Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 Identifikasi Potensi Pariwisata Di Kabupaten Sukabumi Nurul Syifa Novita Adela Choirunisa Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sukabumi *email korespondensi: nurulsyifanovita047@ummi. ABSTRACT Sukabumi Regency offered a very charming natural that attracted the eyes of tourists. Due to Sukabumi District's vast natural resources, local people recognised the term GURILAPS which stands for Mountain. Jungle. Sea. Beach and River. In addition, there are many popular natural resource-based tourism sites in Sukabumi District, especially Region 7 which consists of several sub-districts. Pabuaran. Sagaranten. Curug Kembar. Cidadap. Tegal Buled, and Cidolog which can be potential as tourism sites. However, these abundant natural resources have not been fully managed. Therefore, this study was conducted to determine the tourism potential of Sukabumi District. The method used was descriptive analysis. The results of the identification can be concluded that Sukabumi Regency has abundant resources, both natural and sociocultural resources that can be used as tourism and have the potential to be developed. Keywords: Potency. Tourism. Sukabumi Regency ABSTRAK Kabupaten Sukabumi menawarkan pesona alam yang sangat menawan sehingga menarik mata para Dikarenakan kekayan alam Kabupaten Sukabumi yang sangat luas kategorinya, maka orang setempat mengenal istilah GURILAPS yang merupakan kepanjangan dari Gunung. Rimba. Laut. Pantai dan Sungai. Selain itu, terdapat banyak lokasi wisata popular yang berbasis sumber daya alam di Kabupaten Sukabumi, khususnya Wilayah 7 yang terdiri dari beberapa kecamatan. Pabuaran. Sagaranten. Curug Kembar. Cidadap. Tegal Buled, dan Cidolog yang dapat menjadi potensi pariwisata. Namun, sumber daya alam yang melimpah ruah tersebut belum dapat terkelola sepenuhnya. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari identifikasi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Kabupaten Sukabumi Wilayah 7 memiliki sumber daya yang melimpah, baik sumber daya alam ataupun sosial budaya yang dapat dijadikan pariwisata dan berpotensi untuk dikembangkan. Kata kunci: Potensi. Pariwisata. Kabupaten Sukabumi PENDAHULUAN Dewasa ini, pengembangan wilayah merupakan salah satu permasalahan yang acap kali dimiliki oleh suatu negara, khususnya negara kita. Indonesia masih berjuang mengenai hal tersebut, khususnya pengembangan wilayah di suatu daerah. Menurut Alkadri . Pengembangan Wilayah merupakan kemampuan yang berasal dari apa yang dapat dilakukan bermodalkan sumberdaya yang dimiliki dengan tujuan agar kualitas hidup meningkat, sehingga dapat dikatakan bahwa suatu pengembangan adalah munculnya keinginan untuk memperbaiki keadaan dan terdapat kemampuan yang dimiliki untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik Mahi. Suatu pengembangan wilayah memiliki tujuan utama yakni pemerataan Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 pengembangan antar wilayah baik secara fisik maupun sosial ekonomi wilayah. Namun, hal tersebut tidak akan luput dari permasalahan-permasalahan. Permasalahan yang seringkali terjadi pada wilayah yang memiliki tingkat ekonomi lemah ialah pengembangan potensi sumber daya lokal yang belum optimal dalam pengembangan perekonomian sehingga menghambat proses pembangunan ekonomi. Sukabumi Dalam Angka 2022 . Kabupaten Sukabumi secara astronomis terletak antara 60 57Ao-70 25Ao Lintang Selatan dan 1060 49Ao-1070 Bujur Timur dan memiliki luas wilayah yang berupa daratan seluas 145 km2. Menurut data terakhir yakni tahun 2022. KabupatenSukabumi secara wilayah administrasi terdiri dari 47 Kecamatan yang dibagi menjadi beberapa wilayah. Dalam penelitian ini, penulis meneliti Kabupaten Sukabumi Wilayah 7 yang terdiri dari beberapa kecamatan. Pabuaran. Sagaranten. Curug Kembar. Cidadap. Tegal Buled, dan Cidolog. Kabupaten Sukabumi memiliki segudang sumber daya alam (SDA) ataupun sosial budaya yang dapat dijadikan pariwisata dan berpotensi untuk dikembangkan. Pariwisata merupakan salah satu sektor terpenting di Indonesia. Bahkan pada tahun 2009. Mudrikah . 4, a. pariwisata menduduki urutan ketiga dalam penerimaan devisa setelah komoditas minyak dan gas bumi serta minyak kelapa sawit. Menurut data wikipedia, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia semakin tumbuh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan potensi wisata di Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Sukabumi yang termasuk ke dalam salah satu Kabupaten terbesar di Jawa Barat berpotensi untuk dikembangkan. Banyak sekali masyarakat di Kabupaten Sukabumi yang masih melestarikan adat istiadat yang kental dengan jiwa seni yang mereka miliki. Terdapat beberapa contoh tradisi maupun budaya masyarakat Sukabumi yang masih ada hingga kini, yakni Upacara Siren Taun. Situs Tugu Cengkuk. Dogdog Lonjor. Ngagondang, dan lain sebagainya. Selain itu. Kabupaten Sukabumi bahkan masih memiliki kampung adat seperti Kampung Cipta Gelar ataupun kampung-kampung lainnya. Secara garis besar, sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh manusia ataupun masyarakat sekitarnya untuk keberlangsungan Murti. & Maya. Terdapat beberapa macam sumberdaya alam yang terbagi berdasarkan sifat ataupun asalnya dan terdapat jenis-jenis nya tersendiri, yakni sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Kekayaan alam dan budaya merupakan komponen yang tidak terpisahkan dalam sektor pariwisata Indonesia khususnya Sukabumi. Wilayah tropis dan garis pantai di Kabupaten Sukabumi dapat menjadi nilai tambah yang dimiliki. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pariwisata melalui sumber daya alam dan sosial budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Sukabumi. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan ialah analisis deskriptif. Adapun wilayah yang diidentifikasi ialah Wilayah 7 Kabupaten Sukabumi yang terdiri atas Kecamatan Pabuaran. Sagaranten. Curug Kembar. Cidadap. Tegal Buled, dan Cidolog. Dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif dari data sekunder yang dianalisis melalui data BPS, jurnal, dll, penelitian ini tidak menggunakan teknik sampling. Dalam penelitian ini sektor pariwisata dilihat dari dua variabel, yakni sumber daya alam serta sosial budaya. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 HASIL DAN PEMBAHASAN Dilansir dari Buku Profil Kabupaten Sukabumi Tahun 2023. Kecamatan Tegal Buled memiliki luas wilayah total sebesar 255. 52 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian mulai dari 0-400 mdpl. Kecamatan ini berbatasan langsung Utara : Kecamatan Jampang Kulon. Selatan : Samudra Hindia. Cimanggu dan Kalibunder. Timur : Kecamatan Cidolog dan Sungai Cibuni/Kab. Cianjur. Barat : Sungai Cikaso Kecamatan Cibitung. Kecamatan Cidolog memiliki luas wilayah total 97,72 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian mencapai 300-500 Kecamatan ini berbatasan langsung dengan: Utara : Kecamatan Sagaranten. Selatan : Kecamatan Tegal Buled. Barat : Kecamatan Kalibunder. Timur : Kecamatan Cidadap. Kecamatan Sagaranten memiliki luas wilayah total 116,65 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian mencapai 350600 mdpl. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan: Utara : Kecamatan Purabaya. Selatan : Kecamatan Cidolog. Barat : Kecamatan Pabuaran. Timur : Kecamatan Curug Kembar. Kecamatan Cidadap memiliki luas wilayah total 83,82 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian hingga 310 mdpl. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan: Utara : Kecamatan Curug Kembar. Selatan : Kecamatan Cidolog. Barat : Kecamatan Sagaranten. Timur : Kabupaten Cianjur. Kecamatan Curug Kembar meliki luas wilayah total 62,03 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian mulai dari 1001000 mdpl. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan: Utara : Kecamatan Purabaya. Selatan : Kecamatan Cidadap. Barat : Kecamatan Sagaranten. Timur : Kabupaten Cianjur. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 Kecamatan Pabuaran meliki luas wilayah total 3,12 km/sq. Memiliki curah hujan rata-rata dengan wilayah lain yaitu 288,6 mm, suhu 22,90C dan kelembaban 86,3 % serta ketinggian mencapai 350-600 Kecamatan ini berbatasan langsung dengan: Utara : Kecamatan jampang tengah dan Kecamatan Purabaya. Selatan : Kecamatan Kalibunder. Barat : Kecamatan Lengkong. Timur : Kecamatan Sagaranten. Suatu tempat yang menjadi objek pariwisata harus memiliki suatu potensi ekologis yang dapat menarik minat wisatawan untuk dikunjungi. Potensi tersebut dapat berupa keadaan alam alami yang dimiliki oleh tempat tersebut. Berikut tiga sektor pariwisata yang dapat ditemui di wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya wilayah 7: Wisata Sumber Daya Alam KBBI . potensi merupakan kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan. Potensi wisata sumber daya alam Kabupaten sukabumi tentu saja memiliki potensi untuk dikembangkan. Dari letak geografis dan keadaan sumberdaya alam dari masing-masing kecamatan diatas, maka dapat ditemukan potensi-potensi alam yang mayoritas dijadikan tempat wisata untuk masyarakat yang berguna untuk membangkitkan ekonomi, dan sosial budaya di tengah-tengah Masyarakat. Sektor pariwisata kembali menggeliat pasca covid-19 menghantam hampir 2 tahun, mengaharuskan sektor pariwisata tutup sementara. Namun, hari ini banyak sektor pariwisata ramai kembali dikunjungi masyarakat. Salah satunya di kecamatan-kecamatan yang menjadi objek penelitian kali ini. Berikut merupakan daftar wisata yang terletak di masing-masing Kecamatan Tegalbuled. Cidolog. Sagaranten. Cidadap. Curug Kembar dan Pabuaran: Tabel 1. Destinasi Wisata di Setiap Kecamatan Nama Potensi Wisata Jenis Wisata Alamat Curug Caweni Alam Kp. Cilutung RT/RW 08/03. Desa Cidolog. Kec. Cidolog. Kab. Sukabumi Gua Gelam Alam Kp. Cimapag. RT/RW 04/02. Desa Cikarang. Kec. Cidolog. Kab. Sukabumi Curug Panganten Alam Kp. Cipadali. RT/RW 22/07. Desa Cikarang. Kec. Cidolog. Kab. Sukabumi Curug Sawer Alam Kp. Ranca Palet RT/RW 15/05. Desa Cipamingkis. Kec. Cidolog. Kab. Sukabumi Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 Curug Ciung Alam Kp. Cikadu. RT/RW 21/08. Desa Cipamingkis. Kec. Cidolog. Kab. Sukabumi Gunung Bentang Alam Kec. Sagaranten. Kabupaten Sukabumi Curug Kacapi Alam Kampung Lio RT 04/02 Desa Cibitung. Kecamatan Sagaranten Cipanas Alam Kampung Cipanas. RT/RW 07/04. Desa Cidadap. Kec. Cidadap. Kab. Sukabumi Curug Cijengkol Alam Kampung Cijengkol. RT/RW 01/02. Kec. Cidadap. Kab. Sukabumi Curug Cihideung Alam Kp. Puncak Sawo RT/RW 002/002. Desa Sindangraja. Kec. Curug Kembar. Kab. Sukabumi Situ Cukungpaku Danau Alami Desa Sirnasari. Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi Puncak Angin Camping Ground & Hutan Pinus Desa Lembursawah. Kecamatn Pabuaran. Kab. Sukabumi Gunung Gebeg Spot Paragliding. Paralayang Desa Cibadak. Kec. Pabuaran. Kab. Sukabumi Muara Cipatranje Alam Desa Buniasih dan Desa Tegalbuleud di Kecamatan Tegalbuleud. Kabupaten Sukabumi. (Sumber: Buku Profil Kabupaten Sukabumi Tahun 2. Dapat dilihat dalam tabel diatas, terdapat 4 kecamatan yang memiliki potensi sumber daya alam yang dijadikan sebagai tempat wisata berbasis alam yang mengundang pengunjung untuk datang. Meski ratarata wisata yang terletak di masing-masing kecamatan merupakan sebuah curug dikarenakan mayoritas wilayahnya terletak di dataran tinggi, namun di salahsatu Kecamatan yang berada dekat dengan hamparan laut yakni Tegalbuled terdapat dermaga bekas tambang yang dijadikan objek wisata masyarakat. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 Wisata Sosial Budaya Dalam mengukur potensi sumber daya sosial budaya yang dimiliki Kabupaten Sukabumi yang mencakup wilayah Kecamatan Tegalbuled. Cidolog. Sagaranten. Cidadap. Curug Kembar dan Pabuaran disini dilihat dari 9 indikator yang telah dikaji, yakni: Jumlah penduduk berdasarkan beberapa kategori, tingkat pendidikan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kerja berdasarkan mata pencaharian, kejadian bencana alam. Angka Melek Huruf (AMH). Angka Harapan Hidup (AHH), jumlah dan jenis sarana ibadah. Sosial budaya adalah sebuah hubungan dan tatanan pada lingkungan masyarakat. Sosial budaya mencakup komponen moral, keyakinan, pengetahuan, dan adat istiadat. Putri. & Damayanti. Sumberdaya sosial budaya memiliki beberapa peran dalam pengembangan wilayah, diataranya yaitu sebagai identitas . ang digunakan untuk brandin. , atraksi, aturan, katalisator pembangunan dan Penggunaan sumberdaya sosial budaya dalam pengembangan wilayah khususnya pariwisata dapat menjadi sarana dimana masyarakat dapat memanfaatkan sekaligus melestarikan sumberdaya sosial Sosial Budaya memiliki pengaruh besar bagi pengembangan wilayah serta kesejahteraan masyarakat, yakni semakin masyarakat memahami sosial budaya, mampu menyesuaikan diri dalam berbagai tatanan sosial budaya . idak lagi berfikir, bertindak yang kak. , maka tingkat kehidupannya pun akan semakin lebih baik Putri. & Damayanti. Salah satu elemen utama Pembangunan ialah masyarakat, sehingga segala bentuk Pembangunan akan melibatkan masyarakat baik sebagai subyek maupun obyek. Sumberdaya sosial budaya melekat pada masyarakat, maka ketika masyarakat mengembangkan suatu usaha, secara langsung maupun tidak langsung, disadari atau tidak, masyarakat telah menggunakan sumberdaya sosial budaya. Adapun aspek sosial budaya masyarakat dilihat dari kesejahteraan sosial, ikatan sosial, dan tata nilai . osial Maka dari itu dibentuklah lembaga-lembaga untuk kesejahteraan sosial seperti LKS dan Karang Taruna untuk membantu tata nilai . osial buday. dalam suatu wilayah. Kabupaten Sukabumi masih memiliki banyak keberagaman budaya, mulai dari adat istiadat, seni, hingga kampung adat. Selain itu salahsatunya terdapat warga kasepuhan, masyarakat kasepuhan, secara historis penyebarannya terpusat di Kampung Urug. Citorek. Bayah. Ciptamulya. Kasepuhan Cicarucub. Cisungsang. Sirnaresmi. Ciptagelar dan Cisitu. Masyarakat kasepuhan masih memiliki susunan organisasi secara adat yang terpisah dari struktur organisasi pemerintahan formal . Namun, dalam beberapa kecamatan yang sedang diteliti belum terdapat atau tidak ditemukan budayabudaya seperti diatas. Terdapat potensi budaya lain seperti: Kecamatan Cidolog Terdapat salah satu simpul budaya di Kampung Selamanjah RT 02 / 01 Desa Cidolog. Kecamatan Cidolog. Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat yakni. Sanggar Sekar Anom yang mengajak siapapun untuk mengenal seni sunda, dan masih bertahan hingga saat ini. Sekar Anom, dengan konsistensinya, telah berkomitmen untuk menjaga, melestarikan, dan memasyarakatkan seni budaya di kalangan anak muda. Dedikasi mereka terlihat melalui berbagai kegiatan Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 yang dilakukan oleh Sanggar Seni Sekar Anom, termasuk latihan rutin, perawatan alat musik, dan tampil di berbagai panggung. Semua anggota Sekar Anom adalah anak muda yang solid. Mereka bersatu dalam mengisi acara hiburan dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi seni, dengan bangga mewakili Sekar Anom Desa Cidolog. Gambar 1. Sanggar Sekar Anom (Sumber: Sukabumizon. Kecamatan Sagaranten Budaya Kecamatan Sagaranten salahsatunya terdapat di tiga desa yang berada di Kecamatan Sagaranten Desa Pasanggrahan Dalam rangka menyambut hari ulang tahun desa Pasanggarahan. Pemerintah Desa Pasanggrahan melaksanakan jalan santai dan berbagai macam perlombaan, bertempat di Kantor Desa Pasanggrahan Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi Desa Cibaregbeg Program Pemerintah Desa Cibaregbeg juga mengadakan "JumSih" jum'at bersih yang biasa dilakukan ketika hari Jum'at agar lingkungan sekitar Desa Cibaregbeg terhindar dari banyaknya sampah yang tertumpuk akibat tidak dibuang. Selain itu juga Kepala Desa nya juga beberapa kali mengadakan rapat pertemuan dengan masyarakat membahas kedepannya bagaimana. Desa Datarnangka Sentra Batu Akik. Kampung Garduh RT 01 RW 02. Desa Datarnangka. Kecamatan Cidadap Terdapat curug yang dinamakan Curug Nini yang berada di Kampung Liung Gunung RT 03/05 Desa Cidadap. Kecamatan Cidadap. Kabupaten Sukabumi ini masih terbilang alami. Namanya yang unik, memiliki cerita tersendiri yang datang dari warga sekitar. Masih berkembangnya cerita rakyat mengenai penamaan penamaan Curug Nini berangkat dari mitos saat zaman penjajahan Belanda. Kala itu, ada seorang nenek yang menyebrang di atas curug tersebut. Saat melintasi curug, sang nenek dicegat oleh gerombolan tentara Belanda. Selain itu, di kampung ini masih mempertahankan budaya rumah panggung yang terbuat dari kayu yang ditinggali masyarakat sekitar. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 Gambar 2. Curug Nini Kecamatn Cidadap (Sumber: Curug Nini Cidadap Air Terjun Tersembunyi. Kompasian. Kecamatan Pabuaran Kecamatan Pabuaran merupakan salahsatu Kabupaten penghasil karya seni ukiran di Kabupaten Sukabumi salah satunya terdapat galeri butik batu yang menjadi salahsatu penghasil karya seni berbahan dasar batu, kayu yang terletak di Pabuaran-Ancaen No. Hegarmanah. Kec. Sagaranten. Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat. Selain itu, ada juga Budi Satria Gemsstone yang terletak di Kp. Cibeber1 RT/RW 001/001. Desa. Sirnasari. Kec. Pabuaran. Kabupaten Sukabumi. Kecamatan yang belum tersebut diatas yakni Kecamatan Tegalbuled dan Curugkembar yang belum teridentifikasi potensi budaya pada masing-masing kecamatan tersebut. SIMPULAN Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah dengan potensi pengembangan yang besar. Dengan luas wilayah yang mencapai 4. 145 km2 Kabupaten Sukabumi memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk dalam potensi pariwisata. Pesona alamnya yang menawan, seperti gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai (GURILAPS), membuatnya menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain itu. Kabupaten Sukabumi juga kaya akan seni dan budaya, dengan masyarakat yang masih melestarikan tradisi dan adat istiadat mereka. Hampir semua kecamatan yang diteliti memiliki potensi pariwisata dilihat dari sumber daya alam serta sosial budayanya, namun. Kecamatan Tegalbuled dan Curugkembar belum teridentifikasi potensi budaya pada masing-masing kecamatan tersebut. Pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi khususnya pariwisata masih menghadapi permasalahan, terutama dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal untuk pengembangan ekonomi. Saran yang ingin diberikan ialah pemerintah Kabupaten Sukabumi harus lebih melengkapi data untuk kebutuhan pengembangan pariwisata yang lebih luas lagi di Kabupaten Sukabumi dan juga lebih teliti, karena terdapat beberapa indikator khususnya untuk masing-masing kecamatan yang masih belum lengkap. Demikian pula, pengembangan wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya melalui sektor Sumber Daya Alam, dan Sosial Budaya perlu lebih diperrhatikan dan membutuhkan dorongan dari berbagai kalangan. Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP) P-ISSN: x. E-ISSN: x September, 2023, 1. : 19-27 DAFTAR PUSTAKA