Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT LUAHAGUNDRE MANIAMOLO Ferlin Fau Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya ferlynfau@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan tipe penelitian survey dimana semua data diperoleh melalui observasi, kuesioner . dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Teknik regresi linear sederhana. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 Berdasarkan hasil penelitian bahwa variabel kompensasi (X) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo dengan menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian setelah data diolah dengan SPSS. 21 menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif antara variabel kompensasi terhadap variabel kinerja pegawai, yang dapat ditunjuk melalui persamaan regresi sederhana yaitu Y=36,581 0,0515 Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, nilai konstanta . 581 berarti jika kompensasi (X) nilainya nol, maka hasil kinerja pegawai (Y) pada Kantor camat Luahagundre Maniamolo nilainya positif, yaitu 0,515 dan semakin nilai kompensasi ditingkatkan maka hasil kinerja pegawai (Y) pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo juga akan semakin meningkat. Kantor Camat Luahagundre Maniamolo terlihat bahwa nilai determinan R Square hasil analisis data statistik menunjukan sebesar 0. 135 atau 13,5% hal ini berarti bahwa kompensasi (X) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo 13,5% adapun sisa yang dapat diperoleh sebesar 86,5% yang dipengaruhi oleh variabel lain yang belum di sebutkan dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kompensasi. Kinerja Pegawai. Abstract The purpose of this research is to determine the effect of compensation on employee performance at the Luahagundre Maniamolo District Head Office. This research is quantitative research, with a survey research type where all data is obtained through observation, questionnaires and This research uses a simple linear regression technique. The sample used in this research was 30 respondents. Based on the research results, the compensation variable (X) affects employee performance (Y) at the Luahagundre Maniamolo District Head Office using a simple linear regression technique. The results of the research after the data were processed with SPSS. show that there is a positive influence between compensation variables on employee performance variables, which can be determined through a simple regression equation, namely Y=36. In this study it can be concluded that, the constant value . is 36,581, meaning that if the compensation value (X) is zero, then the employee performance results (Y) at the https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Luahagundre Maniamolo sub-district office are positive, namely 0. 515 and the more the compensation value is increased, the employee performance results (Y) at the Luahagundre Maniamolo District Head Office will also increase. Luahagundre Maniamolo District Head Office shows that the R Square determinant value resulting from statistical data analysis shows 0. 135 or This means that compensation (X) influences employee performance (Y) at Luahagundre Maniamolo District Head Office 13. obtained was 86. 5% which was influenced by other variables not mentioned in this research. Keywords: Compensation, employee performance Pendahuluan Didalam setiap organiasi selalu diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kinerja yang baik. Sumber daya manusia merupakan salah satu unsur yang menentukan keberhasilan organisasi, disisi mempunyai pikiran, perasaan, kebutuhan dan harapan - harapan tertentu, hal ini sangat memerlukan karena faktor-faktor tersebut akan mempengaruhi prestasi, dedokasi, loyalitas serta kecintaan terhadap pekerjaan dan organisasinya. Dalam mencapai tujuan perusahaan, sumber daya manusia sangatlah penting. Untuk itu, perusahaan harus mampu menciptakan lingkungan yang tepat agar keterampilan mereka secara maksimal. Menawarkan gaji merupakan salah satu perusahaan untuk memenuhi persyaratan Kompensasi adalah salah satu komponen utama pekerjaan. Durasi masa kerja, tingkat jabatan, dan pendidikan karyawan semuanya berdampak langsung pada skala kompensasi mereka. Oleh karena itu, evaluasi kinerja, kesehatan, tingkat pendidikan, peran, dan masa kerja memutuskan kompensasi