Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 PELATIHAN PROGRAM PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM IKAN ASIN W=R FAMILY Andri. Marwansyah. Irawan. Fajrig Arsyelan. Delvina Donawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Putra Abstrak Artikel ini menguraikan pelatihan program pembuatan laporan keuangan untuk UMKM Ikan Asin W=R Family di Desa Teluk Rhu Rupat Utara. Kabupaten Bengkalis. Provinsi Riau. Dengan latar belakang revolusi 0 dan pertumbuhan UMKM sebagai pondasi ekonomi rakyat di Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme UMKM dalam mengelola keuangan mereka. Melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan. LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru melaksanakan kegiatan ini dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai narasumber. Kegiatan dilakukan di tempat produksi UMKM dengan partisipasi aktif dari anggota UMKM dan aparat desa setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kewirausahaan dan pentingnya laporan keuangan bagi UMKM. Selain itu, juga dilakukan pendampingan dalam pembuatan laporan keuangan yang sederhana dan transparan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme peserta dan harapan akan keberlanjutan pelatihan dengan materi-materi lain yang berkaitan dengan ekonomi dan kewirausahaan. Diharapkan bahwa kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala untuk membantu UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui pendekatan ini, diharapkan UMKM dapat meningkatkan profesionalisme mereka, terutama dalam hal pengelolaan keuangan, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi desa dan masyarakat setempat. Kata Kunci: Pelatihan program Pembuatan laporan keuangan. UMKM Ikan Asin W=R Family Abstract This article describes the training program for making financial reports for W=R Family Salted Fish MSMEs in Teluk Rhu Rupat Utara Village. Bengkalis Regency. Riau Province. Against the background of the industrial revolution 4. 0 and the growth of MSMEs as the foundation of the people's economy in Indonesia, this activity aims to increase the professionalism of MSMEs in managing their finances. Through a training and mentoring approach. LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru carried out this activity by involving lecturers and students as resource persons. Activities are carried out at MSME production sites with active participation from MSME members and local village officials. This activity aims to provide an understanding of entrepreneurship and the importance of financial reports for MSMEs. Apart from that, assistance is also provided in preparing simple and transparent financial The results of this activity show the participants' enthusiasm and hope for the continuation of the training with other materials related to economics and entrepreneurship. It is hoped that activities like this can continue to be carried out regularly to help MSMEs improve their welfare and encourage local economic growth. Through this approach, it is hoped that MSMEs can increase their professionalism, especially in terms of financial management, which in turn will have a positive impact on the economic growth of villages and local communities. Keywords: training progam form making financial reports. W=R Family Salted Fish MSMEs PENDAHULUAN Latar Belakang Revolusi industri 4. 0 membawa perubahan mendasar diberbagai aspek kehidupan. Hal ini bisa kita lihat dari semakin berkembangkan kreativitas dan inovasi yang berbasis teknologi informasi yang akhirnya mendisrupsi sendi-sendi kehidupan global, tidak terkecuali persaingan dalam bidang ekonomi. Percepatan proses mendisrupsi ini diakibatkan oleh pemanfaatan artificial intelligence (AI), internet of things, human machine interface dan merebaknya fenomena sharing economy. Dan hal ini pula menjadi waktu yang tepat Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 bagi kewirausahaan UMKM yang didukung kreativitas dan inovasi sebagai barisan terdepan memenangkan persaingan ekonomi global. Dengan istilah UMKM naik kelas. UMKM merupakan singkatan dari usaha mikro kecil menengah, dimana usaha atau bisnis umkm ini dilakukan oleh individu, kelompok, badan usaha kecil maupun rumah tangga. UMKM di Indonesia mulai ada sejak tahun 2015 dan Deklarasi Hari UMKM dibacakan pada hari UMKM ke-1 tanggal 12 Agustus 2016 yang bertempat di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Di Yogyakarta. Indonesia sebagai negara berkembang menjadikan UMKM sebagai pondasi utama sektor perekonomian rakyat yang dilakukan untuk mendorong kemampuan kemandirian dalam berkembang pada masyarakat khususnya dalam sektor ekonomi. Perkembangan UMKM di Indonesia terus meningkat dari segi kualitasnya, hal ini dikarenakan dukungan kuat dari pemerintah dalam pengembangan yang dilakukan kepada para pegiat usaha UMKM. Dukunagn pemerintah ini sangat penting dalam mengantisipasi kondisi perekonomian ke depan serta menjaga dan memperkuat struktur perekonomian nasional. Era revolusi industry 4. 0 semakin menjadikan pengembangan kewirausahaan UMKM sebagai salah satu isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama, utamanya dalam memastikan pengembangan kebijakan yang kondusif dalam mendukung Indonesia maju. Kewirausahaan UMKM dilakukan dengan membangun sinergitas dalam pemetaan potensi kewirausahaan, menciptakan iklim kewirausahaan, menumbuhkembangkan kewirausahaan dan inkubasi kewirausahaan serta dukungan pembiayaannya. Ada pembiayaan tentu harus ada laporan biayanya. Istilah UMKM naik kelas, mengartikan bahwa UMKM harus professional terutama dalam hal keuangannya. Sebagai bentuk usaha yang profesional yang menjalankan bisnis keuangan . inancial busines. yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha. UMKM wajib untuk membuat laporan keuangan seluruh unit-unit usaha setiap bulan dengan jujur dan transparan. Bagi UMKM membuat laporan perkembangan unit-unit usaha berguna untuk mengetahui perkembnagan usaha yang dijalankan, pelaku usaha juga dapat mengontrol langsung biaya operasional yang dikeluarkan, mengetahui jumlah hutang, mengetahui besar asset hingga bisa memperhitungkan besaran pajak yang yang dibayar. Pada bulan September 2023 LPPM STIE Dharma Putra melaksana kegiatan PKM di UMKM Ikan Asin W=R Family desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Adapun kegiatan PKM ini mengangkat judul AuPelatihan Program Pembuatan Laporan Keuangan Desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi RiauAy Kondisi objektif Desa teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Kegiatan PKM yang telah disusun rapi oleh team LPPM STIE Dharma Putra dilaksanakan di Pulau Rupat tepatnya di desa Teluk Rhu kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Riau yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia. Namun, seiring dengan sektor pariwisata mulai digalakkan dan menjadi perioritas dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara ditambah lagi pada tahun 2009 sektor pariwisata menempati rangking ketiga dalam hal penerimaan devisa negara, maka mulailah Provinsi Riau membenahi diri meningkatkan sektor pariwisatanya. Itulah sebabnya, banyak destinasi alam indah di Riau yang masih perawan dan belum terjamah. Salah satu surga tersembunyi ini adalah Pulau Rupat Utara di Kabupaten Bengkalis. Saat bertandang kesini, tengoklah Pantai Pesona yang memanjang dari timur ke barat dan berhadapan langsung dengan Tanjung