Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ASET TETAP KENDARAAN PADA CV BUMI WARAS DI BANDAR LAMPUNG Ifo Wahyu Pratama1. Imas Nurlela2 Jurusan Manajemen Informatika. AMIK Master Lampung Jl. Kartini No 33. Blok 6-10. Bandar Lampung. Enggal. Lampung 35127 Jurusan Komputerisasi Akuntansi. AMIK Dian Cipta Cendikia Bandar Lampung Jl. Cut Nyak Dien No. 65 Durian Payung (Palap. Bandar Lampung E-mail: ifowp1016@gmail. , evitasari929@gmail. ABSTRAKS Tujuan penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui sistem informasi akuntansi aset tetap kendaraan yang diterapkan pada CV. Bumi Waras Bandar Lampung, apa kendalanya dan masalah yang terjadi. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming dan CV. Bumi Waras Bandar Lampung sebagai objek dalam penelitian ini. Data primer diperoleh dari dokumen yang terdapat pada CV. Bumi Waras Bandar Lampung. Selain itu, dilakukannya wawancara kepada yang bersangkutan dan observasi secara langsung. Penilaian dilakukan melalui pendekatan kualitatif, yaitu dengan menganalisis sistem informasi akuntansi aset tetap kendaraan dengan menggunakan flowchart. Hal ini membuktikan bahwa CV. Bumi Waras Bandar Lampung belum memiliki sistem informasi akuntansi aset tetap, karena masih ada yang harus dibenahi. Hasil evaluasi sistem dan prosedur akuntansi aset tetap kendaraan yang dijalankan perusahaan belum memadai, karena adanya pemisahan fungsi, adanya otorisasi persetujuan, adanya penambahan fungsi, dan adanya kebijakan bagi perusahaan. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi. Aset Tetap. Use Case Diagram. PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Dalam era informasi yang terus berkembang persaingan yang ketat harus dihadapi, perusahaan semakin dituntut untuk melakukan proses operasional secara efektif dan efisien untuk membantu para manajer dalam pengambilan eksistensinya di dunia bisnis. Dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan proses operasional perusahaan seperti pembelian, penjualan, produksi, pemasaran, pencatatan akuntasi dan aktivitas operasional lainnya diperlukan informasi yang akurat, relevan dan tepat waktu agar keputusan yang dibuat dapat sesuai dengan sistem informasi yang diterapkan pada perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan sistem informasi yang baik diperlukan. Aset tetap merupakan aset berwujud invetasi dan sarana penunjang bagi perusahaan dalam jangka panjang yang relatif permanen yang masa pakai lebih dari satu tahun yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk dipakai melainkan bukan untuk dijual kembali. Aktiva tetap digunakan dalam kegiatan pengelolaan perusahaan secara normal. Aktiva tetap akan megalami penurunan nilai akibat pemakaian dan harus dibebankan secara tepat dengan cara melakukan penyusutan dengan metode yang tepat. Penyusutan adalah proses alokasi sebagian harta perolehan aktiva menjadi biaya, penyusutan berlaku sebagai pengurang dalam menentukan atau menghitung laba suatu perusahaan yang bersangkutan. Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela CV. Bumi Waras adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi, perusahaan ini memiliki aset tetap salah satunya yaitu aset kendaraan dimana aset kendaraan ini mengalami penyusutan yang disebabkan pemakaian yang dipakai lebih dari satu Kelemahan yang ada disini terletak pada proses perhitungan penyusutan aset tetap kendaraan masih menggunakan Microsoft Office Excel, belum adanya sistem informasi tentang pengolahan penyusutan aset tetap. Dalam penyusunan laporan penyusutan masih sering terjadi kesalahan dalam perhitungan sehingga menyebabkan keterlambatan, hal ini akan mempengaruhi laporan yang akan dihasilkan dan dapat menimbulkan kerugian karena masa pakai dari aset tetap tersebut yang mengalami penyusutan setiap tahunnya. Untuk diperlukan sistem informasi akuntansi asset tetap permasalahan yang terjadi pada sistem yang telah