Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) p-ISSN: 2797-2879, e-ISSN: 2797-2860 Volume 5, nomor 3, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/jppi. Penggunaan Media Wordwall terhadap Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara Istya Khoirunnisa*. Puspa Dianti Universitas Sriwijaya. Palembang. Indonesia *Coresponding Author: istyakhoirunnisa77@gmail. Dikirim: 26-04-2025. Direvisi: 05-06-2025. Diterima: 07-06-2025 Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya inisiatif agar menaikkan motivasi belajar murid dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis seberapa besar dampak penggunaan sumber belajar Wordwall terhadap minat belajar murid di SMAN 1 Indralaya Utara. Penelitian ini memakai metode kuantitatif, dengan pendekatan eksperimen sebagai dasar analisis. Kelas XI satu ditetapkan sebagai kelompok eksperimen serta kelas XI dua sebagai kelompok kontrol, dengan jumlah siswa 73 orang. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 148 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu kelas yang memiliki motivasi belajar rendah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan berbagai teknik, yaitu dokumentasi, penyebaran angket, serta observasi. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27, dilakukan analisis statistik terhadap data berupa uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis memakai uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis, penerapan media Wordwall memperlihatkan bahwa motivasi belajar siswa secara signifikan dipengaruhi oleh penggunaan media Wordwall. Mengingat taraf signifikansi 0,05 lebih kecil dari nilai signifikansi 0,003, maka hipotesis alternatif (H. diterima serta hipotesis nol (H. Dengan demikian, media Wordwall terbukti berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Kata Kunci: Media Wordwall. Motivasi Belajar. Pendidikan Pancasila Abstract: The background of this research highlights the importance of taking initiatives to enhance students' learning motivation in the Pancasila Education subject. The main objective of this study is to analyze the extent to which the use of Wordwall as a learning resource affects students' interest in learning at SMAN 1 Indralaya Utara. This research employs a quantitative method with an experimental approach as the basis of analysis. Class XI-one was designated as the experimental group, while Class XI-two served as the control group, with a total of 73 The research population consisted of all 148 students of grade XI. Sampling was carried out using purposive sampling technique based on a specific consideration, namely selecting classes with low learning motivation. Data collection was conducted through various techniques, including documentation, questionnaire distribution, and observation. Statistical analysis was performed using SPSS version 27, including normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using the Mann-Whitney test. Based on the analysis results, the use of Wordwall media showed a significant influence on students' learning motivation. Given that the significance level of 0. 05 is greater than the obtained significance value of 0. 003, the alternative hypothesis (H. is accepted while the null hypothesis (H. is rejected. Therefore. Wordwall media has been proven to successfully enhance studentsAo learning motivation in Pancasila Education Keywords: Wordwall Media. Learning Motivation. Pancasila Education @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA PENDAHULUAN Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila berperan membentuk generasi berkarakter dan berintegritas selaras dengan norma Pancasila. Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila adalah mata pelajaran yang berguna untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis berdasarkan pandangan yang berlandaskan Pancasila. Hanafiah et al. mengungkapkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk dasar kehidupan bagi setiap warga negara, karena menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Pendidikan ini diajarkan di seluruh jenjang pendidikan dan memiliki karakteristik utama sebagai sarana pendidikan nilai serta moral. Namun untuk melakukan hal ini, sebagian besar siswa menganggap Pendidikan Pancasila sebagai topik yang membosankan karena banyaknya konten Nurgiansah et , . Hal ini sesuai dengan pernyataan Siregar et al. , . , pendekatan yang dilakukan guru terkadang membosankan, tidak menarik, dan tidak bermutu, yang menjadi salah satu alasan kenapa siswa kurang termotivasi atau kurang