ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 PEMANFAATAN GARAM SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBUATAN PRODUK HALOTHERAPY DI SMKN 1 LAMBOYA SUMBA BARAT Firat Meiyasa1*. Krisman Umbu Henggu2. Yatris Rambu Tega3. Suryaningsih Ndahawali4. Nurbety Tarigan5 1,2,3,4,5 Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba *E-mail: firatmeiyasa@unkriswina. (Diajukan: 30 Mei 2023. Direvisi: 25 Juni 2023. Diterima: 30 Juni 2. ABSTRAK Garam adalah salah satu komoditas perdagangan yang cukup penting dan Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu daerah penghasil garam. Tingginya produksi garam di NTT tidak sejalan dengan mutu yang sesuai dengan SNI dan harga garam relatif rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan di SMKN 1 Lamboya Sumba Barat. Adapun yang menjadi alasan pengabdian di lokasi ini adalah sekolah tersebut merupakan sekolah kejuruan yang berorientasi pada Dengan demikian, tujuan dari kegiatan PkM ini adalah diharapkan siswa dan guru memiliki kompetensi terkait dengan pembuatan produk halotherapy dan mengetahui fungsi dan desain kemasan Berdasarkan hasil dari kegiatan PkM di SMKN 1 Lamboya maka siswa dan guru mampu menerima materi yang diberikan oleh Tim PkM dengan dihasilkannya produk halotherapy dan juga desain kemasan untuk produk tersebut. Terlihat bahwa siswa dan guru sangat antusias dan berparisipasi dalam kegiatan PkM yang dilakukan oleh Tim dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Dengan demikian, dari hasil PkM ini memberikan pengaruh positif untuk siswa dan guru SMK Negeri 1 Lamboya. Kata kunci: Garam. Haloterapi. Lamboya. Sumba Barat UTILIZATION OF SALT AS A MEDIA IN THE PRODUCTION OF HALOTHERAPY PRODUCTS AT SMKN 1 LAMBOYA WEST SUMBA ABSTRACT Salt is an important trading commodity and East Nusa Tenggara Province is one of the salt producing The high production of salt in NTT is not in line with the quality according to SNI and the price of salt is relatively low. Community Service Activities (PkM) were held at SMKN 1 Lamboya. West Sumba. The reason for the dedication at this location is that the school is a fisheries-oriented vocational school. Thus, the aim of this PkM activity is that it is hoped that students and teachers will have competencies related to the manufacture of halotherapy products and know the function and design of product packaging. Based on the results of PkM activities at SMKN 1 Lamboya, students and teachers were able to accept the material provided by the PkM Team by producing halotherapy products and packaging designs for these Students and teachers were very enthusiastic and participated in the PkM activities carried out by the Team from the Study Program of Fisheries Product Technology. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Thus, the results of this PkM have a positive influence on students and teachers of SMK Negeri 1 Lamboya. Key words: Halotherapy. Lamboya. Lamboya. West Sumba ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. PENDAHULUAN Garam adalah salah satu komoditas perdagangan yang cukup penting dalam (Rochwulaningsih, 2. Secara nasional kebutuhan garam pada Tahun 2021 sekitar 84% diperuntukan sebagai bahan baku Selain itu, kebutuhan untuk konsumsi rumah tangga sebesar 325 ribu ton (Kemenperin, 2. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu daerah penghasil garam, dimana pada Tahun 2017 produksi garam sebesar 118,056 ton atau setara 3,7 persen dari target 3 juta ton yang ditetapkan Produksi garam di NTT didukung oleh areal lahan yang potensial sehingga dapat dikembangkan sebagai lahan pertambakan garam (Mongabay. id, 2. Tingginya produksi garam di di NTT tidak sejalan dengan mutu yang sesuai dengan SNI sehingga harga garam pun relatif rendah. Untuk meningkatkan harga garam yang tinggi maka perlu diversifikasi, salah satunya adalah menghasilkan garam terapi atau yang disebut dengan halotherapy. Halotherapy sendiri merupakan bentuk dari terapi komplementer yang menggunakan "garam" satu-satunya Memanfaatkan menghasilkan sejumlah manfaat kesehatan, dimana 100% pengobatan alami, bebas obat dan aman untuk semua usia termasuk anakanak. Halotherapy menyembuhkan beberapa masalah atau METODE