AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Kebijakan Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Kematian Pada Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju Dhea Ayu Novita Sari1. Desi Desmasari2. Siska3. Vera Anggraini 4 Universitas PGRI Palembang1,2,3,4,5 dheaayu434343@gmail. com1, desidesmasari849@gmail. s8795870@gmail. com3, vera31120@gmail. Abstrak: Salah satu permasalahan yang cukup sulit dalam Administrasi Kependudukan adalah yang berkaitan dengan pencatatan kematian. Akibat hukum yang timbul dari kematian seseorang adalah penentuan ahli waris, pembagian harta peninggalan dan perwalian. pelayanan adalah aktivitas yang berlangsung berurutan, dilaksanakan oleh seseorang, kelompok orang, atau organisasi melalui sistem, prosedur dan metode tertentu dalam membantu menyiapkan atau memenuhi kepentingan masyarakat luas yang sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pelayanan yang diberikan kepada Masyarakat yang Mengurus surat keternagan Kematian Di Kelurahan Baguskuning, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tergolong Cukup Baik yang disebabkan oleh pelayanan yang diberikan belum seluruhnya sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena pada pelayanan di Kelurahan Baguskuning kurang memberikaninformasi untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengurus surat keterangan kematian dan kurang meningkatkan pengetahuan masyarakat Kelurahan Baguskuning tentang pentingnya pembuatan surat keterangan kematian untuk keluarganya yang Kata Kunci : Kebijakan. Pelayanan. Pembuatan PENDAHULUAN Pelayanan diberikan guna memenuhi hak masyarakat baik itu layanan sipil maupun layanan publik. artinya dalam pelayanan pemenuhan suatu hak, yang dimiliki dan melekat pada setiap orang, baik secara individu maupun tugas pelayan lebih mendahulukan kepentingan umum ketimbang kepentingan sendiri serta mempermudah urusan publik dan mempersingkat waktu proses pelaksanaan urusan. baik atau buruknya kualitas pelayanan dapat dilihat berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat. pelayanan yang baik untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat dan dapat dilihat dari jumlah pengaduan masyarakat terhadap pelayanan, semakin sedikit pengaduan maka semakin baik pelayanan. sebaiknya semakin banyak pengaduan ke hal-hal negatif maka semakin buruk pula pelayanan. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Salah satu permasalahan yang cukup sulit dalam Administrasi Kependudukan adalah yang berkaitan dengan pencatatan kematian. Akibat hukum yang timbul dari kematian seseorang adalah penentuan ahli waris, pembagian harta peninggalan dan perwalian. Dan untuk adanya tertib hukum guna melindungi hak-hak dan kewajiban ahli waris dan harta kekayaan yang ditinggalkan pewaris diperlukan regulasi mengenai peristiwa kematian tersebut. Pelaporan mengenai peristiwa kematian seseorang sangat diperlukan untuk pemeliharaan data kependudukan sehingga data yang tersaji merupakan data yang Untuk menghindari tumpang tindih data kependudukan, maka penduduk harus mengikuti administrasi kependudukan yang penting dan harus dimiliki oleh setiap warga negara yang tinggal di Indonesia salah satunya yaitu akta kelahiran dan akta kematian, dan untuk membuat akta kematian diperlukan surat keterangan kematian yang didapat dari kantor kelurahan. Salah satu peristiwa kependudukan yang penting namun sering dilupakan oleh masyarakat atau penduduk dalam kepengurusan dokumennya adalah kepengurusan surat keterangan kematian guna mengurus akta kematian. Untuk akta kelahiran tingkat kesadaran masyarakat untuk mengurusnya masih tergolong tinggi dikarenakan merupakan syarat yang digunakan jika menginjak pendidikan dasar, tetapi untuk akta kematian kesadaran masyarakat untuk mengurusnya masih tergolong rendah padahal merupakan peristiwa penting yang harus dilaporkan dan tercatat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Hal ini diatur dalam pasal 44 yat . Undang-undang nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan yang berbunyi : AuSetiap kematian wajib dilaporkan oleh ketua rukun tetangga atau nama lainnya didomisili penduduk kepada instansi pelaksana setempat paling lambat 30 . iga pulu. hari sejak tanggal kematianAy. Sampai saat ini sebagian besar masyarakat masih mengabaikan atau kurang paham akan pentingnya surat keteranagan kematian, banyak masyarakat yang cenderung malas untuk mengurus prosedur penerbitannya, padahal surat keterangan kematian tidak akan kalah penting dari catatan sipil yang lainnya. Rendahnya minat masyarakat dalam mengurus surat keterangan kematian yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 disebabkan karena minimnya pemahaman masyarakat tentang fungsi dari surat keterangan kematian itu sendiri. METODE PELAKSANAAN Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Menurut Moleong . pada buku Metode Penelitian Kualitatif,AyData dapat dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dari dokumen atau secara gabungan Ay Menurut Catherine Marshall dan Gretchen yang dikutip oleh Andi Prastowo . menjelaskan bahwa,AyMetode-metode utama yang digunakan oleh para peneliti kualitatif untuk mengumpulkan data dalam penelitiannya adalah menggunakan pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan penelitian dokumenAy. Adapun teknik yang digunakan dalam magang ini yaitu teknik observasi, tekni wawancara, dan teknik dokumentasi. HASIL DAN PELAKSANAAN Informan Penelitian Selain itu Andi . dalam buku Menguasai Teknik-Teknik Koleksi Data Penelitian Kualitatif menjelaskan bahwa. AuInforman adalah orang yang diperkirakan menuasai dan memahami data, informasi, ataupun fakta dari suatu objek penelitian. Ay Adapun yang menjadi Informan yang memberikan informasi keterangan tambahan demi mendapatkan data yang utuh dalam penelitian ini adalah : Tabel 1. Daftar Informan Terpilih Responden Jumlah Lurah Baguskuning Kec. Plaju Sekretaris Lurah Kasi Tantrib Masyarakat Kelurahan Baguskuning Jumlah Teknik Pengumpulan Data Menurut Moleong Metode Penelitian Kualitatif,AyData dapat dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dari dokumen atau secara gabungan daripadanya. Ay Menurut Catherine Marshall dan yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Gretchen Andi Prastowo . bahwa,AyMetode-metode utama yang digunakan oleh para peneliti kualitatif untuk mengumpulkan data dalam penelitiannya adalah menggunakan pengamatan partisipatif, wawancara mendalam, dan penelitian dokumenAy. Teknik Observasi Menurut Sutrisno Hadi . alam Andi 2010. ,AyObservasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sisitematik terhadap suatu gejalayang tampak pada objek penelitian. Ay Dari penjelasan diatas. Observasi merupakan salah satu teknik pengambilan data, dimana peneliti akan terjun langsung ke lapangan dan mengamati dengan seksama . elihat dan mendengarka. gejala-gejala dari objek yang diteliti dan mencari data yang tidak bisa didapatkan melalui proses wawancara. Teknik Wawancara Menurut buku Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D Sugiyono . menjelaskan bahwa,AyWawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah responden sedikit atau kecil. Ay Dari penjelasan diatas, pengertian wawancara merupakan suatu metode pengumpulan data yang berupa pertemuan dua orang atau lebih secara langsung untuk bertukar informasi dan ide dengan tanya jawab secara lisan sehingga dapat dibangun makna dalam suatu topik tertentu. Selain itu wawancara bisa dikatakan juga sebagai kegiatan mencari data secara mendalam melalui proses percakapan yang ditulis oleh penulis dengan informan. Tabel 2. Hasil wawancara yang dilakukan dengan informan Informan Ayu Faridah. Sos. Si. (Lurah Baguskunin. Pertanyaan Mengapa pembuatan surat Kelurahan Baguskuning sangat sedikit, padahal jumlah penduduk disetiap bulannya terus menerus berkurang? yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. Jawaban Sebelumnya banyak sekali kasus yang Kelurahan Baguskuning seperti ada keluarganya yang meninggal 10 tahun lalu namun baru membuat surat keterangan kematian. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 hal itu terjadi Karena masyarakat Baguskuning mengabaikan hal tersebut, mereka terhadap surat keterangan kematian. Aldio Bima Perkasa. STP. Si. (Sekretaris Baguskunin. Mengapa Kelurahan Baguskuning pembuatan surat keterangan Masyarakat mengabaikannya karena mengetahui fungsi dan kegunaan surat kematian, membuat surat kematian ketika ada keperluan yang dibutuhkan segera seperti pembuatan ahli waris. Kuswoyo. IP. (Kasi Tantrib Baguskunin. Bagaimana keterangan kematian dan masyarakat dalam membuat surat keterangan kematian? Dalam menambah ilmu pemerintah Baguskuning seperti sosialisasi atau informasi di depan kantor agar masyarakat dapat membaca tentang fungsi dan syarat apa saja yang harus disiapkan dalam Namun hal ini masih sulit dilakukan di Kelurahan Baguskuning karna lain Rohana (Masyarakat Baguskunin. Bagaimana pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Baguskuning? Pelayanan yang diberikan Tiara (Masyarakat Baguskunin. Bagaimana pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Baguskuning? Pelayanan yang diberikan Herman (Masyarakat Baguskunin. Bagaimana pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Baguskuning? Pelayanan yang diberikan sesuai dengan aturan yang Yunita (Masyarakat Baguskunin. Bagaimana pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Baguskuning? Dollah (Masyarakat Baguskunin. Bagaimana pelayanan yang diberikan oleh Kelurahan Baguskuning? yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. Pelayanan yang diberikan AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Teknik Dokumentasi Sedangkan Sugiyono . dalam bukunya Memahami Penelitian Kualitatifmenjelaskan bahwa,AyDefinisi dokumen yakni catatan peristiwa yang sudah berlalu. Ay Dari pendapat diatas,Dalam kaitannya dengan penelitian ini, peneliti menggunakan dokumen sebagai sumber data yang mendukung dari sumber data sebelumnya yaitu wawancara dan observasi. Gambar 1. Dokumentasi Pelayanan Pembuatan Surat Keterangan Kematian Teknik Analisis Data Menurut Sugiyono . juga mengutip pernyataan Bogdan bahwa,AyAnalisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. Analisa data dilakukan dengan mengorganisasikan data, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan yang dapat diceriterakan kepada orang lain. Ay yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Tabel 3. Data Angka Penduduk awal tahun hingga akhir tahun 2023 pada Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju PERINCIAN Penduduk awal Kelahiran Kematian Pendatang Pindah Penduduk akhir WARGA JUMLAH LK PR Sumber : Data Kantor Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju Tahun 2023 Dilihat dari tabel 2. 2 diatas angka penduduk awal tahun 2023 hingga akhir tahun di Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju, penduduk pada awal januari berjumlah 2521 orang dengan jumlah laki-laki 1304 dan jumlah perempuan 1217, dan jumlah penduduk yang meninggal berjumlah 44 jiwa, jumlah laki-laki 25 jiwa dan jumlah perempuan 19 jiwa. Pada akhir tahun 2023 jumlah penduduk berjumlah 2520 dengan jumlah laki-laki 1304 dan jumlah perempuan 1216. Tabel 4. Data Jumlah Penduduk yang Membuat Surat Keterangan Kematian Pada Tahun 2023 Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju Nama Suhaibah Masnur Pahli Yahya Kamaludin Muhamad Fuad Muzammil Jumiati Romlah Ismail Halim Hj. Rosmi Mardiana Amir Hamzoh Eddi H. Bahar Hasbi Agustina Rizki Saputra Tanggal Meninggal 03-02-2023 25-03-2023 29-03-2023 06-06-2023 27-07-2023 30-07-2023 29-08-2023 12-08-2023 16-08-2023 09-09-2023 25-05-2023 08-08-2023 12-11-2023 05-10-2023 10-11-2023 15-12-2023 Tempat Meninggal Rumah Rumah Rumah Rumah sakit Rumah Rumah Rumah sakit Rumah sakit Rumah sakit Rumah Rumah Rumah Rumah Rumah sakit Rumah Rumah Nama Pelapor Keterangan Reza Saipul Anwar Dollah Nurhamah Siti Robiah Saipul Anwar Delawati Saipul Anwar Eva Ida Bariza Yuni Beti Diana Tiara Indah Ririn Bawal Sella Liana SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian SK. Kematian Sumber : Data Kantor Kelurahan Baguskuning Kec. Plaju Tahun 2023 yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2024. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2024. Hal. DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Dilihat dari tabel 2. angka kematian tahun 2023 44 jiwa, untuk laki-laki 25 jiwa dan untuk perempuan 19 jiwa. Sedangkan yang mengurus surat keterangan kematian pada tabel 3. hanya ada 16 orang yang mengurus surat keterangan Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa yang mengurus surat keterangan kematian tidak sampai setengah dari jumlah yang meninggal. Dampak dari masyarakat yang tidak mengurus surat keterangan kematian yaitu dalam waktu dekat ini namanya masih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2024. Maka dari itu pemerintah Kelurahan Baguskuning perlu meningkatkan minat, pengetahuan dapemahaman mengenai surat keterangan kematian, terkait fungsi dalam pembuatan surat keterangan kematian. KESIMPULAN Beradasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Minat Masyarakat Dalam Mengurus Surat Keterangan Kematian Di Kelurahan Baguskuning dapat disimpulkan sebagai berikut : Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pelayanan yang diberikan kepada Masyarakat yang Mengurus surat keternagan Kematian Di Kelurahan Baguskuning, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tergolong Cukup Baik yang disebabkan oleh pelayanan yang diberikan belum seluruhnya sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena pada pelayanan di Kelurahan Baguskuning kurang memberikaninformasi untuk meningkatkan minat masyarakat dalam mengurus surat keterangan kematian dan kurang meningkatkan pengetahuan masyarakat Kelurahan Baguskuning tentang pentingnya pembuatan surat keterangan kematian untuk keluarganya yang Adapun hambatan masyarakat dalam mengurus surat keterangan kematian di kelurahan Baguskuning adalah kurangnya pemahaman masyarakat akan kegunaan dari surat keterangan kematian tersebut yang disebabkan oleh tidak adanya informasi dari pihak pemerintah kelurahan Baguskuning, dan disebabkan oleh dana yang tidak memadai untuk membuat sarana informasi yang dibutuhkan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA