dalam pembelian produk bebas . udaya, teknologi, electronic farmasi halal. Oleh karena itu, word of mouth, kemasan produk dan citra mere. atau menambahkan lebih menganalisis isu-isu penting tersebut banyak indikator pada masing-masing menggunakan teori perilaku konsumen variabel . eperti memasukkan pengaruh yang dicetuskan oleh Philip Kotler dan influencer dalam faktor sosia. Dalam Kevin Lane Keller dengan variabel hal sampel, disarankan agar penelitian faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor Hasil penelitian ini penelitian untuk memperoleh lebih menemukan bahwa ketiga faktor banyak ragam kondisi pasar, geografi, tersebut berpengaruh positif dan dan demografi. Selanjutnya, perlu diteliti lebih lanjut terkait implementasi pembelian produk farmasi halal. maqashid syariAoah dalam perilaku Terlepas dari hasil di atas, konsumen, penelitian ini memiliki beberapa penjabaran indikator-indikator yang Dari segi model penelitian, tepat dalam menggambarkan lima maslahah dasar maqashid syariAoah. DAFTAR PUSTAKA