KEJUJURAN SEBAGAI DASAR KESUKSESAN DIPLOMASI RASULULLAH Taufik Mukmin & Fitriyani Dosen Tetap Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari Lubuklinggau abiahlam@gmail. com, fitriyani@staibsllg. Keywords: Diplomacy. Honesty of The Propeth Abstrak This life is basically a diplomatic arena, so that means everyone is a diplomat in their respective levels and environments. There are several other words that are synonymous with the word diplomacy, including negotiation and lobbying. Herb Cohen in his book You Can Negotiate Anything Reveals that "Your world is really a very long list of negotiations, and like it or not, you are a negotiator". The arrival of Muslims to many countries has made an extraordinary social This is because Muslims and Muslim scholars give "enlightenment not only in terms of spirituality, but also intellectuality to the native population in the area they explore. They" transfer "noble behavior . khlaq alkarima. which then becomes a daily habit. From that habit eventually became a culture, and from culture transformed into the most valuable civilization ever known to mankind, a civilization that not only prioritizes physical development, but also mentally, spiritually, and culture . in general. , that they are indebted to Muslims in many ways, especially in the fields of science and research. Pendahuluan Diplomasi lahir sebagai jalan untuk menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi dalam suatu negara baik secara domestik maupun internasional. Teknologi dan informasi membuat segala sesuatu yang ada di dunia ini berkembang begitu pesat dan cepat, selain dapat mengubah cara pandang manusia terhadap suatu hal yang sedang dihadapi. Jika di masa lalu, peran perang sangat mendominasi bagi kepentingan suatu negara, di zaman sekarang tidak hanya kekuatan yang dinilai penting bagi tercapainya kepentingan tersebut bahkan hal hal kecil pun seperti budaya, bahasa, etnis dapat menjadi pemegang peran yang berpengaruh besar bagi kelangsungan hidup suatu negara. Diplomasi berperan bukan sebagai pengganti dari alat perang melainkan, tumbuh sebagai penyelesaian lain yang melengkapi dan lebih mendominasi karena lebih menguntungkan serta tidak mengancam keamanan warga negara. Relasi kebudayaan dan hubungan internasional dapat dijelaskan dalam kerangka diplomasi kebudayaan. Sekarang, delegasi kebudayaan sering dilakukan oleh berbagai negara untuk membina suatu hubungan baik dengan negara negara lain. Diplomasi kebudayaan dapat berguna untuk memamerkan keagungan kebudayaan suatu negara dan mempengaruhi pandangan satu sama lain dengan pengantar yang baik. Pengertian Kejujuran Secara Bahasa, jujur berarti suatu keputusan seseorang untuk mengungkapkan perasaannya, kata-katanya atau perbuatannya bahwa realitas yang ada tidak dimanipulasi dengan cara berbohong atau menipu orang lain untuk keuntungan dirinya. Arti jujur sangat erat kaitannya dengan kebaikan (Kesuma dkk. , 2019, hlm. Sementara pendapat (Mustari & Rahman, 2011, hlm. 13Ae. dalam mengartikan jujur ialah suatu perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain. Jujur adalah suatu karakter moral yang mempunyai sifat-sifat positif dan mulia seperti integritas, penuh kesabaran, dan lurus sekaligus tidak berbohong, curang, ataupun mencuri. Sedangkan dalam pandangan (Pasiska, 2019, hlm. nilai dan prinsip kejujuran juga dapat ditanamkan pada diri peserta didik pada tingkat pendidikan dasar melalui kegiatan mengawasi serta mengevaluasi hasil ulangan secara silang dalam Tentu dalam hal ini, peranan guru juga sangatlah penting dalam rangka mencermati proses pengawasan dengan tujuan untuk menanamkan kejujuran dan tanggung jawab pada diri peserta didik. Guru juga perlu melakukan evaluasi ulang dari tugas peserta didik satu persatu setelah mereka selesai mengoreksi. Coretan dan hasil tulisan mereka yang tertera di lembar jawaban, akan terlihat kejujuran dari anak tersebut dalam mengoreksi hasil ulangan mereka masing-masing. Selanjutnya guru menjelasan nilai kejujuran dan tanggung jawab pada anak-anak peserta didik dan dampaknya dalam kehidupan mereka di kemudian hari. Dari beberapa pandangan di atas, dapat disimpulkan bahwa kejujuran merupakan suatu sikap dan karakter seseorang yang sering kali dinampakkan dengan ucapan maupun tindakan secara sikap spontan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya tanpa adanya rekayasa baik dari apa yang diucapkan dan apa yang dilakukannya. Apapun yang dilakukan dan diucapkannya itu selalu bersifat benar karena sesuai dengan fakta dan realita yang ada, sehingga kejujuran dapat diartikaan sebagai kesamaan antara ucapan dan tindakan seseorang. Macam-macam Kejujuran Ada beberapa macam kejujuran diantaranya: Jujur dalam perkataan wajib bagi manusia untuk menjaga lisanya tidak berkata kecuali benar dan jujur. Jujur dalam tekad dan memenuhi janji manusia harus menepati janjinya karena janji itu adalah hutang. Jujur dalam perbuatan yakni seimbang antara lahiriah dan batiniah. Selain itu juga, termasuk bagian dari jujur adalah jujur dalam menjalankan perintah Hal ini adalah kedudukan yang paling tinggi yang harus dimiliki oleh seorang hamba atau pemeluk agama, sebagaimana jujur dalam mentaati perintah agama, rasa takut, pengharapan, dalam rasa cinta dan tawakkal. Kalau seseorang menjadi sempurna karena kejujurannya maka akan dikatakan orang ini adalah benar dan jujur. (Rejeki, 2. Faktor-faktor Kejujuran Berikut ini beberapa faktor kejujuran antara lain: Jujur dapat menguntungkan diri sendiri dan orang lain, apabila kita jujur otomatis kita akan dipercaya oleh orang lain dan orang lain akan merasa puas dan berkesan dengan pekerjaan kita sebab kita jujur. Jujur itu juga ibadah di dalam setiap kitab suci tentu ada perintah untuk bersikap jujur dan sebaliknya pasti ada larangan untuk berbohong. Jujur juga menimbulkan rasa percaya diri apabila kita yakin dengan pekerjaan kita secara tidak langsung kita akan percaya diri dengan pekerjaan yang kita kerjakan sendiri. Jujur membuat pintar jika anda jujur terhadap kemampuan yang anda miliki saat ini, tentu anda akan menyadari bahwa kita memiliki kelebihan dan kekurangan. (Google Cendekia. Nugroho, t. Manfaat Kejujuran Dalam surat At Taubah dan Surat Muhammad. Allah Swt. berfirman mengenai perintah berlaku jujur sebagai berikut :: a a A Oaua O AA ao AA a a a a a AiA aa a a a a a aa a a :AuHai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. Ay (QS. At Taubah: . A a a aua aI aeAU asa eAA aa A a Aea eA AuTetapi jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi Ay (QS. Muhammad: . Menurut Lazuardi . ikutip dalam manfaat berkata jujur, 2. terdapat beberapa manfaat dari kejujuran, yang antara lain: Perasaan dan hati seseorang menjadi tenang, jujur akan membuat pelakunya menjadi tenang dan tidak memiliki beban hal ini disebabkan ia tidak takut akan diketahui kebohongannya. Mendapatkan pahala jujur akan membuat pelaku mendapatkan pahala dari Tuhan. Orang yang jujur senantiasa dihormati oleh sesama manusia karena semua orang menghargai kejujuran. Orang yang jujur akan mendapatkan keberkahan dalam usahanya Orang yang jujur senantiasa selamat dari bahaya dan kejujurannya akan membawa manusia ke jalan yang benar. Orang yang jujur akan banyak teman karena kejujuran membuat orang-orang disekitar kita akan senang Orang yang jujur akan berteman dengan siapa saja. Orang yang jujur senantiasa memiliki nama baik jika kita sering berbuat jujur, maka akan banyak orang yang mengetahui hal tersebut. Jika banyak orang yang mengetahui hal tersebut nanti diluar mereka akan membicarakan tentang kejujuran kita. Kejujuran dan Urgensinya dalam kehidupan Sifat jujur merupakan faktor terbesar tegaknya agama dan dunia. Kehidupan dunia tidak akan baik, dan agama juga tidak bisa tegak di atas kebohongan, khianat serta perbuatan Jujur dan mempercayai kejujuran, merupakan ikatan yang kuat antara para rasul dan orang-orang yang beriman dengan mereka. Allah berfirman. AuDan orang yang membawa kebenaran (Muhamma. dan orang yang membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertaqwa. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Rabb mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baikAy. [Az zumar:33-. Tingginya kedudukan perbuatan jujur di sisi Allah, sehingga Allah SWT selalu gandengkan orang-orang yang jujur dengan para Nabi. Bahkan diantara sifat para Nabi adalah jujur. Sementara dusta adalah sifat yang sangat tercela. Bahkan Rasulullah SAW pernah bersabda : Aybahwa orang mukmin tidak akan pernah berbohongAy. Allah SWT memiliki sifat jujur dan benar, sebagaimana firman-Nya: AyKatakanlah: Benarlah . pa yang difirmanka. Allah. Ay Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrikAu. [Ali Imran :. Ini merupakan hadiah dari Allah dalam bentuk pujian untuk diri-Nya dengan sifat yang agung yang dimiliki Nya. Dalam semua syariAoah Nya, berita Nya, , dan semua kisahkisah Nya tentang semua nabi dan para umat mereka disampaian secara jujur . oleh Allah . yang dijelaskan dalam firman Allah yang artinya: AuDan siapakah yang lebih benar perkataan. daripada AllahAu. [An Nisa:. Kemudian Allah juga berfirman yang artinya : AuAllah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya daripada AllahAu. [An Nisa :. Dan dijelaskankan kembali dalam ayat lain yang artinya: AyDemikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka. dan sesungguhnya Kami adalah Maha BenarAu. [Al AnAoam:. Begitulah cara Allah menjelaskan sifat diri Nya dengan keagungan sifat yang dimiliki Nya. Sifat jujur ini juga ia sampaikan dalam janji, perbuatan, ucapan, dan juga ancaman, serta sifat jujur ini juga ia sampakain dalam setiap pemberitaan tetang pejalann dan kisah perjuangan semua nabi serta semua para wali Nya. Tidak sampai disitu,sifat jujur juga Allah sampaikan dalam kisah tentang para musuh-musuh Allah yang kafir. Para Nabi Allah juga di berikan sifat jujur yang kemudian Allah memberikan para nabi Nya dengan mukjizat dan tanda-tanda yang agung sebagai bukti dari sebuah kejujuran . mereka, dan untuk melawan kebohongan dan mengahacurkan dari semua para musuh Allah. Pemusnahan para musuh Allah dengan cara gempa bumi, angina topan, angin rebut, petir, serta di tenggelamkan ke tanah dan ini, ini semua merupakan bentuk dukungan yang Allah berikan kepada para Nabi Nya. Dan Kemudian pa Nabi dan semua pengikutnya diselmatkan oleh Allah. Hal ini dapat terjadi karena bukti bahwa Allah menyukiai atas setiap kejujuran yang telah dilakukan oleh para nabi Nya. Dimana mereka merupakan Utusan Allah dan sebagai bukti bahawa penghinaan kepada para musuh Allah dan Rasul. Para Nabi yang diberikan sifat jujur oleh Allah yang dijelaskan dalam ayat suci AlQAuAoan diantaranya adalah Idris. Ibrahin, dan Ismail. Allah memberikan mereka sifat jujur ini sebagai bukti untuk meujukan bahwa kokohnya sifat jujur itu pada diri Issris. Ibrahin dan Ismail. Sebagai bukti bahwa semua perbuatan, perkataan, janji yang mereka lakukan semua atas dasar kejujuran. Semua ayat yang terdapat ddalam kitab suci Al QurAoan, yang dengan semuanya Allah berikan tantangan kepada segenap manusia dan jin untuk membuat satu surah saja yang mirip atau setara dengan ayat-ayat yang dalam al-qurAoan, namun mereka tidak mampu. Hal ini merupakan bukti sangat besar dan tak terbantahkan atas kejujuran Muhammad SAW, bahwa dia benar-benar utusan Allah dan penutup para nabi. Dan persaksian Allah bahwa Muhammad SAW penutup para nabi, juga merupakan bukti yang amat jelas atas kejujuran beliau, karena tidak ada seorangpun yang mengaku menjadi nabi setelah beliau, kecuali Allah membuka kebohangannya dan membongkar aib serta aneka jenis modus mereka. Bahkan tidak ada seorangpun yang berdusta atas nama beliau dengan membawakan sebuah perkataan yang disandarkan kepada nabi Muhammad SAW, melainkan pasti Allah membuka modusnya dengan penjelasan para pengikut ajarannya yang jujur, yaitu para ahli hadits dan yang lainnya. Allah berfirman. AuSebenarnya dia (Muhamma. telah datang membawa kebenaran dan membenarkan raul-rasul . Ay. [As Shaffat:. Allah Azza wa Jalla memberikan kedudukan yang tinggi ini kepada hamba sekaligus rasulNya . Muhammad SAW. Sifat hamba-hambaNya yang beriman, yang jujur dalam keimanan, perbuatan, perjuangan dan perjanjian-perjanjian mereka juga di rahmati oleh Nya. AuMereka itulah orangorang yang benar . dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwaAu. [Al Baqarah:. Dalam ayat lain : AuSesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orangorang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benarAu. [Al Hujurat:. Selain itu, firman Allah yang memuji Muhajirin yang memiliki sifat faqir dan para sahabat Nabi Muhammad SAW. Para sahabat tersebut adalah orang-orang yang memiliki sifat Anshar ataupun Muhajirin. AuBagi para fuqara yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka . mencari karunia dari Allah dan keridhaan-(Ny. dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benarAy. [Al Hasr : . Para Sahabat Nabi Muhammad SAW sesungguhnya telah mendapat pujian dan pengakuan dari Allah dalam Al QurAoan. Rasulullah juga memuji mereka dalam banyak hadits. Sifat mereka diantaranya yang paling nampak dan jelas adalah kejujuran. Tanpa sifat kejujuran ini. Agama tidak akan bisa tegak, begitu juga dunia tidak akan baik. Para sahabat yang jujur ini dan para pewaris mereka inilah yang telah menyampaikan Kitab Allah dan Sunnah RasulNya kepada kita semua dengan kejujuran yang penuh dan amanah. Para ulama inilah yang telah mengingatkan kepada kita semua tentang sejarah kehidupan para sahabat, kegigihan para sahabat dalam melakukan kebaikan dan kebaikan mereka yang lainnya yang telah mengungguli semua umat. Dan merekalah umat terbaik yang menjadi contoh untuk manusia. Allah SWT telah memuji para sahabat secara menyeluruh dengan sifat-sifat yang Diantaranya adalah kejujuran. Berdasarkan itu semua, dalam aqidah Ahlussunnah wal Jamaah, tidak dibenarkan bagi umat Islam mencela siapapun dari para sahabat, karena mereka semua adalah orang-orang pilihan, terutama para khalifah, para sahabat yang pertama kali masuk Islam, dari kalangan Muhajirin. Anshar, pejuang pembelaan Islam dan yang ikut perang baik bersama Rasulullah SAW, maupun bersama para khalifah setelah Rasulullah. Mereka secara keseluruhan, adalah orang-orang yang jujur dengan keyakinannya. Iman mereka sesuai dengan perbuatan mereka, dan merekalah generasi terbaik umat ini. Kisah kejujuran iman para sahabat, dapat dilihat pada cerita tiga orang sahabat yang menyesali perbuatannya dihadapan Rasulullah SAW, karena mereka tidak ikut serta bersama Rasulullah SAW pada perang Tabuk. Dan yang paling menonjol dari para sahabat diantara tiga sahabat tersebut ialah KaAoab Bin Malik RA yang merupakan sahabat yang diselamatkan dari api neraka, kemunafikan, murka Allah dan murka RasulNya berkat sifat kejujuran yang Kisah ini menjadi sangat terkenal. Haditsnya juga masyhur dan panjang. Karena keterbatasan tempat, kisah KaAoab akan disajikan pada edisi mendatang. Diplomasi dan Urgensinya dalam kehidupan Kehidupan ini pada dasarnya merupakan gelanggang berdiplomasi, maka dengan demikian berarti setiap orang merupakan diplomat dalam tingkatan dan lingkungannya masing-masing. Terdapat beberapa kata lainnya yang bersifat sinonim dengan kata diplomasi, antara lain negosiasi dan lobby. Herb Cohen dalam bukunya You Can Negotiate Anything Mengungkapkan bahwa "sesunguhnya dunia anda adalah sesuatu yang berisi daftar negosiasi yang sangat panjang, serta suka atau tidak suka, anda adalah seorang negosiator". Lalu mengapa harus timbul proses diplomasi, negosiasi, dan lobby ? hal ini disebabkan antara lain karena setiap orang memiliki kebutuhan-kebutuhan. Dari sinilah muncul proses yang paling mendasar, yakni adanya "komunikasi" dengan menggunakan bahasa . isan, tulisan dan Dalam kehidupan ini, masing-masing individu senantiasa memiliki hasrat dan keinginan, namun tidak semua hasrat dan keinginan tersebut dapat terealisasilkan, dan sangat tergantung pada kemampuannya dalam bernegosiasi atau berdiplomasi. Mengapa peran negosiasi atau diplomasi menjadi faktor utama ? dan bukannya faktor finansial atau yang Ternyata, bagaimanapun sosok manusia itu bukan sekedar makhluk ekonomi (Homo economicu. saja, tetapi disamping itu merupakan makhluk sosial. Meskipun arena kehidupan ini merupakan arena tawar-menawar, tetapi di atas semuanya berlaku moral dan etika, dan harus diikutsertakan dalam tawar-menawar tersebut. Dalam kegiatan perdagangan misalnya. Seorang pedagang bukan sekedar hanya mencari keuntungan, begitu pula seorang pembeli bukan sekedar hanya mencari barang atau jasa. Masing-masing individu merupakan pedagang sekaligus seorang pembeli, karena pada prinsipnya kehidupannya adalah arena perniagaan. Masing-masing orang menjalani kehidupan dengan tujuan untuk mencari nilai tambah atau keuntungan. Terlepas dari berbagai lapisan kelas sosial, umur, domisili, atau faktor Masing-masing orang yang kita jumpai adalah mereka yang akan memberikan keuntungan pada kita, atau sebaliknya menarik keuntungan dari kita. Dalam konsep Islam terdapat apa yang dinamakan Hablumminannas, yakni suatu kewajiban untuk berbuat baik dan amal kepada sesama manusia. Berbuat amal adalah memberikan keuntungan atau kebaikan pada orang lain. Apakah kita juga mendapatkan keuntungan dari perbuatan amal tersebut ? Menurut konsep Islam, jawabannya "ya", beramal merupakan investasi yang akan menghasilkan keuntungan, terutama disisi Allah. Begitu pula menurut konsep agama lainnya. Dalam berniaga diperlukan kemampuan berdiplomasi dan Tedapat empat tujuan dalam diplomasi politik pada abad 21 menurut Leeonard (Leonard dkk. , 2. yaitu: pertama, keakraban yang lebik dekat, hal ini dapam membuat masyrakat berpikir dan dapat mengubah pandangan masyarakat tetang negara tersebut. Kedua, penghargaan yang lebuh tinggi, hal ini dalam membuat pandangan positif dari masyrakat tentang setiap isu dari pendangan / persfektif Negara tersebut. Ketiga. Merangkul masyarakat, hal ini dapat membuat masyrakat mesara terdorong untuk memperhatikan sebuah Negara sebagai tujuan yang menarik untuk dijadikan temapat pariwisata dan studi, serta mangambil nilai-nilai yang baik dari Negara tersebut. Keempat. Mempengaruhi sikap masyarakat, hal ini dapat dijadikan sebahai motivasi unruk meningkatkan dukungan masyarakat terhadap suatu Negara tersebut. Terdapat satu ungkapan yang cukup diplomatis, yakni semacam, anjuran bahwa beramal itu bukan untuk dipamerkan kepada khlayak umum. Lalu bagaimana jika hal itu dengan tujuan "kampanye", supaya orang lain dapat terinpirasi dan mengikuti jejaknya. Maka disinilah diperlukan kemampuan dalam berdiplomasi yang lebih tinggi. Bahkan pada prinsipnya setiap individu diwajibkan untuk berdiplomasi, bernegosiasi dan melakukan-lobby kepada Tuhannya. Shalat dan do'a merupakan contoh cara untuk bernegosiasi dengan Allah Swt. Apakah setiap do'a akan dikabulkannya ?, hal itu sangat tergantung pada kemampuan seseorang dalam berdiplomasi, bernegosiasi dan melobby Allah Swt. Dan tentu kemampuan untuk itu dapat dipelajari, sebab terdapat tatacara yang jelas, yakni dengan segenap ajaran Sama halnya dalam hubungan antar negara terdapat beberapa kode etik dalam berdiplomasi, maka dalam pergaulan manusia pun terdapat kode etik dan tatacara diplomasi, dalam bentuk etika, adat atau budaya masing-masing negara. Acapkali terjadi kegagalan dalam interaksi antar manusia. Hal ini dapat menimbulkan kurang intim dan mesranya Terlebih lagi jika kedudukan sosial orang-orang tersebut cukup tinggi, misalnya antar Kepala Negara, maka akan menimbulkan bencana perang ! Perang pada mulanya disebabkan oleh perselisihan antar dua orang ! Kemampuan dalam berdiplomasi dan bernegoisiasi mesti ada pada setiap individu dan masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan, perusahaan, partai politik, bahkan pemerintah sebuah negara yang sedang berkuasa. Karena akibat dari rendahnya kemampuan berdiplomasi pemerintah kita akhir-akhir ini misalnya, maka menimbulkan beragam masalah, seperti hilangnya wilayah sipadan dan ligitan di perairan Kalimantan Utara, sebagai akibat "pencaplokan" dan kemampuan dan kekuatan diplomasi internasional pemerintahan Malaysia, serta masih adanya penguasaan sumberdaya alam kita berupa pertambangan oleh perusahaan asing dan lainsebagainya. Kejujuran dasar kesuksesan diplomasi Rasulullah Sikap jujur dan kejujuran yang dimiliki manusia sebaiknya berangkat dari dalam diri individu, begitu juga halnya seperti ibadah. Sikap jujur yang dimiliki ini tentunya berdampak pada kehidupan secara luas, karena papun yang di ucapakan, apapun yang dilakukan, kemana pun melangkah, sangat penting bagi manusia menjunjung tinggi sikap jujur dan kejujuran. Pakar bidang Tafsir Prof KH Nasaruddin Umar dalam Khutbah-khutbah Imam Besar . mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan tentang AoibdaAo bi nafsik . ulailah dari diri sendir. (Umar, 2. Allah Swt juga memberikan penegasan yang terdapat dalam kita suci Al-QurAoan, kafa bi nafsik al-yauma hasiba . ukuplah dirimu sendiri sebagai penghisab, penentu terhadapm. Dari wahyu Allah SWT dan penegasan Nabi Muhammad tersebut memberi gambaran yaitu terdapat manusi ayang memiliki pribadi yang merasa . AutahuAy, tentang apakah kebenaran bahwa manusia yang memiliki pribadi tersebut menhaji salah satu factor terjadinya sebuah konflik yang disebabkan