Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan P-ISSN: 1978-631-X. E-ISSN: 2655-6723 Vol: 14. No: 2. Nopember 2021 http://ejournal. id/index. php/jn Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Gizi A Needs Analysis of Learning English for Nutrition Department Student Halimatussakdiah1. Munazar2 Abstrak: Mempelajari Bahasa Inggris merupakan modal penting bagi para mahasiswa jurusan gizi guna menjawab berbagai tantangan dalam dunia profesi mereka. Peran dosen tentunya sangat penting demi memfasilitasi mahasiswa memperoleh keterampilan Bahasa Inggris yang memadai. Terkait dengan dosen bahasa Inggris yang mengajar mahasiswa kejuruan (English for Specific purpos. mereka diminta untuk mengembangkan silabus dan materi ajar berdasarkan kebutuhan peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kebutuhan belajar Bahasa Inggris mahasiswa jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Aceh. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018 dengan menggunakan metode studi kasus deskriptif yaitu mendeskripsikan masalah dan kebutuhan siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris (English for Academic Purpos. yang kemudian menginterpretasikannya dalam bentuk kerangka Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi D-IV Gizi Tingkat i yang berjumlah 80 orang. Hasil penelitian menunjukkan tujuan pembelajaran bahasa Inggris bagi para mahasiswa Jurusan Gizi yaitu agar dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara aktif. Terkait kemampuan atau skill yang dianggap penting dalam mempelajari Bahasa Ingrris adalah kemampuan berbicara, yaitu sebesar 40%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mengetahui kebutuhan pasar kerja, dimana hampir semua perusahaan kesehatan menempatkan kemampuan bahasa Inggris secara lisan maupun tulis sebagai persyaratan dalam penerimaan karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran bahasa Inggris pada mahasiswa jurusan gizi kedepannya harus mempertimbangkan pada kebutuhan siswa . sehingga pemenuhan kompetensi siswa dapat tercapai. Disarankan agar ada penelitian lanjutan terhadap kebutuhan Bahasa Inggris di jurusan gizi, agar pemahaman kita terhadap kebutuhan Bahasa Inggris semakin jelas dan lengkap, dan pada akhirnya dapat berdampak pada hasil hasil pembelajaran yang lebih baik. Kata Kunci: Analisa Kebuhan. Belajar Bahasa Inggris. Mahasiswa Jurusan Gizi Abstract: Learning English is an important asset for students majoring in nutrition to answer various challenges in their professional world. The role of lecturers is certainly very important in order to facilitate students to acquire adequate English language skills. Regarding English lecturers who teach vocational students (English for Specific purpos. , they are asked to develop a syllabus and teaching materials based on the needs of students. The purpose of this study was to analysed the English learning needs of students majoring in Nutrition at Poltekkes. Ministry of Health. Aceh. This research was conducted in 2018 using a descriptive case study method, which describes the problems and needs of students in learning English (English for Academic Purpos. which is then interpreted in the form of a syllabus The population and sample in this study were all students of the D-IV Nutrition Level i study program, totalling 80 people. The results showed that the purpose of learning English for students in the Department of Nutrition was to be able to communicate actively using English. Regarding the ability or skill that is considered important in learning English is the ability to speak, which is 40%. This shows that students know the needs of the job market, where almost all health companies place the ability to speak English orally and in writing as a requirement in recruiting The conclusion of this study is that learning English for students majoring in nutrition in the future must consider the needs of students . so that the fulfillment of student competencies can be achieved. It is recommended that there be further research on the need for English in the nutrition department, so that our understanding of the need for English is clearer and more complete, and in the end can have an impact on better learning outcomes. Keyword: Needs Analysis. Learning English. Nutrition Department Student PENDAHULUAN Mempelajari Bahasa Inggris merupakan modal penting bagi para mahasiswa kejuruan guna menjawab berbagai tantangan dalam dunia profesi mereka. Peran dosen tentunya sangat penting demi memfasilitasi mahasiswa memperoleh A1 Corresponding Author: Email halimatussakdiah. idris@gmail. Direktorat. Poltekkes Kemenkes Aceh. Indonesia 2 Jurusan Keperawatan. Poltekkes Kemenkes Aceh. Aceh. Indonesia. Copyright A 2021 Author Publisher: Poltekkes Kemenkes Aceh Halimatussakdiah. Munazar Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol: 14. No: 2. Nopember 2021 . keterampilan Bahasa Inggris yang Terkait dengan dosen bahasa panduan untuk mata kuliah bahasa inggris pada jurusan Gizi. Inggris yang mengajar mahasiswa kejuruan Pada Penelitian sebelumnya telah menunjukan betapa pentingnya melakukan (English for Specific purpos. mereka diminta untuk mengembangkan silabus dan materi ajar berdasarkan kebutuhan peserta Mereka harus memenuhi tuntutan profesional dunia nyata peserta didik secara Dosen merupakan salah satu faktor penting dalam implementasi kurikulum. Bagaimanapun idealnya suatu kurikulum tanpa ditunjang oleh kemampuan dosen untuk mengimplementasikannya, maka kurikulum itu tidak akan bermakna sebagai suatu alat pendidikan, dan sebaliknya pembelajaran tanpa kurikulum sebagai pedoman tidak akan efektif. Dengan demikian peran dosen dalam hal ini adalah sebagai posisi kunci dan dalam Peran pengembang kurikulum, dosen memiliki kewenanganan dalam mendesain tujuan dan isi pelajaran yang disampaikan, akan tetapi juga dapat menentukan strategi apa yang harus dikembangkan yang sesuai dengan karakteristik, visi dan misi perguruan tinggi, pengalaman belajar yang dibutuhkan siswa dan bagaimana mengukur keberhasilannya. Oleh karena itu penulis, sebagai dosen bahasa inggris pada poltekkes kemenkes Aceh ingin mengkaji kembali apakah materi bahasa inggris yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan di lapangan kerja. Lebih lanjut penulis ingin mengembangkan silabus yang ada serta ingin membuat buku kebutuhan bahan dan metode ajar yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan peserta didik1. Seperti yang diungkapkan Frendo bahwa bagian utama dari pekerjaan seorang pengajar adalah mengumpulkan dan menganalisis banyak informasi untuk memastikan bahwa pengajaran kita dapat berjalan efektif dan efisien. Frendo juga mengungkapkan ketika kita mendapatkan analisis kebutuhan dengan benar, artinya pengajaran kita telah sesuai dengan apa yang siswa butuhkan. Sebaliknya, ketika mendapatkan analisis kebutuhan yang salah, kita tidak dapat mengajarkan ESP. Inilah sebabnya mengapa analisis kebutuhan merupakan keterampilan profesional yang paling penting bagi para guru ESP2. Sejalan dengan pendapat Frendo, lebih spesifik Haque3 juga berpendapat bahwa dengan melakukan analisis kebutuhan kita dapat menetapkan tujuan pembelajaran, memodifikasi silabus, metodologi, dan pendekatan pembelajaran. Kesimpulannya, analisis kebutuhan adalah fondasi untuk mengembangkan konten kurikulum, bahan ajar dan metode ajar yang dapat meningkatkan motivasi dan kesuksesan peserta didik4. Dalam penelitian lainya Ramani Pushpanathan . menemukan bahwa penting untuk Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Giz. memahami bagaimana persepsi siswa terhadap kebutuhan bahasa Inggris mereka serangkaian penelitian kedepan dalam dengan mengidentifikasi latar belakang proses pengembangan dan evaluasi materi siswa dan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan dalam kebutuhan bahasa mereka. ajar pada mata kuliah Bahasa Inggris Kejuruan. Analisa kebutuhan mahasiswa Hal tersebut dianggap penting untuk akan menjadi fokus awal dalam merancang dan mengembangkan materi ajar. Penelitian konstruktif dalam menyusun kurikulum Penelitian lainnya yg dilakukan oleh Boroujeni dan Fard berkesimpulan bahwa melakukan analisa kebutuhan dapat membantu mencari tahu apakah program itu cocok dengan tujuan dan sasaran dari para pembelajar untuk mempelajari suatu bahasa dan pada saat yang sama digunakan untuk membantu meningkatkan berbagai komponen dari program yang lebih berorientasi pada kebutuhan para pembelajar. Lebih jauh lagi Boroujeni dan Fard5 berpendapat bahwa analisa kebutuhan juga dapat membantu dalam mengevaluasi program yang ada dan membantu dalam menetapkan kebutuhan untuk memperkenalkan perubahan yang mungkin sesuai dengan kebutuhan peserta Berdasarkan literatur diatas, analisis kebutuhan