Berdasarkan dari latar belakang diatas maka penulis tertarik untuk membuat penelitian di CV. Bumi Waras dengan mengambil judul penelitian AuSistem Informasi Akuntansi Aset Tetap Kendaraan pada CV. Bumi Waras di Bandar LampungAy. Agar penelitian ini lebih terarah dan tidak terlalu luas serta sesuai dengan tujuan yang dicapai, maka penulis membatasi ruang lingkup penelitian pada hal-hal yang mengenai pengolahan data asset tetap JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Adapun tujuan dan manfaat dari penelitian ini Membuat Sistem Informasi Aset Tetap Kendaraan yang dapat menghasilkan laporan penyusutan kendaraan yang akurat dan tepat Mendukung pengambilan keputusan,informasi diperlukan tentang asset tetap kendaraan. Untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam melaksanakan Sistem Informasi Akuntansi Aset Tetap Kendaraan 2 Referensi Sistem. Menurut Marshall B. Romney. Paul John Steinbart . dalam bukunya yang berjudul Accounting Information System yang diterjemahkan oleh Kikin Sakinah. Novita Puspasari, mengatakan bahwa pengertian sistem adalah sebagai berikut: AuSistem merupakan serangkaian dua atau lebih komponen yang saling terkait dan berinteraksi untuk mencapai tujuanAy. Menurut Mulyadi . dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi mendefinisikan sebagai berikut: AuSistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya antara satu dan yang lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Ay Dari disimpulkan bahwa sistem merupakan serangkaian komponen yang terkait dan berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu. Informasi Menurut Marshall B. Romney. Paul John Steinbart . dalam bukunya yang berjudul Accounting Information System yang diterjemahkan oleh Kikin Sakinah. Novita Puspasari, mengatakan bahwa pengertian sistem adalah sebagai berikut: AuInformasi adalah data yang telah dikelola dan diproses untuk memberikan arti dan memperbaiki proses pengambilan keputusan. Ay Menurut Krismiaji . dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mendefinisikan informasi sebagai berikut: AuInformasi adalah data yang telah diorganisasi dan telah memiliki kegunaan dan manfaat. Ay Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan data yang telah diolah dan diorganisasi menjadi lebih berguna sehingga dapat digunakan untum proses pengambilan keputusan. Akuntansi Menurut Syaiful Bahri. SA. alam buku Pengantar Akuntansi, 2016:. Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran dan pelaporan atas transaksi dengan Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela cara sedemikian rupa, sistematis dari segi isi dan berdasarkan standar yang diakui umum. Menurut Thomas Sumarsan . alam buku Akuntansi Dasar dan Aplikasi dalam Bisnis Versi IFRS, 2017:. mengemukakan bahwa: Akuntansi mengidentifikasikan, mengklasifikasikan, mencatat transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan, sehingga dapat menghasilkan informasi yaitu laporan keuangan yang dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Berdasarkan pengertian akuntansi yang telah dikemukakan dia atas maka dapat disimpulkan bahwa akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, pencatatan kejadian-kejadian ekonomi suatu organisasi untuk membuat pertimabangan dan mengambil keputusan yang tepat bagi pemakai. Sistem Informasi Akuntansi Menurut Marshall B. Romney. Paul John Steinbart . dalam bukunya yang berjudul Accounting Information System yang diterjemahkan oleh Kikin Sakinah. Novita Puspasari, mengatakan bahwa pengertian Sistem Informasi Akuntansi adalah sebagai berikut: AuSistem informasi akuntansi adalah suatu sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi bagi pengambil keputusanAy. Menurut Krismiaji . dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi sebagai AuSistem informasi akuntansi adalah sebuah sistem yang memproses dan transaksi mengoperasikan bisnisAy. Dari pengertian sistem informasi akuntansi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengumpulkan, mencatat dan mengolah data transaksi untuk menjadi informasi yang lebih berguna bagi pihak -pihak yang membutuhkannya perusahaan serta mempermudah penilaian hasil operasi perusahaan dalam periode tertentu. Aset Tetap. Menurut Juan . alam buku Buku Panduan Praktis Standar Akuntansi Keuangan Edisi 2. AuAset tetap adalah aset yang digunakan dalam operasi normal perusahaan saja yang dapat diklasifikasikan sebagai aset tetap misalnya kendaraan, peralatan, perlengkapan bukan untuk di jual kembali, memiliki masa . manfaat lebih dari satu periode. Aset tersebut memiliki substansi Aset tetap memiliki ciri substansi fisik kasat mata sehingga dibedakan dari aset tak berwujud dan tak berwujud. Ay` JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Berdasarkan pendapat para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa Aset tetap merupakan aset berwujud invetasi dan sarana penunjang bagi perusahaan dalam jangka panjang yang relative permanen yang masa pakai lebih dari satu tahun seperti tanah, bangunan, mesin dan peralatan yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk dipakai melainkan bukan untuk dijual kembali. Aktiva tetap mempunyai sifat relatif permanen dan digunakan dalam kegiatan pengelolaan perusahaan secara normal. Activity Diagram Menurut Satzinger. Jackson, & Burd . , activity diagram adalah diagram alur kerja yang menjabarkan aktivitas pengguna dan urutannya secara sekuensial. Tabel 3. Simbol Activity Diagram Kendaraan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . Kendaraan adalah sesuatu yg digunakan untuk dinaiki . pt kuda, kendaraan bermoto. Use Case Diagram Menurut Satzinger. Jackson, & Burd . Use case diagram adalah diagram menampilkan berbagai peran pengguna dan bagaimana peran ini berfungsi dalam sebuah Tabel 1. Simbol Use Case Diagram Java Menurut definisi Sun Microsystem, di dalam buku M. Shalahuddin dan Rosa A. 0: . Java adalah nama sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer yang berdiri sendiri . ataupun pada lingkungan jaringan. Class Diagram Menurut Satzinger. Jackson, & Burd . , class diagram adalah diagram yang menunjukkan kelas-kelas objek yang ada pada sistem. Dalam class diagram, kotak melambangkan kelas, dan garis yang menghubungkan kotak tersebut menunjukkan asosiasi antar kelas Xampp Menurut Nugroho . XAMPP adalah paket program web lengkap yang dapat dipakai untuk belajar pemograman web, khususnya PHP dan MySQL. XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, beberapa program. Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri . , yang terdiri atas program Apache HTTP Server. MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan Bahasa pemrograman PHP dan Perl MySQL Menurut Dhanta . MySQL adalah system manajemen database gratisan yang menggunakan SQl (Sructured Query Languag. sebagai bahasa yang umum digunakan untuk menambah, mengakses dan memproses data dalam sebuah database Tabel 2. Simbol Class Diagram Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela Netbeans Menurut Nishom . Netbeans merupakan Integrated Development Environment (IDE) yang berbasiskan Java dari Sun Microsystems yang berjalan di atas swing. Swing merupakan sebuah teknologi Java untuk pengembangan aplikasi desktop yang dapat berjalan pada berbagai macam platform seperti windows, linux. Mac OS X dan Solaris. Sebuah IDE merupakan lingkup pemrograman yang di integrasikan ke dalam suatu aplikasi perangkat lunak yang menyediakan Graphic User Interface JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x (GUI), suatu kode editor atau text, suatu compiler dan suatu debugger. Apache Menurut Bowen dan Coar . 0, p. Apache merupakan sebuah server yang cukup OrangAeorang pada saat meletakkan membutuhkan tampilan tertentu dan yang perlu diperbaiki. Jadi Apache dilahirkan oleh user untuk user . Model open source -nya ideal karena dapat mengirimkan data dengan cepat sehingga dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan. Apache dapat dijalankan pada kebanyakan website daripada Server lainnya karena Apache merupakan software yang baik. Adapun keuntungan dari Apache adalah tidak dikenai biaya dalam menggunakan software ini. METODE PENELITIAN 1 Metode Pengumpulan Data Adapun metodologi yang dilakukan, penelitian menggunakan metodologi pengumpulan data. Berikut beberapa metode yang tercantum dibawah ini, yaitu: Wawancara (Intervie. Peneliti melakukan wawancara melalui tatap muka dan tanya jawab langsung dengan pihak yang bersangkutan atau yang berwewenang dalam perusahaan tersebut untuk memperoleh data mengenai aset tetap pada CV. Bumi Waras Bandar Lampung. Pengamatan Langsung (Observas. Pengamatan secara langsung dan pencatatan sistematis terhadap sistem yang diteliti terhadap objek peneliti yaitu pada CV. Bumi Waras Bandar Lampung untuk memperoleh data yang sebenarnya. Metode Kepustakaan Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data informasi melalui bukuAebuku atau internet sehingga informasi atau data yang diperoleh lebih akurat dan 2 Metode Pengembangan Sistem Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Extreme Programming. Menurut Pressman . Extreme Programming (XP) adalah metodologi pengembangan perangkat lunak yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak dan tanggap terhadap perubahan kebutuhan pelanggan . Jenis pengembangan perangkat lunak semacam ini dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas dan memperkenalkan pelanggan baru dapat diadopsi. TahapanAetahapan Pengembangan Sistem dengan Model Extreme Programming (XP) : Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela Gambar 1. Tahapan Metode Pengembangan Sistem dengan Extreme Programming. TahapanAetahapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut : Planning Planning atau perencanaan adalah pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standard yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Peneliti melakukan identifikasi kebutuhan dengan analisis Design Tahap design memutuskan bagaimana sistem akan beroperasi, dalam hal perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan infrastruktur antar muka pengguna, laporan dan program khusus, database dan file yang akan dibutuhkan. Peneliti membuat rancangan usecase, class diagram, activity diagram, input, proses, output, dan pengkodean. Coding Coding adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki . , dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemograman. Tujuan dari pemograman adalah untuk membuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau AopekerjaanAo sesuai dengan keinginan si Testing Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharap. Program yang sudah selesai akan dilakukan pengujian. 1 Analisa Kebutuhan Sistem Analisa kebutuhan ini dilakukan dengan data-data wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi yang dilakukan pada CV Bumi Waras Lampung. Berdasarkan hasil pengumpulan data maka dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dimana dengan penggunaan sistem yang lama informasi data Aset Tetap Kendaraan yang diperoleh kurang akurat, dalam pengolahan data Aset Tetap Kendaraan masih Microsoft Excel membutuhkan waktu yang lama sehingga didalam JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x pembuatan laporannya sering terjadi kesalahan dan tidak tepat waktu. Dengan masalah yang dihadapi dari hasil penelitian maka dibutuhkan sebuah sistem aplikasi Aset Tetap Kendaraan yang dapat membantu dalam kelangsungan operasional perusahaan dalam transaksi Aset Tetap Kendaraan pada CV Bumi Waras Lampung. Activity Diagram Rancangan Activity Login Start Melakukan login Masukkan username dan password 2 Kebutuhan Perangkat Keras Perangkat keras disini adalah alat yang digunakan untuk pengolahan data dan penyajian Perangkat keras yang digunakan yaitu : Monitor minimal 14 inch Processor minimal Pi, 600 MHz Memory minimal 64 MB Hardisk minimal 4 GB. 3 Perangkat Lunak yang Dibutuhkan Perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah: Aplikasi ini menggunakan menggunakan bahasa pemograman Java NetBeans IDE 8. sedangkan untuk database digunakan MySQL Sistem Operasi Microsoft Windows XAMPP. Username dan password Menu Utama Tidak End Gambar 5. Rancangan Activity Login. Rancangan Activity Menu Utama Start Menu Login Menu Utama Tidak End Master Transaksi Laporan Desain Permodelan Sistem Use Case Diagram Adapun Use Case yang telah penulis rancang adalah sebagai berikut: Logout Pilih Lagi? Tidak Gambar 6. Rancangan Activity Menu Utama. Rancangan Kendaraan Activity Input Data Start Input data kendaraan Membaca data Data ada? Tidak Input nama, merk, warna. UE, stn. NS Tampil kode, nama, merk, warna. UE, stn. NS Ubah? Simpan? Tidak Ubah nama, merk, warna. UE, stn. NS Menyimpan data Tidak Hapus? Menghapus data Gambar 3. Use Case Diagram Tidak Cetak? Cetak data Ada data lagi? Class Diagram Tidak Tidak Memilih menu utama tb_detail_beli Kodeaset : var . ** Kodebeli : var . ** Kodeaset : var . * Namaset : var . Merk : var . Satuan : var . Warna : var . Umurekonomis : int . Nilaisisa : int . Simpan () Edit () Hapus () Cetak () Tidak tb_susut tb_aset Kodesusut : var . * Kodeaset : var . ** Tanggalsusut : date Hargaperolehan : int . Nilaisisa : int . Hargakhir : int . Simpan () Edit () Hapus () Cetak() End tb_detail_hapus tb_hapus tb_beli Kodebeli : var . * Tanggalbeli : date Hargaperolehan : int . Qty : int . Total : double Tambah () Hapus () Simpan () Cetak () Kodehapus : var . ** Tanggalhapus : date Qty : int . Total : var . Gambar 7. Rancangan Activity Input Data Kendaraan Kodehapus : var . * Kodeaset : var . Namaset : var . Merk : var . Satuan : var . Warna : var . Umurekonomis : int . Nilaisisa : int . Hargaperolehan : int . Tambah () Simpan () Cetak () Gambar 4. Class Diagram Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Rancangan Activity Transaksi Pembelian Aset Rancangan Input Start CV. BUMI WARAS Login Aplikasi Tampil kode beli, kode aset, tgl, nama, warna. UE, stn. HP. NS, merk, qty, total Tambah? Input HP, qty Simpan? User Simpan data Batal? Hitung? Password Hapus Inputan Data Login HP * qty Kembali? Keluar Gambar 6 Menu Login. Transaksi baru? Form dalam keadaan kosong Master Transaksi Laporan Logout Cetak transaksi Cetak? End Gambar 8. Rancangan Activity Input Transaksi Pembelian Aset APLIKASI PENYUSUTAN Rancangan Activity Penyusutan Aset Start Gambar 11. Menu Utama. Tampil tgl, kd susut, kd aset, nama, merk. HP. UE. NS, harga akhir Tambah? Simpan? Simpan Data Edit? CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Mengedit Data Batal? Form Data Aset Kendaraan Hapus Inputan Data Hitung Susut? HP-NS/UE Nama Aset Warna Satuan Umur E konomis Nilai Sisa Kembali? Keluar Merk Simpan Transaksi baru? Kode Aset Edit Hapus Cetak Form dalam keadaan kosong Cetak transaksi Cetak? End Gambar 9. Rancangan Activity Penyusutan Aset Rancangan Activity Penghapusan Aset Gambar 12. Form Data Aset Kendaraan. Start CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Tampil kd hapus, tgl, kd aset, nama, merk, warna. UE, stn. HP. NS, qty, total Tambah? Simpan? Kembali? Form Transaksi Pembelian Aset Simpan data Keluar Kode Beli Kode Aset Nama Aset x Tambah Transaksi baru? Cetak? Tgl xx/xx/xx Total Warna x Stn Hapus Simpan Qty Mrk Cetak Form dalam keadaan kosong Cetak transaksi End Gambar 10. Rancangan Activity Penghapusan Aset Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela Gambar 13. Form Transaksi Pembelian Aset. JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x CV. BUMI WARAS CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Kertas Kerja Penghapusan Aset Form Transaksi Penyusutan Aset Tanggal xx/xx/xx Kode Susut Kode Aset