tertarik supaya terlibat dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi tidak tertarik serta kurang terlibat pada kegiatan belajar di kelas akibat lingkungan belajar yang membosankan ini. Ketika guru menggunakan metode yang kurang sesuai dalam proses pembelajaran, hal itu bisa membuat suasana di kelas menjadi kurang nyaman dan kurang menyenangkan. Dampaknya, motivasi belajar siswa pun bisa menurun. Menggunakan materi pembelajaran interaktif untuk membuat proses lebih menarik dan mendorong partisipasi siswa ialah salah satu teknik agar keluar dari masalah ini. Guru memanfaatkan media pembelajaran sebagai alat atau metode untuk mengomunikasikan berbagai pengetahuan yang bersumber dari sumber yang bisa Dengan membantu siswa memahami konten, media ini dimaksudkan agar proses pembelajaran menjadi lebih sederhana, lebih efisien, serta lebih menyenangkan Haryadi & Kansaa, . Melalui penggunaan media pembelajaran dapat membantu guru dalam menambah pengetahuan siswa Nurfadhillah et al. , . Hal ini didukung pendapat Febrianti. , . enggunaan media pembelajaran di kelas dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif, variatif, dan kreatif karena media tersebut berfungsi sebagai alat bantu yang menyampaikan materi secara menarik, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada era digital saat ini, penggunaan media pembelajaran semakin diarahkan pada pemanfaatan teknologi sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar. Pembelajaran bisa dibuat lebih menarik, dinamis, dan kontemporer dengan penggunaan teknologi. Salah satu jenis sumber belajar berbasis teknologi yang dapat dipakai guru dalam pelajaran mereka yaitu media wordwall. Pelajar bisa mempelajari konten dengan cara yang lebih menarik serta menghibur dengan bantuan aktivitas interaktif yang ditawarkan oleh media ini. Menurut Pradani, . mengungkapkan wordwall ialah aplikasi yang memungkinkan pendidik serta pelajar agar memakainya sebagai alat penilaian, sumber terbuka untuk konten, serta media pembelajaran. Media wordwall dimaksudkan untuk memudahkan siswa mengakses informasi pendidikan dan meningkatkan pemahaman serta daya ingat mereka terhadap topik-topik tersebut Setyorini et al. , . Teori pengkodean ganda menyatakan dengan menggabungkan informasi visual dan verbal secara bersamaan dapat meningkatkan pembelajaran Sitorus et al. , . Media wordwall memiliki kelebihan mencakup materi sekaligus permainan dan penggunaan media wordwall tidak terbatas hanya pada saat @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA pembelajaran di kelas namun juga bisa digunakan dalam pembelajaran jarak jauh. Media wordwall mampu memberikan rangsangan positif pada siswa saat proses belajar sehingga hal ini bisa membantu menaikkan semangat maupun motivasi siswa dalam belajar Nissa & Renoningtyas, . Dengan menggunakan Media wordwall saat proses belajar dapat memotivasi siswa Salsabila et al. , . Untuk mendorong kinerja siswa, motivasi belajar sangatlah penting. Dorongan internal seseorang untuk mengubah perilakunya dengan cara yang lebih konstruktif guna memenuhi keinginannya dikenal sebagai motivasi. Enam indikator utama dapat digunakan untuk mengukur motivasi belajar dalam konteks pendidikan: dorongan serta kepentingan individu dalam proses pembelajaran, keinginan serta antusiasme supaya berhasil, harapan serta impian untuk masa depan yang lebih baik, adanya bentuk penghargaan selama kegiatan belajar, partisipasi dalam kegiatan belajar yang menyenangkan, dan terciptanya lingkungan belajar yang nyaman serta mendukung. Uno, . mengungkapkan dengan menggunakan media pembelajaran ialah salah satu cara agar menumbuhkan semangat belajar. Tingginya motivasi belajar pada diri peserta didik akan berdampak positif terhadap semangat mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Sebaliknya, jika motivasi belajar berada pada tingkat yang rendah, maka semangat belajar pun cenderung menurun. Pendorong utama di balik pembelajaran optimal siswa adalah motivasi, yang memungkinkan mereka mencapai potensi penuh mereka dalam hal hasil belajar. Observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di kelas XI SMAN 1 Indralaya Utara menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional, seperti menghafal dan ceramah. Pendekatan pembelajaran yang bersifat satu arah ini tampaknya kurang efektif dalam menarik perhatian siswa. Selama kegiatan belajar berlangsung, banyak siswa terlihat tidak fokus terhadap materi yang Beberapa di antaranya tampak asyik dengan aktivitas lain, seperti mengobrol dengan teman atau secara diam-diam menggunakan handphone. Kondisi ini menunjukkan adanya kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, yang dapat berdampak pada rendahnya motivasi belajar mereka. Karena instruksi yang tidak tepat dan membosankan akan menurunkan keinginan siswa untuk belajar dan mencegah tercapainya tujuan pembelajaran, para pendidik harus kreatif dalam pendekatan mereka terhadap instruksi. Mereka dapat menggunakan berbagai sumber belajar berbasis teknologi, seperti media wordwall, tetapi mereka juga harus beradaptasi dengan era pembelajaran teknologi yang sangat maju saat ini. Uraian di atas diperkuat dengan kajian terdahulu yang bersangkutan dan mendukung relevansi penggunaan media wordwall dalam pembelajaran. Penelitian oleh Nisa & Susanto . menunjukkan bahwa game edukasi berbasis wordwall berdampak positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa, khususnya dalam mata pelajaran matematika. Sementara itu. Wulandari et al. menemukan bahwa pemanfaatan wordwall dalam pembelajaran pendidikan agama islam mampu meningkatkan keterlibatan siswa di kelas XII MIPA 2 SMAN 3 Sidoarjo. Selanjutnya. Akbar & Hadi . menyatakan bahwa penggunaan media wordwall secara signifikan memengaruhi minat dan hasil belajar peserta didik. Temuan-temuan ini memperkuat bahwa wordwall efektif dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini terbukti dari temuan berbagai penelitian terdahulu bahwa penggunaan media wordwall terbukti memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA di kelas. Baik penelitian ini maupun penelitian lainnya menekankan penggunaan media wordwall sebagai variabel yang memengaruhi proses pembelajaran di kelas, di sinilah persamaan antara kedua penelitian tersebut dapat ditemukan. Namun demikian, terdapat pula beberapa perbedaan yang cukup mendasar. Penelitian-penelitian sebelumnya cenderung berbeda dalam hal ruang lingkup penggunaan media, jenjang pendidikan yang menjadi objek penelitian, serta mata pelajaran yang dikaji. Dengan penekanan khusus pada mata pelajaran pendidikan pancasila SMA, peneliti dalam penelitian ini menekankan dampak media wordwall pada kemauan belajar siswa. Oleh karena itu, meskipun penelitian ini dan penelitian lainnya memiliki kegunaan media wordwall yang sebanding, penelitian ini tetap memiliki fitur unik yang membedakannya dari penelitian lain. Berdasarkan masalah di atas maka yang menjadi tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media wordwall terhadap motivasi belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7 februari sampai 15 februari dengan 4 pertemuan, penelitian ini mengimplementasikan pendekatan quasi experimental atau eksperimen semu, yang mana jenis desain penelitian yang diterapkan yaitu nonequivalent control group design. Desain ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan dua kelompok yang tidak dipilih secara acak, namun tetap memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan perlakuan terhadap variabel yang diteliti. Populasi penelitian ini yaitu semua murid kelas XI SMAN 1 Indralaya Utara pada tahun ajaran Kelas XI satu serta kelas XI dua merupakan dua kelas yang dipilih peneliti sebagai sampel dari kelompok ini. Jumlah murid pada kelas XI satu dan XI dua masing-masing adalah 36 dan 37 siswa. Kedua kelompok tersebut dipilih dengan memakai teknik purposive sampling, yaitu strategi pengambilan sampel berdasarkan faktor-faktor tertentu yang diselaraskan dengan tujuan dan kebutuhan penelitian. Metode ini dipakai agar memberikan data yang representatif dan relevan bagi peneliti, serta sejalan dengan tujuan penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui berbagai teknik guna memperoleh informasi yang komprehensif dan relevan. Teknik dokumentasi digunakan untuk menghimpun data-data siswa serta mendokumentasikan seluruh rangkaian proses pelaksanaan penelitian sebagai bagian dari bukti administratif. Selanjutnya, penyebaran angket dilakukan dengan tujuan untuk mengukur tingkat motivasi belajar siswa baik sebelum maupun sesudah penerapan media pembelajaran wordwall, sehingga dapat diketahui perubahan yang terjadi. Adapun observasi digunakan sebagai teknik utama dalam pengumpulan data yang berkaitan langsung dengan indikator-indikator motivasi belajar siswa. Indikator tersebut mengacu pada Uno . , yang meliputi aspirasi dan keinginan untuk meraih keberhasilan, dorongan dan kebutuhan terhadap pendidikan, tujuan serta aspirasi masa depan, kecintaan terhadap proses pembelajaran, ketertarikan terhadap aktivitas pendidikan, serta keberadaan lingkungan belajar yang mendukung proses belajar. Dari ketiga teknik tersebut, analisis data hanya difokuskan pada hasil observasi sebagai data utama, yang kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Mann-Whitney untuk mengetahui signifikansi perbedaan motivasi belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media wordwall. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis bagaimana dampak media wordwall terhadap keinginan belajar siswa dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Penelitian ini dilakukan pada semester genap di SMAN 1 Indralaya Utara. Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di SMAN 1 Indralaya Utara pada kelas XI terlihat, metode pembelajaran yang diterapkan meliputi hapalan, metode ceramah, peserta didik kurang memperhatikan pembelajaran, kebanyakan dari mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti mengobrol dan diam-diam bermain handphone saat sedang belajar. Dari hasil observasi ini dapat disimpulkan siswa merasa bosan terhadap metode pembelajaran yang dilaksanakan selama proses Setelah menguji instrumen pada berbagai kelas, termasuk kelas eksperimen dan kontrol, diperoleh 15 pernyataan yang valid dan reliabel yakni, . Saya menunjukkan semangat yang tinggi dalam belajar. Saya menetapkan tujuan belajar yang jelas. Saya aktif mencari informasi tambahan untuk mendukung proses belajar. Saya memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk memahami pembelajara. Saya membuat rencana belajar yang efektif. Saya aktif berpartisipasi dalam diskusi selama proses . Saya memiliki cita-cita di masa depan yang ingin dicapai. Saya dapat menghadapi tantangan dalam belajar. Saya memberikan reward kepada diri sendiri setelah mencapai target yang diinginkan. Saya berbagi prestasi tentang pencapaian akademik dengan orang terdekat untuk mendapatkan dukungan. Saya mengikuti kompetisi akademik untuk mendapatkan penghargaan yang dapat meningkatkan motivasi. Saya antusias mengikuti pembelajaran yang menggunakan metode belajar kreatif. Saya memanfaatkan teknologi dalam belajar misalnya dengan menggunakan alat belajar digital. Saya merasa nyaman dalam belajar karena suasana kelas yang mendukung. Saya mendapatkan fasilitas belajar yang menunjang pembelajaran. Setelah empat kali pertemuan perlakuan, peneliti memberikan kuesioner kepada siswa untuk mengukur motivasi belajar mereka sebelum menggunakan media wordwall. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, kelas eksperimen diberikan perlakuan khusus berupa penerapan media pembelajaran interaktif berbasis wordwall, sedangkan kelas kontrol memperoleh perlakuan melalui penggunaan media video pembelajaran sebagai alat bantu utama dalam proses belajar mengajar. Selama proses pembelajaran berlangsung, siswa-siswa di kelas eksperimen menunjukkan respons yang positif, ditandai dengan sikap antusias serta ketertarikan yang tinggi terhadap aktivitas pembelajaran yang melibatkan wordwall. Antusiasme ini tidak lepas dari karakteristik khas wordwall yang dirancang sebagai media berbasis permainan edukatif, di mana pendekatannya mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, menarik, dan nyaman bagi siswa. Beragam fitur interaktif serta variasi bentuk permainan yang ditawarkan oleh media wordwall mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini membantu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan dinamis, sehingga siswa menjadi lebih aktif berpartisipasi serta tidak mudah merasa jenuh selama kegiatan belajar berlangsung. Setelah seluruh perlakuan selesai diberikan, pada pertemuan terakhir, peneliti membagikan angket kepada siswa sebagai instrumen untuk mengetahui sejauh mana motivasi belajar mereka setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media wordwall. @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA Gambar 1. Fitur media wordwall . peaking card. untuk pemberian materi Gambar 2. Fitur media wordwall . untuk pemberian kuis Gambar 3. Fitur media wordwall . aze runne. untuk pemberian kuis Hasil penelitian ini adalah suatu paparan data atau temuan peneliti mengenai motivasi belajar peserta didik yang diperoleh berdasarkan observasi selama penggunaan media wordwall dari kelas kontrol dan kelas eksperimen peserta didik kelas XI SMAN 1 Indralaya Utara pada tabel 1 hasill observasi. Tabel 1. Hasil Observasi Kelas Pertemuan 1 Pertemuan 4 Eksperimen Kontrol Total Peningkatan @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA Tabel 1 memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan jumlah peningkatan motivasi belajar siswa antara kelas eksperimen serta kontrol, dengan total peningkatan sebesar 162 pada kelas eksperimen serta hanya 58 pada kelas kontrol. Peneliti menggunakan SPSS versi 27 untuk melakukan uji homogenitas, normalitas, serta hipotesis sesudah mengumpulkan temuan nilai tersebut. Temuan analisis ini dimaksudkan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan apakah penggunaan media wordwall pada mata kuliah Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara dapat menumbuhkan motivasi belajar. Tabel 2 berikut menampilkan temuan analisis uji normalitas tersebut. Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Motivasi Belajar Kelas Observasi Eksperimen Observasi Kontrol Kolmogorov-Smirnov Statistic Sig. Shapiro-Wilk Statistic Sig. Tabel 2 menunjukkan bahwa kedua kelas tidak berdistribusi normal, seperti yang diperlihatkan oleh nilai sig sebesar 0,009 < 0,05 dan 0,209 > 0,05. Salah satu titik data memiliki nilai lebih tinggi dari 0,05, yang memperlihatkan ba hwasannya data tidak tersalurkan secara teratur. Uji homogenitas kemudian dilaksanakan guna memastikan seberapa besar variasi sampel tersebut dapat dibandingkan. Hasil uji harus lebih besar dari 0,05 agar dianggap homogen. Pada tabel 3 menampilkan hasil uji homogenitas. Tabel 3. Hasil Uji Homogenitas Levene Statistic Sig. Dengan nilai signifikansi 0,665 yang lebih tinggi dari 0,05 . ,665 > 0,. , dapat disimpulkan dari tabel 3 hasil uji homogenitas bahwa kedua kelompok data memiliki kualitas homogen. Karena data tidak terdistribusi secara normal, peneliti memakai uji statistik non parametrik Mann-Whitney, untuk melanjutkan analisis data setelah uji ini Tabel 4 hasil uji hipotesis berikut menampilkan hasil pemrosesan data. Tabel 4. Hasil Uji Hipotesis Test Statistic Motivasi Belajar Peserta Didik Mann-Whitney U 402,500 Wilcoxon W 1105,500 -2,954 Asympg. Sig . -taile. Ada perbedaan yang cukup besar pemakaian media wordwall pada motivasi belajar murid pada pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara, berdasarkan hasil uji pada Tabel 4, dengan nilai sig sebesar 0,003 < 0,05. Pembahasan Melalui uji analisis yang telah didapatkan dan temuan data yang di dapatkan oleh peneliti dengan nilai sig sebesar 0,003 kurang dari 0,05 didapatkan hasil bahwa memang benar penggunaan media wordwall bisa meningkatkan motivasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari saat penelitian dilaksanakan para siswa yang terlihat antusias dalam belajar dengan menggunakan media wordwall, dan para siswa @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Khoirunnisa & Dianti. Penggunaan Media Wordwall Terhadap Motivasi BelajarA seluruhnya fokus memperhatikan pelajaran. Hal ini membuktikan bahwa memang benar media wordwall dapat meningkatkan motivasi beajar siswa selaras dengan penelitian sebelumnya oleh Nisa & Susanto, . yang berjudul AuMotivasi Belajar dan Dampak Permainan Edukasi Berbasis Wordwall dalam Pendidikan MatematikaAy hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya pengaplikasian game edukasi berbasis wordwall mempunyai dampak baik serta signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini selaras juga dengan penelitian sebelumnya oleh Pinta et al. , . yang berjudul AuImplementasi Penggunaan Media Wordwall Pada Mata Pelajaran PAI Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Minat Belajar Siswa di SMPN 3 Kecamatan GuguakAy hasil penelitiannya memperlihatkan bahwa wordwall merupakan media pembelajaran interaktif PAI yang dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan motivasi dan mendukung keberhasilan belajar siswa di SMP Negeri 3 Guguak. KESIMPULAN Peneliti sampai pada kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall berdampak baik pada motivasi belajar siswa pada mata Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara berdasarkan hasil analisis data yang telah dilaksanakan. Nilai signifikansi sebesar 0,003 menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H. diterima serta dugaan nol (H. ditolak karena kurang dari nilai ambang signifikansi 0,05 . ,003 kurang dari 0,. Media wordwall dapat memberikan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta menyenangkan sehingga mendorong siswa agar lebih terlibat serta terstimulus dalam mengikuti proses pembelajaran. Dengan demikian, terbukti bermanfaat dalam memberikan pengaruh untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada Universitas Sriwijaya yang telah mendukung pelaksanaan Kemudian ucapan terima kasih kepada SMAN 1 Indralaya Utara atas kesempatan dan izin yang telah diberikan dalam melaksanakan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA