Fenni Yuniasari. Karmiyati JURNAL STUDI. SOSIAL. DAN EKONOMI Vol. 2 No. 1 Januari 2021 Hal. 58 - 68 Peningkatan Motivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Aplikasi Screen Recorder di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian 1 Fenni Yuniasari (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokert. , fenniyuniasari@gmail. 2 Karmiyati (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokert. , karmiyati25@gmail. Abstrak Pembelajaran jarak jauh yang diterapkan pemerintah pada masa pandemic covid-19 menimbulkan berbagai masalah dalam dunia pendidikan, salah satunya adalah menurunnya motivasi belajar siswa setelah beberapa bulan melakukan pembelajaran jarak jauh di rumah. Untuk meningkatkan kembali motivasi belajar siswa tersebut guru perlu melakukan inovasi dan pembaruan dalam kegiatan pembelajaran yaitu dengan menggunakan media Media pembelajaran yang digunakan adalah video yang dibuat menggunakan aplikasi screen recorder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran menggunakan media, manfaat menggunakan media pembelajaran serta hambatan yang dialami pada saat menggunakan media pembelajaran dengan aplikasi screen recorder. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi screen recorder dilakukan mulai dari tahap pembukaan pembelajaran kemudian penyampaian materi melalui video pembelajaran, setelah itu guru melakukan evaluasi terhadap pemahaman siswa. Manfaat penggunaan media video dengan aplikasi screen recorder adalah memberikan penjelasan lebih konkrit, dapat dilakukan berulang, pembelajaran tidak monoton, lebih menarik dan menyenangkan, menimbulkan motivasi dalam. Hambatan yang dialami guru belum mahir dalam pembuatan video pembelajaran, sarana media video pembelajaran yang masih kurang, bahasa dalam video pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakter siswa, guru kesulitan mengatur waktu saat proses pembelajaran, objek dalam video pembelajaran yang tidak bisa ditemukan kesesuaian dengan materi pembelajaran, dan guru merasa kerepotan dalam mempersiapkan alat-alat media. Kata Kunci: motivasi belajar, media pembelajaran, screen recorder. Abstract Distance learning that was implemented by the government during the Covid-19 pandemic caused various problems in the world of education, one of which was the decline in student motivation after several months of distance learning at home. To increase student motivation again, the teacher needs to make innovations and updates in learning activities, namely by using learning media. The learning media used was a video made using a screen recorder The purpose of this study was to determine the application of learning using media, the benefits of using learning media and the obstacles experienced when using learning media with a screen recorder application. This study uses a qualitative research approach with data collection methods of observation, interviews and documentation. The results showed that the application of learning media Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati using a screen recorder application was carried out starting from the opening stage of the lesson then the delivery of the material through the instructional video, after which the teacher evaluated student understanding. The benefits of using video media with a screen recorder application are that it provides more concrete explanations, can be done repeatedly, learning is not monotonous, more interesting and fun, raises inner motivation. the language in the learning video is not in accordance with the character of the student, the teacher has difficulty managing the time during the learning process, the object in the learning video cannot be found in accordance with the learning material, and the teacher feels inconvenient in preparing media tools. Keywords: learning motivation, learning media, screen recorder. Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi berjalan sangat pesat, termasuk dalam dunia pendidikan yang merupakan pondasi kemajuan bangsa. Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Peningkatan kualitas pembelajaran merupakan salah satu dasar peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan. Upaya peningkatan mutu pendidikan menjadi bagian terpadu dari upaya peningkatan kualitas manusia, baik aspek kemampuan, kepribadian, maupun tanggung jawab sebagai warga masyarakat. Kenyataannya di lapangan menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran atau proses belajar mengajar sering kali tidak tercapai secara optimal. Hal ini dikarenakan berbagai kendala dalam Berbagai kendala tersebut diantaranya kecenderungan menyampaikan materi secara verbal saja sehingga kurangnya minat siswa dalam kegiatan pembelajaran serta masalah-masalah lain. Masalahmasalah ini harus segera mendapat penanganan dari semua pihak supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut adalah dengan penggunaan media pembelajaran yang sesuai. Penggunaan media pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa dan juga motivasi belajar siswa. Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau pengetahuan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Motivasi belajar dapat timbul karena faktor intrinsik, berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar, harapan akan citacita. Sedangkan faktor ekstrinsiknya adalah adannya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif, dan kegiatan belajar yang menarik. Untuk membangkitkan motivasi belajar siswa dibutuhkan suatu stimulus sehingga motivasi bisa muncul dari dalam diri siswa secara alami. Motivasi belajar bisa mempengaruhi keberhasilan pembelajaran karena jika siswa memiliki motivasi dalam belajar maka siswa akan belajar dengan sungguh-sungguh. Memotivasi belajar penting artinya dalam sebuah pembelajaran, karena motivasi sendiri berfungsi sebagai pendorong, menggerakkan, dan mengarahkan kegiatan belajar. Karena itu, prinsip-prinsip penggerakan motivasi belajar sangat erat kaitannya dengan prinsip-prinsip belajar itu sendiri. Motivasi dapat juga dikatakan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka ia akan berusaha untuk meniadakan atau mengelakkan perasaan tidak suka itu. Jadi motivasi itu dapat dirangsang oleh rangsangan dari luar, tetapi motivasi itu tumbuh dari dalam diri seseorang. Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan yang memberikan pada arah kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kiranya perlu penyadaran bagi guru untuk melakukan pengembangan inovasi dalam pembelajaran, salah satunya adalah pengembangan penggunaan media pembelajaran sehingga bisa dimanfaatkan guru dalam proses pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Penggunaan media pembelajaran yang beragam tentu membutuhkan keterampilan tertentu pada guru untuk menggunakan media pembelajaran yang sudah siap pakai maupun membuat media pembelajaran baru yang belum pernah ada sebelumnya. Selain itu, penggunaan media pembelajaran juga harus disesuaikan dengan karakteristik siswa serta kesesuaian media pembelajaran yang digunakan dengan materi yang akan disampaikan. Penggunaan media pembelajaran mempunyai banyak manfaat dalam proses pembelajaran. Hamalik dalam Azhar Arsyad mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahwa membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Hal. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Manajemen dan Keuangan Vol. No. Mei 20. Fenni Yuniasari. Karmiyati Alasan pertama berkeaan dengan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa antara lain dijelaskan oleh Nana Sudjana dan Ahmad Rivai yaitu: . Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar, . Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran yang lebih baik, . Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi bila guru mengajar untuk setiap jam pelajaran, . Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan dan lain-lain. Beberapa manfaat praktis penggunaan media pembelajaran didalam proses belajar mengajar juga dijelaskan oleh Azhar Arsyad sebagai berikut: . Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar, . Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, . Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas, . Membuahkan perubahan signifikan tingkah laku siswa, . Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa dilingkungan mereka. Serta memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya. Media pembelajaran yang akan diteliti pada penelitian ini adalah media audio visual berbentuk video yang dibuat dengan menggunakan software screen recorder. Software screen recorder dipilih karena memiliki beberapa kelebihan yaitu bisa digunkan untuk merekam video digital dengan kualitas audio yang cukup baik, untuk video editing, merekam suatu kegiatan dan membagikan video yang dibuat melalui satu aplikasi. Screen recorder juga bisa disesuaikan saat mulai merekam layar monitor apakah mau merekam seluruh layar monitor saja atau atau hanya area tertentu yang mau direkam. Oleh karena itu peneliti memilih aplikasi screen recorder untuk membuat media audio visual. Menurut Ahmad Rohani menjelaskan media audio visual adalah media intruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman . emajuan ilmu pengetahuan dan tekhnolog. meliputi media yang dapat dilihat, didengar dan yang dapat dilihat dan didengar. yang termasuk dalam media audio visual adalah film dan video. Film adalah salah satu jenis media audio visual. Di banding dengan media yang lain film mempunyai beberapa kelebihan, sebagai berikut: . Penerima pesan akan memperoleh tanggapan yang leih jelas dan tidak mudah dilupakan, karena antara melihat dan mendengar bisa dikombinasikan menjadi satu, . Dapat menikmati kejian dalam waktu yang lama pada suatu proses atau peristiwa tertentu, . Dengan teknik slow-motion dapat mengikuti suatu gerakan atau aktivitas yang berlangsung begitu cepat. Dapat mengatasi keterbatasan ruang dan waktu. Dapat membangun sikap, perbuatan dan membangkitkan emosi dan mengembangkan problema. Media audio visual selanjutnya adalah video. Arief Sadiman menjelaskan video sebagai media audio-visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin popular dalam masyarakat kita. Pesan yang disajikan bisa bersifat fakta . ejadian/peristiwa penting, berit. maupun fiktif . eperti misalnya cerit. , bisa bersifat informative, edukatif maupun intruksional. Sebagian besar tugas film dapat digantikan oleh Tapi tidak berarti bahwa video akan mengantikan kedudukan film. Masing-masing mempunyai kelebihan dan keterbatasan sendiri. Adapun beberapa kelebihan-kelebihan video antara lain: . Dapat menarik perhatian untuk periode-periode yang singkat dari rangsangan dari luar, . Dengan alat perekam pita video sejumlah besar penonton dapat memperoleh informasi dari ahli-ahli/spesialis, . Demonstrasi yang sulit bisa dipersiapkan dan direkam sebelumnya, sehingga waktu mengajar guru bisa memusatkn perhatin pada penyajian, . Keras lemah suara yang ada bisa diatur dan disesuaikan bila akan disisipi komentar yang akan didengar, . Gambar proyeksi biasa dibekukan untuk diamati dengan seksama. Guru bisa mengatur di mana dia akan menghentikan gerakan gambar tersebut, kontrol sepenuhnya di tangan guru, . Ruangan tidak perlu digelapkan waktu menyajikan. Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Denzin dan Lincoln dalam buku Lexy J. Moleong menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang telah terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada. Kedudukan peneliti dalam penelitian kualitatif cukup rumit karena peneliti sekaligus merupakan perencana, pelaksana pengumpulan data, analisis, penafsir data, dan pada akhirnya menjadi pelapor hasil penelitiannya. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti untuk menggali data yang mendalam dari suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru dan siswa di kelas dalam proses pembelajaran tanpa menambahkan perlakuan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sehingga kehadiran peneliti dilapangan sangat penting dan diperlukan secara optimal. Pengamatan serta data berperan serta menceritakan kepada peneliti apa yang dilakukan oleh orang-orang dalam situasi peneliti memperoleh kesempatan mengadakan Kehadiran peneliti di sini merupakan instrumen penelitian, yaitu sebagai alat pengumpul data. Kehadiran peneliti merupakan instrumen kunci dijelaskan oleh Sugiyono bahwa dalam penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atas