Satuan Nama Aset Umur E konomis Merk Nilai Sisa Harga Perolehan Harga Akhir Simpan Edit Hapus Cetak Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN Hitung Susut . Gambar 18. Rancangan Kertas Kerja Penghapusan Aset Gambar 14. Form Transaksi Penyusutan Aset. Rancangan Output CV. BUMI WARAS CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Laporan Data Aset Kendaraan Form Transaksi Penghapusan Aset Kd Hapus Nama Aset x Tambah Tgl xx/xx/xx Warna x Kd Aset Simpan Total Stn Qty Mrk Cetak Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN . Gambar 19. Laporan Data Aset Kendaraan. CV. BUMI WARAS Gambar 15. Form Transaksi Penghapusan Aset. Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Laporan Aset Tetap Kendaraan Per bulan : x Rancangan Kertas Kerja CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Kertas Kerja Pembelian Aset Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN . Gambar 20. Laporan Data Aset Kendaraan per Bulan Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung . Gambar 16. Rancangan Kertas Kerja Pembelian Aset Laporan Aset Tetap Kendaraan Per tahun : x CV. BUMI WARAS Jl. Yos Sudarso No. 29 Way Lunik Bandar Lampung Kertas Kerja Penyusutan Aset Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN . Bandar Lampung, xx/xx/x Dibuat Oleh ADMIN Gambar 21. Laporan Data Aset Kendaraan per Tahun . Gambar 17. Rancangan Kertas Kerja Penyusutan Aset Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Rancangan Pengkodean Pengkodean pada Master Data Aset Kendaraan Pada kode Master Data Aset Kendaraan penulis menggunakan tipe kode group, untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai berikut : Keterangan :18 = Tahun Data Aset Kendaraan 09 = Bulan Data Aset Kendaraan 01= No Urut Tampilan Form Utama Pada form menu utama ini terdapat empat menu utama diantaranya adalah master, transaksi, laporan dan logout. Form Menu Utama dapat dilihat pada gambar berikut ini: Pengkodean pada Transaksi Pembelian Aset Pada kode Transaksi Pembelian Aset penulis menggunakan tipe kode mnemonik, untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai B0001 Keterangan : B = Transaksi Pembelian 0001= No Urut Pengkodean pada Transaksi Penyusutan Aset Pada kode Transaksi Penyusutan Aset penulis menggunakan tipe kode mnemonik, untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai S0001 Keterangan : S = Transaksi Penyusutan 0001= No Urut Pengkodean pada Transaksi Penghapusan Aset Pada kode Transaksi Penghapusan Aset penulis menggunakan tipe kode mnenonik, untuk lebih jelasnya mengenai pengkodean ini adalah sebagai H0001 Keterangan : H = Transaksi Penghapusan 0001= No Urut HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Hasil Form Login Tampilan form ini, berfungsi untuk keamanan data di mana administrator diminta untuk memasukan Nama User dan password yang telah ditentukan sebelumnya. Adapun tampilan form masuk pengguna dapat dilihat pada gambar 22 di lembar selanjutnya : Gambar 22. Tampilan Form Login Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela Gambar 23. Tampilan Form Utama Tampilan Form Input Data Aset Kendaraan Form input data aset kendaraan, penguna bisa mengentry data dengan cara memilih jenis kode aset lalu menginput nama aset, merk, warna. Umur ekonomis, satuan dan nilai sisa Form input data aset kendaraan dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 24. Tampilan Form Data Aset Kendaraan Tampilan Form Data Pembelian Form Data Pembelian berisikan input Transaksi Pembelian, penguna bisa mengentry data atau pilih kode aset lalu input harga perolehan. Qty Di form ini pengguna bisa melakukan mencetak transaksi Form Data Transaksi Pembelian dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 25. Tampilan Form Data Transaksi Pembelian JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Tampilan Form Data Penyusutan Aset Form Data Penyusutan Aset merupakan form yang berisikan tentang