mereka. https://jurnal. id/index. php/jim Kompensasi yang diberikan kepada pegawai sangat berpengaruh terhadap kepuasan pegawai dan motivasi dalam meningkatkan kinerja yang baik. Hal ini karena motivasi kerja pegawai banyak dipengaruhi oleh terpenuhi tidaknya kebutuhan minimal kehidupan pegawai dan keluarganya. Dengan adanya kompensasi ini diharapkan pegawai termotivasi dalam menjalankan tugasnya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tujuan organisasi dapat lebih mudah dicapai jika karyawan bekerja dengan baik. sebaliknya kinerja pegawai yang buruk akan menghambat tercapainya tujuan Dalam rangka melaksanakan otonomi daerah, organisasi pemerintahan mempunyai peranan penting dalam menjalankan operasional pemerintahan dan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, organisasi pemerintah harus memiliki sumber daya manusia yang andal dan meningkatkan kinerja pegawainya. Salah satu cara yang perlu dilakukan perusahaan untuk melakukan hal ini adalah dengan membayar pegawai yang berkinerja baik. Pegawai atau sumber daya manusia merupakan komponen yang paling krusial untuk dimanfaatkan oleh suatu instansi Kantor Camat Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Luahagundre Maniamolo. Kabupaten Nias Selatan, guna mencapai tujuannya. Dengan adanya pemberian kompensasi maka tujuan organisasi akan tercapai. Mengingat hal ini. Kantor Camat Lauhagundre Maniamolo, sebuah lembaga pemerintah, menentukan rencana kompensasi yang Hal ini karena rencana kompensasi yang dirancang dengan baik dapat menjamin kepuasan karyawan, yang pada gilirannya membantu perusahaan menarik, mempertahankan, dan mempekerjakan sejumlah pekerja berkinerja tinggi untuk memfasilitasi tujuan organisasi yang lebih efektif dan efisien. Kinerja organisasi umumnya dapat dinilai menggunakan kriteria seperti kuantitas, kualitas, efisiensi penyelesaian pekerjaan, disiplin, dan daya cipta. Selain itu, sejumlah elemen lain, seperti kemampuan, pengetahuan, keterampilan, remunerasi, motivasi kerja, kebahagiaan kerja, dan Pemberian gaji diyakini akan membantu menginspirasi dan mendorong pekerja, berkontribusi positif kepada perusahaan. Menghargai karyawan atas jasa mereka dikenal sebagai kompensasi. Uang atau barang non-moneter seperti kendaraan pemerintah, laptop, dan perlengkapan kantor lainnya dapat digunakan sebagai Kompensasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja karyawan, mempertahankan staf yang berkinerja terbaik, dan menginspirasi lingkungan kerja yang menyenangkan di antara berkontribusi terhadap pencapaian tujuan Karena kinerja seorang https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X karyawan meningkat seiring dengan kenaikan gaji, dan sebaliknyaAitingkat kompensasi yang lebih rendah berarti semangat atau kinerja yang lebih lemah. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan kompensasi yang adil dan wajar. Berbicara Kompensasi Pemerintahan Kabupaten Nias Selatan telah menetapkan UMK (Upah Minimum Kabupaten atau Kot. sebesar Rp. 915 perbulan, sebagai landasan pemberian kompensasi tenaga kerja. Kompensasi yang diterima seorang berbeda-beda meningkat berdasarkan kenaikan pangkat, golongan, dan jabatannya, yang ditentukan oleh gaji dan kompensasinya. Dalam hal ini Kantor Camat Luahagundre Maniamolo. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh penulis di Kantor Camat Luahagundre Maniamolo, ada beberapa masalah ditemukan dilokasi penelitian, sesuai pernyataan pegawai terkadang terlambat menerima gaji, pegawai menerima gaji tiap bulan per tanggal 1, tetapi pegawai kadang baru menerima gaji 2-3 bulan, kemudian fasilitas kerja dalam hal ini berupa komputer disetiap ruangan pegawai masih belum lengkap, sehingga mengakibatkan pegawai kurang semangat dalam bekerja. Masih ada pegawai yang kurang disiplin dalam bekerja dilihat dari keseharian, masalah waktu, masih ada pegawai yang terlambat masuk kantor dan pulang lebih cepat, yang seharusnya jam masuk kantor pukul 08. dan jam pulang kantor pukul 16. 00 tetapi masih ada pegawai yang terlambat masuk kantor kadang ada yg masuk pukul 09. ataupun pukul 10. 00 dan pulang lebih awal dari jam pulang kantor yang telah ditentukan, dan masih ada pekerjaan yang Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 sering tertunda atau tidak terselesaikan dengan tepat waktu karena masalah printer tidak ada sehingga administrasi jadi macet dan membuat pekerjaan menumpuk. Batasan Masalah Mengingat pembuktian yang dapat dikenali di atas, maka ahli membatasi permasalahan tersebut, untuk itu karena keterbatasan penulis esai dalam hal waktu, maka pemeriksaan ini dibatasi sehubungan dengan masalah yang ada. AuPengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Luahagundre ManiamoloAy. Rumusan Masalah Berdasarkan permasalahan, bukti-bukti yang dapat dikenali mengenai permasalahan tersebut, dan definisi permasalahan yang tergambar di atas, maka rencana permasalahan dalam eksplorasi ini adalah: AuAdakah Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo?Ay Konsep Kompensasi (X) Memberi menunjukkan kepada mereka seberapa besar organisasi menghargai kontribusi mereka terhadap pertumbuhannya. Tidak harus berupa uang tunai atau upah. hal ini dapat berupa tunjangan seperti cuti berbayar, tunjangan, atau insentif. Supomo . mengartikan kompensasi sebagai ungkapan rasa terima kasih suatu organisasi atau perusahaan atas kerja seorang karyawan, termasuk segala gagasan, perasaan, atau tenaga yang disumbangkan karyawan tersebut kepada lembaga tersebut. Afandi . https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X mengartikan kompensasi sebagai seluruh pendapatan, baik dalam bentuk tunai atau melalui produk yang diperoleh secara langsung atau tidak langsung, yang diperoleh karyawan sebagai imbalan atas jasa yang mereka berikan kepada bisnis. Konsep Kinerja Pegawai (Y) Pekerjaan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tugasnya disebut kinerja. Afandi . mengartikan kinerja sebagai hasil yang dicapai individu sesuai dengan normanorma yang relevan dengan tugas yang Edison dkk. 8: . sebaliknya mengatakan kinerja merupakan hasil suatu proses yang dipantau dalam perjanjian atau peraturan yang telah dinegosiasikan sebelumnya. Faktor-Faktor Mempengaruhi Kompensasi (X) Menurut Priansa . Auadapun faktor-faktor yaitu sebagai beriut: Kinerja dan produktivitas kerja Tidak diragukan lagi, setiap perusahaan Keuntungan berupa keuntungan berwujud maupun tidak berwujud. Oleh karena itu, agar seorang karyawan dapat berkontribusi pada perusahaan, mereka harus mampu prestasi kerjanya. Kompensasi yang melebihi kontribusi pekerja kepada perusahaan tidak dapat dibayarkan oleh pemberi kerja. Kemampuan Membayar Kemampuan perusahaan menentukan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Kesediaan Membayar Kebijakan karyawan akan dipengaruhi oleh kesediaan untuk membayar. Meskipun signifikan, tidak semua perusahaan bersedia melakukannya. Suplai dan Permintaan Pegawai Jumlah pekerja di pasar tenaga kerja akan berdampak pada struktur upah. Pekerja yang tidak lebih baik dari pekerja biasa dalam hal bakat dan keterampilan akan dibayar lebih rendah. Serikat Pekerja Buruh, karyawan, atau serikat pekerja Ketika sebuah perusahaan remunerasi yang adil, sesuai, dan masuk memperjuangkan anggotanya untuk Undang-undang dan Peraturan yang Berlaku Undang-undang ketenagakerjaan kini menjadi fokus perhatian karena berdampak langsung terhadap karyawan, yang merupakan komponen paling penting dalam bisnis dan perlu dilindungi. Tidak diragukan undang-undang peraturan akan berdampak pada struktur gaji perusahaan. Misalnya, peraturan dan undang-undang yang Faktor-Faktor Mempengaruhi Kinerja Pegawai (Y) Berikut ini adalah beberapa variabel yang mempengaruhi seberapa baik kinerja https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sebagaimana diungkapkan Afandi . , secara spesifik: Kepribadian. Minat Kerja, dan Kemampuan . Pemahaman dan penerimaan pekerja atas perannya dalam aktivitas yang diberikan kepadanya. Tingkat motivasi kerja, atau kekuatan yang mendorong, membimbing, dan menopang perilaku. Kompetensi seorang pegawai diartikan sebagai keahliannya. Fasilitas kerja, atau kumpulan peralatan untuk membantu kelancaran usaha. Budaya tempat kerja, yaitu kebiasaan kerja karyawan yang inventif dan kreatif . Kepemimpinan, atau bagaimana seorang pemimpin membimbing bawahannya dalam bekerja. Disiplin kerja, atau peraturan perusahaan yang harus dipatuhi oleh seluruh karyawan untuk mencapai Duha . mengidentifikasi enam variabel yang mempengaruhi kinerja, antara lain: Proses Pengalihan tanggung jawab melibatkan pemimpin mendelegasikan tugas, tanggung jawab, wewenang, kekuasaan, dan pengaruh kepada bawahan. Koneksi