Jurnal Ekobistek https://jman-upiyptk. org/ojs Vol. No. Hal: 200-206 e-ISSN: 2301-5268, p-ISSN: 2527 - 9483 Pembayaran Dividen dan Investment Opportunity terhadap Kinerja Keuangan Gina Hajaturrodiah1A. Henny Setyo Lestari2 1,2 Universitas Trisakti 122012101049@std. Abstract One of the factors that affect the value of the company is financial performance. Financial performance is an assessment of the achievements of a company that can be seen from the ability of a company to generate profits. A good company's financial performance will have a good impact on the company's performance and the company's value in the eyes of investors is getting better. The purpose of this study is to determine the effect of dividend payments and investment opportunity on financial performance and there are control variables such as firm size, leverage and growth. The data used in this study is panel data taken from the Indonesian stock exchange. The companies analyzed are manufacturing companies that have been registered for 5 years and meet the criteria. After the data is obtained, then panel data regression analysis is carried out to determine the type of model and the regression equation. Then the classical assumption test is carried out to find out whether there are data deviations. Then the hypothesis test was carried out including adjusted R2. F test, and T test. All analyzes were carried out using EViews 10 to facilitate data processing. The results showed that the dividend . ividend payout rati. has a significant negative on financial performance. Investment opportunity . arnings per shar. has a significant positive on financial performance. Firm size has a significant negative effect on financial performance. And leverage and growth have no effect on financial performance. The results of this study can be used as a reference for companies in improving financial performance, as well as for investors can be used as a reference in analyzing factors that can affect financial performance and choosing companies to invest. Keywords: Dividend. Investment Opportunity. Firm Size. Leverage. Firm Growth. Abstrak Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah kinerja keuangan. Kinerja keuangan merupakan penilaian prestasi suatu perusahaan yang dapat dilihat dari kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba. Kinerja keuangan perusahaan yang baik akan berdampak baik pada kinerja perusahaan serta terlihat semakin baik nilai perusahaan di mata Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembayaran dividen dan investment opportunity terhadap kinerja keuangan serta terdapat variabel kontrol seperti firm size, leverage dan growth. Data yang digunakan penelitian ini adalah data panel yang diambil dari bursa efek Indonesia. Adapun perusahaan yang dianalisa adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar selama 5 tahun dan memenuhi kriteria. Setelah data didapatkan selanjutnya dilakukan analisa regresi data panel untuk menentukan tipe model serta persamaan regresi. Kemudian dilakukan uji asumsi klasik untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan data. Lalu dilakukan uji hipotesis meliputi adjusted R2, uji F, dan uji T. Semua analisa dilakukan menggunakan Eviews 10 untuk memudahkan dalam mengolah data. Hasil penelitian didapatkan bahwa dividen . ividend payout rati. memiliki signifikan negatif terhadap kinerja keuangan. Investment opportunity . arning per shar. memiliki signifikan positif terhadap kinerja keuangan. Ukuran perusahaan memiliki signifikan negatif terhadap kinerja keuangan. Serta leverage dan growth tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan, serta bagi investor dapat digunakan sebagai acuan dalam menganalisis faktor yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan dan memilih perusahaan untuk berinvestasi. Kata kunci: Pembayaran Dividen. Peluang Investasi. Ukuran Perusahaan. Leverage. Pertumbuhan Perusahaan. Jurnal Ekobistek is licensed under a Creative Commons 4. 0 International License. perusahaan dalam menghasilkan laba . Laba perusahaan selain merupakan indikator kemampuan Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan perusahaan untuk memenuhi kewajiban bagi para adalah kinerja keuangan. Kinerja Keuangan merupakan investor, juga merupakan elemen dalam menciptakan prestasi kerja yang telah dicapai oleh perusahaan dalam nilai perusahaan yang menunjukkan prospek suatu periode tertentu yang tertuang pada laporan perusahaan di masa yang akan datang . Kinerja keuangan perusahaan yang bersangkutan, sehingga keuangan merupakan gambaran dari pencapaian salah satu informasi yang bisa diketahui oleh pihak- keberhasilan perusahaan dapat diartikan sebagai hasil pihak yang berkepentingan atau para pengguna laporan yang telah dicapai atas berbagai aktivitas yang telah keuangan ialah profitabilitas perusahaan untuk dilakukan . Dapat dijelaskan bahwa kinerja mengetahui seberapa besar laba perusahaan. Kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk keuangan merupakan penilaian prestasi suatu melihat sejauh mana suatu perusahaan telah perusahaan yang dapat dilihat dari kemampuan suatu melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan Pendahuluan Diterima: 21-07-2022 | Revisi: 27-07-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ekobistek. Gina Hajaturrodiah, dkk pelaksanaan keuangan secara baik dan benar. Kinerja dividen tunai dibanding dengan capital gain karena keuangan suatu perusahaan yang baik akan berdampak dirasa lebih pasti dan dapat dirasakan secara langsung baik juga pada kinerja perusahaan serta akan kelihatan hasilnya. Keputusan dalam menentukan jumlah semakin baik nilai perusahaan di mata investor . pembayaran dividen perusahaan merupakan hal yang Salah satu kinerja keuangan yang erat kaitannya dengan sulit bagi perusahaan ini dikarenakan lebih tinggi, lebih pemegang saham adalah dividen. rendah ataupun kestabilan pembayaran dividen akan mempengaruhi reaksi investor terhadap saham Dividen merupakan pembagian keuntungan oleh perusahaan . Maka dari itu perusahaan harus bisa perusahaan kepada pemegang sahamnya . Ketika tetap menjaga konsistensi kinerja keuangan perusahaan. sebuah perusahaan memperoleh laba atau surplus, ia Laporan keuangan merupakan media komunikasi antara mampu membayar sebagian dari laba tersebut sebagai perusahaan dan investor. Investor sangat memerlukan dividen kepada pemegang saham. Sisa laba setelah laporan keuangan untuk menilai aspek-aspek keuangan dividen yaitu laba ditahan akan digunakan untuk di perusahaan seperti penerimaan kas, dividen, diinvestasikan kembali di masa yang akan datang. pendapatan perusahaan atau hutang. Melalui aspekPembayaran dividen yang tinggi menandakan bahwa perusahaan menginvestasikan kembali lebih sedikit memprediksikan prospek perusahaan di masa yang uang untuk kembali ke bisnisnya. Hal tesebut secara akan datang serta sebagai alat dalam pengambilan tidak langusng akan berdampak kurang baik, terlebih keputusan bagi investor apakah akan membeli, menjual bagi perusahaan yang baru. Perusahaan dengan dividen ataupun menahan saham. Pada umumnya jika dividen tinggi cenderung menarik investor yang lebih memilih yang dibagikan oleh perusahaan semakin besar, maka jaminan aliran pendapatan yang stabil daripada potensi keuntungan atau laba yang didapatkan perusahaan pertumbuhan harga saham yang tinggi . Sebaliknya, maka semakin besar pula. Namun, tidak semua perusahaan dengan pembayaran dividen yang rendah perusahaan akan membagikan dividen kepada berarti perusahaan tersebut menginvestasikan kembali investornya meskipun perusahaan tersebut dalam dalam pertumbuhan bisnis, sehingga keuntungan modal keadaan yang menguntungkan hal ini dikarenakan bagi masa depan yang lebih tinggi bagi investor. Pada pihak manajemen, pembagian dividen merupakan arus dasarnya tujuan utama bagi pemegang saham atau kas keluar yang dapat mengurangi jumlah laba yang di investor saat memutuskan untuk menanamkan dananya tahan . etained earning. yang akhirnya akan adalah untuk mendapatkan pendapatan . , baik mengurangi total sumber dana intern atau internal pendapatan berupa dividen maupun pendapatan yang Ada beberapa alasan perusahaan tidak diterima apabila harga jual saham lebih tinggi membagikan dividen salah satunya adalah perusahaan dibanding harga belinya . apital gai. Jadi sedang membutuhkan dana yang besar untuk keputusan untuk memilih perusahaan dengan dividen melakukan investasi ataupun mengerjakan proyek tinggi atau rendah tergantung kepada investor itu perusahaan di masa akan datang atau melunasi hutang. sendiri, karena pada dasarnya seorang investor Namun, pihak manajemen akan tetap mempertahankan menentukan pilihannya tersebut pasti berdasarkan riset kebijakan pembayaran dividen setidaknya dengan dan analisa terlebih dahulu. pembagian dividen saham . tock dividen. agar harga Pembagian dividen didasarkan pada keputusan dari saham di pasar modal tetap stabil. Alternatif RUPS (Rapat Umum Pemegang Saha. sehingga, pembayaran dividen berupa saham juga dilakukan keputusan pembagian dividen di masing-masing perusahaan untuk mencegah terjadinya kekurangan kas. perusahaan berbeda . Investor juga menggunakan Namun ada p perusahaan yang melakukan window besarnya dividen yang dibagi untuk mengevalusi dressing yaitu perusahaan tetap membagikan dividen kinerja perusahaan. Para pemegang saham umumnya kepada para pemegang saham meskipun perusahaan menginginkan pembagian dividen yang konsisten dari tersebut sedang mengalami kerugian. Hal tersebut tahun ke tahun. Stabilitas pembagian dividen dapat dilakukan untuk mempertahankan citra positif meningkatkan rasa percaya pemegang saham atau perusahaan di mata para pemegang saham. Selain investor terhadap perusahaan serta untuk meminimalisir ketidakpastian hasil investasi. Bagi Perusahaan dipengaruhi oleh investment opportunity set (IOS). IOS pembayaran dividen dinilai sangat penting karena dapat merupakan keputusan investasi dalam bentuk sebuah digunakan sebagai bukti bahwa perusahaan tersebut kombinasi assets in place . sset yang dimilik. dengan dalam performa yang baik serta dapat menguatkan Investment Options . ilihan investas. di masa yang posisi perusahaan untuk mencari tambahan dana akan dating . Investment Opportunity Set perusahaan di pasar modal. Perusahaan yang selalu merupakan opsi untuk berinvestasi pada suatu proyek membagikan dividen akan diberikan stigma negatif yang memiliki Net Present Value (NPV) positif . oleh investor apabila dividend payout perusahaan Sebuah perusahaan yang sudah Go Public atau tersebut turun. Sebaliknya apabila dividend payout naik perusahaan yang telah menjual sahamnya di bursa efek memberikan pandangan positif terhadap perusahaan memiliki kewajiban untuk memberikan gambaran Investor lebih menyukai pembagian berupa posisi keuangan secara tertulis di Bursa Efek Indonesia Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Gina Hajaturrodiah, dkk (BEI). Laporan tersebut bukan bersifat pibadi sehingga dividen dan investment opportunity terhadap variabel dapat dianalisis oleh berbagai pihak yang dependen kinerja keuangan dengan variabel kontrol berkepentingan seperti investor penjamin, perbankan, firm size, leverage, dan growth. Data yang digunakan asuransi, atau pihak lain yang bermaksud mengadakan penelitian ini adalah data panel yang diambil dari bursa mitra, akuisisi atau keperluan lainnya. Laporan efek Indonesia . Adapun perusahaan yang dianalisa keuangan suatu perusahaan mampu mencerminkan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar selama 5 kinerja keuangan. Tingkat kinerja keuangan suatu tahun . eriode 2016 Ae 2. dan memenuhi kriteria. perusahaan yang meliputi asset dan keuntungan, secara Setelah data didapatkan selanjutnya dilakukan analisa langsung mencerminkan kondisi perusahaan tersebut. regresi data panel untuk menentukan tipe model serta Suatu perusahaan yang sehat dari segi majunya persamaan regresi. Kemudian dilakukan uji asumsi perusahaan tersebut dapat masyarakat lihat pada segi klasik untuk mengetahui apakah terjadi penyimpangan keuangan yang mereka publikasikan dalam bentuk data . Lalu dilakukan uji hipotesis meliputi adjusted laporan keuangan. Pada hakekatnya operasional R2, uji F, dan uji T. Semua analisa dilakukan manajemen sebuah perusahaan mempunyai satu menggunakan Eviews 10 untuk memudahkan dalam kesamaan tujuan yaitu memaksimalkan kinerja mengolah