Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. RANCANG BANGUN SISTEM VIRTUAL TOUR INTERAKTIF VIEW) SEBAGAI SOLUSI PEMASARAN WISATA TERDAMPAK PANDEMI (STUDI KASUS BENTENG ROTERDAM) AHYAR MUAWWAL1. BAIZUL ZAMAN2. ARIANTI3 Prodi Sistem Informasi, 2Prodi Informatika STMIK Kharisma Makassar Jl. Baji Ateka No 20. Kota Makassar. Sulawesi Selatan 90121 e-mail: 1ahyar@kharisma. id, 2baizulzaman@kharisma. arianti@kharisma. ABSTRAK Melatar belakangi penelitian ini terlihat dari Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 seperti tempat wisata Benteng Rotterdam yang merupakan salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan domestic atau internasional. Salah satu solusi membangkitkan sektor wisata adalah memanfaatkan teknologi Virtual tour sebagai media promosi pariwisata. Dengan membuat Virtual Tour 360 view ini, pengguna bisa melihat keadaan 360 derajat tempat wisata Di benteng Rotterdam dengan 10 spot tempat yang dibuat dengan teknik immersive photography dan menggunakan Metodologi pengembangan Multimedia Development Life Cycle ( MDLC) yang ialah tata cara rancang bangun fitur lunak multimedia yang menekankan pada 6 sesi pengembangan Dengan mereprensentasikan data dalam wujud foto panorama 360 Derajat mempermudah pengguna buat menunjukkan data seolah-olah pengunjung berada dalam Benteng Rotterdam Kata kunci: Virtual tour. Panorama. Benteng Rotterdam. MDLC PENDAHULUAN Benteng Rotterdam Termasuk Destinasi wisata yang terdampak pandemic sehingga pegiat pariwisata mulai dari mereka yang bekerja di bidang penginapan, perhotelan, transportasi, pertunjukan, serta tour guide turut merasakan dampak dari pandemic Covid 19. Sehingga perlunya inovasi dangan tujuan membantu sektor pariwsata tersebut menjadi suatu kebutuhan. Salah satu solusi yang mungkin dapat membantu membangkitkan sektor wisata adalah memanfaatkan teknologi misalnya dengan mengemas wisata dalam bentuk wisata Virtual tour. Virtual tour sangat sering dikaitkan dengan konsep e-Tourism dimana Konsep eTourism merupakan pemanfaatan teknologi data serta komunikasi buat tingkatkan energi guna dalam Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. bidang pariwisata, membagikan bermacam jasa layanan pariwisata kepada customers serta membuat penyelenggaraan pemasaran pariwisata lebih gampang diakses dalam wujud Telematika (Rina, 2. Salah satu cara untuk membangun eTourism adalah membuat web yang didesain dengan menggunakan virtual tour 360A. Dalam bidang fotografi. Au Photo 360Ay ialah metode buat menunjukkan gambar borderless( tanpa batasa. serta seamless( tidak terpoton. yang umumnya digunakan buat pembuatan virtual tour (Maria, 2. Virtual tour ialah suatu simulasi dari suatu posisi yang terdiri dari rentetan. Rentetan foto tersebut hendak digabungkan. buat menciptakan gambar panorama 360 derajat. Virtual tour sendiri umumnya digunakan buat berikan pengalamanAo sempat terletakAo di sesuatu tempat cuma dengan memandang layar Penyajian virtual tour bisa dicoba dengan metode menggunakan foto maupun video, tidak hanya itu bisa memakai model 3 ukuran dimana Industri pariwisata merupakan industri yang komersial dan menjanjikan (Xin D, 2. Terdapat beberapa penelitian yang telah dilakukan terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang sektor pariwisata khususnya di Indonesia. Seperti penelitian yang dilakukan Agus Harianto . berupa perancangan sebuah sistem informasi pariwisata dimana memungkinkan kolaborasi antara pelaku industri pariwisata, pemerintah dan pengguna jasa pariwisata. Kolaborasi tersebut kemudian dapat dilakukan pada sistem informasi dengan memanfaatkan web service. Penelitian lain juga dilakukan oleh Cheril . dengan membuat sistem Minahasa, memanfaatkan secara full Google Maps untuk menunjukkan lokasi dari wisata yang terdapat pada kabupaten minahasa. Dan penelitian lainnya juga dilakukan oleh Didik dkk . dimana memanfaatkan smartphone android untuk pengembangan aplikasi wisata, dimana user mengakses aplikasi wisata yang didalamnya terdapat beberapa informasi seperti wisata makanan, kesenian, dan beberapa objek wisata hanya dengan menggunakan smartphone dan pengguna akan diarahkan menuju lokasi memanfaatnya GPS yang terdapat pada smartphone android. Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Terlihat pada penelitian berjalan sebelumnya bahwa sektor di utamakan dalam pemanfaatan GPS dan Google Maps namun penguatan content menjadi ciri kunci dalam pengenalan sektor wisata sehingga perlunya pemanfaatan Virtual tour 360 ini dapat menjadi suatu pilihan yang baik khususnya menggabungkan teknologi web, photography immersive dan teknologi lainnya membantu sektor wisata. Implementasi dari penelitian ini pada 10 titik pada benteng Rotterdam. Fort Fort Rotterdam juga disiapkan sebagai objek wisata untuk menarik wisatawan lokal dan asing. Ada sejumlah tempat di benteng -benteng Fort Rotterdam yang digunakan sebagai museum warisan budaya yang terdiri dari 5 benteng yang merupakan karakteristik bahwa benteng Buton terletak di sudut barat laut, benteng mandarasyah terletak di timur laut sudut dan benteng amboina terletak di sudut tenggara (Fadlullah, 2. II. METODE PENELITIAN Metodologi yang digunakan adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycl. dari Lutapo yang dijelaskan oleh Sutopo dalam aplikasi multimedia dalam pendidikan (Hari, 2. , yang terdiri atas 6 tahapan yaitu dalam penelitian ini : Gambar 2. Tahapan pengembangan metodologi MDLC (Sumber : Hari Sugirto. Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Metodologi MDLC, yang terdiri dari 6 tahap terstruktur dan saling tergantung pada setiap tahap, yaitu tahap konseptual, tahap desain, tahap pengumpulan material, tahap perakitan, tahap uji dan tahap distribusi. Enam tahap ini akan dibahas dalam 2 bagian, yaitu tahap konseptual, tahap desain, tahap pengumpulan material akan dibahas dalam Bab 3 dan sisanya adalah tahap perakitan, tahap uji dan tahap distribusi akan dibahas di hasil dan pembahasan. Concept Tabel 1. Konsep Judul Rancang Bangun Sistem Virtual Tour Interaktif . Vie. Sebagai Solusi Pemasaran Wisata Terdampak Pandemi (Studi Kasus Benteng Roterda. Tujuan Mengembangkan sebuah aplikasi interaktif yang dapat menampilkan informasi secara visual dari Benteng Rotterdam sebagai solusi pemasaran wisata terdampak pandemi. Pengguna akhir Masyarakat umum. Objek Virtual Konten-konten multimedia yaitu foto Input Foto dan teks Output Foto 360 dan teks Design Dalam melakukan pendekatan design sistem dokumentasi yang digunakan berupa use case dan class diagram. Dalam use case diagram ini diperlihatkan apa saja yang dapat dilakukan oleh user kedalam sistem. Gambar 3. Use case diagram fort Rotterdam 360 Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Dalam class diagram yang digunakan dibawah ini hanya terdiri dari tiga class antara lain menu utama, view 360 dan description. Untuk menu descripsi hanya berisi id sebagai penanda id yang akan ditarik melalui database dan penjelasan detail dalam view 360. Secara detail digambarkan pada gambar dibawah ini. Gambar 4. Class diagram fort Rotterdam 360 Scene Tabel 2. Storyboard Aplikasi Visual Deskripsi Halaman awal aplikasi yang berisi peta yang dilihat dari atas untuk benteng fort rotterdam dengan 10 titik spot wisata dalam benteng Halaman ketika titik spot ditekan oleh user, dan menampilkan view 360 yang berisi tombol navigasi untuk berpindah, zoom, dan tombol Halaman ketika tombol deskripsi ditekan maka akan menampilkan deskripsi detail dari objek yang ingin diketahui Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Material Collecting Data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa metode untuk mengumpulkan data primer dan sekunder, yaitu, para peneliti memulihkan data dari beberapa titik titik wisata yang ditemukan di Fort Rotterdam Fortress dalam bentuk foto dan informasi tentang tempat wisata. Pemotretan dimulai dengan memilih titik apa foto foto 360. Lalu, tripod dan kamera 360 ditempatkan pada titik itu. Gambar diambil di sebelah kanan, bagian atas . dan bagian bawah . dan bergabung dengan kamera 360. Berikut ini akan adalah tabel pengambilan foto yang dilakukan. No. Tabel 3. Data Foto Panorama Benteng Fort Rotterdam Nama Tempat Foto type Horizontal Zenith Nadir Aula Oo Oo Oo Bastion Bone Oo Oo Oo Gate Pintu Masuk Oo Oo Oo Gedung B Oo Oo Oo Gedung E Oo Oo Oo Gedung J Oo Oo Oo Gedung K Oo Oo Oo Gedung P Oo Oo Oo Bioskop Mini Oo Oo Oo Museum Oo Oo Oo Sebagai sample gambar yang digunakan dapat dilihat pada data raw yang digunakan dibawah ini Gambar 5. Gate fort Rotterdam 360 Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. HASIL DAN PEMBAHASAN Assembly Berdasarkan desain yang telah dibuat, maka akan dilakukan pengembangan dengan langkah-langkah antara lain pembuatan foto panorama menggunakan pannellum viewer web, pembuatan peta menggunakan google maps dan membuat kode program menggunakan Bahasa pemrograman php, html, css. Java Script, dan penyimpanan data menggunakan database MySQL. Dalam aplikasi ini, pengguna bisa melihat keadaan tempat wisata dalam Benteng Fort Rotterdam di 10 spot tempat wisata yang dibuat dengan teknik immersive photography, sehingga dapat menampilkan informasi visual yang interaktif. Foto yang dihasilkan dalam aplikasi ini bisa dirotasi sesuai dengan keinginan pengguna. Ada juga peta dari atas untuk benteng rotterdam yang dapat menunjukkan letak, antara satu titik dengan lainnya, terdapat deskripsi titik tempat wisata sebagai informasi tempat wisata untuk pengguna aplikasi Virtual tour. Gambar 7. Implementasi Scene 1 Dalam scene satu ini memperlihatkan gambaran benteng rootterdam tampak dari atas dengan penanda titik untuk spot yang dapat dipilih dan diarahkan sebelum masuk kedalam mode view 360. Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Gambar 8. Implementasi Scene 2 dan 3 Dalam scene dua dan tiga ini memperlihatkan nama lokasi dan memperlihatkan detail informasi ketika tombol deskripsi ditekan, maka aplikasi akan menampilkan detail informasi mengenai spot wisata yang diambil gambarnya agar informasi secara detail dapat diketahui oleh pengguna aplikasi. Testing Pengujian yang dilakukan adalah pengujian Alpha, yaitu dengan menjalankan aplikasi/program dan melihat apakah ada kesalahan atau tidak. Pengujian dilakukan pada program yang telah dibangun, tujuannya adalah untuk menguji kelayakan program dan mengecek kembali apabila ada kesalahan maka program akan dibetulkan (Andi, 2. maka peneliti mendapatkan beberapa hal yang penting. Jenis Handphone Karena banyaknya jenis handphone Android, maka tampilan yang dihasilkan juga berbeda-beda. Untuk beberapa handphone tertentu seperti ASUS tampilan foto panorama bisa dilihat dalam bentuk vertikal dan horizontal . Laptop & Browser Untuk perangkat yang digunakan berupa pc atau laptop dengan browser yang digunakan memaksimalkan java script dan pendukung lainnya. Koneksi Internet Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. Untuk menampilkan virtual tour dengan baik, diperlukan koneksi yang baik dan stabil agar dapat menampilkan view 360 dan kontennya dengan lancar dan Distribution Pada tahap ini project yang telah dibuat distribusi menggunakan domain dan hosting yang telah disiapkan. IV. KESIMPULAN Tujuan utama penelitian ini adalah memberikan salah satu alternatif solusi untuk membantu pemasaran wisata di Benteng Rotterdam, dengan beberapa kesimpulan yang di dapatkan antara : Dengan mereprensentasikan informasi dalam bentuk gambar panorama 3600 memudahkan pengguna untuk menerima dan memahami spot wisata yang ada pada Benteng Rotterdam Implementasi Pengimplementasian foto panorama 360 0 pada aplikasi virtual tour tempat wisata pada Benteng Rotterdam berhasil dilakukan dengan metode MDLC dan dapat menjadi referensi lainnya bagi para pengembang aplikasi. Untuk akses panorama diharapkan dapat menggunakan internet yang stabil akan reload gambar yang di inginkan dapat ditampilkan secara maksimal. Volume 6 Nomor 2 Oktober 2021 P AeISSN : 2541-1179. E-ISSN : 2581-1711 Ojs :http://journal. uin-alauddin. id/index. php/instek/index Email : instek@uin-alauddin. DAFTAR PUSTAKA