AKADEMIKA ISSN : 1907 - 3984 APLIKASI PENYALURAN BIBIT PERKEBUNAN BERBASIS WEB PADA DINAS PERKEBUNAN PROVINSI JAMBI Pariyadi1. Aji Pangestu2 Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Nurdin Hamzah. Jambi E-mail: 1pariyadi. twn@gmail. com, 2ajipan0@gmail. Abstract Ae The Jambi Provincial Plantation Office supplies plantation seeds from franchises, the seeds distributed by the Jambi Provincial Plantation Office to farmer groups, namely oil palm, cinnamon, coffee, and coconut. In the system that is currently running, farmers who will submit requests for seedlings come directly to the Jambi Provincial Plantation Office to collect application letters and statement letters. farmers fill out the form and then give it back to the Plantation Service along with the requirements. If these requirements are complete, the Plantation Service will provide information to farmers to collect seeds. Information at the Jambi Provincial Plantation Office is very much needed to assist employees and heads of offices in making a policy. So it is necessary to build a way to use technology to overcome these problems, namely by building a web-based application for distributing plantation seedlings. The web platform was chosen because it can be accessed easily from various devices. Input data consists of employee data, seed data, farmer group data, farmer data, seed application data, activity data, and news. The resulting output is a report on the distribution of seeds and a report on farmer group data. This application is expected to be used by the Jambi Provincial Plantation Office to make it easier for farmer groups to receive aid for oil palm, cinnamon, coffee, and coconut seeds more efficiently. Keywords : Jambi. Plantation. Supply. Seeds. Web. PENDAHULUAN Latar Belakang Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mempunyai program kegiatan penyaluran bibit perkebunan kepada kelompok tani. Bibit ini akan membantu petani dalam meningkatkan perekonomian petani. Dalam proses penyaluran bibit perkebunan, petani mendapatkan informasi dari sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, dengan syarat kelompok tani tersebut mengajukan proposal dan memiliki lahan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi memasok bibit perkebunan dari waralaba, bibit yang disalurkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi kepada kelompok tani yaitu kelapa sawit, kayu manis, kopi, dan Sistem yang berjalan saat ini petani yang akan mengajukan permohonan permintaan bibit datang langsung ke Dinas Perkebunan Provinsi Jambi untuk mengambil surat permohonan dan surat pernyataan. Setelah itu petani mengisi surat tersebut kemudian diberikan kembali kepada Dinas Perkebunan beserta dengan persyaratan yang diperlukan antara lain fotocopy KTP dan bukti kepemilikan lahan atau surat keterangan kepala desa. Jika persyaratan tersebut sudah lengkap maka Dinas Perkebunan akan memberikan informasi kepada petani untuk mengambil bibit. Pengolahan, penyaluran, penyimpanan, dan pembuatan laporan bibit pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi masih menggunakan buku, dimana pengolahan datanya masih menggunakan buku dan Ms. Office. Dalam proses penyimpanan data, serta pembuatan laporan saat ini diarsipkan dalam bentuk file sehingga mengakibatkan kesulitan dalam pencarian informasi LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI penyaluran bibit kepada petani dan juga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pemrosesan data. Pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi informasi sangat dibutuhkan untuk membantu pegawai maupun kepala dinas dalam mengambil sebuah kebijakan, maka dari itu dengan adanya aplikasi yang akan dirancang nantinya sebagai pengolah data penyaluran bibit akan membantu pegawai dalam melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka peneliti ingin membangun sebuah aplikasi penyaluran bibit berbasis web. Platform web dipilih karena aplikasi berbasis web dapat di akses dengan mudah dari berbagai perangkat cukup menggunakan browser. Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul : AuAPLIKASI PENYALURAN BIBIT PERKEBUNAN BERBASIS WEB PADA DINAS PERKEBUNAN PROVINSI JAMBIAy. Rumusan Masalah Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini adalah : AuBagaimana membangun Aplikasi Penyaluran Bibit Perkebunan Berbasis Web Pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi ?Ay. Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membangun Aplikasi Penyaluran Bibit untuk petani dengan mengunakan Web yang dapat digunakan oleh Dinas Perkebunan sehingga memudahkan kelompok tani dalam menerima bantuan bibit kelapa sawit, kayu manis, kopi, dan kelapa dengan lebih p-ISSN : 1907 - 3984 e-ISSN : 2541 - 1760 II. TINJAUAN PUSTAKA Aplikasi Menurut Abdurahman & Riswaya, aplikasi adalah program siap digunakan dan dapat untuk menjalankan semua perintah dari penggunka aplikasi tersebut dengan harapan dapat menghasilkan informasi yang lebih akuran, terpecaya sesuai dengan tujuan perancangan aplikasi yang sudah ditentikan terlebih Selain itu menurut Jogiyanto, aplikasi adalah penggunaan dalam suatu komputer, instruksi . atau pernyataan . yang disusun sedemikian rupa sehingga komputer dapat memproses input menjadi output. Berdasarkan kedua pendapat diatas dapat disimpulkan aplikasi adalah penerapan dari rancang sistem untuk mengolah data yang menggunakan aturan atau ketentuan bahasa pemrograman tertentu. Aplikasi adalah suatu program komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan melaksanakan tugas khusus dari pengelolaan sumber daya alam, sumber daya manusia, sarana produksi, alat dan mesin, budi daya, panen. Pembahasan Topik Penelitian Menurut BPKP. Perkebunan adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat. Selain itu berdasarkan sumber lain pada Wikipedia, perkebunan dimaknai segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai mengolah, dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat. Berdasarkan beberapa pandangan diatas dapat disimpulkan Perkebunan adalah segala kegiatan Berdasarkan penelitian sebelumnya yang telah dilakukan oleh Rezki dan Effiyaldi mengenai Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Distribusi Bibit Sawit Bersubsidi pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, upaya antisipasi terhadap peredaran benih palsu sangat penting dilakukan karena akan berdampak kepada penurunan produksi dan produktivitas perkebunan kelapa sawit khususnya di Provinsi Jambi. Upaya antisipasi peredaran benih palsu tersebut dilakukan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi dengan menyediakan bibit sawit bersubsidi untuk Namun penyediaan bibit sawit subsidi ini terkendala oleh pengolahan dan distribusi serta penyampaian informasi mengenai benih yang diproduksi dan benih yang tersedia di Balai Benih Pembibitan Sungai Tiga masih secara manual. Permohonan yang diajukan oleh petani dari beberapa Kabupaten masih atas nama kelompok tani sementara lebih dianjurkan perorangan sehingga masyarakat yang belum mendapatkan bibit sawit bersubsidi tersebut menilai bahwa Dinas Perkebunan Provinsi Jambi tidak melaksanakan distribusi sawit dengan adil dan merata. Pada penelitian lainnya yang dilakukan Nelfira. Suardinata & Parwati mengenai Aplikasi Penyaluran Bibit Perkebunan Berbasis Web Pada Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat. Dijelaskan bahwa pengolahan data hingga pembuatan laporan bibit pada Dinas Perkebunan Kabupaten Pasaman Barat masih menggunakan semi komputer dalam pengolahan data, serta proses penyimpanan data dan pembuatan laporan saat ini diarsipkan dalam bentuk file, sehingga mengakibatkan kesulitan dalam pencarian informasi penyaluran bibit kepada petani dan juga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pemrosesan data. Hal ini kurang efektif, karena dapat terjadi kesalahan dalam pencatatan dan penerimaan penyaluran bibit yang Merujuk penilitian diatas masalah-masalah tersebut sama halnya pada penelitian ini, dalam proses penyimpanan data, serta pembuatan laporan saat ini diarsipkan dalam bentuk file sehingga mengakibatkan kesulitan dalam pencarian informasi penyaluran bibit kepada petani dan juga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam pemrosesan data. Untuk itu maka sangat di perlukan aplikasi berbasis web, aplikasi yang akan dirancang nantinya sebagai pengolah data penyaluran bibit akan membantu pegawai dalam melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka peneliti membangun sebuah aplikasi penyaluran bibit berbasis Platform web dipilih karena aplikasi berbasis web dapat di akses dengan mudah dari berbagai perangkat cukup menggunakan browser. LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI Penyaluran Menurut Abdurahman & Riswaya, penyaluran . embagian, pengirima. kepada beberapa orang atau beberapa Sedangkan menurut Distribusi dapat dimengerti sebagai proses penyaluran barang atau jasa kepada pihak lain. Bibit Menurut Kartasapoetra, bibit mempunyai pengertian ialah merupakan biji tanaman yang dipergunakan untuk keperluan dan pengembangan usaha tani serta memiliki fungsi agronomis. Perkebunan AKADEMIKA ISSN i. : 1907 - 3984 HASIL DAN PEMBAHASAN Kebutuhan Masukan Adapun kebutuhan input dalam pembuatan aplikasi ini adalah sebagai berikut : Data Pegawai, yaitu data yang mencakup pegawai yang terlibat pada proses penerapan aplikasi penyaluran bibit. Data Bibit, yaitu daftar bibit yang disediakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Data Kelompok Tani, yaitu data berupa kelompok tani yang terdaftar pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Data Petani, yaitu data tani yang terdaftar pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi baik individu maupun yang termasuk anggota dari Kelompok Tani. Data Permohonan Bibit, yaitu data permohonan bibit yang diterima oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Data Kegiatan, yaitu data yang akan ditampilkan pada halaman depan aplikasi penyaluran bibit berupa daftar kegiatan pada bidang terkait. Data Berita, yaitu data berita yang akan ditampilkan pada halaman depan aplikasi berita terkait Perkebunan. Admin melakukan login data pada aplikasi penyaluran bibit perkebunan berbasis web pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi selanjutnya admin melakukan input data, dan mendapatkan informasi laporan dari pada aplikasi penyaluran bibit perkebunan berbasis web pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Kebutuhan Proses Kebutuhan proses yang diperlukan aplikasi ini yaitu : Proses olah data pegawai Proses olah data bibit. Proses olah data petani. Proses olah data kelompok tani. Proses Permohonan Bibit Proses olah data kegiatan dan berita Gambar 1. Context Diagram Kebutuhan Keluaran Data pengeluaran yang dihasilkan adalah berupa informasi yang akan di tampilkan antara lain : Laporan Penyaluran Bibit, merupakan luaran aplikasi yang berisi informasi periode tertentu mengenai daftar penyaluran bibit. Laporan Data Kelompok Tani, berisi data periode terakhir mengenai kelompok tani yang Data Flow Diagram (DFD) Gambar 2. DFD Level 0 Metode perancangan digunakan pada penelitian ini adalah metode perancangan terstruktur . tructured design metho. dengan menggunakan context diagram dan diagram arus data . ata flow diagra. Berikut ini adalah gambar Context Diagram serta Data Flow Diagram (DFD) Level 0. LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI p-ISSN : 1907 - 3984 e-ISSN : 2541 - 1760 bibit dari aplikasi penyaluran bibit perkebunan berbasis web pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Gambar 3. DFD Level 1 Proses 4 Pada DFD Level 1 Proses 4 (Permohona. yang tergambar pada gambar 3, user bisa melakukan input data permohonan perorangan, data permohonan kelompok tani, data persyaratan. Tahap implementasi perangkat lunak pada penelitian ini, sistem dibangun menggunakan PHP yang terkoneksi dengan Basis Data MySQL. Adapun hasil impelementasi dari Aplikasi Penyaluran Bibit Perkebunan Berbasis Web Pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, adalah sebagai berikut: Halaman Login Halaman login digunakan untuk mengakses ke menu utama Admin, selain itu juga digunakan untuk keamanan dari hal-hal yang tidak Admin harus mengisi Username dan Password sebelum masuk ke menu utama. Gambar 6 memperlihatkan tampilan halaman Login Admin. Gambar 4. DFD Level 1 Proses 5 DFD level 1 proses 5 Olah Data Penyaluran Bibit. Pada proses ini, user bisa melakukan cetak bukti serah terima dan melakukan dokumentasi. Hasil Implementasi Gambar 6. Halaman Utama Halaman Beranda Admin Tampilan halaman menu utama/beranda merupakan Form pertama kali ditampilkan. Form menu utama ini dirancang secara sederhana agar pengguna mudah dalam menggunakan sistem ini seperti tampak pada gambar 7. Gambar 7. Halaman Beranda Admin Halaman Bibit