Jurnal Surya Beton Volume 9. Nomor 1. Maret 2024 p-ISSN : 2302-5166, e-ISSN : 2776-1606 https://jurnal. id/index. php/suryabeton Analisis Daya Dukung dan Penurunan Fondasi Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Condong Catur dengan Software Plaxis Marlon Victor Narwadan1. Marwanto1. Retnowati Setioningsih1,* Program Studi Teknik Sipil. Institut Teknologi Nasional Yogyakarta1 Email: rsetioningsih@itny. Abstrak. Gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur memiliki luas bangunan 620 m2 terdiri dari 3 lantai dan menggunakan fondasi telapak dengan perkuatan siklop batu kali. Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah menahan tekanan/beban bangunan tanpa menimbulkan keruntuhan dan penurunan yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis daya dukung dan penurunan fondasi gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur dengan software Plaxis. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis data penyelidikan tanah dan data struktur atas untuk digunakan dalam menganalisis daya dukung dan penurunan pada fondasi eksisting gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur. Hasil analisis diperoleh daya dukung ijin netto tanah untuk fondasi tipe 1 (FT. metode Terzaghi sebesar 868,062 kN/m2 dan metode Meyerhoff sebesar 1227,116 kN/m2, untuk fondasi tipe 2 (FT. metode Terzaghi sebesar 767,092 kN/m2 dan metode Meyerhoff sebesar 1206,106 kN/m2. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 1 (FT. , metode penurunan segera (S. ada pada fondasi node 17 sebesar 4,376 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 17 sebesar 7,743 mm. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 2 (FT. metode penurunan segera (S. ada pada fondasi node 3 sebesar 3,523 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 2 sebesar 7,159 mm. Kata Kunci : daya dukung, fondasi, penurunan, plaxis 3D Abstrack. The three-story, 620 m2 inpatient structure at Condong Catur Hospital is supported by a footing foundation reinforced with cyclop river stone. The soil's bearing capacity is its capacity to support construction loads without experiencing excessive collapse or subsidence. The study's goal was to use Plaxis software to examine the bearing capacity and sinking of the foundation of Condong Catur Hospital's inpatient building. In order to determine the bearing capacity and subsidence of the current foundation of the inpatient building at Condong Catur Hospital, the study analyzed data from soil investigations and superstructures. According to the analysis's findings, the soil's net permitted bearing capacity for type 1 foundation (FT. Terzaghi technique was 868. 062 kN/m2, while the Meyerhoff method was 1227. 116 kN/m2. For type 2 foundation (FT. , the corresponding values were 767. kN/m2 and 1206. 106 kN/m2. Plaxis 3D software's total settlement (UZ) is at foundation node 17 of 7. 743 mm, while the biggest settlement for type 1 foundation (FT. , immediate settlement technique (S. , is at foundation node 17 of 376 mm. The Plaxis 3D software's total settlement (UZ) is at foundation node 2 of 7. 159 mm, whereas the biggest settlement for type 2 foundation (FT. immediate settlement technique (S. is at foundation node 3 of 3. 523 mm. Keyword : bearing capacity, foundation, settlement, plaxis 3D Pendahuluan Dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan yang memadai, rumah sakit sebagai institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap. Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . rawat jalan, dan gawat darurat berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020. Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Condong Catur dibangun untuk menyediakan tempat pelayanan kesehatan yang difungsikan sebagai tempat pasien yang menggunakan tempat tidur untuk keperluan observasi, diagnosis, terapi, rehabilitasi medik dan penunjang medik lainnya dalam waktu tertentu. Pada umumnya proyek konstruksi gedung memiliki 2 bagian struktur yang direncanakan yaitu struktur atas seperti kolom, balok, pelat, dan struktur bawah yaitu fondasi. Menurut Gunawan . , fondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang bertugas meletakkan bangunan dan meneruskan beban bangunan atas ke dasar tanah yang cukup kuat mendukungnya. Tanah sebagai dasar tempat berdirinya suatu konstruksi harus stabil ketika menerima beban, sehingga tanah dengan karakteristik tersebut perlu diperhitungkan daya dukungnya agar fondasi yang direncanakan sesuai dengan karakteristik tanah dasarnya dan tidak mengalami keruntuhan geser . hear failur. serta penurunan . yang berlebihan pada fondasi. Menurut Hardiyatmo . , daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan tekanan atau beban bangunan pada tanah dengan aman tanpa menimbulkan keruntuhan geser dan penurunan yang berlebihan. Dalam menganalisis daya dukung dan penurunan pada fondasi dapat menggunakan beberapa metode perhitungan empiris atau dengan menggunakan software bantu seperti Plaxis yang dapat menganalisis dan memodelkan dalam rekayasa Pada pembangunan gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur menggunakan fondasi dangkal dengan tipe fondasi adalah fondasi telapak dengan perkuatan siklop batu kali. Penggunaan material siklop batu kali di bawah fondasi telapak berfungsi sebagai lantai kerja dan perkuatan lapisan dasar. Tipe fondasi ini digunakan karena tanah yang cukup kuat untuk menahan beban bangunan berada pada kedalaman yang cukup dangkal . ,2 m dari permukaan tanah asl. Berdasarkan uraian tersebut maka pada penelitian ini memiliki fokus dan tujuan, sebagai Mengetahui besar kapasitas daya dukung tanah dalam mendukung beban maksimum gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur. Mengetahui besar penurunan fondasi yang terjadi pada gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur dengan software Plaxis. Metode Penelitian Data yang telah didapatkan seperti data penyelidikan tanah dan data struktur dianalisis kemudian hasil analisis data tersebut digunakan untuk menganalisis kapasitas daya dukung dan penurunan pada fondasi dengan metode perhitungan analitis dan metode software Plaxis 3D. Hasil dari analisis perhitungan daya dukung dan penurunan fondasi tersebut sebagai kesimpulan akhir dari penelitian ini. Ada beberapa tahapan analisis data yang dilakukan pada penelitian ini untuk mencapai hasil akhir, yakni besar kapasitas daya dukung dan penurunan yang terjadi pada fondasi telapak dengan perkuatan siklop batu kali. Tahapan-tahapan analisis tersebut antara lain: Analisis Data Tanah Analisis Struktur Atas Analisis Kapasitas Daya Dukung Tanah (Bearing Capacity of Soi. Analisis Penurunan Fondasi (Settlement of Foundatio. Hasil Penelitian 1 Analisa Data Tanah Hasil analisis dapat dilihat pada tabel 1 dan tabel 2. Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Depth Side Friction (F. g/cm. 0,60 0,50 0,60 0,40 1,40 1,20 0,40 0,70 0,80 0,60 0,90 0,60 1,00 Sumber : hasil analisis data tanah Tabel 1. Data Sondir dan Bore-Hole Log Cone Resistance . Depth Bore-Hole Log . g/cm. Pasir sedang, berkerikil, abu-abu . anah uru. Pasir sedang, abu-abu Pasir sedang, kerikil, abu-abu Pasir sedang, abu-abu Pasir halus, berlanau, abu-abu Pasir sedang dan halus, abu-abu Pasir, lanau, coklat abu-abu . angat pada. Parameter Tanah Kedalaman Jenis Tanah Berat Isi Tanah Basah Berat Isi Tanah Kering Berat Isi Air Void Ratio Permeabilitas arah horizontal Permeabilitas arah vertikal Modulus Young Poisson's Ratio sudut geser dalam Kohesi Sumber : hasil analisis data tanah Tabel 2. Parameter Tanah Simbol Satuan kN/m3 b kN/m3 d kN/m3 w m/hari m/hari kN/m2 kN/m2 Titik Sondir B3/SR 7 Pasir Sedang. Kerikil. Abu-abu 0,97 0,00864 0,00864 0,30 33,82 2 Analisis Struktur dengan software Autodesk Robot Structural Analysis Professional (RSAP) Analisis struktur dengan software Autodesk Robot Structural Analysis Professional (RSAP) untuk mendapatkan nilai base reactions atau reaksi pada tumpuan kolom lantai dasar pada struktur tersebut. Pembeban dihitung mengacu pada SNI 1727 tahun 2020 tentang beban desain minimum. Gambar 1. Pemodelan Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Condong Catur dengan Autodesk RSAP Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Hasil analisis struktur . ase reaction. yang nilainya digunakan untuk menghitung tekanan yang terjadi pada tanah akibat beban yang bekerja pada gedung. Base reactions dipilih pada kombinasi beban 2 digunakan untuk menghitung tekanan kontak pada tanah akibat beban mati dan beban hidup . eban teta. yang bekerja pada struktur saat proses konstruksi gedung berlangsung. Hasil analisis dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 3. Base Reactions Node FZ/PU . N) MX . MY . 137,299 -2,141 4,862 184,702 -9,605 -0,525 178,177 -1,729 -0,887 183,218 -4,489 3,309 229,696 7,784 -1,636 62,353 -0,544 0,423 287,788 2,502 3,073 154,988 -3,993 -3,069 105,451 -4,923 1,139 56,932 -4,15 -8,45 83,063 -0,198 0,171 83,212 -0,284 0,144 156,946 -6,849 20,049 253,882 -8,639 -5,998 287,43 -1,012 3,071 321,224 -13,423 2,808 334,344 -14,091 2,164 170,512 -8,651 -23,581 86,344 7,253 11,613 155,123 11,335 -1,157 168,06 10,007 1,662 82,921 2,911 -1,296 148,35 179,506 16,253 0,835 89,879 7,785 -12,721 Sumber : hasil analisis dengan software Autodesk Robot Structural Analysis Professional Tipe Fondasi Eksisting Tipe 2 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 2 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. Tipe 1 (FT. 3 Analisis Kapasitas Daya Dukung Tanah Data Fondasi Kedalaman fondasi (D. = 3,2 m Fondasi tipe 1 (FT. Footplate (F. : B = 2,7 m. L = 2,7 m. Tebal (T) = 0,4 m, beton = 24 kN/m3 Siklop batu kali (SBK. : B = 3,0 m. L = 3,0 m. Tebal (T) = 1,0 m, beton = 22 kN/m3 Fondasi tipe 2 (FT. Footplate (F. Siklop batu kali (SBK. : B = 1,5 m. L = 1,5 m. Tebal (T) = 0,4 m, beton = 24 kN/m3 : B = 1,8 m. L = 1,8 m. Tebal (T) = 1,0 m, beton = 22 kN/m3 Data Parameter Tanah Berdasarkan Tabel 2 untuk titik sondir B3/SR 7 Analisis Kapasitas Daya Dukung Tanah Metode Terzaghi Rumus: qu = 1,3. Nc Po. Nq 0,4. Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Kapasitas Daya Dukung Tanah Untuk Fondasi Tipe 1 (FT. Menghitung kapasitas daya dukung ultimate . u ) qu = 1,3. 49,280. 0,4. = 2604,187 kN/m2 Menghitung kapasitas dukung ijin netto . ) qall. = . u Oe P. AESF = . 4,187 Oe 49,. AE3 = 868,062 kN/m2 Kapasitas Daya Dukung Tanah Untuk Fondasi Tipe 2 (FT. Menghitung kapasitas daya dukung ultimate . u ) qu = 1,3. 49,280. 0,4. = 2350,557 kN/m2 Menghitung kapasitas dukung ijin netto . = . u Oe P. AESF = . 0,577 Oe 49,. AE3 = 767,092 kN/m2 Analisis Kapasitas Daya Dukung Tanah Metode Meyerhoff Rumus: qu = sc . Nc sq . P0 . Nq s . 0,5. Kapasitas Daya Dukung Tanah Untuk Fondasi Tipe 1 (FT. Menghitung kapasitas daya dukung ultimate . u ) qu = 1,702. 1,351. 1,351. = 3730,627 kN/m2 Menghitung kapasitas dukung ijin netto . ) qall. = . u Oe P. AESF = . 0,627 Oe 49,. AE3 = 1227,116 kN/m2 Kapasitas Daya Dukung Tanah Untuk Fondasi Tipe 2 (FT. Menghitung kapasitas daya dukung ultimate . u ) qu = 1,702. 1,351. 1,351. = 3667,597 kN/m2 Menghitung kapasitas dukung ijin netto . ) qall. = . u Oe P. AESF = . 7,597 Oe 49,. AE3 = 1206,106 kN/m2 4 Analisis Penurunan Fondasi Data Fondasi Kedalaman fondasi (D. = 3,2 m Fondasi tipe 1 (FT. Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Footplate (F. Siklop batu kali (SBK. : B = 2,7 m. L = 2,7 m. Tebal (T) = 0,4 m, beton = 24 kN/m3 : B = 3,0 m. L = 3,0 m. Tebal (T) = 1,0 m, beton = 22 kN/m3 Fondasi tipe 2 (FT. Footplate (F. Siklop batu kali (SBK. : B = 1,5 m. L = 1,5 m. Tebal (T) = 0,4 m, beton = 24 kN/m3 : B = 1,8 m. L = 1,8 m. Tebal (T) = 1,0 m, beton = 22 kN/m3 Faktor pengaruh (Ip ), untuk fondasi persegi kaku diperoleh nilai Ip = 0,82 Data Parameter Tanah Berdasarkan Tabel 2 untuk titik sondir B3/SR 7 Analisis Penurunan Segera Fondasi Analisis Penurunan Segera (Si ) Rumus: = n . Oe 2 ) . Oe P. Oe 2 ) . Oe Df. ) . Oe 2 ) . Menghitung tekanan kontak pada dasar fondasi P Mx. yo My. < qall. q= Pu (Wtanah ) (Wfootplate ) (Wsiklop ) ycAycu. ycycu ycAyc. ycuycu < ycycaycoyco. yaycu yayc Berat tanah di atas fondasi (Wtanah ) = b . (B). (L). (Df Oe Tsiklop ) Wtanah Berat footplate (Wfootplate ) Wfootplate = beton . (B). (L). (T) Berat Siklop batu kali (Wsiklop ) Wsiklop = beton . (B). (L). (T) Total berat beban vertikal (P) = Pu (Wtanah ) (Wfootplate ) (Wsiklop ) Analisis penurunan segera (Si ) disajikan pada tabel berikut. Node Tabel 4. Analisis Penurunan Fondasi dengan Perhitungan Penurunan Segera Tekanan Kontak . Penurunan Segera (S. Tipe Fondasi Eksisting . N/m. Tipe 2 (FT. 107,722 3,140 Tipe 2 (FT. 109,132 3,216 Tipe 2 (FT. 114,848 3,523 Tipe 1 (FT. 83,751 3,087 Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Tekanan Kontak . N/m. Tipe 1 (FT. 90,544 Tipe 2 (FT. 81,667 Tipe 1 (FT. 96,871 Tipe 1 (FT. 79,308 Tipe 1 (FT. 74,532 Tipe 1 (FT. 67,182 Tipe 2 (FT. 88,156 Tipe 2 (FT. 88,085 Tipe 1 (FT. 84,028 Tipe 1 (FT. 88,612 Tipe 1 (FT. 96,050 Tipe 1 (FT. 96,989 Tipe 1 (FT. 98,155 Tipe 1 (FT. 75,439 Tipe 1 (FT. 77,442 Tipe 1 (FT. 83,154 Tipe 1 (FT. 84,922 Tipe 2 (FT. 89,801 Tipe 1 (FT. 84,473 Tipe 1 (FT. 87,398 Tipe 1 (FT. 72,546 Sumber : hasil analisis penurunan fondasi dengan perhitungan Penurunan Segera Node Tipe Fondasi Eksisting Penurunan Segera (S. 3,695 1,740 4,262 2,689 2,261 1,603 2,089 2,085 3,111 3,522 4,188 4,272 4,376 2,342 2,522 3,033 3,192 2,177 3,151 3,413 2,083 Analisis Penurunan Fondasi dengan Software Plaxis 3D Tahapan Analisis Penurunan Fondasi dengan Software Plaxis 3D Input data parameter tanah. Input data material dan pemodelan fondasi. Input data material dan memodelkan geometry siklop batu kali untuk fondasi sesuai dengan tipenya. Assign beban untuk point loads Input data beban . ase reaction. sesuai dengan node . Berat tanah di atas fondasi (Wtanah ) b . (B). (L). (Df Oe Tsiklop ) Wtanah Berat footplate (Wfootplate ) Wfootplate beton . (B). (L). (T) Total berat beban vertikal (P) Pu (Wtanah ) (Wfootplate ) . Analisis penurunan dengan software Plaxis 3D disajikan pada Tabel berikut. Node Tabel 5. Analisis Penurunan Fondasi dengan Software Plaxis 3D Tekanan Kontak . Penurunan Total (U. Tipe Fondasi Eksisting . N/m. Tipe 2 (FT. 196,80 5,974 Tipe 2 (FT. 231,10 7,159 Tipe 2 (FT. 227,20 7,000 Tipe 1 (FT. 184,50 6,156 Tipe 1 (FT. 196,00 6,570 Tipe 2 (FT. 155,30 4,179 Tipe 1 (FT. 207,70 7,244 Tipe 1 (FT. 180,90 5,835 Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Tekanan Kontak . N/m. Tipe 1 (FT. 168,90 Tipe 1 (FT. 161,60 Tipe 2 (FT. 167,60 Tipe 2 (FT. 167,70 Tipe 1 (FT. 180,10 Tipe 1 (FT. 202,10 Tipe 1 (FT. 207,70 Tipe 1 (FT. 215,80 Tipe 1 (FT. 218,80 Tipe 1 (FT. 191,50 Tipe 1 (FT. 162,00 Tipe 1 (FT. 180,40 Tipe 1 (FT. 182,10 Tipe 2 (FT. 168,60 Tipe 1 (FT. 177,10 Tipe 1 (FT. 184,80 Tipe 1 (FT. 170,50 Sumber : hasil analisis penurunan fondasi dengan software Plaxis 3D Node Tipe Fondasi Eksisting Penurunan Total (U. 5,352 4,936 4,629 4,633 6,082 6,870 7,242 7,609 7,743 6,226 5,273 5,816 5,978 4,676 5,807 6,082 5,294 Kontrol Tekanan Kontak. Dalam melakukan kontrol tekanan kontak pada dasar fondasi eksisting, dikontrol terhadap daya dukung tanah hasil analisis dengan metode Terzaghi sesuai dengan tipe fondasi, dengan syarat tekanan kontak pada dasar fondasi . tidak melebihi daya dukung ijin netto tanah . ), sehingga dinyatakan aman . idak menyebabkan keruntuhan tanah dan penurunan yang berlebiha. Pada penelitian ini tekan kontak pada fondasi eksisting dengan kedua metode analisis, nilainya tidak melewati daya dukung ijin netto tanah . ) hasil analisis metode Terzaghi, sehingga dinyatakan AMAN Kontrol Penurunan Ijin Berdasarkan batas penurunan maksimum yang dikemukakan oleh Skempton dan McDonald . untuk fondasi terpisah pada tanah pasir . solated foundations in san. sebesar 51 mm, maka dilakukan kontrol penurunan yang terjadi pada fondasi eksisting. Pada penelitian ini penurunan pada fondasi eksisting dengan kedua metode analisis dinyatakan AMAN karena tidak melebihi penurunan ijin Kesimpulan dan Saran Pada penelitian ini hasil analisis diperoleh daya dukung ijin netto tanah untuk fondasi tipe 1 (FT. metode Terzaghi sebesar 868,062 kN/m2, metode Meyerhoff sebesar 1227,116 kN/m2, untuk fondasi tipe 2 (FT. metode Terzaghi sebesar 767,092 kN/m2, metode Meyerhoff sebesar 1206,106 kN/m2. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 1 (FT. , metode penurunan segera (S. ada pada fondasi node 17 sebesar 4,376 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 17 sebesar 7,743 mm. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 2 (FT. metode penurunan segera (S. ada pada fondasi node 3 sebesar 3,523 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 2 sebesar 7,159 mm. Dalam menganalisis daya dukung dan penurunan fondasi gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur dengan software Plaxis 3D, saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: Dalam menghitung daya dukung dan penurunan fondasi sebaiknya, data penyelidikan tanah yang digunakan diperlukan data yang lebih akurat sesuai lokasi pelaksanaan pembangunan gedung agar perhitungan yang didapatkan lebih akurat. Dalam menganalisis struktur atas gedung untuk mencari reaksi pada tumpuan kolom lantai dasar . , perlu diperhatikan terkhusus pada tanda arah gaya ( /-) beban aksial dan momen agar tidak salah dalam Marlon Victor Narwadan dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . menentukan besaran reaksi yang terjadi karena akan digunakan dalam menghitung tekanan kontak fondasi ke tanah dasar. Daftar Pustaka