memainkan peran penting di dalam pengajaran dikarenakan melalui analisis kebutuhan, dosen/guru, peserta didik, bahan ajar, prosedur pengajaran. semua dapat terhubung dengan harmonis guna meningkatkan proses pembelajaran peserta didik. Karena itu penulis termotivasi untuk melakukan analisis kebutuhan mata kuliah Bahasa inggris untuk mahasiswa Gizi di Poltekkes Kemenkes Aceh. Penelitian ini mengembangkan bahan ajar dan juga dapatmembantu mahasiswa kejuruan dalam mengakses bahasa tertentu yang mereka perlukan agar bisa berkomunikasi dengan tepat sesuai dengan tuntutan dunia kerja Kedepannya diharapkan rumusan yang dihasilkan akan digunakan untuk menyusun dan mengembangkan konten ajar dan strategi instruksional . aik berupa modul ajar, teknik, aplikasi dan lainny. guna membantu guru / dosen dalam proses belajar mengajar di kelas. Berkaitan dengan jenis pembelajaran instruksional yang paling sesuai dengan kebutuhan tersebut, penulis cenderung pengembangan (Research & Developmen. Richey dan Klein . menetapkan definisi ke dalam ranah pendidikan dengan mendefinisikan jenis penelitian ini sebagai studi sistematis untuk mengembangkan dan mengevaluasi proses dengan tujuan untuk membangun dasar empiris untuk penciptaan produk instruksional dan non-instruksional. Tahapan dan prosedur dalam pelaksanaan penelitian ini akan menggunakan Dick. Carey CareyAos6 Instructional Halimatussakdiah. Munazar Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol: 14. No: 2. Nopember 2021 . Development Model. Langkah-langkahnya akan diimplementasikan dalam kegiatan ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation, and Evaluatio. Karena penelitian ini merupakan tahap awal dari kelima langkah di atas, maka penelitian yang akan dilakukan adalah analisa kebutuhan . eed analysi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 prodi D-IV Gizi jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Aceh tahun ajaran 2017/2018. Data menggunakan kuesioner dan wawancara terstruktur dengan mahasiswa tentang kebutuhan belajar mereka. Hasil penelitian dilaporkan dalam bentuk statistik deskriptif, yaitu dengan menampilkan data statistik dan penjelasan dari data tersebut. Mata kuliah Bahasa Inggris bagi mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh merupakan mata kuliah wajib yang harus diampu oleh setiap mahasiswa pada semester pertama dan Seperti halnya perkuliahan bahasa Inggris pada jurusan yang lainnya, perkuliahan bahasa Inggris pada Jurusan Gizi dilaksanakan satu pekan sekali dengan jumlah mahasiswa sekitar 40 mahasiswa METODE PENELITIAN Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi Menurut Merriam di Cohen . ada tiga jenis studi kasus yaitu deskriptif, interpretatif dan evaluatif. Penulis menggunakan metode studi kasus deskriptif yaitu mendeskripsikan masalah dan kebutuhan siswa dalam mempelajari Bahasa Inggris (English for Academic Purpos. menginterpretasikannya dalam bentuk kerangka silabus. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 di prodi D-IV Jurusan Gizi. Poltekkes Kemenkes Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi D-IV Gizi Tk. i yang berjumlah 80 Alat ukur dalam penelitian ini dengan menggunakan kuisioner yang dibuat oleh penilii sesuai dengan kebutuhan informasi untuk menganalisis kebutuhan belajar Bahasa Inggris Mahasiswa Jurusan gizi prodi D-IV Tingkat i HASIL PENELITIAN Mata kuliah Bahasa Inggris bagi mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh merupakan matakuliah wajib yang harus diampu oleh setiap mahasiswa pada semester pertama dan Seperti halnya perkuliahan bahasa Inggris pada jurusan yang lainnya, perkuliahan bahasa Inggris pada Jurusan Gizi dilaksanakan satu pekan sekali dengan jumlah mahasiswa sekitar 80 mahasiswa. Berdasarkan hasil survey kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa, 70% dari mahasiswa merupakan pemula . dan 30% dari mereka berada di level Sebagaian besar dari mereka masih berada pada level pemula dikarenakan mereka hampir tidak pernah menggunakan Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Giz. Bahasa Inggris dalam percakapan seharihari mereka meskipun mereka sudah bertahun-tahun belajar Bahasa Inggris sejak Sekolah Dasar. Berdasarkan survey yang dilakukan, pertanyaan pertama menanyakan tentang tujuan siswa mempelajari Bahasa Inggris. Jawaban yang paling banyak adalah agar mampu berkomunikasi secara aktif berkaitan dengan masalah kesehatan dan Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berbahasa Inggris karena kedepannya mereka akan berhadapan langsung kebutuhan karir mereka yang menuntut kelancaran dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Jawaban terbanyak kedua adalah agar mereka mampu mampu memahami tata bahasa yang terdapat dalam bahasa Inggris baik dalam bacaan maupun Ketika mereka mahir dalam penggunaan tata bahasa, maka hal ini dapat memudahkan mereka dalam berbicara, memeahami bacaan maupun menulis. Persentase jawaban yang sama ada pada point ke dua yaitu agar mampu memahami buku, jurnal, bacaan, dan laporan di bidang gizi dalam bahasa Inggris. dan point ke empat mampu memahami isi percakapan, pidato/ceramah, dan reportasi yang didengar dalam bahasa Inggris. Jawaban paling sedikit adalah agar mampu menulis atau membuat laporan atau artikel dalam bahasa Inggris yang berkaitan dengan gizi. Presentase dalam bentuk diagram pada gambar 1: Gambar 1. Tujuan Mahasiswa Mempelajari Bahasa Inggris Berkaitan dengan table diatas, jawaban kemampuan atau skill yang dianggap penting dalam mempelajari Bahasa Ingrris adalah kemampuan berbicara, yaitu sebesar Hal mahasiswa mengetahui kebutuhan pasar kerja, dimana hampir semua perusahaan bahasa Inggris secara lisan maupun tulis sebagai persyaratan dalam penerimaan Ditempat kedua disusul oleh penguasaan tata bahasa sebesar 30 %. Selanjutnya adalah kemampuan membaca sebesar 20% dan yang terakhir adalah Kesimpulan yang dapat diambil dari dua table diatas adalah siswa mengganggap kemampuan berbicara atau berkomunikasi sangatlah penting untuk kakrir mereka Presentase dari pertanyaan kedua dapat dilihat pada gambar 2: Halimatussakdiah. Munazar Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol: 14. No: 2. Nopember 2021 . Pertanyaan terakhir adalah penggunaan mendukung proses belajar mereka dikelas. Penggunaan meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris Hal Gambar 2. Skill yang dianggap penting menginginkan pembelajaran yang didukung dalam mempelajari Bahasa Inggris oleh teknologi komputer. Tentunya tidak Pertanyaan selanjutnya mengenai topik atau materi apa saja yang mereka inginkan dalam proses belajar dikelas. Semua topik yang ditawarkan mereka anggap penting untuk dipelajari dikarenakan semuanya topik berkaitan dan sesuai dengan kesehatan dibidang gizi. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mengharapkan pembelajaran yang sejalan dengan kebutuhan profesi mereka. Terkait dengan topik yang mereka pilih, tentunya pelaksanaan kedepannya adalah penyajian materi yang mengedepankan berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu pemahaman dan penggunaan keterampilan berbahasa Inggris dalam memenuhi kebutuhan profesi mereka adalah tujuan yang harus terpenuhi. Rincian presentase dapat dilihat pada gambar 3 cukup hanya dengan penerapan teknologi, namun harus disertai dengan strategi pembelajaran yang tepat yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dengan pemanfaatan teknologi. Dalam hal ini peran guru atau dosen sangat penting guna menyusun kegiatan memanfaatkan penggunaan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kompetensi Rincian presentase dapat dilihat pada Gambar 4 PEMBAHASAN Berikut dipaparkan pembahasan terkait hasil kuesioner dan hasil wawancara dengan dosen Bahasa Inggris yang mengajar mahasiswa Jurusan Gizi sebagai berikut. Gambar 3. Topik yang diinginkan dalam belajar Bahasa Inggris tentang Gizi Gambar 4. Penggunaan teknologi dalam mata kuliah Bahasa Inggris Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Giz. Analisis target dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Berdasarkan hasil wawancara dengan Inggris secara aktif. Dengan kata lain pihak akademisi, luaran yang diharapkan kemampuan berbicara secara lancar dan oleh pihak akademisi Jurusan Gizi yaitu komunikatif sangat mereka inginkan dalam Gizi rangka untuk persiapan diri memenuhi menjadi lulusan yang berkualitas, yang tututan profesi mereka kedepannya. Seperti mampu bersaing dalam dunia kerja. Untuk pendapat Chovancova8, institusi perlu memenuhi tujuan tersebut, salah satu yang menjadi kewajiban pihak akademisi adalah didik yang sesuai dengan keinginan mereka membekali para lulusan Jurusan Gizi guna meningkatkan motivasi dalam belajar dengan kemampuan berbahasa Inggris yang dan dapat memenuhi kebutuhan karir