Pada halaman bibit menampilkan data bibit pada aplikasi ini. Admin juga dapat menambah, mengedit dan menghapus data bibit ini. Gambar 8 memperlihatkan tampilan halaman bibit. Gambar 5. DFD Level 1 Proses 6 DFD Level 1 proses 6 Laporan aplikasi penyaluran bibit perkebunan dapat dijelaskan sebagai A User menerima laporan dari aplikasi penyaluran bibit perkebunan berbasis web pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Admin menerima validasi laporan bibit, validasi permohonan dan validasi laporan penyaluran Gambar 8. Halaman Data Bibit LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI AKADEMIKA ISSN : 1907 - 3984 Halaman Permohonan Belum Diproses Pada halaman Permohonan Belum Diproses menampilkan data permohonan bibit yang belum di proses pada aplikasi penyaluran bibit ini. Gambar 9 memperlihatkan tampilan halaman belum diproses. Gambar 12. Halaman Riwayat Gambar 9. Halaman Permohonan Belum Diproses Halaman File Persyaratan Pada halaman file persyaratan ini menampilkan data file persyaratan pada aplikasi penyaluran bibit ini. Gambar 13 memperlihatkan tampilan halaman file persyaratan. Halaman Permohonan Diterima Pada Permohonan Diterima menampilkan data permohonan bibit yang sudah diterima pada aplikasi penyaluran bibit ini. Gambar 10 memperlihatkan tampilan halaman permohonan diterima. Gambar 13. Halaman File Persyaratan Halaman Grafik Penyaluran Bibit Halaman grafik menampilkan data statistik penyaluran bibit pada aplikasi penyaluran bibit Gambar 14 memperlihatkan tampilan halaman grafik. Gambar 10. Halaman Permohonan Diterima Halaman Permohonan Selesai Pada halaman permohonan selesai menampilkan data permohonan bibit yang sudah selesai diproses pada aplikasi penyaluran bibit ini. Gambar 11 memperlihatkan tampilan halaman permohonan selesai. Gambar 14. Halaman Grafik Penyaluran Bibit Laporan Penyaluran Bibit Halaman laporan bibit menampilkan laporan penyaluran bibit selama periode tertentu. Gambar 15 memperlihatkan tampilan halaman laporan penyaluran bibit. Gambar 11. Halaman Permohonan Selesai Halaman Riwayat Halaman riwayat menampilkan data riwayat penyaluran bibit pada aplikasi penyaluran bibit Gambar 12 memperlihatkan tampilan halaman riwayat. Gambar 15. Laporan Penyaluran Bibit LP2M STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI p-ISSN : 1907 - 3984 e-ISSN : 2541 - 1760 Gambar 19 memperlihatkan tampilan halaman permohonan kelompok tani. Laporan Permohonan Selesai Halaman Laporan Permohonan Selesai menampilkan laporan permohonan yang selesai diproses pada aplikasi penyaluran bibit ini. Gambar 16 memperlihatkan tampilan halaman laporan permohonan selesai. Gambar 19. Halaman Permohonan Kelompok Tani IV. Gambar 16. Laporan Permohonan Selesai Halaman Login User Halaman Login User petani / kelompok tani digunakan untuk mengakses ke menu utama, selain itu juga digunakan untuk keamanan dari hal-hal yang tidak diinginkan. user harus mengisi Username dan Password sebelum masuk ke Halaman Beranda Gambar memperlihatkan tampilan halaman login user. Gambar 17. Halaman Login User Halaman Beranda User Halaman Beranda utama bagi userini dirancang secara sederhana agar pengguna mudah dalam Gambar memperlihatkan tampilan halaman beranda user. PENUTUP Berdasarkan hasil implementasi diatas, dapat diperoleh beberapa hal yang menjadi kesimpulan dan saran sebegai berikut : Kesimpulan Setelah peneliti membahas Aplikasi Penyaluran Bibit Perkebunan Berbasis Web Pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, maka peneliti dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : Aplikasi Penyaluran Bibit Perkebunan Berbasis Web Pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambiini merupakan suatu cara untuk memudahkan Petugas dalam mengolah data permohonan penyaluran bibit pada Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Selain dapat mengolah data penyaluran bibit, aplikasi ini juga bisa mencetak laporan-laporan yang memudahkan pengambil kebijakan untuk melihat keadaan di lapangan dengan cepat dan Aplikasi Penyaluran Bibit ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Web dan MySQL sebagai databasenya. Penyimpanan data pada aplikasi ini sangat aman karena menggunakan sistem cloud dibandingkan dengan penyimpan data yang lama yaitu berupa file document. Saran