Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 3 Juli 2024 e-ISSN : 2964-0342, p-ISSN : 2964-0377. Hal 118-126 DOI: https://doi. org/10. 59031/jkppk. Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di TK An- Nijam Setiani Hotnida Rambe1. Folin Angel Purba2. Tiara Akta Meipia3. Rifka Sriwilda Manik4. Aman Simaremare5. Elya Siska Anggraini6 Universitas Negeri Medan Jl. William Iskandar Ps. Kenangan Baru. Kec. Percut Sei Tuan. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara 20221 Setiani Hotnida Rambe . setianihotnidarambe@gmail. Abstract. Early Childhood Education (PAUD) plays an important role in forming the foundations of children's learning from an early age, including cognitive, social and emotional Effective communication between teaching staff, parents and other related parties is key in supporting children's development. However. PAUD institutions often face challenges in their effectiveness, especially in terms of communication. This research focuses on TK An-Nizam, a PAUD institution, to understand the challenges and communication strategies in increasing organizational effectiveness. In this context, organizational communication theory provides a basis for understanding the importance of effective communication in achieving institutional Through this research, several communication challenges have been identified, including a lack of regular meetings between teaching staff and parents, limited communication channels, and a lack of shared understanding of the school's goals. Internal communication challenges among teaching staff also came into focus, along with difficulties in communicating school programs and policies to parents. A qualitative approach was used to explore these issues, with observation and interviews as data collection methods. The research results highlight the importance of targeted communication strategies, collaboration between teaching staff and parents, and the use of technology as potential solutions. With a better understanding of these communication challenges, it is hoped that PAUD institutions can develop more effective strategies in achieving the desired educational goals. This research provides an important contribution to the literature on communication management in the context of early childhood education, with the hope of providing guidance for institutions Other PAUDs are facing similar Keywords: Communication. Early Childhood Education(PAUD), strategies. TK An- Nizam and challenges Abstrak. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran yang penting dalam membentuk fondasi pembelajaran anak sejak usia dini,termasuk aspek kognitif,sosial,dan emosional. Komunikasi yang efektif antara staf pengajar, orang tua, dan pihak terkait lainnya adalah kunci dalam mendukung perkembangan anak. Namun, lembaga PAUD sering menghadapi tantangan dalam efektivitasnya, terutama dalam hal komunikasi. Penelitian ini fokus pada TK An- Nizam, sebuah lembaga PAUD, untuk memahami tantangan dan strategi komunikasi dalam meningkatkan efektivitas organisasi. Dalam konteks ini,teori komunikasi organisasi memberikan landasan untuk memahami pentingnya komunikasi yang efektif dalam mencapai tujuan lembaga. Melalui penelitian ini, beberapa tantangan komunikasi telah di identifikasi, termasuk kurangnya pertemuan rutin antara staf pengajar dan orangtua,saluran komunikasi yang terbatas,dan kurangnya pemahaman bersama tentang tujuan sekolah. Tantangan komunikasi internal diantara Received Juni 10, 2024. Accepted Juni 15, 2024. Published Juli 31, 2024 *Setiani Hotnida Rambe . setianihotnidarambe@gmail. Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di TK An- Nijam staf pengajar juga menjadi fokus,bersama dengan kesulitan dalam mengkomunikasikan program dan kebijakan sekolah kepada orang tua. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi masalah ini,dengan observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menyoroti pentingnya strategi komunikasi yang terarah, kolaborasi antara staf pengajar dan orang tua, serta pemanfaatan teknologi sebagai solusi potensial. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan komunikasi ini, diharapkan lembaga PAUD dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap literature tentang manajemen komunikasi dalam konteks pendidikan anak usia dini,dengan harapan dapat memberikan panduan bagi lembaga PAUD lainnya dalam menghadapi tantangan yang serupa. Kata kunci: Komunikasi. Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD). Strategi. TK An-Nizam. Tantangan. LATAR BELAKANG Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran yang sangat penting dalam membentuk dasar pembelajaran anak sejak usia dini. Periode ini memainkan peran krusial dalam membentuk fondasi kognitif,sosial, dan emosional anak-anak. Di antara berbagai lembaga PAUD, peneliti melakukan observasi langsung ke TK An-Nizam dalam memastikan bahwa efektivitas pendidikan yang terjamin bagi anak-anak berjalan dengan baik terutama pada komunikasi. Dalam konteks ini, lembaga PAUD, seperti TK AnNijam, memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan lingkungan yang mendukung dan memfasilitasi perkembangan holistik anak-anak. Komunikasi yang efektif antara berbagai pihak terlibat, termasuk staf pengajar, orang tua, dan pihak terkait lainnya,adalah fondasi utama dalam mendukung perkembangan anak. Namun, meskipun peran pentingnya, efektivitas lembaga PAUD sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama yang sering muncul adalah dalam hal komunikasi. Teori komunikasi organisasi menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dalam mencapai tujuan organisasi. Komunikasi yang efektif melibatkan pengiriman informasi yang jelas dan tepat waktu, serta memastikan pemahaman yang sama di antara semua pihak terlibat. Dalam konteks pendidikan, komunikasi yang efektif antara staf pengajar, orang tua, dan pihak terkait lainnya sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak. Dalam lingkungan TK An- Nizam, masalah komunikasi mungkin menjadi hambatan yang signifikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Tantangan ini bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulaidari kurang nya pertukaran informasi antara staf pengajar, kesulitan dalam menyampaikan informasi kepada orangtua,hingga ketidakjelasan dalam pemahaman bersama tentang tujuan dan kebijakan Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki lebih lanjut tentang Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 tantangan komunikasiyang dihadapi oleh TK An-Nizam . Melalui identifikasi, analisis, dan pemecahan masalah terhadap masalah ini,diharapkan dapat ditemukan strategi yang efektif untuk meningkatkan efektivitas komunikasi di dalam lembagaini. Pendekatan yang holistic dan mendalam dalam memahami masalah komunikasi ini akan memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika internal lembaga PAUD dan interaksi dengan pemangku kepentingan eksternal. Dengan demikian, pemahaman yang lebih baik tentang tantangan komunikasi ini akan memberikanlandasan yang kuat untuk pengembangan strategi yang lebih baik dalam mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, yaitu memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna dan mendukung bagi setiap anak di TK An-Nizam. KAJIAN TEORITIS Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fase penting dalam membangun fondasi kognitif, sosial, dan emosional anak. TK An-Nijam, sebagai lembaga PAUD, bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan holistik anak-anak. Salah satu elemen kunci dalam mencapai tujuan ini adalah komunikasi yang efektif antara staf pengajar, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Namun, tantangan komunikasi sering kali menghambat efektivitas lembaga ini. Teori komunikasi organisasi, seperti model Shannon-Weaver dan teori komunikasi interpersonal, menekankan pentingnya pengiriman informasi yang jelas dan tepat waktu serta pemahaman yang sama di antara semua pihak. Di TK An-Nijam, tantangan komunikasi dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kurangnya pertukaran informasi antara staf pengajar, kesulitan dalam menyampaikan informasi kepada orang tua, hingga ketidakjelasan dalam pemahaman bersama tentang tujuan dan kebijakan sekolah. Untuk mengatasi tantangan ini, beberapa strategi dapat diterapkan. Pertama, penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti aplikasi pesan singkat, email, atau sistem manajemen pendidikan online dapat membantu memastikan