Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 Dampak Program Wira Prima sebagai Wadah Pengembangan Kreativitas dan Kewirausahaan Mahasiswa oleh Politeknik Pariwisata Prima Internasional Dian Fitriyana*1. Fitriatunnisa Shabrina2. Aditya Eka Widianto3. Sally Stevianni Sembiring4. Indiva Aulin Nurahman5. Dewi Claudia Adu6. Joseph Aldo Irawan7. Aji Kusumah Ramdhani8 1,5,6 Pengelolaan Konvensi dan Acara. Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Indonesia 2,3,4 Pengelolaan Perhotelan. Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Indonesia Magister Terapan Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Politeknik Pariwisata NHI Bandung. Indonesia Email: 1dian@poltekparprima. id,2shabrina@poltekparprima. id, 7josephaldo99@gmail. ajikusumahramdhani@gmail. Abstrak Kewirausahaan merupakan bentuk kreativitas dan inovasi yang dijadikan dasar untuk menciptakan kesuksesan di masa depan untuk menjadi lulusan yang multitalent dan memiliki kemampuan yang meningkatkan daya kerja, dan mampu menangkap peluang. Bagi mahasiswa, kewirausahaan berperan penting dalam pengembangan kreativitas dan inovasi. Oleh karena itu, mahasiswa Politeknik Pariwisata Prima Internasional diarahkan untuk mengikuti kegiatan berwirausaha, dengan cara memberikan wadah pengembangan kreativitas yaitu mendirikan program Wira Prima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegiatan wirausaha yang melibatkan mahasiswa yang memiliki tujuan agar memahami caranya berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed Pengumpulan data dalam dilakukan melalui pendekatan observasi dan wawancara yang diikuti kuesioner kepuasan sebanyak 38 responden dengan penghitungan skala likert. Hasil dari penelitian ini memberitahukan, bahwa kualitas dari program Wira Prima mendapatkan skala 5 secara menyeluruh dan didapati 3 mahasiswa panitia berhasil menciptakan sebuah ide untuk berwirausaha setelah program ini selesai dan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan bimbingan dalam pengembangan bisnis, serta sebagai pemberi motivasi dari terbentuknya kewirausahaan. Oleh karena itu Politeknik Pariwisata Prima Internasional mempunyai program kewirausahaan dengan memenuhi kebutuhan makanan, salah satu target utamanya adalah warga kampus. Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan memperluas objek penelitian dan juga menambah variabel Kata Kunci: Kreativitas. Kewirausahaan. Pengembangan Mahasiswa Abstract Entrepreneurship is a form of creativity and innovation that is used as the basis to create success in the future to become multitalented graduates and have abilities that increase employability, and are able to seize opportunities. For students, entrepreneurship plays an important role in the development of creativity and innovation. Therefore. Prima International Tourism Polytechnic students are directed to participate in entrepreneurial activities, by providing a forum for creativity development, namely establishing the Wira Prima program. The purpose of this research is to find out entrepreneurial activities involving students who have the goal of understanding how to be entrepreneurial. The research method used is mixed methods. Data collection was carried out through an observation and interview approach followed by a satisfaction questionnaire of 38 respondents with the calculation of the Likert scale. The results of this study informed, that the quality of the Wira Prima program received a scale of 5 overall and it was found that 3 committee students succeeded in creating an idea for entrepreneurship after this program was completed and could be a means for students to get guidance in business development, as well as as a motivator for the formation of entrepreneurship. Therefore, the Prima International Tourism Polytechnic has an entrepreneurship program by meeting food needs, one of the main targets is campus residents. This research can be further developed by expanding the research object and also adding other variables. Keywords: Creativity. Entrepreneurship. Student Development Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 PENDAHULUAN Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, pengembangan kreativitas dan kewirausahaan menjadi aspek penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing dan Politeknik Pariwisata Prima Internasional, sebagai institusi pendidikan yang berfokus pada bidang pariwisata dan perhotelan, memiliki peran strategis dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan wirausaha yang inovatif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program Wira Prima, sebuah wadah yang dirancang untuk mendukung pengembangan kreativitas dan kewirausahaan mahasiswa. Kewirausahaan merupakan proses suatu individu atau kelompok dalam membentuk dan mengembangkan sebuah peluang dengan melandaskan sikap kemandirian. Lingkungan kreativitas dapat membantu menciptakan kewirausahaan dengan kreativitas, inovasi dan pengembangan keterampilan sehingga siap bersaing dalam panggung bisnis global (Melliani&Triadi, 2. Rukmana et al. , . , mengemukakan bahwa ekosistem kewirausahaan merupakan faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja. Minat wirausaha adalah keadaan pikiran yang dapat mengarahkan atau membimbing individu untuk bertindak menuju pengembangan dan implementasi konsep bisnis (Efeendy et al. , 2. Menurut Nursita . , dengan meningkatnya minat berwirausaha mahasiswa, maka perguruan tinggi dapat terlibat dalam mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Perguruan tinggi dapat membantu dengan menanamkan pola pikir dan jiwa kewirausahaan juga mendorong kemandirian mahasiswa untuk berkembang, selain itu perguruan tinggi harus mampu membekali mahasiswa dengan mental yang cukup agar dapat menghadapi persaingan dan juga kegagalan. Menurut Rahmawati et al. , sudah saatnya merubah paradigma berpikir dari pola pikir sempit mencari kerja setelah lulus kuliah menjadi pencipta lapangan kerja yang berbasis pada penciptaan usaha kecil dan menengah. Dalam hal ini Politeknik Pariwisata Prima Internasional mempunyai program kewirausahaan yang diberi nama AuWira PrimaAy. Program ini diciptakan agar menghasilkan mahasiswa yang mampu bersaing di bidang wirausaha dan menjadi pengusaha sukses serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kewirausahaan di indonesia. Dalam program ini mahasiswa bebas menyampaikan ide serta menuangkan dalam bentuk kreativitas, program dengan salah satu konsep dari mahasiswa untuk- oleh- mahasiswa yang ingin mempelajari pengolahan sebuah usaha agar mampu diterapkan pada masa mendatang. Wira Prima merupakan program yang berada di bidang kuliner, dimana mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuannya dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkan semasa perkuliahan untuk membuat sebuah produk makanan. Selain itu juga dapat membangun kerja sama antar mahasiswa dalam berbagai bidang yang ingin ikut berpartisipasi dalam Program Wira Prima yang dilakukan setiap 1 . kali dalam seminggu, membuat sebuah kreasi dengan menerapkan sistem buffet yang terdapat di laboratorium restoran kampus Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Mahasiswa aktif, dosen serta karyawan adalah target utama dalam pemasaran, salah satu tujuan program Wira Prima adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi bagi warga kampus Politeknik Pariwisata Prima Internasional supaya membantu mahasiswa untuk mengembangkan potensi kewirausahaannya. Tetapi masih ada mahasiswa yang tidak termotivasi dikarenakan di tengah jalan usahanya terhenti dan terhambat oleh kendala masalah dana atau modal dan waktu. Salah satunya adalah waktu yang kurang maksimal dikarenakan Program Wira Prima tidak bisa beroperasi setiap hari karena pertimbangan yang telah didiskusikan yaitu terdapat jam mata kuliah yang tidak sama, oleh karena itu jika diadakan hanya 1 kali dalam seminggu sudah sangat optimal yang dimana pada hari rabu mata kuliah mahasiswa dimulai pada pukul 10. 00 WIB . Jam kerja Wira Prima dimulai pukul 06. 30 WIB mulai persiapan memasak, persiapan dekorasi restoran, persiapan keuangan atau kasir dan persiapan tim marketing untuk lebih mempromosikan penjualan. Tim juga melakukan briefing sebelum bekerja agar ketika jam istirahat warga kampus dapat berpartisipasi sebagai konsumen. Kewirausahaan secara umum adalah proses melakukan sesuatu yang baru, kreatif, dan berbeda . yang memberi nilai Kewirausahaan merupakan sebuah metode dimana seorang manajer risiko . isk manage. memaksimalkan semua sumber daya yang tersedia, termasuk intelektual, keterampilan material, temporal, dan kreatif, untuk menciptakan produk atau layananjasayang menghasilkan pendapatanatau penghasilan (Sektiyaningsih,2. Pengetahuan kewirausahaan akan menjadi sebuah modal awal untuk mengantar mahasiswa menjalankan bisnis dan menjadi seorang wirausaha (Kurniawan, 2. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 Wirausahawan didefinisikan sebagai seseorang yang menemukan peluang dan menciptakan organisasi yang memanfaatkan peluang tersebut dalam memulai suatu usaha baru (Maran, 2. Mengutip dari pernyataan Dana . dalam Alharbi. Almahdi, dan Mosbah . , yang dapat disimpulkan bahwa entrepreneurship terbukti dapat memberi efek pada masyarakat, di manaekonomi individu pada suatu negara dapat berkembang. Kewirausahaan merupakan sumber inovasi, pengembangan usaha kecil dan menengah baru, menciptakan kesempatan kerja,dan menjadi sumber pendapatan dan kekayaan bagi individu dan masyarakat. Melalui Jurnal ini, akan dikaji lebih lanjut mengenai Dampak Program Wira Prima Terhadap Mahasiswa Politeknik Pariwisata Prima Internasional, baik dalam aspek peningkatan keterampilan, pengembangan jiwa wirausaha, maupun kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai efektivitas program ini sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa. Kajian literatur adalah kajian terhadap penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian saat ini. Terutama yang berhubungan dengan Dampak Program Wira Prima Terhadap Mahasiswa Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Beberapa penelitian sebelumnya yang digunakan dalam jurnal ini, seperti Lisa Nursita UIN Alauddin Makassar . , penelitian yang berjudul Dampak Mata Kuliah Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa. Hasil penelitian menemukan bahwa proses belajar-mengajar pada mata kuliah kewirausahaan yang membuat mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan . oft skil. untuk berwirausaha dan berdampak pada minat mahasiswa untuk berwirausaha. Mata kuliah kewirausahaan berpengaruh secara nyata dan positif terhadap minat kewirausahaan mahasiswa agar generasi muda saat ini berminat untuk menjadi pengusaha dan tidak bergantung pada permintaan tenaga kerja . emand for labo. yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan. Arief Budiman, dkk . dalam penelitiannya yang berjudul Peran Inkubator Bisnis Dalam Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa, menyatakan bahwa adanya inkubator bisnis yang mewadahi dan melakukan pembimbingan secara langsung sehingga pengusaha dan calon pengusaha lebih memiliki kompetensi dalam manajemen strategis untuk mengelola bisnis baru dan yang sedang berjalan. Menurut Tio Praestio, . dengan penelitian yang berjudul Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Untuk Jangka Pendek dan MenengahMahasiswa Program Studi Sekretari dengan hasil penelitian Sekretari memberikan motivasi yang sangat kuat. Tercermin dari hasilwawancara dan data primer yang didapatkan banyak sekali keuntungan dan manfaat yang dirasakan oleh responden dalam menjalankan bisnis usaha. Program Wira Prima bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata dalam menjalankan usaha, mulai dari perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran. Dengan adanya program ini, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan peluang bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri. METODE PENELITIAN Sebuah metode penulisan sangat bergantung pada tujuan atau permasalahan penelitian yang ingin ditemukan jawabannya (Zaluchu, 2. Penelitian ini menggunakan metode survei serta pengaplikasiannya menggunakan kuesioner. Menurut Irfan et al. , . Kuesioner adalah teknik pengumpulan data melalui pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden dan teknik skala yang digunakan adalah skala likert. Penelitian ini membagikan kuesioner kepada mahasiswa, dosen dan karyawan Politeknik Pariwisata Prima Internasional dengan total 38 responden untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen. Metode ini juga digunakan oleh Oktariani et al. menyampaikan bahwa metode survei sangat cocok digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan terhadap produk, barang atau jasa yang diteliti. Penulis juga menggunakan mix method dengan menambahkan metode kualitatif. Menurut Darmalaksana . , penelitian kualitatif bertujuan mengeksplorasi atau menjelaskan sesuatu berdasarkan data-data yang terhimpun. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar, sehingga tidak menekankan pada angka. Menurut Nuralan et al. , . Wawancara merupakan komunikasi antar dua pribadi yang saling bertukar informasi serta ide, baik lisan maupun tulisan. Menurut Kriyantono . , wawancara merupakan suatu cara mengumpulkan data dan informasi yang dilaksanakan dengan Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 tatap muka dengan informan agar mendapatkan data lengkap. Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan gambar, tulisan, atau dokumen yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Mix method dilakukan melalui pendekatan wawancara dan penilaian menguunakan skala likert dengan bantuan media Gform. Pemilihan responden menggunakan Metode Purposive Sampling dimana seluruh sampling yang diambil merupakan pengunjung dari kegiatan Wira Prima yang diambil minimal 10% dari keseluruhan populasi dilokus 300 orang. Menurut (Sugiyono, 2. AuSampling purposive adalah teknik menentukan sampel dengan pertimbangan tertentuAy. Setelah seluruh data terkumpul, dilakukan proses Triangulasi data baik secara Kuantitatif maupun Kualitatif melalui pertanyaan wawancara dan dokumentasi. Hal ini dilakukan guna untuk memperoleh tingkat akurasi data dalam hal pengaruh atau dampak yang terlihat dan terukur secara jelas. Gambar 1. Analisis Triangulasi HASIL DAN PEMBAHASAN Bisnis dimulai dari inspirasi, dimana hal ini bisa digali terutama oleh kalangan mahasiswa agar dapat menyadari bahwa peluang berwirausaha sangat tinggi untuk mahasiswa yang ingin melaksanakan praktek kerja lapangan supaya terbiasa di lingkungan industri. Dalam upaya membangun kreativitas dan inovasi, mahasiswa Politeknik Pariwisata Prima Internasional membangun sebuah program yang dinamakan Wira Prima. Wira Prima mencakup 3 . jurusan yang terdapat di Politeknik Pariwisata Prima Internasional yakni. Diploma IV Pengelolaan Perhotelan. Diploma i Perhotelan dan Diploma IV Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA), dengan total 19 orang yang tergabung dalam program Wira Prima. Dengan adanya ketiga jurusan tersebut, maka dibentuklah beberapa divisi yang terbagi menjadi 4 tim yaitu tim Marketing, tim Food and Beverage Product, tim food and beverage Service, dan tim keuangan dimana ketentuan tim Wira Prima telah disepakati oleh seluruh tim. Wira Prima merupakan program yang berada di bidang kuliner, dimana mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuannya dapat menerapkan ilmu yang telah didapatkan semasa perkuliahan untuk membuat sebuah produk makanan. Selain itu juga dapat membangun kerja sama antar mahasiswa dalam berbagai bidang yang ingin ikut berpartisipasi dalam Program Wira Prima yang dilakukan setiap 1 . kali dalam seminggu ini membuat sebuah kreasi dengan menerapkan sistem buffet yang terdapat di laboratorium restoran kampus Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Mahasiswa aktif, dosen serta karyawan adalah target utama dalam pemasaran, salah satu tujuan program Wira Prima adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi bagi warga kampus Politeknik Pariwisata Prima Internasional supaya membantu mahasiswa untuk mengembangkan potensi kewirausahaannya. Program Wira Prima tidak bisa beroperasi setiap hari karena pertimbangan yang telah didiskusikan yaitu terdapat jam mata kuliah yang tidak sama, oleh karena itu jika diadakan hanya 1 kali dalam seminggu sudah sangat optimal yang dimana pada hari rabu mata kuliah mahasiswa dimulai pada pukul 00 WIB . Jam kerja Wira Prima dimulai pukul 06. 30 WIB mulai persiapan memasak, persiapan dekorasi restoran, persiapan keuangan atau kasir dan persiapan tim marketing untuk lebih mempromosikan penjualan. Tim juga melakukan briefing sebelum bekerja agar ketika jam istirahat Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 warga kampus dapat berpartisipasi sebagai konsumen. Waktu operasional tidak dilakukan setiap hari melainkan hanya dilakukan 1 kali dalam 1 minggu. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu jadwal perkuliahan mahasiswa yang berpartisipasi dalam program. Dengan sistem operasional yang diterapkan sekali dalam seminggu, mahasiswa tetap dapat fokus pada akademik sambil mendapatkan pengalaman langsung dalam dunia kerja dan kewirausahaan. Namun, tantangan yang muncul dari keterbatasan waktu operasional ini adalah bagaimana memastikan efektivitas penjualan dan pelayanan tetap optimal dalam satu hari tersebut. Oleh karena itu, strategi pemasaran yang lebih agresif diperlukan, seperti promosi melalui media sosial, pre-order makanan, serta kolaborasi dengan komunitas kampus agar jumlah konsumen dapat dimaksimalkan. Selain itu, efisiensi dalam manajemen waktu dan pembagian tugas antar tim menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program. Dengan adanya pembagian kerja yang jelas antara tim dapur, tim pelayanan, tim keuangan, dan tim pemasaran, maka diharapkan seluruh aspek operasional dapat berjalan lancar meskipun dilakukan hanya sekali dalam seminggu. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, pendekatan ini telah membuktikan bahwa program tetap dapat berjalan dengan optimal, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, dan tetap menarik minat konsumen. Oleh karena itu, dengan perencanaan yang matang serta peningkatan strategi operasional, keterbatasan waktu bukan menjadi kendala utama dalam mencapai tujuan program Wira Prima. Dibawah ini merupakan tabel waktu operasional Wira Prima. Tabel 1. Waktu Operasional Wira Prima Hari Rabu Waktu Buka 00 WIB Waktu Tutup 15 WIB Sumber: Olah Data Penulis, 2023 Tabel diatas merupakan paparan terkait waktu operasional dari program Wira Prima. Pada tabel tersebut. Penulis memaparkan waktu operasional, diluar persiapan sebelum operasional. Waktu operasional program ini umumnya mencakup Hari Pelaksanaan yaitu Program Wira Prima dijalankan pada hari rabu untuk kegiatan tertentu. Jam Operasional dilaksanakan dimulai dari pukul 10. 00 hingga 00 WIB, pada saat makan siang baik mahasiswa, dosen maupun karyawan Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Berikut adalah daftar menu dari Program Wira Prima dapat dilihat pada Gambar 2, dibawah ini: Gambar 2. Menu Wira Prima Sumber: Olah Data Penulis, 2023 Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 Gambar 2 adalah contoh menu yang disediakan. Wira Prima memiliki slogan AuDifferent week. Different tasteAy, yang memiliki konsep beragam menu setiap minggunya, dengan menyeimbangkan cita rasa yang konsisten serta harga yang terjangkau bagi warga Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Selanjutnya pada halaman berikutnya terdapat gambar 3 dimana kegiatan konsumen Wira Prima sedang menikmati menu yang disediakan. Berikut adalah gambar konsumen Wira Prima. Gambar 3. Kegiatan Konsumen Wira Prima Sumber: Olah Dokumentasi Penulis, 2024 Pada gambar 3 penulis melampirkan dokumentasi konsumen ketika menikmati hidangan di Wira Prima, yang terdiri dari Dosen dan mahasiswa. Menurut penulis pelayanan yang baik adalah ketika konsumen merasa puas dengan pelayanan yang diberikan sehingga penulis selalu memberikan pelayanan prima . kepada konsumen. Dengan memastikan setiap kebutuhan dan harapan konsumen terpenuhi melalui sikap ramah, responsif, serta penyediaan layanan yang profesional dan Selain itu, penulis juga berupaya untuk terus meningkatkan standar pelayanan dengan melakukan evaluasi berkala, mendengarkan umpan balik dari konsumen, serta mengadaptasi inovasi terbaru guna menciptakan pengalaman yang lebih baik. Berikut hasil wawancara terhadap mahasiswa yang telah berkontribusi terhadap Wira Prima di Politeknik Pariwisata Prima Internasional. Tabel 2. Wawancara Terhadap Mahasiswa Yang Telah Berkontribusi Terhadap Wira Prima Pertanyaan Apa yang Anda Wira Prima? Kontribusi apa yang sudah Anda berikan selama bergabung di Wira Prima? Narasumber 1 Majid Menurut saya Wira Prima itu adalah sebuah projek wadah bagi mahasiswa yang mempunyai nilai positif wirausaha dan dapat bekal untuk masuk dunia kerja Narasumber 2 Vincent Menurut saya program Wira Prima merupakan program positif yang memberikan peluang Politeknik Pariwisata Prima dalam bentuk kreatifitas Kebetulan dengan sedikit basic yang saya miliki di dunia kuliner dan kitchen, jadi saya dipercaya untuk mengisi bagian kitchen, dalam berjalan nya Wira Prima itu sendiri saya terjun Selama berpartisipasi dalam program Wira Prima, kontribusi yang saya berikan berupa menjadi asisten yang membantu dalam proses penyediaan menu dalam Narasumber 3 Wyne Wira Prima merupakan salah satu kegiatan positif untuk mahasiswa yang wirausaha, dan di kegiatan ini kita bisa mendapatkan bekal untuk masuk di dunia kerja sehingga bisa mengatur waktu dan Saya berkontribusi dalam sehingga saya banyak belajar tentang mengatur menerapkan di kehidupan saya terutama usaha yang Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin Apa dampak yang Anda berpartisipasi dalam Wira Prima? Menurut Anda, apakah setuju jika kegiatan Wira Prima Apakah adanya Wira Prima DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 langsung untuk bagian purchasing, membuat menu dan cooking Yang paling saya rasakan adalah saya dapat belajar bagaimana proses berjalan nya sebuah dapur pada merancang menu, memilih makanan itu sendiri Sangat setuju, karena berdiri nya Wira Prima sendiri bertujuan bukan hanya minat dan bakat mahasiswa bidang entrepreneurship, tetapi juga sebagai wadah untuk melatih cara berpikir Pengaruh yang saya rasakan setelah bergabung dengan Wira Prima saya sering praktik untuk persiapan lomba Cooking Competition saya jalankan setelah bergabung di Wira Prima Setelah mendapatkan ilmu dan wawasan yang luas terkait kewirausahaan sehingga dampaknya saya dapat membuka usaha kecil kecilan di lingkungan saya Dampak dapatkan adalah berani memegang uang, sehingga saya bisa mengelola menggunakan sesuai apa yang dibutuhkan oleh Karena program wira prima kita dapat mengetahui cara memasak dan saya bisa sekarang karena saya menyiapkan pesanan di Wira Prima Sangat setuju, karena di Wira Prima kita bisa kemampuan dan bisa sehingga terus meningkat dengan di dorong nya kerja sama tim yang baik Bagi saya dapat membuka peluang usaha yaitu dengan menu yang dimana menu tersebut terinspirasi dari Wira Prima Sangat berkontribusi di Wira Prima bagian keuangan yaitu sistem pemasukan dan pengeluaran dalam Sumber: Olah Data Wawancara, 2024 Berdasarkan tabel wawancara diatas, penulis menyimpulkan bahwa program Wira Prima berdampak positif bagi mahasiswa yang telah berkontribusi yaitu Majid seorang mahasiswa dari Diploma IV Pengelolaan Perhotelan telah mengikuti Cooking Competition. Wyne seorang mahasiswi dari Diploma IV Pengelolaan Perhotelan berhasil mengelola sistem keuangan dalam usaha kulinernya dan Vincent seorang mahasiswa Diploma i Perhotelan telah membuka usaha kuliner. Hal ini memungkinkan penulis untuk menganalisis sejauh mana program Wira Prima memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, baik dalam aspek keterampilan, pengalaman, maupun pengembangan usaha. Selain itu, data yang diperoleh dari kuesioner digunakan sebagai dasar evaluasi untuk meningkatkan efektivitas program agar lebih sesuai dengan kebutuhan peserta. Dengan pendekatan ini. Wira Prima dapat terus mengembangkan inovasi dan strategi yang lebih baik guna mendukung mahasiswa dalam mencapai kesuksesan di bidang kewirausahaan dan industri perhotelan. Teknik pengumpulan data kuesioner memaksimalkan usaha penulis supaya mengetahui responden dan kebutuhan dari konsumen Wira Prima, yang di jawab secara faktual. Berikut adalah hasil data Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 Gambar 4. Diagram Kuesioner Wira Prima Sumber: Olah Data Penulis, 2024 Berdasarkan hasil data kuesioner, mayoritas konsumen sangat setuju bahwa layanan Wira Prima dapat diakui dalam pelayanan maupun sanitasi dan kehigienisannya. Hal ini menunjukkan bahwa Wira Prima telah berhasil memenuhi ekspektasi konsumen dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Selain itu, standar sanitasi dan kehigienisan yang diterapkan juga menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pelanggan. Dengan demikian. Wira Prima berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan mutu layanan demi memberikan pengalaman terbaik bagi konsumennya. Untuk mencapai tujuan tersebut. Wira Prima secara rutin melakukan evaluasi dan pelatihan bagi seluruh staf guna memastikan bahwa setiap aspek pelayanan tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, inovasi dalam sistem pelayanan, seperti penggunaan teknologi digital untuk pemesanan dan pengelolaan kebersihan, juga terus dikembangkan agar semakin memudahkan Dengan pendekatan ini. Wira Prima berharap dapat terus meningkatkan daya saing serta mempertahankan reputasinya sebagai penyedia layanan yang unggul di bidangnya. KESIMPULAN Wira Prima mampu menjadi jembatan untuk melakukan kerja sama antar jurusan yaitu jurusan dengan melibatkan 19 orang dari 3 jurusan yang berbeda yaitu Program studi sarjana terapan perhotelan, program studi sarjana terapan konvensi dan acara serta program studi diploma 3 perhotelan. Tentunya dengan hal ini Mahasiswa, dosen dan karyawan dapat saling bekerja sama untuk menciptakan sebuah produk dalam kewirausahaan, sehingga pengetahuan dan keterampilan mereka terhadap kewirausahaan berada pada kategori baik, dan mulai memunculkan minat untuk berwirausaha yang semakin tinggi Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) Vol. No. Februari 2025. Hal. https://jurnal-id. com/index. php/jupin DOI: https://doi. org/10. 54082/jupin. p-ISSN: 2808-148X e-ISSN: 2808-1366 sebagai wadah kewirausahaan untuk mendapatkan pendapatan, selain itu dapat menumbuhkan nilai positif bagi mahasiswa dengan menuangkan kreativitas dan inovasi. Hasil dari penelitian ini memberitahukan, bahwa kualitas dari program Wira Prima mendapatkan skala 5 secara menyeluruh dan didapati 3 mahasiswa panitia berhasil menciptakan sebuah ide untuk berwirausaha setelah program ini selesai dan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan bimbingan dalam pengembangan bisnis, serta sebagai pemberi motivasi dari terbentuknya Oleh karena itu Politeknik Pariwisata Prima Internasional mempunyai program kewirausahaan dengan memenuhi kebutuhan makanan, salah satu target utamanya adalah warga Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan memperluas objek penelitian dan juga menambah variabel lainnya. Harapannya setelah inkubator DAFTAR PUSTAKA