alat penelitian adalah peneliti itu sendiri. Oleh karena itu peneliti sebagai instrumen juga harus divalidasi seberapa jauh peneliti kualitatif siap melakukan penelitian yang selanjutnya terjun ke lapangan. Lokasi penelitian adalah letak penelitian dilakukan untuk memperoleh data atau informasi yang diperlukan berkaitan dengan permasalahan penelitian. Penelitian dilakukan di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian. Lokasi yang dipilih peneliti didasarkan observasi yang mana di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian menggunakan media pembelajaran audio visual yang dibuat dengan aplikasi screen recorder dalam membantu kegiatan belajar siswa pada pembelajaram daring untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Subyek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian yang melakukan kegiatan pembelajaran daring di rumah dengan mengunakan media audio visual dengan aplikasi screen recorder melalui handphone. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian untuk mengetahui kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Wawancara dilakukan pada guru dan siswa untuk memperoleh data yang diinginkan peneliti. Wawancara dengan guru bertujuan untuk mengetahui kegiatan pembelajaran daring yang berlangsung selama ini sedangkan wawancara dengan siswa untuk mengetahui pendapat siswa tentang kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Dokumentasi dilakukan dengan tujuan untuk mendokumentasikan segala sesuatu yang dilihat oleh peneliti yang menunjang kegiatan penelitian. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Analisis dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data serta saat data sudah terkumpul. Dalam melakukan analisis data pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori analisis data dari Miles dan Huberman dalam Margono yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Sedangkan pengecekan keabsahan data, yang telah terkumpul ditempuh melalui beberapa teknik keabsahan data, sebagaimana yang dijelaskan oleh Rulam Ahmadi meliputi: kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmasibilitas. Kebasahan dan kesahihan data mutlak dalam studi kualitatif, oleh karena itu dilakukan pengecekan keabsahan data. HASIL DAN PEMBAHASAN Penerapan Pembelajaran dengan Menggunakan Media Pembelajaran dengan Aplikasi Screen Recorder Penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi screen recorder yang berupa video pembelajaran merupakan salah satu cara yang ditempuh guru untuk lebih dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh yang sudah diterapkan pemerintah sejak bulan Maret 2020 membuat siswa bosan melakukan pembelajaran dari rumah saja setiap hari. Siswa lebih suka belajar bersama guru dan teman-teman mereka di sekolah. Untuk itulan guru perlu melakukan Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati inovasi dalam pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran yang dinilai sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan guru dan siswa di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian selama ini menggunakan handphone sebagai sarana komunikasi antara guru dengan orang tua siswa serta antara guru dengan siswa. Tugas dikirimkan oleh guru melalui handphone untuk kemudian dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diberikan hanya berupa soal-soal yang terkadang tanpa ada penjelasan materi. Kondisi yang demikian membuat siswa merasa jenuh dengan pembelajaran jarak jauh yang mereka lakukan, apalagi memahami soal dan materi hanya membaca materi dari handphone itu lebih sulit dari pada menyimak penjelasan langsung yang diberikan oleh guru. Berdasarkan masalah tersebut guru di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian memanfaatkan aplikasi screen recorder untuk membuat media pembelajaran yang berupa video berisi penjelasan materi pembelajaran yang ingin disampaikan kemudian diberikan latihan soal-soal untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa pada materi yang diberikan. Video merupakan media pembelajaran elektronik yang menggabungkan teknologi audio dan visual secara bersamaan. Penggabungan teknologi audio dan visual secara bersamaan ini membuat tampilan video menjadi lebih menarik. Video yang dibuat dengan menggunakan aplikasi screen recorder bisa diakses melalui handphone sehingga semua siswa bisa mengakses tanpa perlu menggunakan komputer atau laptop. Media pembelajaran berbentuk video ini memudahkan siswa dalam memahami materi karena didalamnya disajikan materi berikut dengan penjelasan guru. Video pembelajaran yang ditujukan guna mempermudah siswa dalam memahami materi pelajaran. Penggunaan media video dalam pembelajaran jarak jauh dilakukan seperti pada pembelajaran umumnya, dimulai dengan pembukaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Pada tahap pembukaan pembelajaran seperti biasanya guru memberikan waktu siswa mempersiapkan diri di depan handphone masing-masing untuk menyimak di group aplikasi whatsapp kelas. Jam pelajaran dimulai pada waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Setelah siswa siap menerima materi melalui handphone, kemudian guru menjelaskan materi yang akan dipelajari lewat group aplikasi whatsapp. Sebelum video pembelajaran dikirim, terlebih dahulu guru memberitahukan materi apa saja yang akan dipelajari pada hari tersebut. Setelah itu guru mengirimkan video yang berisi materi beserta penjelasannya sehingga materi mampu dipahami oleh siswa. Setelah siswa menyimak materi pembelajaran tersebut di akhir kegiatan pembelajaran guru akan memberikan beberapa soal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Penggunaan media pembelajaran berupa video dengan menggunakan aplikasi screen recorder memerlukan perisapan yang baik oleh guru. Pembuatan video pembelajaran memerlukan waktu yang relative lama, apalagi bagi yang belum terbiasa menggunaakan aplikasi screen recorder. Bagi yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi screen recorder maka tidak terlalu sulit untuk membuat media pembelajaran yang berupa video. Meskipun tidak sulit untuk memperlajari penggunaan aplikasi screen recorder namun guru juga perlu mendapatkan pelatihan khusus. Latihan yang dilakukan bisa melalui teman sejawat yang sudah bisa lebih dulu menggunakan aplikasi screen recorder. Video pembelajaran yang dibuat oleh guru melalui aplikasi screen recorder ini dibuat oleh guru setiap materi pembelajaran. Pembuatan video dengan aplikasi screen recorder ini biasanya digunakan pada mata pelajaran yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari guru seperti Matematika. Materi mata pelajaran Matematika tidak bisa dipahami jika hanya dibaca saja oleh siswa tetapi harus dijelaskan terlebih dahulu oleh guru. Selain mata pelajaran Matematika, guru di SDN 1 Terungwetan Kecamatan Krian juga membuat video dengan aplikasi screen recorder pada mata pelajaran lain seperti IPA dan IPS untuk memberikan variasi penyampaian pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan dengan pembelajaran yang hanya membaca materi dari guru di handphone. Pada mata pelajaran IPA disampaikan video kegiatan percobaan-percobaan disertai gambar dan penjelasan materi sehingga menarik perhatian siswa untuk memperhatikan materi dengan seksama. Video pembelajaran seperti ini mampu menghilangkan rasa jenuh siswa saat belajar. Sedangkan pada mata pelajaran IPS guru membuat video Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati pembelajaran pada materi kenampakan alam dan sejarah kerajaan-kerajaan pada masa lampau. Penyampaian materi yang dikemas sedemikian rupa mampu membuat siswa lebih tertarik karena ada gambar-gambar dan materi dijelaskan secara langsung. Penggunaan video sebagai media pembelajaran ini selain menarik perhatian siswa juga dapat diputar secara berulang-ulang untuk memahami materi yang masih belum bisa dipahami dalam waktu sekali saja melihat video pembelajaran tersebut. Manfaat Menggunakan Media Pembelajaran dengan Aplikasi Screen Recorder dalam Pembelajaran Penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat bagi guru maupun siswa. Beberapa manfaat itu adalah memberikan penjelasan lebih konkrit karena materi dapat disajikan dengan logis dan jelas. Media pembelajaran video dengan menggunakan aplikasi screen recorder bisa menampilkan materi dengan tambahan objek sesuai dengan yang kita inginkan. Gambar dalam video disesuaikan dengan materi pelajaran yang disampaikan sehingga dapat membantu memperjelas materi. Misalnya saat menjelaskan rumus volume bangun ruang dapat disertakan gambar bangun ruang tersebut dengan diberi penjelasan yang berupa sisi, rusuk, alas, selimut bangun ruang sehingga siswa tidak hanya membayangkan saja tetapi dapat melihat langsung contohnya beserta penjelasan materi dari suara guru dalam video tersebut. Selain pada mata pelajaran Matematika, video pembelajaran juga bisa digunakan membantu memberikan contoh gambar pada mata pelajaran IPA. Misalnya pada percobaan sifat-sifat air, guru dapat melakukan percobaan dan kemudian direkam dimasukkan dalam aplikasi screen recorder untuk dibuat video pembelajaran. Pemberian contoh konkrit tersebut dapat membantu siswa lebih mempermudah memahami materi pembelajaran karena materi disajikan dengan logis dan jelas. Manfaat selanjutnya yang diperoleh dari penggunaan media video dengan aplikasi screen recorder adalah pembelajaran dapat dilakukan berulang hingga materi yang disampaikan dalam video tersebut dapat dimengerti. Salah satu kelebihan penggunaan video adalah bisa diputar berulang kali sesuai dengan yang diinginkan oleh pengguna sehingga siswa yang belum memahami materi dalam satu kali melihat video dapat diulangi lagi dari awal atau pada bagian tertentu yang diinginkan berulang kali sampai memahami isi materi. Media pembelajaran yang berupa video juga dapat disimpan dalam waktu lama sehingga jika suatu saat dibutuhkan untuk dipelajari kembali bisa dibuka. Manfaat penggunaan media video dengan aplikasi screen recorder yang lain adalah pembelajaran tidak monoton, lebih menarik dan menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan minat Penggunaan media pembelajaran mampu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Seringkali pada pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak Media video yang diberikan oleh guru mampu menenangkan dan mengarahkan perhatian siswa kepada pelajaran yang akan mereka terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi pelajaran semakin besar. Video pembelajaran yang dibuat dengan menampilkan berbagai variasi objek gambar dan tulisan dan bahkan bisa diberikan variasi gambar bergerak dapat membuat tampilan video lebih menarik. Jika sebuah media pembelajaran mampu menarik minat siswa dalam belajar tentu akan membuat siswa belajar lebih menyenangkan. Manfaat lain yang dirasakan oleh guru dan siswa adalah mampu menimbulkan motivasi dalam belajar karena banyak melibatkan segala interaksi, baik interaksi antara guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa. Jika dipilih dan dirancang secara baik, media dapat membantu guru dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif selama proses pembelajaran. Tanpa media, seorang guru mungkin akan cenderung berbicara satu arah kepada siswa. Namun dengan media, guru dapat mengatur kelas sehingga bukan hanya guru sendiri yang aktif tetapi juga siswa. Program-program pembelajaran audio visual, termasuk program pembelajaran menggunakan media video, memungkin siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara mandiri, tanpa terikat oleh waktu dan tempat. Penggunaan media akan Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati menyadarkan siswa betapa banyak sumber-sumber belajar yang dapat mereka manfaatkan untuk belajar selain hanya mengandalkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar siswa. Dengan memanfaatkan media secara baik, seorang guru bukan lagi menjadi satu-satunya sumber belajar bagi siswa. Seorang guru tidak perlu menjelaskan seluruh materi pelajaran, karena bisa berbagi dengan media. Dengan demikian, guru akan lebih banyak memiliki waktu untuk memberi perhatian kepada aspek-aspek edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi belajar, dan lain-lain. Hambatan yang Dialami pada saat Menggunakan Media Pembelajaran dengan Aplikasi Screen Recorder Penggunaan media pembelajaran apapan jenisnya tentu akan mengalami banyak kendala dalam Termasuk juga media video yang dibuat dengan aplikasi screen recorder. Penggunaan media video juga mengalami banyak kendala dalam penggunaannya dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan guru. Kendala tersebut antara lain guru belum mahir dalam pembuatan video pembelajaran. Kendala ini adalah kendala yang paling umum dialami dalam kegiatan pembelajaran. Kemampuan guru dalam mengoperasikan aplikasi screen recorder memang tidak semua sama, ada guru yang sudah mahir menggunakan karena sudah terbiasa dan ada juga guru yang sama sekali belum bisa menggunakan aplikasi screen recorder sama sekali. Semua aplikasi memang perlu untuk dipelajari dan dibiasakan penggunaannya supaya mahir dalam menggunakan. Apalagi dalam kondisi pembelajaran jarak jauh saat ini guru dintuntut untuk mampu membuat berbagai inovasi dalam pembelajaran supaya siswa tidak merasa jenuh harus belajar dari rumah. Karena ketika siswa sudah merasa jenuh untuk belajar tentu saja akan menjadi masalah baru karena tujuan pembelajaran tidak akan tercapai jika tidak ada kemauan dari siswa untuk belajar. Oleh karena itulah diperlukan inovasi dan pembaruan dalam kegiatan pembelajaran dari berbagai aspek, termasuk inovasi dan pembaruan media pembelajaran. Hambatan yang kedua adalah sarana media video pembelajaran yang masih kurang. Sarana membuat media video dengan aplikasi screen recorder adalah handphone, namun kenyataan di lapangan ternyata tidak semua guru sudah memiliki handphone yang bisa digunakan. Masalahnya bukan karena guru tidak memiliki handphone yang bagus untuk mendownload aplikasi screen recorder tetapi karena handphone tertentu yang dimiliki guru memiliki kapasitas penyimpanan memori yang kecil sehingga untuk melakukan download aplikasi screen recorder belum bisa dilakukan karena memori penyimpanan sudah penuh sebelumnya oleh aplikasi-aplikasi lainnya. Kendala ini tentu menjadi kendala berarti apabila guru belum memiliki kemampuan dan kemauan untuk mengganti handphone yang memiliki penyimpanan internal besar. Guru yang belum bisa mengakses aplikasi screen recorder bisa menggunakan handphone teman atau anak-anak mereka untuk membuat video pembelajaran. Hambatan selanjutnya adalah bahasa dalam video pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakter siswa. Pembuatan video sebagai media pembelajaran tidak hanya membutuhkan kemampuan guru untuk menggunakan aplikasi screen recorder namun juga dibutuhkan kemampuan guru dalam mengolah kata-kata yang disampaikan, baik dari materi pembelajaran yang diberikan maupun bahasa dari penjelasan guru dalam video tersebut. Bahasa yang dipilih harus sesuai dengan tingkat kemampuan daya tangkap anak usia sekolah dasar, jika tidak maka penggunaan media video tidak bisa membantu mempermudah menyampaikan kegiatan pembelajaran karena bahasanya tidak bisa dipahami oleh siswa. Penggunaan bahasa yang baik dan mudah dipahami oleh siswa akan membuat siswa lebih cepat memahami materi yang sedang diajarkan. Video pembelajaran tidak harus dengan bahasa yang panjang namun tidak tertuju pada materi, bahasa yang digunakan lebih baik yang singkat namun mudah dipahami oleh siswa. Hambatan lain yang dialami oleh guru adalah guru kesulitan mengatur waktu saat proses Pembelajaran yang dilakukan dengan jarak jauh membuat guru kesulitan untuk mengatur waktu dalam pembelajaran. Terkadang waktu yang sudah ditentukan belum tentu bisa tercapai dengan sepenuhnya karena siswa ada yang tidak mengikuti kegiatan pembelajaran dan ada juga yang terlambat mengikuti kegiatan pembelajaran sehingga waktu yang sudah ditentukan untuk melakukan evaluasi Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati pembelajaran materi tersebut belum bisa dilaksanakan karena siswa ada yang belum siap. Mengatasi masalah tersebut guru akhirnya memberikan tenggang waktu yang cukup untuk siswa bisa memutar berulang kali video pembelajaran yang diberikan juga memberi waktu bagi siswa yang terlambat mengikuti kegiatan pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan. Ketidaktepatan waktu dalam mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh tidak hanya terjadi satu dua kali namun terjadi berulang kali. Hal ini disebabkan