Tarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini e-ISSN: x-x Volume 1. Nomor 1 (Agustus 2. , w. an-nadwah. Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak Darain IAI An-Nadwah Kuala Tungkal. Indonesia Email : daraindrn@gmail. Abstrak Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui metode guru pendidikan anak usia dini mengajar terhadap perkembangan ke pribadian anak. Metode mengajar adalah kata yang digunakan untuk menandai serangkaian kegiatan yang diarahkan oleh guru yang hasilnya adalah belajar pada siswa. Metode adalah cara yang digunakan untuk melaksanakan Metode adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan. Dengan memanfaatkan metode secara akurat, guru akan mampu mencapai tujuan pengajaran. Ketika tujuan dirumuskan agar anak didik memiliki keterampilan tertentu, maka metode yang digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran Profesi guru adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia, tugas guru ialah mentransfer ilmu pengetahuan, pengalaman, penanaman nilai-nilai budaya, moral dan agama. Selain itu guru juga berpungsi sebagai motivator, konsoling dan pemimpin dalam kelas. Kehadiran guru ditengah-tengah masyarakat merupakan unsur utama dan terpenting. Bisa dibayangkan jika ditengah-tengah kehidupan manusia tidak ada seorang guru, kita akan hidup dalam lingkaran tradisi-tradisi kuno serta peradaban kuno, sangat mustahil sebuah bangsa bisa maju tanpa pendidikan dan guru. Pendidikan sebagai sebuah usaha dalam membina dan mengembangkan pribadi manusia yang berlangsung secara bertahap dalam lingkup aspek rohanian dan jasmaniah. Melalui suatu proses menuju tujuan akhir, hal ini dapat mencapai suatu kematangan yang bertitik akhir pada optimalisasi perkembangan atau pertumbuhan. Anak usia dini merupakan Auindividu yang berbeda, unik, dan memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Masa usia dini yaitu 0 sampai 6 tahun merupakan masa keemasan . olden ag. di mana stimulasi seluruh aspek perkembangan berperan penting untuk tugas perkembangan selanjutnya. Kata Kunci: Metode Guru. Pendidikan Kepribadian. Anak Usia dini PENDAHULUAN Anak adalah amanah yang diberikan oleh Alloh SWT kepada orang tua yang harus dirawat, dijaga dan dididik sejak dini. Ketika anak diberikan perawatan dan pendidikan dengan baik, mereka akan tumbuh dan berkembang baik fisik, psikis, dan akal tersebut akan berkembang secara maksimal. Oleh karena itu pendidik perlu mengetahui tentang berbagai pengetahuan dan pengalaman untuk merawat anak sejak usia dini. Anak yang Page | 31 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak dirawat dan dididik sejak dini dengan cara yang baik mereka akan tumbuh menjadi generasi yang baik. Generasi inilah yang nantinya akan menjadi harapan bangsa menjadi pemimpin yang membawa manusia pada kehidupan yang adil, aman dan sejahtera1. Sejak dahulu Islam telah menghadirkan konsep pendidikan seumur hidup jauh sebelum para pemikir Barat mengeluarkan konsep long life education, yang dalam Hadits Nabi AuCarilah ilmu mulai dari buaiyan sampai keliang lahatAy disadari ataupun tidak hal itu menunjukkan betapa pentingnya sebuah ilmu bagi setiap manusia menurut kacamata Islam. Karena menuntut ilmu tiada batasnya dan dimulai sejak masih dalam kandungan. Pendidikan merupakan usaha manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai didalam masyarakat dan kebudayaan. Selanjutnya, pendidikan diartikan sebagai usaha yang dijalankan oleh seseorang atau kelompok orang lain agar menjadi dewasa dan mencapai tingkat kehidupan yang lebih tinggi dalam arti mental 2. Hakikat pendidikan adalah menyiapkan dan mendampingi seseorang agar memperoleh kemajuan dalam menjalani kesempurnaan. Kebutuhan manusia terhadap pendidikan beragam seiring dengan beragamnya kebutuhan manusia. Ia membutuhkan pendidikan fisik untuk menjaga kesehatan fisiknya, ia membutuhkan pendidikan etika agar dapat menjaga tingkah lakunya, ia membutuhkan pendidikan akal agar jalan pikirannya sehat, ia membutuhkan pendidikan ilmu agar memperoleh ilmu-ilmu yang bermanfaat, ia memerlukan disiplin ilmu agar dapat mengenal alam, ia memerlukan pendidikan