PELAKSANAAN Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: sosialisasi, pelatihan, dan pengujian Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 penyakit seperti. penyakit pernapasan, mengurangi asma, alergi, sinusitis, migran, bronkitis dan masalah paru-paru. Selain itu, dapat mereduksi penyakit kulit . ksim dan psoriasi. , dapat memberikan relaksasi, merevitalisasi serta memberikan efek Selanjutnya, garam juga dapat menyeimbangkan hormon dengan tingkat energi yang meningkat, menghasilkan tidur yang lebih baik, mengurangi nyeri sendi dan membantu mengurangi kram otot, serta mendetoksifikasi tubuh (Shah, 2. Target Pengabdian kepada Mayarakat (PkM) adalah di SMK 1 Lamboya Sumba Barat. SMK 1 Lamboya memiliki beberapa kejuruan di Nautika Kapal Penangkapan Ikan (NKPI). Agribisnis Perikanan (AGPI). Agribisnis Rumput Laut (AGRL) dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Pada kegiatan PkM ini difokuskan pada jurusan NKPI. AGPI dan AGRI. Hasil dari kegiatan pemberdayaan ini memproduksi garam tersebut sebagai bagian dari kompetensi peserta didik dan guru di SMKN 1 Lamboya. Adapun tujuan dari kegiatan PkM ini adalah siswa dan guru mampu memahami materi terkait teknik pembuatan garam halotherapy dan mampu memproduksi produk tersebut secara Adapun rincian dari tahapan kegiatan PkM ini adalah sebagai berikut: ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. Sosialisasi Sosialisai diberikan kepada siswa dan guru berupa pemberian materi yang difokuskan pada manfaat garam dan pemanfaatan garam sebagai produk terapi kesehatan, teknik pembuatan garam Pelatihan Pelatihan diberikan pada siswa dan guru berupa praktik langsung pengolahan garam krosok menjadi garam yang difungsikan untuk terapi, seperti yang terlihat pada (Gambar . , dengan formula: garam 1000 gr, esensial oil . erei wangi dan kayu puti. 3 mL, pewarna 1:25 . L). Produk yang dibuat ada dua yaitu produk halotherapy beraroma serai wangi dan produk halotherapy yang beraroma minyak Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 kayu putih (Laksmiani et al. Produk tersebut kemudian dikemas dalam kemasan botol dan kemasan plastik standing pouch yang siap untuk dipasarkan. Produk halotherapy yang dihasilkan ini memiliki dua kegunaan atau dua fungsi. Pertama: diperuntukan untuk berendam atau yang disebut bath salt. Cara menggunakan bath salt adalah ambil 100 gram produk halotherapy kemudian dilarutkan ke dalam bath tub atau mandi denagan cara mengambil produk halotherapy sebanyak 3-5 sendok makan kemudian dilarutkan dalam air yang dicukupkan untuk mandi. Kedua: Garam yang diperuntukan untuk kaki atau yang disebut dengan foot salt. Cara menggunakan foot salt adalah dengan cara mengambil 2 sendok makan produk halotherapy dan dilarutkan ke dalam 1 baskom air hangat, kemudin dilakukan perendaman kaki. Gambar 1. Prosedur pembuatan produk halotherapy (Laksmiani et al. , 2. Pengujian organoleptik Pengujian organoleptik: dilakukan pengujian organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan mitra berdasarkan skala warna, tekstur dan bau atau aroma dari garam terapi yang dihasilkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan masyarakat yang dilakukan di SMK Negeri 1 Lamboya. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lamboya merupakan salah satu sekolah kejuruan yang memiliki jurusan agribisnis perikanan di Kabupaten Sumba Barat. Kegiatan yang dilakukan terdiri dari empat tahapan di antaranya adalah: ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. organoleptik, dan. Kegiatan ini melibatkan guru dan siswa dengan total peserta adalah 49 orang . orang siswa dan 5 orang gur. Kegiatan diawali dengan perkenalan Tim PKM dari Unkriswina Sumba kepada peserta kegiatan serta dijalankan presensi sebagai bukti dari kegiatan PKM. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan PKM seperti yang terlihat pada Gambar 2. Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 menyeimbangkan hormon dengan tingkat energi yang meningkat, menghasilkan tidur yang lebih baik, mengurangi nyeri sendi dan membantu mengurangi kram otot, serta Setelah menyampaikan manfaat garam, kemudian dilanjutkan dengan memberikan pelatihan berupa teknik pembuatan garam halotherapy. Dengan demikian, produk yang dihasilkan nantinya memiliki harga jual yang tinggi, seperti yang terlihat pada Gambar 3. Selanjutnya. Materi kedua dibawakan oleh Pak Krisman Umbu Henggu terkait dengan sosialisasi fungsi dan desain kemasan produk (Gambar . Gambar 2. Peserta Kegiatan PKM SMKN 1 Lamboya Tahap 1. Sosialisai Pada tahap ini, peserta kegiatan PKM baik siswa maupun guru SMK Negeri 1 Lamboya diberikan materi terkait dengan pemanfaatan garam sebagai garam terapi . Pada tahap ini, materi yang dibawakan oleh Bapak Firat Meiyasa. Si yaitu tentang manfaat garam menyembuhkan beberapa masalah atau penyakit seperti. penyakit pernapasan, mengurangi asma, alergi, sinusitis, migran, bronkitis dan masalah paru-paru. Selain itu, dapat mereduksi penyakit kulit . ksim dan psoriasi. , dapat memberikan relaksasi, merevitalisasi serta memberikan efek Selanjutnya, garam juga dapat Gambar 3. Materi Pertama disampaikan oleh Pak Firat Meiyasa. Gambar 4. Materi Kedua disampaikan oleh Pak Krisman Umbu Henggu. Pi. ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. Tahap 2. Pelatihan Pada Tahap ini, peserta diberikan pelatihan pembuatan garam terapi. Peserta dijelaskan bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan garam terapi. Adapun bahan-bahan yang digunakan sangat sederhana yaitu garam kristal, pewarna makanan, dan minyak atsiri . roma lavender, serei wangi, dan kayu puti. Begitupun dengan alat yang digunakan misalnya timbangan, nampan, baskom, pipet tetes, dan Setelah peserta sudah mengetahui bahan dan alat yang digunakan. Selanjutnya, dimulai dengan tahapan proses dalam menghasilkan garam terapi seperti yang Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 terlihat pada Gambar 1. Peserta yang hadir dalam kegiatan PKM begitu antusias dan sangat senang, karena menurut mereka ini sesuatu yang simpel tapi sangat bermanfaat dan bisa mendapatkan banyak ilmu. Pada kegiatan pelatihan ini, peserta baik guru maupun siswa diminta untuk membuat sendiri garam terapi dibantu oleh mahasiswamahasiswa kami yaitu Emris. Ridwan. Frety, dan Robinson. Peserta merasa puas, karena diminta langsung untuk membuat produk garam terapi. Dengan demikian, produk yang dihasilkan ada tiga jenis yaitu garam terapi aroma lavender, serei wangi, dan kayu putih (Gambar 5 Ae . Gambar 5. Peserta dijelaksan prosedur membuat garam terapi Gambar 6. Salah satu Peserta yaitu Pak Guru sedang membuat garam terapi Gambar 7. Proses pembuatan produk halotherapy oleh siswa Gambar 8. Tampilan Desain Kemasan dan Produk halotherapy yang dihasilkan ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. Tahap 3. Pengujian Organoleptik Pengujian organoleptik ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesukaan peserta terhadap produk yang dihasilkan berdasarkan skala warna, tekstur dan bau atau aroma dari garam terapi yang dihasilkan. Berdasarkan hasil pengujian organoleptik terlihat bahwa peserta kegiatan PkM yang amat sangat suka garam terapi dari skala warna, tekstur, dan bau/aroma masing-masing sebesar 73%, 60%, dan 70%. Sedangkan peserta yang Gambar 9. Tingkat Kesukaan berdasarkan Warna Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 memilih sangat suka produk gara terapi dari skala warna, tekstur, dan bau/aroma masingmasing sebesar 20%, 30%, dan 20%. Selanjutnya, peserta yang memilih suka untuk skala warna, tekstur, dan bau/aroma masing-masing sebesar 7%, 10%, dan 10% (Gambar 9 Ae . Hal ini mengindikasikan bahwa produk garam terapi yang dihasilkan secara organoleptik dapat diterima oleh peserta kegiatan PkM. Gambar 10. Tingkat Kesukaan berdasarkan Tekstur Gambar 11. Tingkat Kesukaan berdasarkan Bau KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini dihadiri oleh siswa dan guru SMK Negeri 1 Lamboya. Pada kegiatan PkM ini siswa dan guru sangat antusias menerima materi yang disampaikan oleh pemateri dan antusias dalam melakukan praktik pembuatan garam terapi. Berdasarkan hasil uji organoleptik kepuasan menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan sangat suka . -73%) dan suka 20-30%. Dengan demikian, dari hasil PkM ini memberikan pengaruh positif untuk siswa dan guru SMK Negeri 1 Lamboya. ABDI WINA Ae Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ojs. Volume: 3. Juni 2023 e-ISSN: 2809-0179 DAFTAR PUSTAKA