Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 GAMBARAN FUNGSI MANAJEMEN KEPALA RUANGAN DI RUANG RAWAT INAP Vauzyatari Tilawa Suci. Elsi Susanti. Sylvi Nezi Azwita * Fakultas Kesehatan Program Studi D-i Administrasi Rumah Sakit UM Sumatera Barat. Jl. By Pas Aur Kuning No. Kota Bukittinggi e-mail: vauzyataritilawasuci20@gmail. com, elsisusanti78@gmail. Artikel Diterima : 10 November 2022. Direvisi : 24 Maret 2023. Diterbitkan : 28 Maret 2023 ABSTRAK Latar Belakang: Manajemen berfungsi untuk memberikan arahan, koordinasi, dan pengendalian yang baik berdasarkan rencana yang sebelumnya telah ditetapkan, fungsi manajemen secara umum ada empat yaitu fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengawasan, dan fungsi pengarahan. Empat fungsiini sangat dibutuhkan untuk menetukan apakah fungsi manajemen kepala ruangan terlaksakan atau belum. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran fungsi manajemen kepala ruang di ruang awat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanfiah SM Batusangkar. Metodologi: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel random sempling. Populasi dalam penelitian ini 147 perawat rawat inap dan sampel 45 responden. Hasil: fungsi manajemen kepala ruangan, fungsi perencanaan diperoleh gambaran bahwa dari 45 responden 24 orang . ,3%) menyatakan kurang baik dan 21 orang . ,7%) menyatakan baik, fungsi pengorganisasian kepala ruang diperoleh gambaran bahwa 13 orang . ,9%) menyatakan kurang baik dan 32 orang . ,1%) menyatakan baik, fungsi pengarahan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 21 orang . ,7%) menyatakan kurang baik dan 24 orang . ,3%) menyatakan baik, fungsi pengawasan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 32 orang . ,1%) menyatakan kurang baik dan 13 orang . ,9%) menyatakan baik. Diskusi: bahwa fungsi manajemen kepala ruangan di ruang rawat inap masih belum berjalan dengan baik seperti fungsi perencanaan dan pengawasan, untuk fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan sudah berjalan dengan baik. Saran untuk kepala ruangan agar meningkatkan fungsi manajemen perencanaan dan pengawasan serta mempertahankan fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan supaya tujuan organisasai nya dapat tercapai. Kata Kunci: fungsi manajemen, kepala ruangan Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 319 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 ABSTRACT Background: Management functions to provide good direction, coordination, and control based on previously established plans, management functions in general there are four, namely the planning function, organizing function, supervisory function, and directing function. Objective: To find out the description of the management function of the head of space in the inpatient room of RSUD Prof. Dr. MA. Hanfiah SM Batusangkar. Metedology: This type of research is quantitative research with random sampling techniques. The population in the study was 147 inpatient nurses and a sample of 45 Results: the management function of the head of the room, the planning function obtained an illustration that from 45 respondents 24 people . 3%) stated not good and 21 people . 7%) stated good, the organizing function of the head of the room obtained an image that 13 people . 9%) stated not good and 32 people . 1%) stated good, the direction function of the head of the room obtained an image that 21 people . 7%) stated not good and 24 people . 3%) stated good. The supervisory function of the head of the room showed that 32 people . 1%) stated that they were not good and 13 people . 9%) stated that they were good. Discussion: that the management function of the head of the room in the inpatient room is still not running well such as the planning and supervision function, for the organizing function and the directing function is already running well. Suggestions for the head of the room to improve the management, planning and supervision functions and maintain the organizing and directing functions so that his organizational goals can be achieved. Keywords: manajement function, head of room Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 320 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index PENDAHULUAN Menurut WHO(World Health Organizatio. Rumah Sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan pencegahan penyakit preventife kepada masyarakat (Supartiningsih, 2. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 44 Tahun 2018 menyebutkan bahwa Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Manajemen berasal dari bahasa Inggris AomanageAo yang memiliki arti mengatur, merencanakan, mengelola, mengusahakan, dan Manajemen biasanya diindentikan dengan dunia bisnis dan perkantoran. Manajemen sangat dibutuhkan agar tujuan pribadi atau organisasi (Siswanto, 2. Manajemen adalah suatu seni atau prinsip yang berkaitan dengan pengorganisasian, seperti pergerakan, serta pngendalian. Manajemen merupakan suatu proses yang sistematis dalam pengorganisasian segingga dapat dilakukan pengendalian dan pengawasan untuk mencapai tujuan tertentu (Ana Pratiwi, 2. Manajemen adalah sebuah proses yang terdiri dari perencanaan, pengogarnisasian, pergerakan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Kepala keperawatan yang lansung berhubungan dengan kegiatan pelayanan kesehatan pada pasien. Kepala ruang sebagai lower manager dalam keperawatan harus mampu menjalankan fungsi JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 manajemen sehingga tujuan organisasi dapat Manajemen keperawatan meupakan rangkaian fungsi dan aktifitas yang secara garis besarnya berhubungan dalam menyelesaikan pekerjaan melalui anggota staf keperawatan untk meningkatakn efektifitas dan efesiensi pelayanan keperawatan yang berkualitas (Dwi Lestari, 2. Pelayanan rawat inap di rumah sakit suatu kegiatan yang bersifat membantu, mengarahkan atau memandu sehingga bermanfaat bagi orang Rawat inap adalah kegiatan pasien yang berkunjung ke rumah sakit untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang berlansung paling kurang 24 jam. Pasien mendapatkan pelayanan rawat inap jelas mempunyai masalah dengan Untuk keperluan menegakkan diagnosis, tindakan medik, penunjang medik ataupun rencana keperawaan diperlukan data kesehatan yang bersangkutan (Fitrhiyani. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Zulkarnain di RSUD Bima Nusa Tenggar Barat melakukan wawancaraa kepada perawat pelaksana terkait fungsi kepala ruangan, sepenuhnya dilaksanakan secara optimal oleh kepala ruangan pada setiap unit pelayanan karena disebabkan keterbatasan waktu dan tenaga kerja. Hasil dari wawancara terkait fungsi manajemen dengan 8 perawat yang bertugas dibagian perawatan penyakit dalam 4 perawat menjawab kepala ruang jarang memberikan delegasi tugas kepada ketua tim maupun perawat pelasana, dan ada 3 perawat diruangan rawat inap lainnya mangatakan kepala ruangaan sering memberikan motivasi, dan terdapat 3 perawat mengatakan kegiatan supervisi jarang dilakukan dan 2 perawat mengatakan supervisi dilakukan setiap minggu tapi tidak optimal. (Zulkarnain, 2. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 321 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Berdasarkan observasi penulis pada Bulan Februari Tahun 2022 di Rawat Inap RSUD Prof. Dr. A Hanafiah SM. Batusangkar kepada perawat pelaksana tentang fungsi manajemen kepala ruangan di ruang rawat inap, masih banyak perawat yang mengeluhkan fungsi manajemen kepala ruangan seperti kurangnya perencanaan dan pengawasan sehingga menyebabkan terjadinya ketidak teraturan perawat dalam melaksanakan yang menimbulkan tidak tercapainya tujuan organisasi. Dengan Adanya Fenomena Di Atas. Maka Penulis Tertarik Mengangkat Judul Penelitian AuGambaran Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Di Ruang Rawat Inap RSUD Prof. A Hanfiah SM Batusangkar Tahun 2022Ay Adapun tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui gambaran fungsi manajemen kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. A Hanafiah SM Batusangkar Tahun 2022 Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untyk menentukan distribusi frekuensi fungsi pengorganisasian fungsi pengarahan dan fungsi pengawasan kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. Hanafiah SM. Batusangkar. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan peneliti Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu penulisan yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya tentang objek yang diteliti, menurut keadaan yang sebenarnya pada saat penelitian langsung (Rukajat, 2. Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono. Populasi dalam penelitian ini adalah 147 perawat yaitu seluruh perawat di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. A Hanafiah SM. Batusangkar. Sampel pada penelitian ini adalah 45 perawat di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. A Hanafiah SM. Batusangkar dalam memberikan asuhan keperawatan. Teknik pengambilan sample yang penulis lakukakn adalah dengan menggunakan teknik random Random samplingdiartikan juga pengambilan sampel acak dimana setiap sampel memiliki probalitas yang sama untuk dipilih, sample yang dipilih secara acak dimaksudkan untuk menjadi reprensentasi yang tidak bias dari total populasi. Sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah berupa data primer seperti, hasil kuesioner yang disebarkan dan data sekunder seperti, dokementasi dokumentasi penelitian, file profil RSUD Prof. Dr. Hanafiah SM Batusangkar dan data data yang dibutuhkan lainnya dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis data Dalam penelitian ini penulis menggunakan program komputer agar dapat memperoleh hasil penelitian yang akurat. HASIL Karakterisitik Responden Hasil penelitian teradap 45 responden dapat dilihat dari tabel berikut: Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 322 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Tabel 1 Distribusi frekuensi responden tingkat pendidikan di ruang rawatinap RSUD Prod. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Pendidikan D3 Keperawatan SI Keperawatan Ners Jumlah Data Primer . Berdasarakan tabel 4. 1 distribusi frekuensi tingkat pendidikan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah SM Batusangkar, perawat dengan pendidikan D3 Keperawatan 26 orang dengan persentase 57,8%,. rawat dengan pendidikan S1 Keperawatan 5 orang dengan persentase 11,1%, dan perawat dengan pendidikan Ners 14 otang dengan persentase 31,1%. Maka dapat di lihat rata-rata responden memiliki tingkat pendidkan D3 Keperawatan yaitu 26 orang . ,8%). Karakteristik responden berdasarkan masa Tabel 2 Distribusi frekuensi responden berdasarkan masa kerja di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar Masa kerja Otahun 35,6% Ou5 tahun 64,4% Jumlah Data Primer . Dari tabel 4. 2 distribusi frekuensi responden berdasarkan masa kerja di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar, di peroleh gambaran bahwa dari 45 responden, 16 orang . ,6%) masa kerja < 5 tahun dan 29 orang . , 4%) masa kerja > 5 Dari tabeldi atas diketahui bahwa dari 45 responden sebagian besar 29 orang . ,4%) masa kerja > 5 tahun. JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 Karakteristik Responden Berdasarkan Fungsi Perencanaanujuan Tabel 3 Distribusi frekuensi fungsi perencanaan kepala ruang di rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar Tahun 2022 Fungsi Kurang baik Baik Jumlah Data Primer . Berdasarkan tabel 4. 3 distribusi frekuensi fungsi perencanaan kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar dari 45 responden, sebanyak 24 orang dengan persentase 53,3% menyatakan kurang baik dan sebanyak 21 orang dengan persentase 46,7 menyatakan baik. Karakteristik responden berdasarkan fungsi Tabel 4 Distribusi frekuensi fungsi pengorganisaian kepala ruang di rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar Tahun 2022 Fungsi Pengorganisasian Kurang baik Baik Jumlah Data Primer . Berdasarkan tabel 4. 4 distribusi frekuensi fungsi pengorganisasian kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar dari 45 responden, sebanyak 13 orang dengan persentase 28,9% menyatakan kurang baik dan sebanyak 32 orang dengan persentase 71,1% menyatakan baik. Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 323 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index Karakteristik responden berdasarkan fungsi Tabel 5 Distribusi frekuensi fungsi pengarahan kepala ruang di rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar Tahun 2022 Fungsi Pengarahan Kurang baik Baik Jumlah Data Primer . Berdasarkan tabel 4. 5 distribusi frekuensi fungsi pengarahan kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar dari 45 responden, sebanyak 21 orang dengan persentase 46,7% menyatakan kurang baik dan sebanyak 24 orang dengan persentase 53,3% menyatakan baik. Karakteristik responden berdasarkan fungsi Tabel 6 Distribusi frekuensi fungsi pengawasan kepala ruang di rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar Tahun 2022 Fungsi Kurang baik Baik Jumlah Data Primer . Berdasarkan tabel 4. 6 distribusi frekuensi fungsi pengawasan kepala ruangan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanfiah SM Batusangkar dari 45 responden, sebanyak 32 orang dengan persentase 71,1% menyatakan kurang baik dan sebanyak 13 orang dengan persentase 28,9% menyatakan baik. JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 PEMBAHASAN Karakterisitik Responden Berdasarkan Masa Kerja Berdasarkan tingkat pendidikan di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah SM Batusangkar, perawat dengan pendidikan D3 Keperawatan 26 orang dengan persentase . ,8%), perawat dengan pendidikan S1 Keperawatan 5 orang dengan persentase . ,1%), dan perawat dengan pendidikan Ners 14 otang dengan persentase . ,1%). Maka dapat di lihat rata-rata responden memiliki tingkat pendidkan D3 Keperawatan yaitu 26 orang . ,8%). Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Dwi Ida Puspita Sari fungsi manajerial kepala ruang terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan asuha keperawatan di ruang rawat inap RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagain besar perawat yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah akan lebih cenderung melalaikan tugasnnya dari pada yang berpendidikan lebih tinggi dan juga karena kurangnya fungsi manajemen kepela ruang (Dwi Ida Puspitasari, 2. Menurut asumsi peneliti bahwa melakukan pekerjaan dengan maksimal walaupun kurangnya fungsi manajemen kepala ruang dengan pendidikan yang tinggi juga dapat menimbulkan rasa tanggungjawab perawat di ruang rawat Tingkat pendidikan perawat mempengaruhi kinerja perawat yang Tenaga keperawatan yang berpendidikan tinggi kinerjanya akan Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 324 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index mempertimbangkan kembali pekerjaan dan mempertanggung jawabkan Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Dwi Ida Puspitasari thaun 2017 fungsi manajerial kepala ruang melaksanakan asuha keperawatan di ruang rawat inap RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas perawat 64 responden 34 orang . ,1%) yang memiliki masa kerja Ou5 Ini juga dapat menunjuk kan masa kerja juga sangatbpenting untuk bisa mencapai tujuan orgganisasi berjalan dengan baik (Dwi ida Puspitasari, 2. Menurut asumsi peneliti bahwa masa kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah SM Batusngkar sangat berpengaruh terhadap kinerja Semakin lama masa kerja semakin besar kemungkinnan seseorang untuk memahami pekerjaannya dan pasti akan melakukan tugasnnya dengan sebaik mungkin tidak mau ada yang salah dan kurang meskipun penyebabnya kurang berjalannya fungsi manajemen seperti Fungsi Manajemen Kepala Ruang Berdasarkan Perencanaan Berdasarkan fungsi perencanaan, diperolaeh gambaran bahwa dari 45 responden 24 orang . ,3%) memilih fungsi perencanaan kepala ruang kurang baik dan 21 orang . ,7%) orang memilih JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 fungsi perencanaan kepala ruang baik. Dari tabel diatas diketahui dari 45 responden 24 orang . ,3%) menyatakan fungsi perencanaan kepala ruang tidak baik atau tidak berjalan dengan yang Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Johanes Jakri . di ruang rawat inap Puskesmas Waelengga Kabupaten Manggarai Timur fungsi perencanaan kepala ruangan 12 orang . %) menyatakan tidak baik 8 orang . %) manajemen kepala ruangn diawali dengan perumusan tujuan oganisasi dan itu yang sangat penting dialukukan karena tahap awal adalah perencanaan kedepannya seperti apa (Johanes Jakri, 2. Menueut asumsi peneliti bahwa fungsi perencanaan kepala ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar belum berjalan dengan yang seharusnya dan tidak sesuai dengan SOP yang ada di rumah sakit tersebut hal ini terlihat dari jawaba responden yang dominan mengatakan kepala ruang jarang membuat rencana kegiatan yang harus mengkoordinasikan kinerja yang ada di ruang rawat inap sehingga belum tercapainya tujuan organisasi. Fungsi Manajemen Kepala Ruangan Berdasarkan Pengorganisasian Berdasarkan pengorganisasian, diperoleh gambaran bahwa dari 45 responden 13 orang . ,9%) memilih kurang baik dan 32 orang . ,1%) memilih baik. Dari data di atas dapat kita lihat bahwa fungsi pengorganisasian kepala ruang sudah berjalan lebih dari 50% yaitu dari 45 Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 325 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index responden 32 orang . ,1%) menyatakan fungsi pengorganisasian baik. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Johanes Jakri tahun 2019 di ruang rawat inap Puskesmas Waelengga Kabupaten Manggarai Timur didapatkan bahwa 18 responden . %) menyatakan fungsi pengorganisasian kepala ruang baik dan 2 orang . %) menyakan kurang Dalam pengorganisasian kegiatan keperawatan di ruang rawat inap adalah pengelompokan aktivitas untuk mencapai tujuan organisasi, jadi dapat dilihat disini fungsi pengorganisasian kepala ruang nya sudah sangat baik bahkan hampir mencapai . %) (Johanes Jakri, 2. Menurut asumsi peneliti bahwa kemampuan manajerial dalam fungsi pengorganisasian kepala ruangan sudah baik, hal ini terlihat dari jawaban responden yang dominan mengatakan bahwa kepala ruang sering melaksanakan fungsinya seperti koordinasi kegiatan, kewenangan sehingga tanggung jawab masing-masing perawat juga sanga baik. Fungsi manajemen kepala ruang berdasarkan pengarahan Berdasarkan fungsi pengarahan, diperoleh gambaran bahwa dari 45 responden 21 orang . ,7%) memilih kurang baik dan 24 orang . ,3%) memilih baik. Dari tabel diatas diketahui bahwa dari 45 responden 24 orang . ,3%) menyatakan fungsi pengawasan kepala ruang di ruang rawat inap baik. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Johanes Jakri Tahun 2019 di ruang rawat inap Puskesmas Waelengga Kabupaten Manggarai Timur 12 orang JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 . %) menyatakan baik dan 8 orang . %) menyatakan tidak baik. Kepala ruangan dalam melakukan kegiatan pengarahan itu harus saling memberi motivasi, membantu pemecahan masalah, melakukan kolaborasi dan koordinasi, dalam hal ini dapt kita liat bahwa fungsi pengarahan kepala ruangan sudah sangat baik dan sudah melakukan ynag seharusnya (Johanes Jakri, 2. Menurut asumsi peneliti bahwa fungsinya dengan baik, hal ini terlihat dari jawaban responden dominan mengatakan pengarahan berupa nasehat atau pujian, masalah, dan membina komunikasi organisasi dengan baik. Dan dapat dilihat juga fungsi pengarahan kepala ruang itu sangat penting bagi perawat yang adadi ruang rawat inap untuk melakukan tugasnnya sehingga bisa tercapainya tujuan organisasi. Fungsi manajemen kepala ruang berdasarkan pengawasan Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat digambarkan bahwa dari 45 responden 32 orang . ,1%) memilih kurang baik dan 13 orang . ,9%) memilih baik. Dari tabel diatas dapat dilihat dari 45 responden 32 orang . ,1%) menyatakan fungsi manajemen kepala ruang pengawasan masih belum berjalan baik lebih dari . %) responden menjawab tidak baik juga menyebabkan tujuan organisasi di ruang rawat inap tersebut tidak tercapai. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan Zulkarnaian tahun 2017 di ruang rawat inap RSUD Bima 5 orang Jurnal Menara Medika Vol 5 No 2 Maret 2023 | 326 Jurnal Menara Medika https://jurnal. id/index. php/menaramedika/index JMM 2023 p-ISSN 2622-657X, e-ISSN 2723-6862 . %) mengatakan baik dan 15 responden . %) menyakan tidak baik, dapat dilihat manajemen kepala ruang pengawasan. Fungsi pengawasan lah yang sangat dibutuhkun untuk lebih bisa mengawasi dan memantau semua kegiatan dan kinerja yang ad di ruang rawat inap (Zulkarnain. Menurut asumsi peneliti bahwa kepala ruangan tidak menjalan kan fungsi pengawasan dengan baik, hal ini terlihat dari jawaban responden yang dominan menyatakan bahwa kepala ruang jarang bahkan tidak pernah menjalankan tugas pelaksanaan, meingkatkan pengetahuan dan keterampilan di ruang rawat inap sehingga tidak tercapainya tujuan KESIMPULAN Berdasrkan hasil penelitian dan pembahaan tentang gambaran fungsi manajemen kepala ruang di ruang rawat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hnafiah SM Batusangkat tahun 2022 dapat disimpulkan bahwa dari 45 responden mayoritas 53,3% perencanaan kepala ruangan sudag berjalan pengorganisasian mayoritas responden 71,1% menyatakan kurang baik, sebagian besar responden 53,3% fungsi manajemen pengarahan sudah berjalan dengan baik, sedangkan untuk fungsi manajemen pengawasan sebanyak 71,1% responden menyatakan kurang baik, fungsi manajemen kepala ruangan di masih belum berjalan baik. SARAN Hasil penelitian ini dapat digunakan atau di manfaatkan sebagai bahan evaluasi bagi rumah Diharapkan kepada pihak manajemen RSUD Prof. Dr. MA Hanafiah SM Batusangkar, khususnya manajemen kepela ruangdi ruang rawat inap untuk meningkat fungsi manajemen perencanaan dan pengarahan untuk dapat ditingkatkan agar bisa tercapainya tujuan organisasi, serta untuk fungsi manajemen pengorganisasian dan pengawasan untuk mempertahankan atau bisa di tingkatkan lagi semaksimal mungkin. KEPUSTAKAAN