data. keuangan perusahaan tersebut. Hal tersebut berkaitan Data dan Sampel dengan kemampuan pemberdayaan sumber daya yang dimiliki perusahaan secara efektif dan efisien. Untuk Penelitian ini menggunakan data kuantitatif, yaitu data mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan terdapat yang diukur dalam suatu skala numerik . Jenis beberapa pendekatan tertentu dan adanya standar data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penelitian untuk menentukan nilai kinerja keuangan panel . ool dat. yang merupakan gabungan antara data dengan keseluruhan. Penilaian kinerja keuangan bagi runtut waktu . ime serie. dan data silang . ross perusahaan yaitu untuk mengetahui sampai sejauh apa sectio. Data diambil dari Bursa Efek Indonesia keberhasilan yang telah dicapai oleh perusahaan. dengan sampel yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar selama 5 tahun . eriode 2016 Ae 2. Dari penelitian yang telah dilakukan oleh Anh Huu Pemilihan data sebagai sampel penelitian didasari oleh Nguyen, dkk menyatakan bahwa dividend rate dan kriteria-kriteria sebagai berikut: Growth berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, size dan leverage berpengaruh negatif terhadap kinerja a. Perusahaan dari sektor manufaktur yang telah keuangan . Pada penelitian ini ingin mengetahui terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari 2016 Ae 2020 bagaimana pembayaran dividen dan investment Perusahaan opportunity berpengaruh terhadap kinerja keuangan membagikan dividen pada periode 2016 Ae 2020 serta apakah terdapat pengaruh variabel kontrol, seperti (Firm Size. Leverage dan Growt. berpengaruh c. Perusahaan dari sektor manufaktur yang tidak terhadap kinerja keuangan. Tujuan penelitian ini untuk menggunakan mata asing pada laporan tahunannya mengetahui pengaruh pembayaran dividen dan investment opportunity terhadap kinerja keuangan serta d. Perusahaan dari sektor manufaktur yang laporan keuangannya lengkap. terdapat variabel kontrol seperti firm size, leverage dan Data yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode pengambilan sampel yang digunakan pada data panel dari Bursa Efek Indonesia dengan objek penelitian ini adalah purposive sampling . Adapun perusahaan manufaktur yang terdaftar selama 5 tahun hasil dari sampel yang didapatkan disajikan pada Tabel. eriode 2016 Ae 2. Analisa dilakukan 1. menggunakan EViews 10 dengan melakukan Tabel 1. Sampel Penelitian pengujian analisa regresi data panel, uji asumsi klasik Kriteria Sampel Jumlah dan uji hipotesis . Dari analisa tersebut akan No Perusahaan dari sektor manufaktur yang didapatkan hasil pengaruh setiap variabel terhadap telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari kinerja keuangan. Hasil penelitian ini dapat digunakan 2016 Ae 2020 Perusahaan dari sektor manufaktur yang . sebagai acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan tidak membagikan dividen pada periode kinerja keuangan, serta bagi investor dapat digunakan 2016 - 2020 sebagai acuan dalam menganalisis faktor yang dapat Perusahaan dari sektor manufaktur yang . mempengaruhi kinerja keuangan dan memilih menggunakan mata asing pada laporan perusahaan untuk berinvestasi. Metodologi Penelitian Perusahaan dari sektor manufaktur yang laporan keuangannya tidak lengkap Jumlah perusahaan yang masuk kriteria Jumlah data penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yaitu penelitian yang hasilnya dapat diperoleh dengan menggunakan prosedur statistik atau cara lain seperti kuantifikasi . Penelitian ini dilakukan dengan meneliti 2. Variabel pengaruh variabel independent meliputi pembayaran Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Gina Hajaturrodiah, dkk Jenis variabel yang digunakan pada penelitian ini ada 3 HCA: Model yang tepat digunakan adalah Random Effect yaitu variabel independen, dependen, dan kontrol. HCa: Model yang tepat digunakan adalah Fixed Effect Adapun detail dari setiap variabel tersebut disajikan pada Tabel. Keputusan: Nilai statistik hausman > nilai 0,05 ChiSquare, maka Ho diterima dan nilai statistik hausman < Tabel 2. Variabel Penelitian nilai 0,05 Chi-Square, maka Ho ditolak. Jenis Variabel Variabel Dependen Variabel Independen Variabel Kontrol Nama Variabel Kinerja Keuangan Dividend payout ratio Investment Opportunit FirmAos Size Leverage Growth Simbol Pengukurannya Uji Asumsi Klasik ROA DPR EPS LEV GROW Logaritma total aset Uji asumsi klasik merupakan persyaratan yang harus dipenuhi untuk analisis regresi agar data yang diolah menjadi layak dalam pengujiannya. Sehingga dengan uji asumsi klasik akan diketahui apakah terjadi Adapun uji asumsi klasik yang multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas. 1 Uji Multikolinearitas Analisa Regresi Data Panel Multikolinieritas merupakan suatu kondisi adanya korelasi linier yang sangat kuat antar variabel Analisis regresi data panel adalah metode untuk Adanya hubungan antara variabel memodelkan pengaruh variabel independen terhadap independen dalam satu regresi ini membuktikan bahwa variabel dependen dalam beberapa sektor yang diamati model regresi yang ada dapat dinilai tidak baik. Cara dari suatu objek penelitian selama periode waktu Persamaan regresi data panel ditentukan multikolinearitas dalam model regresi pada penelitian menggunakan rumus berikut: ini yaitu melihat nilai Variance Inflation Factor (VIF). ROAi,t = 0 - 1DPRi,t 3EPSi,t - 4FSi,t jika nilai VIF > 10 maka diindikasi adanya 5LEVi,t 6GROWTHi,t A1 Dimana 0 merupakan konstanta, 1- 6 merupakan 2. 2 Uji Heteroskedastisitas koefisien regresi. ROAit merupakan variabel kinerja Heterokedastisitas merupakan suatu keadaan dimana keuangan . DPRit merupakan variabel dividend payout variabel gangguan mempunyai varian yang tidak ratio . EPSit merupakan variabel investment konstan . Cara yang dilakukan untuk menguji ada opportunity. FSit merupakan variabel size. LEVit atau tidaknya heteroskedastisitas yaitu dengan merupakan variabel leverage. GROWTHit merupakan menggunakan uji white, dimana uji ini dilakukan Variabel Growth, e merupakan Error atau Koefisien dengan meregresi nilai absolut residual dengan variabel Pengganggu. Dalam analisa regresi data panel, independen, variabel independen kuadrat dan perkalian penentuan model harus ditentukan terlebih dahulu. antar variabel independen. Hipotesis dalam pengujian Adapun penentuan model didasarkan pada uji chow dan ini adalah: uji hausman. H0 = tidak ada heteroskedastisitas 1 Uji Chow Ha = ada heteroskedastisitas Uji chow ini digunakan untuk menentukan antara common effect dan fixed effect yang paling tepat . Pengambilan Berikut merupakan hipotesis dalam Uji Chow yaitu: heteroskedastisitas berdasarkan ketentuan sebagai HCA : Model yang digunakan Common Effect Jika nilai probabilitas F-statistic < . , hipotesis HCa : Model yang digunakan Fixed Effect Hal Keputusan: Jika nilai prob. Cross section dari chi- heteroskedastisitas. square < 0,05 maka HCA ditolak dan jika nilai prob. Jika nilai probabilitas F-statistic > . , hipotesis Cross section dari chi-square > 0,05 maka HCA Hal ini berarti bahwa tidak terdapat 2 Uji Hausman Uji Hipotesis Uji Hausman dilakukan untuk menentukan pilihan Uji hipotesis adalah untuk mengetahui apakah hipotesis model terbaik antara fixed effect atau random effect. pada penelitian ini akan diterima atau ditolak. Uji Berikut merupakan hipotesis dalam Uji Hausman, hipotesis yang akan dilakukan pada penelitian ini Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Gina Hajaturrodiah, dkk melalui beberapa uji yaitu uji koefisien determinasi . djusted R. , uji serentak . ji F), uji parsial . ji T). 1 Uji Koefisien Determinasi (Adjusted R. Uji koefisien determinasi (RA) digunakan untuk memprediksi seberapa besar kontribusi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Nilai Dari analisa statistik deskriptif akan didapatkan nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi pada setiap variabel. Hasil analisa statistik deskriptif disajikan pada Tabel. 3 dibawah: Tabel 3. Hasil Analisa Statistik Deskriptif Variabel Min Max Std. Mean Deviasi koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai ROA yang mendekati satu berarti variabel-variabel DPR independen memberikan hampir semua informasi yang EPS dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel FS LEV Sebaliknya, nilai koefisien determinasi yang GROWTH kecil menandakan kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat 3. Analisa Regresi Data Panel Nilai adjusted R2 ini didapatkan dari software Penentuan model regresi data panel ditentukan melalui EViews 10. uji chow dan uji hausman. Hasil dari analisa regresi data panel akan memberikan model terbaik. 2 Uji Serentak (Uji F) Uji F atau uji kelayakan model dilakukan untuk 3. 1 Uji Chow mengetahui pengaruh variabel-variabel independen Hasil dari uji chow akan disajikan pada Tabel. secara simultan atau bersama-sama terhadap variabel dibawah: Dengan Tabel 4. Hasil Uji Chow hipotesisnya dituliskan sebagai berikut: H0: tidak ada pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent secara bersama-sama. Cross-section Chi Square Signifikansi Keterangan Tolak H0 Berdasarkan tabel di atas, didapatkan nilai signifikansi Ha: ada pengaruh variabel independent terhadap sebesar 0,000 . ignifikansi <0,. Sehingga dapat variabel dependent secara bersama-sama. diartikan bahwa model fixed effect lebih baik dari Dengan tingkat signifikan () yaitu sebesar 5%, common effect. pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan 3. 2 Uji Hausman berdasarkan nilai probabilitas, dengan cara: Hasil dari uji hausman disajikan pada Tabel 5. A Jika nilai probabilitas > 0. 05 maka H0 diterima A Jika nilai probabilitas < 0. 05 maka H0 ditolak Tabel 5. Hasil Uji Hausman 3 Uji Parsial (Uji T) Cross-section Chi Square Signifikansi Keterangan Tolak H0 Uji statistik t pada dasarnya menunjukkan seberapa 15. jauh pengaruh satu variabel penjelas/independen secara Berdasarkan tabel di atas, didapatkan nilai signifikansi individual dalam menerangkan variasi variabel sebesar 0,0076 . ignifikansi <0,. Sehingga dapat dependen . Dengan tingkat signifikan () yaitu diartikan bahwa model fixed effect lebih baik dari sebesar 5%, cara pengujian parsial dalam penelitian ini random effect. 3 Persamaan Regresi Jika nilai probabilitas < = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh secara parsial antara Berdasarkan uji hausman dan uji chow di atas didapatkan model yang tepat adalah fixed effect, variabel independen dengan variabel dependen. sehingga didapatkan persamaan regresi sebagi berikut: Jika nilai probabilitas > = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh secara parsial KK = 17. 530 Ae 0. 009DPR 0. 001EPS Ae 0. antara variabel independen dengan variabel dependen. 001LEV 0. 001GROWTH e Hasil dan Pembahasan Hasil yang akan didapat dari penelitian ini adalah 3. 3 Uji Asumsi Klasik apakah pembayaran dividen dan investment Hasil uji asumsi klasik akan memberikan gambaran opportunity berpengaruh terhadap kinerja keuangan. apakah terdapat penyimpangan persyaratan . agar data yang diolah menjadi layak. Dikarenakan Analisa Statistik Deskriptif didapatkan model fixed effect, maka uji asumsi klasik Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Gina Hajaturrodiah, dkk yang dilakukan hanya uji multikolinearitas dan uji variabel independen dan variabel control dapat mempengaruhi Kinerja Keuangan sebesar 86,6% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. 1 Uji Multikolinearitas 2 Uji Simultan atau Uji F Uji multikolinearitas digunakan untuk mengetahui apakah ditemukan korelasi linier antar variabel Berdasarkan uji F ini akan didapatkan apakah variabel independen yang sangat kuat. Hasil dari uji independen secara simultan atau bersama sama mempengaruhi variabel dependen. Hasil dari uji F multikolinearitas dipaparkan pada tabel berikut. disajikan pada Tabel. Tabel 6. Hasil Uji Multikolinearitas Tabel 9. Hasil Uji F Variabel DPR EPS GROWTH LEV Coefficient Variance 95E-06 Uncentered VIF Centered VIF F-Statistic Prob (F-statisti. Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dari variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai VIF 3 Uji Parsial atau Uji T pada semua variabel kurang dari 10. Hal ini berarti tidak terjadi gejala multikolinearitas pada model Pada pengujian parsial ini, dapat dilihat signifikan pengaruh antara variabel independent dengan variabel Hasil uji t disajikan pada Tabel. 