agama untuk membimbing rohnya menuju Allah Swt. dan ia juga memerlukan pendidikan akhlak agar perilakunya seirama dengan akhlak yang 3 Masa depan anak terletak pada pendidikan yang dimiliki oleh kedua orang tuanya, anak bagaikan kertas putih bersih yang akan ditulis oleh orang tuanya dengan tulisan atau gambar yang dia sukai. Pengaruh dari kedua orang tua terutama ibu secara tidak langsung akan membentuk watak atau ciri khas kepada anaknya. Mendidik juga merupakan kewajiban bagi orang tua untuk menjaga dan memelihara anak dari siksa neraka. Menjaga anak dari siksa neraka dilakukan dengan mendidiknya agar menjadi muslim sejati yang beriman dan bertaqwa kepada Allah. Keimanan dan ketaqwaanlah yang menjauhkan Helmawati. Mengenal dan Memahami PAUD (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2. , 1Ae2. Hasbullah. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan (Jakarta: Rajawali Press, 2. , 1. Ibid Page | 32 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak manusia dari api neraka. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Q. At-Tahrim . : 6. ae AacEE aI ea a aI aN aIA a A acacE aOAA a AEa O aN aIEaa aEU aEA a a AA a caAEa I aO a NEaOEa I I a aOCaOaNa EIA a ca aOIA a aOeaaOac aN EacaOIa a aIIaOe Ca eaOe aIAA a A aO Ea aA aO aO A a aEOIa aI O a aI aOIA Artinya: Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Oleh karena itu, keluarga merupakan pusat pendidikan pertama dan utama, tempat anak berinteraksi dan memperoleh kehidupan emosional, sehingga membuat keluarga mempunyai pengaruh yang dalam terhadap anak. Keluarga merupakan lingkungan alami yang memberi perlindungan dan keamanan serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok Keluarga juga merupakan lingkungan pendidikan yang urgen, tempat anak memulai hubungan dengan dunia sekitarnya serta membentuk pengalaman- pengalaman yang membantunya untuk berinteraksi dengan lingkungan fisik dan sosial4. Orangtua harus berusaha melakukan stimulus dan menjaga sikapnya baik dalam ranah emosional dan spiritual bukan hanya sekedar tradisi dan mitos, sehingga ada anggapan bagi keluarga ibu hamil itu, tidak boleh berkata kotor, tidak boleh menyakiti manusia dan hewan karena akan mempengaruhi kepada janin yang sedang dikandung. Mengingat betapa pentingnya pendidikan anak di masa depan sebagai investasi unggul untuk melanjutkan kelestarian peradaban sebagai penerus bangsa5. Metode mengajar adalah kata yang digunakan untuk menandai serangkaian kegiatan yang diarahkan oleh guru yang hasilnya adalah belajar pada siswa. Metode adalah cara yang digunakan untuk melaksanakan strategi. Metode adalah salah satu alat untuk mencapai tujuan. Dengan memanfaatkan metode secara Hery Noer Aly dan Munzir S. Watak Pendidikan Islam (Jakarta: Friska Agung Insani, 2. , 203. Baihaqi. Mendidik Anak dalam Kandungan: Menurut Ajaran Pedagogis Islam (Jakarta: Darul Ulum Press, 2. , 11. Page | 33 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak akurat, guru akan mampu mencapai tujuan pengajaran. Ketika tujuan dirumuskan agar anak didik memiliki keterampilan tertentu, maka metode yang digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran. Metode mengajar adalah suatu cara atau jalan yang harus dilalui dalam mengajar, sedangkan mengajar adalah menyajikan bahan pelajaran oleh seseorang kepada orang lain agar orang lain tersebut menguasai dan mengembangkannya. Metode Mengajar yang digunakan oleh guru sangat mempengaruhi terhdap minat dan motivasi siswa di dalam proses belajar dan pemebelajaran itu sendiri. Metode yang digunakan oleh guru menimbulkan perbedaan yang berarti bagi proses belajar. Akhirnya, dapat dipahami bahwa penggunaan metode yang tepat dan bervariasi akan dapat dijadikan sebagai alat motivasi ektrisnsik dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan . ibrary researc. yang dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang relevan untuk memahami metode mengajar guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan kaitannya dengan perkembangan kepribadian anak. Data dikumpulkan melalui penelusuran buku-buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen lain yang membahas tentang metode pembelajaran di PAUD serta teori-teori perkembangan kepribadian anak usia dini. Penelitian ini tidak melibatkan pengumpulan data lapangan, melainkan mengandalkan analisis terhadap sumber-sumber tertulis yang valid dan terpercaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi . ontent analysi. , yaitu dengan mengidentifikasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan isi dari literatur yang dikaji untuk menemukan hubungan antara metode mengajar dan dampaknya terhadap perkembangan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teoritis yang mendalam sebagai landasan bagi praktik pendidikan anak usia dini yang efektif. Page | 34 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak HASIL DAN PEMBAHASAN Metode dalam Proses Belajar Mengajar Kegiatan belajar mengajar dalam melahirkan interaksi unsur-unsur manusiawi adalah sebagai suatu proses dalam rangka mencapai tujuan pengajaran. 6 Belajar adalah perubahan prilaku sebagai akibat dari pengalaman7. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, karena semua orang dilahirkan sama-sama tidak berilmu, yang akan membedakan seseorang dengan orang lain adalah ilmu yang dimilikinya8. Salah satu usaha yang tidak pernah guru tinggalkan adalah, bagaimana memahami kedudukan metode sebagai salah satu komponen yang ikut ambil bagian bagi keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Macam-macam metode mengajar menurut syaiful bahri djamarah dan aswan zain ada beberapa macam bentuk metode mengajar yang bisa digunakan oleh guru, yaitu:1. metode proyek. metode tugas dan resitasi. metode diskusi. metode demonstrasi. metode problem solving. metode karya wisata. metode tanya jawab. metode latihan. metode ceramah. Guru Guru dalam kamus bahasa Indonesia adalah: orang yg pekerjaannya mengajar9. Guru di tengah-tengah masyarakat sudah sangat di kenal mulai dari anak menginjak bangku sekolah madrasah atau sekolah dasar nama itu sudah melakat padanya. di kalangan ramaja , pemuda orang dewasa juga sangat tidak asing bagi mereka. Mereka itu beranggapan guru orang yang mulia, bijaksana terhormat dan di segani. Karena guru di tengah masyarakat sangat banyak membantu segala kegiatan yang bersifat keagamaan yang orang biasa tidak mampu untuk mengarjakannya. Menurut Undang-Undang Guru dan Dosen, pengertian guru adalah: Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama mendidik, mengajar,membimbing, mengarahkan. Ibid. Mulyani Sumantri dan Nana Syaodih. Perkembangan Peserta Didik (Jakarta: Universitas Terbuka, 2. Akbar Zainudin. Man Jadda Wajada (Jakarta: Kompas Gramedia, 2. , 150. Poerwadarminta. Kamus Umum Bahasa Indonesia (Jakarta:Balai Pustaka, 2. , 393. Page | 35 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak meletih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar. dan pendidikan menengah10. Guru adalah pendidik profesional, karenanya secara implisit ia telah merelakan dirinya menerima dan memikul sebagian tanggung jawab pendidikan yang terpikul di pundak orang tuanya. mereka itu tatkala menyerahkan aanaknya kesekolah ,sekaligus berarti pelimpahan sebagian tanggung jawab pendidikan anaknya kepada guru. Hal itupun menunjukan pula bahwa orang tua tidak mungkin menyerahkan anaknya kepada sembarang orang guru/sekolah karena tidak sembarang orang dapat menjabat guru. Dalam sistem pendidikan dan pembelajaran dewasa ini kehadiran guru dalam proses belajar mengajar masih tetap memegang peranan penting. Peranan guru dalam proses belajar mengajar belum dapat di gantikan oleh mesin, radio, tape recorder, maupun oleh komputer yang paling modern sekalipun. Terlalu banyak unsur-unsur menusiawi seperti sikap, system nilai, perasaan, motivasi, kebiasan dan lain-lain yang mampu meningkatkan proses pengajaran, tidak dapat dicapai melalui alat-alat tersebut. Di sinilah kelebihan manusia dalam hal ini guru, dari alat-alat teknologi yang diciptakan manusia untuk membantu dan mempermudah kehidupan11. Agama Islam orang-orang pengetahuan. uru/ulam. , sehingga hanya mereka sajalah yang pantas mencapai taraf ketinggian dan keutuhan hidup. Karena orang yang berilmu baik ilmu umum apalagi yang bersifat agama dalam kehidupannya bisa membedakan mana yang baik dan buruk yang lebih penting lagi mampu melasanakan perintah Allah SWT dengan benar sesuai dengan apa yang di syariatkan agama Islam. dan dengan ilmu itulah baik dan ikhlas Allah SWT disertai dengan ibadah akan mengangkat derajat seseorang disisi Allah SWT dibandingkan dengan manusia lainnya. Allah SWT berfirman: eAacEEa EacaOIa a aIIaOA ca AacEEa EaEa nI aOuaa CaO aE Ia aOe AaIa aOe Oa Aa aA ca AA ca aAOaeaaOac aN EacaOIa a aIIa eaOe uaa CaO aE EaEa I a a A aOe Oa AA a A aOe AaO E aI aE aa Aa AA a AA ca AIa IEa I aOEacaOIa aOaOe E aE aI a a a on aOA AOA AacEEa a aI a aIEaOIa a aA UU RI Nomor 14 Tahun 2005. Undang-Undang Guru dan Dosen (Jakarta: Sinar Grafika, 2. , 3. Udin Syaefudin Saud. Pengembangan Profesi Guru (Bandung: Alfabeta, 2. , 43. Page | 36 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak Artinya : . Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dari kamu dan orangorang yang berilmu akan beberapa derajat. (QS:al-Mujadalah : . Pengertian Pendidikan Agama Islam Islam sebagai petunjuk Ilahi mengandung sebuah implikasi kependidikan yang dapat membimbing dan mengarahkan manusia melalui suatu proses yang bertahap untuk menjadi seorang muAomin, muslim, muhsin, dan muttaqin. 12 Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada rasul-rasulNya untuk diajarkan atau disampaikan kepada umat Islam merupakan rahmat, hidayah, dan petunjuk bagi umat manusia yang berkelana dalam kehidupan duniawi13. AuKata pendidikan yaitu usaha membentuk pribadi manusia harus melalui proses yang panjang, dengan hasil . yang tidak dapat diketahui dengan segeraAy. 14 Pendidikan sebagai sebuah usaha dalam membina dan mengembangkan pribadi manusia yang berlangsung secara bertahap dalam lingkup aspek rohanian dan jasmaniah. Melalui suatu proses menuju tujuan akhir, hal ini dapat mencapai suatu kematangan yang bertitik akhir pada optimalisasi perkembangan atau pertumbuhan15. SyariAoat Islam tidak akan dihayati dan diamalkan apabila hanya diajarkan saja, namun harus dibiasakan melalui proses Secara umum pendidikan Islam adalah pembentukan kepribadian muslim, yang sekaligus berfungsi sebagai pendidikan iman dan pendidikan amal16. Sedangkan menurut Burlian Somad. AuPendidikan Islam ialah pendidikan yang bertujuan membentuk individu menjadi makhluk yang bercorak diri tertinggi menurut ukuran Al- QurAan, berderajat tinggi menurut ukuran Allah dan isi pendidikannya adalah ajaran Allah. Ay17 Menurut Ahmad Tafsir. AuPendidikan Agama Islam adalah bimbingan yang diberikan oleh seseorang kepada seseorang yang lainnya agar lebih berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran agama IslamAy. M Arifin. Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 2. , 21. Jirhanuddin. Perbandingan Agama: Pengantar Studi Memahami Agama-Agama (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. , 139. Arifin, op. M Arifin. Filsafat Pendidikan Islam (Jakarta: Bina Aksara, 1. , 10. Zakiah Daradjat. Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: Bumi Aksara, 1. , 28. Sudiyono. Ilmu Pendidikan Islam (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2. , 7. Ahmad Tafsir. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam (Bandung: Remaja Rosyada Karya, 2. , 32. Page | 37 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak Anak Usia Dini Pada bagian ini akan dipaparkan beberapa hal, antara lain: pengertian, perkembangan, karakteristik, dan cara belajar anak usia dini yang dapat dijelaskan sebagai berikut: Pengertian Anak Usia Dini Anak usia dini merupakan Auindividu yang berbeda, unik, dan memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan tahapan usianya. Masa usia dini yaitu 0 sampai 6 tahun merupakan masa keemasan . olden ag. di mana stimulasi seluruh aspek perkembangan berperan penting untuk tugas perkembangan selanjutnyaAy. 19 Perkembangan fisik pada masa kanak-kanak berjalan lebih lambattetapi kebiasaan fisiologis yang dasarnya diletakkan dulu pada masa bayi menjadi cukup baik. Awal masa kanak-kanak sering dianggap sebagai masa belajar untuk mencapai berbagai keterampilan20. Bermula dari bayi kemudian tumbuh kembang sepanjang hidupnya, manusia termotivasi oleh hal-hal yang baru, sehingga mengalami perubahan, dan memunculkan sebuah kehebohan. Salah satu dari refleks dasar manusia adalah pembiasaan, sebuah kecenderungan untuk kehilangan minat terhadap hal yang berulang dan ketertarikan terhadap hal yang baru21. Perkembangan Anak Usia Dini Masa anak usia dini terdiri dari dua periode perkembangan, yaitu: Masa vital atau tahap asuhan . Ae 2 tahu. Dalam masa ini anak belum dapat dididik secara langsung. Pendidikan baru dapat diberikan secara secara sepihak oleh kedua orang tua. Pada periode ini, orang tua berperan membimbing anak sebagai peserta didik dalam upaya membantu mengembangkan potensi fitrahnya. Misalnya: memberi nama yang baik, makanan dan minuman yang halal, semua perlakuan tersebut dinilai sangat berperan dalam pembentukan sikap dan kepribadian pada jenjang pendidikan berikutnya. Masa estetis . Ae 6 tahu. Menginjak periode ini, anak sudah dapat dididik secara langsung, yaitu melalui pembiasaan kepada hal- hal yang baik. Bimbingan ke arah pembiasaan ini Trianto. Desain Pengembangan Pembelajaran TEMATIK Bagi Anak Usia Dini TK/RA dan Anak Usia Kelas Awal SD/MI (Jakarta: Kencana, 2. , 14. Netty Hartati. Islam dan Psikologi (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2. , 33. Wendy L. Ostroff. Memahami Cara Anak-Anak Belajar (Jakarta: PT. Indeks, 2. , 8. Jalaluddin. Teologi Pendidikan (Jakarta: PT. RajaGrafindo, 2. , 131. Page | 38 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak dilaksanakan melalui belajar sambil bermain. Tanpa disadari anak-anak akan terdorong untuk melakukan segala bentuk kegiatan yang bernilai pendidikan, sesuai dengan perkembangan jiwanya yang didominasi oleh kecenderungan menyenangi kegiatan yang tidakmembebani. Dari periode tersebut dapat diketahui tentang perkembangan yang dialami anak, meliputi: Perkembangan fisik dan motorik . nak sedang belajar untuk menggunakan dan menguji tubuh melalui gerak, keterampilan dan aktivitas ana. Perkembangan sosial dan emosional . nak sepenuhnya terlibat dalam aktivitas perpindahan dan kesenangan melakukan banyak ha. Perkembangan kognitif . nak mulai memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, tentang semua hal yang dilihatny. dan Perkembangan bahasa . emampuan berbahasa anak tumbuh danberkembang pesa. Karakteristik Anak Usia Dini Masa usia dini merupakan masa yang sangat penting dan berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian pada masa dewasa. Secara umum, setiap anak dalam masa ini memiliki karakteristik atau sifat-sifat sebagai berikut: Unik, artinya sifat anak itu berbeda satu sama lainnya. Egosentris, yaitu anak lebih cenderung melihat serta memahamisesuatu dari sudut pandang dan kepentingannya sendiri. Spontan, aktif dan energik. Memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan antusias terhadap banyakhal. Eksploratif dan berjiwa petualang. Kaya dengan fantasi serta hal-hal yang imajinatif. Masih mudah frustasi dan kurang pertimbangan dalam bertindak. Daya perhatian yang pendek. Bergairah untuk belajar banyak dari pengalaman. Semakin menunjukkan minat terhadap teman. George S. Morrison. Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini (Jakarta: PT Indeks, 2. , 221Ae23. Syamsu Yusuf dan Nani M. Sugandhi. Perkembangan Peserta Didik (Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Per. , 48Ae50. Page | 39 Metode Mengajar Guru Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Terhadap Kepribadian Anak KESIMPULAN Islam sebagai petunjuk Ilahi mengandung sebuah implikasi kependidikan yang dapat membimbing dan mengarahkan manusia melalui suatu proses yang bertahap untuk menjadi seorang muAmin, muslim, muhsin, dan muttaqin. Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada rasul-rasulNya untuk diajarkan atau disampaikan kepada umat Islam merupakan rahmat, hidayah, dan petunjuk bagi umat manusia yang berkelana dalam kehidupan duniawi. Konsep pendidikan dalam islam terdiri dari tiga konsep yaitu merupakan usaha untuk menumbuhkan dan mendewasakan peserta didik, baik secara fisik, psikis, sosial, maupun sosial. DAFTAR PUSTAKA