Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Penerapan Penggunaan Media Kartu Huruf Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas 1 SDN 067093 Cinta Damai Maria Friska Nainggolan1*. Nanda Ayu Setiawaty2. Yetty Rosmawati Pangaribuan3 1,2,3Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Sari Mutiara Indonesia *Penulis Korespondensi: maria. friska@yahoo. Abstrak. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta damai. Pengabdian Kepada Masyarakat yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Pre-Eksperimental Design. Waktu Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan pada bulan Juni 2022. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta damai. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis yang diperoleh dengan pengujian menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai Ea= 10. 864 > = 1. 411 maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta damai . Historis Artikel: Diterima : 26 Juli 2023 Direvisi : 02 Agustus 2023 Disetujui : 07 Agustus 2023 Kata Kunci : Kartu Huruf Bergambar. Kemampuan Membaca Permulaan Abstract. This Community Service aims to determine the application of the use of picture letter card media to the beginning reading abilities of grade 1 students at SDN 067093 Cinta Peace. The Community Service used in this Community Service is Pre-Experimental Design. The Community Service period will be held in June 2022. The results of this Community Service show that the use of picture letter card media has an impact on the initial reading ability of grade 1 students at SDN 067093 Cinta Peace. This can be proven from the analysis results obtained by testing using the t-test showing that the value Ea= 10. 864 > = 411 means Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the use of picture letter card media on the initial reading ability of grade 1 students at SDN 067093 Cinta Peace. PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat, bangsa dan negara (UU No. 20 Tahun 2. Sekolah Dasar sebagai institusi pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mempersiapkan anak didik menghadapi kehidupan masa depan dengan cara Jurnal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. mengembangkan potensi yang dimilikinya. Dalam pelaksanaannya, pembelajaran yang berlangsung di sekolah masih menghadapi berbagai masalah, diantaranya adalah kurangnya kemampuan murid memahami pelajaran yang disampaikan. Keberhasilan belajar ditentukan dan dipengaruhi oleh beberapa aspek diantaranya kemampuan dasar murid, motivasi belajar murid, dan media pembelajaran yang digunakan oleh guru di kelas. Belajar merupakan kewajiban bagi setiap individu. Di mana aktivitas belajar bagi setiap individu tidak selamanya dapat berlangsung secara wajar, kadang lancar dalam mengangkap apa yang dipelajari terkadang tidak lancar pula dalam mempelajarinya. Dalam semangat terkadang semangatnya tinggi, tetapi terkadang juga sulit untuk konsentrasi. Keadaan semacam ini yang sering di jumpai pada setiap anak didik dalam kehidupan sehari-hari dalam kaitanya dengan aktivitas belajar. Pembelajaran membaca di SD terdiri dari dua bagian yaitu membaca permulaan dan membaca lanjutan. Membaca permulaan ini berada dikelas 1 dan 2 melalui membaca permulaan ini diharapkan peserta didik mampu mengenali huruf, suku kata, dan kalimat serta membangun dasar mekenisme membaca, seperti kemampuan mengasosiasikan huruf dengan bunyi-bunyi bahasa yang bisa diwakilinya dan membina membaca gerakan kekiri dan kekanan. Dalam membaca permulaan peserta didik dapat mengenali huruf, suku kata, dan juga kalimat. Slogan AuTiada Hari Tanpa MembacaAy yang terpampang di banyak tempat umum tidak menunjukkan hasil yang memuaskan. Banyak diantara kita yang tidak membudayakan kebiasaan membaca. Membaca permulaan merupakan tahapan proses membaca bagi siswa Sekolah Dasar kelas awal. Siswa belajar untuk memperoleh kemampuan dan menguasai teknik Ae teknik membaca dan menangkap isi bacaan dengan baik. Oleh karena itu, guru perlu merancang pembelajaran membaca dengan baik sehingga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai suatu yang menyenangkan. Berdasarkan penilaian membaca pada observasi awal, khususnya di kelas I SDN 067093 Medan, masih terdapat siswa yang belum ada kemampuan membaca. Berdasarkan observasi yg dilakukan di SDN 067093 Medan kelas I dalam pembelajaran kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam pembelajaran membaca diantaranya peserta didik sering tertukar huruf satu dengan huruf lain. Kenyataan yang ada di lapangan mengungkapkan bahwa kemampuan membaca murid kelas I SDN 067093 Medan masih rendah, hal ini dapat dilihat dari hasil belajar . pada aspek kemampuan membaca permulaan. Dari 22 murid, 16 murid yang mendapatkan nilai tuntas dan 6 murid mendapatkan nilai tidak tuntas karena belum mencapai KBM ( Ketuntasan belajar minimu. Dengan nilai KBM tersebut