bahwa informasi disampaikan secara tepat waktu dan dapat diakses oleh semua pihak yang Kedua, peningkatan keterampilan komunikasi staf pengajar melalui pelatihan dan workshop dapat membantu mereka berkomunikasi lebih efektif dengan orang tua dan anak-anak. Ketiga, mengadakan pertemuan rutin dengan orang tua untuk membahas perkembangan anak dan menyampaikan informasi penting dapat membantu memastikan pemahaman bersama tentang tujuan dan kebijakan sekolah. Keempat, membangun Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di TK An- Nijam budaya komunikasi yang terbuka dan transparan di antara semua pihak yang terlibat dapat membantu mengatasi hambatan komunikasi dan membangun kepercayaan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif di lembaga PAUD berkontribusi pada peningkatan keterlibatan orang tua dan pencapaian perkembangan anak yang lebih baik. Dengan memahami tantangan komunikasi di TK An-Nijam dan mengembangkan strategi yang efektif untuk mengatasinya, lembaga ini dapat mencapai tujuan pendidikannya yaitu memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna dan mendukung bagi setiap anak. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitiakan melakukan observasi dan wawancara yg diinginkan. Terkait Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di Tk An-Nijam . "ada beberapa langkah yg harus di lakukan untuk mengatasi tantangan tersebut diantaranya ialah: -Analisis Tantangan Komunikasi Identifikasi tantangan komunikasi yang dialami oleh lembaga,seperti kurangnya komunikasi antara guru,orangtua, dan manajemen sekolah,atau bahkan antara guru dan siswa. -Pengembangan Strategi Komunikasi Buat rencana komunikasi yang jelas dan terarah. Ini termasuk menyusun protokol komunikasi untuk memastikan informasi disampaikan secara efektif dan tepat waktu kepada semua pihak terkait. -Peningkatan Kolaborasi Mendorong kolaborasi antara guru,orangtua,dan manajemen Ini bisa dilakukan melalui pertemuan rutin, forum diskusi, atau plat form komunikasi online. -penggunaan Teknologi Manfaatkan teknologi seperti grup WhatsApp atau aplikasi khusus sekolah untuk memfasilitasi komunikasi antara guru dan orang tua. Ini dapat membantu mempermudah pertukaran informasi dan koordinasi kegiatan. -Pelatihan Komunikasi Selenggarakan pelatihan untuk guru dan staf sekolah tentang keterampilan komunikasi efektif. Ini dapat mencakup teknik mengelola konflik, mendengarkan aktif, dan menyampaikan informasi dengan jelas. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 -Pembinaan Hubungan Bangu hubungan yang kuat dan saling percaya antara lembaga, guru, orang tua, dan siswa. Ini dapat membantu meningkatkan kolaborasi dan mendukung pertumbuhan anak secara holistik. HASIL DAN PEMBAHASAN TK An-Nizam adalah sebuah institusi pendidikan yang terkenal dengan pendekatan komunikasinya yang inovatif dan efektif dalam mendukung perkembangan anak usia dini. Dalam konteks pendidikan di TK, komunikasi antara guru dan siswa serta antara guru dan orang tua sangat penting untuk memastikan keberhasilan proses pembelajaran dan perkembangan anak secara holistic. Berikut hasil observasi di TK-Anizam Pernyatan Menyampaikan materi dengan jelas dan Menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siswa. Mendengarkan tanggapan siswa dengan baik dan Memberikan feedback yang konstruktif Menggunakan media pembelajaran yang Menyediakan kesempatan bagi siswa untuk Menjaga suasana kelas tetap kondusif untuk Mengajukan pertanyaan untuk memicu keterlibatan siswa. Penyesuaian Bahasa dalam berkomunikasi dengan tingkat pemahaman Siswa. Interaksi Dua Arah antara Guru dan Siswa Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di TK An- Nijam Kesabaran Guru dalam Menjawab Pertanyaan Siswa. Pemahaman Siswa terhadap Materi yang Disampaikan. Kesesuaian Media dengan Materi Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Kemampuan Mengadaptasi Materi Sesuai dengan Dinamika Kelas. Penggunaan Gestur dan Bahasa Tubuh yang Tepat. Penggunaan Variasi Nada Suara untuk Menarik Perhatian. Penggunaan Humor untuk meningkatkan Penggunaan Tanya Jawab untuk Memastikan Pemahaman Siswa. Penggunaan Metode Pengajaran yang Bervariasi. Keberlanjutan Komunikasi setelah Kelas Berakhir. Kemampuan Mengendalikan Emosi dalam Kelas. Penggunaan media komunikasi dalam aktivitas pembelajaran. Komunikasi efektif dengan orang tua. Penyampaian tugas-tugas anak kepada orang tua dapat dipahami dan dapat diterima Pemahaman yang sama terkait pembelajaran dalam komunikasi guru ke anak, guru ke orang tua, dan guru ke kepala sekolah Catatan: Ceklis setiap kolom sesuai dengan pernyataan dan kondisi sebenarnya. Ket: 1=Sangat Kurang, 2=Kurang, 3=Cukup, 4=Baik, 5=Sangat Baik. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Kebudayaan AeVol. 2 No. 3 Juli 2024 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh strategi komunikasi yangditerapkan oleh guru di TK An-Nizam terhadap pembelajaran anak usia dini. Dalamkonteks ini, strategi komunikasi mencakup instruksi yang diberikan kepada siswa, motivasi untuk partisipasi aktif, pemberian umpan balik yang konstruktif, penyesuaian bahasa dan materi pembelajaran, serta manajemen waktu yang efisien. Penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru, serta analisis dokumentasi dan materi pembelajaran yang digunakan di TK An-Nizam. Data dikumpulkan selama periode tiga bulan dan dianalisis menggunakan pendekatan Hasil Penelitian Instruksi yang Jelas dan Tepat: Guru di TK An-Nizam memberikan instruksi yangjelas dan sederhana, sering kali disertai dengan demonstrasi visual. Hal ini membantusiswa memahami tugas dengan lebih baik. Motivasi dan Partisipasi Aktif: Guru menggunakan metode interaktif seperti permainan edukatif dan diskusi kelompok kecil untuk meningkatkan motivasi danpartisipasi siswa dalam pembelajaran. Pemberian Umpan Balik yang Konstruktif: Guru memberikan umpan balik yang spesifik dan positif setelah siswa menyelesaikan tugas atau aktivitas. Umpan balikini membantu siswa memahami kekuatan dan kelemahan mereka dalampembelajaran. Penyesuaian Bahasa dan Materi Pembelajaran: Guru menyesuaikan bahasa danmateri pembelajaran sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, menggunakan cerita, lagu, dan alat bantu visual yang relevan. Manajemen Waktu yang Efisien: Guru merencanakan waktu pembelajaran denganbaik, memastikan semua materi penting tersampaikan dalam waktu yang ditentukan . Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Efektivitas Lembaga Organisasi PAUD di TK An- Nijam Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkanolehguru di TK An-Nizam memiliki dampak positif terhadap pembelajaran anak usia dini. Instruksi yang jelas, motivasi untuk partisipasi aktif, pemberian umpan balik yangkonstruktif, penyesuaian bahasa dan materi pembelajaran, serta manajemen waktu yang efisien semua berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan partisipasi siswa. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus mengembangkandanmeningkatkan strategi komunikasi mereka guna menciptakan lingkunganpembelajaran yang efektif dan mendukung perkembangan optimal siswa. KESIMPULAN DAN SARAN Dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan di TK An-Nizam memiliki dampak yang positif terhadap pembelajaran anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian, kami menemukan bahwa instruksi yang jelas, motivasi untuk partisipasi aktif, pemberian umpan balik yang konstruktif, penyesuaian bahasa dan materi pembelajaran, serta manajemen waktu yang efisien adalah faktor-faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Melalui pendekatan komunikasi yang efektif, guru di TK An Nizam mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi perkembangan anak usia dini. Siswa menjadi lebih aktif, terlibat, dan antusias dalam proses pembelajaran. Penyesuaian materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa serta pemberian umpan balik yang positif membantu dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penting bagi lembaga pendidikan untuk terus mengembangkan dan meningkatkan strategi komunikasi mereka guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif dan mendukung perkembangan optimal siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pelatihan dan dukungan bagi guru dalam mengimplementasikan strategi komunikasi yang efektif, serta pentingnya kerjasama antara guru, siswa, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang holistik dan menyenangkan bagi anak usia dini. UCAPAN TERIMA KASIH