yang kuat dan memuaskan. Konflik, perbedaan pendapat, dan kesalahpahaman dalam berbagai ukuran pasti akan muncul di dalam bisnis. Berbagai peristiwa di atas dapat disebabkan oleh berbagai dinamika. Oleh karena itu, penting untuk menjaga pengembangan hubungan yang kuat komunikasi yang efektif di seluruh area fungsional dalam bisnis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Kemahiran dengan Materi Pekerjaan Tentu saja salah satu elemen kunci yang mempengaruhi kinerja seseorang adalah Masyarakat pekerjaannya dan dirinya sendiri bila ia alat-alat Harapan Harapan individu menunjukkan bahwa benar-benar berkinerja karena hal tersebut akan memungkinkan mereka memperoleh manfaat dari kinerja mereka. Prospek Perkembangan ketika orang mampu mencapai tujuan mereka atas pekerjaan yang telah mereka selesaikan. Orang-orang juga mencari peluang berbeda untuk maju dalam perusahaan. Tujuannya adalah untuk menjadi advokat dan motivator bagi orang-orang untuk tetap bertahan dalam organisasi. Lingkungan kerja Persyaratan mendasar untuk integrasi dengan semua keadaan dan pengaturan di dalam perusahaan adalah perspektif dan kesadaran akan konteks di mana orang-orang fokus pada tugas mereka. Orang-orang akan berkinerja lebih baik di perusahaan jika mereka mengenal lingkungan sekitar dan organisasi. Indikator Kompensasi (X) Indikator Afandi . Upah dan Gaji Upah biasanya terkait dengan tingkat gaji per jam. Upah merupakan dasar pembayaran yang sering digunakan bagi pekerja produksi dan pemeliharaan. Gaji berlaku untuk tingkat https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pembayaran mingguan, bulanan, atau Insentif Insentif tambahan di atas atau di luar gaji atau upah yang diberikan oleh organisasi. Tunjangan Contoh tunjangannya adalah asuransi kesehatan dan jiwa, liburan yang pensiun, dan tunjangan lain yang berkaitan dengan hubungan kerja. Fasilitas Contoh tunjangan/fasilitas perusahaan, keanggotaan klub, tempat parkir khusus, atau akses pesawat perusahaan yang didapat karyawan. Tunjangan dapat mewakili sejumlah besar kompensasi, terutama bagi para eksekutif yang dibayar tinggi. Menurut Simamora mengemukakan indikator kompensasi, adalah sebagai berikut, antara lain: Gaji: Ini adalah jumlah uang yang diterima karyawan setiap bulan sebagai imbalan atas kontribusi mereka. Upah: Ini adalah pembayaran yang diberikan langsung kepada pekerja, dipotong dari jam kerja mereka. Insentif Karyawan yang berkinerja di atas standar tertentu akan menerima manfaat moneter langsung dalam bentuk insentif. Tunjangan Imbalan Pembayaran yang diberikan kepada anggota staf tertentu sebagai pengakuan atas usahanya. Fasilitas Organisasi fasilitas pendukung ini. Indikator Kinerja Pegawai (Y) Rachmawati . mencantumkan indikator kinerja sebagai berikut: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Kualitas, kemampuan menyelesaikan sesuatu sesuai jadwal dan akurat. Kuantitas Kecepatan dalam menyelesaikan tugas, pekerjaan, dan hasil pekerjaan. Pengetahuan kerja, kompetensi, dan pemahaman tentang proses dan fasilitas Tanggung jawab etos kerja, kemampuan menyelesaikan proyek tanpa bantuan Tepat waktu dan patuhi kebijakan Sedangkan Afandi . mengemukakan indikator kinerja pegawai yaitu: Kuantitas hasil pekerjaan semua satuan ukuran yang mungkin untuk kuantitas kerja yang dapat dinyatakan sebagai suatu angka atau yang setara dengan angka lain. Kualitas hasil pekerjaan setiap satuan pengukuran berbasis angka atau numerik yang serupa yang dihubungkan dengan kaliber atau atribut hasil pekerjaan. Efisiensi dalam melaksanakan tugas Gunakan beberapa sumber daya secara bijaksana dan ekonomis. Disiplin dalam bekerja Patuhi semua undang-undang dan peraturan yang relevan. Inisiatif Kapasitas untuk membuat keputusan dan bertindak secara moral sendiri, kemampuan untuk membedakan apa yang perlu dilakukan terhadap situasi di lingkungan sekitar Anda, dan kemauan untuk terus berusaha menyelesaikan banyak tugas bahkan ketika menghadapi kesulitan yang semakin besar. https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Akurasi Tingkat kesesuaian hasil pengukuran pekerjaan tersebut telah memenuhi tujuannya atau belum. Kepemimpinan Tindakan memotivasi atau memberikan contoh bagi bawahannya untuk mencapai tujuan kelompok. Jujur Salah satu sifat manusia yang sulit Kreativitas pikiran atau operasi mental yang mencakup penciptaan konsep. Selanjutnya menurut Duha . indikator kinerja pegawai adalah sebagai berikut : Kuantitas Standar ini membandingkan kemampuan yang ada seharusnya . tandar norma kerj. Kualitas: Penekanan kriteria ini adalah pada kualitas pekerjaan dan bukan pada Ketepatan waktu Mematuhi kebijakan lembaga sambil menyesuaikan waktu kerja itulah yang dimaksud dengan ketepatan waktu. Kehadiran Kesediaan karyawan untuk mematuhi peraturan agensi tentang kehadiran, kedatangan dan keberangkatan tepat waktu dari pekerjaan, dan berangkat untuk urusan tidak resmi. Kemampuan dengan orang lain Kapasitas menghasilkan konsep dan melakukan aktivitas yang memfasilitasi pencapaian Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Jenis Penelitian Uji Instrumen Uji validitas data. Uji validitas ini menggunakan alat ukur keabsahan data yang telah diperoleh. Uji reabilitas. Uji reliabilitas digunakan untuk menentukan apakah suatu alat mempertahankan keakuratannya ketika beberapa pengukuran dilakukan. Uji Asumsi Klasik Uji normalitas data. Untuk mengetahui apakah variabel bebas (X) dan variabel (Y) merupakan tujuan dari uji normalitas. Uji Heteroskedastisitas: varians residual dalam model regresi yang bervariasi antar data. Dengan menggunakan program SPSS 21 For Windows digunakan uji Metode Grafik (Scatter Plo. untuk mengetahui apakah terjadi Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Pengaruh positif parsial variabel independen . er variabe. terhadap variabel dependen dinilai dengan menggunakan uji parsial . yang juga menentukan apakah variabel independen berpengaruh besar terhadap variabel dependen atau tidak. Koefisien determinasi (R^. sebagaimana didefinisikan oleh Bahri . merupakan ukuran statistik mengenai kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel independen terhadap variabel dependen. Ini juga dapat dianggap sebagai besarnya pengaruh setiap variabel independen terhadap variabel dependen. https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Metode Analisis Data Pendekatan analitik linier langsung adalah teknik yang digunakan. Bahri . menyatakan bahwa variabel independen tunggal menjadi dasar dasar analisis regresi, yaitu metode matematis untuk memperoleh persamaan yang menyatakan hubungan antara variabel independen dan Menurut Bahri . , regresi linier sederhana diartikan sebagai regresi linier dengan satu variabel Y= a bx e = variabel dependen = nilai konstanta = koefisien regresi = variabel independen = Error . Temuan Penelitian dan Pembahasan Uji validitas dan uji reliabilitas Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Kompenssai (X) Pada perhitungan uji validitas pada item total statistic, maka koefisien hubungan yang diperoleh rhitung untuk benda artikulasi nomor 1 sampai 12 adalah Berdasarkan hasil pengujian terhadap 30 responden diperoleh rtabel sebesar 0,361 dengan derajat Dengan demikian cenderung beralasan bahwa hal-hal yang dinyatakan nomor 1 sampai dengan 12 dinyatakan substansial dengan alasan bahwa rhitung > rtabel. Nilai Cronbach Alpha sebesar pada penelitian 0,775 > 0,361 maka dapat butir-butir instrumen penelitian tersebut reliabel. Reliabilitas Variabel Kinerja Pegawai (X) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Pada perhitungan uji validitas pada item total statistic, maka koefisien hubungan r yang ditentukan untuk hal artikulasi nomor 1 sampai 15 adalah positif. Nilai rtabel sebesar 0,361 dengan tingkat 0,05 penelitian yang di Kantor Camat Luahagundre Maniamolo dengan jumlah responden 30 orang. Oleh karena itu, dapat beralasan bahwa hal-hal yang diumumkan pada angka 1 sd 15 diucapkan substansial dengan alasan rhitung > rtabel. Nilai Cronbach Alpha sebesar 0,884 > 0,361 pada penelitian nilai maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrumen penelitian tersebut E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Calculated from data. Sumber: Hasil olahan peneliti 2024 menggunakan SPSS 21 Nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,557>0,05 menunjukkan bahwa sampel yang diambil dari populasi tersebar secara teratur, hal ini didukung dengan pengolahan data. Dengan demikian, dapat dikatakan terdapat sebaran normal pada data sisa. Uji Heteroskedastisitas. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Standardiz Standar Predicted Residual Value Nor Mean Std. Para Deviati Most Absolu Extre te Positiv Diffe e renc Negati Kolmogorov. Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Data mengelilingi garis diagonal dan bergerak ke arah tersebut, menunjukkan pola memenuhi asumsi konvensional. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Coefficientsa Model Unstandar Sig. Coefficient Std. Err (Const 36. Test distribution is Normal. https://jurnal. id/index. php/jim Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Komp Dependent Variable: Kinerja Pegawai (Y) Sumber : Hasil penelitian 2024 dengan pengolahan data SPSS 21 Berdasarkan hasil pengolana data, dapat dijelaskan bahwa secara parsial variabel kepuasan kerja (X) berpengaruh terhadap variabel pegawai (Y), diperoleh thitung bernilai 2,090 sedangkan ttabel bernilai pada a = 0,005 dengan tingkat peluang n-2 . = 28 adalah 1,696 dan tingkat signifikannya 0,046> 0,05. Karena nilai thitung . > ttabel . maka pilihan H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Luahagundre Maniamolo Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Mod R Square Adjusted R Square Sumber: Hasil Olahan Peneliti . Predictors: (Constan. Kepuasan Kerja (X) Dependent Variable: Kinerja Pegawai (Y) Dari hasil pengolahan data koefisien determinasi sebesar 0,135 . ,5%) sehingga 13,5% . inerja pegawa. dan dapat dijelaskan sisanya 86,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Persamaan Regresi Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Berdasarkan pengujian diperoleh persamaan regresi pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap variabel kinerja persamaan regresi di bawah ini: Y=36. 581 0,515 Keterangan: Y = Kinerja Pegawai (Variabel terika. a = 36. b = 0. X = Kompensasi . ariabel beba. Berdasarkan linear sederhana diatas menunjukkan kompensasi menujukkan hasil yg positif. Persamaan regresi diatas memberikan pemahaman bahwa nilai konstanta . 851 merupakan nilai tetap variabel kinerja pegawai saat variabel kompensasi bernilai nol. Koefisisen regresi . merupakan hasil variabel X dan variabel Y sebesar 0. 515 menujukkan bahwa nilai kompensasi mengalami kenaikan 1 maka peningkatan nilai variabel kinerja pegawai (Y) sebesar 0,515 atau 51,5% yang artinya kompensasi berpengaruh terhadap kinerja Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian ini yaitu: tentang AuPengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kanto Camat Luahagundre ManiamoloAy maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa ada pengaruh variabel kompensasi terhadap variabel kinerja pegawai pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo, berdasarkan hasil model regresi Y=36. 581 0,515, hal ini didukung oleh beberapa nilai pengujian yaitu: Berdasarkan nilai thitung . dan tingkat signifikan sebesar Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 0,046<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada Kantor Camat Luahagundre Maniamolo. Berdasarkan hasil pengolahan data determinasi (R ) sebesar 0,135 artinya kompensasi (X) mampu menjelaskan variabel kinerja pegawai (Y) sebesar . ,5%) sedangkan 86,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil persamaan regresi, pegawai (Y) saat variabel kompensasi (X) bernilai nol dan koefisien regresi . sebesar 0,515 artinya bahwa setiap kenaikan sebesar satu pada kompensasi, maka kinerja pegawai (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,515 atau 51,5%. Dengan kata lain bahwa terjadi peningkatan pada kmpensasi Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yang telah diuraikan, peneliti menyarankan untuk: menerapkan kompensasi yang tepat seperti fasilitas lebih ditingkakan lagi terutama fasilitas ruang kantor yang belum optimal perlu dibenahi sehingga tanggung jawab cepat terselesaikan. Diharapkan kepada seluruh pegawai agar lebih meningkatkan lagi kinerjanya khususnya dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan yang diberikan pimpinan sehingga dapat terselesaikan dengan tepat waktu dan tujuan instansi tercapai. https://jurnal. id/index. php/jim E-ISSN: 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Dengan adanya skripsi yang penulis buat maka penulis berharap skripsi ini pedoman atau bahan dalam penulisan skripsi-skripsi selanjutnya selain itu, penulis juga berharap semoga banyak yang melakukan penelitian menyangkut tentang motivasi kerja pegawai agar lebih baik kedepannya. Daftar Pustaka