adalah 70. Rendahnya kemampuan membaca permulaan peserta didik disebabkan karena dalam proses belajar belum dimaksimalkan penggunaan media pembelajaran. Kurangnya variatif media yang digunakan mengakibatkan guru dalam proses pembelajaran membaca permulan diantaranya . kurangnya minat membaca peserta didik, . peserta didik tidak memperhatikan proses pembelajaran, . peserta didik ribut saat proses pembelajaran berlangsung. Penggunaan Jurnal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. media dengan buku,membuat peserta didik yang kurang variatif membuat peserta didik bosan dan kurang antusias dalam belajar membaca permulaan. Perlu adanya media yang variatif dan efektif yang disukai peserta didik dan dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Media pembelajaran sangat penting dalam kegiatan pembelajaran, dengan adanya media pembelajaran dapat membantu peserta didik dalam belajar dan dapat mempermudah guru dalam menyampaikan materi. Manfaat dari penggunaan media ini diharapkan mampu menarik perhatian peserta didik dan memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajara. Penggunaan media pembelajaran dapat memotivasi peserta didik untuk belajar membaca permulaan, media yang menarik dan membuat peserta didik senang sangat dibutuhkan untuk menarik minat peserta didik terhadap pembelajaran membaca permulaan. Pemilihan media pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas rendah guru harus membuat media semenarik mungkin agar perhatian semua siswa tertuju pada media tersebut dengan rasa senang dan gembira. Karakteristik anak kelas rendah salah satunya adalah senang dengan warna-warna yang beragam serta gambar yang menarik sehingga pemilihan media yang menarik seperti berisi gambar serta tulisan yang beragam warna dapat membuat peserta didik senang dalam pembelajaran membaca permulaan. Media yang dapat digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan adalah flash card, media flash card merupakan media pembelajaran berupa kartu bergambar. Media flash card ini biasanya berisi gambar dengan keterangan di bagian bawahnya. Media flash card berisikan gambar dan tulisan yang di desain dengan sangat menarik sehingga membuat peserta didik antusias dan senang dalam pembelajaran membaca. Media flash card membuat peserta didik lebih mudah untuk mengingat setiap kosa kata Selain itu, ukuran flash card yang akan dipakai di dalam kelas dapat disesuaikan dengan besar kelas yang diajar. Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan kata-kata yang akan digunakan pada flash card adalah dengan menggunakan kata-kata yang umum dan mudah dipahami oleh Dengan begitu, siswa dapat memahami kata yang siswa baca dan gambar yang diperlihatkan pada flash card. Katakata yang digunakan dalam media flash card merupakan kosa kata umum dan membuat peserta didik mudah memahami dan mengingat setiap kosa kata Berdasarkan uraian di atas, maka Tim Pelaksana PkM ingin menerapkan hal tersebut melalui Pengabdian Kepada Masyarakat yang berjudul AuPenerapan Penggunaan Media Kartu Huruf Bergambar terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada siswa Kelas 1 SDN 067093 Cinta DamaiAy. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Dalam suatu Pengabdian Kepada Masyarakat pasti mutlak diperlukan suatu jenis Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan digunakan untuk menyelesaikan sebuah Pengabdian Kepada Masyarakat. jenis Pengabdian Kepada Masyarakat yang akan digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah jenis Pengabdian Kepada Masyarakat eksperimen. Jurnal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Aumetode Pengabdian Kepada Masyarakat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentuAy. Artinya melalui penggunaan metode serta pemilihan sebuah metode yang tepat maka akan membantu jalannya sebuah Pengabdian Kepada Masyarakat. Menurut Sugiyono . 9: . metode Pengabdian Kepada Masyarakat eksperimen adalah metode Pengabdian Kepada Masyarakat yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang dikendalikanAy. Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah dilaksanakan di SDN 067093 Cinta Damai Medan Helvetia. Waktu Pengabdian Kepada Masyarakat ini telah di SDN 067093 Cinta Damai Medan Helvetia. Populasi adalah suatu objek atau subjek yang berada pada suatu wilayah yang memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa populasi adalah keseluruhan karakteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi objek Pengabdian Kepada Masyarakat (Ridwan, 2. dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah seluruh siswa kelas I SDN 067093 Cinta Damai Medan yang terdiri dengan jumlah keseluruhan muridnya adalah 22 orang. Sugiyono . menyatakan bahwa Ausampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Ay Sedangkan Suharsimi Arikunto . menyatakan bahwa Ausampel adalah sebagian atau wakil populasi yang ditelitiAy. Dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini peneliti mengambil sampel dengan menggunakan Teknik Total sampling, ialah teknik sampling yang tidak diberi kesempatan atau peluang pada setiap anggota populasi untuk dijadikan anggota sample. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relative kecil kurang dari 30 orang. Sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sampel (Sugioyo tahun 2. Maka yang terjadi dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah sebanyak 22 peserta didik. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini digunakan dua variabel yang menjadi objek dalam Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu variabel bebas ialah pengaruh penggunaan media kartu huruf bergambar dan variabel terikat ialah kemampuan membaca permulaan pada siswa . Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan Pretest dan Posttest agar dapat mengetahui pengaruh penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta Damai. Pada pertemuan pertama peneliti memberikan Pretest langsung di dalam kelas, kemudian dipertemuan kedua peneliti memberikan perlakuan kepada siswa dengan menggunakan media pembelajaran kartu huruf bergambar setelah selesai pembelajaran peneliti memberikan selembar kertas kartu huruf bergambar dan untuk melihat membaca pemahaman siswa peneliti memberikan quis lewat kertas selembar yang telah dibaca siswa. Selanjutnya dihari ketiga peneliti melanjutkan materi pembelajaran dengan media pembelajaran kartu huruf bergambar. Setelah menjelaskan materi peneliti meminta siswa satu persatu untuk membaca ke depan kelas media yang sudah peneliti berikan. Jurnal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. dan untuk mengetahui kemampuan mereka peneliti bertanya dengan cara menunjuk gambar dan siswa tersebut secara cepat dan tepat memberi jawaban yang benar. Kemudian, peneliti memberikan soal Posttest pada siswa dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan membaca Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh peneliti, nilai Pretest sebelum dilakukan perlakuan dengan menggunakan media kartu huruf bergambar diperoleh rata-rata 91 sementara post-test setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media kartu huruf bergambar diperoleh rata-rata 86. 55 Sehingga dapat dilihat bahwa ada pengaruh penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta Damai. Hal ini sesuai dengan perhitungan uji-t diperoleh ycEaycnycycycuyci = 10. dan ycycycaycayceyco = 1. 411 maka ycEaycnycycycuyci > ycycycaycayceyco maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil perbedaan yang nyata antara Pretest dan Posttest sehingga dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa melalui media kartu huruf bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta Damai. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan penggunaan media kartu huruf bergambar efektif dilakukan terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta damai. Kemampuan membaca permulaan siswa terbukti setelah dilakukan posttest dilihat dari nilai hasil belajar siswa. Diperoleh nilai Pretest sebelum dilakukan perlakuan dengan menggunakan media kartu huruf bergambar diperoleh rata-rata 70. sementara posttest setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media pembelajaran cerita bergambar diperoleh rata-rata 86. Sehingga dapat dilihat bahwa ada pengaruh penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa. Hal ini sesuai dengan perhitungan uji-t diperoleh Ea= 10. 567 dan = 1. 411 maka Ea> maka, dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh penggunaan media kartu huruf bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SDN 067093 Cinta damai . Saran Berdasarkan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan sebagai bahan rekomendasi mempertimbangkan hasil temuan dilapangan maupun secara teoritis, peneliti menyarankan hal-hal sebagai berikut : Dalam kegiatan belajar mengajar guru diharapkan menjadikan penggunaan media pembelajaran cerita bergambar sebagai suatu alternatifdalamupaya meningkatkan kemampuan membaca siswa. Kepada guru kelas maupun guru bidang studi diharapkan agar lebih memotivasi siswa dengan menciptakan pembelajaran yang kreatif yang dapat menumbuhkan minat belajar Jurnal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 08 Februari 2023. Vol. 4 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Untuk para siswa agar lebih aktif lagi dalam mengikuti proses pembelajaran agar tercipatanya interaksi anatara guru dan siswa, sehingga dapat menciptakan suasana belajaran yang menyenangkan. Bagi peneliti lainnya diharapkan agar mengoptimalkan media kartu huruf bergambar menjadi topik kajian yang menarik serta mendapatkan temuan yang lebih baik lagi. Dengan menggali dan memahami media kartu huruf bergambar diharapkan dapat dikembangkan kekuatan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. DAFTAR PUSTAKA