karena siswa sudah merasa jenuh melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh yang kurang menarik perhatian siswa. Hambatan selanjutnya adalah objek dalam video pembelajaran yang tidak bisa ditemukan kesesuaian dengan materi pembelajaran. Video yang menarik adalah video yang berisi gambar atau objek bergerak yang sesuai dengan materi yang akan diberikan. Jika objek yang ditampilkan tidak sesuai dengan materi maka akan menjadi kurang menarik dan bisa jadi siswa tidak fokus pada materi dan hanya fokus pada objek yang ada. Kesesuaian objek dalam video juga merupakan faktor penting dalam penunjang keberhasilan penggunaan video sebagai media pembelajaran. Hambatan lain yang dialami guru adalah terkadang guru merasa kerepotan dalam mempersiapkan alat-alat media. Hambatan ini menjadi alasan guru untuk tidak menggunakan media pembelajaran karena merasa kerepotan dan tidak memiliki waktu untuk melakukan persiapan. Persiapan membuat media pembelajaran berupa video dengan aplikasi screen recorder memang membutuhkan waktu yang cukup lama, mulai dari persiapan materi, pemilihan objek yang sesuai dan membuat videonya. Hal ini menjadi alasana guru untuk tidak membuat media Namun, untuk meningkatkan motivasi belajar siswa guru juga harus lebih bersemangat lagi dalam melakukan inovasi dan pembaruan media pembelajaran. Semua hambatan yang telah dijelaskan di atas harus segera mendapat perhatian untuk mencari solusi sehingga guru dapat menggunakan media pembelajaran, terutama pada pembelajaran jarak jauh seperti yang sedang dialami karena penggunaan media pembelajaran selain mempermudah penyampaian materi pembelajaran juga sebagai daya tarik bagi siswa untuk menyimak materi pembelajaran. PENUTUP Simpulan Penggunaan media video dalam pembelajaran jarak jauh dilakukan seperti pada pembelajaran umumnya, dimulai dengan pembukaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Pada tahap pembukaan pembelajaran seperti biasanya guru memberikan waktu siswa mempersiapkan diri di depan handphone masing-masing untuk menyimak di group aplikasi whatsapp kelas. Setelah siswa siap menerima materi melalui handphone, kemudian guru menjelaskan materi yang akan dipelajari lewat group aplikasi Sebelum video pembelajaran dikirim, terlebih dahulu guru memberitahukan materi apa saja yang akan dipelajari pada hari tersebut. Setelah itu guru mengirimkan video yang berisi materi beserta penjelasannya sehingga materi mampu dipahami oleh siswa. Setelah siswa menyimak materi pembelajaran tersebut di akhir kegiatan pembelajaran guru akan memberikan beberapa soal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Manfaat penggunaan media video dengan aplikasi screen recorder adalah memberikan penjelasan lebih konkrit karena materi dapat disajikan dengan logis dan jelas, dapat dilakukan berulang hingga materi yang disampaikan dalam video tersebut dapat dimengerti, pembelajaran tidak monoton, lebih menarik dan menyenangkan sehingga dapat menumbuhkan minat belajar, menimbulkan motivasi dalam belajar karena banyak melibatkan segala interaksi. Pembuatan media pembelajaran video dengan menggunakan aplikasi screen recorder mempunyai berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Kendala tersebut antara lain guru belum mahir dalam pembuatan video pembelajaran, sarana media video pembelajaran yang masih kurang, bahasa dalam video pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakter siswa, guru kesulitan mengatur waktu saat proses pembelajaran, objek dalam video pembelajaran yang tidak bisa ditemukan kesesuaian dengan materi pembelajaran, dan guru merasa kerepotan dalam mempersiapkan alat-alat media. Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati Saran Kegiatan pembelajaran dalam pelaksanaannya membutuhkan media yang membantu dalam keberhasilan penyampaiannya. Guru harus memperhatikan kebutuhan penggunaan media pembelajaran supaya dapat meningkatkan minat belajar siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan motivasi belajar Hal. Al-Muttaqin Jurnal Studi. Sosial, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1Januari 2021 Fenni Yuniasari. Karmiyati DAFTAR PUSTAKA