Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 ANALISIS KINERJA KEUANGAN KOPERASI SIMPAN PINJAM KOPERASI KREDIT TRI TUNGGAL TUKA Andika Saputra Dewa1. Ni Putu Erviani Astari2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Bisnis Pariwisata Pendidikan Dan Humaniora. Universitas Dhyana Pura. Jl. Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara. Bali. Indonesia1,2 Email : 22111501036@undhirabali. ABSTRAK Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan koperasi kredit tri tunggal tuka, sebuha koperasi simpan pinjam yang berfokus pada perbedayaan ekonomi anggota melalui layanan keuangan berbasis solidaritas. Melalui pendekatan rasio keuangan, penelitian ini mengevaluasi kinerja koperasi dalam empat aspek utama, yaitu likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efisiensi aktivitas. Data dari laporan keuangan yang tersedia untuk tahun 2023. Hasil analisis menujukkan bahwa koperasi krtedit tri tunggal tuka memiliki likuiditas yang stabil dengan kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Rasio solvabilitas nya juga tergolong sehat , menunjukkab struktur modal yang kuat. Namun, kinerja profitabilitasnya masih rendah, dengan margin laba bersih yang perlu di tingkatkan,di mana koperasi belom sepenuhnya memanfaatkan aset untuk menghasilkan pendapatan yang optimal. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar koperasi meningkatkan efisiensi operasional, memperluas layanan produk, dan meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan. Au Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi strategis yang dapat membantu koperasi dalam memperbaiki kinerja keuangan koperasi tri tunggal Tuka dalam memperbaiki kinerj keuangan dan mencapai keberlanjutan jangka panjang dengan memanfaatkan data yang untuk perbaikan yang lebih akurat dan efektif pada koperasi kredit tri tunggal tukaAy. Kata kunci : kinerja keuangan, koperasi simpan pinjam , rasio keuangan. Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka. Pendahuluan Koperasi kredit tri tunggal tuka merupakan salah satu koperasi simpan pinjam yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi anggota, koperasi simpan ini menyediakan berbagai layanan keuangan lainya yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan. Dalam menjalankan perannya, koperasi harus di kelola secara profesional agar mampu bertahan di tengah dinamika pasar keuangan yang bsemakin kompetitif. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Kinerja keuangan koperasi menjadi salah satu indikator utama dalam menilai keberhasilan pengelolaan dan efektivitas layanan yang berikan. Dengan mengevaluasi kinerja keuangan, koperasi dapat mengetahui kondisi keuangannya, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta merancang strategi untuk meningkatkan efisiensi dan Analisis kinerja keuangan juga penting untuk memberikan transparansi kepda anggota sebagai pemilik dan pengguna jasa koperasi . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Analisis ini diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan koperasi, sekaligus memberikan rekomendasi yang relevan untuk meningkatkan keberlanjutan operasional dan daya saing koperasi di masa depan. Tabel : pendapatan koperasi kredit tri tunggal tuka tahun 2021-2023 Tahun Pendapatan Pendapatan Pendapatan Pendapatan Total Berdasarkan Tabel 1. 1, total pendapatan Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka selama periode 2020Ae 2023 adalah sebagai berikut: Perhitungan Total Pendapatan: 2020: Rp1. 2021: Rp1. 2022: Rp1. 2023: Rp1. Total Pendapatan 2020Ae2023 Rp1. Rp1. 000 Rp1. Total Pendapatan = Rp6. Rp1. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Pendapatan Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka selama periode 2020 hingga 2023 berfluktuasi, dengan tren yang cenderung meningkat setiap tahunnya. Total pendapatan yang diperoleh koperasi dalam periode tersebut adalah Rp6. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan koperasi berdasarkan data yang diperoleh dari laporan keuangan selama periode tertentu. Hasil Dan Pembahasan Analisis Koperasi Kredit Tri Tunggal Tuka berdasarkan laporan keuangan periode 2020Ae2023. Penilaian ini mencakup rasio keuangan yang meliputi likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan efisiensi aktivitas. Berikut adalah hasil dan pembahasan dari analisis yang dilakukan: Analisis Likuiditas Likuiditas menunjukkan kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban jangka Current Ratio: Current ratio koperasi menunjukkan angka rata-rata 2,5 selama periode 2020Ae 2023, yang berarti koperasi memiliki aset lancar 2,5 kali lipat lebih besar dari kewajiban lancarnya. Ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Pendapatan: Pendapatan koperasi terus meningkat setiap tahun, terutama dari bunga pinjaman dan simpanan anggota. Kenaikan ini disebabkan oleh bertambahnya anggota dan produk simpanan yang ditawarkan. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Biaya Operasional: Biaya operasional juga mengalami kenaikan seiring dengan pengembangan layanan koperasi, seperti digitalisasi sistem keuangan. Surplus Hasil Usaha (SHU): SHU meningkat signifikan pada 2023, menunjukkan bahwa koperasi berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan dan meminimalkan risiko kredit macet. Rasio Likuiditas: Rasio likuiditas selalu berada di atas standar (Ou . , menunjukkan koperasi memiliki kemampuan yang baik untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Non-Performing Loan (NPL): NPL koperasi berada di bawah 3%, menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan risiko kredit. Quick Ratio: Quick ratio rata-rata tercatat 1,8, mengindikasikan likuiditas koperasi tetap sehat meskipun tidak memperhitungkan persediaan. Pembahasan: Likuiditas koperasi berada pada level yang aman, mencerminkan manajemen aset lancar yang baik. Analisis Solvabilitas Solvabilitas mencerminkan kemampuan koperasi dalam memenuhi kewajiban jangka panjang. Debt to Equity Ratio (DER): Rata-rata DER sebesar 50%, menunjukkan bahwa koperasi memiliki struktur modal yang sehat dengan utang yang hanya separuh dari modal sendiri. Debt Ratio: Debt ratio tercatat di angka 33%, menandakan bahwa 33% dari total aset koperasi berasal dari utang, yang tergolong rendah dan aman. Pembahasan: Struktur permodalan koperasi menunjukkan risiko keuangan yang rendah, sehingga memberikan fleksibilitas dalam menghadapi tantangan keuangan. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Analisis Profitabilitas Profitabilitas mencerminkan kemampuan koperasi dalam menghasilkan laba. Net Profit Margin (NPM): Rata-rata NPM selama periode penelitian adalah 15%, menunjukkan bahwa koperasi mampu mengonversi 15% dari pendapatan menjadi laba bersih. Return on Assets (ROA): ROA rata-rata sebesar 8%, menandakan bahwa aset koperasi digunakan dengan cukup efisien untuk menghasilkan laba. Return on Equity (ROE): ROE tercatat di angka 12%, menunjukkan bahwa modal sendiri memberikan kontribusi positif terhadap laba. Pembahasan: Kinerja ditingkatkan dengan meningkatkan efisiensi operasional. Analisis Efisiensi Aktivitas Efisiensi menghasilkan pendapatan. Total Asset Turnover (TATO): Rata-r a t a TATO sebesar 0,6, yang berarti setiap Rp1 aset menghasilkan pendapatan sebesar Rp 0,6. Pembahasan: Rasio ini menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan aset perlu ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan yang lebih besar. Kesimpulan dari Hasil Analisis Kinerja Likuiditas dan Solvabilitas Baik: Koperasi memiliki likuiditas dan struktur permodalan yang sehat, sehingga mampu menghadapi kewajiban jangka pendek maupun panjang. Prosiding SINTESA Volume 7 tahun 2024 | E-ISSN 2810-0840 Profitabilitas Stabil, tetapi Perlu Peningkatan: Meskipun Efisiensi Aktivitas Masih Rendah: Penggunaan aset belum sepenuhnya optimal dalam menghasilkan pendapatan, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional Rekomendasi