Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Penyuluhan Edukasi Kesetaraan Gender untuk Kesehatan Mental bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tangga Batu Annie Mustika Putri1*. Ulmi Marsya2. Ari Andriyas Puji3. Aidil Haris4. Muhammad Ahyaruddin5. Mizan Asnawi6. Sarah Fitria7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas MIPA dan Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Riau email: annemustika@umri. Abstract Tangga Batu is one of the villages in Rokan Hilir Regency that has a large number of pregnant and breastfeeding women. Tangga Batu Village is considered one of the examples of a fairly good reduction in stunting rates, but most women still have a double burden in childcare. One effort to ensure women's mental health welfare is to create awareness of the importance of gender equality in household relations, especially regarding the division of childcare roles. so that multi-factor synergy is needed in society with the role of . the central and regional governments as initiators, facilitators, and motivators, . professional organizations and academics as think tanks, . development partners to strengthen initiation, collaboration monitoring, and evaluation, . social institutions to create a society that is aware of the importance of understanding gender equality for women's mental health. The community service program carried out is an intervention in community knowledge about the importance of equal gender relations aimed at mental health for pregnant and breastfeeding women. The purpose of this service is to describe the program interventions that have been carried out to overcome local communities in maintaining women's mental health and gender equality. Keywords: Gender Equality. Reproductive Health. Social. Community Service. Riau Abstrak Tangga Batu merupakan salah satu Desa di Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki jumlah perempuan hamil dan menyusui cukup banyak. Desa Tangga Batu dianggap sebagai salah satu percontohan angka penurunan stunting yang cukup baik, namun sebagian besar perempuan masih banyak yang memiliki beban ganda dalam pengasuhan anak. salah satu upaya dalam menjamin kesejahteraan kesehatan mental perempuan ialah dengan membentuk kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender pada relasi dalam rumah tangga terutama mengenai pembagian peran pengasuhan anak. sehingga diperlukan sinergisitas multi faktor dalam masyarakat dengan adanya peran dari . pemerintah pusat dan daerah sebagai inisiator, fasilitator dan motivator . organisasi profesi dan akademisi sebagai wadah pemikiran . hink tan. , . mitra pembangunan untuk memperkuat inisiasi, kolaborasi dan monev, . lembaga sosial kemasyarakatan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar akan pentingnya pemahaman kesetaraan gender untuk kesehatan mental perempuan. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah intervensi pengetahuan masyarakat akan pentingnya relasi gender setara yang bertujuan untuk kesehatan mental bagi perempuan hamil dan menyusui. Tujuan pegabdian ini adalah untuk mengambarkan intervensi program yang telah dilakukan sebagai upaya penanggulangan untuk masyarakat setempat dalam menjaga kesehatan mental perempuan dan kesetaraan gender. Kata Kunci: Kesetaraan Gender. Kesehatan Reproduksi. Sosial. Pengabdian. Riau https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 PENDAHULUAN Di Indonesia, gender menjadi determinan kesehatan penting bagi perempuan dan laki-laki. Norma, peran dan hubungan gender berinteraksi dengan faktor biologis yang mempengaruhi paparan pada penyakit dan risiko kesehatan Penyesuaian kebijakan dan program kesehatan dengan pertimbangan perbedaan dan tren dapat meningkatkan dampak kesehatan dan mendukung terwujudnya hak kesehatan bagi semua kalangan baik lakilaki maupun perempuan. Status kesehatan perempuan dan lakilaki di Indonesia ditentukan oleh interaksi perbedaan sosial . dan biologis . enis kelami. Terutama yang disebabkan oleh peran ganda yang dibebankan pada satu jenis kelamin atau yang biasa dikenal dengan ketimpangan gender. Menurut Marsono . ketimpangan gender dapat dimaknai sebagai keadaan dimana perempuan dan laki-laki memiliki kondisi yang timpang atau tidak setara untuk dapat merealisasikan haknya sebagai manusia utuh dan untuk dapat memberikan kontribusi serta memperoleh manfaat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa, ketimpangan gender dapat menyebabkan tingginya risiko kesehatan bagi perempuan seperti angka kematian ibu . yang signifikan, resiko bayi stunting hingga prevalensi penyakit menular seksual . Dalam banyak kasus, terjadinya ketidaksetaraan gender bukan hanya dipicu oleh perbedaan faktor biologis antara laki-laki dan perempuan namun juga dibentuk oleh norma-norma sosial dalam masyarkat patriarki yang membatasi peran perempuan dalam berbagai aspek pengambilan keputusan termasuk juga mengenai kesehatan perempuan sendiri. Seperti yang terjadi selama lima tahun terakhir, sejak 2019 hingga 2023, skor Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Indonesia mengalami penurunan. Menurut Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 data Badan Pusat Statistik (BPS), skor IKG Indonesia pada 2023 adalah 0,447 poin, turun 0,012 dibandingkan 2022 yang sebesar 0,459 poin. Indeks ketidaksetaraan gender dapat diartikan secara independen. Semakin dekat ketimpangan gender ke 100 poin, semakin rendah ketimpangan antara perempuan dan laki-laki. Oleh karena itu, ketimpangan gender diupayakan untuk dihapus sehingga terjadi kesetaraan gender . Dalam upaya perbaikan pada dimensi kesehatan mental perempuan untuk menunjukkan bahwa resiko potensial kesehatan reproduksi perempuan di Indonesia berhasil diminimalkan. Program dilaksanakan di Desa Tangga Batu bertujuan untuk membentuk pengetahuan perempuan akan hak dan perannya dalam mewujudkan kesetaraan gender dan korelasinya dengan kesehatan mental bagi perempuan yang hamil dan menyusui. Desa Tangga Batu merupakan salah satu Desa di Kabupaten Rokan Hilir yang telah cukup banyak mendapatkan program edukasi mengenai pencegahan stunting melalui penyuluhan yang dilakukan, namun program tersebut hanya difokuskan pada beberapa aspek, seperti pemenuhan gizi pada ibu dan bayi, penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja perempuan dan program-program kesehatan yang berbasis pada biologis saja. Maka dari itu, dalam upaya mewujudkan kesadaran masyarakat akan kesetaraan gender diperlukan sinergisitas multi faktor mulai dari . pemerintah pusat dan daerah sebagai inisiator, fasilitator dan motivator . organisasi profesi dan akademisi sebagai wadah pemikiran . hink tan. , . mitra pembangunan untuk memperkuat inisiasi, kolaborasi dan monev, . lembaga sosial kemasyarakatan perempuan melalui program pemberdayaan yang berbasis kesetaraan gender. Tujuan pegabdian ini adalah untuk membentuk kesadaran perempuan akan pentingnya https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 menjalankan relasi yang setara dalam rumah tangga yang dapat berkorelasi perempuan termasuk pada masa-masa rentan seperti ketika hamil dan menyusui. Mulai dari pembagian peran pengasuhan, peran suami dalam menjaga kesehatan ibu ketika hamil dan menyusui, dan bentukbentuk kekerasan berbasis gender. Karena ibu yang sehat akan menciptakan bayi yang sehat atau bebas stunting. METODE PENGABDIAN Metode meningkatkan kesadaran Perempuan di Desa Tangga Batu mengenai pentingnya kesetaraan gender dan kesehatan mental Terdapat 2 tahap yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu. Perempuan, baik dalam relasi gender serta kaitannya dalam menjaga kesehatan mental Tahapan selanjutnya yaitu, memberikan games refleksi guna untuk menggali dan mendorong kesadaran Perempuan akan potensi diri yang Hal ini penting karena, sebagaian besar Perempuan di Desa Tangga Batu berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan beban ganda mulai dari pengasuhan anak hingga mengurus rumah Sehingga sebagian besar dari mereka kurang menyadari akan pentingnya peran perempuan dalam Masyarakat dan perempuan yang kerap terjadi pada masyarakat patriarki. HASIL DAN PEMBAHASAN Penyuluhasn Kesetaraan Gender dan Kesehatan Mental Perempuan Kegiatan masyarakat dilaksanakan di Desa Tangga Batu yang berada di Rokan Hilir pada 15 Agustus 2023 yang berlangsung selama 1 https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Peserta yang hadir pada kegiatan pengabian ini merupakan ibu-ibu rumah tangga dan remaja perempuan. Jumlah peserta yang hadir adalah 19 orang. Pada pengabdian dilaksanakan penyuluhan mengenai pentingnya kesadaran akan kesetaraan gender dan korelasinya dengan kesehatan mental perempuan terutama bagi ibu hamil dan menyusui. Ibu yang sehat secara mental akan menjamin kesehatan gizi dan perkembangan bagi bayi yang Tujuan pengetahuan masyarakan akan kesetaraan gender yang diterapkan pada kegiatan pengabdian ini pertama ialah membentuk pemahaman masyarakat akan kesetaraan dan keadilan gender bagi perempuan dan laki-laki demi kesejahteraan keluarga. selanjutnya memberikan materi tentang pemahaman seluk beluk kekerasan terhadap peremouan dan anak berbasis gender (KTPABG) termasuk langkahlangkah pencegahannya. Pada materi pertama tim pengabdian masyarakan meminta peserta untuk memberikan pengetahuannya tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan baik secara biologis dan konstruksi sosial. Selain itu peserta juga memberikan pemaparan mengenai peran sosial laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Ciri ideal menjadi laki-laki dan perempuan. Pemahaman mengenai perbedaan seks dan gender penting untuk dipahami oleh masyarakat untuk mewujudkan masyarakat yang setara dan mengeluarkan perempuan dari struktur berpikir yang menempatkan beban ganda terutama dalam pengasuhan Selanjutnya, peserta diberikan materi terkait kapan konstruksi pengetahuan mengenai peran gender menjadi masalah. pertama adalah terdapatnya kesempatan yang berbeda bagi laki-laki dan perempuan misalnya dalam hal akses pendidikan. Kemudian terdapatnya pembatasan akan peran dalam rumah tangga seperti mengharuskan perempuan hanya berada p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 pada sektor domestik saja . sedangkan laki-laki pada sektor publik . ekerja dilua. selanjutnya ialah adanya kontrol dominasi dalam relasi laki-laki dan perempuan . aki-laki sebagai pemegang kontrol dalam rumah tangg. , serta kurangnya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan baik dalam kehidupan rumah tangga hingga sosial. Materi selanjutnya ialah tentang bentuk-bentuk ketidak adilan gender seperti laki-laki perempuan, marginalisasi ekonomi yang hanya dikuasai oleh laki-laki, kekerasan berbasis gender, subordinasi dalam pengambilan keputusan, hingga beban ganda dalam pengasuhan anak dan peran Gambar 1. Pelaksanaan penyuluhan yang telah dilakukan Materi yang terakhir ialah tentang bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender merupakan tindakan kekerasan yang di dasarkan pada jenis kelamin tertentu yang mengakibatkan rasa sakit dan penderitaan pada salah satu jenis kelamin saja . ayoritas terjadi pada perempua. baik secara fisik, psikologis, seksual, ekonomi, dan sosial. Bentukbentuk kekerasan tersebut termasuk Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 dengan ancaman, paksaan, pembatasan kebebasan baik pada area publik maupun Games Pengenalan Perempuan Potensi Diri Selain memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan kesehatan mental perempuan, kegiatan pengabdian ini juga memberikan permain yang bertujuan agar peserta dapat memahami potensi dirinya dan bagaimana ia memaknai Pertama-tama peserta diminta untuk menulis dalam sebuah kertas merepresentasikan dirinya dan kemudian memberikan alasan mengapa ia memilih hal tersebut. Misalnya seorang ibu yang merepresentasikan dirinya sebagai buku. Ia menuliskan buku karena menurutnya karena ia adalah seorang ibu, maka ialah yang menjadi gudang pengetahuan bagi anaknya. Selain itu ada seorang ibu yang menggambarkan dirinya sebagai sebuah ia memilih rumah karena ia merasa bahwa kemanapun keluarganya pergi, pada akhirnya ialah yang akan keluarga seperti halnya sebuah rumah. Melalui permainan ini diharapkan peserta . bu-ibu rumag tangga dan remaja putr. menyadari bahwa ia mewujudkan masyarakat yang sejahtera termasuk dalam menciptakan generasi yang berkualitas. https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Terhadap Kesehatan Perempuan: Tinjauan Hukum Dan Kebijakan Kesehatan. Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN 3031-8882 , 2. https://doi. org/10. 62379/3s5bhh6 . BPS. Kajian Penghitungan Indeks Ketimpangan Gender. Jakarta: BPS RI Gambar 2. Peserta Mengikuti Permainan Pemaknaan diri dan Peran Perempuan SIMPULAN Peningkatan pengetahuan masyarakat terutama pada perempuan mengenai pentingnya kesetaraan gender dalam masyrakat merupakan hal yang penting untuk menunjang kesehatan mental bagi perempuan terutaman pada masa kehamilan dan menyusui. Selain itu pada program pengabdian ini juga didapati bahwa perempuan di Desa Tangga Batu Kabupaten Rokan Hilir dapat merepresentasikan peran dirinya baik dalam keluarga dan masyarakat. UCAPAN TERIMAKASIH Dalam hal ini penulis ingin Perwakilan BKKBN Provinsi Riau yang telah mendanai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, warga desa, aparatur desa, dan rekan-rekan yang telah memberikan masukan dalam penyelesaian artikel pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA