Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus ------------------------------- Volume 2 Nomor 2. November 2024 e-ISSN 3024-8493 IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA AIR SUMUR GALI DI DESA JETIS KECAMATAN SUKOHARJO SERTA POTENSI KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternate L) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI Tri Yudianto. Firman Rezaldi2*) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKe. Tujuh Belas. Karanganyar. Jawa Tengah. Indonesia Abstrak Masyarakat yang ada di Desa Jetis Sukoharjo, sebagian menggunakan sumur gali sebagai sumber utama untuk mencuci piring, mandi dan lain sebagainya. Penggunaan air untuk keperluan sehari-hari seperti menyikat gigi dan mencuci bahan makanan untuk di olah sebagai makanan siap saji. Escherichia coli merupakan kelompok bakteri Adanya bakteri coliform di dalam air menunjukkan adanya mikroba yang bersifat enteropatogenik dan toksigenik yang berbahaya bagi kesehatan. Semakin tinggi kontaminasi E Escherichia coli di air dapat mengakibatkan gangguan pencernaan sampai diare hingga keracunan bahan makanan. Penelitian ini selain menginformasikan adanya cemaran E. coli dari sampel air sumur Desa Jetis Sukoharjo juga menguji kombucha bunga telang yang selama ini berpotensi sebagai sumber antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri E. coli yang berasal dari sampel air sumur Desa Jetis Kecamatan Sukoharjo dan menguji rata-rata diameter zona hambat pada kombucha bunga telang pada bakteri E. coli dari sampel air sumur Desa Jetis Kecamatan Sukoharjo. Metode penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif (ANOVA). Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan di Desa Jetis Sukoharjo ditemukan kontaminan berupa Escherichia coli berdasarkan hasil isolat pada media MCA (Mac Conkey Aga. dengan penciri koloni bentuk bulat, permukaan datar dan kering, permukaan cembung, berukuran kecil, serta berwarna kemerahan. Selanjutnya dengan uji biokimia, memiliki hasil Indol ( ). MR (Methyl Re. ( ). VP (Voges Proskaue. (-), dan Citrat (-). Dari hasil uji identifikasi tersebut, dapat dinyatakan isolat bakteri hasil isolasi air sumur gali benarbenar mengandung Escherichia coli murni. Kombucha bunga telang pada seluruh konsentrasi gula memiliki potensi sebagai antibakteri Escherichia coli yang berasal dari sampel air sumur Desa Jetis Sukoharjo. Kata kunci : Air sumur, desa jetis. coli, kombucha bunga telang. Sukoharjo Abstract Some of the people in Jetis Sukoharjo Village use dug wells as the main source for washing dishes, bathing and so on. Use of water for daily needs such as brushing teeth and washing food to be processed into ready-to-eat Escherichia coli is a group of coliform bacteria. The presence of coliform bacteria in water indicates the presence of microbes that are enteropathogenic and toxigenic which are dangerous to health. The higher the E. coli contamination in the water can cause digestive disorders, diarrhea and even food poisoning (KLB). This research, apart from informing about the presence of E. coli contamination from well water samples in Jetis Sukoharjo village, also tested butterfly pea flower kombucha, which has the potential to be an antibacterial This study aims to identify E. coli bacteria from well water samples from Jetis village. Sukoharjo subdistrict and test the average diameter of the inhibition zone in butterfly pea flower kombucha on E. bacteria from well water samples from Jetis village. Sukoharjo. This research method was carried out descriptively and quantitatively (ANOVA). The results of the research have shown that the examination carried out in Jetis Sukoharjo Village found contaminants in the form of Escherichia coli based on the results of isolates on MCA (Mac Conkey Aga. media with colonies characterized by round shape, flat and dry surface, convex surface, small size, and reddish color. Furthermore, with biochemical tests, the results were Indol ( ). MR (Methyl Re. ( ). VP (Voges Proskaue. (-), and Citrate (-). From the results of the identification test, it can be stated that the bacterial isolates resulting from the isolation of dug well water truly contain pure Escherichia coli. Telang flower kombucha at all sugar concentrations has potential as an antibacterial for E. coli originating from well water samples from Jetis Sukoharjo Village. Keywords : Well water. Jetis village. coli, butterfly pea flower kombucha. Sukoharjo *Email korespondensi: firmanrezaldi890@gmail. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus------ http://jurnal-pernus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus ------------------------------- Volume 2 Nomor 2. November 2024 e-ISSN 3024-8493 PENDAHULUAN Air merupakan salah satu komponen abiotik utama dalam mendukung aktivitas kehidupan masyarakat yang perlu untuk diperhatikan dalam hal kualitas maupun kebersihannya berdasarkan cemaran dari suatu Air bersih yang memenuhi syarat kesehatan sudah selayaknya bebas dari pencemaran dan harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, akan tetapi saat ini upaya untuk memperoleh air bersih memerlukan hal yang cukup sulit disebabkan sumber-sumber air bersih semakin berkurang karena adanya pencemaran air. Salah satu parameter persyaratan dalam air minum adalah kehadiran mikroorganisme. Kelompok mikroorganisme dalam air yang perlu diperhatikan adalah salah satu kelompok bakteri terutama bakteri yang bersifat enteropatogenik yang kehadirannya sangat berbahaya bagi manusia seperti Escherichia coli (Rezaldi et , 2. Penyebaran bakteri E. coli di tanah sangat dipengaruhi oleh porositas tanah. Pergerakan horizontal sukar dipastikan karena tergantung pada faktor antara lain. jenis tanah, ketinggian permukaan air tanah, aliran air tanah, konstruksi sumur pompa tangan, jumlah pemakai sumur pompa tangan dangkal dan jumlah individu yang membuang feses. Atas dasar kondisi di atas maka perlu dilakukan penelitian mengenai kualitas air tanah secara bakteriologis yang dikaitkan dengan keadaan sanitasi lingkungan sekitar serta mengukur pola distribusi Escherichia coli di Jetis. Kecamatan Sukoharjo. Masyarakat di Desa Jetis pada umumnya mengonsumsi air minum yang berasal dari air sumur gali yang berada di tepi sungai dan dekat dengan pabrik. Hasil galian tersebut berdinding batu kecil agar tanah tidak mudah longsor dan menimbun sumur. Kedalaman sumur gali A 40 - 100 Kondisi sumur yang dangkal serta aktivitas pembuangan limbah masyarakat di sekitar lokasi sumur diduga akan menyebabkan air sumur tercemar. Berdasarkan uraian tersebut di atas maka perlu untuk dilakukan penelitian mengenai identifikasi bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp pada air sumur gali di Jetis. Kecamatan Sukoharjo. Parameter fisika air bersih terdiri dari kondisi fisik air pada umumnya, yaitu derajat keasaman . H), bau, kejernihan, suhu, dan warna. Sifat fisik air penting untuk menjadi indikator secara tidak langsung bagi parameter biologi dan kimia, seperti warna dan bau air. Parameter kimia sangat penting karena banyak kandungan kimia air yang memberi dampak negatif pada kesehatan karena tidak sesuai dengan proses biokimia tubuh. Air yang digunakan untuk keperluan hygiene sanitasi digunakan untuk mandi, sikat gigi, mencuci bahan pangan dan pakaian, serta sebagai air minum. Adanya pencemaran air yang terjadi di sumur gali khususnya desa jetis kecamatan sukoharjo oleh kehadiran bakteri E. coli dapat menyebabkan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuh (Oktavia et al. , 2021 . Rezaldi et al. , 2. , diare (Fatonah et al. , 2022 . Halimatusyadiah et al. , 2. , dan infeksi bahkan keracunan bahan pangan (KLB/Keracunan Bahan Panga. (Rezaldi et al. , 2024 . Fadhillah et al. , 2. Solusi dalam mengatasi permasalahan bakteri E. coli yang mencemari air sumur gali desa jetis kecamatan sukoharjo adalah dengan cara memanfaatkan kombucha bunga telang (Clitoria ternatea L). Penelitian mengenai kombucha bunga telang sejauh ini telah memiliki potensi yaitu antibakteri (Kusumiyati et al. , 2022 . Fadillah et al. , 2022 . MuAojijah et al. , 2023. Fathurrohim et al. , 2. , antimikroba (Puspitasari et al. , 2. , antijamur (Rezaldi et al. , 2. , antioksidan (Rezaldi et al. , 2022 . Husein et al. , 2. antialergi (Kurniawati et al. , 2. , antidiabetes (Saputri et al. , 2. antikolesterol (Rezaldi et al. , 2022 . Kolo et al. , 2022 . Waskita et al. , 2023 . Setiawan et al. , 2023. Fathurrohim et al. , 2023. Rezaldi et al. , 2. , dan antikanker (Taupiqurrohman et al. , 2022 . Fadillah et al. , 2024 . Fadhilah et al. , 2. Manfaat kombucha bunga telang dengan berbagai aktivitas farmakologi disebabkan adanya potensi senyawa bioaktif (Abdilah et al. , 2. dalam kombucha bunga telang (Abdilah et al. , 2. , sehingga kami tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Idenfikasi Bakteri Escherichia coli Pada Air Sumur Gali Di Desa Jetis Kecamatan Sukoharjo Serta Potensi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternate L) Dalam Menghambat Pertumbuhan Nya. METODE Riset ini dilaksanakan pada bulan Januari Ae Maret 2025 di Laboratorium Mikrobiologi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas. Karanganyar. Jawa Tengah. Alat dan Bahan Penelitian Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah sampel air minum sumur gali. Aquades, serbuk media Brillian Green Lactose Broth. Lactose Broth. Eosin Methylene Blue Agar. Sorbitol MacConkey Agar (SMAC). Alat yang digunakan antara lain botol sampel, cool box, tabung reaksi, autoklaf, oven, erlemeyer, kapas, tabung durham, aluminium foil, neraca analitik, gelas beaker, pipet ukur, pipit tetes, gelas ukur, bunsen, cawan petri, spatula, bunsen, alat kaki tiga, spatula, botol kaca, toples kaca, kombucha bunga telang. Pengambilan sampel air sumur gali dilakukan pada pagi hari di Desa Jetis dengan menggunakan 2 . botol sampel steril masing-masing 1 . botol untuk tiap titik lokasi. Botol sampel kemudian diberi label PS1 untuk sampel air sumur Desa Jetis dan PS2 untuk sampel air sumur Desa Mandan. Selanjutnya sampel disimpan dalam cool box untuk dibawa ke laboratorium. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus------ http://jurnal-pernus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus ------------------------------- Volume 2 Nomor 2. November 2024 e-ISSN 3024-8493 Identifikasi Bakteri E. Identifikasi bakteri E. coli terdiri atas uji penduga, uji penguat, dan uji pelengkap. Uji Penduga Uji penduga dilakukan mengetahui ada tidaknya kehadiran bakteri berdasarkan terbentuknya asam dan gas disebabkan karena fermentasi laktosa. Tabung dinyatakan positif jika terbentuk gas sebanyak 10% atau lebih dari volume di dalam tabung durham. Banyaknya kandungan bakteri Escherichia coli dilihat dengan menghitung tabung yang menunjukkan reaksi positif dan dibandingkan dengan tabel MPN. Lakukan tahap inkubasi 1 x 24 jam, jika hasilnya negatif, maka dilanjutkan dengan inkubasi 2 x 24 jam pada suhu 35oC-37oC, akan tetapi apabila masih tidak terbentuk gas sebaliknya dihitung sebagai hasil negatif. Uji Penguat Pada tahap ini tabung yang menghasilkan gas pada uji penduga akan di ambil sedikit dengan cara mencelupkan jarum ose ke dalam tabung hasil uji penduga kemudian di celupkan kembali pada tabung Brillian Green Lactose Broth (BGLB) kemudian di inkubasi selama 48 jam pada suhu 37AC. Uji Pelengkap Pengujian dilanjutkan pada tabung Brillian Green Lactose Broth (BGLB) yang menghasilkan gas akan di ambil sedikit dengan cara mencelupkan jarum ose bulat, kemudian di tanamkan pada media Eosin Methylen Blue Agar (EMB) di inkubasi dalam inkubator selama 1 x 24 jam pada suhu 37oC. Keberadaan bakteri Escherichia coli dapat ditandai dengan adanya koloni bakteri yang rata dan mengkilat berwarna merah kehijauan metalik. Uji Daya Hambat Kombucha Bunga Telang Terhadap Bakteri E. coli Dari Air Sumur Gali Di Desa Jetis Kecamatan Sukoharjo Langkah-langkah uji bakteri E. coli pada kombucha bunga telang dengan cara difusi cakram yaitu mempersiapkan cawan petri dalam jumlah 24 buah untuk dituangkan dengan menggunakan media Muller Hinton Agar (MHA) pada 15 mL dalam masing-masing cawan petri. Media tersebut ditunggu sampai dalam kondisi Lidi kapas steril dalam dimasukkan ke dalam suspensi bakteri E. Media MHA diusapkan secara rapat dan menyeluruh dalam permukaan. Disk yang telah direndam dalam bentuk sediaan kombucha bunga telang . ditempelkan pada variasi konsentrasi gula tertentu yang terdiri atas 20%, 30%, dan 40% . iga varias. dalam cawan petri secara keseluruhan. Cawan petri pertama berisi kombucha bunga telang pada konsentrasi gula sebesar 20%. Cawan petri yang kedua berisi kombucha bunga telang pada konsentrasi gula 30%. Cawan petri yang ketiga berisi kombucha bunga telang pada konsentrasi gula 40%. Cawan petri yang keempat berisi kontrol negatif, dan cawan petri yang kelima berisi kontrol positif. Melakukan pengulangan sebanyak 3 kali, kemudian menginkubasi selama 1 hari . Menghitung rata-rata diameter zona hambat dalam masing-masing konsentrasi gula kombucha bunga telang serta kontrol positif maupun negatif (Abdilah et al. , 2. Analisis Data Data penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Data hasil penelitian secara kuantitatif terkait rata-rata diameter zona hambat kombucha bunga telang terhadap bakteri E. coli dianalisis secara statistik melalui ANOVA satu jalur. Jika terjadi perbedaan secara nyata, maka dilanjutkan melalui analisis pos hoc (MaAoruf et al. , 2. HASIL Sampel air sumur Sampel air sumur gali yang diambil dilaksanakan di desa Jetis. Sukoharjo . Pengambilan sampel air sumur gali dilakukan pada pagi hari di Desa Jetis dengan menggunakan 2 . botol sampel steril masing-masing 1 . botol untuk tiap titik lokasi. Botol sampel kemudian diberi label PS1 untuk sampel air sumur Desa Jetis dan PS2 untuk sampel air sumur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus------ http://jurnal-pernus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus ------------------------------- Volume 2 Nomor 2. November 2024 e-ISSN 3024-8493 Gambar 1. Sampel air sumur gali Desa Jetis Sukoharjo Identifikasi Bakteri E. coli melalui media EMB (Eosin Methylene Blu. Hasil penelitian mengenai identifikasi bakteri E. coli melalui media EMB terletak dalam tabel 1 di bawah ini. Tabel 1. Hasil identifikasi bakteri E. coli melalui media EMB Nomor Urutan Sampel Hasil Sampel Pertama Sampel Kedua Sampel Ketiga Sampel Keempat Negatif Negatif Negatif Positif Karakteristik Warna Media Koloni ungu Koloni ungu Koloni ungu Koloni hijau metalik Rata-rata diameter zona hambat dalam kombucha bunga telang terhadap bakteri E. Rata-rata diameter zona hambat dalam kombucha bunga telang dalam menghambat bakteri E. tertuang dalam tabel 2 dibawah ini. Tabel 2. Rata-rata diameter zona hambat kombucha bunga telang dalam menghambat pertumbuhan E. coli dari sampel air sumur Bakteri E. coli dari Rata-Rata Kombucha Rata-Rata Kombucha Rata-Rata Kombucha sampel air Sumur Gali Bunga Telang Bunga Telang Bunga Telang Di Desa Jetis Kecamatan . onsentrasi gula 20%) . onsentrasi gula 30%) . onsentrasi gula 40%) Sukoharjo PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pada tabel 1 di atas ,menunjukkan bahwa dari 4 sampel terdapat 3 dari 4 sampel yang memiliki koloni berwarna ungu. Koloni berwarna hijau metalik dapat menandakan adannya bakteri Escherichia coli pada sampel . Sedangkan pada sampel 4 terdapat warna hijau metalik dan hanya berwarna ungu yang menandakan bahwa sampel negatif Escherichia coli. Sampel pada media EMB kemudian dilanjutkan dengan uji biokimia. Uji biokimia yang dilakukan yaitu uji IMVIC. Uji IMVIC (Indile, . Methyl-red Voges Proskauer dan Citrat. dilakukan untuk identifikasi lanjutan adanya bakteri Escherichia coli pada sampel pentol. Seluruh sampel dilakukan uji IMVIC dilakukan untuk lebih memastikan lagi hasil dari media EMB. Kekurangan dari media EMB adalah warna merah pada coloni coliform dapat berdifusi pada media sekitarnya. Apabila permukaan agar memiliki jumlah yang lebih besar dari koloni, koloni yang tidak memiliki warna akan tidak terlihat atau terabaikan sehingga perlu dilakukan uji biokimia berupa uji IMVIC untuk memastikan lebih lanjut. Uji IMVIC dilakukan dengan mengambil biakan yang berada pada media EMB. Escherichia coli adalah indicator pencemaran air, hal ini mengakibatkan penurunan kualitas air sumur antara lain jumlah kandungan Escherichia coli dalam air sumur di luar ambang batas maksimum. Eschrichia coli dalam air sumur yang digunakan oleh masyarakat memiliki peranan besar dalam penularan berbagai penyakit. Kelompok bakteri coliform ialah bakteri Escherichia coli, tingginya tingkat kontaminasi bakteri coliform risiko kehadiran bakteri patogen lainnya juga semakin tinggi, yang bisa hidup pada kotoran manusia mengakibatkan penyakit diare. Sanitasi buruk, serta jarak dekatnya antara sumur dengan saptic tank mengakibatkan tingkat pencemaran Escherichia coli tinggi. Adanya faktor lain seperti konstruksi sumur yang tidak memenuhi persyaratan contohnya tidak mempunyai saluran pembuangan air limbah (SPAL), dekat dengan sumber pencemar lain seperti kandang ternak dan tingkat Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus------ http://jurnal-pernus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pernus ------------------------------- Volume 2 Nomor 2. November 2024 e-ISSN 3024-8493 kedalaman sumur yang tidak sesuai dengan persyaratan, topografi tanah serta kebiasaan masyarakat sekitar yang tidak menjaga kebersihan sekitar sumur dapat mempengaruhi kandungan bakteri termasuk Escherichia coli pada air sumur gali di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri ditandai dengan keberadaan Escherichia coli pada jarak sumur dengan Septic Tank yang memenuhi syarat (>10 mete. Bakteri indikator terjadinya pencemaran tinja manusia/ hewan di lingkungan dan menjadi sumber penyebab penyakit diare khususnya pada Balita ialah Escherichia coli. keberadaan fecal coliform (Escherichia col. pada air sumur bisa mengindikasikan bahwa kontaminasi air tanah sebab kotoran manusia ataupun hewan yang terkandung bakteri, virus, atau organisme penyebab penyakit lainnya. Penyakit yang berhubungan dengan pencemaran termasuk seperti diare, kolera, poliomelistis dan lainnya dapat timbul akibat terkontaminasinya air dengan organisme bakteri tersebut (Rezaldi et al. , 2. Masyarakat yang ada di Desa Jetis Sukoharjo, sebagian menggunakan sumur gali sebagai sumber utama untuk mencuci piring, mandi dan lain sebagainya. Penggunaan air untuk keperluan sehari-hari seperti menyikat gigi dan mencuci bahan makanan untuk di olah sebagai makanan siap saji. Oleh karena itu setelah melihat hasil dari laboratorium yang menunjukkan bahwa sebagian besar sumur yang ada di Desa Jetis Sukoharjo tidak terkontaminasi dengan bakteri Eschericia coli, meskipun sudah di katakana tidak terkontaminasi oleh bakteri Eschericia coli akan tetapi dapat mengindikasikan adanya bakteri dan virus lain di dalam air sumur yang dapat menyebabkan penyakit. , maka dari itu perlu adanya pengawasan kualitas air sumur gali, untuk menghindari terjadinya kasus penyakit diare serta penyakit lainnya yang nantinya di sebabkan oleh bakteri atau virus lainnya. Hasil penelitian mengenai rata-rata diameter zona hambat pada kombucha bunga telang terhadap bakteri coli yang berasal dari sampel air sumur gali Desa Jetis Sukoharjo dalam tabel 2 telah menujukan bahwa kombucha bunga telang memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhannya. Pada konsentrasi gula sebesar 20% berdasarkan analisis ANOVA satu jalur kemudian dilanjutkan melalui analisis pos hoc menyatakan bahwa tidak berbeda nyata dengan konsentrasi gula 30% dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli namun berbeda nyata dengan konsentrasi gula 40%. Hasil penelitian ini pun telah membuktikan bahwa konsentrasi gula 20% dan 30% kombucha bunga telang memiliki kategori sedang dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli sementara konsentrasi gula kombucha bunga telang memiliki kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. (Pertiwi et al. , 2. Hal tersebut disebabkan karena kombucha bunga telang mengandung senyawa metabolit sekunder . lkaloid, flavonoid, dan saponi. , sehingga dapat digunakan sebagai peluang untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen (Rezaldi et al. , 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan di Desa Jetis Sukoharjo ditemukan kontaminan berupa Escherichia coli berdasarkan hasil isolat pada media MCA (Mac Conkey Aga. dengan penciri koloni bentuk bulat, permukaan datar dan kering, permukaan cembung, berukuran kecil, serta berwarna Selanjutnya dengan uji biokimia, memiliki hasil Indol ( ). MR (Methyl Re. ( ). VP (Voges Proskaue. (-), dan Citrat (-). Dari hasil uji identifikasi tersebut, dapat dinyatakan isolat bakteri hasil isolasi air sumur gali benar-benar mengandung Escherichia coli murni. Kombucha bunga telang pada seluruh konsentrasi gula memiliki potensi sebagai antibakteri E. coli yang berasal dari sampel air sumur Desa Jetis Sukoharjo. DAFTAR PUSTAKA