transaksi penyusutan aset, penguna bisa pilih kode aset maka akan menampilkan data semua kemudian pilih hitung susut akan muncul harga akhr yang sudah disusutkan dari harga perolehan dikurang dengan nilai sisa di bagi dengan umur ekonomis sehingga dapat Harga Dan dapat mencetak hasil tarnsaksi Form Data Penyusutan Aset dapat dilihat pada gambar berikut ini: Tampilan Laporan Aset Kendaraan. Laporan Aset Kendaraan dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 28. Tampilan Laporan Aset Kendaraan Tampilan Kertas Kerja Pembelian Aset Kertas Kerja Pembelian Aset dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 26. Tampilan Form Data Penyusutan Aset Tampilan Form Data Penghapusan Aset Form Data Penghapusan Aset merupakan form yang berisikan tentang transaksi penghapusan, penguna bisa dengan cara memilih kode aset maka akan menampilkan nama yang ada di kolom. Lalu pilih ( ) dan lalu simpan. Dapat mencetak data yang telah di hapus. Form Data Penghapusan Aset dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 29. Tampilan Kertas Kerja Pembelian Aset Tampilan Kertas Kerja Penyusutan Aset Kertas Kerja Penyusutan Aset dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 27. Tampilan Form Data Penghapusan Aset Gambar 30. Tampilan Kertas Kerja Penyusutan Aset Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela JUSINTA Vol 1 No. 1/2018 Jurnal Sistem Informasi Akuntansi (JUSINTA) AMIK Dian Cipta Cendikia ISSN: x-x Tampilan Kertas Kerja Penghapusan Aset Kertas Kerja Penghapusan Aset dapat dilihat pada gambar berikut ini: Gambar 31. Tampilan Kertas Kerja Penghapusan Aset Pembahasan Pembuatan Sistem Informasi Akuntansi Aset Tetap ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Java Netbeans IDE 8. 2 dengan menggunakan Extreme Programming (XP). Planning Pada tahap ini peneliti melakukan identifikasi kebutuhan dengan analisis sistem yang diperlukan untuk membuat Aplikasi Laporan Laba Rugi yang belum tersedia. Design Metode ini dengan menekankan desain aplikasi yang sederhana untuk membuat rancangan usecase, rancangan class diagram, activity diagram, input, proses, output menggunakan Microsoft Office Visio 2010 dan pengkodean. Coding Coding adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki . , dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemograman. Tujuan dari pemograman adalah untuk membuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau AopekerjaanAo sesuai dengan keinginan si Testing Testing adalah proses yang dibuat sedemikian rupa untuk mengidentifikasi hasil sebuah sistem informasi dengan hasil yang diharap. Program yang sudah selesai akan dilakukan pengujian. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan uraian yang telah dibahas pasa bab sebelumnya tentang Sistem Ifo Wahyu Pratama. Imas Nurlela Informasi Akuntansi pada CV Bumi Waras Lampung, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai Sistem yang dibuat akan memberikan tentang penyusutan aset tetap dengan metode garis lurus dan berguna untuk menentukan nilai penyusutan aset tetap. Penerapan manual sangat menunjang terhadap terpenuhinya kebutuhan informasi asset tetap yang relatif cepat, tepat dan up to date. Pengolahan data dengan komputerisasi akan mengurangi kesalahan karena pencatatan ganda dengan adanya validasi data. Adapun saran yang perlu disampaikan oleh penulis tentang pembahasan Sistem Informasi Akuntansi pada CV Bumi Waras Lampung adalah sebagai berikut: CV Bumi Waras tetap mencatat biaya-biaya yang dikeluarkan atas perolehan aset tetap perolehan,dengan demikian nilai aset tetap pada laporan keuangan dapat memberikan informasi yang Belum adanya pengaturan hak akses dari user untuk menjaga data tidak dirubah oleh user yang tidak mempunyai akses ke sistem. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi penelitian selanjutnya, variabel-variabel yang mungkin berpengaruh dan belum dimasukkan dalam penelitian ini,. PUSTAKA