2 Uji Heteroskedastisitas Tabel 10. Hasil Uji Hipotesis Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui apakah model regresi terjadi kesamaan variance dari Variabel residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Hasil DPR dari uji heteroskedastisitas disajikan pada Tabel. EPS Tabel 7. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variabel DPR EPS LEV GROWTH Coefficient 89E-05 Std. Error Prob. LEV GROWTH Coefficient Std. Prob Keterangan Error 0000 Signfkan. Negatif 0000 Signfkan. Positif 0101 Signfkan. Negatif 9436 Tidak Signifikan 4286 Tidak Signifikan Berdasarkan tabel di atas, dapat diketahui bahwa hasil pengujian T sebagai berikut: Pengujian DPR Terhadap Kinerja Keuangan, pada variabel DPR diperoleh nilai koefisien sebesar -0. 009390 dan menunjukan hasil Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai negatif. Nilai probabilitas sebesar 0. 0000 yang berarti probabilitas pada semua variabel lebih dari 0,5. Hal ini lebih kecil dari 0. 05 sehingga disimpulkan bahwa berarti tidak terjadi heteroskedastisitas pada model terdapat pengaruh negatif antara DPR terhadap kinerja Pengujian EPS Terhadap Kinerja Keuangan, pada variabel EPS diperoleh nilai koefisien sebesar Uji Hipotesis 001008 dan menunjukan hasil positif. Nilai probabilitas sebesar 0. 0000 yang berarti lebih kecil dari Pada bagian ini akan dianalisis uji signifikansi 05 sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh berdasarkan hasil pemilihan model terbaik yaitu positif antara EPS terhadap kinerja keuangan. menggunakan model fixed effect. Pada uji signifikansi Pengujian FS Terhadap Kinerja Keuangan, pada akan dianalisis mengenai adjusted R2, uji simultan, dan variabel FS diperoleh nilai koefisien sebesar uji parsial 507575 dan menunjukan hasil negatif. Nilai 1 Uji Koefisien Determinasi Adjusted R2 probabilitas sebesar 0. 0101 yang berarti lebih kecil dari 05 sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Koefisien determinasi bertujuan untuk mengetahui negatif antara FS terhadap kinerja keuangan. Pengujian besarnya pengaruh variabel independen terhadap LEV Terhadap Kinerja Keuangan. Pada variabel LEV variabel dependen. Hasil dari Uji Koefisien diperoleh nilai koefisien sebesar 0. 001368 dan Determinasi Adjusted R2 disajikan pada Tabel 8. menunjukan hasil positif. Nilai probabilitas sebesar Tabel 8. Hasil Uji Adjusted R2 9436 yang berarti lebih besar dari 0. 05 sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara LEV R-squared terhadap kinerja keuangan. Pengujian GROWTH Adjusted R-squared Terhadap Kinerja Keuangan, pada variabel GROWTH Dari tabel di atas, didapatkan nilai adjusted R2 sebesar diperoleh nilai koefisien sebesar 0. 001918 dan 0,866 yang dapat diartikan secara bersama-sama Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No. Gina Hajaturrodiah, dkk menunjukan hasil positif. Nilai probabilitas sebesar . Nanda. Zenita. Anita, and M. Abdillah. AuThe Role of Investment Opportunity Set on Financially Distressed 4286 yang berarti lebih besar dari 0. 05 sehingga FirmAos Value,Ay Int. Eng. Technol. , vol. 7, no. July 2019, pp. disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara 118Ae121, 2018, doi: 10. 14419/ijet. GROWTH terhadap kinerja keuangan. Hasanuddin. Darman. Taufan. Salim. Muslim, and A. Putra. AuThe Effect of Firm Size. Debt. Current Ratio, and Investment Opportunity Set on Earnings Quality : An Empirical Study in Indonesia,Ay J. Asian Financ. Econ. Bus. , vol. 8, no. 6, pp. 179Ae188, 2021, doi: 13106/jafeb. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa pembayaran dividen . ividend payout rati. memiliki signifikan negatif terhadap kinerja Investment opportunity . arning per shar. Nguyen. Pham. Doan. Ta. Nguyen, and T. Van Truong. AuThe Effect of Dividend Payment memiliki signifikan positif terhadap kinerja keuangan. on FirmAos Financial Performance: An Empirical Study of Ukuran perusahaan memiliki signifikan negatif Vietnam,Ay J. Risk Financ. Manag. , vol. 14, no. 8, p. 353, 2021, terhadap kinerja keuangan. Serta leverage dan growth doi: 10. 3390/jrfm14080353. tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil . Perdana and F. Adrianto. AuPengaruh Mekanisme Corporate penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi Governance. Rasio Kecukupan Modal. Dan Ldr Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan,Ay Menara Ilmu, vol. XIV, no. perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan, 62Ae77, 2020, doi: https://doi. org/10. 31869/mi. serta bagi investor dapat digunakan sebagai acuan dalam menganalisis faktor yang dapat mempengaruhi . Anwar and D. Hidayat. AuPengaruh Good Corporate Governance Dan Leverage Terhadap Profitabilitas Pada kinerja keuangan dan memilih perusahaan untuk Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia,Ay JEMBA J. Ekon. Pembangunan. Manaj. Akunt. , vol. 1, no. 2, pp. 85Ae100, 2021, doi: 52300/jemba. Daftar Rujukan . Rumengan and S. Alexander. AuAnalisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia,Ay J. EMBA J. Ris. Ekon. Manajemen. Bisnis dan Akunt. , vol. 7, no. 3, pp. 4202Ae4211, 2018. Riska Astari and I. Suputra. AuPengaruh Ukuran Perusahaan. Kepemilikan Manajerial, dan Kinerja Keuangan Pada Manajemen Laba,Ay E-Jurnal Akunt. , vol. 26, p. 2019, doi: 10. 24843/eja. Lumenta. Gamaliel, and L. Latjandu. AuAnalisis Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Transportasi Sebelum Dan Saat Pandemi Covid-19,Ay J. EMBA J. Ris. Ekon. Manajemen. Bisnis dan Akunt. , vol. 9, no. 3, pp. 341Ae354, 2021, doi: https://doi. org/10. 35794/emba. Kartika. AuPengaruh Perencanaan Pajak dan Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI,Ay Proceding Semin. Nas. Kewirausahaan, vol. 2, no. 1, pp. 907Ae915, 2021, doi: http://dx. org/10. 30596/snk. Gul. Ullah. Gul, and S. Rasheed. AuThe Factors Affecting Dividend Policy: Empirical Study from PharmaceuticalAos Companies in Pakistan (PSX),Ay Eur. Bus. Manag. Res. , vol. 5, no. 5, pp. 1Ae6, 2020, doi: 24018/ejbmr. Hoang. Dang, and T. Tran. AuThe role of overconfident CEO to dividend policy in industrial enterprises,Ay J. Asian Financ. Econ. Bus. , vol. 7, no. 7, pp. 361Ae367, 2020, doi: 10. 13106/jafeb. Sarmin. Hasnawati, and A. Faisol. AuPengaruh Keputusan Investasi. Kebijakan Dividen. Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan,Ay J. Bisnis dan Manaj. , vol. 17, no. 3, pp. 141Ae161, 2021, doi: 10. 23960/jbm. Wirawan. AuTolak Ukur Kebijakan Pembagian Dividen pada Perusahaan Go-Public,Ay Wiga J. Penelit. Ilmu Ekon. , vol. 2, pp. 119Ae127, 2019, doi: 10. 30741/wiga. Alza and A. Utama. AuPengaruh Kebijakan Pendanaan. Kebijakan Investasi dan Kebijakan Deviden Terhadap Nilai Perusahaan dengan Resiko Bisnis sebagai variabel Pemoderasi,Ay J. Ris. Akunt. Dan Bisnis Airlangga, 396Ae415, http://dx. org/10. 31093/jraba. Made Desiyanti Dwi. Rupa, and I. Manuaba. AuPengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sector Infrastructur. Utilitie &Transportation Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018,Ay J. Ris. Akunt. Warmadewa, https://doi. org/10. 22225/jraw. Rivandi and P. Indriati. AuKinerja Keuangan Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Kebijakan Dividen Dengan Pengukuran Dividen Payout Ratio,Ay J. Pundi, vol. 06, no. 59Ae74, 2022, doi: 10. 31575/jp. Nuriksani and V. Sari. AuPengaruh CSR Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Di BEI,Ay J. Ekon. , vol. 94Ae108, https://doi. org/10. 24912/je. Purwaningtyas and D. Abbas. AuPengaruh Profitabilitas. Likiuditas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Goods Industry yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2. ,Ay Pros. Nas. Ekon. dan Bisnis, pp. 272Ae280, 2021, doi: 10. 32528/psneb. Robiansyah. Zubir, and S. Sukatmi. AuPengaruh Dividen Change Dan Profitabilitas Terhadap Return Masa Depan Dengan kategori Saham Sebagai Variabel Moderasi ( Survey Pada Kelompok Agribisnis / Non Agribisnis di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020 ),Ay Ekombis Rev. , vol. 10, no. 731Ae742, https://doi. org/10. 37676/ekombis. Rivandi and S. Ariska. AuPengaruh Intensitas Modal. Dividend Payout Ratio Dan Financial Distress Terhadap Konservatisme Akuntansi,Ay J. Benefita, vol. 1, no. 1, p. 2019, doi: 10. 22216/jbe. Jurnal Ekobistek Oe Vol. 11 No.