oleh kebohongan yang mereka sebarkan. Pada era digital seperti saat ini, dimana setiap informasi yang sisebarkan sangatlah mudah untuk diakses, mudah untuk kita buat, dan mudah juga untuk kita sebarkan sendiri. Kaum Quraisy pra-Islam memberikan julukan kepada Nabii Muhammad SAW yaitu dengan julukan Aual-AminAy, yang memiliki arti orang yang dapat dipercaya,yaitu seorang manusia yang memiliki siffat yang sangat jujur sehingga ia memperoleh predikat sebagai orang yang terhormat di anta kaumnya. Nabi Muhammad SAW mememulainya semua itu dari diri sendiri dan berdampak bagi kebaikan untuk orang lain dan juga orang-orang di sekitarnya. Saat Usia 12 tahun. Nabi Muhammad SAWA sering kali ia mengikuti Abdul Muthalib, pamannya untuk berdagang. Namun kadang kala Nabi Muhammad SAW juga ikut pamannya berdagang sampai ke negeri yang jauh yaitu Syam (Suria. Dikisahkan dalam Sirah Nabawiyah yaitu tidak seperti para pedagang lainnya. Dalam berdagang Nabi Muhammad SAW sangat dikenal dengan kejujurannya. Muhammad juga tidak pernah menipu siapapun baik pembeli maupun majikannya. Muhammad juga tidak pernah mengubah takaran dan juga mengurangi timbangan. Selain itu. Muhammad juga tidak pernah memberikan sumpah palsu dan janji-janji yang berlebihan. Semua transaksi yang dilakukan dengan dasar sukarela oleh Nabi Muhammd SAW dan juga disertai dengan ijab Kabul. Kedatangan umat Islam ke banyak negeri telah membuat revolusi sosial yang luar Ini karena umat Islam dan para cendikiawan Muslim memberikan "pencerahan bukan hanya dalam sisi spiritualitas, tapi juga intelektualitas kepada penduduk asli di wilayah yang mereka jelajahi. Mereka "mentransfer" perilaku mulia . khlaq abkarima. yang kemudian menjadi kebiasaan sehari-hari. Dari kebiasaan itu akhirnya menjadi budaya, dan dari budaya menjelma men-jadi peradaban adiluhung yang pernah dikenal manusia. Peradaban yang tidak hanya mengutamakan pembangunan fisik, tapi juga mental, spiritual, juga kultur . secara umum. Dunia Barat mengakui, setelalh beberapa abad berusaha terus ditutupi, bahwa mereka berhutang budi ke-pada umat Islam dalam banyak hal, utamanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan penelitian (Hijrah Rahasia Sukses Rasulullah, t. , hlm. Suatu Ketika Nabi Muhammad SAW pernah berselisih pendapat dengan salah seorang Ketika itu Nabi Muhammad SAW yang jua sedanng bedagang di negeri Syam. Nabi Muhammad SAW ketika itu bersih tegang dengan pembelinya mengenai barang dagangan yang telah dipilih oleh pembeli tersebut. Sifat kejujuran yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW ini dapat dijadikan sebgai pedoman hidup yang kukat untuk dpegang secara mandiri tanpa melibatkan Tuhan. Kesalehan individual yang dimiliki manusia akan menjadi bermakna jika kita bisa mewujudkannya dalam kesalehan bersosial. Hal ini dapat dilihat saat ibadah puasa yang sifatnya sangat pribadi yang ujungnya harus diakhiri dengan ibadah zakat fitrah, yaitu ibadah yang memiliki dimensi sosial. Hal ini sama juga dnegan ibadh sholat yang merupakan ibadah individu, yang juga diakhiri dengan salam sebagi ciri bahwa kita memeprhatikan lingkungan sekitar . Semua ini menjelaskan bahwa iadah vertical yang kita lakukan harus dilakukan dan diamalkan secara horizontal sehingga terwujudnya kehidupan bermasyarakay yang baik. Keadaan dunia pada abad ini dengan beragam etnis Negara yang mengakibatkan munculnua suatu keniscayaan untuk saling mengenal dan bekerjasama di berbagai bidang. Hal tersebut dapat menjadi factor timbulnya kerjasama dan hubungan timbal balik yang akan membantu menciptakan kerukunan anata setiap penduduk dunia. Hubungan dan perjanijian internasional dalam islam dijalin agar tegaknya hokum atau aturan serta ketrlibatan dunia secara global. Ha ini merupakan suatu yang oenting bagi semua orang yang berlatar belakang budaya dan keyakinan yang berbeda-beda untuk dapat hidup rukun tanpa disertai rasa takut akan penindasan. Menurut Muhammad yang dikutip dari Ensiklopedia menjelaskan bahwa Muhammaf merupakan Negarawan yang memegang prinsup paling fundamental yang terdapat dalam sebuah perjanjian antar Negara, yang berisikan bahwa menghormati kesepakatan dan fakta Dalam setiap perjanian yang telah disepakati tersebut tidak dapt dilanggar oleh semua pihak kaum muslimain. Sebaliknya, bila