Rusa di Port Dickson. Malaysia. Dari pantai Rupat Utara. Anda bisa melihat kapal-kapal nasional dan internasional yang melintas. Hal ini didukung keadaan laut yang memiliki kedalaman 10 hingga 30 meter. Pulau Rupat Utara memiliki pasir putih sepanjang 17 kilometer dengan kondisi pantainya yang sangat bersih. Pantai Pesona boleh dikatakan mirip dengan Pantai Sanur di timur Bali dengan pasir putih yang terbentang luas, sehingga bisa dimanfaatkan untuk voli pantai dan cocok untuk berjemur, berenang, menyelam, bahkan Jika kondisi cuaca bagus di malam hari, akan terlihat cahaya-cahaya lampu di Port Dickson Malaysia. Dan menyusuri bagian dalam pulau, akan menjumpai kawasan ekologi dengan segudang keunikan. Selain Pantai Rupat nan menawan, terdapat satu pantai lain di Pulau Rupat yang tak kalah memesona. Yaitu Pulau Beting Aceh. Pulau ini adalah pulau kecil unik dengan pasir pantai berbisik yang berbunyi jika di Saat air laut surut, pulau yang bersebelahan dengan Pulau Babi itu akan menciptakan daratan pasir seluas lapangan bola. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 Selain wisata air, bahari dan pantai. Pulau Rupat Utara juga memiliki wisata budaya. Yaitu tarian Zapin Api, atau menari di atas bara api, yang merupakan tarian khas Melayu di Kabupaten Bengkalis, dan hanya bisa di temukan di Rupat Utara. Pulau Rupat Utara merupakan salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkalis. Riau. Terletak di utara Pulau Rupat. Kecamatan Rupat Utara terdiri dari 8 desa yaitu Tanjung Medang. Kadur. Putri Sembilan. Hutan Ayu. Suka Damai. Tanjung Punak. Teluk Rhu. Titi Akar, dan ibukota kecamatan Tanjung Medang. Berdasarkan data dari BPN Kabupaten Bengkalis, luas wilayah Kecamatan Rupat Utara adalah 628,50 Km dengan desa terluas yaitu Desa Titi Akarseluas 300,00 Km atausebesar 47,73 persen dari luas Kecamatan Rupat Utara. Untuk meningkatkan sektor pariwisata. Pemkab Bengkalis kini sedang gencar mengupayakan program pengembangan wisata bahari dengan berbagai sarana penunjang seperti listrik, air bersih hingga keberadaan kamar mandi umumatau toilet dan penambahan gazebo. Terutama di pantai Tanjung Lapin desa Tanjung Punak dan Teluk Rhu. Selain itu. Pulau Rupat Utara juga merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011. Desa Teluk Rhu satu diantara 8 desa yang ada di kecamatan Rupat Utara,dengan luas desanya 8 KM2, jumlah penduduk 2493 jiwa. Batas wilayah Teluk Rhu sebelah Utara adalah Selat Malaka sebelah Selatan adalahTiti akar sebelah Timur adalahTanjung Punak dan sebelah Barat adalah Tanjung Medang. Desa Teluk Rhu merupakan daerah yang memiliki banyak hasil alam berupa hasil perikanan, peternakan, pertanian tanaman pangan, taman apotik hidup dan sejenisnya. Sebagian besar penduduk desa Teluk Rhu mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan. Selain itu hasil alam warga Teluk Rhu mempunyai perkebunan dan warga setempat juga memanfaatkan hasil alam dari hutan yang berupa arang. Teluk Rhu juga memiliki hasil bahan galian seperti Aluminium dan Pasir. Khusus hasil perikanan yang melimpah tidak ada kata ikan yang terbuang, maka masyarakat desa teluk rhu mengupayakan ikan-ikan hasil tangkapan nelayan diasinkan. Berbagai jenis ikan laut dijadikan ikan asin, mulai ikan kecil-kecil seperti ikan asin bulu ayam, ikan pakang sampai ikan laut yang besar-besar seeperti ikan parang, ikan belida, ikan tenggiri. Serta udang halus yang dikeringkan pun diolah oleh masyarakat. Masyarakat nelayan pembuat ikan asin menyatu dalam kelompok usaha bersama yang diberi nama UMKM W=R Family. UMKM Ikan asin W=R Family menampung seluruh produksi ikan asin yang diolah oleh masyarakat desa Teluk Rhu. Permasalahan Mitra Bagi Indonesia pengembangan kewirausahaan menjasi suatu kewajiban mengingat saat ini tingkat kewirausahaan Indonesia baru mencapai 3,47%, lebih rendah dibandingkan negara-negara tetanggan, seperti Singapura dengan tingkat kewirausahaan 8,5%. Thailand dan Malaysia 4,5%. Padahal untuk mencapai negara maju setidaknya dibutuhkan minimal 4% dari proporsi jumlah penduduk. JUmlah UMKM tercatat di Indonesia pertahun 2023 adalah berjumlah 10 juta UMKM. Sementara jumalah penduduk Indonesia yang telah mencapai 278 juta jiwa, maka idealnya jumlah UMKM di Indonesia adalah harus melebih 11 juta UMKM. Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau tahun 2021 tercatat memiliki 133 UMKM. Salah satu UMKM terdapat di kecamatan ini adalah UMKM W=R Family. Keberadaan UMKM W=R Family memberi sumbangan yang besar bagi perkembangan UMKM di desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Provinsi Bengkalis Riau. UMKM W=R Family banyak menampung pengusaha-pengusaha ikan asin baik yang bersifat pribadi maupun yang bersifat kelompok. Namun begitu keberadaan UMKM masih belum maksimal mendorong kewirausahaan dalam masyarakat desa Teluk Rhu Rupat Utara, mengingat potensi yang besar yang dimiliki Pulau Rupat ini. Terlebih Pulau Rupat memiliki banyak destinasi wisata terutama wisata Bahari nya. UMKM dikembangkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat Rupat Utara yang selaras dengan pertumbuhan sektor pariwisata. Sektor pariwisata banyak membutuhkan fasilitas-fasilitas pendukung diantaranya penginapan, penyediaan makanan dan minuman, souvenir, oleholeh khas daerah Rupat, serta banyak lainnya. Tentunya segala penyediaan fasilitas-fasilitas penyokong tersebut dibutuhkan para entrepreneur lokal yang menciptakan berbagai inovasi produk memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Sehingga pariwisata di Pulau Rupat akan cepat berkembang dan ekonomi masyarakat pun akan meningkat secara otomatis. UMKM yang professional salah satunya adalah dengan menerapkan system pelaporan keuangan yang baik. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 Keuangan UMKM adalah keuangan yang digunakan oleh UMKM dalam menjalankan operasional dan kegiatan usahanya. Keuangan UMKM dapat berasal dari beberapa sumber, antara lain: A Modal awal, yaitu modal yang disediakan oleh pelaku usaha secara mandiri. A Penerimaan dari kegiatan usaha, yaitu pendapatan yang diperoleh dari hasil kegiatan usaha yang dijalankan oleh UMKM, seperti penjualan produk atau jasa. A Hibah atau bantuan, yaitu dana yang diberikan oleh pemerintah atau lembaga lain untuk mendukung kegiatan UMKM. A Pinjaman, yaitu dana yang dipinjam oleh UMKM dari pihak lain, seperti bank atau koperasi, untuk mendukung kegiatan usahanya. Laporan Keuangan sangat penting dalam sebuah organisasi, hal ini terlihat karena sangat dibutuhkan oleh organisasi untuk kemajuan organisasi tersebut. Begitu juga halnya dengan UMKM Ikan Asin W=R Family desa Teluk Rhu Rupat Utara semenjak didirikan dipimpin oleh seorang ketua UMKM dan 9 orang anggota. UMKM IKan Asin W=R Family selain sifatnya menghasilkan berbagai macam ikan asin, juga sifatnya mengepul bermacam-macam ikan asin yang diolah oleh masyarakat desa teluk Rhu sekitarnya. Didirikan dan dikelola dengan sebaik mungkin agar modal kerja dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota UMKM juga untuk ikut mensejahterakan masyarakat desa teluk Rhu sehingga pertumbuhan ekonomi desa Teluk Rhu dapat meningkat menjadi lebih METODE PELAKSANAAN Bentuk Kegiatan Kegiatan PKM team LPPM STIE Dharma Putra dilaksanakan pada bulan September 2023, yang diikuti oleh 16 orang Dosen dan melibatkan 6 orang mahasiswa. Adapun pelaksanaan kegiatan ini diadakan di workshop UMKM ikan asin W=R Family dimana disini tempat produksi ikan asin juga kerupuk rasa ikan dan udang. UMKM ikan asin W=R Family yang terdiri dari 10 orang anggota termasuk ketuanya sangat antusias menyambut tim PKM LPPM STIE Dharma Putra. Dihadiri juga oleh bebrapa aparat desa yakni kepala desa Teluk Rhu, sekretaris desa, dan pendamping desa. Kegiatan PKM ini merupakan bentuk kegiatan Pelatihan Program Pembuatan Laporan Keuangan Umkm Ikan Asin W=R Family. Adapun kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut : Kegiatan Persiapan, mencakup : Kegiatan survei awal di tempat pengabdian masyarakat yaitu UMKM Ikan Asin W=R Family dan menggali potensi masalah yang dapat dijadikan topik kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan. Permohonan izin dari LPPM STIE Dharma Putra kegiatan pengabdian masyarakat kepada kepala desa Teluk Rhu dan ketua UMKM Ikan Asin W=R Family yang diketuai oleh ibu Zuraida. Penetapan jadwal kegiatan dan pengurusan administrasi. Persiapan peralatan dan bahan penunjang kegiatan pengabdian. Kegiatan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat mencakup: Pembukaan dan perkenalan team PKM LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru yang diwakili oleh ketua team pelaksana kegiatan. Pembukaan dan Pengenalan berikut sambutan dari Ketua UMKM ikan asin W=R Family. Pengenalan dan Konsultasi tentang Pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan laporan keuangan dengan berinteraksi secara langsung kepada Pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family Desa teluk Rhu Rupat Utara. Sesi diskusi/tanya jawab dengan pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family. Penutupan kegiatan dengan melakukan sesi kegiatan berupa umpan balik dari Pengurus dan anggota UMKM Ikan Asin W=R Family Foto bersama dengan Pengurus dan anggota UMKM Ikan asin W=R Family Sasaran Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh team LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru mengusung topik tentang AuPelatihan Program Pembuatan Laporan Keuangan Umkm Ikan Asin W=R FamilyAy. Adapun objek PKM ini adalah UMKM Ikan Asin W=R Family, berada di desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. UMKM ini terdiri dari seorang Ketua kelompok, 10 orang anggota termasuk Pengurus dan 2 orang Pembina. Jadi seluruh peserta pelatihan adalah sebanyak 13 orang. Seluruh Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 peserta pelatihan selain diberi materi pelatihan tentang kewirausahaan, juga diberikan pendampingan dalam pembuatan projek usaha baru yang sederhana dan sesuai dengan potensi, minat, dan kemampuan yang dimiliki setiap anggota. HASIL Output dan Outcome Laporan keuangan diperlukan untuk mengetahui kinerja keuangan UMKM secara keseluruhan selama satu periode . iasanya satu tahu. Laporan keuangan akuntansi umum terdiri dari neraca, laporan laba/rugi dan laporan perubahan modal. Output /outcome yang dihasilkan dari kegiatan PKM yang telah terlaksana dengan baik adalah : Setelah diberikan pemaparan topik tentang UMKM dan Kewirausahaan, terlihat peserta antusias dalam mendengarkan dan aktif bertanya mengenai Kewirausahaan, karena keinginan setiap anggota untuk memiliki usaha walaupun kecil-kecilan yang dapat menambah penghasilan mereka. Materi materi yang disampaikan merupakan materi simple dan aplikatif sehingga diharapkan audience tidak mudah lelah dan dapat berinteraksi secara aktif dengan para narasumber. Feed back yang didapatkan dari para peserta dapat dirangkum sebagai berikut: - Para peserta menjadi lebih memahami tentang Kewirausahaan dan UMKM dan peluang-peluang usaha apa saja yang dapat dikembangkan. - Semangat dan motivasi yang ditumbuhkan pada setiap anggota merupakan langkah awal untuk membangun jiwa