I-Robot Jurnal. Vol 8 No 2 September 2024 ISSN 2356-3974 SISTEM INFORMASI PENJUALAN OBAT BERBASIS WEBSITE PADA APTOTEK CIPTA SEHAT 2 DI KABUPATEN KEEROM Agustinus Kulwy, 2Patmawati Hasan, 3Nourman S. Irjanto Universitas Sepuluh Nopember Papua, gustinus@student. usn-papua. Universitas Sepuluh Nopember Papua, patmawatihasan@gmail. Universitas Sepuluh Nopember Papua, omanbm@gmail. ABSTRAK Pencatatan transaksi serta inventaris obat secara manual menimbulkan kurang efektifnya pelayanan, pencarian data obat dan mencetak kwitansi manual kurang relevan di era teknologi seperti pada saat ini. Sistem informasi sangat dibutuhkan dalam tata kelola pada sebuah apotek, pengelolaan data obat dan data transaksi diharapkan dapat membantu efisiensi dalam proses tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem informasi penjualan obat berbasis web pada apotek sehat 2 pada kabupaten keerom. Metode pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall , sistem yang telah dibangun diuji menggunakan metode blackbox test, hasilnya sistem yang dibangun dapat berjalan dengan baik dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dalam transaksi dan manajemen obat. Keyword: Waterfall , sistem informasi, website, apotek blackbox untuk memastikan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan pengguna. 1 PENDAHULUAN Pada era digital seperti saat ini, penggunaan teknologi informasi dalam berbagai sektor telah menjadi suatu keharusan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional . Salah satu sektor yang sangat diuntungkan oleh perkembangan teknologi adalah sektor kesehatan, termasuk di dalamnya adalah apotek. Apotek sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan obat-obatan kepada masyarakat . Namun, masih banyak apotek yang menggunakan sistem manual dalam pencatatan transaksi dan inventaris obat . Penggunaan sistem manual dalam pengelolaan apotek memiliki berbagai kelemahan, antara lain kurang efisiennya pelayanan, kesulitan dalam pencarian data obat, dan pencetakan kwitansi yang memakan waktu . Hal ini tentu saja kurang relevan di era teknologi informasi yang serba cepat dan canggih seperti sekarang. Sistem manual tidak hanya menghambat proses bisnis, tetapi juga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pencatatan dan pengelolaan data . ,9,. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi yang dapat membantu dalam tata kelola apotek secara lebih efisien. Sistem informasi yang baik diharapkan mampu mengelola data obat dan transaksi secara efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Dengan adanya sistem informasi berbasis web, apotek dapat melakukan pencatatan transaksi dan pengelolaan inventaris secara lebih mudah, cepat, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi penjualan obat berbasis web pada Apotek Sehat 2 di Kabupaten Keerom. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode Waterfall , yang melibatkan tahap-tahap perencanaan, analisis, desain, implementasi, dan pemeliharaan . ,12,. Sistem yang telah dibangun kemudian diuji menggunakan metode Copyright A 2024 Penulis http://e-jurnal. 2 LITERATUR REVIEW Dalam upaya mengembangkan sistem informasi penjualan obat berbasis web, beberapa kajian teori yang dapat mendukung penelitian ini adalah sebagai berikut: 1 Sistem Informasi Sistem informasi merupakan kominasi teknologi dan aktivitas manusia didalam menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi dan manajemen. Sistem informasi bertujuan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses dan menyebarkan indormasi yang digunakan untuk membantu dalam pengambilan keputusan. Penggunaan sistem informasi khususnya dalam bidang manajemen obat dan transaksi pada apotek terbukti meningkatkan efisiensi operasional . ,16,. 2 Metode Waterfall Waterfall merupakan sebuah pendekatan dalam pengembangan suatu sistem. Model ini terdiri dari beberapa tahapan: analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian dan pemeliharaan . Metode ini dirasa sangat cocok untuk mengembangkan sistem informasi apotek, bebrapa penelitian terdahulu . memanfaatkan metode ini untuk mengembangkan sistem berbasis web, khususnya dalam manajemen data dan transaksi. 3 Blackbox testing Pengujian blackbox adalah metode pengujian perangkat lunak yang memfokuskan pada spesifikasi fungsional dari sistem. Pengujian ini dilakukan dengan memeriksa keluaran untuk input yang diberikan tanpa memeriksa struktur internal kode . Metode ini sangat efektif untuk memverifikasi bahwa semua fungsi sistem bekerja sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. I-Robot Jurnal. Vol 8 No 2 September 2024 ISSN 2356-3974 3 METODOLOGI 1 Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan adalah sebuah proses mengumpulkan data yang diperlukan dalam mengembangkan sebuah sistem, untuk itu dalam tahap ini, fokus peneliti adalah mengumpulkan bagaimana proses obat datang, obat diperiksa dan dicatat, selain itu proses transaksi juga akan diamati, bagaimana proses obat keluar, pencatatan transaksi dan laporan transaksi. Proses analisis kebutuhan ini dapat dilakukan dengan cara observasi . engamati proses bisni. dan wawancara kepada beberapa karyawan. Setelah melakukan observasi proses bisnis apotek dan melakukan wawancara disimpulkan bahwa sistem memiliki kebutuhan funsgional tertentu. Berikut ini tabel 1 yaitu tabel kebutuhan fungsional sistem. Tabel 1 kebutuhan fungsional sistem Fungsi Input data obat Berfungsi untuk menyimpan data obat ke tabel obat Keterangan Edit data obat Berfungsi tabel obat Hapus data obat Berfungsi untuk menghapus data padad tabel obat Input data transaksi Berfungsi untuk menyimpan data transaksi ke tabel Edit data transaksi Berfungsi memodifikasi data pada tabel transaksi Hapus Berfungsi untuk menghapus data transaksi Cetak Laporan Gambar 1 Desain Alur sistem Desain sistem pada gambar 1 diatas menjelaskan bahwa ketika obat datang, maka admin akan mencatat kedalam sistem, data obat yang dicatat masuk ke tabel data obat dalam Dalam proses transaksi admin akan mencatat obat apa yang dibeli, jumlah yang dibeli, harga beli dan disimpan dalam tabel transaksi. Proses cetak laporan dilakukan dengan mengambil data stok obat yang ada pada tabel data obat dan tabel transaksi, sehingga laporan dapat berupa jumlah transaksi serta sisa obat yang ada pada database. Proses ini dapat menampilkan jumlah obat yang tersisa serta laba yang diperoleh untuk diberikan kepada pemilik apotek. Mencetak laporan data obat dan transaksi 3 implementasi Desain sistem yang telah dibangun, akan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, styling dengan CSS dan HTML. Data yang disimpan akan memanfaatkan database MySQL. Program akan berjalan pada komputer desktop dengan memanfaatkan XAMPP. Sistem dapat diakses menggunakan browser. Tabel 1 menjelaskan bahwa sistem membutuhkan proses catat obat yang berisi nama obat, jumlah obat, tanggal obat masuk. Serta mencatat transaksi obat yang dibeli, dengan jumlah dan harga serta tanggal sesuai transaksi. Hasil analisis kebutuhan akan menjadi pertimbangan dalam mendesain sistem yang sesuai dengan kebutuhan. 2 Desain Sistem Setelah proses analisis kebutuhan, maka selanjutnya adalah proses desain sistem. Desain sistem digunakan untuk menggambarkan bagaimana sistem tersebut berjalan, desain sistem setidaknya menampilkan alur sistem yang akan Berikut ini merupakan desain alur sistem yang akan dibangun. Copyright A 2024 Penulis http://e-jurnal. 4 Pengujian dan Pemeliharaan Proses pengujian menggunakan metode blackbox testing, proses ini akan menguji fungsionalitas dari sistem. Berikut ini tabel 2 yaitu tabel blackbox testing fungsionalitas sistem. Tabel 2 Blackbox testing fungsionalitas sistem Fitur yang Keterangan Hasil Input data obat Melihat apakah fungsi Berhasil/tidak Edit data obat Melihat data obat Berhasil/tidak I-Robot Jurnal. Vol 8 No 2 September 2024 ISSN 2356-3974 Hapus Melihat fungsi hapus data obat Berhasil/tidak Input Melihat fungsi input data transaksi Berhasil/tidak Edit Melihat data transaksi Berhasil/tidak Hapus Melihat fungsi hapus data transaksi Berhasil/tidak Cetak Laporan Melihat fungsi cetak Berhasil/tidak obat, sekaligus terdapat menu edit dan hapus data obat. 2 Kelola Data Transaksi Data transaksi berfungsi untuk mencatat pengeluaran data obat, tanggal keluar obat, jumlah yang keluar beserta harga Data transaksi akan mengurangi stok obat yang ada pada tabel obat apabila obat tersebut dibeli oleh konsumen, berikut ini gambar 4 yaitu halaman transaksi. Proses blackbox testing digunakan untuk melihat kesesuaian antara tabel kebutuhan dengan sistem yang dibangun. Hasil pengujian blackbox testing menentukan apakah sistem dapat bekerja sesuai dengan kebutuhan. 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Kelola Data Obat Data obat berupa nama obat, supplier, kategori obat, jumlah obat, harga beli obat, tanggal beli obat dan tangal kadaluarsa obat akan disimpan kedalam tabel obat, admin akan bertugas melakukan proses input data kedalam sistem setiap terdapat penambahan stok obat kedalam sistem. Berikut ini gambar 2 yaitu halaman kelola data obat. Gambar 4 Halaman Transaksi Halaman transaksi akan melakukan kalkulasi, harga obat yang dibeli, jumlah harga obat serta berapa biaya yang harus dibayarkan oleh konsumen. Halaman transaksi akan menampilkan, nomor, kode transaksi, nama obat yang dibeli, jumlah obat yang dibeli, harga obat dan total harga obat serta tanggal transaksi, data ini akan masuk kedalam tabel transaksi dan dapat dicetak sebagai bukti pembelian kepada konsumen. 3 Halaman Laporan Halaman laporan adalah halaman yang menampilkan informasi kepada pemilik apotek, halaman ini berisi jumlah karyawan, jumlah supplier, kategori obat, serta jumlah obat yang ada pada sistem. Berikut ini gambar 5 yaitu halaman Gambar 2 Halaman Kelola Data Obat Halaman kelola data obat memiliki menu untuk input data obat, selanjutnya data akan ditampilkan di halaman list data Berikut ini gambar 3 yaitu halaman list data obat. Gambar 5 Halaman Laporan Halaman laporan akan memudahkan pemilik epotek untuk melihat persediaan obat yang ada, hal ini sangat perlu untuk manajemen stok obat, pemilik akan mudah dalam mengambil keputusan untuk membeli obat yang persediaanya menipis dan tidak membeli obat yang persediaanya masih banyak. Gambar 3 Halaman List Data Obat 4 Hasil Blackbox testing Proses blackbox testing berbentuk tabel laporan pengujian Halaman list data obat berfungsi untuk melihat persediaan Copyright A 2024 Penulis http://e-jurnal. I-Robot Jurnal. Vol 8 No 2 September 2024 ISSN 2356-3974 fungsionalitas sistem yang telah dibuat. Berikut ini tabel 3 yaitu hasil blackbox testing dari Sistem Informasi Penjualan Obat Berbasis Website Pada Aptotek Cipta Sehat 2 Di Kabupaten Keerom. serta mempermudah pemilik epotek dalam mengambil keputusan terkait pengadaan obat pada apotek sesuai dengan persediaan obat yang ada pada sistem. Dengan begitu proses bisnis yang ada di apotek dapat berjalan dengan efisien. Tabel 3 Hasil Blackbox testing fungsionalitas sistem REFERENSI