pihak kedua melanggarnya maka kaum Musliminn berhak keluar dari kesepakatan perjanjian tersebut. Dalam kita Sirah nabawiyah karya Seikh Shafiyyurrahman Al mubarakfuri . , disebutkan bentuk diplomasi yang di lakukan rasulullah SAW, korenspondensi surat terhadap beberapa Raja dan amir, diantaranya Negus Eithopia. Binyamin (AL-Muqawqi. di mesir. Khosrau II Persia. Hercules Romawi dan Uskup Daughthir. Nabi Muhammad SAWsaat membangun hubungan diplomatik luar negeri berdasarkan karakteristik sebuah Negara, dapat di lihat dari hal berikut : Kategori pertama, yaitu Negara muslim yang memiliki salah satu prinsip dalam kerjasama dengan Negara muslim lannya berdasarkan fakta bahwa Negara muslim adalah Namun perbedaan ras, suku dan bahasa dari sebuah Negara tidak menjadi penghalang dalam sebuah kerjasama. Rasulullah SAW dalam sebuah menegaskan bahwah semua Muslim adalah bersaudara dan bersatu. Kemudian dijelaskan juga bahwa setiap muslim berhak mendapatkan perlindungan. Lebih lanjut. Rasullah SAW juga mnyampak dalam sebuah hadits yang maksudnya: Au kami telah melindungi orang yang engkau lindungi, duhai Ummu Hani. Ay kemudian dipertegas kembali oelh Umar bin Khatab. Beliau pernah jaminan untuk keamaan Negara untuk penduduk Irak yang diajukan oleh seorang budak. Dan atas dasar ini lah kerjama sama antar Negara muslim masih saling bekerja sama. Serta perdamaian antar Negara muslim dapat dinyatakan rusak apabila salah satu dari negara tersebut berpindah keyakinan . Kategodi Kedua yaitu hubungan kerjasama dengan Negara non (Musli. dengan perjanjian . uAoahi. Kemudian arah dan tujuan kebijakan kerjasama ditetapkan oleh poinpoin dan isi perjanjian antarkedua belah pihak. Perjanjian dijalankan berdasarkan pemenuhan hak dan kewajiban. Dalam perjanjian tersebut, hal-hal yang menjadi hak dan kewajiban nonMuslim yang telah dijabarkan dalam perjanjian akan dihormati dan dijaga sepenuhnya. Soal, perlindungan misalnya. apabila telah bersedia memberikan perlindungan dari berbagai ancaman pihak luar maka negeri Muslim wajib memenuhinya. Dan apabila, kemampuan itu tak lagi dimiliki maka upeti jizyah yang telah dibayar harus dikembalikan. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Khalid bin Walid. Saat ia tak lagi bisa memberikan perlindungan kepada kaum Nasrani Homs dari seragan Kaisar Heraclius dari Byzantium, panglima Islam terkemuka itu pun mengembalikan jizyah yang pernah mereka bayar. Kategori ketiga, bekerjasama dengan negeri non-Muslim tanpa perjanjian. Pada prinsipnya, kerjasama kategori ini dibangun atas dasar pentingnya berlaku adil dalam menjalin hubungan dengan sesama manusia. Sebagai lembaga kolektif, negara Islam wajib bertindak adil, baik pada tingkat individual maupun kolektif. sekaligus bersikap adil pada urusan warga negaranya maupun ketika menjalin hubungan dengan negara lain. Dalam Al-QurAoan. Allah SWT menekankan bahwa ada beberapa prinsip yang sangan utama serta lazim diperhatikan dalam sebuah kebijakan politik luar negeri, yang dintaranya adalah memberikan penghormatan terhadap kesepakatan dalam setiap perjanjian yang telah dilakukan . (QS al-Maidah . :1. QS al-Anfaal . : . , dan kejujuran serta ketulusan dalam tiap transaksi (WS an-Nahl . : 94. Selain dari pada itu bahwa Islam sangat menggarisbawahi tentang pentingnya keadilan Internasional. Tidak memihak bangsa tertentu (QS an-Nisao . : . , cinta damai (QS alAnfaal . : . , tidak boleh sedikit memihak pada segala bentuk arogansi yang diarahkan pada keangkuhan diri dan penindasan atas bangsa lain di dunia (QS. Al-Qashash . : . Ayat-ayat diatas menerangkan, landasan utama dalam menjalin hubungan antara negeri Muslim dan non-Muslim. adalah persahabatan dan kerja sama dalam semua masalah yang menjadi kepentingan bersama, demi memajukan perdamian, kebaikan, dan keadilan di Simpulan Orang Quraisy memberi gelar Rasul dengan sebutan Al-Amien dalam artian dapat Pada saat beliau menerima wahyu pertama beliau berumur 40 thun. Setelah 3 tahun dilewati sebelum secara terang-terangan agama yang dibawakan nya. Pertemuan pertama nya diadakan sekitar 40 orang Qurasiy ketika Rasulullah mengutarakan keinginan nya untuk mengumumkan wahyu yang Allah turunkan. Respon yang diberikan Rasulullah begitu hangat dan juga perlindungan yang diberikan pamannya Abu thalib menjadikan Rasulullah mampu menyebarkan ajaran dan dakwah tanpa halangan. Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, (Buku Sirah Nabawiyah, t. katanya, "Ketika Ka'ba dibangun. Nabi dan paman beliau. Abbas, ikut memindahkan batu-batu. Abbas berkata kepada Nabi 'Taruhlah selendangmu di leher agar kulitmu terlindung dari . eras dan kasarny. Akan tetapi, hal itu justru membuats beliau jatuh tidak sadarkan diri. Maka tatkala siuman, beliau berkata. Ini pasty gara-gara selendangku, gara-gara selendangku. Lalu beliau ikat kuat selendangnya" Dalam satu riwayat disebutkan, tidak pemah lagi sejak saat itu auratnya terbuka. > Muhammad juga menonjol di tengah masyarakatnya karena perangai yang baik, budi pekerti yang luhur, dan catatan kehidupan yang mulia. Beliau adalah orang yang paling pandai menjaga diri, paling bagus budi pekertinya, paling baik dalam bertetangga. paling lapang dada, paling benar perkataannya, paling lembut perilakunya, paling pandai menjaga diri, paling mulia perbuatan baiknya. Paling baik amalnya paling tepat janjinya. Kunmpulan karakter ini membuat masyarakat menjulukinya al-Amin atau orang yang dapat dipercaya Ummul Mukminin. Khadijah pernah berujar tentang suaminya. Beliau mau menanggung semua bebannya, mengusahakan yang belum ada, memuliakan tamu. , dan siap menolong siapa pun yang membela kebenaran. Dalam kepemimpinan nya Rasulullah telah menunjukkan contoh diplomasi untuk menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan lain dan bahkan dalam pengambilan Contoh diplomasi pertama Rasulullah yaitu ketika kebijakan Rasulullah dalam menetapkan siapa yang berhak meletakkan hajar aswad, disini Rasul berhasil meyakinkan orang Quraisy dengan idenya. Selanjut nya kisah Rasul saat membentuk perjanjian dengan penduduk Madinah yang menghasilkan sebuah kesepakatan yang disebut Piagam Madinah. Karena di Madinah pendatang baru harus mengadakan rekonsilitasi dengan semua phak yang ada, dan Rasul ingin menjadikan pengungsiannya sebagai sebuah pusat yang sangat efektif dan aman untuk melancarkan gerakannya. Maka langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan kesepakatan pertama untuk menyatukan umat muslim dengan penduduk Madinah pada saat itu. Diplomasi yang dilkukan Rasulullah sampai saat itu masih bersifat soft power. Dan baru mulai nya peperangan pada saat 2 H, yaitu pada perang Badar. Langkah ini diambil oleh Rasul untuk mempertahankan wilayah dan melindungi umat nya dari serangan kaum kafir. Lalu ada perang Uhud yang dapat kita ambil dari kisah perang Uhud ialah disitu kita dapat membedakan mana orang yang taat dengan Rasul dan orang yang munafik yang hanya ingin mengambil harta rampasan perang. Lalu ketika perang Khondak dimana Rasulullah mengajarkan dalam berperang buakan bagaimana kita menyerang lawan dan menang, tapi kita harus memfikirkan bagaimana strategi untuk melawan musuh dan menyelamatkan diri dari Selanjutnya ketika perjanjian Hudaibiyah. Rasulullah menyetujui perjanjian tersebut padahal isi dari perjanjian tersebut banyak yang merugikan umat islam, tetapi Rasulullah berfikiran dengan adanya perjanjian ini maka masyarakat Makkah tidak akan menyerang umat muslim sekarang, dan Rasul mempunyai waktu untuk menyiapkan dan menambah kekuatan umat muslim. Dan pada saat Fathu Makkah tidak ada pertumpahan darah antara umat muslim dengan penduduk Madinah, karena Rasulullah hanya membawa pasukan nya sebagai bentuk show power terhadap penduduk Makkah dan akhirnya Mereka mau untuk masuk islam. Pada massa kekuasaan Rasulullah, beliau juga sering mengirim delegasi-delegasi kepada kerajaan non islam untuk bekerjasama dan mau mengikuti ajaran Islam. Rasulullah memberi pesan kepada para diplomat nya untuk mempersiapkan matang-matang apa yang ingin disampaikan atau yang ingin dilakukan, lalu harus sabar, harus lemah lembut dalam menyebarkan kebaikan dengan penuh kejujuran, dalam berkata tidak boleh menyakiti hati seseorang dan tidak boleh memiliki rasa balas denda kepada siapapun, terhadap apapun tanggapan dari pihak lawan diplomasi kita. Sekalipun harus memberikan perlawanan secara fisik, perlawanan itupun harus dilakukan bukan disebabkan sakit hati dan dendam namun dalam rangka menegakkan kebenaran dan kebaikan lillahi taAoala. DAFTAR PUSTAKA