kewirausahaan. - Memberikan konsultasi yang berkelanjutan dalam upaya pengembangan produk dan usaha. Mengevaluasi efektifitas kegiatan PKM yang dilakukan dengan melakukan kunjungan ulang untuk melihat sejauhmana keberhasilan program PKM. Sedangkan outcome yang didapatkan diantaranya Dengan adanya program-program PKM STIE Dharma Putra yang telah dilaksanakan diharapkan akan dapat mendatangkan manfaat bagi pelaku usaha dalam meningkatkan inovasi usaha yang pada akhirnya akan mendatangkan pasar-pasar baru yang berdampak bagi peningkatan pengurus dan anggota UMKM, terutama UMKM Ikan Asin W=R Family. Deskripsi Proses Kegiatan Kegiatan PKM dari LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru mengangkat materi tentang AyPelatihan Program Pembuatan Laporan Keuangan Umkm Ikan Asin W=R FamilyAy Sebelum kegiatan PKM dilaksanakan Ketua LPPM STIE Dharma Putra berkoordinasi terlebih dahulu dengan ketua kelompok usaha bersama mengenai izin, waktu dan tempat serta surat menyurat yang dianggap perlu. Selanjutnya, pengumpulan data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu: . studi kepustakaan, (. urvey lokas. , dan . Focus Group Discussion. Setelah menemukan jadwal bersama dan izin yang diperoleh, maka selanjutnya Ketua dan beberapa pengurus UMKM ikan asin W=R Family mengkoordinir seluruh anggota kelompoknya untuk acara pelatihan yang telah ditentukan tanggal dan waktunya, mulai dari mempersiapkan produk-produk sampai mempersiapkan tempat pelatihan. Persiapan kegiatan PKM ini memakan waktu 1 bulan hingga sampai ke waktu yang telah ditetapkan. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan Pelatihan. Tahapan kegiatan dilakukan untuk mengumpulkan data yang relevan dengan kegiatan pengabdian. Saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat team LPPM STIE Dharma Putra berlangsung. Nara sumber atau pemateri memperkenalkan diri terlebih dahulu kemudian mencoba membuka interaksi dua arah dengan mengenal lebih dekat anggota pelatihan. Diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan tentang internal UMKM Ikan Asin W=R Family. Kegiatan pemberian materi berlangsung selama kurang lebih 45 menit dan di akhir sesi pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang telah Kegiatan pelatihan ditutup dengan kegiatan foto bersama, seluruh dosen dan peserta pelatihan. Selama pelatihan berlangsung tidak ada mendapatkan halangan atau hambatan yang berarti. Pelatihan berjalan sangat lancar bahkan terasa waktu yang kurang sehingga banyak pertaanyaan-pertanyaan yang tidak sempat dijawab. Namun dari pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut, peserta pelatihan merasa puas dan paham dengan materi yang disampaikan. Pada tahap pelaksanaan terdiri dari : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 Tahap pertama yang dilakukan adalah memberikan pelatihan pengetahuan tentang apa itu Kewirausahaan dan UMKM, tujuan dan manfaat serta fungsi dan jenis-jenis kewirausahaan dan UMKM, laporan keuangan dan manfaat dan fungsi dari sebuah laporan keuangan. Hari / Tanggal Sabtu, 9 Mar 2022 00 Ae 10. 00 Ae 10. Tabel 1. Rincian kegiatan Kegiatan Pemateri Sambutan Ketua Tim Ceramah dan Tanya Andri. SE. MM. Ak. CA Marwansyah. SE. MSi Pendampingan dan T. Irawan. SE. Ak Fajrig Arsyelan. ST. MM Delvina Donawati. SE. MM. Ak Tahap kedua yang dilakukan adalah pendampingan yang focus pada pembuatan laporan keuangan secara sederhana bagi UMKM. Tabel 2. Jadwal Kegiatan HARI/TANGGAL JAM KEGIATAN NARASUMBER Jumat, 22 Sept 2023 00 Ae 09. Berangkat menuju Desa Teluk Rhu Rupat Utara Team LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru Sabtu 23 Sept 2023 00 Ae 10. Pembukaan A Kata sambutan dari Ketua LPPM STIE Dharma Putra Pekanbaru. A Kata sambutan dari Ketua UMKM Damri SM. SE. MM Zuraida 00 Ae 12. Pemaparan materi klpk 1 Judul: pelatihan pengembangan jiwa kewirausahaan pada umkm ikan asin w=r family Elvi Lastriani Damri SM David OA Mira Rosmala Jasmar 00 Ae 14. ISHOMA 00 Ae 16. Pemaparan materi II : Pelatihan program pembuatan laporan keuangan UMKM ikan asin W=R family Minggu, 24 Sept 2023 00 Ae 10. 00 Pemaparan materi i: peli Pelatihan pentingnya proses produksi untuk efektifitas Andri Marwansyah Delvina donawati Fajrig Arsyelan Irawan Yudho Wibowo Indriaty Frilla Degustia Bayu SNR Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 dan efisiensi kerja pada umkm ikan asin w=r Pemaparan Materi IV Israwati pebPembinaan pengelolaan Hermansyah manajemen usaha dan e- Nizamil Fadhly marketing pada umkm ikan Evi Suryati asin w=r family Gambar 1. Dokumentasi kegiatan Keberlanjutan Program Kegiatan terlaksana dengan baik bahkan para peserta terlihat antusias dan mengharapkan kegiatan pelatihan dapat berlanjut dengan pemberian materi yang lainnya terutama terkait dengan ekonomi bisnis dan usaha Untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan yang disampaikan mendapat apresiasi dan para peserta sangat bersyukur karena materi yang disampaikan tepat dan berguna dapat diaplikasikan dalam keseharian menjalankan usaha untuk kedepannya. Semangat jiwa Kewirausahaan harus terus dibangun dengan penuh profesionalisme salah satu caranya dengan menerapkan laporan keuangan disetiap unit usaha. Dengan selalu diadakan pelatihan dan workshop, sehingga seluruh peserta dan juga seluruh masyarakat desa Teluk Rhu termotivasi untuk menciptakan usaha-usaha baru yang bisa membangkitkan ekonomi desa. Rekomendasi Rencana Tindak Lanjut Berdasarkan evaluasi dan monitoring yang dilakukan maka rekomendasi yang kami ajukan bagi kegiatan ini Kegiatan serupa dilaksanakan secara kontinyu untuk meningkatkan semangat Kewirausahaan pada seluruh anggota UMKM Ikan Asin W=R Fam professional, penerapkan pembukuan dan laporan keuangan yang tepat dan transparan. PENUTUP Kesimpulan Istilah UMKM naik kelas, mengartikan bahwa UMKM harus professional terutama dalam hal keuangannya. Sebagai bentuk usaha yang profesional yang menjalankan bisnis keuangan . inancial busines. yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha. UMKM wajib untuk membuat laporan keuangan seluruh unit-unit usaha setiap bulan dengan jujur dan transparan. Bagi UMKM membuat laporan perkembangan unit-unit usaha berguna untuk mengetahui perkembnagan usaha yang dijalankan, pelaku usaha juga dapat mengontrol langsung biaya operasional yang dikeluarkan, mengetahui jumlah hutang, mengetahui besar asset hingga bisa memperhitungkan besaran pajak yang yang dibayar. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. No. Februari 2024, 33-40 Kesimpulan yang didapat dari kegiatan PKM ini diantaranya adalah : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai AuPelatihan Program Pembuatan Laporan Keuangan Desa Teluk Rhu Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi RiauAy Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan memberikan pelatihan berupa ceramah yang disampaikan narasumber dan dilanjutkan dengan dialog dan Tanya jawab. Peserta sangat respond dan antusias, pelatihan berjalan lancar dan sangat komunikatif terjadi komunikasi 2 arah. Selain ceramah juga langsung dilakukan pendampingan dalam pembuatan laporan keuangan UMKM ikan asin W=R Family. Saran Kegiatan PKM seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran masyarakat yang benar-benar membutuhkan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Team PKM secara bertekad untuk tetap melakukan pendampingan sebagai konsultan apabila diperlukan oleh UMKM Ikan Asin W=R Family. DAFTAR PUSTAKA