JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index PENGEMBANGAN MODEL BISNIS DENGAN PENDEKATAN LEAN CANVAS PADA KAFE TADASHI KOHI BUSINESS MODEL DEVELOPMENT WITH LEAN CANVAS APPROACH AT TADASHI KOHI CAFE Wafi Jauhar. Budi Sulistyo. Yudha Prambudia Program Studi Teknik Industri. Fakultas Rekayasa Industri. Universitas Telkom. Bandung. Indonesia email: wafijauhar@gmail. com*, budisulistyo@telkomuniversity. prambudia@telkomuniversity. Received: 06 Sep 24 Accepted: 23 Sep 24 Published: 17 Des 24 Abstrak Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak dengan jumlah sebanyak 1,49 juta unit usaha. Menurut Open data Bandung pada tahun 2022 terdapat 1. 533 usaha dalam bidang makanan dengan 1. 187 yaitu berupa kafe dan resto yang mana menjadikan Kota Bandung dijuluki sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia. Pembukaan kafe menghadapi sejumlah tantangan, hal ini menunjukkan bahwa perlu untuk merencanakan berbagai strategi agar dapat bertahan menarik minat pelanggan serta mengimbangi persaingan dalam bidang usaha yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan model bisnis untuk Kafe Tadashi Kohi guna mempersiapkan kafe yang akan Perancangan model bisnis diawali dengan melakukan pengumpulan data sekunder untuk selanjutnya dilakukan perancangan lean canvas. Hasil rancangan lean canvas selanjutnya akan diverifikasi guna memperkuat dasar pembuatan model bisnis. Selanjutnya dilakukan validasi dengan melakukan wawancara kepada early adopters. Solusi yang dihasilkan yaitu model bisnis yang baru sehingga pemiliki kafe lebih mengerti dan memahami apa yang perlu dipersiapkan dalam pembukaan usaha kafe baru. Kata Kunci: Kafe Tadashi Kohi. Lean Canvas. Kopi. Pelanggan Abstract West Java is the province with the largest number of MSMEs with a total of 1. 49 million business units. According to Open Data Bandung in 2022 there were 1,533 businesses in the food sector with 1,187 in the form of cafes and restaurants which made the city of Bandung dubbed as one of the culinary heavens in Indonesia. Opening a cafe faces a number of challenges, this shows that it is necessary to plan various strategies in order to survive, attract customers and keep up with competition in the same business sector. This study aims to design a business model for the Tadashi Kohi Cafe in order to prepare the cafe that will be opened. The design of the business model begins with collecting secondary data for further lean canvas design. The results of the lean canvas design will then be verified to strengthen the basis for making a business model. Furthermore, validation is carried out by conducting interviews with early adopters. The resulting solution is a new business model so that cafe owners better understand and understand what needs to be prepared in opening a new cafe business. Keywords: Cafe Tadashi Kohi. Lean Canvas. Coffee. Customers DOI: http://dx. org/10. 31602/jieom. How to cite: Jauhar. Sulistyo. , & Prambudia,Y. Pengembangan Model Bisnis Dengan Pendekatan Lean canvas Pada Kafe Tadashi Kohi. Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM), 7. , 208-223. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index PENDAHULUAN Pada zaman modern, persaingan industri semakin ketat. Salah satu cara untuk bertahan adalah dengan membangun lapangan kerja sendiri, seperti mendirikan UKM. Untuk meningkatkan pendapatan, bisnis harus kreatif, inovatif, penuh perhitungan, dan menawarkan konsep yang berbeda dari yang lain. Baik sebagai individu maupun badan usaha. UMKM adalah entitas usaha mandiri yang beroperasi di berbagai sektor ekonomi. Perbedaan antara Usaha Mikro (UMI). Usaha Kecil (UK). Usaha Menengah (UM), dan Usaha Besar (UB) biasanya didasarkan pada nilai aset awal . ukan properti dan banguna. , omset rata-rata per tahun, atau jumlah karyawan tetap. Gambar 1. Data Jumlah UMKM di Indonesia Tahun 2022 (Sumber: https://w. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UMKM), provinsi Jawa Barat masih unggul dengan jumlah UMKM terbanyak, yaitu sebanyak 1,49 juta unit usaha. Sedangkan provinsi dengan jumlah UMKM terendah yaitu Papua dengan hanya 3,9 ribu unit usaha. Jumlah UMKM mengalami pertumbuhan yang baik di Indonesia sepanjang tahun 2022 khususnya di provinsi Jawa Barat. Hal ini dibuktikan dengan jumlah UMKM pada Provinsi Jawa Barat yang menduduki peringkat pertama yang dapat dilihat pada gambar 1. Bandung merupakan salah satu kota yang berada diprovinsi Jawa Barat dan usaha yang paling diminati kusunya di kota bandung adalah dibidang kuliner. Hal ini menjadikan Kota Bandung dijuluki sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia. Menurut Open data Bandung terdapat 1. 533 usaha dalam bidang makanan pada tahun 2022. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Jumlah UMKM di Kota Bandung Berdasarkan Jenis Usaha Makanan Fashion Perdagangan Handicraft Jasa Lain-lain Gambar 2. Jumlah UMKM di Kota Bandung Berdasarkan Jenis Usaha (Sumber: Open Data Kota Bandung, 2. Dari grafik pada gambar 2 dapat dilihat bahwa UMKM mendapati posisi pertama sebagai usaha terbanyak di Kota Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa pasar di sektor UMKM makanan juga baik sehingga menjadikan masyarakat bandung berbondong bondong untuk membuka usaha di bidang kuliner. Kafe dan resto merupakan salah satu UMKM di bidang kuliner yang banyak ditemui di Kota Bandung. Menurut Open Data Kota Bandung pada tahun 2022 terdapat 1. 187 Kafe dan resto yang ada di Kota Bandung. Dengan banyaknya Kafe dan resto yang berada di Kota Bandung menjadikan tantangan bagi pengusaha yang ingin membuka usaha sejenisnya. Perlunya untuk merencanakan berbagai strategi agar dapat bertahan menarik minat pelanggan serta mengimbangi persaingan dalam bidang usaha yang sama. Strategi tersebut mencakup pelayanan, harga, kualitas produk, konsep kafe, dan inovasi-inovasi yang harus terus dikembangkan. Tadashi Kohi adalah salah satu UMKM yang bergerak dibidang minuman kopi. Berdiri sejak Mei 2023 hingga September 2023 yang berlokasi di Jl. Cihampelas No. Tamansari. Kec. Bandung Wetan. Kota Bandung. Jawa Barat. Tadashi Kohi menyediakan kopi dengan varian harga 18. Kafe ini berkonsep ala ala kafe jepang dengan tempat outdor yang cocok untuk mengerjakan tugas bagi anak-anak muda. Namun kafe ini telah tutup karena beberapa masalah yang harus dihadapi seperti pengelolan operasional, target pasar yang kurang jelas, dan penurunan penjualan. Beberapa hal yang menyebabkan penjualan yang menurun dari Kafe Tadashi Kohi adalah: Varian menu yang hanya mengandalkan beberapa jenis minuman tanpa ada makanan ataupun cemilan yang membuat pelanggan enggan untuk menghabiskan waktu yang lama ataupun memilih tempat lain yang menyediakan makanan Tidak diperbolehkannya untuk merokok karena tempat kafe yang bersebelahan dengan klinik. Hal ini bertolak belakang dengan konsep kafe yang harusnya dapat digunakan untuk tempat bersantai. Kurang memaksimalkan media promosi yang digunakan yaitu Instagram. Pada media promosinya juga kurang menampilkan identitas dari konsep kafe itu sendiri yang berkonsep ala ala kafe Jepang. Dari permasalahan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa peneliti akan mengevalusi model bisnis dan melakukan perancangan model bisnis pada Kafe Tadashi Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Kohi menggunakan metode Lean canvas. Alasan menggunakan lean canvas, karena lean canvas berfokus pada inti bisnis dengan validasi yang cepat. Lean canvas akan memberikkan solusi mengenai apa masalah yang harus dipecahkan, siapa pelanggan yang dituju, dan bagaimana uang dapat dihasilkan pada suatu bisnis. Pada lean canvas juga terdapat blok Unfair Advantage atau keunggulan kompetitif yang mana dapat membedakan suatu bisnis dengan pesaing yang mana akan memberikan keuntungan signifikan pada pasar serupa. Hal tersebut merupakan solusi solusi yang cocok digunakan pada permasalahan yang ada pada kafe ini, sehingga metode yang dipilih merupakan lean canvas. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu lean canvas yang mana lean canvas merupakan sebuah metode yang diadaptasi dari business model canvas yang diciptakan oleh Ash Maurya. Lean canvas adalah pengembangan dari business model canvas yang elemen elemennya lebih berfokus pada validasi hipotesis dan pemahaman pelanggan. Lean canvas memungkinkan para pemiliki usaha untuk lebih cepat mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam model bisnis, pengujian hipotesis, dan melakukan iterasin secara lebih Perancangan model bisnis pada Kafe Tadashi Kohi dengan metode lean canvas dalam penelitian ini memiliki beberapa tahapa diantaranya: Tahap pengumpulan data: dalam pembuatan 9 blok pada lean canvas memerlukan identifikasi kebutuhan data yang mana data ini didapat dari studi literatur yang dilengkapi dengan observasi Tahap analisis dan perancangan: dari data literatur yang telah dikumpulan akan dilakukan perancangan 9 blok yang ada pada lean canvas. Tahap verifikasi: verifikasi dilakukan agar memperkuat model bisnis yang dibuat dengan lean canvas. Tahapan verifikasi dilakukan dengan diskusi terkait model bisnis yang telah dipetakan kedalam blok-blok lean canvas. Tahap validasi: validasi ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan risiko yang terjadi yaitu product risk, customer risk, market risk. Dalam penelitian ini, validasi dilakukan dengan problem dan solution interview. Wawancara dilakukan dengan mewawancarai customer segment yang merupakan early adopters. Problem interview dilakukan guna mengetahui apakah masalah yang ada sudah sesuai dengan yang ada di lapangan atau belum. Sedangkan solution interview dilakukan guna mengetahui solusi yang ditawarkan sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Hasil dari validasi ini kemudia dibandingkan dengan model bisnis yang telah dirancagan berdasarkan studi literatur. Memberikan kesimpulan atas model bisnis yang telah divalidasi sebelumnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Rancangan lean canvas untuk Kafe Tadashi Kohi Peracangan Blok Problem Perancangan blok problem dibagi menjadi dua, permasalahan dari sisi pelanggan dan permasalahan dari sisi pemilik kafe. Pelanggan . Variansi menu yang sedikit. Atmosfer kafe yang tidak nyaman dan tidak menarik. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index . Pemilihan lokasi yang kurang tepat. Alternatif eksisting yang dapat digunakan yaitu: Meningkatkan konsistensi dan kualitas produk serta memperluas menu. Penyesuain desain dengan konsep kafe yang telah ditentukan. Pemilihan lokasi yang tepat, pengrurusan perizinan, dan regulasi. Pemilik Kafe . Manajemen Keuangan yang kurang efektif. Pemasaran dan Promosi yang tidak maksimal. Persaingan di industri kafe kian ketat. Alternatif eksisting yang dapat digunakan yaitu: Pengendalian biaya dan peningkatan pendapatan. Pembuatan konten untuk pemasaran digital lebih menarik. Melakukan inovasi dan riset pasar untuk analisis persaingan. Peracangan Blok Customer segment Berdasarkan problem yang telah dianalisis sebelumnya pada blok problem , maka ditentukan untuk customer segment dari Kafe Tadashi Kohi yaitu pelajar dan juga Adapun early adopters yang diambil yaitu remaja yang merupakan pelajar dan mahasiswa di Kota Bandung yang membutuhkan tempat untuk Peracangan Blok Unique Value Proposition Perancangan blok Unique value proposition didasarkan pada blok problem customer segment yang telah dirancang sebelumnya. Tabel 1. Perbandingan Kafe Tadashi Kohi (Bar. dengan Kafe Tadashi Kohi (Lam. No. Kafe Tadashi Kohi (Bar. Menyediakan aneka minuman mulai dari coffe dan non-coffe, dingin dan juga panas. Menyediakan cemilan dan makanan berat. Menyediakan paket bundling pada menunya. Bekerjasama dengan brand eskrim untuk menjual produknya pada kafe tersebut. Jumlah meja kursi yang memadai. Terdapat tempat untuk meroko Menyediakan variasi sistem pembayaran (Transfer rekening. Qris, dan Cas. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A Kafe Tadashi Kohi (Lam. Menyediakan minuman coffe dan sedikit pilihan untuk noncoffe, dingin dan juga panas. Hanya menyajikan minuman. Menyajikan minuman khas dari kafe itu sendiri. Tidak menjual produk lain selain minuman. Meja kursi terbatas karena tempat yang kecil. Tidak ada tempat untuk Pembayaran dapat dilakukan dengan cash atau transfer BCA JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Terdapat fasilitas umum seperti toilet dan Menyediakan sistem reservasi untuk acara ataupun rapat Dapat memesan menu yang ada dari platform online (Go-food. Shopee food, dan grab foo. Terdapat peminjaman mainan seperti kartu uno dan kartu remi. Menyediakan Photo Box untuk pengunjung Penjualan merchandise sesuai dengan konsep kafe yang bertema jejepangan Memiliki slogan #comfyplacewithathousandstory Hanya terdapat toilet saja Tidak memiliki sistem reservasi karena keterbatsan Dapat memesan menu yang ada dari platform online (Gofood dan Shopee foo. Tidak menyediakan peminjaman mainan. Tidak adanya fasilitas Photo Box atau yang lain. Hanya menjual minuman saja. Memiliki slogan #smallspacebigdreams Berdasarkan perbandingan dari Kafe Tadashi Kohi . dan Kafe Tadashi Kohi . , diharapkan kafe barunya dapat mengatasi permasalahan permasalahan yang dulunya pernah terjadi. Oleh karena itu. Unique value proposition (UVP) yang ditawarkan untuk pelanggan adalah Aua place that makes many memories with the people closest to youAy. Adapaun high level concept yang ditawarkan yaitu rasakan ketenangan jepang dengan kenikmatan kopi yang tak terlupakan. Perancangan Blok Solution Peracangan blok solution ini didasarkan pada Unique value proposition yang telah dirancang sebelumnya. Berikut merupakan solusi yang dirancang berdasarkan studi literatur dan bencmarking yang telah diidentifikasi sebelumnya. Perluasan menu mulai dari penambahan jenis minuman, snack, dan juga makanan berat merupakan salah satu bentuk peningkatan dari kafe lamanya yang mana hanya menyediakan beberapa varian minuman saja. Paket bundling di Kafe Tadashi Kohi terdiri dari berbagai pilihan minuman, snack, dan makanan berat dengan harga yang lebih hemat. Sistem reservasi di kafe merupakan sebuah cara yang memungkinkan pelanggan untuk memesan tempat duduk dan waktu makan di muka. Jumlah meja kursi yang memadai pada kafe merupakan faktor penting untuk memastikan kenyamanan pelanggan dan kelancaran operasional kafe. Fasilitas yang lengkap merupakan salah satu faktor penting untuk menarik pelanggan dan meningkatkan kepuasan mereka. Fasilitas tambahan yang mendukung kebersamaan, dengan fasilitas permainan tambahan dapat menarik pelanggan terutama mereka yang ingin menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Penjualan barang diluar menu utama. Fitur fitur tambahan yang menarik perhatian. Perancangan Blok Unfair Advantage Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Blok Unfair Advantage merupakan blok yang menampilkan keunggulan yang dimiliki oleh suatu produk atau jasa yang sulit untuk ditiru pada market yang sama. Dalam hal ini Kafe Tadashi Kohi (Bar. yaitu mengusung kafe ala jepang yang akan memberikan tempat nyaman untuk mengerjakan tugas, beridiskusi , ataupun sekedar bersantai. Kafe ini juga memberikan fasilitas yang dapat menunjang kebersamaan seperti permaian uno ataupun kartu yang dapat dimainkan dengan teman ataupun orang terdekat. Tidak lupa dengan adanya Photo Box pengunjung dapat mengabadikan moment mereka pada kafe ini dengan pasangan atau teman Perancangan Blok Revenue Streams Blok Revenue Streams merupakan blok yang menjelaskan mengenai aliran pendapatan yang diperoleh dari produk atau jasa yang ditawarkan oleh suatu Berikut merupakan rincian sumber pendapatan Kafe Tadashi Kohi. Pendapatan dari penjualan produk yang telah tertera pada menu. Pemeblian ini berupa pembelian satuan atupun paket bundling yang telah tersedia. Selain itu juga dari hasil reservasi yang mana diwajibkan melakukan pembelian dengan batas yang telah ditentukan jika ingin melakukan pemesanan tempat. Pendapatan dari penjualan produk tambahan. Kafe Tadashi Kohi menjual merchandise yang bertema jepang seperti gantungan kunci, poster, action figure, dan lain lain. Selain itu kafe ini juga bekerjasama dengan brand eskrim yang mana setiap penjuaan eskrim tersebut Kafe Tadashi Kohi akan mendapatkan komisi persenan sesuai dengan ketentuan dengan pemiliki brand . Pendapatan dari penggunaan Photo Box . Perancangan Blok Cost Structure Dalam mengembangkan Kafe Tadashi Kohi dibutuhkan biaya yang mana dibagi menjadi dua yaitu Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX). Berikut merupakan rincian CAPEX pada pengembangan Kafe Tadashi Kohi. Biaya Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Biaya peralatan. Sedangkan rincian untuk OPEX yang dibutuhkan antara lain: Biaya penyewaan tempat. Biaya bahan baku. Biaya utilitas. Biaya gaji karyawan. Biaya promosi. Biaya maintanance. Biaya pajak UMKM. Perancangan Blok Key Metrics Berikut merupakan Key metrics yang digunakan untuk perancangan model bisnis Kafe Tadashi Kohi. Jumlah orang yang tertarik dengan Kafe Tadashi Kohi. Durasi dari pelanggan menghabiskan waktu pada Kafe Tadashi Kohi. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index . Persentase pelanggan kembali mengunjungi Kafe Tadashi Kohi setelah kunjungan pertama mereka. Jumlah orang yang mengetahui Kafe Tadashi Kohi atas rekomenadasi orang . Jumlah pembelian item oleh setiap pelanggan. Perancangan Blok Channels Dalam upaya meningkatakn awareness kepada target pelanggan maka diperluanya untuk melakukan promosi. Langkah awal yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat poster ataupun video yang bisa ditampilkan pada halaman instagram pribadi Kafe Tadashi Kohi. Pembuatan video video iklan dengan template yang sedang trending juga perlu dicoba untuk memberikan interaksi kepada pelanggan. Mengendorse influencer juga dapat dilakukan untuk memperluas audience dari kafe Selain itu pemilik kafe juga dapat membuat baner yang dipasang pada kafe tersebut untuk memperjelas keberadaan kafe ini. Word of mouth dan komunitas pada facebook juga dapat membantu untuk memperkenalkan Kafe Tadashi Kohi. Gambar 3. Hasil Lean canvas Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Verifikasi Hasil Rancangan Lean canvas Verifikasi hasil rancangan lean canvas pada Kafe Tadashi Kohi dilakukan dengan berdiskusi bersama expert. Berdasarkan hasil diskusi didapatkan bahwa secara logika hasil rancangan dianggap memadai dan tidak ada perubahan rancangan model bisnis. Validasi Hasil Rancangan Lean canvas Validasi hasil rancangan Tugas Akhir ini memiliki tujuan untuk mengurangi risiko yang dapat timbul dan menyebabkan kegagalan usaha. Berikut merupakan risiko nyang Risiko Produk Risiko produk dari Kafe Tadashi Kohi adalah risiko yang terkait dengan menu yang ditawarkan apkah sudah dapat mengatsi permasalahn yang dihadapi konsumen. Risiko Pelanggan Risiko pelanggan dari Kafe Tadashi Kohi adalah terkait kemampuan dari kafe ini dalam meraih pelanggan. Risiko Pasar Risiko pasar dari Kafe Tadashi Kohi adalah terkait kelyakan dari kafe ini, apakah sudah layak dan mampu menjadi inovasi sehingga mampu bersaing dengan Proses validasi dilakukan dengan melakukan wawancara kepada customer segment yang merupakan early adopters. Problem interview Wawancara ini memiliki tujuan memastikan masalah yang telah diidentifikasi telah sesuai dengan kondisi nyata. Pelanggan Dari hasil validasi ditemukan masalah baru yang berbeda dengan masalah yang telah diidentifikasi sebelumnya. Adapun masalah tersebut terkait dengan permasalahan mengenai pengalaman pada saat mengunjungi suatu kafe yaitu mengenai dari pelayanan dari kafe yang pernah mereka kunjungi mulai dari penyajian menu yang lama dan juga pelayan yang yang kurang ramah. Pemilik kafe Dari hasil validasi dari segi pemilik kafe, menyatakan bahwa blok problem dari sisi pemilik kafe sudah sesuai dengan permasalahan yang ada. Solution Interview Wawancara ini bertujuan untuk membuktikan solusi yang diberikan sudah sesuai dengan permasalahan yang dialami oleh segmen pelanggan. Pelanggan Melakukan pemanfaatan pada fasilitas pendukung yang dapat digunakan sebagai media promosi dengan cara memberikan syarat minimum pembelian pada jumlah tertentu untuk mendapatkan voucher Photo Box gratis. Pemilik kafe Berdasarkan hasil wawancara oleh pemilik kafe tidak ada fasilitas yang perlu diganti atau ditambahkan sehingga tidak ada perubahan pada blok solution Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Perbandingan Struktur Biaya Bisnis Lama Dan Usulan Struktur biaya yang akan dibandingkan pada Kafe Tadashi Kohi merupakan biaya operasional dan pendapatan pada kafe lamanya dengan perkiraan biaya pendapatan dan operasional pada Kafe Tadashi Kohi yang akan dibuka. Berikut merupakan cost structre pada kafe lamanya. Tabel 2. Cost Structure Kafe Tadashi Kohi (Lam. Jenis Biaya Biaya bahan baku Biaya utilitas Biaya gaji karyawan Cost Structure Keterangan Harga Ruko Rp 1. Biji kopi Bubuk minuman Susu Soda Gula Es batu Sirup Listrik Gas Wi-Fi 1 orang pekerja Rp 1. Total Jumlah Satuan Bulan Pack Liter Botol Pack Botol Tabung Total Biaya Pada Kafe Tadashi Kohi . Revenue stream hanya didapatkan dari hasil penjualan menu saja yang mana pada menunya hanya menjual minuman yang dijabarkan pada tabel. Tabel 3. Revenue stream Kafe Tadashi Kohi (Lam. Harga Menu Hot Ice Rp 23. Rp 25. Signature Tadashi iced coffee Tadashi Caramelized Classic Short Black Black White Filter Chocolate Latte Matcha Latte Red Velvet Latte Klepon Latte Creamy Pinapple Rp 18. Rp 22. Rp 23. Rp 25. Non-Coffee Rp 23. Rp 25. Rp 23. Rp 25. Mocktails Rp 20. Rp 24. Rp 25. Rp 27. Rp 25. Rp 27. Rp 25. Rp 27. Rp 25. Setelah mengetahui Cost Structure dan revenue stream pada Kafe Tadashi Kohi . berikut merupakan hasil pendapatan yang didaptkan selama lima bula kafe ini beroperasi. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Tabel 4. Pendapatan Kafe Tadashi Kohi (Lam. Bulan Mei Juni Juli Agustus September Total Pesanan Total Pendapatan Pada Kafe Tadashi Kohi . yang akan buka mendapatkan beberapa varian tambahan pada menunya sehingga terdapat beberapa penambahan untuk cost structure yang dijabarkan pada tabel 4. Tabel 5. Cost Structure Kafe Tadashi Kohi (Bar. Jenis Biaya Biaya sewa tempat Biaya bahan baku Biaya utilitas Biaya gaji karyawan Keterangan Ruko Biji kopi Bubuk minuman Susu Soda Gula Es batu Sirup Beras Terigu Pasta Pisang Ayam Bawang bombay Listrik Gas Wi-Fi 3 orang pekerja Total Cost Structure Harga Rp 1. Jumlah Satuan Bulan Pack Liter Botol Pack Botol Tabung Total Biaya Rp 1. Rp 105. Rp 120. Rp 150. Rp 200. Rp 375. Rp 5. Rp 7. Pada Kafe Tadashi Kohi . terdapat beberapa variansi menu mulai dari makanan dan minuman selain itu revenue stream pada kafe ini tidak hanya pada panjualan menu hidangan mereka tetapi juga ada terdapat pemasukan lain yang dijabarkan pada tabel 6, 7, 8, 9. Tabel 6. Revenue stream . Kafe Tadashi Kohi (Bar. Harga Menu Minuman Hot Ice Signature Tadashi iced coffee Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Tadashi Caramelized Classic Short Black Black White Filter Non-Coffee Chocolate Latte Matcha Latte Red Velvet Latte Klepon Latte Frappe Chocolate Frappe Matcha Frappe Red Velvet Frappe Cappucino Frappe Mocktails Creamy Pinapple Tabel 7. Revenue stream . Kafe Tadashi Kohi (Bar. Menu Makanan Main Course Tadashi Fried Rice Tadashi Aglio Olio Tadashi Carbonara Light Meal Salt Chili Tofu Potato sausage onion ring Chickien Wings Banana Toast Banana n chiz Harga Tabel 8. Revenue stream . Kafe Tadashi Kohi (Bar. Menu Bundling Tadashi Fried Rice and Frappe Tadashi Aglio Olio and Frappe Tadashi Carbonara and Frappe Harga Tabel 9. Revenue stream . Kafe Tadashi Kohi (Bar. Jenis Pemasukan Lain Leoni Ice Cream Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A Harga Rp 25. JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Photo Box Keychain Action Figure Rp 30. Rp 25. Rp 185. Untuk jenis pemasukan lain pada tabel 9 Kafe Tadashi Kohi bekerja sama dengan pihak lain dengan persenan 15% dari penjualan untuk Kafe Tadashi Kohi. Setelah mengetahui Cost Structure dan revenue stream pada Kafe Tadashi Kohi (Bar. berikut merupakan hasil pendapatan yang didaptkan selama lima bula kafe ini beroperasi. Tabel 10. Pendapatan Kafe Tadashi Kohi (Bar. Bulan Januari Februari Maret April Mei Total Pesanan Total Pendapatan Pendapatan pada Kafe Tadashi Kohi (Bar. didapatkan dari perkiraan dengan proyeksi dari kafe pendahulunya. Selain itu biaya yang dihitung hanyalah biaya operasional tanpa perhitungan biaya depreseiasi dan ebitda. Dan perbandingan persentase pendapatan dari kafe lama dan kafe baru dapat dilihat pada tabel 11. Tabel 11. Hasil Perbandingan Profit Kafe Lama Dan Baru Keterangan Biaya selama 5 bulan Jumlah Pendapatan Selama 5 Bulan Profit Persentase Kafe Tadashi Kohi (Lam. Kafe Tadashi Kohi (Bar. Persentase profit pada Kafe Tadashi Kohi (Bar. menunjukan angka yang signifikan jika dibandingnkan dengan kafe pendahulunya, hal ini dapat diartikan dengan adanya usulan yang telah dilakukan menjadikan Kafe Tadashi Kohi lebih siap untuk mebuka usaha dengan landasan model bisnis yang baru ini. Rancangan Lean Canvas Hasil Validasi Setelah melakukan validasi problem dan solution , berikut meruapakan rancangan lean canvas Kafe Tadashi Kohi seperti yang ditunjukkan pada gambar 4. Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index Gambar 4. Hasil Akhir Lean Canvas KESIMPULAN Setelah dilakukannya evaluasi terdapat perubahan yang dilakukan dalam model bisnis Kafe Tadashi Kohi yaitu yang awalnya kafe dengan menu yang hanya menyajikan minuman kini merambah dengan menyajikan menu makanan. Selain itu daya tarik pelanggan yang dulunya hanya dari sajian menu kini terdapat beberapa fasilitas seperti permainan kartu dan juga Photo Box . Dengan adanya perubahan tersebut mempengaruhi dari pendapatan yang ada pada Kafe Tadashi Kohi yang mana keuntungan pada kafe ini meningkat secara signifikan dengan perkiraan perhitungan didapatkan yang mana dari 4% menjadi 36%. Dan berikut merupakan kesimpulan rancangan model bisnis dari kafe tadashi Kohi: Problem yang dialami oleh customer segment yang merupakan mahasiswa di Bandung ialah saat mereka mengunjungi kafe mereka mendapati variansi menu yang sedikit, atmosfer kafe yang tidak nyaman dan tidak menarik, lokasi yang tidak strategis, dan Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index mengalami pelayanan yang buruk. Hal yang dapat dilakukan oleh pihak kafe dalam mengatasi problem tersebut yaitu dengan meningkatkan konsistensi dan kualitas produk serta memperluas menu, penyesuaian desain dengan konsep kafe yang telah ditentukan, pemilihan lokasi yang tepat dengan pengurusan perizinan dan memiliki regulasi yang baik, serta memberikan pelatihan pada karyawan-karyawannya. Untuk permasalahan yang dialami oleh pemilik kafe yaitu mengenai manajemen keuangan yang kurang efektif yang mana menjadikan keberlangsungan kafe terkendala, persaingan pada industri kafe yang semakin ketat dengan banyak bermunculannya kafe-kafe baru, dan masalah pemasaran dan promosinya yang tidak maksimal. Hal yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pengendalian biaya dan peningkatan pendapatan, melakukan inovasi dan riset pasar untuk menganalisis persaingan, dan pembuatan konten untuk pemasaran digital yang lebih Customer segment adalah pelajar dan mahasiswa sedangkan early adoptersnya yaitu pelajar dan mahasiswa yang berada di Bandung yang membutuhkan tempat untuk belajar, berdiskusi, ataupun sekedar bersantai. Unique value proposition yang ditawarkan kepada pelanggan adalah Aua place that makes many memories with the people closest to youAy yang mana kafe ini merupakan tempat yang dapat membuat banyak kenangan dengan orang orang terdekat yang diajakmengunjungi kafe ini. Adapaun high level concept yang ditawarkan yaitu rasakan ketenangan jepang dengan kenimatan kopi yang tak Dari problem yang ada maka solusi yang diberikan untuk menyelesaikan permasalahan yaitu dengan Perluasan menu mulai dari penambahan jenis minuman, snack, dan juga makanan berat, menyediakan peminjaman pemrainan, menyediakan Photo Box dan penjualan merchandise yang mana dapat sekaligus dijadikan sebagai media promosi , menyediakan jumlah duduk yang memadai dengan fasilitas yang lengkap, evaluasi mingguan untuk karyawan, dan pemberian penghargaan untuk karyawan teladan. Unfair Advantage dari kafe ini yaitu kafe ini memili fasilitas yang dapat menunjang kebersamaan saat pelanggan mengunjungi kafe ini bersama teman atau orang terdekatnya seperti permainan uno ataupun kartu sehingga bisa lebih banyak berinteraksi dan tidak asik dengan kegiatan masing masing. Selain itu kafe ini juga menyediakan fasilitas Photo Box yang dapat digunakan untuk mengabadikan Channel yang digunakan untuk Kafe Tadashi Kohi yaitu Instagram. Tiktok. Facebook. Banner. Word of mouth, dan influencer. Revenue Streams yang diperoleh dari Kafe Tadashi Kohi yaitu dari pendapatan penjualan produk yang tertera pada menu, penjualan produk tambahan, dan pendapatan dari penggunaan Photo Box . Cost Structure yang diperlukan terdiri dari dua jenis yaitu CAPEX dan OPEX. Adapaun CAPEX yang dibutuhkan yaitu biaya pembuatan Surat Szin Usaha dan Biaya pemebelian peralatan. Sedangkan untuk biaya OPEX terdiri atas biaya penyewaan tempat, biaya bahan baku, biaya gaji karyawan, biaya promosi, biaya maintanance, dan biaya pajak UMKM. Key metrics dari Kafe Tadashi Kohi yaitu dari jumlah followers, like, dan view pada media promosi, durasi dari pelanggan mengunjungi Kafe Tadashi Kohi, persentase Wafi Jauhar: Pengembangan Model Bisnis Dengan A JIEOM Vol. No. DESEMBER 2024 ISSN: 2620-8184 https://ojs. uniska-bjm. id/index. php/jieom/index pelanggan kembali mengunjungi, jumlah orang yang mengetahui atas rekomendasi orang lain, dan jumlah pembelian item setiap pelanggan. Adapun saran yang dapat diberikan untuk peneliti selanjutnya dalam mengimplementasikan Kafe Tadashi Kohi sebagai berikut Pengembangan bisnis pada kafe tidak hanya dari penjualan yang ada pada kafe, pembukaan cabang dengan sistem franchisee juga akan memberikan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat branding dari suatu kafe. Peneliti di masa mendatang dapat mengembangkan metode analisis yang lebih mendalam seperti dengan memanfaatkan model statistik yang lebih canggih untuk menganalisis data yang lebih kompleks. REFERENSI