e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 Volume 6. No. 2 Oktober 2025. PENGARUH DIMENSI EWOM TERHADAP MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN KE WISATA EDUKASI KANSA 1Rahman Nur Halim, 2Ety Dwi Susanti 1,2Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur Email: rahul. rn220@gmail. com, etydwisusanti@gmail. Abstract In the digital era, prospective tourists increasingly rely on online reviews and comments to shape their perceptions of destinations. One factor suspected to influence visiting decisions is electronic word of mouth . WOM). This study aims to analyze the effect of eWOM dimensions, namely intensity, valence of opinion, and content, on touristsAo visiting decisions at KANSA Educational Tourism. The research employed a quantitative approach by distributing questionnaires to 100 Data were analyzed using multiple linear regression after validity, reliability, and classical assumption tests were fulfilled. The findings reveal that intensity, valence of opinion, and content significantly influence visiting decisions, both partially and simultaneously. Among these dimensions, valence of opinion was identified as the most dominant factor in shaping touristsAo decisions. The study concludes that eWOM plays a crucial role in influencing visiting therefore, the management of KANSA Educational Tourism should encourage positive reviews, strengthen promotional intensity, and enrich digital content. Keywords: electronic word of mouth, intensity, valence of opinion, content, visiting decision Abstrak Era digital membuat calon wisatawan semakin bergantung pada ulasan dan komentar di platform online untuk membentuk persepsi destinasi wisata. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi keputusan berkunjung adalah electronic word of mouth . WOM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi eWOM yang terdiri dari intensity, valence of opinion, dan content terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Wisata Edukasi KANSA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden, kemudian data dianalisis melalui regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensity, valence of opinion, dan content berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan berkunjung. antara ketiga dimensi, valence of opinion terbukti paling dominan dalam memengaruhi keputusan wisatawan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa eWOM berperan penting dalam membentuk keputusan berkunjung, sehingga pengelola Wisata Edukasi KANSA perlu mendorong ulasan positif, meningkatkan intensitas promosi, serta memperkaya konten digital. Kata Kunci: electronic word of mouth, intensity, valence of opinion, content, keputusan PENDAHULUAN Pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian dan pengembangan daerah. Seiring dengan perilaku wisatawan juga mengalami Masuk: 29 September 2025 perubahan, khususnya dalam mencari informasi mengenai destinasi. Saat ini, mengandalkan ulasan dan komentar di pertimbangan sebelum mengambil Fenomena ini dikenal Terbit: 31 Oktober 2025 Vol 6. No. Oktober 2025 sebagai electronic word of mouth . WOM), wisatawan melalui media digital yang dapat membentuk persepsi dan memengaruhi keputusan berkunjung. Dalam konteks pariwisata, salah satu jenis daya tarik wisata yang tengah berkembang adalah wisata edukasi. Wisata menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman belajar yang bernilai bagi pengunjung (Wijayanti dkk. , 2. Wisata Edukasi KANSA merupakan salah satu destinasi edukasi di Jawa Timur yang menggabungkan unsur Keberadaannya menarik perhatian destinasi wisata pada umumnya. Namun, citra destinasi ini juga sangat dipengaruhi oleh ulasan digital yang tersebar di berbagai platform media sosial maupun situs ulasan. (Goyette dkk. , 2. eWOM memiliki tiga dimensi utama, yaitu intensity, valence of opinion, dan content. Intensity menggambarkan seberapa sering ulasan disampaikan, valence of opinion menekankan arah opini positif berhubungan dengan kelengkapan informasi yang diberikan. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa eWOM mampu memengaruhi perilaku konsumen, termasuk dalam Akan mengenai pengaruh tiap dimensi eWOM terhadap keputusan berkunjung wisatawan pada destinasi edukasi masih relatif terbatas. Berdasarkan menganalisis pengaruh intensity, valence of opinion, dan content eWOM terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Wisata Edukasi KANSA. Hasil e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 memberikan kontribusi teoretis dalam literatur eWOM pariwisata sekaligus memberikan masukan praktis bagi pengelola Wisata Edukasi KANSA dalam merumuskan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Menurut (Goyette dkk. , 2. eWOM merupakan bentuk komunikasi informal berbasis online yang bersifat non-komersial, mengenai suatu produk atau layanan, dan dapat disampaikan secara langsung melalui telepon, email, maupun saluran komunikasi digital lainnya. Terdapat tiga dimensi eWOM sebagai berikut (Goyette dkk. , 2. Intensity Dimensi intensity mengacu pada platform jejaring sosial, seberapa sering mereka mengakses informasi melalui situs tersebut, berinteraksi dengan sesama pengguna, serta jumlah ulasan atau komentar yang Valence Of Opinion Dimensi valence of opinion merujuk pada arah atau sifat opini konsumen, apakah bersifat positif maupun negatif terhadap suatu produk, layanan, atau merek. Dimensi ini mencakup komentar bernada positif yang disampaikan melalui jejaring sosial serta rekomendasi yang produk atau layanan tertentu. Content Dimensi content merujuk pada kelengkapan, kualitas, dan jenis konten yang dibagikan wisatawan, baik dalam bentuk teks, foto, maupun video. Konten tersebut dapat mencakup informasi mengenai ragam produk, penjelasan kualitas layanan atau fasilitas, serta detail harga yang ditawarkan. Pengaruh Dimensi EWoM terhadap Minat,. (Rahman Nur Halim et. Hal. Penelitian (Afroh & Susanti, 2. menunjukkan bahwa ketiga dimensi eWOM tersebut berpengaruh berkunjung ke destinasi wisata urban. Hal ini menegaskan bahwa eWOM merupakan strategi promosi digital yang efektif. Namun, sebagian besar studi masih berfokus pada pariwisata umum, sementara kajian dalam konteks Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut. Keputusan wisatawan merupakan hasil akhir dari proses pertimbangan individu dalam memilih suatu destinasi berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi minat serta kenyamanan kunjungan. Menurut Goeldner dan Ritchie . dalam (Yusendra, 2. , indikator eksternal berkunjung meliputi fasilitas utama dan . komodasi, layana. , transportasi dan aksesibilitas . emudahan menuju lokas. , harga dan . aket anggara. , atraksi wisata dan event khusus . estival, konser, hibura. , serta dukungan teknologi informasi . nternet, pemesanan online, dan ulasan digita. Kelima indikator tersebut menjadi acuan dalam penelitian ini untuk mengukur seberapa besar pengaruh eWOM terhadap keputusan wisatawan dalam mengunjungi daya tarik wisata. HASIL PEMBAHASAN Uji Validitas Variabel Electronic Word of Mouth (X) METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Subjek penelitian adalah wisatawan yang berkunjung ke Wisata Edukasi KANSA. Jumlah sampel sebanyak 100 orang. Lemeshow dengan tingkat kesalahan Pemilihan responden dilakukan melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disebarkan langsung di lapangan menggunakan format Paper and Pencil Test. Kuesioner disusun berdasarkan tiga dimensi electronic word of mouth (Goyette dkk. , 2. serta dengan total 14 butir pernyataan yang diukur melalui skala Likert 1Ae5. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Sebelum dilakukan analisis regresi, instrumen diuji terlebih dahulu melalui uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, dilakukan uji asumsi klasik yang KolmogorovSmirnov (K-S), multikolinearitas, dan Analisis hubungan antarvariabel menggunakan regresi linier berganda, dengan pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, serta koefisien determinasi (RA) untuk mengetahui sejauh mana model penelitian mampu menjelaskan variabel Tabel 1. Pengujian Validitas Sub Indikator r hitung X1. 0,758 Intensity X1. 0,855 (X. X1. 0,834 X2. 0,750 Valence of X2. 0,902 r tabel Hasil 0,197 0,197 0,197 0,197 0,197 Valid Valid Valid Valid Valid Vol 6. No. Oktober 2025 Opinion (X. X2. e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 0,884 0,197 Valid X3. 0,781 0,197 Valid X3. 0,870 0,197 Valid X3. 0,820 0,197 Valid 0,323 0,197 Valid 0,444 0,197 Valid Keptusan 0,788 0,197 Valid Berkunjung (Y) 0,828 0,197 Valid 0,775 0,197 Valid Sumber: Data diolah pad . Uji validitas dilakukan dengan maupun dependen memiliki nilai r acuan bahwa suatu butir pernyataan hitung berkisar antara 0,323 hingga dinyatakan valid apabila nilai r hitung 0,902. Seluruh nilai tersebut lebih tinggi lebih besar dari r tabel (Ghozali, 2. dibandingkan dengan r tabel, sehingga Berdasarkan hasil pada Tabel 1, dapat disimpulkan bahwa semua item dalam instrumen penelitian dinyatakan pernyataan pada variabel independen Content (X. Uji Reliabilitas Tabel 2. Uji Reliabilitas Batas Nilai Crobach Alpha CronbachAos Alpha 0,748 >0,60 Variabel Intensity (X. Keterangan Reliabel Valence of Opinion (X. 0,802 >0,60 Reliabel Content (X. 0,753 >0,60 Reliabel Keputusan Berkunjung (Y) 0,663 >0,60 Reliabel Sumber: Data diolah pad . Suatu instrumen dinyatakan CronbachAos Alpha lebih besar dari 0,60 (Ghozali, 2. Hasil uji yang disajikan pada Tabel 2 menunjukkan bahwa seluruh variabel penelitian memiliki nilai CronbachAos Alpha berkisar antara Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas 0,663 hingga 0,802. Nilai tersebut berada di atas batas minimum 0,60, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh butir pernyataan dalam kuesioner layak dan konsisten digunakan karena memenuhi kriteria reliabilitas. Tabel 3. Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Pengaruh Dimensi EWoM terhadap Minat,. (Rahman Nur Halim et. Hal. Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Sumber: Data diolah pad . Hasil uji Kolmogorov-Smirnov terhadap residual regresi menunjukkan nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200 dengan Kolmogorov-Smirnov Z = 0,200. Nilai signifikansi tersebut berada di atas ambang batas 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa residual data terdistribusi normal dan memenuhi asumsi normalitas. Uji Multikolinearitas Tabel 4. Uji Multikolinearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 Intensity Valence of Opinion Content eWOM Dependent Variable: Keputusan berkunjung Sumber: Data diolah pad . Berdasarkan 1,432, 2,010, dan 1,673, masih jauh di bawah ambang 10. Dengan demikian, independen tidak menunjukkan adanya dapat disimpulkan bahwa antarvariabel gejala multikolinearitas. Hal ini terlihat independen tidak memiliki korelasi dari nilai tolerance Intensity sebesar yang tinggi, sehingga model regresi 0,698. Valence of Opinion sebesar 0,498, dinilai stabil dan koefisien yang serta Content eWOM sebesar 0,598, dihasilkan dapat diinterpretasikan yang semuanya berada di atas batas secara tepat dalam menjelaskan 0,10. Selain itu, nilai Variance Inflation Factor (VIF) masing-masing sebesar Uji Heteroskedastisitas Tabel 5. Uji Heteroskedastisitas Vol 6. No. Oktober 2025 e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 Sumber: Data diolah pad . Berdasarkan hasil analisis scatterplot memenuhi salah satu asumsi klasik antara nilai Regression Standardized yang diperlukan dalam analisis regresi Predicted Value dengan Regression Studentized Residual, tampak bahwa Untuk mendeteksi heteroskedastisitas titik-titik data menyebar secara acak di Glejser. Kriteria sekitar sumbu horizontal pada nilai 0 dan tidak membentuk pola tertentu. signifikansi > 0,05 maka model Kondisi ini menunjukkan bahwa varians residual bersifat konstan heteroskedastisitas, sedangkan jika < . Dengan demikian, dapat 0,05 maka terjadi heteroskedastisitas. disimpulkan bahwa pada model regresi Hasil pengujian ditampilkan pada tabel heteroskedastisitas, sehingga model Tabel 6. Uji Glejser Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. Intensity Valence of Opinion Content eWOM Dependent Variable: ABS_RES Berdasarkan hasil uji Glejser, menunjukkan nilai signifikansi di atas 0,05, yaitu Intensity sebesar 0,682. Valence of Opinion sebesar 0,901, dan Content eWOM sebesar 0,453. Hal ini menunjukkan bahwa model regresi bebas dari gejala heteroskedastisitas dan homoskedastisitas, sehingga layak digunakan untuk analisis regresi lebih Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 7. Uji Regresi Lineaar Berganda Pengaruh Dimensi EWoM terhadap Minat,. (Rahman Nur Halim et. Hal. Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Model Error Beta 1 (Constan. Intensity Valence of Opinion Content eWOM Dependent Variable: Keputusan berkunjung Berdasarkan tabel 3 Semua variabel eWOM (Intensity. Valence of Opinion, dan Conten. berpengaruh positif signifikan Keputusan Berkunjung. Sig. dengan Valence of Opinion sebagai pengaruh paling dominan. Model regresi: Y = 1,821 0,345XCA 0,575XCC 0,449XCE e. Uji Hipotesis Uji t (Parsia. Uji parsial . digunakan untuk bertujuan untuk melihat apakah setiap mengetahui sejauh mana pengaruh variabel independen memiliki pengaruh masing-masing variabel bebas secara individual dalam menjelaskan variabel keputusan berkunjung wisatawan. Dengan kata lain, uji ini Tabel 8. Uji Parsial . Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Model Beta 1 (Constan. Intensity Valence of Opinion Content eWOM Dependent Variable: Keputusan berkunjung Berdasarkan hasil uji parsial . , diketahui bahwa variabel Intensity. Valence of Opinion, dan Content eWOM berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan berkunjung. Hal ini ditunjukkan oleh nilai t hitung masingmasing variabel yang lebih besar dari t Sig. serta nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya berkunjung dapat diterima. Uji F(Simulta. Vol 6. No. Oktober 2025 e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 Tabel 9. Uji Simultan(F) ANOVAa Sum of Mean Model Squares df Square Sig. 1 Regression 270 3 280. Residual Total Dependent Variable: Keputusan berkunjung Predictors: (Constan. Content eWOM. Valence of Opinion. Intensity Uji F dilakukan untuk menilai apakah seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan Berdasarkan hasil, diperoleh F hitung sebesar 37,863 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Intensity. Valence of Opinion, dan Content eWOM secara Keputusan Berkunjung, sehingga HaCA diterima. Koefisien Determinas ( R. Tabel 10. Uji Koefisien Determinas ( R. Model Summaryb Model R Square Std. Error of Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. Content eWOM. Valence of Opinion. Intensity Dependent Variable: Keputusan berkunjung Berdasarkan tabel di atas, nilai RA sebesar 0,542 atau 54,2%. Hal ini menunjukkan bahwa 54,2% variasi keputusan berkunjung dapat dijelaskan oleh variabel Intensity. Valence of Opinion, dan Content eWOM, sedangkan 45,8% sisanya dipengaruhi oleh faktorfaktor lain di luar model penelitian. Pengaruh Variabel Intensity. Valence Of Opinion, dan Content Secara Parsial Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Berdasarkan uji t, variabel Intensity berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan berkunjung ke Wisata Edukasi KANSA (B = 0,345, t = 2,717. Sig. = 0,008 < 0,. Semakin tinggi intensitas eWOM, semakin besar Temuan ini didukung oleh hasil kuesioner, yang menunjukkan mayoritas responden aktif mencari membagikan ulasan mengenai KANSA. Dengan demikian, peningkatan strategi digital yang mendorong partisipasi Pengaruh Dimensi EWoM terhadap Minat,. (Rahman Nur Halim et. Hal. pengguna dalam ulasan online akan memperkuat keputusan berkunjung Variabel Valence of Opinion terbukti memiliki pengaruh positif berkunjung (B = 0,575, t = 4,056. Sig. 0,000 < 0,. Opini positif yang beredar Hasil menunjukkan sebagian besar responden setuju dengan ulasan positif dan bersedia memberikan rekomendasi. Dengan demikian, pengelola KANSA perlu mendorong penyebaran opini positif melalui media sosial dan menjaga kualitas layanan agar citra destinasi tetap positif. Variabel Content berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan berkunjung (B = 0,449, t = 2,837. Sig. = 0,006 < 0,. Konten ulasan yang jelas, informatif, dan detail meningkatkan rasa percaya wisatawan Hasil menunjukkan mayoritas responden menilai informasi mengenai aktivitas, fasilitas, dan harga tiket di KANSA mudah diakses dan lengkap. Oleh karena itu, pengelola perlu memastikan ketersediaan informasi yang lengkap melalui ulasan digital. Ketiga eWOM (Intensity. Valence of Opinion. Conten. secara parsial berpengaruh positif dan berkunjung wisatawan ke Wisata Edukasi KANSA. Pengaruh Variabel Intensity. Valence Of Opinion, dan Content Secara Parsial Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel Intensity. Valence of Opinion. Content eWOM keputusan berkunjung wisatawan ke Wisata Edukasi KANSA, baik secara parsial maupun simultan. Secara parsial. Intensity berperan karena semakin sering wisatawan mencari, membaca, atau berinteraksi melalui Valence of Opinion menunjukkan bahwa ulasan bernada positif membangun kepercayaan dan mendorong keputusan berkunjung, sementara Content eWOM menegaskan bahwa informasi yang jelas, lengkap, dan relevan memperkuat keyakinan Secara menghasilkan nilai 37,863 dengan signifikansi 0,000 (<0,. , menunjukkan model regresi layak digunakan. Nilai RA sebesar 0,542 menunjukkan bahwa 54,2% variasi keputusan berkunjung dijelaskan oleh ketiga variabel eWOM, sedangkan 45,8% dipengaruhi faktor lain seperti harga, promosi, dan Adjusted RA sebesar 0,528 menegaskan kekuatan model secara Dengan demikian, kekuatan eWOM terletak pada kombinasi Bagi pengelola Wisata Edukasi KANSA, strategi pemasaran ulasan, menjaga kualitas layanan untuk menyediakan informasi yang lengkap dan mudah diakses. Strategi ini tidak hanya menarik wisatawan baru, tetapi juga membangun citra positif jangka panjang dan keputusan berkunjung yang berkelanjutan. SIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk electronic word of mouth . WOM), yaitu Vol 6. No. Oktober 2025 Intensity. Valence of Opinion, dan Content, wisatawan ke Wisata Edukasi KANSA. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, ketiga dimensi eWOM terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan Dari ketiga variabel. Valence of Opinion merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi keputusan Hal ini mengindikasikan bahwa ulasan positif yang tersebar di media digital mampu meningkatkan keyakinan dan ketertarikan wisatawan. Temuan ini sejalan dengan penelitian (Afroh & Susanti, 2. yang juga menunjukkan pengaruh signifikan dimensi eWOM terhadap keputusan wisatawan dalam konteks urban tourism. Namun, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang berfokus pada wisata umum, studi ini memberikan kontribusi baru dengan mengkaji pengaruh eWOM dalam konteks wisata edukasi, sebuah sektor yang masih jarang diteliti. Dengan demikian, penelitian ini mengenai eWOM, khususnya pada destinasi yang menggabungkan elemen pendidikan dan rekreasi. Model menghasilkan nilai 0,542, yang berarti bahwa 54,2% variasi dalam keputusan berkunjung dapat dijelaskan oleh dimensi eWOM, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar Sebagai implikasi praktis, pengelola Wisata Edukasi KANSA meningkatkan interaksi digital dengan ketersediaan informasi yang lengkap e-ISSN: 2745-7915 p-ISSN: 2745-7923 dan menarik secara daring. Strategi memperkuat persepsi positif dan kunjungan secara berkelanjutan. Daftar Pustaka