memadai sebagai bekal untuk tuntutan Hal ini membuktikan bahwa profesi mereka kedepan. Hal ini sejalan keinginan mahasiswa yang mengarah pada dengan pendapat Aini6 yang menyatakan bahwa institusi berkewajiban mengarahkan . ini sudah sangat sesuai dengan peserta didik untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja yang mensyaratkan kompetensi mereka guna bersaing di dunia kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Memasuki dunia kerja, ketrampilan Inggris dengan baik. berbahasa Inggris sangat dibutuhkan tatkala Analisis kebutuhan pembelajaran Jurusan melakukan komunikasi atau sosialisasi Berkaitan dengan pemilihan materi dalam perusahaan yang melibatkan kolega- yang sesuai dengan bidang studi pokok kolega yang terbiasa menggunakan bahasa mahasiswa tentang permintaan materi ajar Inggris. Untuk mencapai kemampuan level Bahasa Inggris yang sesuai dengan bidang studi pokok mahasiswa diperoleh data bahwa semua topik yang berkaitan dan sebaiknya pembelajaran bahasa Inggris sesuai dengan kesehatan dibidang gizi mereka anggap penting untuk dipelajari. Hal mempertimbangkan pada kebutuhan pasar tersebut sejalan dengan pendapat Lee9 yaitu pemberian materi pembelajaran bahasa Berkaitan Jurusan Gizi Inggris yang sesuai dengan bidang studi mahasiswa dalam mempelajari Bahasa pokok mahasiswa akan sangat bermanfaat Inggris, data kuesioner menunjukkan bahwa untuk mempersiapkan mahasiswa dalam tujuan pembelajaran bahasa Inggris bagi menghadapi persaingan kerja. Hal ini juga para mahasiswa Jurusan Gizi yaitu agar dapat meningkatkan motivasi mahasiswa Halimatussakdiah. Munazar Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol: 14. No: 2. Nopember 2021 . untuk belajar bahasa Inggris karena materi Selain itu Groff juga berasumsi bahwa yang diberikan sesuai dengan apa yang teknologi dapat membantu memfasilitasi mereka inginkan . Dengan inovasi dalam konteks lokal dengan membawa gagasan baru kepada pendidik, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mendokumentasikan dan berbagi penerapan mereka dengan dipenuhinya materi ajar yang berhubungan dengan sekolah dan yang sesuai dengan kompetensi dasar yang profesional lain di seluruh dunia. Oleh perlu mereka miliki. karena itu, guru atau dosen kejuruan perlu menerapkan kurikulum atau materi ajar informasi bahwa pengajaran Bahasa Inggris yang dapat diakses oleh peserta didik yang inovatif dan interaktif diharapkan dengan cara memahami konsep dan materi dapat menghantarkan mahasiswa memiliki pelajaran dengan fitur digital multimedia kemampuan menggunakan bahasa Inggris yang tepat. Dengan paparan tersebut diatas secara lisan maupun tertulis dengan baik. diharapkan dapat menginspirasi para dosen Hal tersebut terkait dengan penggunaan dan guru untuk mengintegrasikan atau menerapkan teknologi tepat guna ke dalam Dari kuesioner yaitu mahasiswa mengharapkan mata kuliah Bahasa Inggris kejuruan. KESIMPULAN aplikasi komputer yang dapat mendukung proses belajar mereka dikelas. Tujuan materi pembelajaran berbasis teknologi digital atau multimedia adalah untuk membantu peserta didik untuk mencapai strategi instruksional yang efektif yang diterapkan dalam materi pembelajaran. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan Groff11, ia menyatakan guru harus dapat membangun modul pembelajaran yang baik dimana siswa dapat memperoleh literasi digital, pemecahan masalah kolaboratif, teknologi yang inovatif dan menarik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, analisis target dan kebutuhan mahasiswa menunjukan bahwa mahasiswa membutuhkan kemampuan berbicara secara lancar dan komunikatif dalam rangka persiapan diri memenuhi tututan profesi mereka kedepannya. Dengan demikian. Inggris mahasiswa Jurusan Gizi kedepannya harus mempertimbangkan pada kebutuhan siswa . kompetensi siswa dapat tercapai. Melalui metode dan media pengajaran yang tepat yang terintegrasi di kelas, dosen dapat memberikan atmosfir pembelajaran yang sesuai bagi mahasiswa ESP di dalam kelas Analisa Kebutuhan Belajar Inggris pada Mahasiswa Jurusan Giz. berdasarkan kebutuhan peserta didik, tujuan dan sasaran pembelajaran yang ditetapkan. SARAN Disarankan agar ada penelitian lanjutan terhadap kebutuhan Bahasa Inggris di jurusan gizi, agar pemahaman kita terhadap kebutuhan Bahasa Inggris semakin jelas dan berdampak pada hasil hasil pembelajaran yang lebih baik. UCAPAN TERIMA KASIH